(navigation image)
Home American Libraries | Canadian Libraries | Universal Library | Community Texts | Project Gutenberg | Children's Library | Biodiversity Heritage Library | Additional Collections
Search: Advanced Search
Anonymous User (login or join us)
Upload
See other formats

Full text of "Kisah (Acts Bible commentary, Indonesian version)"

DAFTAR ISI 

Sepatah Kata Dari Penulis: Bagaimana Komentari Ini Dapat Membantu Anda? i 

Pedoman Pembacaan Alkitab Yang Baik: Pencarian Pribadi Akan Kebenaran Yang Dapat Diteguhkan iv 

Komentari 

Pengantar kepada Kisah Para Rasul 1 

Kisahl 9 

Kisah 2 28 

Kisah 3 62 

Kisah 4 79 

Kisah 5 96 

Kisah 6 114 

Kisah 7 122 

Kisah 8 138 

Kisah 9 149 

Kisah 10 164 

Kisah 11 176 

Kisah 12 185 

Kisah 13 195 

Kisah 14 212 

Kisah 15 223 

Kisah 16 235 

Kisah 17 247 

Kisah 18 262 

Kisah 19 273 

Kisah 20 284 

Kisah 21 295 

Kisah 22 305 

Kisah 23 314 

Kisah 24 322 

Kisah 25 328 

Kisah 26 334 

Kisah 27 345 

Kisah 28 355 

Lampiran Satu: Definisi-definisi Singkat dari Struktur Ketatabahasaan Bahasa Yunani 363 

Lampiran Dua: Kritik Kenaskahan 372 

Lampiran Tiga: Glossary 376 

Lampiran Empat: Pernyataan Kedoktrinan 386 



DAFTAR ISI TOPIK-TOPIK KHUSUS 

Kerygma dari Gereja Mula-mula, Pengantar kepada Kisah Para Rasul dan 2:4 5 

Kenaikan Yesus, Kisah 1:8 10 

Pribadi Roh, Kisah 1:2 11 

Kerajaan Allah, Kisah 1:3 13 

Kedatangandi Awan-awan, Kisah 1:7 18 

Nama-nama para Rasul, Kisah 1:13 20 

Wanita-wanita yang Mengikut YesusMeterai, Kisah 1:14 21 

Yang Nomor Dua Belas, Kisah 1:22 25 

Hati, Kisah 1:24 26 

Api, Kisah 2:3 30 

Sikap Alkitab Terhadap Alkohol dan Alkoholisme, Kisah 2:13 33 

Kerygma dari Gereja Mula-mula, Kisah 2:14 35 

Jaman Ini dan Jaman Yang Akan Datang, Kisah 2:17 36 

Wanita-wanita Dalam Alkitab, Kisah 2:17 37 

Tulisan Apokaliptik, Kisah 2:19 40 

Istilah-istilah Perjanjian Barubagi Kedatangan Kembali Kristus, Kisah 2:20 41 

NamaTuhan, Kisah 2:21 42 

Yesus Orang Nazaret, Kisah 2:22 43 

Pengharapan, Kisah 2:25 46 

Dimanakah Orang-orang Yang Mati Itu, Kisah 2:27 46 

Trinitas, Kisah 2:32 49 

Bahasa Anrropomorfis yang Digunakan untuk Allah, Kisah 2:32 51 

Pertobatan, Kisah 2:38 53 

Baptisan, Kisah 2:38 54 

Bentuk Kata Kerja Yunani bagi Keselamatan, Kisah 2:40 56 

Koinonia, Kisah 2:42 57 

Pemilihan/Pradestinasi dan Kebutuhan akan suatu Keseimbangan Teologis, Kisah 2:47 59 

Perjanjian, Kisah 2:47 60 

Sedekah, Kisah 3:2 64 

Kemuliaan, Kisah 3:13 67 

Pontius Pilatus, Kisah 3: 13 68 

Yang Kudus, Kisah 3: 14 69 

Kebenaran, Kisah 3:14 70 

Penulis/Pemimpin (archegos), Kisah 3:15 72 

Percaya, Iman, Kepercayaan, Kisah 3:16 73 

Saduki, Kisah 4:1 81 

Sanhedrin, Kisah 4:5 83 

Batu Penjuru, Kisah 4: 1 1 87 



Urapan dalam Alkitab, Kisah 4:27 91 

Parresia (Keberaian), Kisah 4:29 92 

Barnabas, Kisah 4:36 94 

Kejahatan Pribadi, Kisah 5:3 97 

Tatacara Penguburan, Kisah 5:6 99 

Istilah-istilah Yunani untuk "Ujian" dan Konotasi-konotasinya, Kisah 5:9 100 

Gereja (ekklesia), Kisah 5:11 101 

Kuasa-kuasa Iblis, Kisah 5:16 104 

Pengusiran Setan, Kisah 5:16 105 

Farisi, Kisah 5:34 110 

Gamaliel, Kisah 5: 34 Ill 

Menumpangkan Tangan di dalam Alkitab, Kisah 6:6 118 

Perdebatan mengenai Penanggalan dari Keluaran, Kisah 7:18 127 

Lokasi Gunung Sinai, Kisah 7:30 130 

Bentuk (tupos), Kisah 7:43 133 

Sihir, Kisah 8:9 142 

Orang-orang Kudus, Kisah 9:13 154 

Anak Allah, Kisah 9:20 156 

Pengkudusan, Kisah 9:32 161 

Nubuatan Perjanjian Baru, Kisah 11:27 182 

Doa Syafa'at, Kisah 12:5 187 

Yakobus, Saudara Tiri Yesus, Kisah 12:17 192 

Berpuasa, Kisah 13:2 197 

Kanonika Ibrani, Kisah 13:15 202 

Penampakan-penampakan Pasca Kebangkitan Yesus, Kisah 13:39 206 

Mengutus (apostello), Kisah 14:4 216 

Keperluan untuk Bertekun, Kisah 14:22 220 

Silas/Silwanus, Kisah 15:22 230 

Kemerdekaan Kristen vs. Tanggung Jawab Kristen, Kisah 15:29 231 

Yesus dan Roh Kudus, Kisah 16:6 239 

Kota Tesalonika, Lihat Pengantar Kisah 17 248 

Kota Korintus, Lihat Komentar pada 18:1 263 

KotaEfesus, Lihat Komentar pada 18:19 269 

Pengakuan, 19:18 279 

Pembelaan-pembelaan Hukum Paulus, Lihat Bagan pada Pengantar Kisah 21:17 299 

Farisi dan Saduki Dibandingkan, Lihat Pengantar Kisah 21:17 299 

SumpahNazar, Kisah 21:24 301 

Kutukan (anathema), Kisah 23:14 318 

Para Penjaga Praetoria (Istana Herodes), Kisah 23:35 321 



Herodes Agripa II, Lihat Pengantar Kisah 25:13 331 

Bernike, Lihat Pengantar pada Kisah 25:13 332 

Kebenaran dalam Tulisan-tulisan Paulus, Kisah 26:25 342 



Sepatah Kata dari Penulis 
Bagaimana KomentariIniBisa Membantu Anda? 

Penafsiran Alkitabiah adalah suatu proses spiritual dan rasional, yang mencoba untuk memahami 
penulis yang diilhami Tuhan di jaman dulu sedemikian hingga berita dari Tuhan itu dapat dimengerti 
dan diterapkan pada jaman kita sekarang ini. 

Proses spiritual adalah suatu proses yang sangat menentukan namun sukar untuk didefinisikan. 
Proses ini melibatkan sifat keterbukaan dan kepasrahan kepada Tuhan. Harus ada kelaparan (1) akan 
Dia, (2) untuk mengenal-Nya, dan (3) untuk melayani-Nya. Proses ini memerlukan doa, pengakuan dan 
kesediaan untuk merubah gaya hidup. Peranan Roh sangatlah menentukan dalam proses penafsiran ini, 
namun mengapa banyak Kristen yang sungguh-sungguh dan hidup kudus memahami Alkitab secara 
berbeda adalah suatu misteri. 

Proses rasional lebih mudah untuk dijelaskan. Kita harus bersikap konsisten adil terhadap suatu 
naskah, dan tidak boleh dipengaruhi oleh pandangan-pandangan yang bersifat denominasional ataupun 
kepribadian. Kita semua secara historis telah dipengaruhi oleh suatu pandangan tertentu. Tak satupun 
dari kita yang bisa menjadi penafsir yang benar-benar netral dan obyektif. Komentari ini menawarkan 
suatu proses rasional yang teliti, yang disusun berdasarkan tiga prinsip penafsiran untuk membantu kita 
mengatasi pandangan-pandangan pribadi kita. 

Prinsip Pertama 

Prinsip pertama adalah mengenali latar belakang sejarah dari situasi dan kondisi lokasi tempat 
suatu buku ditulis berikut kejadian-kejadian historis tertentu yang terjadi pada saat penulisan buku 
tersebut. Penulis asli memiliki suatu maksud tertentu, suatu berita untuk dikomunikasikan. Suatu naskah 
tidak akan memiliki arti bagi kita kalau naskah tersebut tidak memiliki arti bagi si penulis asli, di jaman 
dulu, yang terilhami untuk menulisnya. Maksud dan tujuan si penulis - bukan sejarah, perasaan, 
kebudayaan, kepribadian, maupun kebutuhan denominasional kita - adalah kuncinya. Penerapan adalah 
pasangan yang tak terpisahkan dari suatu penafsiran, namun penafsiran yang tepat harus selalu 
mendahului suatu penerapan. Haruslah katakan secara terus menerus sampai kita pahami bahwa tiap 
naskah alkitab memiliki satu dan hanya satu pengertian. Pengertian di sini adalah apa yang dimaksudkan 
oleh si penulis alkitab asli melalui pimpinan Roh untuk dikomunikasikan pada jamannya. Pengertian 
yang satu ini mungkin saja memiliki banyak kemungkinan penerapan bagi situasi-situasi dan 
kebudayaan-kebudayaan yang berbeda. Semua penerapan ini harus terkait dengan kebenaran inti dari si 
penulis asli.Untuk alasan inilah, komentari panduan belajar ini di rancang untuk menyediakan suatu 
pengantar terhadap setiap buku dalam Alkitab. 

Prinsip Kedua 

Prinsip kedua adalah mengidentifikasi unit literatur. Setiap buku Alkitab adalah suatu kesatuan 
dokumen. Penafsir tidak memiliki hak untuk mengisolir suatu aspek kebenaran tertentu dan 
mengabaikan yang lain. Oleh karena itu kita harus berusaha keras untuk memahami maksud dari 
keseluruhan buku Alkitab sebelum kitamenafsirkan unit-unit individu dari literatur. Arti dari bagian- 
bagian individual - pasal-pasal, paragraf-paragraf, atau ayat-ayat tidak dapat menyimpang dari arti 
keseluruhan buku. Tafsiran harus bergerak dari pendekatan deduktif terhadap keseluruhan buku kepada 
pendekatan induktif terhadap bagian-bagiannya. Oleh karena itu, komentari panduan belajar ini 
dirancang untuk membantu siswa menganalisa struktur dari tiap unit literatur berdasarkan paragraf. 
Pembagian paragraf dan pasal tidaklah dianjurkan, namun hal ini membantu kita dalam mengidentifikasi 
unit-unit pemikiran. 



Menafsir pada tingkat paragraf - bukan kalimat, anak kalimat, frasa, maupun kata - adalah kunci dalam 
mengikuti arti yang dimaksudkan oleh para penulis buku Alkitab. Paragraf didasarkan atas kesatuan 
topik, yang sering kali disebut tema atau kalimat topik. Setiap kata. Frasa, anak kalimat, dan kalimat 
dalam suatu paragraf akan selalu ada hubungannya dengan kesatuan tema ini. Entahkah itu memberi 
batasan, menjabarkan, menerangkan, dan/atau mempertanyakannya. Kunci sesungguhnya bagi suatu 
penafsiran yang tepat adalah mengikuti pemikiran dari penulis asli atas dasar paragraf demi paragraf 
keseluruh unit individual literatur yang membentuk buku Alkitab. Komentari panduan belajar ini 
dirancang untuk membantu siswa untuk melakukan hal tersebut dengan membandingkan terjemahan- 
terjemahan bahasa Inggris modern. Terjemahan-terjemahan ini dipilih karena masing-masing 
mempergunakan teori -teori penterjemahan yang berbeda: 

1. Naskah Yunani dari United Bible Society yang merupakan revisi dari edisi ke-4 (UBS4). Naskah 
ini telah dibagi-bagi kedalam paragraph-paragraf oleh para ahli naskah modern. 

2. The New King James Version (NKJV) adalah terjemalah literal kata ke kata berdasarkan tradisi 
naskah bersejarah Yunani yang dikenal sebagai Textus Receptus. Pembagian paragraf dalam 
terjemahan ini lebih panjang daripada terjemahan lain. Unit-satuan yang lebih panjang ini 
membantu siswa dalam melihat topik-topik yang disatukan tersebut. 

3. The New Revised Standard Version (NRSV) adalah terjemahan kata ke kata yang telah 
dimodifikasi. Membentuk titik tengah antara dua terjemahan moderen berikut. Pembagian 
paragraph dalam terjemahan ini cukup membantu dalam mengidentifikasi suatu pokok bahasan. 

4. The Today's English Version (TEV) adalah terjemahan sama yang dinamis yang diterbitkan oleh 
United Bible Society. Terjemahan ini mencoba untuk menterjemahkan Alkitab sedemikian 
hingga pembaca atau pembicara yang berbahasa Inggris moderen dapat mengerti arti dari naskah 
Yunani. Sering, khususnya dalam kitab-kitab Injil, paragraph dibagi berdasarkan berdasar si 
pembicara, bukannya berdasarkan pokok bahasannya, sebagaimana alkitab NIV. Untuk 
kepentingan penafsiran, hal ini tidak menolong sama-sekali. Menarik untuk dicatat, bahwa kedua 
terjemahan ini UBS dan TEV diterbitkan oleh penerbit yang sama, namun memiliki pembagian 
paragraf yang berbeda. 

5. The Jerusalem Bible (JB) adalah terjemahan yang sama berdasarkan terjemahan Katolik 
Perancis. Terjemahan ini sangat membantu dalam membandingkan pembagian paragraph dari 
sudut pandang Eropa. 

6. Naskah yang tercetak disini adalah Updated New American Standard Bible (NASB) tahun 1995, 
yang merupakan terjemahan kata ke kata. Komentar ay at demi ay at akan mengikuti pembagian 
paragraph dari terjemahan ini. 

Prinsip Ketiga. 

Prinsip ketiga adalah membaca Alkitab dalam berbagai terjemahan supaya dapat menangkap 
bentangan kemungkinan pengertian (bidang semantik) daripada kata-kata atau frasa-frasa dari Alkitab 
yang seluas-luasnya. Seringkali suatu frasa atau kata dalam bahasa Yunani dapat dimengerti dalam 
beberapa cara. Terjemahan-terjemahan yang berbeda ini bisa menampilkan hal ini dan membantu untuk 
mengidentifikasicdan menerangkan variasi dari naskah Yunani tersebut. Hal ini tidak mempengaruhi 
doktrin, namun membantu kita untuk kembali pada naskah asli yang ditulis dengan ilham Tuhan oleh 
penulis asli dari jaman dahulu. 

Komentari ini menawarkan cara yang cepat bagi siswa untuk memeriksa penafsiran mereka. Bukan 
merupakan sesuatu yag bersifat definitif melainkan bersifat informatif dan memacu untuk berpikir. 
Seringkali kemungkinan terjemahan-terjemahan yang lain membantu kita untuk tidak bersifat parokis, 
dogmatis dan denominasional. Penafsir perlu memiliki pilihan bentang penafsiran yang lebih besar 
untuk bisa menyadari bahwa suatu naskah kuno bisa sangat bersifat mendua.Sangatlah mengejutkan, 



n 



bahwa di hanya sedikit dari antara orang Kristen sendiri yang mengklaim bahwa Alkitab adalah sumber 
kebenaran mereka yang saling bersetuju. 

Prinsip-prinsip ini telah membantu saya untuk mengatasi banyak dari bentukan-bentukan histories 
kehidupan saya dengan memaksa saya untuk bergelut dengan naskah kuno. Harapan saya adalah bahwa 
buku ini akan menjadi berkat bagi anda juga. 



Bob Utley 

East Texas Baptist University 

June 27, 1996 



in 



Pedoman Pembacaan Alkitab Yang Baik: 
pe n c a r i a n pribadi akan kebenaran yang da p a t dlteguhkan 

Dapatkah kita mengenal kebenaran? Dimana kita dapat menemukannya? Dapatkah kita meneguhkannya 
secara logis? Apakah otoritas tertinggi itu ada? Apakah ada sesuatu yang bersifat absolut yang dapat 
memandu hidup kita, dunia kita? Adakah arti dari kehidupan ini? Mengapa kita ada di sini? Kemana kita 
sedang pergi? Pertanyaan-pertanyaan ini - pertanyaan-pertanyaan yang digeluti oleh semua orang yang 
rasional - telah menghantui intelektualitas manusia sejak permulaan jaman (Pengk 1:13-18;3:9-11). 
Saya masih ingat tentang pencarian pribadi saya akan pusat dari seluruh kehidupan saya. Saya menjadi 
pengikut Kristus sejak masih muda, terutama sebagai buah dari kesaksian orang-orang yang sangat 
berarti dalam keluarga. Bertumbuh memasuki masa kedewasaan, pertanyaan-pertanyaan mengenai diri 
sendiri dan dunia saya turut berkembang. Klise-klise budaya dan agamawi tidak memberi arti bagi 
pengalaman-pengalaman yang saya baca atau saya alami. Sungguh saat itu merupakan masa-yang 
dipenuhi oleh kebingungan, pencarian, kerinduan, dan seringkali bahkan perasaan ketiadaan 
pengharapan dihadapan dunia dimana saya hidup, yang keras dan tak berperasaan. 

Banyak orang mengaku memiliki jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mendasar ini, namun 
setelah melakukan penelitian dan perenungan, saya mendapati bahwa jawaban-jawaban mereka adalah 
berdasarkan atas (1) falsafah pribadi, (2) mitos-mitos kuno, (3) pengalaman-pengalaman pribadi, atau 
(4) proyeksi-proyeksi psikologis. Saya memerlukan suatu tingkatan peneguhan, bukti-bukti, suatu 
penalaran untuk menjadi dasar pijakan bagi cara pandang saya terhadap dunia, pusat komando 
kehidupan saya, dasar alasan saya untuk hidup. 

Saya menemukan apa yang saya cari tersebut dalam memepelajari Alkitab. Saya mulai mencari 
bukti ke-dapat dipercaya-an Alkitab yang saya temukan dalam (1) kenyataan sejarah dari Alkitab yang 
di konfirmasikan dengan arkelologi, (2) ke-akurat-an dari nubuat-nubat di Perjanjian Lama, (3) 
Kesatuan berita dari Alkitab yang ditulis dalam kurun waktu seribu enam ratus tahun lamanya, dan (4) 
kesaksian-kesaksian pribadi dari orang-orang yang hidupnya telah diubahkan secara permanen karena 
berhubungan dengan Alkitab. Kekristenan sebagai suatu kesatuan sistem dari iman dan kepercayaan, 
memiliki kemampuan untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang rumit mengenai kehidupan 
manusia. Kenyataan ini bukan hanya menyediakan kerangka kerja yang rasional, namun aspek 
pengalaman dari iman yang Alkitabiah memberikan stabilitas dan rasa sukacita bagi saya. 

Saya pikir, saya telah menemukan pusat komando kehidupan saya - Kristus, sebagaimana saya 
mengerti melalui Firman. Ini adalah pengalaman yang luar biasa, suatu kelegaan perasaan. Namun 
demikian, saya masih bisa mengingat kejutan dan rasa sakit ketika saya mulai mengerti betapa 
beragamnya penafsiran Alkitab yang ditawarkan, kadang-kadang bahkan dalam satu gereja maupun 
suatu aliran pemikiran. Meyakini ilham dan ke-dapat dipercaya-an Alkitab ternyata bukanlah akhir dari 
pencarian, namun adalah langkah awalnya. Bagaimana saya bisa meneguhkan atau menolak penafsiran- 
penafsiran dari banyak bagian dari Alkitab yang sukar, yang beragam dan bahkan saling bertentangan, 
oleh mereka yang mengklaim otoritas dan ke-dapat dipercayaan-nya? 

Tugas ini menjadi tujuan kehidupan dan petualangan iman saya. Saya tahu bahwa iman saya di 
dalam Kristus telah (1) memberikan kepada saya suka cita dan kedamaian yang luar biasa. Pemikiran 
saya sungguh merindukan adanya suatu kebenaran mutlak ditengah-tengah kebudayaan saya yang 
bersifat relatif (pasca-modernitas); (2) ke-dogmatis-an dari sistem agama-agama yang bertentangan 
(agama=agama dunia); dan (3) keangkuhan denominasional. Dalam pencarian saya akan pendekatan 
yang tepat bagi penafsiran literatur kuno, saya sungguh terkejut menemukan kecondongan-kecondongan 
pemikiran saya sendiri akibat pengalaman, denominasi, maupun sejarah kehidupan saya. Saya ternyata 
sering membaca Alkitab hanya untuk memperkuat pandangan saya sendiri. Saya memakai Alkitab 
sebagai sumber dogma untuk menyerang orang lain sementara mengukuhkan kembali rasa ke-tidak 
aman-an dan kekurangan saya sendiri. Betapa menyakitkannya kenyataan ini bagi saya! 

iv 



Walaupun saya tidak akan pernah bisa sepenuhnya obyektif, saya bisa menjadi pembaca Alkitab 
yang lebih baik. Saya bisa membatasi kecondongan yang ada dengan cara mengenali dan mengakui 
keberadaannya. Saya belum sepenuhnya bebas dari kecondongan ini, tapi saya berusaha untuk melawan 
kelemahan saya ini. Penafsir seringkali menjadi musuk terburuk bagi pembacaan Alkitab yang benar! 

Berikut ini adalah beberapa pra-suposisi ysng saya bawa dalam mempelajari Alkitab sehingga 
anda, pembaca, bisa membahasnya bersama dengan saya: 

I. Pra-suposisi 

A. Saya percaya Alkitab adalah satu-satunya pernyataan diri dari satu-satunya Allah yang benar. 
Karena itu, penafsirannya haras menggunakan sudut pandang maksud dan tujuan dari sang 
penulis illahi (Roh Kudus) yang menggunakan seorang manusia sebagai penulis dan dalam latar 
belakang sejarah tertentu. 

B. Saya percaya Alkitab ditulis untuk orang-orang biasa - untuk semua orang! Tuhan menyediakan 
diriNya untuk berbicara secara jelas kepada kita dalam suatu konteks sejarah dan budaya 
tertentu. Tuhan tidak menyembunyikan kebenaran — la ingin kita mengerti! Oleh karena itu, 
Alkitab harus ditafsirkan dengan sudut pandang zaman pada saat penulisannya, bukan zaman 
kita saat ini. Alkitab tidak dapat berarti sesuatu bagi kita berbeda dengan kepada mereka yang 
membaca dan mendengarnya pertama kali. Hal ini dapatlah secara mudah dimengerti oleh akal 
kita, dan menggunakan teknik-teknik dan bentuk-bentuk komunikasi. 

C. Saya percaya Alkitab memiliki berita dan tujuan yang menyatu. Tidak saling ber tentangan satu 
dengan yang lain, walaupun didalamnya terdapat juga bagian-bagian yang sukar dan bersifat 
paradoks. Dengan demikian penafsir terbaik dari Alkitab adalah Alkitab itu sendiri. 

D. Saya percaya bahwa setiap bagian (selain nubuatan) hanya memiliki satu arti berdasarkan 
maksud dan tujuan dari si penulis yang diilhami Tuhan sendiri. Meskipun kita tidak akan 
mungkin bisa sepenuhnya meyakini bahwa kita tahu maksud si penulis, banyak indikator 
menunjuk kearah hal tersebut: 

1 . Genre (tipe literatur) yang dipilih untuk mengemukakan berita. 

2. latar belakan sejarah dan/atau kejadian tertentu yang mendorong penulisan 

3. konteks tulisan dari keselurahan buku, juga tiap satuan tulisan. 

4. rancangan naskah (garis besar) dari satuan tulisan dalam kaitannya dengan keselurahan 
berita. 

5. ciri-ciri tata bahasa tertentu yang menonjol yang digunakan untuk mengkomunikasikan 
berita. 

6. kata-kata yang dipilih untuk menyajikan berita. 

7. bagian-bagian yang bersifat paralel. 

Mempelajari setiap bidang ini adalah tujuan kita dalam mempelajari suatu bagian Alkitab. 
Sebelum saya menerangkan mengenai metodologi bagi pembacaan Alkitab yang baik, saya akan 
menggambarkan beberapa metode yang tidak tepat yang bayak digunakan saat ini, yang telah 
menyebabkan banyaknya keberagaman tafsiran, dan yang sebagai konsekuensi haras kita hindari: 

II. Metode-metode yang Tidak Tepat 

A. Mengabakan konteks tulisan dari buku Alkitab dan menggunakan tiap kalimat, anak kalimat, 
atau bahkan kata-kata secara individual sebagai suatu pernyataan kebenaran yang tidak 
berhubungan dengan maksud penulis atau konteks yang lebih luas. Hal ini sering disebut dengan 
"proof- texting". 

B. Mengabaikan latar belakang sejarah dari suatu buku, dengan menggantikannya dengan suatu 
pengandaian latar belakang sejarah yang kurang atau tidak didukung oleh naskah itu sendiri. 

C. Mengabaikan latar belakang sejarah dari buku dan membacanya seperti sebuah surat kabar lokal 
yang ditulis terutama untuk orang-orang Kristen moderen. 



D. Mengabaikan latar belakang sejarah dari buku dengan meng alegorisasikan naskah degan berita 
teologis atau filosofis yang tak ada hubungannya sama sekali dengan si pendengar pertama dan 
maksud asli si penulis. 

E. Mengabaikan berita asli dengan menggantikannya dengan sistem teologi seseorang, doktrin 
favorit, atau isu-isu kontemporer yang tak berhubungan dengan berita yang dinyatakan dan 
dimaksudkan oleh si penulis asli. Gejala ini sering mengikuti pembaaan mula-mula dari Alkitab 
sebagai cara menetapkan otoritas pembicara. Hal ini seringkali disebut sebagai "tanggapan 
pembaca" (penafsiran "arti-naskah-bagi-ku") 

Paling tidak ada tiga komponen yang saling berhubungan yang bisa ditemukan di dalam semua 
komunikasi manusia yang bersifat tertulis: 



Maksud dari Si 
Penulis Asli 




Naskah Tertulis 




Penerima Asli 







Di masa lampau, teknik-teknik pembacaan yang berbeda berfokus pada salah satu dari ketiga 
komponen ini. Namun untuk bisa meyakini dengan sesungguhnya ilham Alkitab yang unik, suatu 
diagram yang telah dimodifikasi akan lebih tepat untuk digunakan: 



Roh Kuc 


us 






Variasi 


Maskah 






Orang P 
AkhirZ 


ercaya 
am an 






Maksud dari Si 






Naskah 






Penerma Asli 



































Dalam kenyataannya keseluruhan tiga komponen tersebut harus di ikut sertakan dalam proses 
penafsiran. Untuk tujuan peneguhan, tfsiran saya berfokus pada dua komponen pertama: si penulis dan 
naskah asli. Saya barangkali bereaksi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang saya dapati: (1) peng- 
alegorisasi-an atau peng-rohani-an suatu naskah dan (2) tafsiran "tanggapan pembaca" (apa artinya 
bagiku). Pelanggaran dapat terjadi di tiap tingkatan. Kita harus selalu memeriksa motivasi, 
kecondongan-kecondongan, teknik-teknik, dan aplikasi-aplikasi kita.Namun bagaimana kita 
memeriksanya jika tidak terdapat pembatassan-pembatasandari suatu penafsiran, tak ada batas, tanpa 
kriteria? Di sinilah dimana maksud kepenulisan dan struktur tulisan memberikan kepada saya beberapa 
kriteria untuk membatasi cakupan dari kemungkinan penafsiran yang memenuhi syarat. 

Menanggapi teknik-teknik pembacaan yang tidak tepat ini, kemungkinan pendekatan untuk 
pembacaan Alkitab secara benar yang bagaimana yang bisa menawarkan suatu tingkat konsistensi dan 
peneguhan tertentu? 



III.Kemungkinan-Kemungkinan Pendekatan Untuk Pembacaan Alkitab Secara Benar. 

Di titik ini Saya tidak sedang mendiskusikan teknik tunggal untuk menafsirkan suatu kategori 
seni (genre) tertentu tetapi prinsip-prinsip umum hermenetik yang tepat untuk semua jenis naskah 
Alkitab. Sebuah buku yang baik untuk pendekatan pendekatan kategori seni (genre) tertentu adalah 
Bagaimana Membaca Alkitab Agar Mendapatkan Semua Manfaatnya. Karangan Gordon Fee dan 
Douglas Stuart, yang diterbitkan oleh Zondervan. 

Metodologi saya berfokus mula-mula pada pembaca yang memberi kesempatan Roh Kudus 
untuk menerangkan Alkitab melalui empat siklus pembacaan pribadi. Hal ini membuat Roh Kudus, 
naskah bacaan, dan si pembaca menjadi yang terutama dan bukan hal sekunder. Hal ini juga akan 
melindungi si pembaca dari pengaruh-pengaruh yang tidak semestinya dari si komentator. Saya 
mendengar ada yang berkata bahwa: "Alkitab memiliki banyak sekali pernyataan/keterangan pada 

vi 



komentari-komentari". Ini bukan berarti sebagai suatu tanggapan yang melemahkan mengenai alat bantu 
belajar ini, namun hal ini merupakan suatu permohonan untuk menggunakannya pada waktu yang tepat. 
Kita haras bisa mendukung penafsiran kita dengan menggunakan naskah bacaan itu sendiri. 
Lima bidang yang menyediakan setidaknya peneguhan yang terbatas: 

1 . dari si penulis asli: 

a. latar belakang sejarah 

b. konteks penulisan 

2. pilihan si penulis mengenai: 

a. struktur tata bahasa (sintaksis) 

b. penggunaan bahan-bahan kontemporer 

c. kategori seni (genre) 

3. pengertian kita mengenai: 

a. kutipan paralel yang relevan. 

Kita perlu untuk memiliki kemampuan untuk memberikan alasan dan penalaran dibalik 
penafsiran kita. Alkitab adalah satu-satunya sumber iman dan perbuatan. Namun yang menyedihkan 
adalah orang-orang Kristen seringkali ridak bersetuju mengenai apa yang diajarkan atau dibenarkan oleh 
Alkitab ini. Adalah suatu kekalahan bagi kita sendiri jika kita menyatakan mendapat ilham dari Alkitab 
namun kemudian orang-orang percaya tidak bisa menyetujui apa yang di ajarkan dan disyaratkannya ! 

Keempat siklus pembacaan ini dirancang untuk menyediakan pemahaman-pemahaman 
penafsiran mengenai hal-hal berikut: 

A. Siklus Pembacaan Pertama 

1. Membaca buku satu kali. Baca lagi dalam terjemahan yang berbeda, sebisanya dari teori 
penterjemahan yang berbeda. 

a. kata-ke-kata (NKJV, NASB, NRSV) 

b. ekuivalen dinamis (TEV, JB) 

c. para-frasa (Living Bible, Amplified Bible) 

2. Carilah maskud pokok dari keselurahan tulisan. Identifikasikan temanya. 

3. Pisahkan (jika mungkin) suatu unit- unit penulisan, suatu pasal, suatu paragraaf ataupun suatu 
kalimat yang secara jelas menyatakan maksud pokok atau tema tersebut. 

4. Identifikasikan kategori seni (genre) yang mendominasi. 

a. Perjanjian Lama 

(1) Cerita-cerita Ibrani 

(2) Puisi Ibrani (mazmur, tulisan-tulisan bijak) 

(3) Nubuatan Ibrani (prosa, puisi) 

(4) Aturan-aturan Hukum 

b. Perjanjian Baru 

(1) Cerita-cerita (Kitab Injil, Kisah Para Rasul) 

(2) Perumpamaan-perumpamaan (Kitab Injil) 

(3) Surat-surat/Tulisan para rasul 

(4) Tulisan-tulisan Apokaliptik 

B. Siklus Pembacaan Kedua 

1. Baca keselurahan buku lagi, dengan tujuan mengidentifikasi topik-topik dan pokok-pokok 
utama. 

2. Ringkas topik-topik utama dan secara garis besar nyatakan maknanya dalam suatu 
pernyataan yang sederhana. 

3. Periksa pernyataan tujuan dan garis besar anda dengan alat bantu belajar. 

C. Siklus Pembacaan Ketiga 

1. Baca keselurahan buku lagi, untuk mengidentifikasi latar belakang sejarah dan kejadian- 
kejadian spesifik dari kitab Alkitab itu sendiri. 

vii 



2. Daftarkan hal-hal historis yang disebut dalam buku Alkitab tersebut. 

a. Penulis 

b. Tanggal 

c. Penerima-penerima 

d. Alasan khusus penulisan 

e. Aspek-aspek dari latar belakang budaya yang berkaitan dengan tujuan penulisan. 

f. Referensi-referensi mengenai orang-orang dan peristiwa-peristiwa sejarah. 

3. Kembangkan garis besar anda ke tingkat paragraf dari buku Alkitab yang sedang anda 
tafsirkan. Selalu mengidentifikasikan dan meringkas unit tulisan. Ini mungkin akan 
mencakup beberapa pasal dan paragraf. Hal ini akan memampukan anda untuk mengikuti 
logika dan rancangan tulisan dari si penulis asli. 

4. Periksa latar belakang sejarah anda dengan menggunakan alat bantu belajar. 
D. Siklus Pembacaan Keempat 

1 . Baca lagi bagian buku tersebut dalam beberapa terjemahan 

a. kata-ke-kata (NKJV, NASB, NRSV) 

b. ekuivalen dinamis (TEV, JB) 

c. para-frasa (Living Bible, Amplified Bible) 

2. Cari struktur tulisan atau tata bahasa 

a. frasa-f rasa yang berulang , Ef 1 : 6 , 1 2 , 1 3 

b. struktur tata bahasa yang berulang, Rom 8:31 

c. konsep-konsep yang kontras 

3. Daftarkan hal-ha berikut ini: 

a. istilah-istilah yang signifikan 

b. istilah-istilah yang tidak umum. 

c. Struktur tata bahasa yang penting 

d. Kata-kata, anak kalimat maupun kalimat-kalimat yang sukar dimengerti. 

4. Cari kutipan-kutipan parallel yang relevan 

a. cari kutipan pengajaran yang paling jelas dalam bidang yang anda pelajari, menggunakan 

(1) buku-buku "teologi sistematis" 

(2) Alkitab- Alkitab yang berpetunjuk 

(3) konkordansi 

b. Cari kemungkinan adanya hal-hal yang bersifat paradox dalam pokok yang anda pelajari. 
Banyak kebenaran Alkitab dinyatakan dalam bentuk pasangan dialektik; banyak konflik 
antar denominasi bersumber pada proof-texting setengah dari "ketegangan" dalam 
penafsiran Alkitab. Keseluruhan isi Alkitab adalah ilham dari Allah, hingga kita harus 
mencari selengkap mungkin berita yang terkandung didalamnya agar penafsiran kita akan 
Firman menjadi seimbang. 

c. Cari bagian-bagian paralel dalam satu buku, satu pengarang, dan satu kategori seni; 
Alkitab adalah penafsir terbaik dari Firman Allah, karena penulisnya adalah satu yaitu 
Roh Kudus. 

Gunakan Panduan belajar untuk memeriksa latar belakang dan peristiwa-peristiwa sejarahyang anda 
dapati. 

d. Alkitab panduan belajar 

e. Ensiklopedi, buku pegangan, dan kamus Alkitab 

f. Pengantar Alkitab 

g. Komentari Alkitab (pada titik ini dalam proses belajar anda, ijinkan komunitas orang 
percaya, di masa lalu atau masa kini, untuk membantu dan mengkoreksi proses belajar 
pribadi anda.) 



vin 



IV. Penerapan dari Penafsiran Alkitab 

Pada titik ini kita berpindah pada penerapan. Anda telah menggunakan waktu untuk memahami 
suatu naskah berdasarkan latarbelakang aslinya; sekarang anda harus menerapkannya ke dalam hidup 
anda, terhadap budaya anda. Saya mendefinisikan kepenulisan Alkitab sebagai "memahami apa yang 
dikatakan oleh penulis asli Alkitab kepada jamannya, dan menerapkan kebenaran tersebut kepada zaman 
kita." 

Penerapan harus mengikuti tafsiran dari maksud si penulis asli, baik dari sisi waktu maupun 
logika. Kita tidak bisa menerapkan suatu kutipan Alkitab kepada zaman kita sampai kita mengetahui apa 
arti kutipan tersebut pada zamannya! Suatu kutipan Alkitab tidak boleh diartikan berbeda dengan arti 
aslinya! 

Garis besar rinci anda, sampai ke tingkat paragraf (siklus pembacaan #3), akan menjadi panduan 
anda. Penerapan harus dilakukan di tingkat paragraph ini, bukannya di tingkat kata. Kata-kata hanya 
akan memiliki arti jika dikaitkan dalam konteks tertentu, demikian pula anak kalimat, maupun kalimat. 
Satu-satunya orang yang diilhami Allah yang terlibat dalam proses penafsiran ini adalah hanya si penulis 
asli. Kita hanya mengikuti pimpinannya dengan penerangan dari Roh Kudus. Namun Penerangan 
bukanlah ilham. Untuk berkata "demikian Firman Tuhan", kita harus sejalan dengan maksud si penulis 
asli. Penerapan harus terkait secara khusus kepada maksud umum dari keseluruhan tulisan, bagian 
tulisan tertentu, dan pengembangan pemikiran setingkat paragraf. 

Jangan biarkan hal-hal dari zaman kita digunakan untuk menafsir Alkitab; Biarkan Alkitab 
berbicara! Hal ini mungkin mensyaratkan kita untuk menimba prinsip-prinsip dari naskah tersebut. Hal 
ini tepat bila naskah tersebut mendukung suatu prinsip tertentu. Sayangnya, dalam banyak hal prinsip 
kita adalah hanya prinsip "kita sendiri", bukan prinsip dari naskah tersebut 

Dalam menerapkan Alkitab, penting untuk diingat bahwa (kecuali dalam nubuatan) hanya ada 
satu dan satu saja arti yang tepat bagi setiap naskah Alkitab. Arti tersebut adalahyang berhubungan 
dengan maksud dari si penulis asli pada saat ia menghadapi krisis atau keperluan-keperluan di 
zamannya. Banyak kemungkinan penerapan bisa ditarik dari arti yang satu tersebut. Penerapan akan 
berdasarkan kebutuhan si penerima, namun harus berhubungan dengan arti dari si penulis asli. 

V. Aspek Rohani dari Penafsiran 

Sejauh ini saya telah mendiskusikan proses logika dan tekstual yang digunakan dalam penafsiran 
dan penerapan. Sekarang ijinkan saya secara singkat mendiskusikan mengenai aspek rohani dari 
penafsiran. Daftar hala-hal yang harus dilakukan berikut sangat membentu saya dalam hal ini: 

A. Berdoa mohon pertolongan Roh Kudus (bandingkan I Kor 1:26-2:16) 

B. Berdoa untuk pengampunan dan penyucian pribadi dari dosa-dosa yang kita ketahui (bandingkan 
IYohl:9) 

C. Berdoa untuk kerinduan yang lebih dalam untuk mengenai Allah (bandingkan Maz 19:7-14; 42:1 
dst; 119:1 dst). 

D. Terapkan dengan segera setiap pengertian yang baru dalam kehidupan anda sendiri. 

E. Tetap bersifat rendah hati dan mau belajar. 

Sangatlah sukar untuk bisa menjaga keseimbangan antara proses logika dengan kepemimpinan 

Rohani dari Roh Kudus. Cuplikan-cuplikan berikut ini telah membantu saya menyeimbangkan kedua 

hal tersebut: 

A. dari James W. Sire, Scripture Twisting, hal 17-18: 

"Penerangan datang dalam pikiran dari anak-anak Allah - bukan hanya kepada orang- 
orang rohani tingkat tinggi saja. Tidak ada kelompok "guru" dalam Kekristenan yang Alkitabiah, 
tak ada orang bijak, tak ada orang yang merupakan penafsir yang sempurna. Dengan demikian, 
sementara Roh Kudus mengaruniakan karunia-karunia hikmat, pengetahuan, dan membedakan 

ix 



roh, la tidak menugaskan orang-orang Kristen yang diperlengkapi ini menjadi satu-satunya 
penafsir yang sah dari Firman Allah. Hal ini terserah kepada tiap anakNya untuk belajar, 
menimbang, dan memahami sesuai petunjuk Alkitab yang berdiri sebagai penguasa bahkan bagi 
mereka yang dikaruniai Allah kemampuan yang khusus. Secara ringkas, asumsi yang saya buat 
bagi keseluruhan buku adalah bahwa Alkitab adalah pernyatan yang benar dari Allah kepada 
semua umat manusia, yang merupakan penguasa teritnggi dari segala hal yang dikatakanNya, 
dan juga secara keseluruhan bukan suatu misteri, hingga bisa cukup dipahami oleh orang biasa 
dalam tiap budaya." 

B. Tentang Kierkegaard, tertulis dalam Bernard Ramm, Protestant Biblical Interpretation, hal 75.: 

Menurut Kierkegaard mempelajari kesejarahan, leksikal dan ke-tata-bahasa-an dari 
Alkitab adalah keharusan, namun hanya merupakan tahapan awal dari pembacaan Alkitab 
sebenarnya. "Untuk membaca Alkitab sebagai Firman Tuhan, seseorang harus membaca dengan 
hatinya dalam mulutnya, dengan kesadaran, dengan suatu pengharapan yang besar, dalam suatu 
percakapan dengan Tuhan. Membaca Alkitab dengan tanpa berpikir, secara sembarang, atau 
secara akademis, atau secara professional, bukan membaca Alkitab sebagai Firman Allah. Orang 
yang membacanya seperti membaca sebuah surat cinta, orang tersebut membacanya sebagai 
Firman Allah." 

C. H. H. Rowley dalam The Relevance of the Bible, hal. 19: 

"Tak satupun dari pemahaman secara intelektual mengenai Alkitab, betapapun 
lengkapnya, mampu mencakup keseluruhan harta di dalamnya. Pernyataan ini bukan bermaksud 
untuk merendahkan pemahaman intelektual karena pemahaman tersebut sangat hakiki bagi suatu 
pemahaman yang lengkap. Namun untuk menunjukkan perlunya pemahaman secara rohani akan 
harta harta rohani dalam Alkitab, sebagai syarat kelengkapan pemahaman. Dan untuk 
pemahaman rohani ini, keberadaan hal-hal di atas kesadaran intelektualitas merupakan suatu 
keharusan. Hal-hal Rohani harus dimengerti secara Rohani, dan siswa Sekolah Alkitab perlu 
memiliki sikap penerimaan rohani, yaitu kerinduan untuk mencari Tuhan untuk menundukkan 
diri kepadaNya, jika ia harus belajar melampaui batas keimiahan untuk mendapatkan kelimpahan 
warisan dari Buku di atas segala buku ini" 

VI Metode dari Komentari ini 

Komentari Pedoman Belajar ini dirancang untuk membantu prosedur penafsiran anda dengan 
cara-cara sebagai berikut: 

A. Mengawali tiap buku dengan garis besar kesejarahan. Setelah anda menyelesaikan "siklus 
pembacaan #3" Periksa informasi yang tersedia ini. 

B. Pengertian-pengertian Kontekstual dapat ditemukan di bagian awal dari setiap pasal. Hal ini akan 
membantu anda untuk melihat bagaimana kelompok-kelompok tulisan disusun. 

C. Di awal dari tiap pasal atau bagian tulisan utama pembagian-pembagian paragraph dan 
keterangan-keterangannya disediakan dalam beberapa terjemahan modern: 

1. Naskah Yunani The United Bible Society, revisi dari edisi ke-4 (UBS4). 

2. New American Standard Bible (NASB) pembaharuan tahun 1995 

3. The New King James Version (NKJV) 

4. The New Revised Standard Version (NRSV) 

5. The Today' s English Version (TEV) 

6. The Jerusalem Bible (JB) 

Pembagian paragraph bukan berasal dari ilham Allah. Pembagian ini harus didasarkan atas 
konteks. Dengan memperbandingkan beberapa terjemahan modern dengan teori penterjemahan 
dan sudut pandang teologis yang berbeda, kita bisa menganalisis kemungkinan struktur 
pemikiran dari si penulis asli. Setiap paragraf memiliki satu kebenaran utama. Hal ini dinamakan 
"kalimat topik" atau "ide sentral dari tulisan". Pokok pemikiran ini adalah kunci dari penafsiran 



kesejarahan dan ke-tata-bahasa-an. Orang tidak seharusnya menafsirkan, mengkhotbahkan, atau 
mengajarkan tentang hal yang kurang dari satu paragraf! Juga ingat bahwa tiap paragraf terkati 
dengan paragraf-paragraf di sekitarnya. Itulah sebabnya suatu garis besar setingkat paragraf dari 
keseluruhan buku adalah sangat penting. Kita harus dapat mengikuti aliran logika dari suatu 
pokok bahasan yang di kemukakan oleh si penulis asli, si penerima ilham. 

D. Catatan-catatan dari Dr. Bob Utley mengikuti suatu pendekatan penafsiran ayat demi ayat. Ini 
akan memaksa kita untuk mengikuti pemikiran dari si penulis asli. Catatan-catatan ini 
menyediakan informasi dari beberapa bidang: 

1 . konteks tulisan 

2. pengertian-pengertian kesejarahan 

3. informasi ke-tata-bahasa-an 

4. pelajaran mengenai kata-kata 

5. kutipan paralel yang cocok. 

E. Di tempat-tempat tertentu dalam komentari, cetakan ayat dari New American Standard Version 
(pembaruan 1995) akan digantikan dengan terjemahan dari beberapa versi modern yang lain: 

1. The New King James Version (NKJV), yang mengikuti naskah tekstual dari "Textus 
Receptus" 

2. The New Revised Standard Version (NRSV), yang adalah revisi kata-demi kata dari Revised 
Standard Version oleh The National Council of Churches 

3. The Today's English Version (TEV), yang merupakan penterjemahan secara ekuivalen 
dinamis dari American Bible Society. 

4. The Jerusalem Bible (JB), yang adalah terjemahan bahasa Inggris berdasarkan Terjemahan 
ekuivalen dinamis dari Katolik Perancis. 

F. Bagi mereka yang tidak bisa membaca bahasa Yunani, membandingkan terjemahan bahasa 
Inggris dapat membantu dalam mengidentifikasikan masalah-masalah dalam naskah: 

1 . variasi naskah kuno 

2. kemungkinan arti-arti dari suatu kata 

3. struktur dan naskah yang sukar tata bahasanya 

4. naskah yang memiliki arti yang mendua. 

G. Pada penutupan dari tiap pasal tersedia pertanyaan-pertanyaan yang relevan sebagai bahan 
diskusi yang diupayakan untuk dapat menuju ke arah hal-hal utama yang berkenaan dengan 
penafsiran dari pasal tersebut 



XI 



PENGANTAR KEPADA KISAH PARA RASUL 



PERNYATAAN PEMBUKA 

A. Kitab Kisah para rasul membentuk suatu kaitan yang tak dapat diabaikan antara catatan-catatan tentang 
kehidupan Yesus (Injil) dan penafsiran, khotbah dan penerapan dari tindakan dan kata-kataNya oleh para 
muridNya di dalam Surat-surat dari Perjanjian Baru. 

B. Gereja mula-mula mengembangkan dan mengedarkan dua kumpulan dari tulisan-tulisan Perjanjian baru: 
(1) kitab-kitab Injil (empat kitab Injil) dan (2) Rasul (surat-surat Paulus). Namun demikian, dengan 
kesesatan Kristologi mula-mula di abad kedua, nilai dari kitab Kisah Para Rasul menjadi tampak nyata. 
Kisah mengungkapkan isi dan maksud tujuan dari khotbah Kerasulan (kerygma) dan hasil injil yang luar 
biasa mengagumkan. 

C. Keakuratan kesejarahan dari Kisah Para Rasul telah ditekankan dan diteguhkan oleh penemuan-penemuan 
arkeologis moderen, khususnya dalam hubungannya dengan gelar dari para pegawai pemerintahan 
Romawi (mis. strategoi, 16:20,22,35,36 [juga digunakan untuk pimpinan Bait Suci, Luk 22:4,52; Kis 4:1; 
5:24-26]; politarchas, 17:6,8; and proto, Kis 28:7, lih. A. N. Sherwin- White, Masyarakat Romawi dan 
Hukum Romawi dalam Perjanjian Baru). Lukas mencatat ketegangan-ketegangan di dalam gereja mula- 
mula, bahkan pertengkaran antara Paulus dan Barnabas (lih. Kis 15:39). Ini menerminkan suatu tulisan 
historis/teologis yang, adil, seimbang, berdasarkan penelitian. 

D. Judul dari buku ini didapati dalam bentuk-bentuk yang agak berbeda dalam naskah-naskah Yunani kuno: 

1. Naskah Kuno K (Sinaitikus), Tertullian, Didimus, dan Eusebius memiliki "Kisah" (ASV, NIV) 

2. Naskah Kuno B (Vatikanus), D (Bezae) dalam sebuah dokumenjrenaeus, Tertullian, Cyrian, dan 
Athanasius mempunyai "Kisah Para Rasul" (KJV, RSV, NEB) 

3. Naskah Kuno A 2 (koreksi pertama dari Aleksandrinus), E, G, dan Chrysostom mempunyai "Kisah 
Para Rasul yang Kudus" 

Ada kemungkinan bahwa kata-kata Yunani praxeis, praxis (kisah, cara-cara, tingkah laku, perbuatan, 
pelaksanaan) mencerminkan suatu jenis sastra Mediterania kuno yang menyatakan kehidupan dan 
tindakan dari orang-orang terkenal atau yang berpengaruh (mis. Yohanes, Petrus, Stefanus, Filipus, 
Paulus). Kitab ini kemungkinan aslinya tidak memilikii judul (seperti Injil Lukas). 

E. Ada dua tradisi kenaskahan yang berbeda dalam buku Kisah ini. Yang lebih pendek adalah Aleksandria 
(MSS P 45 , P 74 , H, A, B, C). Keluarga nasah-naskah kuno Barat (P 2 \ P 38 , P 48 dan D) sepertinya mengikut 
sertakan lebih banyak rincian-rincian. Tidaklah pasti apakah rincian ini berasal dari si penulis atau 
merupakan sisipan-sisipan oleh si penyalin di kemudian hari, berdasarkan tradisi-tradisi gereja mula- 
mula. Kebanyakan ahli kenaskahan percaya bahwa naskah-naskah Barat mengandung tambahan- 
tambahan di kemudian hari karena hal tersebut (1) menghaluskan atau menconba membetulkan naskah- 
naskah yang sukar dan tidak umum; (2) menambah rincian tambahan; (3) menambah frasa-frasa khusus 
untuk menonjolkan Yesus sebagai Kristus; dan (4) tidak dikutip oleh satupun penulis-penulis Kristen 
mula-mula dalam tiga abad pertama (lih. F. F. Bruce, Kisah: Nskah Yunani, hal. 69-80). Untuk suatu 
diskusi yang lebih rinci lagi periksa Sebuah Komentari Kenaskahan pada Perjanjian Baru Yunani oleh 
Bruce M. Metzger, terbutan the United Bible Societies, hal. 259-272. 

Karena begitu banyaknya tambahan-tambahan kemudian tersebut, komentar ini tidak akan membahas 
seluruh pilihan-pilihan naskah. Jika suatu variasi naskah bersifat krusial bagi penafsiran, maka dan hanya 
dalam keadaan ini naskah tersebut akan dibahas dalam komentari ini. 



PENULIS 

A. Buku ini tak menyebutkan nama, namun kepenulisan Lukas diisyaratkan dengan sangat kuat. 

1. Bagian-bagian "kita" yang unik dan mengejutkan (16:10-17 [perjalanan penginjilan kedua di Filipi]; 
20:5-15; 21:1-18 [akhir dari perjalanan penginjilan ketiga] dan 27:1-28:16 [Paulus dikirim ke Roma 
sebagai tawanan]) secara kuat mengisyaratkan Lukas sebagai penulisnya. 

2. Hubungan antara Injil ketiga dan Kisah sangatlah nyata bila seseorang membandingkan Lukas 1:1-4 
dengan Kisah 1:1-2. 

3. Lukas, seorang tabib bukan Yahudi, disebutkan sebagai seorang kawan dari Paulus dalam Kol 4:10- 
1 4, Filemon 24, dan II Timotius 4:11. Lukas adalah satu-satunya penulis Non Yahudi dalam PB . 

4. Kesaksian bulat dari gereja mula-mula adalah bahwa penulisnya adalah Lukas. 

a. Fragmen Muratoria (180-200 M dari Roma mengatakan, "dipenuhi oleh Lukas si tabib") 

b. tulisan-tulisan Irenaeus (130-200 M) 

c. tulisan-tulisan Klemens dari Aleksandria (156-215 M) 

d. tulisan-tulisan Tertullian (160-200 M) 

e. tulisan-tulisan Origen (185-254 M) 

5. Bukti internal dari gaya dan kosa kata (khususnya istilah-istilah medis) meneguhkan Lukas sebagai 
penulis (Sir William Ramsay dan A. Harnack). 

B. Kita mempunyai tiga sumber informasi mengenai Lukas. 

1. Ke tigaperikop dalam PB (Kol 4:10-4; Fil 24; II Tim 4:11) dan kitab Kisah ini sendiri. 

2. Kata Pengantar untuk Lukas yang bersifat Anti-marcion di abad kedua (160-180 M) 

3. Sejarahwan gereja mula-mula dari abad ke empat, Eusebius, dalam karyanya Sejarah Ekklesiastis, 
3:4, mengatakan "Lukas", yang berdasarkan rasnya, seorang penduduk asli Antiokhia, dan yang 
berdasarkan pekerjaannya, seorang tabib, yang telah berhubungan erat terutama dengan Paulus dan 
berkawan dengan para rasul lainnya (tidk sedekat Paulus), telah meninggalkan teladan bagi kita 
mengenai penyembuhan jiwa yang diperolehnya dari mereka dalam dua kitab yang terilhami, yaitu 
Injil dan Kisah dari Para Rasul." 

4. Ini adalah rangkuman profil dari Lukas. 

a. Orang Bukan Yahudi (disebutkan dalam Kol 4:12-14 dengan Epafras dan Demas, bukan dengan 
pembantu-pembantu Yahudi) 

b. dari Antiokhia di Syria (kata pengantar Lukas yang Anti-Marcion) atau Fiipi di Macedonia (Sir 
William Ramsay pada Kis 16:19) 

c. seorang tabib (lih. Kol 4:14), atau setidaknya seorang yang berpendidikan tinggi 

d. menjadi Kristen di masa dewasa setelah gereja didirikan di Antiokhia (Pengantar Anti-Marcion) 

e. Kawan seperjalanan Paulus (bagian-bagian "kita" dari Kisah) 

f. tidak menikah 

g. menulis Injil yang ketiga dan Kisah (pengantar yang serupa dan gaya dan kosa kata yang serupa) 
h. meninggal pada usia 84 di Boeotia 

C. Tantangan terhadap Lukas sebagai penulis 

1. Khotbah Paulus di Bukit Mars di Athena menggunakan kategori-kategori dan istilah-istilah filsafat 
Yunani untuk membentuk suatu landasan bersama (lih. Kis 17), namun Paulus, dalam Rom 1-2, 
sepertinya menganggap "landasan bersama" apapun (alam, kesaksian moral batiniah) sebagai kesia- 
siaan. 

2. Khotbah dan komentar Paulus dalam Kisah melukiskannya sebagai seorang Kristen Yahudi yang 
bersikap serius terhadap Musa, namun surat-surat Paulus menurunkan nilai Taurat sebagai penuh 
masalah dan akan berlalu. 

3. Khotbah Paulus dalam Kisah tidak memiliki fokus eskatologis yang dimiliki oleh buku-buku awalnya 
(yaitu I dan II Tesalonika). 

4. Kekontrasan istilah-istilah, gaya, dan penekanan ini sungguh menarik, namun tidak bisa disimpulkan. 
Bila kriteria yang sama diterapkan pada kitab-kitab Injil, Yesus di Injil Sinoptik berbicara sangat 

2 



berbeda dengan Yesus di Injil Yohanes. Namun, sedikit saja ahli yang akan menolak bahwa keduanya 
mencerminkan kehidupan Yesus. 

D. Ketika mendiskusikan kepenulisan kitab Kisah ini, sangatlah krusial bahwa kita harus mendiskusikan 
sumber-sumber Lukas karena banyak ahli (mis. C. C. Torrey, ) percaya bahwa Lukas menggunakan 
dokumen-dokumen sumber berbahasa Aram (atau tradisi lisan) untuk banyak hal dari pasal pertama 
sampai pasal ke lima belas. Jika ini benar, maka Lukas hanyapah penyunting dari bahan ini, dan bukan 
penulisnya. Bahkan dalam khotbah-khotbah Paulus di kemudian hari, Lukas hanya memberikan pada kita 
rangkuman dari kata-kata Paulus, bukan suatu catatan kata demi kata. Penggunaan sumber-sumber oleh 
Lukas merupakan sebuah pertanyaan yang sama krusialnya dengan kepenulisannya akan buku ini. 

TANGGAL 

A. Ada banyakj diskusi dan ketidak setujuan mengenai waktu penulisan bukau Kisah, namun peristiwa- 
peristiwanya itu sendiri mencakup dari tahun 30-63 M (Paulus dibebaskan dari penjara di Roma di 
pertengahan tahun 60 an dan ditahan kembali dan dieksekusi di bawah Nero, kemungkinan dalam 
penganiayaan di tahun 65 M). 

B. Jika seseorang menganggap sifat apologetik dari kitab ini mengenai pemerintah Romawi, maka 
tanggalnya adalah (1) sebelam tahun 64 M (permulaan penganiayaan Nero terhadap orang Kristen di 
Roma) dan/atau (2) berhubungan dengan pemberontakan orang Yahudi tahun 66-73 M. 

C. Jika seseorang mencoba untuk menghubungkan Kisah dengan Injil Lukas dalam suatu rangkaian, maka 
tanggal penulisan Injil ini akan mempengaruhi tanggap penulisan buku Kisah. Berhubung kejatuhan 
Yerusalem pada Titus di tahun 70 M dinubuatkan (mis. Luk 21), namun tidak dijelaskan, ini sepertinya 
menuntut suatu tanggal sebelum tahun 70 M. Jika demikian, maka Kisah, yang ditulis sebagai suatu 
lanjutan, pasti bertanggalkan beberapa lama setelah Injil tersebut. 

D. Jika seseorang terganggu dengan penutupannya yang mendadak (Paulus masih ada di penjara Roma, F. F. 
Bruce), maka suatu tanggal yang berhubungan dengan akhir dari pemenjaraan paulus di Roma yang 
pertama, tahun 58-63 M, lebih disukai. 

E. Beberapa tanggal bersejarah yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa sejarah yang dicatat dalam 
kitab Kisah. 

1. kelaparan yang tersebar luas di bawah pemerintahan Klaudius (Kis 11:28, th. 44-48 M) 

2. kematian Herodes Agripa I (Kis 12:20-23, th. 44 M [musim semi]) 

3. kepemimpinan daerah dari Sergius Paulus (Kis 13:7, ditunjuk dalam th. 53 M) 

4. pengusiran orang Yahudi dari Roma oleh Klaudius (Kis 18:2, th. 49 M [?]) 

5. kepemimpinan daerah dari Gallio, Kis 18:12 (th. 51 or 52 M [?]) 

6. kepemimpinan daerah dari Felix (Kis 23:26; 24:27, th. 52-56 M [?]) 

7. Penggantian Feliks oleh Festus (Kis 24:27, th. 57-60 M [?]) 

8. Pejabat-pejabat Romawi di Yudea 

a. Prokurator/Gubernur 

(1) Pontius Pilatus, 26-36 M 

(2) Marcellus, 36-37 M 

(3) Marullus, 37-41 M 

b. Dalam th. 41 M metode perwakilan pemerintahan Romawi dirubah menjadi suatu model empiris. 
Kaisar Romawi, Klaudius, mengangkat/menugaskan Herodes Agripa I dalam th 41 M. 

c. Setelah kematian Herodes Agripa I, th. 44 M, metode perwakilan pemerintahan di gunakan 
kembali sampai tahun 66 M, 

(1) Antonius Feliks 

(2) Perkius Festus 



MAKSUD DAN STRUKTUR 

A. Salah satu maksud dari kitab Kisah adalah untuk mendokumentasikan pertumbuhan yang cepat dari para 
pengikut Yesus dari akar Yahudi sampai pada pelayanan yang mendunia, dari ruang loteng yang terkunci 
sampai ke istana Kaisar: 

1. Pola geografis ini mengikuti Kisah 1:8, yang merupakan Amanat Agung dari Kisah (Mat 28: 19-20). 

2. Perluasan geografis ini dinyatakan dalam beberapa cara. 

a. Menggunakan kota-kota utama dan perbatasan bangsa. Dalam Kisah ada 32 negara, 54 kota, dan 
9 pulau di Laut Tengah yang disebutkan. Tiga kota utamanya adalah Yerusalem, Antiokhia, dan 
Roma (lih.Kis 9:15). 

b. Menggunakan orang-orang kunci. Kisah hampir bisa dibagi ke dalam dua bagian: pelayanan 
Petrus dan Paulus. Ada lebih dari 95 orang disebutkan dalam Kisah, namun yang utama adalah: 
Petrus , Stefanus, Filipus, Barnabas, Yakobus dan Paulus . 

c. Ada dua atau tiga bentuk kesastraan yang nampak secara berulang dalam Kisah yang sepertinya 
mencerminkan upaya secara sadar dari si penulis terhadap struktur: 

(1) Pernyataan rangkuman (2) pernyataan pertumbuhan (3) pemakaian angka-angka 

1:1 - 6:7 (di Yerusalem) 2:47 3:41 

6:8 - 9:31 (di Palestina) 5:14 4:4 

9:32 - 12:24 (ke Antiokhia) 6:7 5:14 

12:25 - 15:5 (ke Asia Kecil) 9:31 6:7 

16:6 - 19:20 (ke Yunani) 12:24 9:31 

19:21 -28:31 (ke Roma) 16:5 11:21,24 

19:20 12:24 

14:1 
19:20 

B. Kisah secara nyata berhubungan dengan kesalahpahaman yang diseputar kematian Yesus untuk 
berkhianat. Tampaknya, Lukas menulis kepada orang non- Yahudi (Teofilus, kemungkinan seorang 
pejabat Romawi). la menggunakan (1) pidato-pidato Petrus, Stefanus, dan Paulus untuk menunjukkan 
kelicikan orang Yahudi dan (2) kepositifan para pejabat Romawi terhadap KeKristenan. Tak ada yang 
perlu ditakutkan oleh orang Romawi dari para pengikut Yesus. 

1 . pidato-pidato para pemimpin Kristen 

a. Petrus, 2:14-40; 3:12-26; 4:8-12; 10:34-43 

b. Stefanus, 7:1-53 

c. Paulus, 13:10-42; 17:22-31; 20:17-25; 21:40-22:21; 23:1-6; 24:10-21; 26:1-29 

2. kontak-kontak dengan para pejabat pemerintah 

a. Pontius Pilatus, Lukas 23:13-25 

b. Sergius Paulus, Kisah 13:7,12 

c. Kepala Penjara Filipi, Kisah 16:35-40 

d. Galio, Kisah 18:12-17 

e. Pembesar-pembesar Asia dari Efesus, Kisah 19:23-41 (khususnya, ay 31) 

f. Klaudius Lisias, Kisah 23:29 

g. Feliks, Kisah 24 

h. Perkius Festus, Kisah 24 

i. Agripa II, Kisah 26 (khususnya. ay 32) 

j. Publius, Kisah 28:7-10 

3. Ketika seseorang membandingkan khotbah-khotbah Petrus dengan Paulus, nyatalah bahwa Paulus 
bukanlah seorang pembaharu, namun seorang proklamator yang setia dari kebenaran-kebenaran Injil 
dan Kerasulan. Jika ada yang menyalin/menirukan oran lain, maka itu adalah Petrus (lih I Petrus) 
yang menggunakan frasa dan kosa kata Paulus. Kerygma nya menyatu! 

C. Lukas tidak hanya membela KeKristenan di hadapan Pemerintah Romawi, namun ia juga membela 
Paulus dihadapan gereja orang non-Yahudi. Paulus berulang -ulang diserang oleh kelompok-kelompok 
Yahudi (Yudaizer dari orang Galatia, "para rasul super" dari II Kor 10-13); dan kelompok-kelompok 

4 



Helenistik (gnostisisme dari orang-orang Kolose dan Efesus). Lukas menunjukkan kenormalan Paulus 
melalui pengungkapan secara jelas hati dan teologinya dalam perjalanan-perjalanan dan khotbah- 
khotbahnya. 

D. Walaupun Kisah tidak dimaksudkan untuk menjadi suatu kitab kedoktrinan, namun ini mencatat bagi kita 
elemen-elemen dai khorbah awal dari para rasul yang oleh C. H. Dodd disebut "Kerygma" (kebenaran 
hakiki mengenai Yesus). Ini membantu kita untuk melihat apa yang dirasakan mereka sebagai hakikat 
Injil, khususnya dalam hubungannya dengan kematian dan kebangkitan Yesus. 



TOPIK KHUSUS: KERIGMA DARI GEREJA MULA-MULA 

A. Janji Allah yang dibuat dalam Perjanjian lama sekarang telah digenapi dengan kedatangan 
Yesus, sang Mesias. (Kis 2:30; 3:19,24; 10:43; 26:6-7,22; Rom 1:2-4; I Tim 3:16; Heb 1:1-2; 
I Pet 1:10-12; 2 Pet 1:18-19). 

B. Yesus diurapi sebagai Mesias oleh Allah pada saat la dibaptis (Kis 10:38). 

C. Yesus memulai pelayanaNya di Galilea setelah la dibaptis (Kis 10:37) 

D. PelayananNya bercirikan dengan berbuat baik dan mengadakan mujizat dengan kuasa yang 
dari Allah (Mar 10:45; Kis 2:22; 10:38) 

E. Mesias mati di salib sesuai dengan maksud tujuan dari Allah (Mar 10:45; Yoh 3:16; Kis 
2:23; 3:13-15,18; 4:11; 10:39; 26:23; Rom 8:34; I Kor 1:17-18; 15:3; Gal 1:4; Ibr 1:3; I Pet 
1:2,19; 3:18; I Yoh 4:10). 

F. la dibangkitkan dari kematian dan menampakkan diri kepada murid-muridNya (Kis 2:24,31- 
32; 3:15,26; 10:40-41; 17:31; 26:23; Rom. 8:34; 10:9; I Kor. 15:4-7,12a; I Tes. 1:10; I Tim. 
3:16; I Pet 1:2; 3:18,21). 

G. Yesus ditinggikan oleh Allah dan diberi nama "Tuhan" (Kis 2:25-29,33-36; 3:13; 10:36; 
Rom. 8:34; 10:9; I Tim. 3:16; Ibr. 1:3; I Pet 3:22). 

H. la memberikan Roh Kudus untuk membentuk masyarakat baru dari Tuhan. (Kis 1:8; 2:14- 

18,38-39; 10:44-47; I Pet 1:12). 
I. la akan datang kembali unuk mengadili dan memulihkan segala sesuatu. (Kis 3:20-21; 10:42; 

17:31; I Kor. 15:20-28; I Tes. 1:10). 
J. Semua yang mendengar berita injil harus bertobat dan dibaptiskan. (Kis 2:21,38; 3:19; 

10:43,47-48; 17:30; 26:20; Rom. 1:17; 10:9; I Pet 3:21). 
Skema ini berfungsi sebagai proklamasi yang hakiki dari gereja mula-mula, walau penulis- 
penulis Perjanjian Baru lain mungkin meninggalkan satu bagian dan menekankan bagian lain dalam 
khotbah mereka. Keseluruhan Injil markus secara dekat mengikuti aspek pengaruh Petrus dari 
kerigma. Markus secara tradsional dipandang sebagai penstrukturan dari khotbah-khotbah Petrus, 
yang dikhotbahkan di Roma, kedalam Injil tertulis. Baik Matius dan Lukas mengikuti struktur dasar 
Markus. 



E. Frank Stagg dalam komentarinya, Kitab Kisah, Pergumulan Awal bagi Injil yang Tak Terintangi, 
menegaskan bahwa maksudnya terutama adalah pergerakan dari berit tentang Yesus (injil) dari suatu 
Yudaisme yang bersifat nasionalistis yang ketat kepada suatu berita universal bagi seluruh umat manusia. 
Komentari Stagg berfokus pada maksud-maksud Lukas dalam menulis buku Kisah. Sebuah rangkuman 
dan analisis yang baik mengenai teori-teori yang berbeda didapati daam hal. 1-18. Stagg memilih untuki 
berfokus pada kata "tak terintangi" dalam 28:31, yang merupakan cara yang tidak lazim untuk mengakhiri 
sebuah buku, sebagai kunci untuk memahami penekanan Lukas akan penyebaran KeKristenan melampaui 
segala hambatan. 

F. Walaupun Roh Kudus disebutkan lebih dari lima puluh kali di kitab Kisah, namun kitab ini bukanlah 
Kisah dari Roh Kudus." Ada sebelas pasal di mana Roh Kudus tak pernah disebutkan. Roh Kudus paling 
sering disebutkan dalam setengah bagian yang pertama dari buku Kisah, di mana Lukas mengutip 



sumber-sumber lain (kemungkinan aslinya ditulis dalam bahasa Aram). Kisah tidak berhubungan dengan 
Roh Kudus seperti Injil berhubungan dengan Yesus ! Ini tidak dimaksudkan untuk merendahkan tempat 
dari Roh, namun untuk menjaga kita terhadap pengembangan suatu teologia mengenai Roh Kudus yang 
terutama atau hanya melulu berasal dari kitab Kisah. 

G. Kisah tidak dirancang untuk mengajarkan doktrin (lih. Fee dan Stuart, Bagaimana Membaca Alkitab 
Untuk Memperoleh Semua Manfaatnya, hal. 94-112). Suatu conroh tentang hal ini adalah upaya untuk 
mendasarkan suatu teologia pertobatan dari kitab Kisah yang akan gagal. Urutan dan elemen pertobatan 
berbeda-beda dalam Kisah; oleh karena itu, pola mana yang bersifat normatif? Kita harus melihat Surat- 
surat untuk bantuan kedoktrinan. 

Namun demikian, menarik bahwa beberapa ahli (Hans Conzelmann) telah melihat bahwa Lukas 
secara sengaja mereorientasikan eskatologi-eskatologi segera/sewaktu-waktu di abad pertama dengan 
suatu pendekatan pelayanan kesabaran terhadap Parousia yang tertunda. Kerajaan ada di sini dan berkuasa 
sekarang, mengubah kehidupan. Gereja yang berfungsi sekarang lah yang menjadi fokus, bukan suatu 
pengharapan eskatologis. 

H. Satu lagi kemungkinan maksud dari Kisah adalah serupa dengan Rom 9-11: mengapa Yesus menolak 
Mesias Yahudi dan gereja menjadi sebagian besar bukan Yahudi? Beberapa tempat di Kisah sifat 
mendunia injil dengan jelas dikumandangkan. Yesus mengutus mereka ke seluruh dunia (lih. 1:8). Orang 
Yahudi menolak Dia, namun orang Bukan Yahudi menanggapiNya. beritaNya mencapai Roma. 

Mungin saja maksud Lukas adalah untuk menunjukkan bahwa KeKrisenan Yahudi (Petrus) dan 
KeKrsitenan Bukan Yahudi (Paulus) bisa hidup bersama-sama dan bertumbuh bersama-sama! Mereka 
tidak ada dalam persaingan, namun justru bergabung dalam penginjilan dunia. 

I. Sejauh mengenai maksud tujuan, saya setuju dengan F. F. Bruce (Komentari Internasional Baru, hal. 18) 
bahwa berhubung Lukas dan Kisah aslinya adalah satu volume, pengantar bagi Lukas (1:1-4) juga 
berfungsi sebagai pengantar bagi Kisah. Lukas, meskipun bukan merupakan saksi mata dari semua 
kejadian tersebut, telah secara seksama meneliti dan mencatatnya secara akurat, menggunakan kerangka 
kerja kesejarahan, kesastraan, dan teologisnya sendiri. . 

Lukas, lalu, baik dalam Injil maupun ceritanya, ingin menunjukkan kenyataan sejarah dan kebisa 
dipercayaan secara teologisnya (lih. Luk 1:4) Yesus dan gereja. Kemungkinan bahwa fokus dari Kisah 
adalah tema pemenuhan (tak terintangi, lih. 28:31, yang adalah kata terakhir dari buk ini). Tema ini 
diteruskan oleh beberapa kata dan frasa yang berbeda (lih. Walter L. Liefeld, Menafsirkan Kitab Kisah, 
hal. 23-24). Injil bukanlah suatu simpulan, suatu rencana B, atau sesuatu yang baru. Injil adalah rencana 
Allah yang telah ditetapkan sebelumnya (lih. Kis 2:23; 3:18; 4:28; 13:29). 

JENIS TULISAN 

A. Kisah bagi PB adalah seperti kitab Yosua sampai II Raja-raja bagi PL: yaitu kisah sejarah. Kisah sejarah 
Alkitabiah adalah bersifat fakta, namun fokusnya tidak pada kronologi atau pencatatan secara lengkap 
suatu peristiwa. Kitab ini memilih peristiwa-peristiwa tertentu yang menerangkan siapa Allah itu, siapa 
kita, bagaimana kita dijadikan benar, kehidupan seperti apa yang diinginkan Allah untuk kita jalani. 

B. Permasalahan dalam menafsirkan kisah alkitabiah adalah bahwa para penulisnya tidak pernah 
mencantumkan di dalam naskah tersebut (1) apakah maksud tujuan mereka, (2) apakah kebenaran 
utamanya, atau (3) bagaimana kita harus berusaha menyamai hal-hal yang dicatat tersebut. Para pembaca 
perlu untuk berpikir melalui pertanyaan-pertanyaan berikut ini: 

1 . Mengapa peristiwa tersebut dicatat? 

2. Bagaimana hal itu berhubungan dengan bahan alkitabiah sebelumnya? 

3. Apakah kebenaran teologis pokoknya? 

4. Adakah arti pentingnya terhadap konteks kesastraannya? (Peristiwa apa yang mendahului atau 
mengikuti? Apakah pokok bahasan ini telah dibahas di bagian lain?) 

5. Seberapa besarkah konteks kesastraannya? (Kadang-kadang sejumlah besar kisah membentuk satu 
tema atau maksud teologis.) 

6 



C. Kisah sejarah tidak seharusnya menjadi satu-satunya sumber doktrin. Sering hal-hal yang dicatat kecil 
artinya bagi maksud dari si penulis. Kisah sejarah memang bisa melukiskan kebenaran-kebenaran yang 
dicatat di bagian-bagian lain Alkitab. Namun hanya karena telah terjadi tidak berarti dikehendaki Allah 
bagi semua orang percaya di segala jaman (mis. bunuh diri, poligami, perang suci, memegang ular, dsb.) 

D. Diskusi singkat yang terbaik mengenai bagaimana menafsirkan kisah sejarah adalah dalam karya Gordon 
Fee dan Douglas Stuart Bagaimana Membaca Alkitab Untuk Memperoleh Semua Manfaatnya, hal. 78-93 
dan 94-112. 

DAFTAR PUSTAKA DARI LATAR BELAKANG SEJARAH 

Buku-buku baru tentang penempatan Kisah dalam latar belakangnya abad pertama telah dihasilkan oleh para 
penganut paham klasik. Pendekatan inter-disipliner ini telah benar-benar membantu pemahaman PB. Rangkaian 
ini disunting oleh Bruce M. Minter. 

A. Kitab Kisah dalam Latar Belakang Kesastraan Kunonya 

B. Kitab Kisah dalam Latar Belakang Yunani-Romawi nya 

C. Kitab Kisah dan Paulas dalam Tahanan Romawi 

D. Kitab Kisah dalam Latar Belakang Palestinanya 

E. Kitab Kisah dalam Latar Belakang Diasporanya 

F. Kitab Kisah dalam Latar Belakang Teologisnya 

Juga sangat membantu adalah 

A. A. N. Sherwin- White, Masyarakat Romawi dan Hukum Romawi di dalam Perjanjian Barut 

B. Paul Barnett, Yesus dan Kebangkitan KeKristenan Mula-mula 

C. James S. Jeffers, Dunia Yunani-Romawi 



SIKLUS PEMBACAAN PERTAMA (lihat hal. vii) 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca keseluruhan kitab ini sekaligus. Sebutkan tema pokok dari keseluruhan buku dengan kalimat anda sendiri. 

1 . Tema keseluruhan buku. 

2. Tipe literatur (genre) 

SIKLUS PEMBACAAN KEDUA (lihat hal. vii) 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca keseluruhan kitab ini sekaligus keduakalinya. Garis besarkan pokok-pokok utama dan nyatakan pokok 
tersebut dalam satu kalimat. 



1 . Pokok dari bagian tulisan yang pertama 

2. Pokok dari bagian tulisan yang kedua 

3. Pokok dari bagian tulisan yang ketiga 

4. Pokok dari bagian tulisan yang keempat 

5. dst. 



KISAH 1 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN* 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Janji akan Roh Kudus 


Kata Pembuka 


Pengantar 
Kristus 


Kebangkitan 


Pengantar 


Kata Pembuka 


1:1-5 


1:1-3 

Roh Kudus Dijanjikan 


1:1-5 




1:1-5 


1:1-5 


Kenaikan Yesus 


1:4-8 


Kenaikan 




Yesus Diangkat ke Surga 


Kenaikan 


1:6-11 


Yesus Naik ke Surga 
1:9-11 


1:6-11 




1:6 

1:7-9 


1:6-8 
1:9-11 


Pilihan Pengganti Yudas 


Persekutuan Doa di Ruang 
Loteng 


Pertemuan Kedua belas 
Rasul 


Pengganti Yudas 


Kelompok Para Rasul 


1:12-14 


1:12-14 
Matias Dipilih 


1:12-14 




1:12-14 


1:12-14 
Yudas Diganti. 


1:15-26 


1:15-26 


1:15-26 




1:15-17 

1:18-19 

1:20 

1:21-22 

1:23-26 


1:15-20 

1:21-22 
1:23-26 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 



Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 



Walaupun bukan merupakan suatu ilham, pembagian paragraf adalah kunci dalam m em ah am i dan mengikuti maksud dari si penulis asli. Tiap 
terjemahan modern membagi dan meringkas pasal satu. Setiap paragraf memiliki satu topik, kebenaran dan pemikiran pokok. Setiap versi mengemas topik 
tersebut dengan cara yang berbeda-beda. W aktu anda membaca naskah ini, tanyakan pada diri anda terjemahan mana yang cocok dengan pengertian anda 
m engenai pembagian pokok dan ayat-ayatnya. 

Dalam setiap pasal anda harus membaca Alkitab dahulu, baru mencoba m engidentifikasikan pokok-pokoknya (paragraf). Kemudian bandingkan 
pengertian anda dengan versi-versi modern tersebut. Hanya ketika seseorang memahami maksud dari penulis asli dengan cara mengikuti pola pikir dan 
penyajiannya, ia baru bisa benar-benar memahami Alkitab. Hanya si penulis aslilah yang diilhami A llah— pembaca tidak mempunyai hak untuk merubah 
atau memodifikasi berita tersebut. Pembaca Alkitab memiliki tanggung-jawab untuk menerapkan kebenaran yang diilhamkan tersebut ke dalam kehidupan 
dan zaman m ereka. 

Catat bahwa seniua istilah teknis dan singkatan diterangkan sepenuhnya di Appendiks Satu, Dua dan Tiga 



a. Paragraf pertama 

b. Paragraf kedua 

c. Paragraf ketiga 

d. Dst. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 

NASKAH NASB (UPDATED): KISAH 1:1-5 

^ai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan 
diajarkan Yesus, 2 sampai pada hari la terangkat. Sebelum itu la telah memberi perintah-Nya oleh Roh 
Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya. 3 Kepada mereka la menunjukkan diri-Nya setelah 
penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda la membuktikan, bahwa la hidup. Sebab selama empat 
puluh hari la berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. 
4 Pada suatu hari ketika la makan bersama-sama dengan mereka, la melarang mereka meninggalkan 
Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang — demikian kata-Nya — 
"telah kamu dengar dari pada-Ku. 5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu 
akan dibaptis dengan Roh Kudus." 



1:1 "dalam bukuku yang pertama" Ini adalah sebuah AORIST MIDDLE INDICATIVE, secara hurufiah adalah 
"aku buat." Lukas sejara jelas adalah penulis dari baik Injil Lukas maupun Kisah (bandingkan Luk 1:1-4 dan Kis 
1:1-2). Istilah "volume" digunakan dalam bahasa Yunani untuk sebuah kisah sejarah. Secara teknis (yaitu dalam 
Bahasa Yunani Klasik) ini mengisyaratkan satu dari setidaknya tiga karya. Sangatlah mungkin akhiran kitab 
Kisah yang tidak lazim ini bisa dijelaskan oleh rencana Lukas menulis buku volume ketiga. Beberapa bahkan 
berspekulasi bahwa apa yang kita sebut sebagai Surat-surat Penggembalaan (I Timotius, II Timotius, dan Titus) 
kemungkinan dituliskan oleh Lukas. 

□ "Teofilus" Namaini dibentuk dari (1) Allah (Theos) dan (2) kasih persaudaraan (philos). Ini bisa 
diterjemahkan "Pencinta Allah," "kawan Allah," atau "yang dikasihi Allah." 

Gelar "yang mulia" dalam Lukas 1:1 bisa jadi merupkan gelar kehormatan bagi pejabat pemerintah Romawi 
(lih. Kis 23:26; 24:3; 26:25), yang kemungkinan digunakan untuk ordo equistrian dari masyarakat Romawi. la 
mungkin ia secara hurufiah adalah si donatur bagi penulisan, penyalinan, dan pendistribusian dua buku dari 
Lukas. Tradisi gereja menamainya sebagai T. Flavius Klemens, sepupu dari Domitian. 

□ "segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus" Ini menunjuk pada Injil Lukas. Adalah 
mengejutkan bahwa Lukas mengatakan "segala sesuatu" yang dikerjakan Yesus, karena Injil Lukas (sebagaimana 
semua Injil Sinoptik) bersifat sangat selektif dalam apa yang dicatat mengenai kehidupan dan pengajaran Yesus. 

1:2 " 2 sampai pada hari Ia terangkat" Lihat Topik Kusus berikut. 

TOPIK KHUSUS: KENAIKAN 

Ada sejumlah kata Yunani yang igunakan untuk menjelaskan kenaikan Yesus kembali ke surga.: 

1. Kis 1:2,11,22; analambano, mengangkat (lih. I Tim 3:16), yang juga digunakan dalam Septuaginta 
dari II Raj 2:9,11 untuk pengangkatan Elia ke surga dan juga I Makabe 2:58 

2. Kis 1:9, epairo, mengangkat, membangkitkan, menjunjung 

3. Luke 9:51, analepsis (suatu bentuk dari #1) 

4. diistemi, berangkat 

5. John 6:62, anabaino, naik 

Peristiwa ini tidak dicatat dalam Injil Matius maupun Markus. Injil Markus berakhir pada 16:8, namun satu dari 
tiga tambahan dari si penyalin di kemudian hari menjelaskan peristiwa di 16:19 (yaitu terangkat) 

10 



□ "la telah... oleh Roh Kudus" Lihat Topik Khusus berikut. 



TOPIK KHUSUS: KEPRIBADIAN DARI ROH 

Ini adalah penyebutan pertama dari suatu pribadi "Roh Kudus" dalam kitab Roma (bukan 
penggunaan nama ini yang pertama kali, lih 5:5; 9:1; 14:17; 15:13,16). Dalam PL "Roh Allah" (yaitu, 
ruach) adalah suatu kekuatan yang menggenapkan maksud YHWH, namun tidak ada suatu petunjuk 
bahwa ia adalah suatu pribadi. (yaitu, monoteisme PL). Namun demikian, dalam PB kepribadian dan 
keoknuman Roh secara penuh didokumentasikan. 

1. Ia dapat dihujat (lih. Matl2:31; Mar 3:29) 

2. Ia mengajar (lih. Luk 12:12; Yoh 14:26) 

3. Ia menjadi saksi (lih. Yoh 15:26) 

4. Ia menyatakan kesalahan, membimbing (lih. Yoh 16:7-15) 

5. Ia disebut "siapa' (yaitu., hos) (lih. Ef 1:14) 

6. Ia bisa berduka (lih. Ef 4:30) 

7. Ia bisa dipuaskan (lih. I Tes 5:19) 

Naskah Trinitarian juga berbicara mengenai tiga oknum/pribadi 

1. Mat 28:19 

2. II Kor 13:14 

3. I Pet 1:2 

Roh berhubungan dengan kegiatan manusia. 

1. Kis 15:28 

2. Rom 8:26 

3. I Kor 12:11 

4. Ef4:30 

5. I Tes 5:15 

Di bagian paling awal dari Kisah Para Rasul peranan Roh ditekankan. Pentakosta bukanlah 
permulaan dari pekerjaan Roh, namun adalah suatu bab baru. Yesus selalu memiliki Roh Kudus. 
BaptisanNya bukan juga permulaan dari pekerjaan Roh, namun suatu bab baru. Lukas mempersiapkan 
gereja untuk suatu bab baru dari pelayanan yang efektif. Yesus tetap menjadi pusat pandangan, Roh 
Kudus tetap menjadi alat yang efektif, dan kasih, pengampunan dan pemulihan dari Bapa bagi seluruh 
manusia yang diciptakan menurut gambarNya adalah sasarannya! 



□ "memberi perintah" Ini menunjuk pada informasi yang tidak dicatat dalam Injil Lukas, namun dalam Mat 
28:18-20 dan Kis 1:8. 

□ "peritah" Ini adalah sebuah AORIST MIDDLE (deponent) PARTICIPLE. Beberapa ahli melihat hal ini 
sebagai merujuk pada 1:8 (lih. Mat 28:19-20; Luk 24:45-47 atau Luk 24:49). Gereja mempunyai suatu fungsi 
bercabang dua: (1) penginjilan dan kedewasaan seripa dengan Kristus. Setiap orang percaya harus menantikan 
kuasa dan perlengkapan Allah untuk mencapai hal ini. (2) orang lain melihatnya sebagai merujuk pada "menanti 
di Yerusalem untuk kedatangan dan pemberdayaan dari Roh Kudus (lih. ay 4; Luk 24:49). 

□ "rasul-rasul" Lihat bagan nama Rasul-rasul pada 1:13. 

□ "yang dipilih Nya" "Dipilih" {eklego, AORIST MIDDLE INDICATIVE) digunakan dalam dua pengertian. 
Biasanya dalam PL ini menunjuk pada pelayanan, bukan keselamatan, namun dalam PB ini biasanya menunjuk 
pada keselamatan rohani. Di sini sepertinya ini menunjuk pada keduanya (cf. Luke 6:13). 



11 



1:3 "la menunjukkan diri-Nya... hidup" Ini kemungkinan menunjuk pada tiga penampakan Yesus di ruang 
loteng kepada keseluruhan kelompok di tiga Hari Minggu Malam berturut-turut, namun juga bisa menunjuk pada 
penampakan-penampakan yang lainnya (lih. I Kor 15:5-8). Kebangkitan Yesus bersifat krusial bagi kebenaran 
injil (lih. 2:24,32; 3:15,26; 4:10; 5:35; 10:40; 13:30,33,34,37; 17:31; dan khususnya I Kor 15:12-19,20). Berikut 
ini adalah bagan dari penampakan-penampakan pasca kebangkitan dari karya Paul Barnett, Yesus dan 
Kebangkitan dari KeKristenan Mula-mula, hal. 185. 



Yohanes Matius Lukas I Korintus 

Penampakan-penampakan di Yerusalem 

Maria (Yoh. 20:15) 

Para Wanita (Mat 28:9) 

Simon (Luk 24:34) Kefas (I Kor 15:5) 

Dua orang di jalan ke 
Emaus (Luk 24:15) 

Para murid (Luk 24:36) Dua belas murid 

(I Kor 15:5) 

Sepuluh murid 
(Yoh 20:19) 

Sebelas murid 

(Yoh 20:26) 



Penampakan-penampakan di Galilea 



500+ orang percaya 
(I Kor 15:6; 
kemungkinan berkaitan 
dengan Mat 28:16-20) 

Yakobus (I Kor 15:7) 



Tujuh murid (Yoh 21:1) 



Para murid 
(Mt. 28:16-20) 

Penampakan-penampakan di Yerusalem 



Kenaikan (Luk 24:50-51) Semua rasul (I Kor 15:7) 



□ 

NASB, NRSV, 

NIV "dengan banyak bukti yang meyakinkan" 

NKJV "dengan banyak bukti yang tak tergoyahkan' 

TEV "dengan banyak tanda... membuktikan" 

NJB "dengan banyak tanda" 



12 



Kata tekmerion hanya digunakan di sini dalam PB . Ada sebuah diskusi yang bagus mengenai istilah-istilah yang 
digunakan dalam sastra Yunani dalam karya Moulton dan Milligan, Kosakata Perjanjian Bahasa Yunani, hal. 
628, di mana ini berarti "bukti demons tratif." Kata ini juga digunakan dalam Hikmat Salomo 5:11; 19:3 dan III 
Makabe 3:24. 

□ "setelah penderitaan-Nya" Sangatlah tidak mudah bagi orang percaya Yahudi untuk bisa menerima aspek 
injil ini (lih. I Kor 1:23). Penderitaan Mesias disebutkan dalam PL (lih. Kej 3:15; Maz 22; Yes 53; dan perhatikan 
dalam Luk 24:45-47). Ini adalah sebuah peneguhan teologis utama dari khotbah Kerasulan (kerygma; lihat Topik 
Khusus pada2:13). 

Lukas sering menggunakan AORIST ACTIVE INFINITIVE dari pascho (menderita) untuk menunjuk pada 
penyaliban Yesus (lih. Luk 9:22; 17:25; 22:15; 24:26,46; Kis 1:3; 3:18; 9:16; 17:3). Lukas mungkin 
mendapatkannya dari Injil Markus (lih. 8:31). 

□ "menampakkan diri... kepada mereka" Kita mempunyai sepuluh atau sebelas catatan dari penampakan- 
penampakan pasca kebangkitan Yesus yang dicatat bagi kita dalam PB. Namun demikian, ini hanyalah contoh 
perwakilan saja dan bukan daftar yang defmitif. Nampaknya Yesus datang dan pergi selama periode tersebut, 
tidak tinggal dengan salah satu kelompok. 

□ "empat puluh hari" Ini adalah suatu ungkapan PL bagi suatu kurun waktu yang panjang dan tak terbatas, 
lebih panjang dari satu siklus bulan. Di sini hal ini berhubungan dengan waktu di antara Hari Raya Tahunan 
Yahudi Paskah dan Pentakosta (yang adalah lima puluh hari). Lukas adalah satu-satunya sumber dari informasi 
ini. Berhubung anggal dari kenaikan bukan merupakan hal yang utama (bahkan tidak dicatat oleh para penulis 
Kristen sampai pada abad ke empat M), maka pasti ada maksd lain bagi angka ini. Ini bisa berhubungan dengan 
Musa di Gunung Sinai, Israel di Padang Belantara, pengalaman pencobaan Yesus, atau pendeknya kita tidak tahu, 
hanya saja nyata-nyata tanggal itu sendiri bukanlah masalahnya. 

□ "berbicara... tentang Kerajaan Allah" Gnostik-gnostik mengklaim bahwa Yesus menyatakan informasi 
rahasia kepada kelompok mereka selama kurun waktu antara Paskah dan Pentakosta. Ini tentu saja salah. Namun 
demikian, catatan dari dua orang di perjalanan ke Emaus adalah suatu contoh bagus dari pengajaran pasca 
kebangkitan Yesus. Saya kira Yesus Sendiri menunjukkan para para pemimpin gereja dari Perjanjian Lama, 
prediksi-prediksi dan naskah-naskah yang berhubungan dengan kehidupan, kematian, kebangkitan dan 
kedatangan kedua Nya. Lihat Topik Khusus: Kerajaan Allah yang berikut. 

TOPIK KHUSUS: KERAJAAN ALLAH 

Dalam PL YHWH dianggap sebagai Raja Israel (lih. I Sam 8:7; Maz 10:16; 24:7-9; 29:10; 44:4; 
89:18; 95:3; Yes 43:15; 44:4,6) dan Mesias sebagai raja yag ideal (lih. Maz 2:6). Dengan kelahiran 
Yesus di Bethlehem (6-4 SM) kerajaan Allah muncul dalam sejarah manusia denan kekuatan baru dan 
penebusan (perjanjian baru, lih. Yer 31:31-34; Yeh 36:27-36). Yohanes Pembaptis memproklamirkan 
kedekatan dari kerajaan tersebut (lih. Mat 3:2; Mar 1:15). Yesus secara jelas mengajarkan bahwa 
kerajaan tersebut telah datang dalam DiriNya dan dalam pengajaranNya (lih. Mat 4:17,23; 9:35; 10:7; 
11:11-12; 12:28;16:19; Mar 12:34; Luk 10:9,11; 11:20; 12:31-32; 16:16; 17:21). Namun kerajaan 
tersebutjugadimasadepan. (lih. Mat 16:28; 24:14; 26:29; Mar 9:1; Luk 21:31; 22:16,18). 

Dalam paralel-paralel synopsis dalam Markus dan Lukas kita menemukan frasa "kerajaan Allah". 
Topik pengajaran Yesus yang lazim ini melibatkan bertahtaNya Allah dalam hati manusia saat ini yang 
di kemudian hari akan disempurnakan atas seluruh dunia. Hal ini dicerminkan dalam doa Yesus dalam 
Mat 6:10. Matius, ditulis kepada orang Yahudi, lebih memilih frasa yang yang tidak menggunakan 
nama Alah (kerajaan Surga), sementara Markus dan Lukas, menulis kepada Orang bukan Yahudi, 
menggunakan penunjukan yang serupa, namun menggunakan nama Tuhan. 



13 



Ini termasuk merupakan suatu frasa kunci dalam Injil-injil Sinopsis. Khotbah pertama dan terakhir 
Yesus dan kebanyakan perumpamaan-perumpamaanNya, berurusan dengan topic ini. Hal ini menunjuk 
pada bertahtanya Allah dalam hati manusia sekarang! Cukup mengejutkan, Yohanes hanya menggunakan 
frasa ini dua kali (dan tak ada sama-sekali di perampamaan-perumpamaan Yesus). Dalam injil Yohanes 
"kehidupan kekal" merupakan suatu istilah dan penggambaran kunci. 

Ketegangan ini disebabkan oleh ke dua kedatangan Kristus. PL berfokus hanya pada satu kedatangan 
Mesias Allah — suatu kedatangan yang bersifat militer, penghakiman, kemegahan — namun PB 
menunjukkan bahwa la datang pertama kali sebagai Hamba yang menderita dari yes 53 dan raja yang 
merendahkan diri dari Zak 9:9. Ke dua jaman Yahudi, jaman kelaliman dan jaman baru kebenaran, 
bertumpang tindih. Yesus saat ini bertahta dalam hati orang percaya, namun akan satu hari nanti bertahta 
atas semua makhluk ciptaan. la akan datang seperti diprediksikan oleh PL! Orang percaya hidup di dalam 
"yang sudah" lawan "yang belum" dari kerajaan Allah (lih. tulisan Gordon D. Fee dan Douglas Stuart 
Bagaimana Membaca Alkitab Untuk Memperoleh Semua ManfaatNya, hal. 13 1-134). 

1:4 

NASB "mengumpulkan mereka bersama-sama" 

NKJV "berjemaat bersama-sama dengan mereka" 

NRSV "sementara tinggal bersama-sama dengan mereka" 

TEV "ketika mereka datang bersama-sama" 

TEV b "sementara ia tinggal bersama-sama dengan mereka" 

NIV "ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka" 

NJB "sementara di meja bersama-sama dengan mereka" 

Ayat 4-5 menggunakan satu dari penampakan Yesus sebagai suatu contoh dari salah satu dari beberapa 

penampakan dan bukti-buktiNya. Istilah sunalizomenos bisa dieja secara berbeda. Perubahan ejaan merubah 

artinya. 

1. apanjang- berjemaat/berkumpul 

2. a pendek - makan bersama dengan (secara hurufiah "dengan garam") 

3. Au (diftong) - tinggal bersama dengan 

Tidaklah pasti yang mana yang dimaksudkan, namun Lukas 24:41-43 (lih. Yoh 21) menjelaskan Yesus makan 
bersama-sama dengan kelompok para rasul, yang akan menjadi bukti dari tubuh kebangkitanNya (lih. ay 3). 

□ "melarang... meninggalkan Yerusalem" Ini dicatat dalam Luk 24:49. Bagian pertama dari Kisah adalah 
suatu tinjauan dari bagian akhir Injil Lukas, kemungkinan ini adalah cara kesastraan untuk mengaitkan kedua 
buku tersebut. 

□ "menantikan janji Bapa" Dalam 2:16-21 Petrus menghubungkan ini dengan nubuatan eskatologis dari Yoel 
2:28-32. mereka menunggu selama sepuluh hari sampai Pentakosta. Lukas secara spesifik menunjuk "janji Bapa" 
sebagai Roh Kudus (lih. Luk 24:49; Kis 2:33). Yesus telah sebelumnya berbicara kepada mereka mengenai 
kedatangan Roh Kudus dalam Yoh 14-16. Namun demikian, ada kemungkinan bahwa Lukas memahami janji 
Bapa bukan sebagai satu hal saja (yaitu, Roh Kudus), namun juga keselamatan yang dijanjikan PL yang akan 
disampaikan pada Israel dalam pribadi dari Mesias (lih. Kis 2:39; 13:23,32; 26:6). 

□ "Bapa" PL memperkenalkan penggambaran kekeluargaan yang intim dari Allah sebagai Bapa: 

1 . bangsa Israel sering disebut sebagai "anak laki-laki" YHWH (lih. Hos 11:1; Mai 3:17) 

2. dalam Ulangan analogi Allah sebagai bapa digunakan (1:31) 

3. dalam Ul 32:6 Israel disebut "anak-anakNya" dan Allah disebut "Bapa mu" 

4. analogi ini dinyatakan dalam Maz 103:13 dan dikembangkan dalam Maz 68:5 (bapa dari anak-anak yatim 
piatu) 

5. adalah lazim dalam kitab nabi-nabi (lih. Yes 1:2; 63:8; Israel sebagai anak laki-laki, Allah sebagai Bapa, 
63:16; 64:8; Yer 3:4,19; 31:9) 

14 



Yesus berbicara bahasa Aram, yang artinya banyak dari tempat dimana kata "Bapa" muncul sebagai Pater 
dalam bahasa Yunani mungkin mencerminkan kata Aram Abba (lih. 14:36). Istilah kekeluargaan "Ayah" atau 
"Bapa" ini mencerminkan keintiman Yesus dengan Allah Bapa; PengungkapanNya akan hal ini kepada para 
pengikutNya juga mendorong keintiman kita sendiri dengan Bapa. Kata "Bapa" sangat jarang digunakan dalam 
PL (dan tidak sering dalam tulisan-tulisan kerabian) untuk YHWH, namun Yesus menggunakannya secara sering 
dan meluas. Ini adalah perwahyuan utama dari hubungan baru orang percaya dengan Allah melalui Kristus (lih. 
Mat 6:9). 

1:5 "Yohanes" Semua empat Injil (lih. Mat 3:1-12; Mar 1:2-8; Luk 3:15-17; Yoh 1:6-8,19-28) menceritakan 
pelayanan Yohanes Pembaptis. "Yohanes" adalah bentuk pendek dari nama Ibrani Yohanan, yang berarti 
"YHWH adalah murah hati" atau "pemberian dari YHWH." Namanya signifikan karena, seperti nama-nama 
alkitab lainnya, menunjuk kepada maksud Allah dalam hidupnya. Yohanes adalah yang terakhir dari nabi-nabi 
PL. Tidak ada nabi di Israel sejak Maleakhi, sekitar 430 SM. Kehadirannya menyebabkan kegairahan rohani yang 
besar di antara orang-orang Israel. 

□ "membaptis dengan air" Baptisan adalah suatu ritual pendahuluan yang lazim di kalangan orang Yahudi di 
abad pertama dan kedua, namun hanya dalam kaitan dengan pemelukan agama baru. Jika seseorang dari suatu 
latar belakang bukan Yahudi ingin menjadi putera Israel secara penuh, ia hams menyelesaikan tiga tugas: (1) 
sunat, jika laki-laki; (2) baptisan-diri secara selam, di hadapan tiga saksi; dan (3) sebuah korban di Bait Suci jika 
memungkinkan. Dalam kelompok-kelompok sektarian dari Palestina abad pertama, seperti, kaum Essenes, 
baptisan sepertinya merupakan suatu pengalaman yang lazim dan berulang. Namun demikian, bagi kelompok 
Yudaisme utama, preseden ritualisme bisa dikutip bagi upacara pembasuhan ini: (1) sebagai suatu perlambang 
dari penyucian rohani (lih. Yes 1:16); dan (2) sebagai suatu ritual sehari-hari yang dilakukan oleh para imam (lih. 
Kel 19:10; Im 15) dan (3) suatu prosedur ritual umum sebelum memasuki bait suci untuk beribadah. 

□ "kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus" Ini adalah sebuah FUTURE PASSIVE INDICATIVE. Bentuk 
PASSIVE VOICE nya bisa menunjuk pada Yesus karena Mat 3:11; Luk 3:16. Kata depan ev nya dapat berarti " 
di dalam," "dengan," atau "oleh" (yaitu instrumen, lih. Mat 3:11). Frasa ini bisa menunjuk pada dua peristiwa: 
(1) menjadi seorang Kristen, (lih. I Kor 12:13) atau (2) dalam konteks ini, penyuntikan yang dijanjikan akan 
kuasa Roh Kudus bagi pelayanan yang efektif. Yohanes Pembaptis sering berbicara tentang pelayanan Yesus 
dengan frasa ini, (lih. Mat 3:11; Mar 1:8; Luk 3:16-17; Yoh 1:33). 

Ini sebagai kontras dari baptisan Yohanes. Mesias akan menahbiskan jaman baru Roh. BaptisanNya akan 
merupakan baptisan dengan (atau "di dalam" atau "oleh") Roh. Telah ada banyak diskusi dikalangan denominasi- 
denominasi mengenai menunjuk pada peristiwa apakah pengalaman Kristen ini. Beberapa mengambilnya untuk 
menunjuk pada suatu pengalaman pemberdayaan setelah keselamatan, sejenis berkat kedua. Secara pribadi saya 
kira ini menunjuk pada menjadi seorang Kristen (lih. I Kor 12:13). Saya tidak menyangkal pemenuhan dan 
pembekalan di kemudian hari, namun saya percaya hanya ada satu baptisan roh mula-mula ke dalam Kristus yang 
di dalamnya orang percaya mengenali kematian dan kebangkitan Yesus (lih. Rom 6:3-4; Ef 4:5; Kol 2:12). 
Pekerjaan memulai dari Roh ini digambarkan dalam Yoh 16:8-11. Dalam pemahman saya pekerjaan Roh Kudus 
adalah: 

1 . menimbulkan rasa bersalah akan dosa 

2. mengungkapkan kebenaran tentang Kristus 

3. memimpin kepada penerimaan injil 

4. membaptis ke dalam Kristus 

5. menimbulkan rasa bersalah orang percaya akan keberlanjutan berbuat dosa 

6. membentuk keserupaan dengan Kristus di dalam orang percaya 

□ "tidak lama lagi" Ini adalah suatu rujukan pada perayaan Pentakosta Yahudi yang dilakukan tujuh minggu 
setelah Paskah. Ini mengakui kepemilikan Allah atas hasil panen. Hari ini datang lima puluh hari setelah Paskah 
(lih. Im 23:15-31; Kel 34:22; Ul 16:10). 



15 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:6-11 

6 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini 
memulihkan kerajaan bagi Israel?" 7 Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang 
ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. 8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun 
ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan 
sampai ke ujung bumi." 'Sesudah la mengatakan demikian, terangkatlah la disaksikan oleh mereka, dan 
awan menutup-Nya dari pandangan mereka. "Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu la naik itu, 
tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, "dan berkata kepada mereka: "Hai 
orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga 
meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke 
sorga." 



1:6 "bertanyalah mereka (kepadaNya)" Betuk KALIMAT IMPERFECT ini bisa berarti tindakan berulang di 
masa lampau atau pemulaian suatu tindakan. Tampaknya para murid ini telah banyak kali menanyakan hal ini. 

□ "Tuhan" Kata Yunani "Tuhan" (kurios) bisa digunakan dalam suatu pengertian umum atau dalam suatu 
pengertian teologis yang telah dikembangkan. Kata ini bisa berarti "bapak (panggilan)," "tuan," "guru," 
"pemilik," "suami," atau "manusia Allah sepenuhnya" (lih. Yoh 9:36, 38). Penggunaan PL (Ibrani, adon) akan 
sitilah ini berasal dari keengganan orang Yahudi untuk mengucapkan nama perjanjian Allah, YHWH, yang adalah 
bentuk CAUSATIVE dari kata kerja Ibrani "adalah/menjadi" (lih. Kel 3:14). Mereka takut melanggat Perintah 
yang mengatakan "Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan" (lih. Kel 20:7; Ul 5:11). 
Oleh karenanya, mereka berpikir jika mereka tidak mengucapkannya, mereka tidak bisa bersikap sembarangan. 
Jadi, mereka menggantikannya dengan kata Ibrani adon, yang memiliki arti serupa dengan kata Yunani kurios 
(Tuhan). Para penulis PB menggunakan istilah ini untuk menjelaskan keTuhannan penuh dari Kristus. Frasa 
"Yesus adalah Tuhan" adalah pengakuan iman umum dan suatu rumusan baptisan dari gereja mula-mula (lih. 
Rom 10:9-13; I Kor 12:3; Fil 2:11). 

□ '"maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel'" mereka masih mempunyai sudut 
pandang naionalistik Yahudi sepenuhnya (lih. Maz 14:7; Yer 33:7; Hos 6:11; Luk 19:11; 24:21). Mereka 
kemungkinan bahkan memohon jabatan-jabatan administratif mereka. 

Pertanyaan teologis ini masih menyebabkan banyak pertentangan. Saya ingin mengikut sertakan di sini satu 
bagian dari komentari saya pada kitab Wahyu, yang mendiskusikan pokok permasalahan yang satu ini. 

"nabi-nabi PL memprediksikan suatu pemulihan dari kerajaan Yahudi di Palestina yang berpusat di 
Yerusalem di mana segala bangsa di dunia berkumpul untuk memuji dan melayani seorang pemimpim 
keturunan Daud, namun Rasul-rasul PB tidak pernah berfokus pada agenda ini. Bukankah PL adalah 
hasil inspirasi? (lih. Mat 5:17-19)? Apkah para penulis PB telah mengabaikan peristiwa-peristiwa 
krusial di akhir jaman? 

Ada beberapa sumber informasi mengenai akhir dari dunia ini: 

1 . nabi-nabi PL 

2. para penulis apokaliptik PL (lih. Yeh 37-39; Dan 7-12) 

3. para penulis buku an tar perjanjian, non-kanonika Yahudi (seperti I Henokh) 

4. Yesus Sendiri (lih. Mat 24; Mar 13; Luk 21) 

5. tulisan-tulisan Paulus (lih. I Kor 15; II Kor 5; I Tes 4; II Tes 2) 

6. tulisan-tulisan Yohanes (kitab Wahyu). 

Apakah semua ini dengan jelas mengajarkan suatu agenda akhir jaman (peristiwa-peristiwa, kronologi, 
orang-orang)? Jika tidak, mengapa? Bukankah semua sumber tersebut hasil inspirasi (kecuali tulisan- 
tulisan antar perjanjian Yahudi)? 

Roh Kudus mengungkapkan kebenraran kepada para penulis PL dalam istilah-istilah dan kategori- 
kategori yang bisa mereka pahami. Namun dmikian, melalui perwahyuan yang bertumbuh Roh Kudus 
telah memperluas konsep-konsep eskatologis PL ini menjadi suatu cakupan universal (lih. Ef 2:11-3:13). 
Berikut adalah beberap contoh relevan: 

16 



1. Kota Yerusalem digunakan sebagai suatu penggambaran uantuk umat Allah (Zion) dan 
diproyeksikan ke dalam PB sebagai suatu istilah yang menyatakan peneriman Allah akan semua 
orang yang bertobat dan percaya (Yerusalem baru dari Wahyu 20-22). Perluasan Teologis dari 
suatu kota jasmanai dan hurufiah kepada umat Allah dibayangkan dalam janji Allah untuk 
menebus manusia yang jatuh dalam Kej 3:15 bahkan sebelum adanya orang Yahudi atau suatu 
ibukota Yahudi. Bahkan pemanggilan Abrahampun (lih. Kej 12:3) mencakup orang Non Yahudi. 

2. Dalam PL musuh-musuh aalah bangsa-bangsa di sekeliling Timur Dekat Kuno, namun dalam PB 
mereka telah diperluas menjadi semua orang tidak percaya, anti-Allah, dan diilhami Setan. 
Peperangannya telah berpindah dari suatu pertentangan geografis, regional kepada suatu 
pertentangan kosmik. 

3. Janji akan sebidang tanah yang sangat menyeluruh di PL (janji-janji kekepalakeluargaan) 
sekarang telah menjadi keseluruhan bumi. Yerusalem Baru datang pada bumi yang diciptakan 
kembali, bukan hanya atau semata-mata Timur Dekat saja (lih. Wah 20-22). 

4. Beberapa contoh lain dari konsep-konsep nubuatan PL yang telah diperluas adalah (1) benih 
Abraham sekarang adalah orang yang bersunat rohani (lih. Rom 2:28-29); (2) umat perjanjian 
sekarang mencakup bangsa Non-Yahudi (lih. Hos 1:9; 2:23; Rom 9:24-26; juga Im 26:12; Kel 
29:45; II Kor 6:16-18 dan Kel 19:5; Ul 14:2; Titus 2:14); (3) Bait Suci sekarang adalah geeja 
lokal (lih. I Kor 3:16) atau orang-percaya secara individu (lih. I Kor 6:19); dan (4) bahkan Israel 
dan frasa-frasa penjelasan khasnya sekarang menunjuk pada keseluruhan umat Allah (lih. Gal 
6:16; I Pet 2:5, 9-10; Wah 1:6) 

Model nubuatan telah digenapi, diperluas, dan sekarang menjadi lebih luas cakupannya. Yesus dan 
para penulis keRasulan tidak menyajikan akhir jaman secara sama dengan para nabi PL (lih. Martin 
Wyngaarden, Masa Depart Kerajaan dalam Nubuatan dan Penggenapan). Para penafsir moderen yang 
mencoba untuk membuat model PL hurufiah atau normatif memutarbalikkan Wahyu menjadi suatu 
kitab yang sangat Yahudi dan memaksakan artinya ke dalam frasa-frasa Yesus dan Paulus yang bersifat 
sendiri-sendiri dan rancu! Para penulis PB tidak menegatifkan para nabi PL, namun menunjukkan 
implikasi akhir mereka yang universal." 

1:7 

NASB "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut 

kuasa-Nya" 
NKJV "Engkau tidak perlu mengetahui waktu atau musimnya" 

NRSV "Engkau tidak perlu mengetahui waktu atau periode-periodenya" 

TEV "waktu dan kesempatan-kesempatannya@ 

NJB "Engkau tidak perlu mengetahui waktu atau tanggal-tanggalnya" 

Kata "waktu" (chronos) berarti "era" atau "jaman" (yaitu berlalunya waktu), sementara kata "masa" (kairos) 
berarti suatu waktu dari peristiwa-peristiwa atau musim-musim tertentu" (lih. Titus 1:2-3). Louw dan Nida: 
Ramus Yunani-Inggris, berkata bahwa keduanya bersinonim secara sederhana menyatakan panjangnya waktu (lih. 
I Tes 5:1). Nyatalah bahwa orang percaya tidak mencoba untuk menetapkan suatu tanggal tertentu; bahkan Yesus 
tidak tahu waktu kedatanganNya kembali (lih. Mat 24:36; Mar 13:32). Orang-orang percaya boleh tahu alasan 
umumnya, namun mereka hams tetap bersiap-sedia dan aktif untuk peristiwa sesungguhnya di setiap waktu (lih. 
Mat 24:32-33). Peekanan kembar dari PB mengenai Kedatangan Kedua adalah untuk tetap aktif dan siap sedia . 
Selebihnya adalah terserah pada Allah! 

1:8 "Tetapi kamu akan menerima kuasa" Perhatikan bahwa kedatangan Roh Kudus dikaitkan dengan kuasa 
dan menjadi saksi. Kisah adalah buku tentang "kesaksian" (yaitu martus). Tema ini mendominasi kitab ini (lih. 
1:8,22; 2:32; 3:15; 5:32; 10:39,41; 13:31; 22:15,20; 26:16). Gereja telah diberikan tugasnya-menjadi saksi bagi 
injil Kristus! Para rasul adalah saksi-saksi dari kehidupan dan pengajaran Yesus, sekarang mereka menjadi saksi 
bagi kehidupan dan pengajaranNya. Kesaksian efektif hanya terjadi dengan melalui kuasa Roh. 

} A Yerusalem... Yudea... Samaria... ujung bumi" Ini adalah sebuah garis besar geografis dari Kisah: 
Yerusalem, pasal 1-7; Yudea dan Samaria, pasal 8-12; ujung bumi (yaitu Roma), pasal 13-28. Garis besar ini 
mungkin menyatakan maksud dan struktur kesastraan dari si penulis. KeKristenan bukanlah suatu sekte dari 
Yudaisme, namun suatu pergerakan mendunia dari Allah yang esa dan benar dalam memenuhi janji-janji PL Nya 

17 



untuk memulihkan umat manusia yang memberontak kepada persekutuan dengan DiriNya (lih. Kej 12:3; Kel 
19:5; Yes 2:2-4; 56:7; Luk 19:46). 

Para pemimpin Yahudi pertama, yang mengetahui Septuaginta dan banyak janji nubuatan YHWH untuk 
memulihkan Yerusalem, membangkitkan Yerusalem, membawa dunia ke Yerusalem, mengharapkan 
penggenapan hurufiah dari hal-hal ini. Mereka tinggal di Yerusalem (lih. 8:1). Namun injil merevolusi dan 
memperluas konsep-konsep PL ini. Mandat ke seluruh dunia (lih. Mat 28:18-20; Luk 24:47; Kis 1:8) 
memerintahkan orang percaya untuk pergi ke seluruh dunia, bukannya menunggu dunia datang pada mereka. 
Yerusalem PB adalah penggambaran dari surga (lih. Wah 21:2), bukan suatu kota di Palestina. 

1:9 "terangkatlah la" peristiwa ini dikenal sebagai Kenaikan. Yesus yang telah bangkit dikembalikan ke tempat 
kemuliaanNya yang telah ada sebelumnya (lih. Luk 24:50-51; Yoh 6:22; 20:17; Ef 4:10; I Tim 3:16; Ibr 4:14; dan 
I Pet 3:22). Pelaku yang tak dinyatakan dari KALIMAT PASSIVE ini adalah Bapa. Lihat Topik Khusus: 
Kenaikan pada 1:2. 

□ "awan" Awan adalah suatu tanda eskatologis yang signilikan. Awan digunakan dalam tiga cara berbeda 
dalam PL: 

1. menunjukkanhadiratjasmani Allah, awan Kemuliaan Shekinah (lih. Kel 13:21; 16:10; Bil 11:25); 

2. menyelubungi KekudusanNya sehingga manusia tidak melihat Allah dan mati (lih. Kel 33:20; Maz 18:9; 
Yes 6:5) 

3. menjadi alat transportasi Tuhan (lih. Maz 104:3; Yes 19:1). Dalam Daniel 7:13 awan digunakan sebagai 
alat transportasi Mesias Illahi. 

Nubuatan dalam Daniel ini disinggung lebih dari 30 kali dalam PB. Hubungan yang sama dari Mesias dengan 
awan surga ini dalat dilihat dalam Mat 26:64; Mar 13:26; 14:62; Kis 1:9,11 dan I Tes 4:17. Lihat Topik Khusus 
berikut. 

TOPIK KHUSUS: KEDATANGAN DI AWAN-AWAN 

Kedatangan di awan-awan ini adalah suatu tnda eskatologis yang sangat signilikan. Ini digunakan dalam tiga 
cara berbeda dalam PL 

1. menunjukkan hadiratjasmani Allah, awan Kemuliaan Shekinah (lih. Kel 13:21; 16:10; Bil 11:25); 

2. menyelubungi KekudusanNya sehingga manusia tidak melihat Allah dan mati (lih. Kel 33:20; Maz 18:9; 
Yes 6:5) 

3. menjadi alat transportasi Tuhan (lih. Maz 104:3; Yes 19:1). Dalam Daniel 7:13 awan digunakan sebagai 
alat transportasi Mesias Illahi. 

Nubuatan dalam Daniel ini disinggung lebih dari 30 kali dalam PB. Hubungan yang sama dari Mesias 
dengan awan surga ini dalat dilihat dalam Mat 26:64; Mar 13:26; 14:62; Kis 1:9,11 dan I Tes 4:17. 



1:10 "mereka sedang menatap ke langit" Ini adalah sebuah PERIPHRASTIC IMPERFECT. Mereka terus 
memaksakan dengan keras untuk melihat Yesus selama mungkin. Bahkan setelah la hilang dari pandangan, 
mereka tetap terus memandang. 

Istilah ini khas dalam tulisan-tulisan Lukas (lih. Luk 4:20; 22:56; Kis 1:10; 3:4,12; 6:15; 7:55; 10:4; 11:6; 
13:9; 14:9; 23:1, hanya ditemukan di luar Lukas dan Kisah dua kali dalam II Kor 3). Ini mengisyaratkan "menatap 
secara tajam," " menatap," atau "mengarahkan mata seseorang terhadap." 

□ "ke langit" Orang orang dahulu percaya bahwa surga ada di atas, namun di jaman kita, atas berseifat relatif. 
Dalam Lukas 24:31, Yesus menghilang. Ini mungkin merupakan suatu model yanglebih baik bagi budaya kita. 
Surga bukanlah di atas atau di luar sana, namun kemungkinan merupakan suatu dimensi waktu dan tempat yang 
lain. Surga bukan suatu jurusan, namun suatu pribadi! 

□ "dua orang yang berpakaian putih" PB sering mengenali malaikat-malaikat melalui pakaian putihnya yang 
cemerlang. (lih. Luk 24:4; Yoh 20:12). Malaikat-malaikat nampak pada kelahiranNya, pencobaanNya, di 
Getsemani, di kuburan, dan di sini pada kenaikanNya. 

18 



1:11 "orang-orang Galilea" Beberapa kali dalam Kisah Lukas mencatat asal usul Galilea dari para murid (lih. 
2:7; 13:31). Seluruh keduabelas murid, kecuali Yudas Iskariot, berasal dari Galilea. Wilayah ini dipandang rendah 
oleh penduduk Yudea karena di sana terdapat suatu populasi orang Bukan Yahudi yang besar dan mereka tidak 
"kosher" (ketat) dalam melakukan Tradisi-tradisi Lisan (Talmud). 

□ "Yesus. . .akan datang" Beberapa teolog mencoba membuat suatu perbedaan antara Yesus dan Kristus. 
Malaikat-malaikat ini meneguhkan bahwa Yesus yang mereka kenallah yang akan datang kembali. Kristus yang 
telah dipermuliakan dan naik ke Surga adalah masih tetap Yesus dari Nazaret. la tetap Allah/manusia. 

Yesus akan datang lagi sebagaimana la pergi, di atas awan-awan surga (Lihat Topik Khusus pada 1:9, lih. 
Mat 10:23; 16:27; 24:3,27,37,39; 26:64; Mar 8:38-39; 13:26; Luk 21:27; Yoh 21:22; I Kor 15:23; I Tes 1:10, 
4:16; II Tes 1:7, 10; 2:1,8; Yak 5:7-8; II Pet 1:16; 3:4,12; I Yoh 2:28; Wah 1:7). Kedatangan Kedua Yesus 
adalah sebuah tema utama dan berulang dalam PB. Satu alasan Injil memakan waktu cukup lama untuk 
diwujudkan dalam bentuk tertulis adalah pengharapan dari gereja mula-mula akan kedatangan Kristus yang sangat 
segera. PenundaanNya yang mengejutkan, kematian dari para Rasul, dan bangkitnya pengajaran sesat 
kesemuanya akhirnya mendesak gereja untuk mencatat kehidupan dan pengajaran dari Yesus secara tertulis. 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:12-14 

12 Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya 
seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem. 13 Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, 
tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan 
Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus. 
14 Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta 
Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus. 



1:12 "kembali" Lukas 24:52 menambahkan "dengan sukacita yang besar." 

□ "bukit yang disebut Bukit Zaitun" Ini sepertinya bertentangan dengan Luke 24:50 (yaitu Betania); namun 
demikian, bandingkan Luk 19:29 dan 21:37 dengan Mar 11:11-12 dan 14:3. punggung bukit yang dikenal sebagai 
Bukit Zaitun adalah sebuah punggung bukit sepanjang 2.5 mil (4 km) sekitar 300-400 kaki (100-130 m) di atas 
Yerusalem yang bermula dari Betania berlawanan dengan Lembah Kidron, di seberang Bait Suci. Ini disebutkan 
dalam nubuatan eskatologis PL (lih. Zak 14:4). Yesus telah banyak kali bertemu dengan para murid di sana untuk 
berdoa dan kemungkinan berkemah. 

□ "seperjalanan Sabat jauhnya" Jarak perjalanan yang diperbolehkan bagi seorang Yahudi di hari Sabat 
ditetapkan oleh para rabi (lih. Kel 16:29; Bil 35: 5). Jarak yang ditetapkan para rabi sebagai jarak maksimum bagi 
seseorang untuk berjalan di hari Sabat tanpa melanggar hukum Musa tersebut adalah kira-kira 2,000 hasta (atau 
langkah). 

1:13 "ruang atas" Ini kemungkinan adalah lokasi yang sama dengan Perjamuan Terakhir (lih. Luk 22:12; Mar 
14:14-15). Tradisi mengatakan bahwa ini adalah lantai atas (lantai tingkat 2 atau 3) dari rumah Yohanes Markus 
(lih. Kis 12:12), yang menuliskan kenangan-kenangan akan Petrus ke dalam Injil Markus. Pastilah ini merupakan 
suatu ruangan yang besar yang bisa menampung 120 orang. 

□ "mereka" Ini adalah satu dari empat daftar para Rasul (lih. Mat 10:2-4; Mar 3:16-19; dan Luk 6:14-16). 
Daftar-daftar ini tidaklah bersifat identik. Nama-nama dan urutannya berubah. Namun demikian, mereka selalu 
merupakan orang-orang yang sama yang disebutkan dalam empat kelompok yang masing-masing beranggotakan 
tiga orang. Petrus selalu yang ertama dan Yudas selalu yang terakhir. Tiga kelompok 4 orangan ini mungkin 
dibuat dengan maksud mengijinkan orang-orang ini untuk pulang ke rumah mereka secara berkala untuk 
mengunjungi dan mengadakan nafkah bagi keluarga-keluarga mereka. Lihat Topik Khusus berikut ini. 



19 



TOPIK KHUSltt 


>: NAMA-NAMA PARA RASUL 








Matius 10:2-4 


Markus 3:16-19 


Lukas 6:14-16 


Kisah 1:12-18 


Kelompok 


Simon (Petrus) 


Simon (Petrus) 


Simon (Petrus) 


Petrus 


Pertama 


Andreas (saudara 


Yakobus (anak 


Andreas (saudara 


Yohanes 




Petrus) 


Zebedeus 


Petrus) 


Yakobus 




Yakobus (anak 


Yohanes (saudara 


Yakobus 


Andreas 




Zebedeus) 


Yakobus) 


Yohanes 






Yohanes (saudara 


Andreas 








Yakobus) 








Kelompok 


Filipus 


Filipus 


Filipus 


Filipus 


Kedua 


Bartolomeus 


Bartolomeus 


Bartolomeus 


Tomas 




Tomas 


Matius 


Matius 


Bartolomeus 




Matius (pemungut 


Tomas 


Tomas 


Matius 




cukai) 








Kelompok 


Yakobus (anak 


Yakobus (anak 


Yakobus (anak 


Yakobus (anak 


Ketiga 


Alfeus) 


Alfeus) 


Alfeus) 


Alfeus) 




Tadeus 


Tadeus 


Simon (orang Zelot) 


Simon (orang Zelot) 




Simon (orang Zelot) 


Simon (orang Zelot) 


Yudas (anak 


Yudas (anak 




Yudas (Iskariot) 


Yudas (Iskariot) 


Yakobus) 
Yudas (Iskariot) 


Yakobus) 



□ "Petrus" kebanyakan orang Yahudi dari Galilea mempunyai baik sebuah nama Yahudi (mis. Simon atau 
Simeon, yang berarti "mendengar") dan sebuah nama Yunani (yang bukan dari lahir). Yesus menjulukinya "batu 
karang." Dalam bahasa Yunani ini adalah petros dan dalam bahasa Aram ini adalah Kef as (lih. Yoh 1:42; Mat 
16:16). 

□ "Andreas" Kata Yunani ini berarti "jantan." Dari Yoh 1:29-42 kita pelajari bahwa Andreas adalah seorang 
murid dari Yohanes Pembaptis dan ialah yang meperkenalkan saudaranya Petrus kepada Yesus. 

□ "Filipus" Kata Yunani ini berarti "penggemar kuda." Pemanggilannya dijelaskan dalam Yoh 1 :43-5 1 . 

□ "Tomas" Kata Ibrani ini berarti "kembar" atau Didimus (lih. Yoh 11:16; 20:24; 21:2). 

□ "Bartolomeus" kataini berarti "Anak Ptolemus." la mungkin adalah Natanael dalam Injil Yohanes (lih. Yoh 
1:45-49; 21:20). 

□ "Matius" Kata Ibrani ini berarti "pemberian dari YHWH." Ini merujuk pada Lewi (lih. Mar 2:14; Luk 5:27). 

□ "Yakobus" Ini adalah nama Ibrani "Yakub." Ada dua orang yang bernama Yakobus dalam daftar ke Dua 
belas murid. Satu adalah saudara dari Yohanes (lih. Mar 3:17) dan bagian dari lingkaran dalam (yaitu Petrus, 
Yakobus, dan Yohanes). Yang satu ini dikenal sebagai Yakobus Muda. 

□ "Simon orang Zelot" Naskah Yunani dari Markus memiliki "Kanaan" (j u 8 a Mat 10:4). Markus yang 
Injilnya ditujukan kepada orang-orang Romawi, mungkin tidak mau menggunakan kata yang secara politis 
merupakan "tombol panas", yaitu "zelot," yang merujuk pada pergerakan gerilya anti Romawi. Lukas memang 
menyebutnya dengan istilah ini. (lih. Luk 6:15 dan Kis 1:13). Kata Kanaan bisa memiliki beberapa turunan. 



20 



1 . tentang wilayah di Galilea yang dikenal sebagai Kana 

2. dari penggunaan PL Kanaan sebagai pedagang 

3. dari suatu sebutan umum sebagai penduduk asli Kanaan. 

Jika sebutan Lukas adalah benar, maka "Zelot" berasal dari kata Aram bagi "antusias" (lih. Luk 6:15; Kis 
1:17). Dua belas murid yang dipilih Yesus berasal dari beberapa kelompok yang berbeda dan bersaing. Simon 
adalah anggota sebuah kelompok nasionalis yang menyerukan kekerasan untuk menggulingkan pemerintahan 
Romawi. Umumnya Simon yang ini dan Lewi (yaitu Matius, si pemungut cukai) tidak akan saling ada di ruang 
yang sama. 

□ "Tadeus" la juga disebut "Lebbeus" (lih. Mat 10:3) atau "Yudas" (lih. Luk 6:16; Yoh 14:22; Kis 1:13). Baik 
Tadeus dan Lebbeus berarti "anak terkasih." 

□ "Yudas Iskariot" Ada dua Simon, dua Yakobus, dan dua Yudas. "Iskariot" memiliki dua kemungkinan 
turunan: (1) orang dari Kerioth di Yudea (lih. Yos. 15:25) atau (2) "orang belati" or pembantai, yang akan berarti 
bahwa ia juga adalah seorang Zelot, seperti Simon. 

1:14 "Mereka semua... dengan sehati" Istilah ini adalah suatu majemuk dari "yang sama" (homo) dan 
"perasaan dari pikiran" (thumos). Ini bukanlah sebuah prasyarat sebanyak atmosfir antisipasi. Sikap ini 
disebutkan lagi dan lagi dalam Kisah (yaitu tentang orang percaya, lih. 1:14; 2:46; 4:24; 5:12; 15:25; dan tentang 
orang lain dalam 7:57; 8:6; 12:20; 18:12; 19:29). 



□ 




NASB 


"bertekun" 


NKJV 


"terus" 


NRSV 


"secara tetap" 


TEV 


"sering berkumpul" 


NJB 


"secara tetap bergabung" 



Kata ini (pros dan kaptereo) berarti bersungguh-sungguh, atau bertekun, atau mengikatkan diri secara intens. 
Lukas sering menggunakan kata ini (lih. 1:14; 2:42,46; 6:4; 8:13; 10:7). Ini adalah sebuah PERIPHRASTIC 
IMPERFECT. 

□ "dengan beberapa perempuan" Ada sekelompok wanita yang berjalan berssama dan menyediakan 
keperluan Yesus dan para Rasul (lih. Mat 27:55-56; Mar 15:40-41; Luk 8:2-3; 23:49; dan Yoh 19:25). Lihat 
Topik Khusus berikut. 



TOPIK KHUSUS: PARA WANITA YANG BERJALAN BERSAMA YESUS DAN PARA MURIDNYA 


Mat 27:55-56 


Mar 15:40-41 


Luk 8:2; 23:49 


Yoh 19:75 


Maria Magdalena 


Maria Magdalena 


Maria Magdalena 


Maria, Ibu Yesus 


Mary, ibu Yakobus 


Maria, ibu Yakobus 


Yohana, istri Khuza 


saudara ibuNya 


dan Yusuf 


Muda, Yoses 


(bendahara Herodes) 


Maria, istri Klopas 


Ibu dari anak-anak 


Salome 


Susanna 


Maria Magdalena 


Zebedeus (Yakobus 




dan lain-lainnya 




dan Yohanes) 








Berikut adalah catatan 


mengenai para wanita ini dari komentari saya pada Markus 15:40-41: 


"Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh" Kelompok kerasulan ini dilayani baik secara 


finansial dan jasmani 


oleh beberapa wanita (yaitu 


memasak, mencuci, dll., lih. 


ay 41; Mat 27:55; Luk 8:3). 



21 



"Maria Magdalena" Magdala adalah suatu kota kecil di pantai Laut Galilea, tiga mil di utara Tiberias. 
Maria mengikuti Yesus dari Galilea setelah la membebaskannya dari beberapa iblis (lih. Luk 8:2). la telah 
secara tidak adil dicap sebagai pelacur namun tidak ada bukti PB untuk hal ini. 

"Maria, ibu Yakobus Muda dan Yoses" Dalam Mat 27:56 ia disebut "ibu dari Yakobus dan Yusuf." 
Dalam Mat 28:1 ia disebut "Maria yang lain." Pertanyaan sesungguhnya adalah, istri siapakah dia? 
Dalam Yoh 19:25 mungkin ia kawin dengan Klopas, namun anaknya Yakobus, disebut sebagai anak Alfeus" 
(lih. Mat 10:3; Mar 3:18; Luk 6:15). 

"Salome" Ini adalah ibu dari Yakobus dan Yohanes, yang adalah anggota dari murid-murid yang terdekat 
dengan Yesus, dan merupakan istri Zebedeus (lih. Mat 27:56; Mar 15:40; 16:1-2). 

Berikut adalah catatan saya mengenai para wanita ini dari komentari saya pada Yohanes 19:25: 

"Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria 

Magdalena" Ada banyak diskusi mengenai apakah di sini ada empat nama atau tiga nama. 

Sangat mungkin bahwa ada empat nama karena tidak mungkin ada dua saudara perempuan yang bernama 

Maria. Saudara Maria, Salome, disebut dalam Mar 15:40 dan Mat 27:56. Jika ini benar, maka ini akan berarti 

bahwa Yakobus, Yohanes, dan Yesus adalah saudara sepupu. 

Sebuah tradisi abad kedua (Hegesippus) mengatakan bahwa Klopas adalah saudara dari Yusuf. Maria dari 

Magdala adalah orang yang darinya Yesus mengusir tujuh iblis, dan orang pertama yang dipilihNya untuk 

menampakkan DM setelah kebangkitanNya (lih. 20:1-2; 11-18; Mar 16:1; Luk24:l-10). 



□ "saudara-saudara Yesus" Kita tahu nama-nama dari beberapa saudara tiri Yesus: Yudas,Yakobus (lihat 
Topik Khusus pada 12:17), dan Simon (lih. Mat 13:55; Mar 6:3 dan Luk 2:7). Mereka sebelumnya adalah orang- 
orang tidak percaya (lih. Yoh 7:5), namun sekarang menjadi bagian dari lingkaran dalam para murid. Untuk suatu 
diskusi singkat yang menarik mengenai sejarah dari "keperawanan abadi" Maria, lihat F. F. Bruce, Komentari 
Internasional Baru, Kisah, hal. 44, catatan kaki 47. 



NASKAH NASB (UPDATED): 1:15-26 

15 Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, 
kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata: 16 "Hai saudara-saudara, haruslah genap nas 
Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas, pemimpin orang- 
orang yang menangkap Yesus itu. 17 Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di dalam 
pelayanan ini." 18 — Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh 
tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar. 19 Hal itu diketahui 
oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri "Hakal- 
Dama," artinya Tanah Darah — . 2(l "Sebab ada tertulis dalam kitab Mazmur: Biarlah perkemahannya 
menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya: dan: Biarlah jabatannya diambil orang lain. 
21 Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan 
kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, 22 yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari 
Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan- 
Nya." 23 Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama 
Yustus, dan Matias. 24 Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenai hati 
semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, 25 untuk menerima 
jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar 
baginya." 26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dar 
dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu 



baginya." 2o Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan 



1:15 "Pada hari-hari itu" Secara hurufiah ini adalah "di hari-hari ini" (en tais hemerais) Frasa ini sering 
digunakan dalam pembukaan pasal-pasal (yaitu 1-15) dari Kisah (lih. 1:15; 2:18; 5:37; 6:1; 7:41; 9:37; 11:27; 

22 



13:41). Lukas menggunakan sumber-sumber saksi mata lain. la juga menggunakan "tiap-tiap hari" (kath 
hemeran) sebagai indikator waktu yang umum dan tidak jelas dalam pasal-pasal awal Kisah (cf. 2:46,47; 3:2; 
16:5; 17:11,31; 19:9). Setelah pasal 15 Lukas secara pribadi terkait dengan banyak dari peris tiwa yang ia catat. la 
masih sering memakai "hari", namun tidak sesering penggunaannya dalam frasa-frasa pengungkapan yang tidak 
jelas ini. 

□ "berdirilah Petrus" Petrus secara nyata merupakan juru bicara bagi para Rasul (lih. Mat 16). Ia 
mengkhotbahkan khotbah gerejawi pertamanya setelah kedatangan Roh Kudus (lih. Kis 2) dan khotbah kedua di 
Kis 3. Yesus menampakkan diri pertama-tama kepadanya dalam penampakan pasca kebangkitan (lih. Yoh 21 dan 
I Kor 15:5). Nama Ibraninya adalah "Simeon" (lih. Kis 15:14; II Pet 1:1). Nama ini dieja "Simon" dalam bahasa 
Yunani. Kata "Petrus" adalah kata Yunani (petros) untuk "bongkahan batu." Ini adalah "Kefas" atau "batu" dalam 
Bahasa Aram (lih. Mat 16:18). 

□ "kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya" Frasa ini terletak di dalam kurung dalam naskah Yunani 
UBS 4 (namun tidak dalam ay 18-19). Kelompok ini pasti telah termasuk ke sebelas Rasul, para wanita yang 
mengiringi Yesus, dan para murid lain dari pelayanan khotbah dan kesembuhan Yesus. Angka ini bisa saja 
bersifat simbolik, dikaitkan dengan spekulasi kerabian pada rasio dari pemimpin-anggota (yaitu. 1 banding 10, 
lih. Sanhedrin 1:6). 

1:16 "Kitab Suci" ASemua rjukan pada "Kitab Suci" dalam PB (kecuali II Pet 3:15-16) menunjuk pada PL (mis. 
Mat 5:17-20; II Tim 3:15-17). Perikop ini juga menyatakan ilham dari Roh Kudus (lih. II Pet 1:21) melalui Daud. 
Ini juga mengisyaratkan kanonisasi dari bagian "Tulisan-tulisan" dari Alkitab Ibrani. 

□ "haruslah" Ini adalah dei, yang artinya keharusan. Ini adalah sebuah IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE 
dan menunjuk pada kutipan pertama dalam ay 20. 

Istilah ini adalah khas pemahaman Lukas akan kehidupan Yesus dan gereja mula-mula sebagai perluasan dari 
Firman-firman PL (lih. Luk 18:31-34; 22:37; 24:44). Lukas sering menggunakan istilah ini (lih. Luk 2:49; 4:43 
9:22; 11:42; 12:12; 13:14,16,33; 15:32; 17:25; 18:1; 19:5; 21:9; 22:7,37; 24:7,26,44; Kis 1:16,21; 3:21; 4:12 
5:29; 9:6,16; 14:27; 15:5; 16:30; 17:3; 19:21,36; 20:35; 23:11; 24:19; 25:10,24; 26:9; 27:21,24,26). Kata ini 
berarti "adalah mengikat," "adalah merupakan keharusan," "ini tak terelakkan." Injil dan pertumbuhannya 
bukanlah suatu kejadian kebetulan, namun merupakan rencana yang telah ditetapkan Allah sebelumnya dan 
penggenapan dari Firman PL (penggunaan LXX). 

□ "genap" Ketia seseorang membaca kutipan-kutipan PL ini (ay 20), pengkhianataan Yudas bukanlah maksud 
dari si penulis Mazmur (yaitu Maz 69:25; 109:8). Para Rasul menafsirkan PL dalam terang pengalaman mereka 
dengan Yesus. In disebut penafsiran tipologis (lih. ay 20). Yesus Sendiri mungkin telah menetapkan pola 
pendekatan ini saat Ia berjalan dan berbicara dengan dua orang di jalan ke Emaus (lih. Luk 24:13-35, khususnya 
ay 25-27). Para penafsir Kristen mula-mula melihat keparalelan antara peristiwa-peristiwa PL dan kehidupan serta 
pengajaran Yesus. Mereka melihat Yesus sebagai penggenapan nubuatan dari seluruh PL. Orang percaya 
sekarang harus berhati-hati dengan pendekatan ini! Para peulis PB yang terilhami tersebut ada di bawah suatu 
tingkat pengilhaman dan secara pribadi sangat kenal dekat dengan kehidupan dan pengajaran Yesus. Kita 
meneguhkan kebenaran dan otoritas kesaksian mereka namu tidak boleh mereproduksi metode mereka. 

□ "Yudas" Adalah kemurtadan Yudas, bukan kematiannya, yang menyebabkan pemilihan seorang Rasul 
pengganti. Dalam ay 20b, tindakan Yudas dilihat sebagai penggenapan dari nubuatan. PB tidak mencatat 
pemilihan Rasul lain setelah kematian Yakobus (lih. Kis 12:2). Ada banyak misteri dan tragedi dalam kehidupan 
Yudas. Ia barangkali satu-satunya Rasul yang bukan orang Galilea. Ia dijadikan bendahara dari kelompok 
kerasulan ini (lih. Yoh 12:6). Ia dituduh mencuri uang mereka di sepanjang masa Yesus ada bersama mereka. Ia 
dikatakan sebagai penggenapan nubuatan dan suatu obyek serangan setan. Motifnya tak pernah dinyatakan, 
namun penyesalannya menyebabkan ia mengambil nyawanya sendiri setelah mengembalikan uang suapan itu. 

Ada sedemikian banyak spekulasi tentang Yudas dan motifnya. Ia sering disebutkan dan dijelekkan dalam 
Injil Yohanes (6:71; 12:4; 13:2,26,39; 18:2,3,5). Drama moderen "Jesus Christ Superstar" melukiskannya sebagai 
seorang yang setia namun merasa kecewa, pengikut yang mencoba untuk memaksa Yesus ke dalam penggenapan 

23 



peranan sebagai Mesias Yahudi-yaitu, mendepak orang-orang Romawi, menghukum yang jahat, dan menetapkan 
Yerusalem sebagai ibukota dunia. Namun demikian, Yohanes melukiskan motifnya sebagai tamak dan jahat. 

Persoalan utamanya adalah masalah teologis mengenai kedaulatan Allah dan kehendak bebas manusia. 
Apakah Allah atau Yesus memanipulasi Yudas? Apakah Yudas bertanggung jawab atas perbuatannya bila setan 
mengendalikannya atau Allah telah meprakirakan dan menyebabkannya untuk mengkhianati Yesus? Alkitab 
tidak membahas pertanyaan-pertanyaan ini secara langsung. Allah mengendalikan sejarah; la tahu peristiwa yang 
akan datang, namun umat manusia bertanggung jawab atas pilihan-pilihan dan tindakan-tindakan. Allah adalah 
adil, tidak bersifat manipulatif. 

Ada sebuah buku baru yang mencoba untuk membela Yudas-Yudas Pengkhianat atau Kawan Yesus? oleh 
William Klassen, Fortress Press, 1996. Saya tidak setuju dengan buku ini, namun ini menarik dan merangsang 
pemikiran. 

□ "pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu" Ini adalah kutipan dari komentari saya atas Matius 
26:47-50. 

"Ada banyak diskusi mengenai motivsi Yudas. Haruslah dikatakan bahwa hal ini masih tetap tidak 
jelas. Ciumannya pada Yesus dalam ay 49 bisa (1) merupakan suatu tanda kepada para prajurit bahwa ini 
adalah orang yang hams ditangkap (lih. ay 48); atau (2) memberikan dukungan pada teori moderen 
bahwa ia mencoba untuk memaksa tangan Yesus untuk bertindak, (lih. 27:4). Perikop-perikop Injil 
lainnya menyatakan bahwa ia adalah seorang perampok dan seorang yang tidak percaya sejak semula 
(lih. Yoh 12:6). 

Dari Luk 22:52 kita tahu susunan orang banyak ini. Ada tentara-tentara Romawi yang terlibat karena 
hanya merekalah yang bisa membawa pedang secara sah. Juga, pengawal Bait Suci terlibat karena 
mereka biasanya membawa borgol. Wakil-wakil Sanhedrin juga ada pada saat penangkapan tersebut." 

1:17 Yudas dipilih oleh Yesus, mendengar Yesus berbicara, melihat mujizat-mujizat Yesus, diutus untuk 
menjalankan misi oleh dan bagi Yesus, ada di ruang loteng dan berpartisipasi dalam peristiwa-peristiwa ini, 
namun toh mengkhianati Yesus! 

1:18 

NASB, NKJV, 
NRSV, NJB, 

NIV "lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah" 

TEV "di mana ia jatuh sampai mati dan perutnya terbelah" 

Ada kemungkinan bahwa "jatuh tertelungkup" adalah suatu istilah medis bagi "bengkak" (lih. Moulton dan 
Milligan, Kosakata dari Perjanjian Bahasa Yunani, hal. 535-536), yang ditemukan dalam beberapa terjemahan 
bahasa Inggris (mis. Phillips, Moffatt dan Goodspeed). Untuk suatu diskusi yang bagus dari berbagai versi yang 
berbeda mengenai kematian Yudas (Mat 27:5 vs. Kis 1:18) lihat Kata-kata Keras Alkitab, hal. 511-512. 

□ "Yudas ini telah membeli sebidang tanah" Ayat 18-19 ada dalam tanda kurung (lih. NASB, NKJV, 
NRSV, NJB, NIV). Si penulis menyediakan informasi ini bagi pemahaman para pembacanya. Dari Mat 27:6-8 
kita pelajari bahwa para imamlah yang membeli sebidang tanah ini sebagai penggenapan nubuatan PL (lih. Mat 
27:9). Memang ini adalah uang Yudas, yang oleh para imam dianggap najis dan digunakan untuk membeli 
sebidang tanah untuk penguburan mayat-mayat yang tak diakui/dikenal. Ayat 18-19 memberitahukan pada kita ini 
adalah tanah yang sama tempat Yudas mati. Informasi tentang Yudas ini tidak diulangi di manapun. 

1:19 

NASB, NRSV "Hakaldama, yaitu Tanah Darah" 

NKJV "Hakal-Dama," artinya Tanah Darah" 

TEV "Hakeldama," yang artinya Tanah Darah" 

NJB "Acre Berdarah. . .Hakel-dama@ 

Ini adalah suatu terjemahan Yunano dari sebuah kata bahasa Aram. Selalulah sukar untuk mengubah secara 
seragam dari satu bahasa ke bahasa lain. Meski ejaan Yunaninya bervariasi, artinya dalam bahasa Aram adalah 
"tanah darah." Ini bisa berarti (1) sebidang tanah yang dibeli dengan uang darah (lih. Mat 27:7a); (2) sebidang 

24 



tanah di mana darah ditumpahkan (lih. Kis 1:18); atau (3) sebidang tanah di mana para pembunuh atau orang- 
orang asing dikuburkan (lih. Mat 27:7b). 

1:20 Ini adalah dua kutipan dari Mazmur. Yang pertama adalah Maz 69:25. Aslinya ini bersifat jamak. Ini 
berfungsi sebagai rumusan kutuk yang berkaitan dengan Yudas. Kutipan kedua adalah dari Maz 109:8 (LXX). Ini 
menyediakan contoh nubuatan bagi penggantian Yudas yang didiskusikan dalam ay 21-26. Orang-orang percaya 
moderen tidak dapat meniru metode hermeneutika tipoligis ini karena tak satupun dari kita dalam periode sejarah 
ini yang diilhami. Roh Kudus membimbing para penulis/penyalin Alkitab ini pada suatu tingkatan yang tidak 
dibuatNya bagi orang-orang percaya dikemudian hari. Kita diterangi olehNya namun kita kadang saling tak 
bersetuju. 

□ 

NASB, NKJV, 

NJB "jabatan" 

NRSV "posisi-posisi pengawas" 

TEV "tempat pelayanan" 

Dalam Septuaginta istilah episkope memuat konotasi suatu beban atau pelayanan dari seorang pejabat (lih. 
Bil 4:16; Maz 109:8). Ini digunakan untuk menunjukkan suatu jabatan dalam sistem kantor gereja Katolik 
Romawi, namun dalam bahasa Yunani ini secara sederhana hanyalah istilah kota-negara Yunani untuk pemimpin 
(lih. NIV), sebagaimana penatua (presbuteros) adalah istilah Yahudi bagi pemimpin (cont. Kej 50:7; Kel 3:16,18; 
Bil 11:16,24,25,39; Ul 21:2,3,4,6,19,20 dan lain-lainnya). Oleh karena itu kemungkinan kecuali Yakobus, 
"pengawas" dan "penatua" setelah kematian para Rasul menunjuk pada gembala sidang (lih. Kis 20:17,28; Titus 
1:5,7; Fil 1:1). 

1:21 "harus" Ini adalah kata del (lih. ay 16). Nampaknya Petrus merasa bahwa ke Duabelas Rasul bagaimanapun 
mewakili dua belas suku atau simbolisme yang lain yang tak boleh hilang. 

1:21-22 Ini adalah kualifikasi bagi Kerasulan (Lihat Topik Khusus: Mengutus (apostello) pada 14:4). Perhatikan 
bahwa ini menunjukkan kehadiran orang percaya lain di samping Kedua belas yang mengikut Yesus di sepanjang 
pelayanan duniawiNya. Kriteria ini kedmudian dipakai oleh beberapa orang untuk menolak Kerasulan Paulus. 

Lukas tampaknya mengikut sertakan ke dua ayat ini untuk menunjukkan prioritas dari kesaksian Kerasulan, 
bukan pemilihan dari Matias, yang catatan tentangnya tidak kita dengar lagi. Gereja dan Kitab Suci PB akan 
dibangun di atas kehidupan dan pengajaran Yesus, namun ini diperatarai oleh para saksi mata, saksi otoritatif, 
saksi teologis terpilih, PB. Ini adalah masalah teologis, bukan simbolisme dari "dua belas"! 

TOPIK KHUSUS: ANGKA DUA BELAS 

Dua belas telah selalu merupakan sebuah angka simbolis dari organisasi. 

1 . di luar Alkitab 

a. dua belas tanda Bintang (Zodiac) 

b. dua belas bulan dalam satu tahun 

2. dalam PL 

a. anak-anak Yahub (suku-suku bangsa Yahudi) 

b. dicerminkan dalam 

(1) dua belas tiang altar dalam Kel 24:4 

(2) dua belas batu mulia pada penutup dada imam besar (yang mewakili suku Israel) dalam Kel 
28:21 

(3) dua belas ketul roti dalam ruangan suci dari tabernakel dalam Im 24:5 

(4) dua belas mata-mata yang dikirim ke dalam Kanaan dalam Bil 13 (sati dari riap suku) 

(5) dua belas tongkat (standar kesukuan) pada pemberontakan Korah dalam Bil 17:2 

(6) dua belas batu Yosua dalam Yos 4:3,9,20 

(7) dua belas distrik pemerintahan dalam pemerintahan Salomo dalam I Raj 4:7 

(8) dua belas batu dari mezbah Elia bagi YHWH dalam I Raj 18:31 



25 



3. dalam PB 

a. dua belas rasul dipilih 

b. dua belas bakul roti (satu untuk tiap Rasul) dalam Mat 14:20 

c. dua belas tahta tempat para murid PB duduk (merujuk pada ke 12 suku Israel) dalam Mat 19:28 

d. dua belas pasukan (legiun) malaikat untuk menyelamatkan Yesus dalam Mat 26:53 

e. simbolisme dari Wahyu 

( 1 ) 24 tua-tua pada 24 tahta dalam 4 : 4 

(2) 144,000 (12x12) dalam 7:4; 14:1,3 

(3) Dua belas bin tang pada mahkota wanita itu dalam 12:1 

(4) Dua belas pintu gerbang, dua belas malaikat yang mencerminkan dua belas suku dalam 21:12 

(5) Dua belas batu fondasi dari Yerusalem baru yang padanya tertulis nama-nama dua belas rasul 
dalam 21:14 

(6) Dua belas ribu stadia dalam 21:16 (ukurang kota yang baru, Yerusalem Baru) 

(7) Tembok yang adalah 144 hasta dalam 21:17 

(8) Dua belas gerbang mutiara dalam 21:21 

(9) Pohon-pohon dalam Yerusalem baru dengan dua belas macam buah (satu tiap bulan) dalam 22:2 

1:23 "mengusulkan dua orang" Ada suatu variasi naskah Yunani yang menunjukkan permasalahan teologis 
dalam frasa ini: 

1. estesan ("mereka menetapkan") dalam MSS K, A, B, C, D 1 , E 

2. estesen ("ia menetapkan") dalam MS D dan Agustinus 

Jika nomor satu, ini adalah suatu contoh dari keseluruhan kelompok para murid mengambil suara untuk 
kemungkinan pengganti Yudas (suatu bentuk dari kebijakan kongregasional lih. 15:22), namun jika nomor 2, 
maka ini adalah bukti bagi supremasi Petrus (lih. 15:7-11,14). Sejauh bukti naskah kuno Yunani, susunan kata 
yang pertama adalah pasti (UBS 4 memberi tingkatan "A"). 

□ "Yusuf. . .Matias" Kita tidak tahu apa-apa mengenai orang-orang ini dari PB. Kita harus ingat bahwa Injil- 
injil dan Kisah bukanlah sejarah-sejarah barat, namun tulisan-tulisan teologis terpilih untuk memperkenalkan 
Yesus dan menunjukkan bagaimana beritaNya mempengaruhi dunia. 

1:24 

NASB "yang mengenai hati semua orang" 

NKJV "yang mengenai hati dari semua" 

NRSV "yang mengenai hati tiap orang" 

TEV "Engkau mengenai pikiran setiap orang" 

NJB "Engkau bisa membaca hati setiap orang" 

Ini adalah sebuah kata majemuk, "hati dan mengenai" (lih. 15:8). Ini mencerminkan kebenaran PL (lih. I Sam 
2:7; 16:7; I Raj 8:39; I Taw 28:9; II Taw 6:30; Maz 7:9; 44:21; Ams 15:11; 21:2; Yer 11:20; 17:9-10; 20:12; Luk 
16:15; Kis 1:24; 15:8; Rom 8:27). Allah mengenai kita sepenuhnya dan masih mengasihi kita (lih. Rom 8:27). 

Para murid meneguhkan bahwa YHWH mengenai motif-motif mereka dan juga motif-motif dan kehidupan 
dari kedua calon tersebut. Mereka menginginkan kehendak Allah dalam pemilihan ini (AORIST MIDDLE). 
Yesuslah yang memilih ke Dua belas murid, namun Ia sekatang bersama dengan Bapa. 

TOPIK KHUSUS: HATI 

Istilah Yunani kardia digunakan dalam Septuaginta dan PB untuk mencerminkan istilah Ibrani leb. Kata ini 
digunakan dalam beberapa cara (lih. Bauer, Arndt, Gingrich dan Danker, Ramus Yunani-Inggris, hal. 403-404). 

1. pusat dari kehidupan jasmani, suatu gambaran bagi suatu pribadi (lih. Kis 14:17; II Kor 3:2-3; Yak 5:5) 

2. pusat dari kehidupan rohani (moral) 

a. Allah mengenai hati (lih. Luk 16:15; Rom 8:27; I Kor 14:25; I Tes 2:4; Wah 2:23) 

b. Digunakan untuk kehidupan rohani umat manusia (lih. Mat 15:18-19; 18:35; Rom 6:17; I Tim 1:5; II 
Tim 2:22; I Pet 1:22) 

26 



3. pusat dari kehidupan pemikiran (yaitu intelektual, lih. Mat 13:15; 24:48; Kis 7:23; 16:14; 28:27; Rom 
1:21; 10:6; 16:18; II Kor 4:6; Ef 1:18; 4:18; Yak 1:26; II Pet 1:19; Wah 18:7; hati adalah sinonim dengan 
pikiran dalam II Kor 3:14-15 dan Flp 4:7) 

4. pusat dari keinginan (yaitu kehendak, lih. Kis 5:4; 1 1:23; I Kor 4:5; 7:37; II Kor 9:7) 

5. pusat dari perasaan (lih. Mat 5:28; Kis 2:26,37; 7:54; 21:13; Rom 1:24; II Kor 2:4; 7:3; Ef 6:22; Flp 1:7) 

6. tempat unik dari kegiatan Roh (lih. Rom 5:5; II Kor 1:22; Gal 4:6 [yaitu Kristus dalam hati kita, Ef 3:17]) 

7. Hati adalah suatu cara penggambaran untuk merujuk kepada keseluruhan pribadi (lih. Mat 22:37, 
mengutip Ul 6:5). Pemikiran, motif, dan tindakan yang berkenaan dengan hati mengungkapkan 
sepenuhnya jenis-jenis pribadi. PL memiliki penggunaan yang mengena dari istilah-istilah ini. 

a. Kej 6:6; 8:21, "Allah pilu hatiNya" (J u g a perhatikan Hosea 1 1 :8-9) 

b. Ul 4:29; 6:5, "dengan segenap hati dan segenap jiwa" 

c. Ul 10:16, "hati yang tak bersunat" dan Rom 2:29 

d. Yeh 18:31-32, "suatu hati yang baru" 

e. Yeh 36:26, "suatu hati yang baru" vs. "suatu hati yang keras (membatu)" 



1:25 "tempat yang wajar baginya" Ini adalah suatu eufemisme untuk "kutukan." Setan menggunakannya untuk 
maksud-maksudnya (lih. Luk 22:3; Yoh 13:2; 27), namun Yudas bertanggung jawab atas pilihan-pilihan dan 
tindakan-tindakannya (lih. Gal 6:7). 

1:26 "mereka membuang undi bagi kedua orang itu" Ini memiliki suatu latar belakang PL yang berhubungan 
dengan penggunaan Imam Besar akan Urim dan Tumim dalam Im 16:8, atau kepada pribadi-pribadi yang 
menggunakan jenis metode yang serupa (lih. Am 16:33; 18:18). Para prajurit Romawi juga membuang undi untuk 
pakaian Yesus (lih. Luk 23:34). Namun demikian, ini adalah yang terakhir cara untuk mengetahui kehendak 
Allah ini disebutkan dalam PB. Jika seseorang cenderung kepada pengisolasian naskah, maka metode ini bisa 
menjadi cara normatif untuk membuat keputusan-keputusan rohani, yang akan sangat tidak menguntungkan (mis. 
membuka Alkitab dan mnunjukkan sebuah jari pada satu ayat untuk menentukan kehendak Allah). Orang-orang 
percaya harus hidup oleh iman, bukan oleh cara-cara mekanis menentukan kehendak Allah (mis. bulu domba, lih. 
Hak. 6:17,36-40). 

□ "Matias" Eusebius berkata ia terlibat dalam misi penginjilan dari tujuh puluh orang (lih. Luk 10). Tradisi di 
kemudian menyatakan bahwa ia mati sebagai martir di Etiopia. 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
defmitif. 

1 . Mengapa Yesus tinggal dengan para murid selama 40 hari? 

2. Apakah "Baptisan Roh Kudus" itu? 

3. Mengapa ayat 7 sedemikian penting? 

4. Mengapa kenaikan penting? 

5. Mengapa Petrus merasakan suatu keperluan untuk mengisi tempat Yudas? 

6. Bagaimana Paulus bisa menjadu seorang rasul bila ia tidak menggenapi kualifikasinya? (1 :21-22) 



27 



KISAH 2 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Kedatangan Roh Kudus 


Datangnya Roh Kudus 


Hari Pentakosta 


Kedatangan Roh Kudus 


Pentakosta 


2:1-4 


2:1-4 

Orang Banyak Menanggapi 


2:1-4 




2:1-4 




2:1-4 


2:5-13 


2:5-13 


2:5-13 




2:5-13 




2:5-13 


Pidato Petrus di hari 
Pentakosta 


Khotbah Petrus 


Khotbah Petrus 


Khotbah Petrus 


Pidato Petrus pada Orang 
Banyak 


2:14-21 


2:14-39 


2:14-21 




2:14-21 




2:14-21 


2:22-28 




2:22-28 




2:22-28 




2:22-28 


2:29-36 




2:29-36 




2:29-35 
2:36 




2:29-35 
2:36 






Panggilan untuk Bertobat 






Pertobatan Pertama 


2:37-42 


Sebuah Pertumbuhan Gereja 
yang Vital 

2:40-47 


2:37-42 




2:37 
2:38-39 

2:40-42 




2:37-41 

Pertobatan Orang Kristen 
Mula-mula 


Kehidupan Antar Sesama 
Orang Percaya 








Kehidupan Antar Sesama 
Orang Percaya 


2:42 


2:43-47 




2:43-47 




2:43-47 




2:43 

2:44-45 

2:46-47 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran 
anda akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



28 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:1-4 

^etika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. 2 Tiba-tiba turunlah 
dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; 
3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka 
masing-masing. 4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam 
bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. 



2:1 "Pentakosta" Hari Raya Tahunan Yahudi ini juga disebut "hari Raya Minggu-minggu" (lih. Kel 34:22; Ul 
16:10). Istilah "Pentakosta" berarti "ke lima puluh." Hari raya ini dilakukan lima puluh hari (tujuh minggu) 
setelah Paskah (yaitu penghitungan dari hari kedua dari Hari Raya Roti Tak Beragi). Hari ini di jaman YEsus 
memiliki tiga maksud: (1) peringatan pemberian Hukum kepada Musa (lih. Yobel 1:1); (2) pengucapan syukur 
pada Allah untuk panen; dan (3) suatu persembahan buah-buah sulung (yaitu: suatu tanda kepemilikan YHWH 
atas keseluruhan panen) dari panen biji-bijian. Latar belakang PLnya adalah dalam Kel 23:16-17; 34:22; Im 
23:15-21; Bil 28:26-31 dan Ul 16:9-12. 



□ 




NASB, NRSV 


"telah tiba" 


NKJV 


"telah tiba sepenuhnya" 


TEV 


"tiba" 


NJB 


"datang" 



Secara hurufiah ini adalah "telah dipenuhi." Ini adalah sebuah PRESENT PASSIVE INFINITIVE. Ini 
adalah suatu penunjukan illahi dan penggenapan dari maksud illahi. Digunakan hanya dalam tulisan-tulisan Lukas 
(lih. Luk 8:23; 9:51; di sini; dan suatu penggambaran serupa dalam Luk 2:6). Sejarah manusia dijadwalkan oleh 
YHWH. 

M. R. Vincent, Kajian-kajian Rata, vol. 1, hal. 224, mengingatkan kita bahwa orang Yahudi melihat hari 
sebagai suatu bejana untuk diisi. Waktu dari Pentakosta telah sepenuhnya tiba! Ini juga waktu dari penahbisan 
khusus Allah dari Jaman Roh Kudus, permulaan dari gereja. 

□ "semua orang percaya berkumpul di satu tempat" Frasa ini mengisyaatkan kesatuan baik tempat dan 
pikiran (lih. 1:14). Tidak jelas di mana hal ini berlangsung. Kemungkinan ini di "ruang loteng" (lih. Kis 1:13; 
2:2), namun pada titik tertentu Bait Suci terlibat dalam pengalaman ini (lih. Luk 24:53). 

2:2 "turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras" Dalam keseluruhan bagian ini 
penekanannya adalah pada bunyi, bukanlah angin atau api. Ini serupa dengan Kej 3:8. Dalam PL kata ruah 
digunakan untuk nafas, angin, dan Roh (lih. Yeh 37:9-14); dalam PB pneuma digunakan untuk angin dan Roh 
Kudus (lih. Yoh 3:5-8). Istilah angin di ayat ini adalah pnoe. Kata ini hanya dipakai di sini dan di 17:25. Kata 
pneuma digunakan untuk Roh di ay 4. 

2:3 "lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap" Naskah ini tampaknya menjelaskan suatu 
peristiwa suara dan cahaya. Cahaya seperti api pada mulanya bersatu, namun terpecah menjadi manifestasi- 
manifestasi terpisah dan hinggap di tiap orang percaya. Tiap orang di Ruang Loteng - Para rasul, anggota 
keluarga Yesus, dan para murid - mempunyai konlirmasi yang terlihat mengenai pencantuman hal ini. Gereja 
adalah satu! 

Hari Raya Pentakosta telah berkembang dalam Yudaisme sebagai suatu perayaan atas pemberian Hukum 
pada Musa di Gunung Sinai (kapan tradisi ini berkembang tidak jelas, yang pasti ini sebelum abad kedua M, 
bahkan kemungkinan jauh sebelumnya). Oleh karena itu bunyi angin yang keras dan api tersebut mungkin 
merupakan suatu peringatan akan kedahsyatan YHWH yang turun di Horeb (lih. Kel 19:16). 

Dalam PL api melambangkan (1) kehadiran Tuhan; (2) penghakiman (lih. Yes 66:15-18); atau (3) pemurnian 
(lih. Kel 3:2; Ul 5:4 dan Mat 3:11). Lukas menggunakan analogi untuk mencoba menyatakan suatu kejadian unik 
manifestasi jasmani dari Roh Kudus. Lihat Topik Khusus berikut. 



29 



TOPIK KHUSUS: API 

Api memiliki baik konotasi positif maupun negatif dalam Alkitab. 

A. Positif 

1 . menghangatkan (lih. Yes 44: 1 5 ; Yoh 18:18) 

2. menerangi (lih. Yes 50:11; Mat 25:1-13) 

3. memasak (lih. Kel 12:8; Yes 44:15-16; Yoh 21:9) 

4. memurnikan (lih. Bil 31:22-23; Ams 17:3; Yes 1:25; 6:6-8; Yer 6:29; Mai 3:2-3) 

5. kekudusan (lih. Kej 15:17; Kel 3:2; 19:18; Yeh 1:27; Ibr 12:29) 

6. kepemimpinan Allah (lih. Kel 12:21; Bil 14:14; I Raj 18:24) 

7. pemberian kuasa oleh Allah (lih. Kis 2:3) 

8. perlindungan (lih. Zak 2:5) 

B. Negatif 

1. membakar (lih. Yos 6:24; 8:8; 11:11; Mat 22:7) 

2. menghancurkan (lih. Kej 19:24; Im 10:1-2) 

3. kemarahan (lih. Bil 21:28; Yes 10:16; Zak 12:6) 

4. hukuman (lih. Kej 38:24; Im 20:14; 21:9; Yos 7:15) 

5. tanda eskatologis yang palsu (lih. Wah 13:13) 

C. Murka Allah atas dosa dinyatakan dalam penggambaran api. 

1. murkaNya menyala (lih. Hos 8:5; Zef 3:8) 

2. la mencuahkan api (lih. Nah 1:6) 

3. api kekal (lih. Yer 15:14; 17:4) 

4. penghakiman eskatologis (lih. Mat 3:10; 13:40; Yoh 15:6; II Tes 1:7; II Pet 3:7-10; Wah 8:7; 13:13; 
16:8) 

D. Seperti sedemikian banyaknya penggambaran dalam Alkitab (misalnya, ragi, singa) api dapat menjadi 
suatu berkat atau kutuk tergantung pada konteksnya. 



□ "mereka masing-masing each one of them" Tidak ada perbedaan yang dibuat antara para Rasul atau murid; 
laki-laki atau perempuan (lih. Yoel 2:28-32; Kis 2:16-21). 

2:4 "Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus" "Pemenuhan" bisa berulang (lih. 2:4; 4:8,31; 6:3,5; 7:55; 
9:17; 11:24; 13:9). Ini mengisyaratkan keserupaan dengan Kristus sehari-hari (lih. Ef 5:18 dibanding dengan Kol 
3:16). Ini berbeda dengan baptisan Roh, yang menyatakan pengalaman awal orang atau menggabungan ke dalam 
Kristus (lih. I Kor 12:13; Ef 4:4-5). Pemenuhan ini adalah pemberdayaan rohani bagi pelayanan yang efektif (lih. 
Ef 5:18-20), inilah penginjilan! Lihat catatan pada 3:10. 

□ 

NASB, NKJV "lalu mereka mulai berkata-kata dalam lidah lain" 

NRSV "lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain" 

TEV "berbicara dalam bahasa-bahasa lain" 

NJB "mulai bericara dalam bahasa-bahasa yang berbeda" 

Secara hurufiah ini adalah "lidah-lidah lain" (heterais glossais). Terjemahan "bahasa-bahasa yang lain" 
mencerminkan pemahaman istilah ini berdasarkan konteks ay 6 dan 11. Kemungkinan terjemahan yang lain 
adalah "ucapan-ucapan sukacita," berdasarkan pada I Kor 12-14 dan kemungkinan Kis 2:13. Tidak jelas berapa 
bahasa berbeda yang dibicarakan, namun yang pasti banyak. Jika anda mencoba untuk menambahkan semua 
negara-negara dan wilayah-wilayah dalam ay 9-11 pastilah ini lebih dari dua puluh. Beberapa dari 120 orang 
percaya pasti berbicara bahasa yang sama. 

Allah mengerjakan sesuatu yang unik dan berkuasa untuk mengilhami kelompok kecil laki-laki dan wanita 
yang ketakutan yang menunggu di suatu ruang loteng untuk menjadi proklamator injil yang berani (baik pria dan 
wanita). Berupa apapun tanda awal kedatangan Roh Kudus yang dijanjikan ini, Allah juga menggunakannya 
untuk meneguhkan penerimaanNya akan kelompok-kelompok yang lain (mis. Orang Samaria, perwira-perwira 
tentara Romawi, dan orang orang bukan Yahudi). "Lidah" dalam Kisah selalu merupakan tanda pada orang 

30 



percaya bahwa injil telah mengalahkan satu lagi pembatas etnis dan geografis. Ada suatu perbedaan yang nyata 
antara lidah dari Kisah dan pelayanan Paulus di kemudian hari di Korintus (lih. I Kor 12-14). 

Secara teologis ada kemungkinan bahwa Pentakosta adalah lawan langsung dari menara Babel (lih. Kej 10- 
11). Ketika umat manusia yang memberontak dan angkuh menyatakan kemandirian mereka (yaitu penolakan 
untuk menyebar dan memenuhi bumi), Allah mengimplementasikan kehendakNya dengan penyisipan berbagai 
bahasa. Sekarang, dalam jaman bam Roh, nasionalisme yang menghambat manusia untuk bersatu (yaitu satu 
pemerintahan dunia dari eskaton) bagi orang percaya telah dibalik. Orang Kristen yang bersekutu melampaui 
setiap batasan manusia (yaitu umur, jenis kelamin, kelas, geografis, bahasa) adalah pembalikan dari konsekuensi 
dari Kej 3. 

□ "seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya" Kata kerja ini adalah 
IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE, artinya Roh mulai memberikan pada mereka. Kata "mengatakan" 
(apophtheggomai) adalah sebuah PRESENT PASSIVE (deponent) INFINITIVE. Istilah ini hanya digunakan 
oleh Lukas dalam Kisah (lih. 2:4,14; 26:25). Ini digunakan dalam Septuaginta untuk pembicaraan dari para nabi 
(yaitu pidato-pidato yang diilhami Roh, lih. Ul 32:2; I Taw 25:1; Yeh 13:9,19; Mik 5:11; Zak 10:2). 

Saya lebih suka penafsiran etimologi Yunani Klasik yang berarti "volume yang ditingkatkan" "berbicara 
dengan semangat" atau "bicara pidato dengan nada tinggi." Lukas mengetahui Septuaginta dan dipengaruhi oleh 
terminologinya. Septuaginta adalah Alkitab dari dunia Mediterania dan menjadi Alkitab dari Gereja. 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:5-13 

5 Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong 
langit. 6 Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing- 
masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. 7 Mereka semua tercengang- 
cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? 
8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, 
yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: 'kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, 
Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, 10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang 
berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, "baik orang Yahudi maupun penganut 
agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita 
sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah." 12 Mereka semuanya tercengang- 
cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: "Apakah artinya ini?" 
13 Tetapi orang lain menyindir: "Mereka sedang mabuk oleh anggur manis." 



2:5 "saleh" Istilah ini berarti "memegang sesuatu dengan baik" (lih. LXX Im 15:31; Mik 7:2). Dalam kasus 
Yudaisme abad pertama, ini mengisyaratkan suatu penghormatan kepada Allah dan tradisi-tradisi para Tua-tua 
(yaitu Tradisi Lisan, yang menjadi Talmud). Ini adalah orang-orang alim, agamawi (lih. 8:2; 22:12; Luk 2:25). 
Ini mirip dengan "tak bercela" yang digunakan untuk Nuh dan Ayub. 

□ "dari segala bangsa di bawah kolong langit" Semua laki-laki Yahudi diwajibkan dengan kuat untuk 
menghadiri tiga hari-hari raya tahunan utama (lih. Im 23) di Bait Suci (lih. Ul 16:16). Ada (1) kemungkinan 
peziarah dari segala tempat di wilayah Mediteranian yang telah datang ke Yerusalem untuk Paskah dan tinggal 
sampai Pentakosta atau (2) penduduk-penduduk tetap yang telah pindah dari daerah-daerah di luar Yerusalem (lih. 
penggunaan kata dalam 4:16; 7:24; 9:22,32). 

Ini adalah implikasi teologis yang besar (lih. Mat 28:19-20; Luk 24:47; Kis 1:8). 

2:6 "ketika turun bunyi itu" Ini bisa menunjuk pada (1) bunyi gaduh dari angin ribut (lih. ay 2) atau (2) orang- 
orang percaya yang berbicara dalam berbagai-bagai bahasa (lih. ay 4). 



□ 




NASB, NRSV, 




NJB 


"dibingungkan" 


NKJV 


"bingung" 


TEV 


"bergembira" 



31 



Istilah yang sama ini digunakan dalam Septuaginta dalam Kej 11:7,9, berkaitan dengan kebingungan bahasa 
di Menara Babel. Saya kira Pentakosta adalah pembalikan simbolis dari nasionalisme yang dimulai di Menara 
Babel, pertama dalam penghukuman bagi dosa manusia menolak kehendak Allah untuk menyebar dan kedua 
untuk perlindungan manusia terhadap pemerintah tunggal dunia. Komentari Alkitab Jerome, vol. 2, hal. 172, lebih 
jauh memperkuat pandangan ini dengan penggunaan diamezizo dalam Kis 2:3, yang adalah istilah langka, namun 
juga digunakan dalam Septuagint dari Ul 32:8 untuk penyebaran dari Menara Babel. Orang percaya tidak lagi 
dipisahkan oleh kebangsaan! Lihat catatan pada 9:22. 

□ "berkerumunlah orang banyak" Ini mengisyaratkan bahwa hal ini terjadi dalam wilayah Bait Suci karena 
suatu kumpulan besar orang tidak akan cukup untuk berada di dalam sebuah ruangan loteng yang kecil ataupun di 
jalanan Yerusalem yang sempit. 

□ 8 "Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita 
sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita?" Ini mungkin adalah suatu mujizat pendengaran, 
bukan harus berarti berbicara (lih. ay 8 dan 11). Jika orang banyak ini, semua berbicara suatu bahasa yang 
berlainan, dan berbicara pada saat yang sama, ini justru akan menjadi suatu kebingungan. Ini adalah pembalikan 
teologis dari Menara Babel (lih. Kej 11). 

Ini adlah kata Yunani dialektos (lih ay 8), dari mana kita mendapatkan kata "dialek." Lukas sering 
menggunakan istilah ini dalam Kisah (lih. 1:19; 2:6,8; 21:40; 22:2; 26:14). Kata ini digunakan dalam pengertian 
"bahasa." Namun demikian, dalam konteks ini, mungkin memang dialeklah yang dimaksudkan. Orang-orang 
Yahudi ini mendengar tentang Yesus di dalam dialek-dialek asli mereka. Ini dimaksudkan untuk menjadi sebuah 
tanda yang meneguhkan bagi mereka tentang kebenaran dari berita baru mengenai Allah dan pencakupan 
universalnya! 

2:7, 12 Perhatikan semua perbedaan istilah yang menyatakan emosi-emosi yang tinggi dalam konteks ini. 

1. sunecho, "dibingungkan" (ay 6) 

2. existemi, "tercengang-cengang" (ay 7) 

3. thaumazo, "heran" (ay 7) 

4. diaporeo, "bingung" (ay 12) 

□ '"Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?'" Pertanyaan retoris ini diucapkan 
karena aksen utara mereka (yaitu dialek, lih. Mat 26:73). Kata "bukankah" mencerminkan kata Yunani idou 
(lihatlah), digunakan dua puluh tiga kali dalam Kisah dan Lukas. 

2:9 "Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia" Semua kelompok ini berasal dari daerah Bulan Sabit 
Subur (Mesopotamia), daerah asal dari mana Abraham dipanggil (Ur-Kasdim, lih. Kej 1 1 :28) dan dari mana Israel 
dan Yehuda telah diasingkan (Asyur, Babilonia). 

□ "Yudea" mengapa Yudea disebutkan di antara dua negara lain yang tidak berhubungan? Mengapa 
dicantumkan tanpa ARTICLE, yang menjadikannya tepat secara tata bahasa? Mengapa kenyataan orang Galilea 
berbahasa Aram mengejutkan orang Yudea? Karena pertanyaan-pertanyaan ini banyak yang telah beranggapan 
bahwa suatu kesalahan penyalinan awal telah terjadi dan istilah ini menunjuk pada bangsa lain. 

1. Tertullian, Agustinus - Armenia 

2. Jerome - Syria 

3. Chrysostom, Erasmus - India 

4. untuk beberapa saran moderen, lihat Bruce M. Metzger, Sebuah Komentaru Kenaskahan terhadap 
Perjanjian Baru Bahasa Yunani, hal. 293. 

2:9-10 "Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia" Ini adalah kelompok-kelompok dari Turki 
moderen. 

2:10 "Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene" Ini adalah kelompok-kelompok dari 
Afrika Utara. 

32 



□ "dari Roma" Para pesiarah Yahudi yang bertobat pada kesempatan ini lah yang mungkin telah menjadi asal 
usul dari gereja di Roma. 

□ "penganut agama Yahudi" Ini menunjuk pada orang Bukan Yahudi yang beralih agama kepada Yudaisme 
yang harus (1) melakukan Hukum Musa; (2) yang laki-laki harus disunat; (3) membaptiskan diri di hadapan para 
saksi; dan (4) di mana mungkin mempersembahkan suatu korban di Bait Suci. Mereka hadir di Yerusalem karena 
semua laki-laki Yahudi diwajibkan untuk menghadiri tiga hari raya tahunan utama (lih. Kel 23 dan Im 23). 

2:11 "Kreta" Ini adalah sebuah pulau besar di Laut Tengah dekat dengan Turki. Ini mungkin sebagai sebutan 
kolektif bagi pulau-pulau Aegean. 

□ "Arab" Ini menunjuk pada keturunan Esau. Ada beberaapa banyak suku bangsa Arab tersebar di bagian 
Selatan Timur Dekat. Daftar ini mewakili orang Yahudi dari seluruh dunia yang diketahui di abad pertama. Ini 
mungkin merupakan suatu penggambaran yang serupa dengan tujuh puluh bahasa dunia sebagai suatu simbol 
Yahudi akan seluruh umat manusia (lih. Luk 10). Ide yang sama dinyatakan dalam Ul 32:8 dalam LXX. 

2:12 Para peziarah ini mengakui peristiwa khusus ini sebagai suatu tanda sesuatu yang penting. Petrus 
memanfaatkan waktu ini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan. 

2:13 "Mereka sedang mabuk" Ini adalah sebuah PERIPHRASTIC PERFECT PASSIVE INDICATIVE, yang 
menegaskan bahwa para murid ini telah memabukkan diri mereka sendiri ke dalam suatu tingkat kemabukan dan 
mereka masih dalam keadaan mabuk. 

□ "anggur manis" Satu penjelasan dari situasi ini adalah bahwa para pengikut Yesus ini mabuk (lih. Ef 5:18a). 
Bagaimana kemabukan menerangkan kemampuan bahasa? Saya yakin ada juga suatu atmosfir kegembiraan dan 
sukacita. 

TOPIK KHUSUS: SIKAP ALKITAB TERHADAP ALKOHOL (FERMENTASI) DAN ALKOHOLISME 
(KECANDUAN) 

I. Istilah-istilah Alkitab 

A. Perjanjian Lama 

1. Yayin - Ini adalah istilah umum bagi anggur (BDB 406), yang digunakan 141 kali. Etimologinya 
tidaklah jelas karena kata ini tidak berasal dari akar kata Ibrani. Kata ini selalu berarti sari buah, 
biasanya anggur yang telah difermentasikan. Beberapa ayat yang umum adalah Kej 9:21; Kel 29:40; 
Bil 15:5,10. 

2. Tirosh - Ini adalah "anggur baru" (BDB 440). Karena kondisi iklim di Timur Dekat, fermentasi akan 
mulai segera setelah sari buah berumur enam jam. Istilah ini menunjuk pada anggur yang masih 
dalam proses fermentasi. Untuk beberapa ayat mengenai hal ini, lihat Ul 12:17; 18:4; Yes 62:8-9; 
Hos4:ll. 

3. Asis - Ini jelas-jelas merupakan minuman beralkohol ("anggur manis" BDB 779, mis., Yes 49:26). 

4. Sekar - Inilah istilah bagi "minuman keras" (BDB 1016). Akar kata Ibraninya digunakan dalam kata 
"mabuk" atau "pemabuk". Ada sesuatu yang ditambahkan sehingga menjadikannya lebih 
memabukkan. Kata ini berparalel dengan yayin (lih. Ams 20:1; 31:6; Yes 28:7). 

B. New Testament 

1 . Oinos - padan kata bahasa Yunani bagi yayin 

2. Neos oinos (new wine) - padan kata bahasa Yunani dari tirosh (lih. Mar 2:22) 

3. Gleuchos vinos (sweet wine, asis) - anggur di tahapan awal fermentasi (lih. Kis 2:13). 

II. Penggunaan dalam Alkitab 
A. Perjanjian Lama 

1. Anggur adalah pemberian Allah (Kej 27:28; Maz 104:14-15; Pkh 9:7; Hos 2:8-9; Yoe 2:19,24; Amo 
9:13; Zak 10:7). 



33 



2. Anggur adalah bagian dari persembahan korban (Kel 29:40; Im 23:13; Bil 15:7,10; 28:14; Ul 14:26; 
Hak9:13). 

3. Anggur digunakan sebagai obat (II Sam 16:2; Ams 31:6-7). 

4. Anggur dapat menjadi masalah yang nyata (Nuh- Kej 9:21; Lot- Kej 19:33,35; Simson- Hak 16:19; 
Nabal- I Sam 25:36; Uria- II Sam 11:13; Amon- II Sam 13:28; Elah- I Raj 16:9; Benhadad- I Raj 
20:12; Para penguasa- Amos 6:6; dan Para wanita- Amos 4). 

5. Anggur dapat disalah gunakan (Ams 20:1; 23:29-35; 31:4-5; Yes 5:11,22; 19:14; 28:7-8; Hos 4:11). 

6. Anggur terlarang bagi kelompok tertentu (Imam-imam yang bertugas, Im 10:9; Yeh 44:21; Orang 
bernazar, Bil 6; dan Penguasa, Ams 31:4-5; Yes 56:11-12; Hos 7:5). 

7. Anggur igunakan dalam suatu latar belakang eskatologis (Amos 9:13; Yoel 3:18; Zak 9:17). 

B. AntarKitab 

1. Anggur yang secukupnya sangat membantu (Ecclesiasticus 31 :27-30). 

2. Para rabi berkata, "Anggur adalah yang terbaik di antara segala obat, dimana ada kelangkaan anggur, 
maka baru obat diperlukan" (BB 58b). 

C. Perjanjian Baru 

1. Yesus mengubah sejumlah besar air menjadi anggur (Yoh 2:1-11). 

2. Yesus minum anggur (Mat 11:18-19; Luk 7:33-34; 22:17fl). 

3. Petus dituduh mabuk oleh anggur baru pada hari Pentakosta (Kis 2:13). 

4. Anggur dapat digunakan sebagai obat (Mar 15:23; Luk 10:34; I Tim 5:23). 

5. Para pemimpin tak boleh menyalah gunakannya. Ini tidak berarti tidak boleh meminumnya. (I Tim 
3:3,8; Titus 1:7; 2:3; I Pet 4:3). 

6. Anggur yang digunakan dalam latar belakang eskatologis (Mat 22: Iff; Wah 19:9). 

7. Kemabukan disesalkan (Mat 24:49; Luk 11:45; 21:34; I Kor 5:11-13; 6:10; Gal 5:21; I Pet 4:3; Rom 
13:13-14). 

III. Wawasan Teologis 

A. Ketegangan Dialektis 

1 . Anggur adalah pemberian Allah 

2. Kemabukan adalah masalah yang utama. 

3. Prang percaya dalam beberapa kebudayaan hams membatasi kebebasan mereka demi Injil (Mat 15:1- 
20; Mar 7:1- 23; I Kor 8-10; Rom 14:1-15:13). 

B . Kecenderungan untuk melampaui batas-batas yang telah ditetapkan 

1. Allah adaah sumber dari segala yang baik (penciptaan adalah "sangat baik," Kej 1:31). 

2. Umat manusia yang jatuh telah menyalah-gunakan semua pemberian Allah dengan membawanya 
melampaui batas yang telah ditetapkan Allah. 

C. Penyalah-gunaan itu adalah di dalam kita , bukan dalam bendanya. Tak ada yang jahat dalam ciptaan 
jasmani (lih. Mar 7:18-23; Rom 14:14,20; I Kor 10:25-26; I Tim 4:4; Titus 1:15). 

IV. Kebudayaan Yahudi Abad Pertama dan Fermentasi 

A. Fermentasi mulai sangat cepat, kira-kira 6 jam setelah anggur diperas khususnya dalam iklim panas dan 
dengan kondisi tidak sehat. 

B. Tradisi Yahudi mengatakan bahwa ketika sedikit busa nampak di permukaan (tanda fermentasi), ini 
terhitung sebagi persepuluhan-anggur (Ma aseroth 1:7). Ini disebut "anggur baru" atau "anggur manis". 

C. Fermentasi utama yang paling keras dan membahayakan diselesaikan dalam satu minggu. 

D. Fermentasi sekundernya memakan waktu 40 hari. Pada tahapan ini anggur ini dianggap "anggur tua" dan 
bisa dipersembahkan di mezbah. (Edhuyyoth 6:1). 

E. Anggur yang telah didiamlan pada tempat teduh (anggur tua) dianggap baik, namun ini harus disaring 
baik-baik sebelum digunakan. 

F. Anggur dianggap cukup umur biasanya setelah satu tahun fermentasi. Tiga tahun adalah periode terlama 
suatu anggur dapat disimpan dengan baik. Ini disebut "anggur tua" dan harus dicairkan dengan air. 

G. Hanya dalam 100 tahun terakhir dengan lingkungan yang steril dan adanya tambahan bahan kimia proses 
fermentasi bisa ditunda. Dunia kuno tidak bisa menghentikan proses fermentasi alamiah ini. 

34 



V. Pernyataan-pernyataan Penutup 

A. Yakini bahwa pengalaman, teologia, dan penafsiran alkitab anda tidak mengurangi nilai dari Yesus dan 
budaya Yahudi/Kristen abad pertama! Mereka secara nyata bukanlah pihak yang sepenuhnya berpantang. 

B. Saya tidak menasehatkan penggunaan alkohol untuk sosialisasi. Namun demikian, banyak orang telah 
menyatakan dengan berlebihan posisi Alkitab dalam pokok bahasan ini dan sekarang mengaklaim 
memiliki kerohanian yang lebih tinggi berdasarkan suatu kerancuan budaya/denominasional. 

C. Bagi saya, Romal4:l-15:13 dan I Korintus 8-10 telah menyediakan wawasan dan pedoman berdasarkan 
kasih dan hormat bagi sesama orang percaya dan penyebaran injil dalam setiap budaya, bukan kebebasan 
pribadi maupun kritik yang menghakimi. Jika Alkitab ialah satu-satunya sumber bagi iman dan 
perbuatan, maka mungkin kita harus semuanya memikirkan kembali masalah ini. 

D. Jika kitta mendorong penolakan total sebagai kehendak Allah, apa yang kita bisa isyaratkan mengenai 
Yesus dan juga budaya-bidaya modern yang secara teratur menggunakan anggur (misal, Eropa, Israel, 
Argentina)? 



NASKAH NASB (UPDATED): 2: 14-21 

14 Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata 
kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan 
camkanlah perkataanku ini. ''Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru 
pukul sembilan, 16 tetapi itulah yang diflrmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoel: 17 Akan terjadi 

PADA HARI-HARI TERAKHIR — DEMIKIANLAH FIRMAN ALLAH — BAHWA AKU ARAN MENCURAHKAN ROH-KU 
KE ATAS SEMUA MANUSIA; MAKA ANAK-ANAKMU LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN ARAN BERNUBUAT, DAN 
TERUNA-TERUNAMU ARAN MENDAPAT PENGLIHATAN-PENGLIHATAN, DAN ORANG-ORANGMU YANG TUA 
ARAN MENDAPAT MIMPI. 18 JUGA KE ATAS HAMBA-HAMBA-KU LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN ARAN 
KUCURAHKAN ROH-KU PADA HARI-HARI ITU DAN MEREKA ARAN BERNUBUAT. 19 DAN AKU AKAN 
MENGADAKAN MUJIZAT-MUJIZAT DI ATAS, DI LANGIT DAN TANDA-TANDA DI BAWAH, DI BUMI: DARAH DAN 
API DAN GUMPALAN-GUMPALAN ASAP. 2 °MATAHARI AKAN BERUBAH MENJADI GELAP GULITA DAN BULAN 
MENJADI DARAH SEBELUM DATANGNYA HARI TUHAN, HARI YANG BESAR DAN MULIA ITU. 21 DAN 
BARANGSIAPA YANG BERSERU KEPADA NAMA TUHAN AKAN DISELAMATKAN. 



2:14 "Petrus" Coba pikirkan, dari semua murid, Petrus adalah yang pertama mengkhotbahkan khotbah Kristen! 
Orang yang menyangkal mengenai Yesus tiga kali (lih. Luk 23)! Petrus berubah dari pengecut dan sikap 
menyangkal menjadi berani dan wawasan kerohanian adalah satu bukti lain bahwa jaman Roh telah terbit dengan 
kuasa yang mengubah kehidupan. Ini adalah khotbah pertama yang dicatat di Kisah. Ini mununjukkan pada kita 
isi dan penekanan dari khotbah dari pra Rasul. Khotbah-khotbah kerasulan ini membentuk suatu bagian yang 
penting dari Kisah. 

TOPIK KHUSUS: KERIGMA DARI GEREJA MULA-MULA 

A. Janji Allah yang dibuat dalam Perjanjian lama sekarang telah digenapi dengan kedatangan Yesus, sang 
Mesias. (Kis 2:30; 3:19,24; 10:43; 26:6-7,22; Rom 1:2-4; I Tim 3:16; Heb 1:1-2; I Pet 1:10-12; 2 Pet 
1:18-19). 

B. Yesus diurapi sebagai Mesias oleh Allah pada saat Ia dibaptis (Kis 10:38). 

C. Yesus memulai pelayanaNya di Galilea setelah Ia dibaptis (Kis 10:37) 

D. PelayananNya bercirikan dengan berbuat baik dan mengadakan mujizat dengan kuasa yang dari Allah 
(Mar 10:45; Kis 2:22; 10:38) 

E. Mesias mati di salib sesuai dengan maksud tujuan dari Allah (Mar 10:45; Yoh 3:16; Kis 2:23; 3:13-15,18; 
4:11; 10:39; 26:23; Rom 8:34; I Kor 1:17-18; 15:3; Gal 1:4; Ibr 1:3; I Pet 1:2,19; 3:18; I Yoh 4:10). 

F. Ia dibangkitkan dari kematian dan menampakkan diri kepada murid-muridNya (Kis 2:24,31-32; 3:15,26; 
10:40-41; 17:31; 26:23; Rom. 8:34; 10:9; I Kor. 15:4-7, 12a; I Tes. 1:10; I Tim. 3:16; I Pet 1:2; 3:18,21). 

G. Yesus ditinggikan oleh Allah dan diberi nama "Tuhan" (Kis 2:25-29,33-36; 3:13; 10:36; Rom. 8:34; 10:9; 
I Tim. 3:16; Ibr. 1:3; I Pet 3:22). 

35 



H. la memberikan Roh Kudus untuk membentuk masyarakat baru dari Tuhan. (Kis 1:8; 2:14-18,38-39; 

10:44-47; I Pet 1:12). 
I. la akan datang kembali unuk mengadili dan memulihkan segala sesuatu. (Kis 3:20-21; 10:42; 17:31; I 

Kor. 15:20-28; I Tes. 1:10). 
J. Semua yang mendengar berita injil hams bertobat dan dibaptiskan. (Kis 2:21,38; 3:19; 10:43,47-48; 

17:30; 26:20; Rom. 1:17; 10:9; I Pet 3:21). 
Skema ini berfungsi sebagai proklamasi yang hakiki dari gereja mula-mula, walau penulis-penulis Perjanjian 
Baru lain mungkin meninggalkan satu bagian dan menekankan bagian lain dalam khotbah mereka. Keseluruhan 
Injil markus secara dekat mengikuti aspek pengaruh Petrus dari kerigma. Markus secara tradsional dipandang 
sebagai penstrukturan dari khotbah-khotbah Petrus, yang dikhotbahkan di Roma, kedalam Injil tertulis. Baik 
Matius dan Lukas mengikuti struktur dasar Markus. 

□ "dengan kesebelas rasul itu" Ini menunjukkan dua hal: (1) Petrus adalah juru bicara, namun masih 
merupakan bagian dari kelompok Kerasulan. la tidak berbicara sendiri atau dengan kekuasaannya sendiri. Roh 
berbicara secara unik melalui keseluruhan kelompok terpanggil, saksi mata ini dan (2) Matias, walau kita tdak 
tahu apa apa tentang pelayanannya, telah secara resmi menjadi bagian dari kelompok Kerasulan ini. 

□ "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem" Orang-orang yang dituju di sini 
sepertinya berbeda dengan para peziarah yang dinyatakan berdasarkan kebangsaan di ay 7-1 1. 

□ "ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini" Kedua kata ini adalah IMPERATIVE. Yang pertama adalah 
sebuah PRESENT ACTIVE dan yang kedua suatu AORIST MIDDLE (deponent). Petrus menginginkan 
perhatuan terpusat dari mereka. 

Frasa ini tampaknya adalah ungkapan Semitik. Ini digunakan dua kali untuk mengantar khotbah Petrus (lih. 
2:14; 4:10) dan dua kali dengan Paulus (lih. 13:38; 28:28). Lukas adalah seorang non Yahudi yang beralih agama 
sebagai orang dewasa. Sisa dari ungkapan Semitik ini menunjukkan bahwa Lukas tidak menciptakan khotbah- 
khotbah di Kisah untuk maksud-maksud teologisnya sendiri, namun dengan setia merangkum sumber-sumbernya. 

2:15 "orang-orang ini tidak mabuk" Petrus, menanggapi tuduhan di ay 13, mengatakan bahwa terlalu dini 
saatnya bagi orang Yahudi Ortodoks untuk minum anggur. Ini mengikuti penafsiran kerabian atas Kel 16:8 (lih. 
E. M. Blaiklock , Kumpulan Komentari PB Tyndale, Kisah, hal. 58). 

□ "pukul sembilan ("jam ke tiga" dalam NASB)" Ini adalah jam 9:00 pagi. Ini merupakan waktu korban 
harian pagi di Bait Suci. Ini telah menjadi suatu waktu doa khusus bagi orang Yahudi. "Jam yang ketiga" adalah 
indikator waktu Yahudi. Para penulis PB (khususnya Yohanes) menggunakan indikator-indikator waktu baik 
Yahudi maupun Romawi. 

2:16 "itulah yang diflrmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoel" Ini adalah suatu kutipan dari Yoel 2:28- 
32 dari Septuaginta. Yesus Sendirilah mungkin yang telah menjadi sumber untuk mengenali bahwa perikop 
nubuatan ini telah digenapi (lih. Lukas 24:27). 

2:17 "'PADA HARI-HARI TERAKHIR'" Ini kemungkinan adalah pengubahan naskah Septuaginta oleh Lukas. 
Dalam PL frasa ini merujuk pada hari terakhir dan kedatangan dari Jaman keMesiasan. Dalam PB "hari terakhir" 
meujuk pada ketumpang tindihan dua Jaman Yahudi. Jaman Baru dimulai pada inkarnasi Yesus di Betlehem dan 
akan berakhir pada saat KedatanganNya yang Kedua. Kita hidup dalam ketegangan antara "yang sudah" dan 
"yang belum" dari Kerajaan Allah. Lihat Topik Khusus berikut. 

TOPIK KHUSUS: ZAMAN INI DAN ZAMAN YANG AKAN DATANG 

Para nabi PL melihat masa depan melalui kepanjangan dari sekarang. Bagi mereka masa depan adalah suatu 
pemulihan Israel geografis, Padahal, bahkan mereka telah melihat hari baru. (lih. Yes 65:17; 66:22). 



36 



Dengan penolakan secara sengaja yang terus menerus terhadap YHWH oleh keturunan Abraham (bahkan setelah 
pembuangan) suatu paradigma baru berkembang dalam tulisan-tulisan perwahyuan Yahudi di antara dua 
perjanjian (yaitu, I Henokh, IV Ezra, II Barukh). Tulisan-tulisan ini mulai membedakan antara dua jaman: jaman 
jahat sekarang yang didominasi oleh setan dan jaman kebenaran yang akan datang yang didominasi oleh Roh dan 
diresmikan oleh Mesias (seringkali seorang ksatriaperkasa). 

Dalam bidang teologia ini (eskatologi) adasuatu perlembangan yang nyata. Para teolog menyebutnya 
"perwahyuan progresif." PB meneguhkan realita kosmik dua jaman yang baru ini (yaitu, dualisme sementara): 
Yesus Paulus lb rani 

Matius 12:32 Roma 12:2 1:2 

Matius 13:22 & 29 I Kor 1:20; 2:6,8; 3:18 6:5 

Markus 10:30 II Kor 4:4 11:3 

Lukas 16:8 Galatia 1:4 

Lukas 18:30 Ef 1:21; 2:1,7; 6:12 

Lukas 20:34-35 I Tim 6:17 

II Tim 4:10 
Titus 2:12 
Dalam teologia PB keduazaman Yahudi ini telah saling bertumpang tindih karena prakiraan yang tak terduga dan 
terabaikan mengenai dua kedatangan dari Mesias. Inkarnasi Yesus menggenapi nubuatan-nubuatan PL mengenai 
peresmian dari zaman baru. Namun demikian, PL juga melihat kedatanganNya sebagai Hakim dan Penakluk, 
namun la datang pertama-tama sebagai Hamba yang Menderita (lih. Yes 53), rendah hati dan lemah lembut (lih. 
Zak 9:9). la akan kembali berkuasa tepat seperti diprakirakan PL (lih. Wah 19). Penggenapan dua tahap ini 
menyebabkan Kerajaan menjadi ada sekarang (diresmikan), namun di masa depan (belum disempurnakan 
sepenuhnya). Inilah ketegangan yang sudah namun belum dari PB ! 



□ "demikianlah firman Allah" Codex Bazae, MS D, mempunyai kurios (Lord). Apakah Kurios menunjuk 
pada YHWH PL atau pada Yesus, sang Mesias? Sangatlh mungkin bahwa Theos (Allah) adalah suatu upaya si 
penyalin untuk menjernihkan si pembicara. 

□ "AKU AKAN MENCURAHKAN ROH-KU KE ATAS SEMUA MANUSIA" Catat elemen universalnya (lih. ay 39). 
Semuruh batasan-batasan tradisional lama runtuh dalam Kristus (lih. I Kor 12:13; Gal 3:28; Ef 3:6; Kol 3:11). 
Walaupun tak ada perbeaan Yahudi-Bukan Yahudi disebutkan dalam Yoel 2, perhatikan ay 38, yang 
mengisyaratkan tak adanya perbedaan. YHWH membagika RohNya kepada semua manusia yang diciptakan 
dalam gambarNya (secara hurufiah, "semua daging"), yang ditegaskan dalam Kej 1:26-27. 

□ '"ANAK-ANAKMU LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN AKAN BERNUBUAT... LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN AKAN 
KUCURAHKAN ROH-Ku'" Perhatikan bahwa tak ada pembedaan atas dasar jenis kelamin. 

TOPIK KHUSUS: WANITA-WANITA DALAM ALKITAB 

I. Perjanjian Lama 

A Secara Adat Istiadat , wanita dianggap sbagai suatu harta milik. 

1 . dicakup dalam daftar milik (Kel 20: 17) 

2. perlakuan terhadap budak wanita (Kel 21:7-11) 

3. sumpah wanita bisa dibatalkan oleh laki-laki yang bertanggung jawab social (Bil 30) 

4. wanita sebagai tawanan perang (Ul 20:10-14; 21:10-14) 
B . Dalam praktek terdapat suatu kebersamaan 

1 . laki-laki dan perempuan diciptakan dalam gambar Allah (Kejadian 1 : 26-27) 

2. hormatilah ibu dan bapamu (Keluaran 20:12 [Ul 5:16]) 

3. hormatilah ibu dan bapamu (Imamat 19:3; 20:9) 

4. laki-laki dan perempuan dapat bernazar menjadi nazir (Bilangan 6:1-2) 



37 



5 . anak perempuan mendapatkan hak waris (Bilangan 27 : 1 - 1 1 ) 

6. bagian dari umat perjanjian (Ulangan 29:10-12) 

7. memperhatikan didikan ayah dan ibu (Amsal 1:8; 6:20) 

8. anak-anak Heman (keluarga Lewi) memimpin musik di Bait Allah (I Tawarikh 25:5-6) 

9. anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat di jaman baru (Yoel 2:28-29) 
C. Wanita dalam peranan sebagai pemimpin. 

1. Saudara perempuan Musa, Miryam, disebut sebagai seorang nabiah (Keluaran 15:20-21) 

2. Wanita-wanita yang dikaruniai Allah untuk membangun Tabernakel (Keluaran 35:25-26) 

3. Debora, seorang nabiah, (lih. Hak 4:4), memimpin semua suku (Hak 4:4-5; 5:7) 

4. Hulda adalah seorang nabiah yang dipanggil Raja Yosia untuk membaca dan menafsirkan "Kitab 
Hukum" yang baru saja ditemukan (II Raj 22:14; II Taw 34:22-27) 

5. Ruth, seorang wanita yang saleh, adalah nenek moyang Daud. 

6. Ratu Ester, wanita yang saleh, menyelamatkan orang Yahudi di Persia 

II. Perjanjian Baru 

A. Secara adat, wanita, baik dalam dunia Yudaisme dan Yunani Romawi dianggap sebagai warga kelas dua 
dengan hanya memiliki sedikit hak atau keistimewaan (kecuali Makedonia). 

B . Wanita-wanita yang berperan sebagai pemimpin 

1 . Elisabeth dan Maria, wanita-wanita saleh, menyediakan diri bagi Allah (Lukas 1 -2) 

2. Hanna, wanita saleh, melayani di Bait Allah (Lukas 2:36) 

3. Lidia, orang percaya dan pemimpin dari sebuah gereja rumah tangga (Kisah 16:14,40) 

4. Empat anak perempuan Filipus adalah para nabiah (Kis 21:8-9) 

5. Febe, diaken wanita dari gereja di Kenkrea (Rom 16:1) 

6. Priska (Priskila), rekan sekerja Paulus dan guru dari Apollos (Kis 18:26; Rom 16:3) 

7. Maria, Trifena, Trifosa, Persis, Yulia, Saudara perempuan Nereus, beberapa wanita kawan sekerja Paulus 
(Rom 16:6-16) 

8. Yunia (KJV), kemungkinan adalah rasul wanita (Rom 16:7) 

9. Euodia dan Sintikhe, rekan sekerja Paulus (Flp 4:2-3) 

III. Bagaimana orang-orang percaya moderen menyeimbangkan contoh-contoh alkitabiah yang beragam ini? 

A. Bagaimana seseorang bisa memisahkan kebenaran-kebenaran historis atau budaya, yang hanya berlaku pada 
konteks aslinya, dari kebenaran-kebenaran kekal yang memenuhi syarat bagi seemua gereja, semua orang 
percaya di segala jaman? 

1. Kita harus mengambil maksud dari si penulis asli yang mendapatkan ilham secara sangat serius. Alkitab 
adalah Firman Allah dan satu-satunya sumber bagi iman dan perbuatan. 

2. Kita harus berurusan dengan naska-naskah yang terilhami, yang secara nyata sangat terkait dengan 
kesejarahannya. 

a. kultus (yaitu. upacara dan liturgi) dari Israel (lih. Kis 15; Gal 3) 

b. Yudaisme abad pertama 

c. pernyataan Paulus yang nyata-nyata terkait dengan kesejarahan dalam I Korintus 

(1) system perundangan dari bagsa kalir Romawi (I Korintus 6) 

(2) tetap menjadi budak (I Kor 7:20-24) 

(3) pembujangan (I Kor 7:1-35) 

(4) keperawanan (I Kor 7:36-38) 

(5) makanan yang dipersembahkan pada berhala (I Kor 10:23-33) 

(6) tindakan yang tidak layak pada perjamuan Tuhan (I Korintus 1 1 ) 

3. Allah sepenuhnya dan secara jelas menunjukkan DiriNya kepada suatu budaya tertentu, di suatu hari 
tertentu. Kita haris menganggap serius perwahyuan ini, namun tidak setiap aspek akomodasi historisnya. 
Firman Allah ditulis dalam kata-kataNya sendiri yang disampaikan pada suatu budaya tertentu di waktu 
tertentu. 



38 



B. Penafsiran Alkitabiah hams mencari maksud asli si penulis. Apa yang dikatakannya pada jamannya? Hal 
inilah yang mendasar dan sangat menentukan bagi suatu penafsiran yang tepat. Namun lalu kita hams 
menerapkannya ke jaman kita. Sekarang, di sinilah permasalahannya dengan wanita dalam kepemimpinan 
(masalah penafsiran sesungguhnya mungkin adalah pendefinisian istilahnya). Apakah lebih banyak pelayan 
daripada gembala sidang yang dipandang sebagai pemimpin? Apakah diaken wanita (lih. Rom 16:1) 
dipandang sebagai pemimpin-pemimpin? Cukup jelas, bahwaPaulus, dalam I Kor 14:34-35 dan I Tim 2:9-15, 
sedang menegaskan bahwa wanita tidak seharusnya memimpin dalam penyembahan secara umum! Tetapi 
bagaimana saya hams menerapkannya sekarang? Saya tidak ingin budaya Paulus atau budaya saya 
membungkam Firman dan kehendak Allah. Kemungkinan jaman Paulus terlalu bersifat membatasi, namun 
juga jaman saya sekarang mungkin terlalu terbuka. Saya sangat merasa tidak nyaman untuk mengatakan 
bahwa kata-kata dan pengajaran Paulus adalah kebenaran yang bersifat kondisional, abad pertama, situasi dan 
kondisi lokal. Siapakah saya ini hingga saya hams membiarkan pikiran saya atau budaya saya menegatifkan 
seorang peulis yang berilham? ! 

Namun demikian apa yang hams saya lakukan apabila ada contoh-contoh alkitabiah mengenai pemimpin 
wanita (bahkan di tulisan Paulus, lih. Rom 16)? Sebuah contoh yang baik dari hal ini ialah diskusi Paulus 
mengenai ibadah umum dalam I Korintus 11-14. Dalam 11:5 ia nampaknya mengijinkan wanita untuk 
berkhotbah dan berdoa dalam ibadah umum jika kepala mereka dikerudungi, namun dalam 14:34-35 ia 
menuntut bahwa mereka tetap berdiam saja! Padahal ada diaken wanita (lih. Rom 16:1) dan nabiah-nabiah 
(lih. Kis 21:9). Keberagaman inilah yang mengijinkan kepada saya kemerdekaan untuk mengidentifikasi 
komentar Paulus (yang berkaitan dengan pembatasan pada wanita) terbatas hanya untuk abad pertama di 
Korintus dan Efesus saja. Di ke dua gereja tersebut ada permasalahan dengan wanita-wanita yang 
melaksanakan kemerdekaan yang bam diperolehnya (lihat Bmce Minter, Korintus Setelah Ditinggalkan 
Paulus), yang dapat menyebabkan kesulitan bagi gereja mereka untuk menjangkau masyarakat mereka bagi 
Kristus. Kemerdekaan mereka hams dibatasi sehingga injil dapat menjadi lebih efektif. 

Jaman saya adalah lawan dari jaman Paulus. Di jaman saya injil akan menjadi terbatas jika para wanita 
yang lugas dan terlatih tidak diijinkan untuk memberitakannya, tak diijinkan memimpin! Apakah tujuan akhir 
dari ibadah umum? Bukankah penginjilan dan pemuridan? Dapatkah Allah dihormati dan disenangkan 
dengan para pemimpin wanita? Alkitab secara keseluruhan nampaknya berkata "Ya"! 

Saya ingin tunduk pada Paulus; teologia saya terutama juga aliran Paulus. Saya tidak ingin terlalu 
dipengaruhi atau di manipulir oleh aliran feminisme moderen! Namun demikian, saya merasa bahwa gereja 
masih sangat lambat untuk menanggapi kebenaran-kebenaran alkitabiah yang nyata, seperti ketidak pantasan 
perbudakan, rasialisme, fanatisme dan diskriminasi berdasar jenis kelamin. Gereja juga masih sangat lambat 
untuk menganggapi secara tepat terhadapa masalah pelecehan wanita dalam dunia moderen ini. Allah dalam 
Kristus memerdekakan budak dan wanita. Saya dengan berani tidak akan membiarkan suatu naskah yang 
teikat budaya membelenggu mereka kembali. 

Satu hal lagi: sebagai seorang penafsir saya mengetahui bahwa Korintus adalah gereja yang sangat kacau. 
Kamnia-kamnia rohani diungkit-ungkit dan di pamer-pamerkan. Para wanita barangkali terikut dengan hal 
ini. Saya juga percaya bahwa Efesus sedang dipengaruhi oleh guru- gum palsu yang mengambil keuntungan 
atas para wanita dan menggunakan mereka sebagai pengganti-pengganti pembicara dalam gereja-gereja 
rumah tangga di Efesus (lih. I & II Timotius). 

C. Saran bagi pembacaan selanjutnya 

1. Bagaimana Membaca Alkitab Untuk Mendapatkan Semua Manfaatnya oleh Gordon Fee dan Doug Stuart 
(hal. 61-77) 

2. Injil dan Roh: Permasalahan dalam Hermeneutik Perjanjian Baru oleh Gordon Fee 

3. Kata-kata Keras dalam Alkitab oleh Walter C. Kaiser, Peter H. Davids, F. F. Bmce dan Manfred T. 
Branch (hal. 613-616; 665-667) 



39 



□ "nubuat" Setidaknya ada dua cara untuk memahami istilah ini: (1) dalam surat-surat Korintus istilah ini 
menunjuk pada membagikan atau memproklamirkan injil (lih. 14:1; Kis 2:17); (2) kitab Kisah menyebut para 
nabi (lih. 12:27; 13:1; 15:32; 22:10, bahkan nabiah, 21:9), yang meramalkan masa yang akan datang. 

Permasalahan dengan istilah ini adalah, bagaimana karunia nubuat PB berhubungan dengan para nabi PL? 
Dalam PL para nabi adalah para penulis Kitab Suci. Dalam PB tugas ini diberikan kepada ke dua belas Rasul 
yang mula-mula dan para pembantu mereka. Sebagaimana istilah "rasul" dipertahankan sebagai karunia yang 
terus berlangsung (lih. Ef 4:11), hanya dengan suatu perubahan tugas setelah kematian dari Dua belas Rasul, 
demikian pula dengan nabi. Pengilhaman telah berhenti, tak ada lagi Kitab Suci yang diilhami (lih. Yud 3,20). 
Tugas utama para nabi Perjanjian Baru adalah pemroklamasian Injil, namun juga suatu tugas berbeda, 
kemungkinan adalah bagaimana menerapkan kebenaran-kebenaran PB kepada situasi-situasi dan kebutuhan- 
kebutuhan sekarang. 

□ '"TERUNA-TERUNA. . .ORANG-ORANG... YANG TUA '" Perhatian tiadanya pembedaan usia. 

2:18 '"JUGA KE ATAS HAMBA-HAMBAKU'" Perhatikan bahwa tidak ada diskriminasi sosiekonomis. Petrus telah 
menambahkan istilah "nubuat" kepada nubuatan Yoel. Ini tidak ada dalam naskah Ibrani Masoretis ataupun 
Septuaginta Yunani, namun diisyaratkan dalam ay 17. 

2:19-20 Bahasa apokaliptis ini, yang nyata karena Petrus menegaskan bahwa ini telah digenapi, namun tak 
satupun fenmena alamiah yang khusus ini terjadi, kecuali kemungkinan kegelapan saat Yesus di kayu salib. Ini 
berbicara dalam bahasa kiasan mengenai kedatangan Sang Pencipta dan Hakim. Dalam PL kedatanganNya bisa 
untuk pemberkatan atau penghakiman. Semua makhluk ciptaan bergetar atas pendekatanNya (lih. Yes 13:6 dst 
dan Amos 5:18-20). Dalam nubuatan PL tak ada pembedaan nyata antara Inkarnasi (kedatangan pertama) dan 
Parousia (kedatangan kedua). Orang Yahudi mengharapkan hanya satu kedatangan dan ini sebagai Hakim/Juru 
Selamat yang berkuasa. Sebuah buku yang sangat membantu tentang bahasa apokaliptis adalah D. Brent Sandy, 
Mata Bajak dan Penajaman Kait: Memikirkan Kembali Bahasa Nubuatan dan Apokaliptis. 

TOPIK KHUSUS: SASTRA APOKALIPTIS 

(Topik Khusus ini diambil dari komentari saya akan Wahyu.) 

Wahyu adalah sebuah jenis sastra Yahudi yang unik, apokaliptis. Ini sering digunakan dalam saat-saat penuh 
ketegangan untuk menyatakan keyaknan bahwa Allah memegangkendali sejarah dan akan membawa kelepasan 
kepada umatNya. Jenis sastra ini bercirikan: 

1 . suatu pengertian kuat mengenai kedaulatan Allah yang bersifat universal (monoteisme dan determinisme) 

2. suatu pergumulan antara baik dan jahat, jaman ini dan jaman mendatang (dualisme) 

3. penggunaan kata-kata sandi rahasia (biasanya dari PL atau satra apokaliptis Yahudi antar tesamen) 

4. penggunaan warna-warna, angka, binatang, kadang manusia/hewan 

5. pemakaian perantaraan malaikat melalui penglihatan dan mimpi, namun biasanya melalui perantaraan 
malaikat. 

6. terutama berfokus pada akhir jaman (jaman baru) 

7. penggunaan suatu sekumpulan tetap lambang-lambang, bukan kenyataan, untuk mengkomunikasikan 
berita akhir jaman tersebut. 

8. Beberapa contoh dari jenis sastra ini adalah: 

a. Perjanjian Lama 

(1) Yesaya 24-27, 56-66 

(2) Yehezkiel 37-48 

(3) Daniel 7-12 

(4) Yoel 2:28-3:21 

(5) Zakaria 1-6, 12-14 

b. Perjanjian Baru 

(1) Matius 24, Markus 13, Lukas 21, dan I Korintus 15 (dalam beberapa hal) 

(2) n Tesalonika 2 (dalam beberapa hal) 

(3) Wahyu (pasal 4-22) 

40 



c. non-kanonika (diambil dari D. S. Russell, Metode dan Berita Apokaliptis Yahudi, hal. 37-38) 
(1)1 Henokh, II Henokh (Rahasia-rahasia Henokh) 

(2) KitabYobel 

(3) Ramalan-ramalan Sibylline III, IV, V 

(4) Perjanjian Dua Belas Kepala Keluarga 

(5) Mazmur Salomo 

(6) Penerimaan Musa 

(7) Kemartiran Yesaya 

(8) Wahyu Musa (Kehidpan Adam dan Hawa) 

(9) Wahyu Abraham 

(10) Perjanjian Abraham 

(11) II Esdras (IV Esdras) 

(12) Barukhll, III 

9. Ada suatu pengertian dualitas dalam jenis sastra ini. Jeniss ini melihat kenyataan sebagai suatu rentetan 
dualisme, kontras, atau ketegangan (sdemikian lazim dalam tulisan-tulisah Yohanes) antara: 

a. surga - bumi 

b. jaman jahat (orang jahat dan malaikat jahat) - jaman baru kebenaran (orang saleh dan malaikat saleh) 

c. keberadaan sekarang - keberadaan di masa depan 

Kesemuanya ini bergerak menuju suatu penyempurnaan yang dilakukan oleh Allah. Ini bukanlah dunia yang 
dimaksudkan oleh Allah, namun la terus bermain, bekerja, dan memproyeksikan kehendakNya untuk suatu 
pemulihan dari persekutuan yang intim yang dimulai di Taman Eden. Peristiwa Kristus adalah tanggul dari 
rencana Allah, namun ke dua kedatangan telah menghasilkan dualisme sekarang. 



2:20 "HARI TUHAN, HARI YANG BESAR DAN MULIA ITU" Istilah "mulia" berasal dari akar kata yang sama 
dengan epiphaneia, yang sering digunakan tentang Kedatangan Kedua Yesus (lih. I Tim 6:14; II Tim 4:1; Titus 
2:13). Lihat Topik Khusus berikut. 

TOPIK KHUSUS: KEDATANGAN YANG KEDUA 

Secara hurufiah ini adalah "Parousia" yan artinya "hadir" dan digunakan untuk kunjungan raja. IStilah PB 
lain yang digunakan untuk Kedatangan Kedua adalah (1) epiphaneia. "penampakan muka dengan muka"; (2) 
apokalupsis, "penyingkapan"; dan (3) "Hari Tuhan" dan variasi-variasi dari frasa ini. 

PB secara keseluruhan ditulis di dalam pandangan dunia PL, yang menyatakan: 

a. Suatu jaman kejahatan, pemberontakan sekarang 

b. Suatu jaman kebenaran yang akan datang 

c. Suatu jaman yang dibawa oleh Roh melalui pekerjaan dari Mesias (Yang Diurapi) 

Anggapan teologis perwahyuan progresif diperlukan karena para penulis PB sedikit memodifikasi 
pengharapan Israel. Sebagai ganti dari satu kedatangan Mesias yang bersifat militer dan nasionalistis, ada dua 
kedatangan. Kedatangan yang pertama adalah inkarnasi dari Tuhan dalam konsepsi dan kelahiran dari Yesus dari 
Nazaret. la datang sebagai seorang "hamba yang menderita" yang bukan bersifat militer, maupun berhubungan 
dengan pengadilan dari Yes 53; juga pengendara ringan dari keledai jantan muda (bukan suatu kuda perang atau 
bagal raja), dari Zak 9:9. Kedatangan pertama meresmikan Jaman KeMesiasan Baru, Kerajaan Allah di bumi. 
Dalam satu pengertian Kerajaan itu ada di sini, namun tentu saja, dalam pengertian lain kerajaan ini masih sangat 
jauh. Inilah ketegangan antara dua kedatangan Mesias yang, dalam suatu pengertian, merupakan ketumpang 
tindihan dari dua jaman Yahudi yang tak terlihat, atau setidaknya tidak jelas, dari PL. Dalam kenyataannya, 
kedatangan ganda ini menekankan komitmen YHWH untuk menebus seluruh umat manusia (lih. Kej 3:15; 12:3; 
Kel 19:5 dan khotbah dari para nabi, khususnya Yesaya dan Yunus). 

Gereja tidak menunggu penggenapan nubuatan PL karena kebanyakan nubuatan tersebut menunjuk pada 
kedatangan pertama (lih. Bagaimana Membaca Alkitab Untuk Mendapat Semua Kekayaan Nilainya, hal. 165- 
166). 



41 



Apa yang benar-benar diantisipasi oleh orang percaya adalah kedatangan yang penuh kejayaan dari Raja ata 
segala raja dan Tuhan atas segala tuan yang telah bangkit, penggenapan histoids yang diharapkan dari jaman baru 
kebenaran di bumi sebagaimana di surga (lih. Mat 6:10). Penyajian PL bukannya tidak akurat, namun tidak 
lengkap. la akan datang lagi tepat seperti yang diprakirakan oleh para nabi dalam kuasa dan otoritas dari YHWH. 
Kedatangan Kedua bukanlah istilah Alkitab, namun konsepnya adalah pandangan dunia dan kerangka kerja 
dari seluruh PB. Allah akan menetapkan semua The Second Coming is not a biblical term, but the concept is the 
world-view and framework of the entire NT. Allah akan meluruskan semuanya. Persekutan antara Allah dan 
manusia yang diciptakan dalam gambarNya akan dipulihkan. Kejahatan akan dihakimi dan dihilagkan. Maksud 
Allah tidak akan dan tidak bisa gagal ! 

2:21 '"BARANGSIAPA"' Inilah elemen universal lagi (lih. ay 17 dan 39). Yesus mati bagi dosa/dosa-dosa dunia 
(lih. Yoh 1:12; 3:16; 4:42; I Tim 2:4; Titus 2:11; II Pet 3:9; I Yoh 2:1; 4:14). Perhatikan Roh dicurahkan pada 
seluruh umat manusia (lih. ay 17). 

□ '"YANG BERSERU'" Ini adalah sebuah AORIST MIDDLE SUBJUNCTIVE. Tanggapan manusi adalah 
bagian dari rencana Allah bagi keselamatan (lih. Yoel 2:32; Yoh 1:12, 3:16; dan Rom 10:9-13). Manusia secara 
individu dipanggil untu bertobat dan percaya injil, dan masuk ke dalam suatu hubungan pribadi dengan Allah 
melalui Kristus (lih. 3:16,19; 20:21; Mar 1:15). Yesus mati untuk seluruh dunia; misterinya adalah mengapa 
beberapa orang menanggapi tawaran Roh (lih. Yoh 6:44,65) dan beberap yang lain tidak (lih. II Kor 4:4). 

□ '"KEPADA NAMA TUHAN'" Ini menunjuk pada karakter Yesus atau pengajaran tentang Dia. Ini memiliki baik 
elemen pribadi maupun kedoktrinan. 

TOPIK KHUSUS: NAMA TUHAN 

Ini adalah frasa PB yang umum bagi hadirat pribadi dan kuasa aktif dari Allah Tritunggal dalam gereja. Ini 
bukan rumusan yang gaib, namun suatu panggilan pada sifat Allah. 
Frasa ini sering menunjuk pada Yesus sebagai Tuhan (lih. Flp 2:1 1) 

1. pada pengakuan iman seseorang dalam Yesus pada saat baptisan (lih. Rom 10:9-13; Kis 2:38; 8:12,16; 
10:48; 19:5; 22:16; I Kor 1:13,15; Yak 2:7) 

2. pada saat pengusiran setan (lih. Mat 7: 22; Mar 9:38; Luk 9:49; 10:17;Kis 19:13) 

3. pada suatu penyembuhan (lih. Kis 3:6,16; 4:10; 9:34; Yak 5:14) 

4. tindakan pelayanan (lih. Mat 10:42; 18:5; Luk 9:48) 

5. pada saat pendisiplinan gereja (lih. Mat 18:15-20) 

6. selama berkhotbah kepada orang bukan Yahudi (lih. Luk 24:47; Kis 9:15; 15:17; Rom 1:5) 

7. dalam doa (lih. Yoh 14:13-14; 15:2,16; 16:23; I Kor 1:2) 

8. sebuah cara mereferensikan keKristenan (lih. Kis 26:9; I Kor 1:10; II Tim 2:19; Yak 2:7; I Pet 4:14) 
Apapun yang kita kerjakan sebagai pemberita, pelayan, penolong, penyembuh, pengusir setan, dll, kita 

kerjakan dalam sifatNya, kuasaNya, ketetapanNya — dalam namaNya! 



□ '"AKAN DISELAMATKAN'" Dalam konteks ini, ini menunuk pada keselamatan rohani, sementara dalam Yoel 
ini kemungkinan berarti pembebasan jasmani dari murka Allah (lih. ay 40). Istilah "diselamatkan" digunakan 
dalam PL untuk pembebasan jasmani (lih. Mat 9:22; Mar 6:56; Yak 5:14,20). Namun demikian, dalam PB ini 
digunakan secara penggambaran untuk keselamatan rohani atau pembebasan dari murka Allah (mis. Yak 1:21; 
2:14; 4:12). Hati Allah berdetak untuk keselamatan seluruh laki-laki dan perempuan yang diciptakan menurut 
gambarNya (lih. Kej 1:26-27); yang diciptakan untuk persekutuan! 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:22-28 

22 "Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, 
seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan 
mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah 

42 



kamu, seperti yang kamu tahu. 23 Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah 
kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. 24 Tetapi Allah membangkitkan Dia 
dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin la tetap berada dalam kuasa maut itu. 
25 Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di 

SEBELAH KANANKU, AKU TIDAK GOYAH. 26 SEBAB ITU HATIKU BERSUKACITA DAN JIWAKU BERSORAK- 
SORAK, BAHKAN TUBUHKU AKAN DIAM DENGAN TENTERAM, 27 SEBAB ENGKAU TIDAK MENYERAHKAN AKU 
KEPADA DUNIA ORANG MATI, DAN TIDAK MEMBIARKAN ORANG KUDUS-MU MELIHAT KEBINASAAN. 
28 Engkau MEMBERITAHUK 
SUKACITA DI HADAPAN-MU. 



28 ENGKAU MEMBERITAHUKAN KEPADAKU JALAN KEHIDUPAN; ENGKAU AKAN MELIMPAHI AKU DENGAN 



2:22 "Orang-orang Israel" Para pendengar ini adalah saksi-saksi mata terhadap peristiwa minggu terakhir dari 
kehidupan Yesus di dunia. Mereka memeiliki pengetahuan tangan pertama dari apa yang dibicarakan oleh Petrus. 
Mereka yang mempunyai wawasan rohani menanggapi injil, yaitu sekitar tiga ribu orang terhadap khotbah yang 
pertama (lih. ay 41). 

□ "dengarlah" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE IMPERATIVE. Manifestasi jasmani Roh mendapatkan 
perhatian mereka; sekarang datanglah berita injil. 

□ "Yesus dari Nazaret" Sering hal ini diasumsikan hanya sebagai suatu paralel dari "Yesus orang Nazaret." 
Namun hal ini adalah cara yang agak tidak biasa untuk menyatakannya. Ini kemungkinan hanyalah bahwa frasa 
ini mencerminkan gelar keMesiasan "Tunas" (lih. Yes 4:2; 6:13; 11:1,10; 14:19; 53:2; Yer 23:5; 33:15-16; Zak 
3:8; 6:12-13). Istilah Ibrani bagi "tunas" ialah nezer. 

TOPIK KHUSUS: YESUS ORANG NAZARET 

Ada beberapa istilah Yunani yang berbeda yang digunakan dalam PB untuk secara tepat menunjuk pada 
Yesus. 

A. Istilah-istilah PB 

1. Nazaret - kota di Galilea (lih. Luk 1:26; 2:4,39,51; 4:16; Kis 10:38). Kota ini tidak disebutkan dalam 
sumber-sumber di jamannya, namun ditemukan dalam prasasti-prasasti dikemudian hari. 

Bagi Yesus lahir di Nazaret bukanlah suatu kelebihan (cf. John 1:46). Tanda di atas salib Yesus yang 
mengikut sertakan nama tempat ini adalah tanda kejijikan Yahudi. 

2. Nazarenos - nampaknya juga menunjuk pada suatu lokasi geografis (lih. Luk 4:34; 24: 19). 

3. Nazoraios - mungkin menunjuk pada suatu kota, tetapi bisa juga suatu permainan dari istilah ke-Mesias- 
an Ibrani "Carang" (netzer, lih. Yes 4:2; 11:1; 53:2; Yer 23:5; 33:15; Zak 3:8; 6:12). Lukas 
menggunakan hal ini tentang Yesus dalam 18:37 dan Kis 2:22; 3:6; 4:10; 6:14; 22:8; 24:5; 26:9. 

B. Penggunaan kesejarahan di luar PB. Penunjukan ini mempunyai penggunaan-penggunaan histories lainnya. 

1. menjelaskan suatu kelompok heretis Yahudi (pra-Kristen). 

2. digunakan dalam lingkungan Yahudi untuk menjelaskan orang yang percaya pada Kristus (lih. Kis 
24:5,14; 28:22). 

3. menjadi istilah yang lazim untuk menjelaskan tentang orang percaya dalam gereja-gereja Syria (Aram). 
"Kristen" digunakan dalam gereja Yunani untuk menunjuk pada orang-orang percaya. 

4. Kadang-kadang setelah kejatuhan Yerusalem, orang Farisi mengorganisir diri kembali di Jamnia dan 
menghasut terjadinya pemisahan resmi antara sinagoga dan gereja. Sebuah contoh dari jenis rumusan 
kutukan melawan orang Kristen ditemukan dalam "Ke Delapan Belas Berkat" dari Berakoth 28b-29a, 
yang menyebut orang percaya sebagai "Nasrani." 

"Kiranya kaum Nasrani and heretik lenyap sekejap mata; mereka harus dihapuskan dari kitab 
kehidupan dan tidak dituliskan bersama dengan orang yang setia." 



43 



C. Pendapat Penulis 

Saya terkejut dengan banyaknya ejaan dari kata tersebut, walaupun saya tahu ini bukan barang baru 
di PL sebagaimana "Yosua" memeiliki beberapa ejaan dalam bahasa Ibrani. Namun, karena (1) kedekatan 
hubungan dengan istilah ke-Mesias-an "Carang"; (2) digabungkan dengan konotasi negatif; (3) sedikit 
atau tidak adanya keterangan pada jamannya mengenai kota Nazaret di Galilea menyebabkan saya untuk 
tetap merasa tidak pasti arti tepatnya kata tersebutr; dan (4) kata ini datang dari mulut iblis dalam suatu 
pengertian eskatologis (yaitu, "Apakah Engkau datang untuk membinasakan kami?"). 
Untuk kepustakaan yang penuh dari pelajaran kelompok kata ini berdasarkan keahlian lihat Colin Brown 
(penyunting), Ramus International Baru dari Teologia Perjanjian Baru, vol. 2, hal. 346. 



□ "seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu" Yesus sungguh-sungguh seorang 
manusia (yaitu ay 23; Rom 1:3), dan sekaligus Illahi. 

Ini adalah sebuah PERFECT PASSIVE PARTICIPLE. Istilah ini berarti "ditunjukkan dengan demonstrasi." 
Allah telah secara jelas dan berulang-ulang menyatakan DiriNya di dalam kata-kata dan gaya hidup Yesus. 
Parapen dengar di Yesusalem ini telah melihat dan mendengar! 

□ "dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda" Para pendengar ini adalah saksi 
mata dari semua yang Yesus lakukan di Yerusalem seminggu terakhir kehidupanNya. 

Istilah "mujizat" (teras) berarti suatu tanda yang luar biasa, yang biasanya muncul di surga, seperti ay. 19-20. 
Istilah "tanda-tanda" (semeion) menyatakan suatu peristiwa khusus yang menyampaikan arti atau suatu 
kepentingan. Ini adalah suatu sitilah kunci dalam Injil Yohanes (tujug tanda khusus, lih. 2:1-11; 4:46-54; 5:1-18; 
6:1-15,16-21; 9:1-41; 11:1-57). Tanda-tanda tidak selalu terlihat dalam suatu terang yang positif (lih. Yoh 2:18; 
4:48; 6:2). Di sini ini digunakan sebagai suatu rentetan manifestasi kekuatan yang menyatakan bahwa jaman baru 
Roh telah mulai! 

Menarik bahwa Petrus tidak tidak menggunakan waktu sedikitpun (setidaknya rangkumannya dalam Kis 2) 
untuk kehidupan dan pengajaran awal Yesus. Penggenapan nubuatan PL, kematian pengorbananNya yang telah 
ditetapkan sebelumnya, dan kebangkitannya yang mulia adalah pokok-pokok utamanya. 

2:23 "Dia" Ini mungkin adalah ungkapan penghinaan (lih. 5:28; 6:13; Luk 23:14; Yoh 9:16; 18:29), namun 
dalam Kis 23:9 dan 20:31-32 ini bukanlah suatu ungkapan yang negatif. Lagi kemanusiaan Yesus ditekankan (lih. 

ay 22) 

□ 

NASB "rencana yang telah ditetapkan sebelumnya" 

NKJV "rencana yang telah ditetapkan" 

NRSV "rencana yang pasti" 

TEV "recana Allah sendiri" 

NJB "rencana" 

Ini adalah kata horizo dalam bentuk PERFECT PASSIVE PARTICIPLE nya. Arti dasarnya ialah untuk 
menetapkan, menunjuk, atau untuk menentukan. Dalam PL ini digunakan untuk menetapkan batas tanah atau 
keinginan. Lukas sering memakainya (lih. Luk 22:22; Kis 2:23; 10:42; 11:29; 17:26,31). Salib bukanlah kejutan 
bagi Allah, namun telah merupakan mekanisme yang telah dipilihNya (yaitu sistem pengorbanan dari Im 1-7) 
untuk membawa penebusan kepada umat manusia yang memberontak (lih. Kej 3:15; Yes 53:10; Mar 10:45; II 
Kor5:21). 

Kematian Yesus bukanlah kecelakaan. Ini adalah rencana Allah (lih. Luk 22:22; Kis 3:18; 4:28; 13:29; 26:22- 
23). Yesus datang untuk mati (lih. Mar 10:45)! Salib bukanlah kecelakaan! 

□ "maksud... Allah" Ini adalah istilah prognosis (mengetahui sebelumnya), hanya digunakan di sini dan dalam 
I Pet 1:2. Konsep pengetahuan Allah akan seluruh sejarah manusia bagi kita sukar untuk disatukan dengan 
kehendak bebas manusia. Allah adalah makhluk kekal, rohani yang tidak dibatasi oleh urutan temporal Meskipun 
la mengenalikan dan membentuk sejarah, manusia beranggung jawab atas motif dan tindakan-tindakan mereka. 
Pengetahuan sebelumnya tidak mempengaruhi kasih dan pemilihan Allah. Jika demikian, maka hal ini tergantung 

44 



pada upaya dan prestasi manusia di masa depan. Allah berdaulat dan la telah memilih bahwa para pengikut 
perjanjianNya memiliki suatu kebebasan memilih dalam menaggapi Dia (lih. Rom 8:29; I Pet 1:20). 

Ada dua kutub dalam bidaang teologia ini: (1) kebebasan ditekan terlalu jauh: beberapa berkata bahwa Allah 
tidak tahu pilihan dan tindakan-tindakan manusia di masa depan (Teisme Terbuka, yang merupakan sebuah 
perluasan filosofis dari Pemikiran Proses) dan (2) kedaulatan ditekan terlalu jauh, yang menjadi Allah memilih 
beberapa orang untuk ke surga dan beberapa lain ke neraka (supralapsarianisme, Kalvinisme dua sisi). Saya lebih 
sukaMaz 139! 

□ "kamu" Petrus menyatakan kebersalahan dan tipu daya bagi kematian Yesus kepada para pendengar di 
Yerusalem ini (lih. 3:13-15; 4:10; 5:30; 10:39; 13:27,28). Mereka bukan bagian dari rakyat jelata yang menuntut 
penyalibanNya; mereka bukanlah anggota-anggota Sanhedrin yang membawaNya kepada Pilatus; mereka 
bukanlah para pejabat atau tentara Romawi yang menyalibkan Dia, namun mereka bertanggung jawab, 
sebagaimana kita juga bertanggung jawab. Dosa dan pemberontakan manusia memaksakan kematianNya! 

□ "salibkan" Secara hurufiah ini adalah istilah "mengikat" (apospegnumi). Ini hanya digunakan di sini dalam 
PB. Ini mengisyaratkan baik suatu pemakuan dan pengikatan ke salib. Dalam 5:30 proses yang sama dijelaskan 
sebagai "menggantungkan pada kayu salib." Para pemimpin Yahudi tidak menginginkan Yesus dilempari batu 
untuk penghujatan seperti Setfanus dikemudian hari (lih. Kis 7), namun mereka ingin Dia disalibkan (Louw dan 
Nida mengatakan hapax legomenon ini mungkin setara dengan staurodo, menyalibkan, [hal. 237 catatan kaki 9]). 
Ini kemungkinan berhubungan dengan kutukan Ul 21:23. Aslinya kutuk ini berhubungan dengan penusukan 
didepan publik dan penguburan yang tidak layak, namun sebelum jaman Yesus para rabi telam mengaitkan ini 
dengan penyaliban. Yesus menanggung kutukan hukum PL bagi semua orang percaya (lih. Gal 3:13; Kol 2:14). 

□ "bangsa-bangsa durhaka" Secara hurufiah ini adalah "orang tak kenal hukum" dan menujuk pada bangsa 
Romawi. 

2:24 "Allah membangkitkan Dia" PB meneguhkan bahwa seluruh tiga pribadi Trinitas aktif dalm kebangkitan 
Yesus: (1) Roh (lih. Rom 8:11); (2) Anak (lih. Yoh 2:19-22; 10:17-18); dan paling sering (3) Bapa (lih. Kis 
2:24,32; 3:15,26; 4:10; 5:30; 10:40; 13:30,33,34,37; 17:31; Rom 6:4,9). Tindakan Bapa adalah konfirmasi dari 
penerimaanNya akan kehidupan, kematian, dan pengajaran-pengajaran Yesus. Ini adalah suatu aspek utama dari 
khotbah-khotbah awal para rasul. Lihat Topik Khusus: Kerygma pada 2:14. 

□ "melepaskan Dia dari sengsara maut" Istilah ini bisa berarti (1) secara hurufiah, sakit melahirkan (Bahasa 
Yunani Klasik, lih. Rom 8:22); (2) secara penggambaran yaitu permasalahan sebelum Kedatangan Kedua (lih. 
Mat 24:8; Mar 13:8; I Tes 5:3). Kemungkinan ini mencerminkan istilah Ibrani "perangkap" atau "jerat" dalam 
Maz 18:4-5 dan 116:3, yang adalah penggambaran PL mengenai penghakiman (lih. Yes 13:6-8; Yer 4:31). 

□ "karena tidak mungkin la tetap berada dalam kuasa maut itu" Yoh 20:9 juga mengaitkan kebangkitan 
Yesus dengan nubuatan PL (lih. ay 25-28). Yesus pergi ke alam maut (Hades) untuk suatu maksud tertentu (lih. 
3:19; 4:6). Ketika la pergi la membawa orang-orang percaya yang benar bersamaNya (lih. II Kor 5:6,8)! 

2:25 "Sebab Daud berkata tentang Dia" Ini adalah kutipan dari Mazmur 16:8-11. Petrus sedang menegaskan 
bahwa Maz 16 bersifat keMesiasan (lih. Paulus dalam 13:36) dan bahwa ini menunjuk secara langsung pada 
Yesus. Kebangkitan Yesus adalah pengharapan dari pemazmur dan pengharapan dari orang percaya PB. 

2:26 "tenteram" Istilah ini tidak dipakai dalam Injil, namun digunakan di Kisah untuk menjelaskan iman dari 
orang percaya dalam penyempurnaan dari janji-janji injil di masa depan (lih. 23:6; 24:15; 26:6,7; 28:20). Ini 
sering digunakan dalam tulisan-tulisan Paulus, namun dalam beberapa pengertian yang berhubungan dengan 
rencana penebusan kekal Allah. Lihat Topik Khusus berikut. 



45 



TOPIK KHUSUS: PENGHARAPAN 

Paulus menggunakan kata ini dalam beberapa pengertian yang berkaitan namun berbeda. Sering kata ini 
dihubungkan dengan penyempurnaan iman orang percaya (mis. I Tim. 1:1). Hal ini dapat dinyatakan sebagai 
kemuliaan, hidup kekal, keselamatan tertinggi, Kedatangan Kedua, dll. Penyempurnaan adalah hal yang pasti, 
namun elemen waktunya adalah di masa depan dan tidak diketahui. Ini juga sering dihubungkan dengan "iman" 
dan "kasih" (lih. I Kor 13:13; I Tes 1:3; II Tes 2:16). Sebagian dari daftar penggunaan Paulus adalah: 

1. Kedatangan Kedua, Gal 5:5; Ef 1:18; 4:4; Titus 2:13 

2. Yesus ialah pengharapan kita, I Tim 1 : 1 

3. Orang percaya akan dipersembahkan pada Allah , Kol 1 :22-23; I Tes 2: 19 

4. Pengharapan ada di dalam Surga, Kol 1:5 

5. Mempercayakan diri dalam injil, Kol 1 :23; I Tes 2:19 

6. Keselamatan Tertinggi, Kol 1:5; I Tes 4:13; 5:8 

7. Kemuliaan Allah, Rom 5:2, II Kor 3:12; Kol 1:27 

8. Keselamatan bagi orang bukan Yahudi oleh Kristus, Kol 1:27 

9. Jaminan Keselamatan, I Tes 5:8 

10. Kehidupan kekal, Titus 1:2; 3:7 

11. Hasil dari kedewasaan Kristen, Rom 5:2-5 

12. Penebusan dari segalka ciptaan, Rom 8:20-22 

13. Penyempurnaan Adopsi, Rom 8:23-25 

14. Gelar Allah, Rom 15:13 

15. Kerinduan Paulus bagi orang percaya, II Kor 1:7 

16. PL sebagai panduan bagi orang percaya PB, Rom 15:4 

2:27 "DUNIA ORANG MATl" Ini adalah istilah Yunani bagi tempat penampungan orang mati. Ini setara dengan 
istilah Ibrani Sheol dalam PL. Dalam PL kehidupan setelah mati dijelaskan sebagai suatu keberadaan secara sadar 
dengan keluarga seseorang, namun tak ada sukacita atau persekutuan. Hanya perwahyuan progresif PB lah yang 
lebih secara jelas mendefinisikan kehidupan setelah mati (yaitu surga dan neraka). 

TOPIK KHUSUS: KEMANAKAH ORANG MATI ITU? 

I. Perjanjian Lama 

A. Semua orang pergi ke She'ol (tidak jelas etimologinya), yang adalah suatu cara untuk merujuk kepada 
kematian atau kubur, kebanyakan dalam Sastra Hikmat dan Yesaya. Dalam PL ini adalah sebuah 
keberadaan yang bersifat bayangan, sadar, dan tanpa sukacita (lih. Ayb 10:21-22; 38:17; Maz 107:10,14). 

B . She 'ol bercirikan 

1. berasosiasi dengan penghakiman Allah (api), Ul 32:22 

2. berasosiasi dengan penghukuman bahkan sebelum Hari Penghakiman, Maz 18:4-5 

3. berasosiasi dengan Abaddon (penghancuran), namun juga terbuka bagi Allah, Ayb 26:6; Maz 139:8; 
Am 9:2 

4. berasosiasi dengan "Liang/lubang" (kubur), Maz. 16:10; Yes 14:15; Yeh 31:15-17 

5. orang jahat turun hidup-hidup ke She'ol, Bil 16:30,33; Maz 55:15 

6. sering dipersonifikasikan sebagai seekor binatang bermulut besar, Bil 16:30; Yes 5:14; 14:9; Hab 2:5 

7. orang-orang yang di sana disebut Shades, Yes 14:9-1 1 
II. Perjanjian Baru 

A. She'ol Ibrani diterjemahkan ke Bahasa Yunani sebagai Hades (dunia yang tak kelihatan) 

B . Hades bercirikan 

1 . menunjuk pada kematian, Mat 16:18 

2. terkait dengan kematiana, Wah 1:18; 6:8; 20:13-14 

3. sering beranalogi dengan tempat penghukuman yang tetap (Gehenna), Mat 11:23 (kutipan PL); Luk 

10:15; 16:23-24 

4. sering beranalogi dengan kubur, Luk 16:23 

46 



C. Kemungkinan terbagi (para rabi) 

1. bagian orang benar disebut firdaus (sesungguhnya adalah nama lain surga, lih. II Kor 12:4; Wan 2:7, 
Luk 23:43 

2. bagian orang jahat disebut Tartarus, II Pet 2:4, yang merupakan tempat penahanan bagi malaikat 
yang jahat (lih. Kej 6; I Henokh) 

D. Gehenna 

1. Mencerminkan frasa PL, "lembah anak-anak Hinom," (di selatan Yerusalem). Ini adalah tempat di 
mana dewa api Fenisia, Molokh disembah dengan pengorbanan bayi (lih. II Raj 16:3; 21:6; II Taw 
28:3; 33:6), yang terlarang dalam Im 18:21; 20:2-5 

2. Yeremia merubahnya dari suatu tempat penyembahan kafir menjadi tempat penghakiman dari 
YHWH (lih. Yer 7:32; 19:6-7). Ini menjdi tempat penghukuman berapi dan kekal dalam I Henokh 
90:26-27 dan Sib 1:103. 

3. Orangorang Yahudi di jaman Yesus sangat merasa ngeri dengan partisipasi ara pendahulu mereka 
dalam penyembahan kafir dengan mengorbankan bayi, sehingga mereka merubah tempat ini menjadi 
tempat pusat pembuangan sampah di Yerusalem. Banyak penggambaran Yesus akan penghakiman 
kekal berasal dari lokasi penimbunan ini (api, asap, cacing, bau busuk, lih. Mar 9:44,46). Istilah 
Gehenna ini hanya digunakan oleh Yesus (kecuali dalam Yak 3:6). 

4. Penggunaan Yesus akan Gehenna 

a. api, Mat 5:22; 18:9; Mar 9:43 

b. tetap, Mar 9:48 (Mat 25:46) 

c. tempat penghancuran (baik jiwa maupun raga), Mat 10:28 

d. berparalel dengan She'ol, Mat 5:29-30; 18:9 

e. mengkarakteristikkan orang jahat sebagai "anak neraka," Mat 23: 15 

f. hasil dari hukuman peradilan, Mat 23:33; Luk 12:5 

g. konsep Gehenna berparalel dengan kematian kedua (lih. Wah 2:11; 20:6,14) atau telaga api (lih. 
Mat 13:42,50; Wah 19:20; 20:10,14-15; 21:8). Mungkin saja telaga api ini menjadi tempat 
tinggal permanen dari manusia (dari She'ol) dan malaikat-malaikat jahat (dari Tartarus, II Pet 
2:4; Yud 6 atau jurang maut, lih. Luk 8:31; Wah 9:1-10; 20:1,3). 

h. Ini tidak dirancang untuk manusia, namun untuk setan dan para malaikatnya, Mat 25:41 
E. Ada kemungkinan, karena ketumpang tindihan dari She'ol, Hades, dan Gehenna bahwa 

1 . aslinya semua manusia pergi ke She 'ol/Hades 

2. pengalaman mereka di sana (baik atau jahat) diperburuk setelah Hari Penghakiman, namun tempat 
dari orang jahat akan tetap sama (inilah mengapa KJV menterjemahkan hades (kubur) sebagai 
gehenna (neraka). 

3. satu-satunya PB yang menyebutkan penyiksaan sebelum Penghakiman adalah perumpamaan dari Luk 
16:19-31 (Lazarus dan Orang Kaya). She'ol juga dijelaskan sebagai suatu tempat penghukuman 
sekarang (lih. Ul 32:22; Maz 18:1-5). Namun demikian, seseorang tidak dapat membangun doktrin 
atas dasar perumpamaan. 

III. Status di tengah antara kematian dan kebangkitan 

A. PB tidak mengajarkan "keabadian jiwa" yang merupakan satu dari beberapa pandangan kuno mengenai 
kehidupan setelah mati. 

1 . jiwa manusia ada sebelum kehidupan jasmani mereka 

2. jiwa manusia kekal sebelum dan setelah kematian jasmani 

3. seringkali tubuh jasmani ini dilihat sebagai penjara dan kematian sebagai pembebasan kembali 
kepada status pra-eksistensinya 

B. Petunjuk PB pada keadaan tanpa tubuh di antara kematian dan kebangkitan 

1 . Yesus berbicara mengenai suatu pembagian antara tubuh dan jiwa, Mat 10:28 

2. Abraham mungkin memiliki tubuh sekarang, Mar 12:26-27; Luk 16:23 

3. Musa dan Elia memiliki tubuh jasmani saat pengangkatan, Mat 17 

4. Paulus menegaskan bahwa pada saat Kedatangan Kedua jiwa-jiwa yang bersama Kristus akan 
memperoleh pertama-tama tubuh baru mereka dahuluasserts, II Tes 4:13-18 



47 



5. Paulus menegaskan bahwa orang percaya mendapatkan tubuh rohani baru saat hari Kebangkitan, I 
Kor 15:23,52 

6. Paulus menegaslan bahwa orang percaya tidak pergi ke Hades, namun di saat kematian ada bersama 
dengan Yesus, II Kor 5:6,8; Flp 1:23. Yesus mengalahkan maut dan membawa orang benar ke Surga 
bersamaNya, I Pet 3:18-22. 

IV. Surga 

A. Istilah ini digunakan dalam tiga pengertian di dalam Alkitab. 

1. atmosfir di atas bumi, Kej 1:1,8; Yes 42:5; 45:18 

2. langit berbintang, Kej 1:14; Ul 10:14; Maz 148:4; Ibr 4:14; 7:26 

3. tempat tahta Allah, Ul 10:14; I Raj 8:27; Maz 148:4; Ef 4:10; Ibr 9:24 (langit ke tiga, II Kor 12:2) 

B. Alkitab tidak banyak menyatakan hidup setelah mati. Kemungkinan karena manusia yang jatuh tidak 
memiliki cara atau kapasitas untuk memahaminya (lih. I Kor 2:9). 

C. Surga adalah suatu tempat (lih. Yoh 14:2-3) dan suatu pribadi (lih. II Kor 5:6,8). Surga bisa jadi adalah 
Taman Eden yang dipulihkan (Kej 1-2; Wah 21-22). Bumi akan dibersihkan dan dipulihkan (lih. Kis 
3:21; Rom 8:21; II Pet 3:10). Gambar Allah (Kej 1:26-27) dipulihkan di dalam Kristus. Sekarang 
persekutuan intim dari Taman Eden menjadi mungkin lagi. 

Namun demikian, ini bisa jadi bersifat penggambaran (surga sebagai suatu kota kubus raksasa dari Wah 
21:9-27) dan bukan hurufiah. I Korintus 15 menjelaskan perbedaan antara tubuh jasmani dan tubuh 
rohani sebagai suatu benih untuk tanaman dewasa. Lagi, I Kor 2:9 (suatu kutipan dari Yes 64:4 dan 
65:17) adalah suatu janji dan pengharapan yang besar! Saya tahu bahwa ketika kita melihatNya kita akan 
menjadi seperti Dia (lih. I Yoh 3:2). 

V. Sumber-sumber yang Membantu 

A. William Hendriksen, Alkitab tentang Kehidupan di Akhirat 

B. Maurice Rawlings, Di balik Pintu Kematian 

□ '"DAN TIDAK MEMBIARKAN ORANG KUDUS-Mu MELIHAT KEBINASAAN'" Ini adalah suatu rujukan 
keMesiasan yang nyata yang berhubungan dengan kematian, namun bukanlah kerusakan dari Yang Dijanjikan, 
Yang Diurapi, Yang Kudus (lih. Maz 49:15 dan 86:13). 

2:28 '"ENGKAU AKAN MELIMPAHI AKU DENGAN SUKACITA DI HADAPAN-Mu'" Frasa ini mengisyaratkan suatu 
pengalaman sukacita pribadi dengan Bapa (ay 22-28) di Surga dengan melalui kematian dari Mesias (lih. Yes 
53:10-12). Pandangan positif yang sama mengenai persekutuan dengan Allah di kehidupan setelah mati ini dicatat 
dalam Ayb 14:14-15; 19:25-27. 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:29-36 

29 "Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa 
bangsa kita. la telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini. 3 °Tetapi ia 
adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat 

SUMPAH, BAHWA IA AKAN MENDUDUKKAN SEORANG DARI KETURUNAN DAUD SENDIRI DI ATAS TAKHTANYA. 

3 'Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia 
mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya 
tidak mengalami kebinasaan. 32 Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua 
adalah saksi. 33 Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang 
dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini. 34 Sebab bukan Daud yang 
naik ke sorga, malahan Daud sendiri berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: 35 Duduklah 

DI SEBELAH KANAN-KU, SAMPAI KUBUAT MUSUH-MUSUH-MU MENJADI TUMPUAN KAKI-MU. 36 Jadi seluruh 

kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi 
Tuhan dan Kristus.". 



2:29-31 Tidaklah mudah bagi para pembaca barat moderen untuk mengikuti analisis Petrus akan Mazmur karena 
ia menggunakan prosedur-prosedur hermeneutika kerabian (ini juga benar untuk kitab Ibrani). Petrus mungkin 

48 



telah mendengar argumentasi ini di dalam sinagoga untuk Mesias yang akan datang dan sekarang mengetahui 
bahwa ini menunjuk pada Yesus orang Nazaaret. 

2:29 Petrus menunjukkan bahwa Mazl6, walaupun dalam beberapa hal merujuk pada Daud (khususnya 16:10b), 
tidak dapat secar sepenuhnya menunjuk pada Daud. 

2:30 "ia adalah seorang nabi" Orang-orang Yahudi percaya bahwa Allah berbicara melalui para nabi. Musa 
disebut seorang nabi (lih. Ul 18:18). Kitab-kitab PL Yosua, Hakim-hakim, I dan II Samuel dan I dan II Raja-raja 
dikenal dalam kanonika Yahudi sebagai "nabi-nabi terdahulu." Setelah kematian dari nabi terakhir, Maleakhi, 
para rabi berpendapat bahwa perwahyuan telah berhenti. Dalam pengertian istilah Yahudi inilah (yaitu. penulis 
Kitab) maka Daud disebut seorang nabi. Terdahulu dalam PL Allah telah menyatakannya pada Musa (lih. Kej 49) 
bahwa Mesias akan berasal dari suku Yehuda. Dalam II Sam 7 Allah menyatakan bahwa Ia akan merupakan 
keturunan kebangsawanan raja Daud. Dalam Maz 110 Allah lebih jauh menyatakan bahwa Ia akan juga berasal 
dari garis keturunan keimaman dari Melkisedek (lih ay 34-35). 

□ '"Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan 

MENDUDUKKAN SEORANG DARI KETURUNAN DAUD SENDIRI DI ATAS TAKHTANYA'" Ini adalah suatu 
rangkuman atau paduan rujukan pada II Sam 7:11-16; Maz 89:3-4; atau 132:11. Ini menunjukkan bahwa maksud 
lama Allah akan digenapi dalam Yesus orang Nazaret. Kematian dan kebangkitanNya bukanlah rencana B 
(cadangan), melainkan rencana penebusan Allah yang telah ditetapkan sebelumnya sejak sebelum dunia dijadikan 
(lih. Ef 2:11-3:13). 

2:31 "Mesias" Ini adalah terjemahan dari bahasa Yunani "Kristus" atau secara hurufiah "Yang Diurapi." Bukan 
hanya Yesus anak Daud, Raja Israel, namun Anak Allah dan duduk di tahta surgawi (lih. Maz 1 10). 

□ '"DlA TIDAK DITINGGALKAN DI DALAM DUNIA ORANG MATI, DAN BAHWA DAGING-NYA TIDAK 
MENGALAMI KEBINASAAN'" Ini ditandai sebagai suatu kutipan PL dalam naskah NASB 1995 (updated). Secara 
nyata ini merujuk pada Maz 16. 

2:32-33 "Yesus. . .Allah. . .Roh Kudus" Walaupun kata "trinitas" tidak pernah digunakan dalam Alkitab, 
konsep akan Allah Tritunggal dituntut oleh (1) keTuhanan Yesus dan (2) kepribadian Roh Kudus. Alkitab 
mengkomunikasikan konsep ini dengan menyebutkan ke tiga pribadi Trinitas dalam suatu konteks tunggal (lih. 
Kis 2:32-33; Mat 28:19; I Kor 12:4-6; II Kor 1:21-22; 13:14; Ef 4:4-6 dan I Pet 1:2). 

TOPIKKHUSUS: TRINITAS 

Perhatikan aktifitas dari kesemua tiga pribadi Trinitas. Istilah "Trinitas", yang pertama-tama diciptakan oleh 
Tertullian, bukanlah suatu kata Alkitabiah, namun konsepnya bersifat menjalar. 



1. 


Injil 




a. Matius 3:16-17; 28:19 (and parallels) 




b. John 14:26 


2. 


Kisah para Rasul - Kis 2:32-33, 38-39 


3. 


Paulus 




a. Romans 1:4-5; 5:1,5; 8:1-4,8-10 




b. I Corinthians 2:8-10; 12:4-6 




c. II Corinthians 1:21; 13:14 




d. Galatians 4:4-6 




e. Ephesians 1:3-14,17; 2:18; 3:14-17; 4:4-6 




f. I Thessalonians 1:2-5 




g II Thessalonians 2:13 




h. Titus 3:4-6 



49 



4. Petrus - I Pet 1 :2 

5. Yudas- ay 20-21 

Hal ini diisyaratkan dalam PL 

1 . Penggunaan kata JAMAK untuk Allah. 

a. Nama Elohim adalah JAMAK, namun ketika digunakan uenuk menyebut Allah selalu diikuti oleh KATA 
KERJA TUNGGAL. 

b. "Kita" dalam Kejadian 1 :26-27; 3:22; 1 1 :7 

2. Malaikat Allah sebagai perwakilan keTuhanan yang kasat mata. 

a. Kejadian 16:7-13; 22:11-15; 31:11,13; 48:15-16 

b. Keluaran 3:2,4; 13:21; 14:19 

c. Hakim-hakim 2:1; 6:22-23; 13:3-22 

d. Zakharia 3:1-2 

3. Allah dan Roh adalah terpisah, kejadian 1:1-2; Mazmur 104:30; Yesaya 63:9-11; Yehezkiel 37:13-14. 

4. Allah (YHWH) dan Mesias (Adon) adalah terpisah, Mazmur 45:6-7; 110:1; Zakharia 2:8-11; 10:9-12 

5. Mesias dan Roh adalah terpisah, Zakharia 12:10 

6. Ketiga-tiganya secara bersama disebutkan dalam Yes 48:16; 61:1 

KeTuhanan Yesus dan kepribadiaan dari Roh menyebabkan permasalahan bagi orang-orang percaya mula- 
mula yang sangat keras bersifat monoteis. 

1 . Tertullian - menurunkan kedudukan Anak di bawah Bapa 

2. Origen - menurunkan hakikat kelllahian Anak dan Roh. 

3. Arius - menolak ke-Allah-an Anak dan Roh 

4. Monarkhianis - percaya akan suatu perwujudan Allah yang turun-temurun. 

Trinitas adalah suatu rumusan yang dikembangkan secara historis berdasarkan informasi dari bahan-bahan yang 
alkitabiah. 

1. Ke-Allah-an penuh dari Yesus, setara dengan Bapa, diteguhkan di tahun 325 AD oleh Konsili Nicea. 

2. Kepribadian dan ke-Allah-an Roh secara penuh, setara dengan Bapa dan Anak diteguhkan oleh Konsili 
Konstantinopel (381 AD) 

3. Doktrin Trinitas dinyatakan secara penuh dalam karya Augustinus De Trinitate 

Memang sungguh merupakan misteri di sini. Namun PB nampaknya meneguhkan keberadaan suatu hakikat 
Illahi dengan tiga manifestasi kepribadian yang kekal. 



2:32 "Yesus inilah yang dibangkitkan Allah" Lihat catatan lengkapnya pada 2:24. 

□ '"tentang hal itu kami semua adalah saksi'" Ini menunjuk pada mereka yang melihat Kristus yang telah 
dibangkitkan. Lihat bagan dari penampakan-penampakan pasca kebangkitan dari Paul Barnett, Yesus dan 
Kebangkitan dari Kekristenan Mula-mula, hal. 185, pada 1:3 (hal. 9). 

2:33 "oleh tangan kanan Allah" Ini adalah suatu penggambaran antropomorfis bagi suatu tempat kekuasaan, 
otoritas, dan syafaat (lih. I Yoh 2:1), yang diambil dari Maz 110:1 (dikutip lebih dari Mazmur manapun dalam 
PB) atau Maz 1 18:6. Allah adalah Roh yang kekal, hadir diseluruh makhluk ciptaan jasmani dan rohani. Manusia 
hams menggunakan bahasa dan konsep yang melekat di dunia untuk berbicara kepadaNya, namun itu semua (1) 
penyangkalan-penyangkalan (2) analogi-analogi atau (3) penggambaran-penggambaran. Bahkan kata "Bapa" 
untuk menjelaskan Allah atau "Anak" untuk menjelaskan Yesus adalah penggambaran. Seluruh penggambaran- 
penggambaran ini terputus di titik tertentu. Kata-kata tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan suatu 
kebenaran pokok atau konsep mengenai keTuhanan. Hati-hatai terhadap kehurufiahan! Sesungguhnya anda tidak 
berharap untuk melihat seorang tua, seorang muda, dan seekor burung putih ketika anda sampai ke surga. Lihat 
Topik Khusus berikut. 



50 



TOPIK KHUSUS: BAHASA ANTROPOMORFIS (ALLAH DIJELASKAN SEBAGAI MANUSIA) 

I. Jenis bahasa inisangat lazim dalam PL (beberapa contoh) 

A. bagian-bagian tubuh jasmani 

1. mata - Kej 1:4,31; 6:8; Kel 33:17; Bil 14:14; Ul 11:12; Zak4:10 

2. tangan- Kel 15:17; Bil 11:23; Ul 2:15 

3. lengan - Kel 6:6; 15:16; Bil 11:23; Ul 4:34; 5:15 

4. telinga- Bil 11:18; I Sam 8:21; II Raj 19:16; Maz 5:1; 10:17; 18:6 

5. wajah - Kel 32:30; 33:11; Bil 6:25; Ul 34:10; Maz 114:7 

6. jari - Kel 8:19; 31:18; Ul 9:10; Maz 8:3 

7. suara- Kej 3:8,10; Kel 15:26; 19:19; Ul 26:17; 27:10 

8. kaki- Kel 24:10; Yeh 43:7 

9. bentuk manusia - Kel 24:9-11; Maz 47; Yes 6:1; Yeh 1:26 

10. malaikat Allah - Kej 16:7-13; 22:11-15; 31:11,13; 48:15-16; Kel 3:4,13-21; 14:19; Hak 2:1; 6:22-23; 
13:3-22 

B . Tindakan-tindakan jasmani 

1. berbicara sebagai mekanisme penciptaan - Kej 1:3,6,9,11,14,20,24,26 

2. berjalan (yaitu bunyi dari) dalam Eden - Kej 3:8; 18:33; Hab 3:15 

3. menu tup pintu bahtera Nuh - Kej 7:16 

4. mencium bau korban-korban - Kej 8:21 ; Im 26:31 ; Amos 5:21 

5. turun-Kej 11:5; 18:21; Kel 3:8; 19:11,18,20 

6. menguburkan Musa - Ul 34:6 

C. perasaan manusia (beberapa contoh) 

1. menyesal/kecewa - Kej 6:6,7; Kel 32:14; Hak 2:18; I Sam 15:29,35; Amos 7:3,6 

2. marah - Kel 4:14; 15:7; Bil 11:10; 12:9; 22:22; 25:3,4; 32:10,13,14; Ul 6:5; 7:4; 29:20 

3. cemburu - Kel 20:5; 34:14; Ul 4:24; 5:9; 6:15; 32:16,21; Yos 24:19 

4. tak sudi/jijik - Im 20:23; 26:30; Ul 32:19 

D. Istilah-istilah Keluarga (beberapa contoh) 

1. Bapa 

a. dari orang Israel - Kel 4:22; Ul 14: 1 ; 39:5 

b. dari raja -II Sam 7:11-16; Maz 2:7 

c. penggambaran-penggambaran dari indakan kebapaan - Ul 1:31; 8:5; 32:1; Maz 27:10; Ams 3:12; 
Yer 3:4,22; 31:20; Hosea 11:1-4; Mai 3:17 

2. Orang tua - Hosea 11:1-4 

3. Ibu - Maz 27:10 (analogi dari ibu menyusui); Yes 49:15; 66:9-13 

4. Kekasih yang Muda dan setia - Hosea 1-3 

II. Alasan-alasan untuk penggunaan jenis bahasa seperti ini 

A. Adalah keharusan bagi Allah untuk menyatakan DiriNya kepada umat manusia. Knsep yang ssangat 
meresap akan Allah sebagai seorang laki-laki adalah suatu antropomorfisisme karena Allah adalah roh! 

B. Allah mengambil aspek yang paling berarti dari kehidupan manusia dan menggunakannya untuk 
menyatakan DiriNya kepada umat manusia yang jatuh (bapa, ibu, orang tua, kekasih) 

C. Walaupun hams, Allah tidak ingin dibatasi oleh bentuk jasmani apapun (lih. Kel 20; Ul 5) 

D. Antropomorfisme yang tertinggi adalah inkarnasi Yesus! Allah menjadi jasmani, bisa dijamah! (lih. I 
Yoh 1:1-3). Berita tentang Allah menjadi Firman Allah (lih. Yoh 1:1-18). 

□ "Roh Kudus yang dijanjikan" PL menjanjikan suatu hari baru kebenaran yang dipimpin oleh Roh, yangg 
diberlakukan oleh karya Mesias. 

1. Yoh 7:39, hari baru telah datang 

2. Gal 3:14, berkat Abraham (lih. Kej 12:3) sekarang tersedia bagi seluruh dunia 

3. Ef 1 : 1 3, orang percaya dalam jaman baru ini dimeteraikan oleh Roh. 



51 



□ "yang kamu lihat dan dengar" Ini adalah penekanan yang terus menerus dalam khotbah ini pada sifat saksi 
mata dari para pendengar ini (lih. 14,22,32,33,36). Mereka tahu yang Petrus katakan adalah benar karena mereka 
ada di sana. Para penasehat Hukum menyebut hal ini bukti utama. 

2:34 '"TUHAN TELAH BERFIRMAN KEPADA TUANKU'" Ini adalah kutipan dari Maz 110:1 (YHWH...Adon). 
Yesus menggunakannya dalam Mat 22:41-46. Dalam PB ini menunjukkan aspek ganda dari kerajaan; Yesus 
telah ada di kanan Allah, namun musuh-musuh Nya belum menjadi tumpuan kakiNya. Lihat Topik Khusus: 
Kerajaan Allah pada 1:3. 

2:36 "Jadi seluruh kaum Israel" Ini menunjuk pada kepemimpinan dan bangsa Yahudi, yaitu orang-orang yang 
sama kepada siapa Petrus berkhotbah. la menegaskan bahwa nubuatan PL digenapi dan berpuncak pada Yesus 
orang Nazaret. Lihat Topik Khusus: Kerajaan Allah pada 1:3. 

□ 

NASB "tahu dengan pasti" 

NKJV "tahu secara yakin" 

NRSV "tahu dengan kepastian" 

TEV "tahu dengan yakin" 

NJB "bisa merasa pasti" 

Ini mencerminkan dua kata Yunani, KATA KETERANGAN aphalos, yang berarti "mengikat secara ketat" 
(secara penggambaran dengan pasti, lih. 16:23) dan PRESENT ACTIVE IMPERATIVE dari ginosko, 
"mengetahui." Para saksi mata dari minggu terakhir, kematian, dan kebangkitan Yesus tidak mungkin meragukan 
kata-kata Petrus. 

□ "Tuhan dan Kristus" Istilah "Tuhan" {kudos) bisa digunakan dalam suatu pengertian umum atau dalam 
suatu pengertian teologia yang khusus. Kata ini bisa berarti "tuan," "bapak," "guru," "pemilik," "suami," atau 
"manusia-Allah sepenuhnya." Penggunaan PL dari istilah ini (adon) berasal dari keengganan orang Yahudi untuk 
mengucapkan nama perjanjian Allah, YHWH, BENTUK CAUSATIVE dari kata Ibrani "ada" (lih. Kel 3:14). 
Mereka takut melanggat Perintah yang mengatakan "Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan 
sembarangan" (lih. Kel 20:7; Ul 5:11). Oleh karenanya, mereka berpikir jika mereka tidak mengucapkannya, 
mereka tidak bisa bersikap sembarangan. Jadi, mereka menggantikannya dengan kata Ibrani adonai, yang 
memiliki arti serupa dengan kata Yunani kurios (Tuhan). Para penulis PB menggunakan istilah ini untuk 
menjelaskan keTuhannan penuh dari Kristus. Frasa "Yesus adalah Tuhan" adalah pengakuan iman umum dan 
suatu rumusan baptisan dari gereja mula-mula (lih. Rom 10:9-13; I Kor 12:3; Fil 2:11). 

"Kristus" adalah kata Yunani yang setara dengan kata Ibrani messiah, yang berarti "Yang Diurapi" (lih. 
2:31,36; 3:18,20; 4:26; 5:42; 8:5; 9:22; 17:3; 18:5,28; 26:23). Ini mengisyaratkan "Seseorang yang dipanggil dan 
diperlengkapi oleh Allah untuk suatu tugas tertentu." Dalam PL tiga kelompok pemimpin, yaitu para imam, raja, 
dan nabi diurapi. Yesus menggenapi kesemua jabatan urapan tersebut (lih. Ibr 1:2-3). 

Dengan menggunakan kedua gela PL ini bagi Yesus orang Nazaret, Lukas menegaskan baik 
kemanusiaanNya (lih. Flp 2:6-11) dan keMesiasan Nya (lih. Luk 2:11). Ini sungguh menetapkan suatu panggung 
bagi proklamasi (kerygma) dari khotbah-khotbah yang lain dalam Kisah! 

□ "Yesus, yang kamu salibkan itu" Petrus meuduh para penduduk Yerusalem ini bermuka dua dalam 
kematian Yesus. Semua manusia yang jatuh sama-sama terlibat dalam kesalahan ini. Lihat catatan pada 2:23. 

□ "Yesus... itu" Penyebutan "Yesus itu" (lih. 2:23,32,36) mengkaitkan proklamasi Petrus akan Yesus yang 
historis kepada Kristus yang telah dibangkitkan, dan ditinggikan. Kedua konsep ini adalah benar dan nyata. Tidak 
ada perbedaan alkitabiah antara Yesus di awal dan Yesus dalam iman! 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:37-42 

37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus 
dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?" 38 Jawab Petrus kepada 
mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus 
Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. 39 Sebab bagi 

52 



kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan 
dipanggil oleh Tuhan Allah kita." 40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian 
yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan 
dari angkatan yang jahat ini." 41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan 
pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 42 Mereka bertekun dalam pengajaran 
rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. 



2:37 "hati mereka sangat terharu" Ini adalah istilah Yunani kata ditambah nusso. Akar katanya digunakan 
dalam Yoh 19:34 untuk Yesus dipakukan di kayu salib. Khotbah Petrus memakukan para pendengar kepada 
kebenaran injil. Ini nyata menunjuk pada keyakinan dari Roh Kudus yang hams ada yang mendahului 
keselamatan (lih. Yoh 16:8-11). 

2:38 "Bertobatlah" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE IMPERATIVE, yang berarti membuat suatu keputusan 
yang menentukan. Istilah Ibrani untuk bertobat berarti perubahan tindakan. Istilah Yunaninya berarti suatu 
perubahan pikiran. Pertobatan adalah suatu kesediaan untuk berubah. Ini tidak berarti pemberhentian total dari 
dosa, namun kerinduan untuk menyenangkan Allah , bukan diri sendiri. Sebagai manusia yang jatuh, kita hidup 
bagi kita sendiri, namun sebagai orang percaya kita hidup bagi Allah! Pertobatan dan iman adalah persyaratan 
Allah bagi keselamatan (lih. Mar 1:15; Kis 3:16, 19; 20:21). Yesus berkata "jikalau kamu tidak bertobat, kamu 
semua akan binasa" (lih Luk. 13:3,5). Pertobatan adalah kehendak Allah bagi manusia yang jatuh. (lih. II Pet 3:9, 
Yeh 18:23, 30, 32). Misteri dari kedaulatan Allah dan kehendak bebas manusia dapat didemonstrasikan secara 
jelas oleh pertobatan sebagai suatu persyaratan untuk keselamatan. Namun demikian, pasangan paradoks atau 
dialektisnya adalah bahwa ini adalah juga anugerah Allah (lih. 5:31; 11:18 dan II Tim 2:25). Akan selalu ada 
ketegangan dalam penyajian alkitab akan Anugerah Allah yang memulai dengan tanggapan perjanjian manusia 
yang diperlukan. Perjanjian Bru sebagaimana perjanjian yang lama mempunyai struktur "jika-maka". Ada 
beberapa istilah yang digunakan dalam PB yang berhubungan dengan konsep pertobatan. 

Konsteks yang melukiskannya adalah II Kor 7:8-11. Istilah-istilahnya adalah (1) "kesedihan" (lupo, ay 8, 9, 
10, 11), yang secara moral netral; (2) "penyesalan" (metamelomai, ay 8, 10), yang berarti "sedih atas tindakan 
yang lalu." Ini digunakan oleh Yudas (lih. Mat 27:3) dan Esau (lih. Ibr 12:16-17); dan (3) "pertobatan" 
(metanoneo, ay 9, 10, 11), yang berarti suatu perubahan pikiran, suatu sifat yang baru, suatu arah baru kehidupan. 
Bukanlah kesedihan yang merupakan ciri pertobatan, namun kesediaan untuk berubah, untuk mencocokkan diri 
kepada kehendak Allah. Inilah Topik Khusus mengenai "pertobatan" dari komentari saya pada II Korintus 7. 

TOPIK KHUSUS: PERTOBATAN 

Pertobatan (sejalan dengan iman) adalah syarat perjanjian dari baik Perjanjian Lama (Nacham, I Raj 8:47; 
Shuv, I Raj 8:48; Yeh 14:6; 18:30; Jo 2:12-13; Zak 1:3-4) dan Perjanjian Baru. 

1. Yohanes Pembaptis (Mat 3:2; Mar 1:4; Luk 3:3,8) 

2. Yesus (Mat 4:17; Mar 1:15; 2:17; Luk 5:32; 13:3,5; 15:7; 17:3) 

3. Petrus (Kis 2:38; 3:19; 8:22; 11:18; II Pet 3:9) 

4. Paulus (Kis 13:24; 17:30; 20:21; 26:20; Rom 2:4; II Kor 2:9-10) 

Namun apakah pertobatan itu? Apakah penderitaan? Apakah merupakan penghentian dosa? Pasal terbaik 
dalam PB untuk pemahaman konotasi-konotasi yang berbeda dari konsep ini adalah II Korintus 7:8-11, dimana 
tiga istilah Yunani yang saling berhubungan dan berbeda artinya digunakan. 

1. "penderitaan" (lupe, lih. ay. 8 [dua kali], 9 [tiga kali], 10 [dua kali], 11). Ini artinya brdika atau tertekan 
dan memiliki konotasi teologis yang netral. 

2. "pertobatan" (metanoed, lih. ay. 9,10). Ini adalah gabungan dari kata "setelah" dan "pikiran", yang 
menyatakan adanya suatu pemikiran baru, cara berpikir yang baru, sikap yang baru terhadapkehidupan 
dan Allah. Ini adalah pertobatan yang benar. 

3. "penyesalan" (metamelomai, cf. vv. 8 [twice], 10). Ini adalah gabungan kata "setelah" dan "kepedulian". 
Kata ini digunakan mengenai Yudas di Mat 27:3 dan Esau di Ibr 12:16-17. Hal ini menyatakan 
penderitaan sebagai akibat dari konsekuensi bukan atas perbuatan. 

Pertobatan dan iman adalah tindakan perjanjian wajib (lih. Mar 1:15; Kis 2:38,41; 3:16,19; 20:21). 



53 



Ada beberapa naskah yang menyatakan bahwa Allah memberikan pertobatan (lih. Kis 5:31; 11:18; II Tim 2:25). 
Namun kebanyakan naskah memandang hal ini sebagai sesuatu tanggapan perjanjian dari manusia yang 
merupakan keharusan terhadap penawaran Allah akan keselamatan yang cuma-cuma. 

Definisi istilah Ibrani dan Yunani sangat diperlukan untuk dapat mencakup arti pertobatan. Bahasa Ibrani 
mensyaratkan "suatu berubahan tindakan", sementara Yunani mensyaratkan "Perubahan Pikiran". Orang yang 
diselamatkan menerima pikiran dan hati yang baru. la akan berpikir dan hidup berbeda dengan sebelumnya. 
Bukannya "Mana yang untuk aku?", sekarang pertannyaannya, "Apa yang dikehendaki Allah?" Pertobatan 
bukansuatu emosi yang akanmemudar atau suatu ketidak berdosaan total, namun hubungan yang baru dengan 
Yang Kudus, yang akan mengubah seorang yang percaya secara progresif menjadi orang yang kudus. 



□ "dibaptis" Ini adalah sebuah AORIST PASSIVE IMPERATIVE (lih. NASB, NKJV). Lihat Topik Khusus 
berikut. 

TOPIK KHUSUS: BAPTISAN 

Curtis Vaughan, Kisah Para Rasul, mempunyai sebuah catatan kaki yang menarik di hal. 28. 

"Kata Yunani dari 'dibaptis' adalah suatu imperative orang ketiga; kata 'bertobat', imperative orang 
kedua. Perubahan dari suatu perintah yang lebih langsung, yakni orang kedua kepada yang lebih tidak 
langsung, orang ketiga 'dibaptis' menyatakan bahwa tuntutan dasar Petrus yang terutama adalah 
pertobatan." 

Hal ini mengikuti tekanan khotbah Yohanes Pembaptis (lih. Mat 3:2) dan Yesus (lih. Mat 4:17). 
Pertobatan nampaknya adalah sebuah kunci rohani dan baptisan adalah suatu pernyataan keluar dari perubahan 
kerohanian ini. Perjanjian Baru tidak tahu sama sekali tentang adanya orang percaya yang tidak dibaptis! 
Terhadap gereja mula-mula baptisan adalah cara pengakuan iman kepada masyarakat umum. Inilah kesempatan 
untuk pengakuan iman dalam Kristus kepada masyarakat, bukan suatu mekanisme untuk keselamatan! Perlu 
diingat bahwa baptisan tidak disebutkan dalam khotbah Petrus yang kedua, walau pertobatan disebutkan (lih. 
3:19; Luk 24:17). Baptisan adalah teladan yang ditunjukkan oleh Yesus (lih. Mat 3:13-18). Baptisan 
diperintahkan oleh Yesus (lih. Mat 28:19). 

Pertanyaan modern mengenai keharusan dari baptisan untuk keselamatan tidak disebutkan dalam Perjanjian Baru; 
semua orang percaya diharapkan untuk dibaptis. Namun demikian, seseorang hams juga menjaga did terhadap 
suatu mekanikalisme sacramental! Keselamatan adalah masalah iman, bukan soal tempat yang tepat, kata-kata 
yang tepat, ataupun tindakan ritual yang tepat! 

□ "dalam nama Yesus" Ini adalah suatu ungkapan Ibrani (mencerminkan Yoel 2:32) yang menunjuk pada 
pribadi atau sifat dari Yesus. Bisa jadi rumusan baptisan gereja mula-mula, yang kemungkinan diulangi oleh si 
calon, adalah "Aku percaya Yesus adalah Tuhan" (lih. Rom 10:9-13). Ini adalah suatu peneguhan teologis dan 
suatu peneguhan kepercayaan pribadi. Dalam Amanat Agung Mat 28:19-20 nama tritunggal adalah rumusan 
baptisan. Lagi kita harus berjaga terhadap suatu sakramentalisme mekanis! Gelar atau rumusan bukanlah 
kuncinya, melainkan hati dari orang yang dibaptis. 

□ 

NASB, NJB, 

NIV "untuk pengampunan dosamu" 

NKJV "untuk pembebasan dosa-dosa" 

NRSV "sehingga dosamu bisa diampuni" 

TEV "sehingga dosamu akan diampuni" 

Pertanyaan teologisnya adalah bagaimana "untuk" (eis) berfungsi? Apakah paengampunan terkait dengan 
"bertbat" atau "dibaptis"? Apakah pengampunan bergantung pada pertobatan dan/atau baptisan? 

Kemungkinan penggunaan eis ada banyak. Pengunaan yang paling umum ialah "dengan suatu pandangan 
kepada" atau "untuk maksud." Kebanyakan ahli Baptis memilih "karena" untuk alasan-alasan teologis, namun ini 
adalah suatu pilihan minor. Sering pra suposisi kita bahkan berfungsi pada tingkat analisis ketatabahasaan ini. 

54 



Kita hams membiarkan Alkitab berbicara dalam konteks; kemudian periksa paralel-paralelnya, kemudian bentuk 
teologi sistematis kita. Semua penafsir terkondisi secara historis, denominasi, dan pengalaman. 

Pengampunan melalui iman dalam Kristus adalah tenia berulang dalam khotbah-khotbah dalam Kisah ini 
(mis. Peter 2:38; 3:19; 5:31; 10:43; dan Paul 13:38). 

□ "menerima karunia Roh Kudus" Ini adalah sebuah FUTURE MIDDLE (deponent) INDICATIVE. Karunia 
Roh adalah (1) suatu keselamatan yang terjamin; (2) ssuatu hadirat yang tinggal; (3) suatu pembekalan untuk 
pelayanan; dan (4) suatu pengembangan keserupaan dengan Kristus. Kita tidak boleh menekan hal-hal ini atau 
urutan peristiwa keselamatannya karena hal-hal ini sering berbeda dalam Kis. Kisah tidak dimaksudkan untuk 
mengajarkan suatu rumusan atau tahapan teologis yang baku (lih. Bagaimana Membaca Alkitab Untuk 
Mendapatkan Semua Manfaatnya, hal. 94-1 12), namun catatan apa yang terjadi. 

Haruskah seorang penafsir menggunakan naskah ini untuk menegaskan tahapan tinfakan keselamatan: 
bertobat, dibaptis, pengampunan, dan kemudian karunia Roh? Teologia saya menuntut Roh untuk aktif sejak 
pertama (lih. Yoh 6:44,65) dan bersifat krusial sua melalui proses kesadaran (lih. Yoh 16:8-12), pertobatan (lih. 
5:31; 11:18; II Tim 2:25), da iman. Roh adalah yang terutama dan keharusan (lih. Rom 8:9) dari mulai sampai 
berakhir. la secara pasti tidak bisa hanya ada di bagian akhir dari suatu rentetan ! 

2:39 "bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu" Ini adalah sebuah konsep kebersamaan, multi generasi, 
dan kekeluargaan dari PL (lih. Kel 20:5-6 dan Ul 5:9-10; 7:9). Iman dari anak-anak dipengaruhi oleh orang tua 
dan merupakan tanggung jawab orang tua (lih. Ul 4:9; 6:6-7; 20-25; 11:19; 32:46). Pengaruh kebersamaan ini 
juga memiliki aspek mengerikan dalam terang Mat 27:25 ("darah-Nya... atas kami dan atas anak-anak kami"). 

Janji pengaruh iman multi generasi ini membantu saya untuk percaya bahwa Allah akan memakai iman saya 
untuk mempengaruhi, memberkati, dan melindungi keturunan-keturunan saya (lih. Ul 7:9). Ini tidak menyangkal 
tanggung jawab pribadi, namun menambah sebuah elemen pengaruh kebersamaan. Iman dan pelayanan setia saya 
dalam Kristus tidak mempengaruhi keluarga saya dan keluarga mereka dan seterusnya (lih. Ul 7:9). Betapa ini 
merupakan suatu pengharapan yang menghiburkan dan janji yang memotivasi. Iman melinasi keluarga- keluarga! 

□ "bagi orang yang masih jauh" Petrus sedang berpidato di hadapan orang Yahudi. Frasa ini aslinya merujuk 
pada orang Yahudi buangan yang akan dibawa kembali ke Tanah Perjanjian (lih. Yes 57:19). Namun demikian, 
ini juga, dalam beberapa perikop, sepertinya menunjuk pada Orang Bukan Yahudi yang sedemikian jauh dari 
suatu pengenalan akan YHWH (lih. Yes 49:1; Zak 6:15). Kabar baik dari injil adalah bahwa Allah yang esa dan 
benar itu (yaitu monoteisme) yang menciptakan wsemua manusia dalam gambarNya (lih. Kej 1:26-27), 
berkerinduan untuk memiliki persekutuan dengan mereka semua (lih. I Tim 2:4; II Pet 3:9). Inilah pengharapan 
akan kesatuan dari semua manusia di dalam Kristus. Dalam Dia tidak ada lagi Yahudi-Bukan Yahudi, budak- 
merdeka, pria-wanita, namun semua adalah satu (lih. Ef 2:11-3:13). Paulus menggunakan kutipan yang sama ini 
dalam berpidato pada Orang Bukan Yahudi di Ef 2:13 & 17. Jaman baru Roh telah membawa suatu kesatuan yang 
tak disangka-sangka! 

□ "sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita" Ini adalah sebuah AORIST MIDDLE (deponent) 
SUBJUNCTIVE. Aslinya ini merujuk pada Yudaisme yang terpencar-pencar. Allah selalu mengambbil inisiatif 
(MIDDLE VOICE, lih. Yoh 6:44,65). Dari Yeh 18:32; Yoh 3:16; I Tim 2:4; II Pet 3:9 kia tahu la memanggil 
semua manusia di tingkat tertentu kepada DiriNya. Namun, mereka harus menanggapi (yaitu SUBJUNCTIVE 
MOOD). 

Istilah "banyak" dan "semua" secara alkitabiah berparalel (bandingkan Yes 53:6, "semua" dengan Yes 
53:11,12, "banyak" atau Rom 5:18, "semua" dengan Rom 5:19, "banyak"). Hati Allah berdegup bagi suatu dunia 
yang hilang yang diciptakan menurut gambarNya, diciptakan untuk bersekutu dengan DiriNya! 

2:40 "dengan banyak perkataan lain" Ini adalah bukti kenaskahan bahwa khotbah-khotbah yang dicatat dalam 
Kisah adalah rangkuman-rangkuman. Ini benar juga bagi pengajaran Yesus dalan Injil. Kita secara pra suposisi 
meneguhkan pengilhaman dan keakuratan dari rangkuman-rangkuman tersebut. Dunia abad pertama biasa dengan 
penyajian lisan dan daya ingat mereka. 



55 



□ "memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh" Istilah Yunani ini (dia ditambah marturomai) populer 
dengan Lukas (lih. 2:40; 8:25; 10:42; 18:5; 20:21,23,24; 23:11; 28:23; Luk 16:28). Injil memiliki suatu 
kepentingan dan ketinggian yang tak bisa diabaikan baik dalam proklamasi ataupun mendengar. 

□ "mengecam dan menasihati mereka" Manusia hams menanggapi penawaran Allah di dalam Kristus (lih 
Yoh 1:12; 3:16; Rom 10:9-13). Inilah paradoks dari kedaulatan Allah dan kehendak bebas manusia (lih. Flp 2:12- 
13). 

□ 

NASB, NKJV "Diselamatkan" 

NRSV, TEV, 

NJB "Menyelamatkan dirimu sendiri" 

Bentuk terinfleksi dari istilah ini adalah AORIST PASSIVE IMPERATIVE, namun sebagaimana dapat anda 
katakan, NRSV, TEV, dan NJB menterjemahkannya sebagai MIDDLE VOICE. Ini adalah ketegangan teologis 
mengenai keselamatan (lih. Flp 2:12-13). Apakah Allah semua, atau para pendengar tersebut harus mengijinkan 
Allah bekerja dalam kehidupan mereka? 

Istilah Yunani "diselamatkan" (soso) mencerminkan suatu konsep Ibrani (yasha) dari pembebasan jasmani 
(lih. Yak 5:15,20), sementara dalam penggunaan PB nya ini berkonotasi pembebasan rohani atau keselamatan 
(lih. Yak 1:21; 2:14; 4:12). 

TOPIK KHUSUS: BENTUK KATA KERJA YUNANI YANG DIGUNAKAN UNTUK KESELAMATAN 

Keselamatan bukanlah suatu produk, tetapi suatu hubungan. Ini tidak berakhir ketika seseorang mempercayai 
Kristus; ini justru baru mulai! Ini bukan suatu polis asuransi kebakaran, ataupun suatu tiket ke surga namun suatu 
kehidupan serupa Kristus yang bertumbuh. 
KESELAMATAN SEBAGAI SUATU TINDAKAN YANG TELAH SELESAI (AORIST) 

- Kisah 15:11 

- Roma 8:24 

II Timotius 1:9 

- Titus 3:5 

Roma 13:11 (menggabungkan AORIST dengan suatu orientasi FUTURE) 
KESELAMATAN SEBAGAI SUATU STATUS KEBERADAAN (PERFECT) 

Efesus 2:5,8 
KESELAMATAN SEBAGAI SUATU PROSES YANG BERKELANJUTAN (PRESENT) 

- IKorintus 1:18; 15:2 

- IIKorintus2:15 

KESELAMATAN SEBAGAI SUATU PENYEMPURNAAN DI MASA DEPAN (FUTURE dalam BENTUK 
KATA KERJA atau konteks) 

- (Diisyaratkan dalam Mat 10:22, 24:13; Mar 13:13) 

- Roma 5:9,10; 10:9,13 

- IKorintus 3:15; 5:5 

- Filipi 1:28; 

I Tesalonika 5:8-9 

- Ibrani 1:14; 9:28 
I Timotius 4:16 

- IPetrusl:5,9 

Karenanya, keselamatan dimulai dengan suatu keputusan iman awal (lih. Yoh 1:12; 3:16; Rom 10:9-13), namun 
ini harus menghasilkan satu proses iman gaya hidup (lih. Rom 8:29; Gal 3:19; Ef 1:4; 2:10), yang satu hari akan 
disempurnakan di depan kita (lih. I Yoh 3:2). Tahapan terakhir ini disebut pemuliaan. Ini dapat dilukiskan sebagai 

1 . keselamatan awal-pembenaran (diselamatkan dari hukuman dosa) 

2. keselamatan progresif-pengkudusan (diselamatkan dari kuasa dosa) 

3. keselamatan terakhir-pemuliaan (diselamatkan dari hadirat dosa) 



56 



□ "angkatan yang jahat ini" Ini bisa jadi adalah suatu singgungan terhadap Ul 32:5 dan Maz 78:8. akar PL 
dari istilah "benar," "bersifat benar," "adil," "keadilan," adalah "sebuah tolok ukur air." Ini menjadi suatu 
penggambaran pembanguna, Allah adalah sang tolok ukur! Kebanyakan kata untuk dosa dalam bahasa Ibrani dan 
Yunani menunjuk pada suatu deviasi dari tolok ukur ini (yaitu, bengkok, jahat). Semua manusia perlu 
diselamatkan dan dipulihkan. 



2:41 




NASB 


"menerima" 


NKJV 


"menerima dengan sukacita 


NRSV 


"menyambut" 


TEV 


"percaya" 


NJB 


"menerima" 



Ini adalah sebuah AORIST MIDDLE PARTICIPLE dari apodechomai. Louw dan Nida, Ramus Yunani- 
Inggris, menyebutkan tiga penggunan dari istilah ini (lih. vol.2, hal. 28). 

1. menyambut seseorang 

2. menerima sesuatu atau seseorang sebagai benar dan menanggapinya secara pantas 

3. mengakui kebenaran atau nilai dari sesuatu atau seseorang 

Lukas sering menggunakan kata ini (lih. Luk 8:40; 9:11; Kis 2:41; 18:27; 24:3; 28:30). Injil adalah suatu 
pribadi untuk disambut, kebenran mengenai pribadi tersebut untuk dipercayai, dan kehidupan seperti pribadi 
tersebut untuk dijalani. Seluruh tiga hal ini krusial. 

□ "dibaptis" Baptisan adalah sebuah pengharapan keagamaan bagi orang Yahudi saat mereka memasuki Bait 
Suci. Para pengikut baru membaptiskan diri sendiri, namun bukan orang Yahudi. Ini adalah suatu peristiwa 
keagamaan yang diharapkan bagi para pendengar ini namun dengan arti yang baru. Yesus dibaptis; Yesus 
memerintahkan kita untuk membaptiskan-yang menyelesaikan hal itu! PB tidak tahu apa-apa mengenai orang 
percaya yang tidak dibaptis. Sepertinya bagi saya ini adalah suatu pemutusan yang jelas dengan Yudaisme dan 
memulai suatu umat Allah yang baru. 

□ "tiga ribu jiwa" Ini bukanlah angka yang bulat, namn suatu angka yang besar. Berita Petrus menenai daerah 
asal dari para saksi mata ini. Mereka siap untuk membuat luapan iman yang disyaratkan untuk percaya. 

1 . Yesus adalah Mesias 

2. Mesias ditus untuk menderita 

3. imndalam Dia adalah satu-satunya cara bagi pengampunan 

4. baptisan adalah pantas 

Ini mensyaratkan suatu keputusan yang menentukan, segera, merubah kehidupan (sebagaimana saat ini)! Lihat 
Topik Khusus: Kerygma pada 2:14. 

2:42 "Mereka bertekun dalam pengajaran... dalam persekutuan" Lukas sering menggunakan konsep ini (lih. 
1:14; 2:42,46; 6:4; 8:13; 10:7). Perhatikan hal-hal yang mereka kerjakan saat bersama-sama: (1) mengajar (lih. 
2:42; 4:2,18; 5:21,25,28,42); (2) bersekutu; (3) memecahkan roti (yaitu ini kemungkinan menunjuk pada 
Perjamuan Suci); dan (4) berdoa (lih. ay 43-47). Hal-hal inilah yang harus kita ajarkan kepada orang-orang 
percaya yang baru! Orang orang yang baru beralih agama ini lapar akan kebenaran dan persekutuan. Lihat Topik 
Khusus berikut. 



TOPIK KHUSUS: KOINONIA 
















Istilah 


"persekutuan" (koinonia) berarti 
















1 . hubunan dekat dengan seseorang 
















a. 


dengan Anak (lih. I Yoh 1 :6; I Kor 1 :9) 
















b. 


dengan Roh (lih. II Kor 1 3 : 1 3 ; Flp 2 : 1 ) 
















c. 


dengan Bapa dan Anak (lih. I Yoh 1:3) 
















d. 


dengan saudara/saudari seperjanjian yang 


lain 


(lih. 


I Yoh 1:3,7; 


Kis 2:42; 


Gal 2:9; 


Fil 


17) 



57 



2. hubungan dekat dengan sesuatu atau kelompok-kelompok 

a. dengan Injil (lih. Flp 1:5; Fil 6) 

b. dengan darah Kristus (lih. I Kor 10:16) 

c. tidak dengan kegelapan (lih. II Kor 6:14) 

d. dengan penderitaan (lih. Fil 3:10; 4:14; I Pet 4:13) 

3. anugerah atau sumbangan yang dilakukan secara berkemurahan (lih. Rom 12:13; 15:26; II Kor 8:4; 9:13; 
Fil 4:15; Ibr 13:16) 

4. Anugerah pemberian Allah melalui Kristus, yang memulihkan persekutuan umat manusia dengan Nya 
dan saudara-saudarinya 



NASKAH NASB (UPDATED): 2:43-47 

43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. 
44 Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah 
kepunyaan bersama, 4 "dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya 
kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. 46 Dengan bertekun dan dengan sehati 
mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing 
secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, 47 sambil memuji Allah. 
Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang 
yang diselamatkan. 



2:43 "ketakutanlah mereka semua" Ini adalah sebuah IMPERFECT PASSIVE (deponent) INDICATIVE. Kita 
memperoleh istilah "fobia" dari istilah "kagum" atau "takut" ini. Hadirat dan kuasa Allah menyebabkan suatu 
atmoslir kekudusan, bahkan orang berdosa yang belum selamatpun tahu akan kekudusan waktu dan tempat ini! 

2:44 "semua orang yang telah menjadi percaya" Liha catatan pada 3:16. 

□ "dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama" Pengalaman awal dalam "komunitas" ini 
tidak berhasil (lih. 4:32-5:11). Ini tidak dimaksudkan sebagai suatu prinsip universal, namun suatu upaya pada 
suatu komuniitas atau iman yang saling mengasihi, dan saling mendukung. Ini adalah suatu teladan yang bagus 
bahwa tidak setiap yang tercatat di dalam Alkitab dimaksudkan untuk diterapkan secara universal! Orang-orang 
percaya mula-mula ini memiliki suatu kasih yang besar satu dengan yang lain. Oh kalau saja kita bisa 
mendapatkan kembali kasih dan pengrtian akan hadirat dan kuasa Allah ini di antara kita (lih. Yoh 
17:11,21,22,23)!! 

2:46 "dengan sehati" Gereja mula-mula bercirikan kesatuan maksud ini (lih. 1:14; 2:46; 4:24; 5:12). Ini bukan 
untuk mengatakan bahwa mereka selalu bersetuju dalam segala hal, namun bahwa hati dan pikiran mereka terjalin 
bersama dalam prioritas kerajaan dan bukannya agenda-agenda atau pilihan pribadi. 

□ "dalam Bait Allah" Mereka kemungkinan bertemu dalam "serambi Salomo" (lih 3:11; 5:12). Yesus 
mengajar di sana (lih. Yoh 10:23). Serambi atau beranda Salomo adalah suatu ruangan bertiang dan beratap di 
bagian mur dari bagian luar lapangan Orang Bukan Yahudi dalam Istana Herodes (lih. karya Yosefus Antiq. 
15:11:3). Para Rabi mengajar di sini. Orang-orang biasa berkumpul di sini untuk mendengar pengajaran. 

Perhatikan bahwa gereja mula-mula hadir di Bait Suci dan juga barangkali di sinagoga-sinagoga lokal sampa 
para rabi membuat rumusan kutukan (sekitar 70 M), yang memaksa anggota sinagoga mengutuk Yesus. Ini 
menyebabkan perpecahan antara gereja dan Yudaisme. Orang-orang percaya mula-mula memelihara kebaktian 
mingguan mereka, namun bertemu di hari Minggu untuk memperingati kebangkitan Yesus. 

□ "Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir" Jika "memecahkan roti" adalah 
suatu sebutan teknis dari Perjamuan Suci (lih. Luk 22:19 dan khususnya dalam konteks perjamuan agape [I Kor 
11:17-22; II Pet 2:13-14; Yud ay 12] dalam gereja mula-mula, cont. Kis 20:7), maka ini menunjuk pada 
perjamuan harian di rumah-rumah setempat (namun haruslah diakui bahwa ini juga bisa digunakan untuk 

58 



perjaman biasa dalam Luk 24:30,35). Berhati-hatilah terhadap tradisi-tradisi denominasional domgmatis tentang 
masalah kapan, di mana, frekuensi, dan bentuk dari Perjamuan Suci. 

□ 

NASB "gembira dan dengan tulus hati" 

NKJV "gembira dan hati yang bersahaja" 

NRSV "bersuka dan kemurahan hati" 

TEV "bersuka dan rendah hati" 

NJB "bersuka dan murah hati" 

Variasi terjemahan dari istilah kedua menunjukkan kesulitan menterjemahkan aphelotes. Secara hurufiah ini 
berarti mulus atau rata, namun ini digunakan dalam penggambaran untuk "sederhana," "tulus," atau "rendah hati" 
(Louw dan Nida). Lihat Topik Khusus: Hati pada 1:24. 

24:7 

NASB, NKJV "disukai semua orang" 

NRSV "di beri kemurahan oleh semua orang" 

TEV "menikmati kemurahan dari semua orang" 

NJB "di pandang oleh setiap orang" 

Frasa ini menunjuk pada penerimaan dari Orang-orang Kristen mula-mula oleh orang Yerusalem. Seluruh 
jenis dan tingkatan masyarakat yang berbeda menganggap baik para orang-orang percaya pertama ini. Orang- 
orang Kristen bukanlah ancaman bagi pemerintah Romawi atau kepada perdamaian (salah satu maksud Kisah). 
Tak ada pemisahan dengan Yudaisme keRabian di awal dari gereja. 

□ "Tuhan menambah" Ini adalah sebuah IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE. Alkitab menekankan 
kedaulatan Allah. Tak satupun terjadi di luar kehendak Allah. Tak satupun mengejutkan Allah. Namun demikian, 
cara PL untuk menegaskan monoteisme ini (yaitu satu kausalitas) telah disalah mengertikan. Saya ingin 
menyisipkan dua Topik Khusus, satu pada keperluan untuk menyeimbangkan dan satu pada perjanjian. Saya 
harap ini membawa terang, bukan panas! 

TOPIK KHUSUS: PEMILIHAN/PRADESTINASI DAN KEBUTUHAN AKAN SEBUAH 
KESEIMBANGAN TEOLOGIS 

Pemilihan adalah doktrin yang sangat bagus. Namun demikian, ini bukan seruan bagi favoritisme, namun 
seruan untuk menjadi suatu jalur, suatu alat atau cara bagi penebusan dari orang lain! Dalam Perjanjian Lama kata 
ini digunakan terutama untuk pelayanan; dalam Perjanjian Baru, kata ini digunakan untuk keselamatan yang 
dihasilkan dalam pelayanan. Alkitab tidak pernah menyesuaikan pendapat yang nampak saling bertentangan yaitu 
antara kedaulatan Allah dan kehendak bebas manusia, namun meneguhkan keduanya! Suatu contoh yang bagus 
dari ketegangan Alkitabiah adalah Roma 9 mengenai pilihan berdasar kedaulatan Allah dan Roma 10 mengenai 
tanggapan yang diperlukan dari manusia (lih. 10:1 1,13). 

Kunci dari ketegangan teologis ini bisa didapati dalam Efesus 1:4. Yesus adalah orang pilihan Allah dan 
semua dapat terpilih di dalam Dia (Karl Barth). Yesus adalah jawaban "ya" dari Allah terhadap kebutuhan 
manusia yang jatuh (Karl Barth). Efesus 1:4 juga membantu menjernihkan permasalahan ini dengan menyatakan 
bahwa sasaran dari pradestinasi bukanlah surga, namun kekudusan (keserupaan dengan Kristus). Kita sering 
tertarik oleh manfaat injil namun mengabaikan tanggung-jawabnya! Panggilan Allah (pemilihan) adalah untuk 
saat ini sebagaimana untuk kekalan! 

Doktrin-doktrin datang dalam hubungan dengan kebenaran yang lain, bukan sebagai kebenaran yang tunggal 
dan tersendiri. Sebuah analogi yang bagus adalah suatu konstelasi (rasi bintang) dengan sebuah bintang. Allah 
menyajikan kebenaran dalam gaya aliran budaya timur, bukan barat. Kita tidak boleh menghilangkan ketegangan 
yang disebabkan oleh pasangan-pasangan kebenaran doktrin yang bersifat dialektis (saling berlawanan): 

1. Pradestinasi vs. kehendak bebas manusia 

2. Keamanan orang percaya vs. kebutuhan akan ketekunan 

3. Dosa asal vs. dosa secara sengaja 

4. Ketidak berdosaan (perfeksionisme) vs. semakin kurang berbuat dosa 

5. pembenaran dan pengkudusan awal yang seketika vs. pengkudusan progresif 

59 



6. Kemerdekaan orang Kristen vs. tanggung jawab orang Kriten 

7. Transendensi Allah vs. ketetap-adaan Allah 

8. Allah yang secara mutlak tak terpahami vs. Allah yang bisa dipahami melalui Kitab Suci 

9. Kerajaan Allah saat ini vs. penyempurnaan di masa depan 

10. Pertobatan sebagai anugerah Allah vs. pertobatan sebagai tanggapan perjanjian yang diperlukan dari 
manusia 

11. Yesus sebagai makhluk illahi vs. Yesus sebagai manusia 

12. Yesus setara dengan Bapa vs. Yesus sebagai sangat merendahkan diri/menghormati Bapa 

Konsep teologis dari "perjanjian" mempersatukan kedaulatan Allah (yang selalu mengambil inisiatif dan 
menetapkan agenda) dengan tanggapan pertobatan awal dan berkelanjutan, iman dari manusia yang bersifat 
keharusan. Hati-hatilah jangan sampai asal mengambil satu sisi dari paradoks dan mengecilkan sisi lainnya! Hati- 
hatilah jangan sampai anda menyakini hanya doktrin atau system teologia yang anda sukai saja! 



TOPIK KHUSUS: PERJANJIAN 

Kata dalam PL berith, perjanjian, tidak mudah didefinisikan. Tidak ada KATA KERJA yang saling cocok 
dalam bahasa Ibrani. Semua yang mencoba untuk menarik suatu definisi etimologis telah membuktikan bahwa 
tidak ada yang meyakinkan. Namun demikian, sentralitas konsepnya yang nampak jelas telah memaksa para ahli 
untuk memeriksa penggunaan kata ini untuk mencoba menentukan arti fungsionalnya. 

Perjanjian adalah suatu cara yang digunakan oleh Allah yang benar dalam menghadapi manusia ciptaanNya. 
Konsep dari perjanjian, persetujuan, atau kesepakatan sangatlah menentukan dalam pemahaman perwahyuan 
alkitabiah. Ketegangan antara kedaulatan Allah dan kehendak bebas manusia nampak sangat jelas dalam konsep 
perjanjian. Beberapa perjanjian didasarkan atas sifat-sifat, tindakan-tindakan, dan maksud-maksud Allah. 

1. penciptaan itu sendiri (lih. Kejadian 1-2) 

2. panggilan Abraham (lih. Kejadian 12) 

3. perjanjian dengan Abraham (lih. Genesis 15) 

4. pemeliharaan dan perjanjian kepada Nuh (lih. Kejadian 6-9) 

Namun demikian, sifat mendasar dari perjanjian menuntut adanya suatu tanggapan. 

1 . oleh iman Adam hams mentaati Allah dan tidak memakan buah dari pohon ditengah-tengah taman Eden 
(lih. Kejadian 2) 

2. oleh iman Abraham hams meninggalkan keluarganya, mengikuti Allah, dan percaya akan ketumnan yang 
akan da tang. (lih. Kejadian 12,15) 

3. oleh iman, Nuh hams membangun bahtera jauh dari air dan mengumpulkan binatang-binatang. (cf. 
Genesis 6-9) 

4. oleh iman Musa membawa bangsa Israel keluar dari Mesir dan menerima petunjuk khusus bagi 
kehidupan social dan keagamaan dengan janji berkat dan kutuk (lih. Ulangan 27-28) 

Ketegangan yang sama yang melibatkan hubungan Allah dengan manusia dikemukakan dalam "perjanjian 
baru" Ketegangan ini dapat dilihat dengan jelas dalam membandingkan Yehezkiel 18 dengan Yehezkiel 36:27-37. 
Apakah perjanjian berdasarkan tindakan kemurahan Allah atau tanggapan manusia yang dimandatkan? Ini adalah 
pokok bahasan yang hangat dai Perjanjian Lama dan Baru. Sasaran keduanya sama: (1) pemulihan persekutuan 
yang hilang dalam Kej dan (2) penetapan orang-orang benar yang mencerminkan sifat-sifat Allah. 

Perjanjian yang bam dari Yer 31:31-34 menyelesaikan ketegangan ini dengan menghilangkan prestasi 
manusia sebagai cara untuk mencapai penerimaan. Hukum Allah menjadi suatu hasrat dari dalam dan bukannya 
suatu kitab undang-undang hukum eksternal. Sasaran untuk bangsa yang benar dan saleh tetap sama, namun 
metodologinya berubah. Manusia yang jatuh membuktikan diri mereka sendiri tidak layak untuk menjadi gambar 
cerminan Allah. Masalahnya adalah bukan perjanjian Allah, namun keberdosaan dan kelemahan manusia. (lih. 
Rom 7; Gal 3). 



60 



Ketegangan yang sama antara perjanjian-perjanjian PL yang tak bersyarat dan bersyarat tetap ada dalam PB. 
Keselamatan adalah sungguh-sungguh cuma-cuma dalam karya paripurna Yesus Kristus, namun ini mensyaratkan 
pertobatan dan iman (baik di awal dan seterusnya). Ini merupakan suatu pengumuman hukum dan sebuah 
panggilan kepada keserupaan dengan Kristus, suatu pernyataan tanda penerimaan dan suatu bentuk perintah 
kepada kesucian! Orang-orang percaya tidak diselamatkan oleh prestasi mereka, namun kepada ketaatan (lih. Ef 
2:8-10). Hidup saleh menjadi bukti dari keselamatan, bukan cara mendapatkan keselamatan. 



□ 

NASB, NRSV "jumlah mereka" 

NKJV "pada gereja" 

TEV "ke kelompok mereka" 

NJB "kepada komunitas mereka" 

Frasa epi to auto digunakan dalam Bahasa Yunani Klasik dan Yunani Koine (Septuaginta dan Kis 1:15; 
2:1,47; I Kor 11:20; 14:23), berarti "datang bersama." Di sini dalam PB ini menunjuk pada suatu pertemuan 
gereja. Oleh karena itu, Tuhan menambahkan pada gereja (yaitu kumpulannya) tiap hari. 

□ "orang yang diselamatkan" Frasa "Tuhan (Allah atau Kristus) menambahkan" adalah sebuah IMPERFECT 
ACTIVE FNDICATIVE, namun frasa ini adalah sebuah PRESENT PASSIVE PARTICIPLE. Pelaku yang 
dinyatakan dari PASSIVE VOICE ini adalah Tuhan. Kata "diselamatkan" ini adalah dalam suatu proses. 
Keselamatan dimulai dengan percaya/mempercayai/iman setiap hari. Keselamatan adalah suatu hubungan yang 
diawali oleh Allah/Roh (lih. Yoh 6:44,65), namunini hams merupakan pengalaman yang berkelanjutan. Ini 
bukanlah suatu tiket ke surga atau suatu polis asuransi jiwa; ini adalah suatu hubungan iman, yang bertumbuh 
sertiap hari. Lihat Topik Khusus: Kata Kerja Yunani yang Digunakan untuk Keselamatan pada 2:40. 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1. Garis besarkan khotbah Petrus 

2. Apa maksud dari Pentakosta? 

3. Bagaimana nubuatan Yoel berhubungan dengan konteks ini? 

4. lelaskan penggunaan Petrus akan perikop Perjanjian Lama 



61 



KISAH 3 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Orang Lupuh Disembuhkan 


Seorang yang Lumpuh 


Penyembuhan di Gerbang 


Seorang Pengemis Lumpuh 


Penyembuhan Seorang yang 


di Gerbang Bait Suci 


Disembuhkan 


Indah 


Disembuhkan 


Lumpuh 


3:1-10 


3:1-10 


3:1-10 


3:1-10 


3:1-10 


Pidato Petrus di Serarabi 


Khotbah di Serarabi Salomo 


Khotbah Petrus 


Berita Petrus di Bait Suci 


Petrus Berpidato kepada 


Salomo 








Orang banyak 


3:11-26 


3:11-26 


3:11-16 


3:11-16 


3:11-16 






3:17-26 


3:17-26 


3:17-24 
3:25-26 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 
merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya me miliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN KONTEKSTUAL 

Dalam pasal 3-5 ada ketegangan di Yerusaem atas pengajaran Yesus dsn mujizat-mujizat dari para rasul. 
Kurun waktu bagi lima pasal pertama adalah sekitar satu tahun. 

A. Petrus dan Yohanes menyembuhkan orang yang lumpuh, 3:1-4:31 (sebuah contoh dari Kisah 2:43) 

1 . penyembuhan itu sendiri 

2. khotbah kedua Petrus menerangkan penyembuhan tersebut 

3. reaksi dan pengadilan (khotbah ketiga Petrus, ditujukan pada Sanhedrin) 

4. penganiayaan dimulai 

B . Suatu upaya di keidupan kemasyarakatan, Kis 4: 32-5 : 1 1 

1 . kesatuan orang-orang percaya yang pertama 

2. masalah-masalah dengan Ananias dan Safira 



62 



C. Hubungan gereja mula-mula dengan Yudaisme kerabian, 5: 12-42 

1. kehidupan dari gereja 

2. kecemburuan Sanhedrin 

3. syafaat dari seorang malaikat 

4. khotbah keempat Petrus 

5. reaksi dan penghukuman 

GELAR-GELAR BAGI YESUS DALAM PASAL-PASAL 3-4 

A. Yesus Kristus orang Nazaret, 3:6; 4:10 

B. HambaNya Yesus, 3:13,26; 4:27 

C. Yang Kudus dan Benar, 3:14 

D. Pemimpin kepada Hidup, 3:15 

E. Kristus, 3:18,20; 4:10 

F. Nabi, 3:22 

G. Kemungkinan suatu singgungan pada gelar "Benih Abraham," 3:25-26 
H. BatuPenjuru, 4:11 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:1-10 

*Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes 
ke Bait Allah. 2 Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap- 
tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk 
meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah. 3 Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus 
dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah. 4 Mereka menatap dia dan Petrus berkata: 
"Lihatlah kepada kami." 5 Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari 
mereka. 6 Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan 
kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!" 7 Lalu ia memegang tangan kanan 
orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu. 8 Ia melonjak 
berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat- 
lompat serta memuji Allah. 'Seluruh rakyat itu melihat dia berjalan sambil memuji Allah, 10 lalu mereka 
mengenal dia sebagai orang yang biasanya duduk meminta sedekah di Gerbang Indah Bait Allah, sehingga 
mereka takjub dan tercengang tentang apa yang telah terjadi padanya. 



3:1 "Petrus dan Yohanes ke Bait Allah" Ini adalah sebuah IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE. Adalah 
merupakan kebiasaan semua orang untuk pergi ke Bait Allah tiap hari (lih. Luk 24:53; Kis 2:46). Para pengikut 
mula-mula Yesus di Palestina berbakti (1) di Bait Allah (setidaknya pada hari-hari khusus kalau tidak setiap hari); 
(2) di sinagoga setempat (tiap Sabat); dan (3) bersama sesama orang percaya di hari Minggu. Ini adalah polanya 
untuk kurun waktu yang lama. ORang-orang percaya ini tidak melihat adanya perbedaan antara iman mereka 
dalam Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan dengan Yudaisme. Mereka memandang diri mereka sebagai "orang 
atau jemaat Israel" Inilah mengapa mereka memilih nama ekklesia bagi kelompok mereka. Dalam Septuaginta 
inilah bagaimana frasa perjanjian Ibrani, "jemaat/umat (qahal) Israel" diterjemahkan. 

Orang Yahudi mengambil langkah resmi setelah kejatuhan Yerusalem dan melembagakan suatu rumusan 
sumpah (menolak Yesus sebagai Mesias) untuk membatasi keanggotaan di sinagoga-sinagoga lokal. Inilah ketika 
gereja memperkuat hari kebaktiannya sendiri di hari Minggu (hari untuk memperingati kebangkitan Yesus; hari 
Yesus nampak tiga kali kepada para murid di Ruang Loteng). 

Yohanes sering disebutkan bersama Petrus dalam Kisah (lih. 1:13; 3:1,3,4,11; 4:13,19; 8:14). Tentu mungkin 
saja gereja mula-mula di Yerusalem memiliki kelompok para pemimpin yang mewakili sudut-sudut pandang dan 
penekanan yang berbeda dari injil. Kemungkinan Petrus dan Yohanes lebih terbuka kepada penginjilan orang 
Bukan Yahudi (lih. ay 8,10), sementara Yakobus (saudara tiri Yesus) lebih disebut bersama dengan suatu elemen 
Yahudi konservatif. Semua ini berubah sampai batas tertentu setelah Konsili Yerusalem di Kisah 15. 



63 



□ "menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang" Ini menyatakan sembilan jam setelah matahari 
terbit. Orang Yahudi (yaitu Farisi) secara tradisionak berdoa setiap jam 9 pagi, 12 siang dan 3 siang 
(kemungkinan berdasarkan Maz 55:17). Naskah ini menunjuk pada waktu korban petang, yang adalah jam 3 siang 
(korban padi adalah jam 9 pagi). Banyak orang akan ada di Bait Allah pada waktu ini (lih. 10:30). 

3:2 "seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya" Seluruh pengunjung tetap Bait Suci mengetahui kondisi 
laki-laki ini ("selalu di usung" adalah sebuah IMPERFECT PASSIVE); oleh karena itu, tidak ada kemungkinan 
penipuan dalam kesembuhan tersebut (lih 3:10; 4:22). Ini adalah suatu penggenapan nubuatan keMesiasan PL 
(lih. Yes 35:6). Orang Yahudi menginginkan suatu tanda; Yesus memberikan banyak tanda, jika saja merika 
memiliki mata untuk melihat. 

Ini adalah paradoks yang mengejutkan dari orang yang sakit yang sehari-hari duduk di rumah Allah. Pada 
kenyataannya, malah ada pelarangan terhadap orang-orang semacam ini untuk berpartisipasi aktif dalam 
kebaktian (yaitu melayani sebagai imam-imam, lih Im 21:16-24). Injil menawarkan suatu hari baru. Bahkan 
seorang Sida-sida (tanpa batasan jasmaniah) dari Etiopia (tanpa halangan rasial) disambut dalam Kerajaan (lih. 
8:26-40). 

□ "pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah" Lokasi tepatnya dari gerbang ini tidak jelas. 
Ini mungkin adalah Gerbang Nikanor yang terbuat dari kuningan Korintus (Flavius Yosefus, Antiq. 15.11.3; 
Peperangan-peperangan 5.5.3). Ini terbentang dari Halaman Orang Bukan Yahudi ke Halaman Wanita. Ini 
merupakan bagian sebelah timur bait suci, menghadap Bukit Zaitun, dekat dengan Serambi Salomo. 

□ "untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk" Sedekah atau pemberian kepada orang miskin, 
adalah bagian iman Yahudi yang merupakan keharusan (lih. Mat 6:1-4; Luk 11:41; 12:33; Kis 10:2,4,31; 24:17). 
Biasanya uang dikumpulkan secara mingguan dalam sinagoga-sinagoga lokal dan makanan-makanan di bagi- 
bagikan, namun tampaknya beberapa orang mengemis secara haraian dala wilayah Bait Suci itu sendiri. 

TOPIK KHUSUS: SEDEKAH 

I. Istilah itu sendiri 

A. Istilah ini dikembangkan di dalam Yudaisme (yaitu, periode Septuaginta). 

B . Ini menunjuk pada pemberian pada orang yang miskin dan/atau memerlukan 

C. Kata sedekah berasal dari suatu kontraksi kata Yunani eleomosune. 

II. Konsep Perjanjian Lama 

A. Konsep membantu orangmiskin dinyatakan sejak awal dalam Torah 

1. konteks umum, Ul 15:7-11 

2. "memetik," meninggalkan bagian dari panen bagi orang miskin, Im 19:9; 23:22; Ul 24:20 

3. "tahun sabat," mengijinkan orang miskin makan hasil dari tahun kong yang ke tujuh, Kel 23:10-11; 
Im 25:2-7. 

B. Konsep ini dikembangkan dalam Sastra Hikmat (contoh-contoh pilihan) 

1. Ayub 5:8-16; 29:12-17 (orang jahat dijelaskan dalam 24:1-12) 

2. Mazmur, 11:7 

3. Amsal 11:4; 14:21,31; 16:6; 21:3,13 

III. Perkembangannya di dalam Yudaisme 

A. Pembagian pertama dari Mishnah berurusan dengan bagaimana memperlakukan orang yang miskin, 
memerlukan, dan kaum Lewi setempat. 

B . Kutipan-kutipan pilihan 

1. Ekklesiastikus (j u g a dikenal sebagai Hikmat Ben Sirakh) 3:30, "sebagaimana air memadamkan api 
yang berkobar, demikianlah sedekah merupakan tebusan bagi dosa" (NRSV) 

2. Ekklesiastikus 29:12, "simpan sedekah dalam perbendaharaanmu dan ia akan menyelamatkanmu dari 
setiap bencana" (NRSV) 



64 



3. Tobit 4:6-11, "karena mereka yang bertindak setuju dengan kebenaran akan makmur dalam segala 
aktivitas mereka. Bagi seluruh mereka yang menjalankan kebenaran b 7 berikan sedekah dari milikmu, 
dan jangan biarkan matamu menyesalkan pemberian tersebut ketika kamu sedang melaksanakannya. 
Jangan memalingkan mukamu dari siapapun yang miskin, dan muka Allah tidak akan berpaling dari 
padamu 8 Jika kamu memiliki banyak harta, buatlah pemberian dari padanya secara proporsional; jika 
sedikit, jangan takut untuk memberi sesuai dengan jumlah sedikit yang kamu punyai. Maka kamu 
akan meletakkan satu harta yang baik bagimu sendiri dalam hati-hari kamu memerlukannya. ' ° Karena 
sedekah membebaskan dari kematian dan menjagamu agar tidak masuk dalam Kegelapan. ' ' Sungguh, 
sedekah, bagi semua yang melaksanakannya, merupakan suatu persembahan yang terbaik di hadirat 
Yang Maha Tinggi." (NRSV) 

4. Tobit 12:8-9, " 8 Doa dan puasa d adalah baik, namun yang lebih baik daripada keduanya adalah 
sedekah dengan kebenaran. Sedikit dengan kebenaran lebih baik daripada kemakmuran dengan 
kesalaan 6 . Adalah lbih baik untuk memberi sedekah daripada menimbun emas. 'Karena sedekah 
menyelamatkan dari kematian dan membersihkan setiap dosa. Merekaang memberi sedekah akan 
menikmati suatu kehidupan yang penuh." (NRSV) 

C. Kutipan terakhir dari Tobit 12:8-9 menunjukkan berkembangnya permasalahan. Tindakan manusia/restasi 
manusia dpandang sebagai mekanisme baik untuk pengampunan dan kelimpahan. 

Konsep ini berkembang lebih lanjut dalam Septuaginta di mana istilah Yunani bagi "sedekah" 
(eleomosune) menjadi suatu sinonim bagi "kebenaran" (dikaiosune). Keduanya bisa saling menggantikan 
dalam menterjemahkan kata Ibrani "kebenaran" (BDB 842, kasih dan loyalitas Perjanjian Allah, lih Ul 
6:25; 24:13; Yes 1:27; 28:17; 59:16; Dan 4:27). 

Tindakan belas kasih manusia itu sendiri menjadi suatu sasaran untuk mencapai kelimpahan pribadi 
seseorang di sini dan keselamatan saat kematian. Tindakan itu sendiri, dan bukannya motif di baliknya, 
secara teologis menjadi yang utama. Allah melihat hati, lalu menghakimi perbuatan tangan. Ini adalah 
pengajaran para rabi, namun entah bagaimana terhilang dalam kebenaran diri pribadi (lih. Mik 6:8). 
IV. Reaksi Perjanjian Baru 

A. Istilah ini ditemukan dalam 

1. Mat 6:1-4 

2. Luk 11:41; 12:33 

3. Kis 3:2-3,10; 10:2,4,31; 24:17 

B. Yesus membahas pemahaman kebenaran tradisional ini sebagai (lih. II Klemens 16:4) 

1 . sedekah 

2. puasa 

3. doa 

C. Dalam khotbah Yesus di Bukit (lih. Mat 5-7). Beberapa orang Yahudi percaya dalam tindakan-tindakan 
mereka. Tindakan-tindakan ini dimaksudkan untuk mengalirkan kasih bagi Allah, FirmanNya dan saudari 
dan saudari perjanjian, bukan kepentingan pribadi atau kebenaran diri sendiri! Kerendahan hati dan 
kerahasiaan menjadi pedoman bagi tindakan yang tepat. Hati sifatnya krusial. Hati sesungguhnya jahat. 
Allah hams mengubahkan hati tersebut. Hati yang baru mencontoh Allah! 



3:3 Motif manusia aslinya hanyalah uang (lih. ay 5). 

3:4 "Mereka menatap" Lihat catatan pada 1:10. 

□ "lihatlah kepada kami" mereka menginginkan perhatiannya yang tak terbagi (blepo adalah dalam suatu 
bentuk AORIST ACTIVE IMPERATIVE). 

3:5 Para Rasul tidaklah kaya secara keuangan, namun mereka memiliki akses pada sumber-sumber rohani dari 
Allah (lih ay 6). 

3:6 "Demi Nama Yesus Kristus" "Nama" adalah sebuah ungkapan Ibrani yang berbicara tentang sifat seseorang 
(lih. Luk 9:48,49; 10:17; 21:12,17; 24:47). Ini pasti merupakan kejutan bagi orang ini. Yesus adalah seorang 

65 



penjahat yang baru-baru saja dihukum salib, yang oleh orang asing ini (yaitu Petrus) disebut "Mesias" (yaitu 
"Kristus, yang adalah terjemahan Yunaninya). 

□ "Orang Nazaret" Lihat Topik Khusus pada 2:22. 

□ "berjalanlah" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Petrus dan Yohanes, seperti Yesus, 
menggunakan suatu kesempatan bertemu untuk mendemonstrasikan kasih dan kuasa Allah dan juga untuk 
meneguhkan berita injil (lih. ay 9). Penyembuhan inimenarik perhatian para penyembah Yahudi (lih. ay 12dst). 

3:7 Ini adalah sebuah catatan saksi mata dari beberapa peristiwa yang berkaitan. Seseorang yang ada di sana 
memberitahikan pada Lukas tentang hal ini secara rinci dan jelas. 

□ "seketika itu" Ini adalah istilah Yunani parachrema. Lukas menggunakannya sepuluh kali dalam injilnya 
dan enam kali dalam Kisah (lih. 3:7; 5:10; 12:23; 13:11; 16:26,33). Kata ini hanya dgunakan dua kali dalam 
Matius dan tidak di gunakan di bagian lain lagi dalam PB. Kata ini beberapa kali digunakan dalam Septuaginta. 
Lukas sering menggunakan ungkapan-ungkapan dan istilah-istilah dalam terjemahan Yunani dari PL Ibrani ini. la 
pasti mengetaui PL dengan baik, kemungkinan dari hubungannya dengan Raul Paulus atau keterlibatan dalan 
katekisasi Kristen bersama orang-orang percaya baru. 

3:8 "la melonjak berdiri" Ini adalah sebuah PRESENT MIDDLE PARTICIPLE (lih. ay 9). Orang ini mulai 
berjalan di sekitar Bait Suci. Betapa merupakan kesempatan untuk membagikan Kabar Baik! 

3:10 Mereka mengenal orang ini (IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE, mereka mulai mengenalinya). la 
bukanlah seorang asing atau pengunjung. Mereka telah melihatnya di gerbang hari demi hari, dan melewatinya! 
Namun demikian, para wakil Yesus tidak sekedar lewat, mereka bertindak dalam kuasa Pentakosta! 

□ "mereka menjadi (dipenuhi dengan)" Lukas sering memakai istilah ini. Manusia bisa "dipenuhi"dengan 
banyak hal (yaitu bercirikan). 

1 . kemarahan, Luk 4:28; 6:11 

2. rasa takut, Luk 5:26 

3. kecemburuan, Kis 5:17; 13:45 

4. kebingungan, Kis 19:29 

5. ketakjuban dan kekaguman, Kis 3:10 

6. Roh Kudus, Luk 1:15,41,67; Kis 2:4; 4:8,31; 9:17; 13:9 

Petrus dan Yohanes menginginkan orang-orang yang tercengang ini (ia mendapatkan perhaian mereka) untuk 
dipenuhi dengan injil! 

□ "takjub dan tercengang" Hal-hal ini juga lazim dalam tulisan-tulisan Lukas. 

1. taksjub, thambos, Luk 3:6; 5:9; Kis 3:10 dan ekthambos dalam 3:11 

2. tercengang 

a. ekstasis, Luk 5:26; Kis 3:10; 10:10; 11:5; 22:17 

b. existemi, Luk 2:47; 8:56; 24:22; Kis 2:7,12; 8:9,11; 9:21; 10:45; 12:16 

Kasih dan tindakan Allah selalu menyebabkan kekaguman (kata-kata Yunani ini digunakan dalam Septuaginta 
bagi takut dan kagum akan Allah, lih Kej 15:12; Kel 23:27; Ul 28:28). 



NASKAH NASB (UPDATED): 3:11-16 

n Karena orang itu tetap mengikuti Petrus dan Yohanes, maka seluruh orang banyak yang sangat 
keheranan itu datang mengerumuni mereka di serambi yang disebut Serambi Salomo. n Petrus melihat 
orang banyak itu lalu berkata: "Hai orang Israel, mengapa kamu heran tentang kejadian itu dan mengapa 
kamu menatap kami seolah-olah kami membuat orang ini berjalan karena kuasa atau kesalehan kami 
sendiri? 13 Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya, 
yaitu Yesus yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus, walaupun Pilatus berpendapat, bahwa Ia 
harus dilepaskan. 14 Tetapi kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar, serta menghendaki seorang 
pembunuh sebagai hadiahmu. ''Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah 

66 



telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi. 16 Dan karena 
kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat dan kamu 
kenal ini; dan kepercayaan itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua. 



3:11 "Karena orang itu tetap mengikuti Petrus" Ini adalah sebuah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE. Saya 
membayangkan ia berpegang pada Petrus sebagaimana maria pada Yesus di taman (lih. Yoh 20: 16-17). 

□ "serambi Salomo" Ini adalah suatu tempat beratap disepanjang sisi timur lapangan Orang Bukan Yahudi 
(lih. karya Yosefus Antiq. 20.9.7). Atapnya didukung oleh tiang-tiang. Sebutan ini didapatkan dari kenyataan 
bahwa fondasi tua dari Bait Allah Salomo berlokasi di daerah umum yang sama. Yesus sering mengajar di sana 
(lih. Yoh 10:23). 

3:12 "Petrus melihat orang banyak itu" Mereka melihat kekaguman dan keingin tahuan dari orang banyak dan 
memanfaatkan kesempatan ini utuk mengabarkan Injil (yaitu khotbah kedua dari gereja yang baru). 

□ '"Orang Israel'" Petrus menyebut mereka seperti ini dalam 2:22. Petrus masih menuju pada orang Yahudi. 

□ "mengapa. . . mengapa" Petrus bertanya mengapa mereka dikejutkan oleh mujizat kesembuhan ini. 
Bukankah Yesus telah melakukan mujizat yang seperti ini selama minggu terakhir kehidupanNya? 

Juga, mengapa mereka memandang Petrus dan Yohanes sedemikian menghormatinya, sepertinya mereka 
yang melakukannya? Ini adalah suatu tanda kebisa dipercayaan injil dan kuasa dari nama Mesias yang bangkit. 
Roh Kudus melakukan mujizat ini untuk beberapa alasan 

1 . meneguhkan kepemimpinan Petrus dan Yohanes 

2. menolong orang yang memerlukan 

3. bersaksi kepada orang Yahudi di Bait Suci 

3:13 "Allah Abraham, Ishak, dan Yakub" Ini menunjukkan bahwa pelayanan Yesus dan injil secara vital 
berhubungan dengan Allah Perjanjian dan umat Perjanjian dari Perjanjian Lama (lih. Kel 3:6,15; Luk 20:37). 

Kekristenan hams bersifatkan sebagai suatu jenis kepanjangan atau pengembangan dari Yudaisme. ORang 
Yahudi moderen akan melihatnya sebagai pemutarbalikan, namun para penulis PB melihatnya sebagai suatu 
penggenapan. Para pengikut Yesus adalah buah-buah yang dijanjikan dari "perjanjian yang baru" dari Yer 31:31- 
34. Israel tidak menyelesaikan tugas menginjilannya sebagai imamat rajani bagi dunia (lih. Kel 19:5-6). Gereja 
telah diberi mandat ini (lih. Mat 28:18-20). Sasaran Allah adalah pemulihan dari gambarNya di dalam umat 
manusia, sehingga maksud mula-mulaNya yaitu persekutuan bisa tercapai. Jika hanya ada satu Allah (yaitu 
monoteisme), maka tidak mungkin ada orang yang khusus, hanya hamba-hamba untuk melayani maksud 
universal Allah dengan seluruh umat manusia. 

□ "telah memuliakan" Istilah ini dapat dipahami dalam beberapa cara. 

1. konteks langsung penyembuhan orang lumpuh dalam namaNya 

2. konteks lebih luas dari khotbah Petrus yaitu Yesus di bangkitkan dan kemudian dipermuliakan 

3. konteks PL Yesus sebagai Mesias yang akan datang 

4. dalam Injil Yohanes istilah ini selalu digunakan oleh Yesus sendiri bagi penyalibanNya (lih. 7:39; 
12:10,23; 13:31-32; 16:14; 17:1). 

TOPIK KHUSUS: KEMULIAAN 

Konsep alkitabiah dari "kemuliaan" sukar untuk didefinisikan. Kemuliaan orang percaya adalah banwa 
mereka memahami Injil dan kemuliaan dalam Allah, bukn dalam diri mereka sendiri (lih. 1:29-31; Yer 9:23-24). 

Dalam PL kata-kata Ibrani yang paling lazim untuk "kemuliaan" (kbd) pada mulanya adalah suatu istilah 
perdagangan yang berhubungan dengan sepasang timbangan ("menjadi berat"). Sesuatu yang berat adalah 
berharga dan memiliki suatu nilai intrinsik. Seringkali konsep kecemerlangan ditambahkan kedalam kata tersebut 
untuk mengungkapkan Kemuliaan Allah (lih. Kel 19:16-18; 24:17; Yes 60:1-2). Ia saja yang layak dan 
terhormat. Ia terlalu cemerlang untuk dipandang oleh manusia yang jatuh. (lih.. Kel 33: 17-23; Yes 6:5). YHWH 

67 



hanyabisa sungguh-sungguh dikenali melalui Kristus (lih. Yer 1:14; Mat 17:2; Ibr 1:3; Yak 2:1). 

Istilah "kemuliaan" agak mendua: (1) mungkin paralel degan "kebenaran Allah"; (2) ini mungkin menunjuk 
kepada "kekudusan" atau "kesempurnaan" Allah; atau (3) Ini bisa juga menunjuk kepada gambar Allah yang di 
dalamnya manusia diciptakan (lih. Kej 1:26-27; 5:1; 9:6), namun yang kemudian dikotori melalui pemberontakan 
(lih. Kej 3:1-22), Istilah ini pertama kali digunakan berkenaan dengan hadirat YHWH dengan umatNya sementara 
periode perjalanan di padang belantara dalam Kel 16:7,10; Im 9:23; dan Bil 14:10. 



□ "HambaNya" Istilah "hamba" (pais dalam LXX) adalah suatu gelar kehirmatan dalam PL yang digunakan 
untuk Yakub, Musa, Yosua, dan Daud (lih. Maz 105; Luk 1:69). Istilah ini digunakan dalam Nyanyian-nyanyian 
Hamba dari Yesaya (yaitu 42:1-5; 49:1-7; 50:4-11; 52:13-53:12) bagi (1) bangsa Israel (lih. 41:8-9; 42:19; 43:10; 
44:1,21; juga LXX terlihat dalam Lukas 1:54) dan (2) Mesias Allah (lih. 42:1; 52:13; 53:11). Ada perbedaan yang 
jelas antara askep individual atau kebersamaan, khususnya dalam Lagu terakhir (yaitu Yes 52:13-53:12). Dalam 
konteks ini tak dapat menunjuk pada Israel. 

1. suatu bangsa tak bisa menjadi yang tak bersalah yang membawa penebusan karena bangsa pantas 
dihakimi (lih. Yes 53:8d) 

2. Septuaginta merubah "kamu" dalam Yes 52:14 menjadi "Dia" (j u 8 a dalam ay 15). Para penterjemah 
Yahudi sebelum kelahiran Yesus (kemungkinan 250-150 SM) melihat naskah ini sebagai keMesiasan dan 
individual. 

Pais digunakan untuk Yesus sebagai Hamba/mesias dalam Kis 3:13,26; 4:27,30! 

□ "Yesus" Ketika Yesus digunakan secara sendiri, biasanya ini menekankan kemanusiaanNya (lih. ay 6). 

□ "yang kamu serahkan dan tolak" kata "kamu" ini sangat tegas! Bukanlah hanya para pemimpin Yahudi 
yang bertanggung jawab atas kematian Yesus (lih. ay 17; 2:23). Petrus membuat suatu rujukan khusus terhadapa 
tanggapan orang banyak di hadapan Pilatus (lih. Luk 23:18-25). Ada kemungkinan beberapa dari orang-orang ini 
ada di sana, namun Petrus berpidato di hadapan orang banyak ini seperti seolah-olah merekalah yang bertanggung 
jawab selaku satu kelompok (lih. ay 15). Umat pilihan Allah (Orang Yahudi) "menyerahkan" dan "menolak" 
Mesias Allah. 

□ "Pilatus" Lihat Topik Khusus di bawah ini. 

SPECIAL TOPIC: PONTIUS PILATE 

I. Dirinya. 

A. Tempat dan tanggal lahirnya tak diketahui 

B. Berasal dari ordo Penunggang Kuda (kelas menengah atas Masyarakat Romawi) 

C. Kawin, namun tak ada anak yang diketahui 

D. Jabatan administrasi sebelumnya (pasti ada beberapa) tidak diketahui 

II. Kepribadiannya. 

A. Dua pandangan berbeda 

1. Filo (Legatio ad Gaium, 299-305) dand Yosefus (Antiq. 18.3.1 dan Perang-perang Yahudi 2.9.2-4) 
menggambarkan dia sebagai seorang diktator yang jahat dan tak berbelas kasihan. 

2. PB (Injil-injil, Kisah) gubernur Romawi yang lemah, dan mudah dibelokkan. 

B. Paul Barnett, Yesus dan Kebangkitan KeKristenan Mula-Mula, hal. 143-148 memberikan suatu 
penjelasan yang masuk akal mengenai dua pandangan ini. 

1. Pilatus tidak dangkat sebagai gubernur di tahun 36 M di bawah Tiberius, yang memihak orang 
Yahudi (lih. Filo, Legatio ad Gaium, 160-161), namun oleh Sejanus, kepala penasehat Tiberius yang 
anti Yahudi. 

2. Tiberius kalah kekuasaan politiknya dari L. Aelius Sejanus, kepala pengawalnya yang menjadi 
kekuasaan yang nyata dibalik tahta dan yang membenci orang Yahudi (Filo, Legatio ad Gaium, 159- 
160). 

68 



3. Pilatus adalah seorang anak didik Sejanus dan mencoba untuk menanamkan kesan kepadanya 
dengan: 

a. Memasukkan standar-standar Romawi ke dalam Yerusalem (26 M), yang belum pernah 
dilakukan oleh para gubernur lain. Lambang-lambang dari dewa Romawi ini membakar orang- 
orang Yahudi (lih. tulisan Yosefus Antiq. 18.3.1; Perang-perang Yahudi, 2.9.2-3). 

b. mencetak uang logam (29-31 M) yang berukirkan gambar-gambar ibadah Romawi. Yosefus 
berkata bahwa memang bermaksud mencoba untuk menggulingkan adat istiadat dan hukum 
Yahudi (lih. Yosefus, Antiq. 18.4.1-2). 

c. Mengambil uang dar perbendaharaan Bait Suci untuk membangun sebuah terowongan air di 
Yerusalem (lih. Yosefus, Antiq. 18.3.2; Perang-perang Yahudi 2.9.3). 

d. Membunuh beberapa orang Galilea yang sedang mempersembahkan korban di hari Paskah di 
Yerusalem (lih. Luk 13:12). 

e. Memasukkan perisai-perisai Romawi bertuliskan kekafiran kedalam Yerusalem di tahun 31 M. 
Putera Herodes Agung memohon kepadanya untuk memindahkan perisai-perisai tersebut, namun 
ia tidak mau, sehingga mereka menulis surat kepada Tiberius, yang memerintahkan untuk 
memindahkan perisai-perisai tersebut kembali ke Kaisarea di pantai. (lih. Filo, Legatio ad Gaium, 
299-305). 

f. Membantai banyak orang Samaria di gunung Gerizim (36/37 M) sementara mereka mencari 
obyek-obyek sakral agama mereka, yang telah hilang. Hal ini menyebabkan atasan lokal Pilatus 
(Vitellius, Prefect of Syria) untuk memberhentikan dia dari jabatannya dan mengirimnya kembali 
ke Roma (lih. Yosefus, Antiq. 18.4.1-2). 

g. Sejanus dihukum mati tahun 31 M dan Tiberius dipulihkan menjadi pemegang kuasa politik 
sepenuhnya; oleh karena itu, #a,b,c, and d kemungkinan dilakukan Pilatus untuk mendapatkan 
kepercayaan Sejanus. Nomor e dan f bisa jadi adalah upaya untuk mendapatkan kepercayaan 
Tiberius, namun mungkin justru menjadi senjata makan tuan. 

h. Nyatalah dengan dipulihkannya Kaisar yang pro Yahudi, ditambah suatu surat resmi kepada para 
guberur dari Tiberius untuk bersikap baik kepada orang Yahudi (lih. Filo, Legatio ad Gaium, 
160-161), kepemimpinan yahudi di Yerusalem mengambil keuntungan dari hilangnya kekebalan 
politik Pilatus terhadap Tiberius dan membelokkannya untuk memerintahkan penyaliban Yesus. 
Teori dari Barnett ini menyatukan ke dua pandangan mengenai Pilatus secara masuk akal 
III. Nasibnya 

A. Ia ditarik kembali dan tiba di Roma tepat setelah kematian Tiberius (37 M). 

B . Ia tidak diangkat kembali. 

C. Kehidupannya tak diketahui lagi setelah ini. Ada banyak teori, namun tak ada fakta yang pasti. 



□ "walaupun Pilatus berpendapat, bahwa Ia harus dilepaskan" Ini menunjuk pada Luk 23:4,14,22, di mana 
Pilatus berkata tiga kali, "Aku tidak mendapati satupun kesalahan dalam Dia," sebagaimana juga tiga kali ia 
mencoba untuk melepaskan Dia (lih. Luk 23:16,20,22). Banyak ahli percaya Kisah ditulis untuk menunjukkan 
bahwa para pejabat Romawi tidak mendapati Yesus sebagai pengkhianat. Pilatus dipaksa oleh kepemimpinan 
Yahudi untuk melakukan apa yang dirinya sendiri enggan melakukannya. 

3:14 "Yang Kudus dan Benar" Ini menyatakan secara jelas ketakbersalahan dan ketakberdosaan Yesus. 
Pengadilan tersebut adalah lelucon belaka. Lagi, ini adalah gelar keMesiasan PL (lih. Yes 53:11; Kis 7:52; 22:14; 
Yoh 6:69). Iblis menyebut Yesus Yang Kudus dari Allah dalam Mar 1:24; Luk 4:34. Lihat Tipik Khusus berikut. 



TOPIK KHUSUS: YANG KUDUS 








"Yang Kudus" dapat menunjuk pada: 








1. Allah Bapa (lih. berbagai perikop PL 


pada "Yang 


Kudus dari Israel") 


2. Allah Anak (lih. Mar 1 :24; Luk 4: 34 


Yoh 6:69; Kis 3:14) 




3. Allah Roh (gelarNya, "Roh Kudus" lih. Yoh 1:33 


14:26; 


20:22). 



69 



Kis 10:38 adalah suatu ayat dimana seluruh tiga pribadi Allah terlinat dalam pengurapan. Yesus diurapi (lih. 
Luk 4:18; Kis 4:17; 10:38). Di sini konsepnya melebar mencakup orang-orang percaya (lih. I Yoh 2:27). Yang 
Diurapi telah menjadi mereka yang diurapi! Ini mungkin berparalel seperti Antikristus dan antikristus-antikristus. 
(lih. I Yoh 2:18). Tindakan simbolis PL pengurapan jasmani dengan minyak (lih. Kel 29:7; 30:25; 37:29) 
berhubungan dengan mereka yang dipanggil dan diperlengkapi oleh Allah untuk suatu tugas khusus (yaitu, para 
nabi, imam, dan raja). Kata "Kristus" adalah suatu terjemahan dari istilah Ibrani "yang diurapi" atau Mesias. 

TOPIK KHUSUS: KEBENARAN 

"Kebenaran" adalah suatu topic yang sangat penting yang membuat siswa-siswa sekolah Alkitab secara 
pribadi harus mempelajari konsepnya dengan panjang lebar. 

Dalam PL karakter Allah dijabarkan sebagai "adil" atau "benar" kata-kata Mesopotamia itu sendiri berasal 
dari buluh dalam air yang dipakai dalam konstruksi untuk mengukur kelurusan secara horizontal dari sebuah 
tembok atau pagar. Allah memilih istilah ini untuk digunakan sebagai penggambaran dari sifatNya sendiri. la 
adalah pengukur (penggaris) yang lurus yang dipakai mengevaluasi segala sesuatu. Konsep ini menyatakan 
kebenaran Allah berikut hakNya untuk mengadili. 

Manusia diciptakan dalam gambar Allah (Kej 1:26-27; 5:1,3; 9:6). Manusia diciptakan untuk bersekutu 
dengan Allah. Semua ciptaan adalah suatu panggung atau latar belakang bagi interaksi dari Allah dan manusia. 
Allah menginginkan ciptaan tertinggiNya, manusia, untuk mengenalNya, mengasihiNya, melayaniNya, dan 
menjadi seperti Dia! Loyalitas manusia diuji (Kej 3) dan pasangan manusia mula-mula gagal dalam ujian ini. Ini 
menghasilkan gangguan dalam hubungan antara Allah dan umat manusia (Kej 3; Rom 5:12-21). 

Allah berjanji untuk memperbaiki dan memulihkan persekutuan itu (Kej 3:15). la melakukan ini atas dasar 
kehendakNya dan melalui AnakNya sendiri. Manusia tidaklah berkemampuan untuk memulihkan keretakan ini 
(lih. Rom 1:18-3:20). 

Setalah Kejatuhan, langkah pertama Allah untuk pemulihan adalah konsep perjanjian berdasarkan atas 
undanganNya dan tanggapan pertobatan, kesetiaan dan ketaatan manusia. Karena kejatuhan itu, manusia tidak 
sanggup untuk bertindak secara tepat. (Rom 3:21-31; Gal 3). Allah sendiri harus mengambil inisiatif untuk 
memulihkan manusia pelanggar perjanjian itu. la melakukannya dengan: 

1 . menyatakan manusia berdosa benar melalui karya Kristus (kebenaran forensic) 

2. memberi kebenaran secara gratis pada manusia melalui karya Kristus (anugerah kebenaran) 

3. menyediakan Roh yang berdiam untuk menghasilkan kebenaran (kebenaran etis) dalam diri manusia. 

4. memulihkan persekutuan dari Taman Eden dengan Kristus memulihkan gambar Allah (Kej 1:26-27) 
dalam orang-orang percaya (kebenaran hubungan). 

Bagaimanapun, Allah memerlukan tanggapan perjanjian. Allah memerintahkan (memberikan secara cuma- 
cuma) dan menyediakan, namun manusia harus menanggapi dan terus menerus menanggapi dalam: 

1 . pertobatan 

2. iman 

3. ketaatan gaya hidup 

4. ketahan-ujian 

Kebenaran, oleh karena itu, adalah bersifat perjanjian, tindakan timbal balik antara Allah dan ciptaan 
tertinggiNya. Ini didasarkan atas karakter Allah, karya Kristus, dan Roh Kudus yang memampukan, yang 
kesemuanya secara pribadi dan berkesinambungan harus ditanggapi dengan semestinya. Konsep ini disebut 
"pembenaran oleh iman". Konsep ini diungkapkan dalam Injil namun tidak dengan istilah ini. Konsep ini 
terutama didefmisikan oleh Paulus, yang menggunakan istilah Yunani "kebenaran" dalam berbagai bentuk lebih 
dari 100 kali. 

Paulus, yang telah dilatih untuk menjadi seorang Rabi, menggunakan istilah dikaiosune dalam pengertian 
Ibrani dari istilah SDQ yang dipakai di Septuaginta, bukan dari literature Yunani. Dalam satra Yunani istilah 
tersebut dihubungkan dengan seseorang yang menuruti syarat-syarat keagamaan dan masyarakat. Dalam 
pengertian bahasa Ibrani hal ini selalu disusun dalam istilah perjanjian. YHWH adalah Allah yang bersifat adil, 
etis dan moral. la menghendaki umatNya mencerminkan karakterNya. Manusia yang ditebus menjadi ciptaan 
baru. Kebaruan ini menghasilkan gaya hidup baru yang bersifat kudus (fokus pembenaran dari Katolik Roma). 



70 



Karena Israel adalah Teokratis, maka tidak ada suatu batas yang jelas antara hal-hal sekuler (norma masyarakat) 
dan hal-hal kudus (kehendak Allah). Pembedaan ini dinyatakan dalam kata-kata bahasa Ibrani dan Yunani yang 
diterjemahkan dlam bahasa Inggris sebagai "keadilan" (berhubungan dengan masyarakat) dan "kebenaran" 
(berhubungan dengan agama). 

Injil (kabar baik) dari Yesus adalah bahwa manusia yang telah jatuh itu telah dipulihkan persekutuannya 
dengan Allah. Paradoks Paulus ialah bahwa Allah, melalui Kristus, membebaskan orang yang bersalah dari 
tuduhan. Hal ini telah terlaksana melalui kasih, kemurahan dan anugerah Bapa; kehidupan, kematian, dan 
kebangkitan Allah Anak; dan dorongan dan tarikan kearah Injil oleh Roh Kudus. Pembenaran adalah tindakan 
yang cuma-cuma dari Allah, namun hal ini harus menerbitkan kekudusan (posisi Agustinus, yang mencerminkan 
baik penekanan pihak Reformasi pada kecuma-cumaan dari Injil danpenekanan Katolik Roma pada kehidupan 
kasih dan kesetiaan yang diubahkan). Bagi kaum Reformis istilah "kebenaran Allah" adalah suatu OBJECTIVE 
GENITIVE (yaitu tindakan yang membuat manusia yang penuh dosa menjadi dapat diterima oleh Allah 
[penyucian posisional]), sementara untuk Katolik, ini adalah suatu SUBJECTIVE GENITIVE, yang adalah proses 
menjadi seperti Allah (penyucian eksperensial progresif). Dalam kenyataannya hal ini sesungguhnya kedua- 
duanya. ! ! 

Dalam pandangan saya keseluruhan Alkitab, dari Kejadian 4 - Wahyu 20, adalah catatan tentang tindakan 
pemulihan dari Allah terhadap persekutuan di Eden. Alkitab memulai dengan Allah dan manusia dalam 
persekutuan dalam kerangka keduniaan (Kej 1-2) dan Alkitab mengakhiri dengan kerangka yang sama (Wah 21- 
22). Gambar dan maksud Allah akan dipulihkan!. 

Untuk mendokumentasikan diskusi di atas berikut ini catat pilihan ayat-ayat PB yang menggambarkan 
kelompok kata Yunani: 

1 . Allah adalah benar (sering dihubungkan pada posisi Allah sebagai hakim) 

a. Roma 3:26 

b. II Tesalonika 1:5-6 

c. II Timotius 4:8 

d. Wahyu 16:5 

2. Yesus adalah benar 

a. Kisah 3:14; 7:52; 22:14 (judul Mesias) 

b. Matius 27:19 

c. I Yohanes 2:1,29; 3:7 

3. Kehendak Allah bagi ciptaanNya adalah kebenaran. 

a. Imamat 19:2 

b. Matius 5:48 (bandingkan. 5: 17-20) 

4. Cara allah menyediakan dan menghasilkan kebenaran 

a. Roma 3:21-31 

b. Roma 4 

c. Roma 5:6-11 

d. Galatia 3:6-14 

e. Diberikan oleh Allah 

(1) Roma 3:24; 6:23 

(2) IKorintus 1:30 

(3) Efesus 2:8-9 

f. Diterima dengan Iman 

(1) Roma 1:17; 3:22,26; 4:3,5,13; 9:30; 10:4,6,10 

(2) IKorintus 5:21 

g. Melalui karya AnakNya 

(1) Roma 5:21-31 

(2) nKorintus5:21 

(3) Filipi 2:6-11 

h. Kehendak Allah agar para pegikutNya menjadi benar. 

(1) Matius 5:3-48; 7:24-27 

(2) Roma 2:13; 5:1-5; 6:1-23 

71 



(3) IIKorintus6:14 

(4) ITimotius 6:11 

(5) IITimotius 2:22; 3:16 

(6) I Yohanes 3:7 

(7) IPetrus2:24 

i. Allah akan mengadili dunia dengan kebenaran. 

(3) Kisah 17:31 

(4) IITimotius 4:8 

Kebenaran adalah karakteristik Allah, diberikan secara cuma-cuma kepada manusia berdosa melalui Kristus. 
Ini adalah: 

1 . perintah Allah 

2. pemberian Allah 

3. karya Kristus 

Namun demikian ini adalah juga suatu proses menjadi benar yang harus dikejar dengan semangat dan tidak 
kendor; hal ini satu hari nanti akan disempurnakan pada Kedatangan Yesus Kedua kalinya. Persekutuan dengan 
Allah dipulihkan pada saat keselamatan, namun bertumbuh sepanjang kehidupan sampai pada perjumpaan muka 
dengan muka pada saat kematian atau kedatangan kedua (parousia) ! 

Berikut adalah kutipan yang bagus dari Ramus Paulus dan Surat-suratnya dari IVP "Kalvin, lebih daripada 
Luther, menekankan aspek hubungan dari kebenaran Allah. Pandangan Luther tentang kebenaran Allah 
nampaknya mengandung aspek pembebasan dari tuduhan. Kalvin menekanakan bentuk mulia dari komunikasi 
atau impartasi dari kebenaran Allah pada kita" (hal. 834). 

Bagi say a hubungan orang percaya pada Allah memiliki tiga aspek: 

1 . injil adalah suatu pribadi (tekanan dari Kalvin dan Gereja Timur) 

2. injil adalah kebenaran (penekanan dari Luther dan Agustinus) 

3. injil adalah hidup yang diubahkan (penekanan Katolik) 

Hal-hal ini adalah benar dan harus dipegang bersama untuk membentuk suatu Kekristenan yang alkitabiah, 
masuk akal, dan sehat. Jika salah satu terlalu ditekankan atau kurang ditekankan, akan menimbulkan 
permasalahan. 

Kita harus menyambut Yesus! 

Kita harus percaya pada Injil! 

Kita harus mengejar Keserupaan dengan Kristus! 



□ "menghendaki seorang pembunuh" Adalah suatu ironi bahwa Barabas bersalah dalam kriminal yang 
mereka tuduhkan pada Yesus yakni penghasutan (lih. Luk 23:18-19,23-25). 

3:15 

NASB, NKJV "Pangeran kehidupan" 

NRSV, NIV "Pencipta kehidupan" 

TEV "Pemimpin kepada hidup" 

NJB "pangeran kehidupan" 

Moffatt "pelopor kehidupan" 

Sebutan ini mencerminkan satu dari tiga kemungkinan arti dari archegos: (1) pencipta atau yang memulai 
(lih. NRSV, Ibr 2:10; 12:2); (2) pelaku penciptaan (lih. Yoh 1:3; I Kor 8:6; Kol 1:16; Ibr 1:2); atau (3) yang 
mendahului, seorang pelopor (lih. TEV, NEB, Moffatt, Kis 5:31). Istilah ini nyata-nyata merupakan lawan dari 
"pembunuh" (ay 14). Lihat Topik Khusus berikut ini 

TOPIK KHUSUS: PENCIPTA/PEMIMPIN (ARCHEGOS) 

Istilah "pencipta" atau "pemimpin" berasal dari istilah Yunani archegos. Ini berasal dari akar kata Yunani 
"permulaan" (arche) dan "pergi" atau "memimpin" {ago). Kata majemuk ini digunakan untuk seorang penguasa, 
pangeran, atau pemimpin (manusia atau kemalaikatan). Istilah ini hanya digunakan tiga kali lagi dalam PB: 



72 



1. 


Pangeran atau pencipta dalam Kis 3:15 






2. pangeran atau pemimpin (lih. Kis 5:21) 

3. pencipta (atau pelopor) dan penyempurna 
Yesus adalah yang mengawali, menyediakan, 


iman dalam Ibr 12:2. 

dan mengakhiri keselamatan. 



□ "Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati" Biasanya dalam PB Bapalah yang 
membangkitkan Anak dari kematian sebagai suatu tanda persetujuanNya atas kehidupan, pengajaran dan 
kematian penebusan Yesus. PB juga meneguhkan bahwa seluruh tiga pribadi Trinitas terlibat aktif dalam 
kebangkitan Yesus: (1) Roh (lih. Rom 8:11); (2) Anak (lih. Yoh 2:19-22; 10:17-18); dan (3) Bapa (lih. Kis 
2:24,32; 3:15,26; 4:10; 5:30; 10:40; 13:30,33,34,37; 17:31; Rom 6:4,9). Ini adalah suatu aspek teologis utama dari 
Kerygma. Jika ini tidak benar, semua yang lainnya tidak benar (lih. I Kor 15:12-19). 

□ "tentang hal itu kami adalah saksi" Ini bisa merupakan (1) sebuah penekanan pada sumber primer dari 
bahan berita; para pendengar ini adalah saksi-saksi mata (lih. 2:22) atau (2) suatu rujukan kepada para Rasul dan 
murid-murid di Ruang Loteng (lih. 1:22; 2:32). Dalam konteks sepertinya nomor 2 lebih baik. 

3:16 "karena kepercayaan" Istilah Yunani "iman" (pistis) bisa diterjemahkan sebagai "iman," "kepercayaan," " 
atau "percaya." Ini adalah tanggapan bersyarat dari manusia atas anugerah Allah yang tak bersyarat (lih. Ef 2:8- 
9). Pada dasarnya kepercayaan orang percaya dalam kebisa dipercayaan Allah (yaitu sifatNya, janjiNya, 
MesiasNya) atau mengimani kesetiaan Allah! Sukarlah dalam catatan kesembuhan dari Injil dan Kisah untuk 
mendokumentasikan sisi rohani (yaitu perjanjian) dari persitiwa ini. "Mereka yang sembuh tidak selalu selamat." 
(lih. Yoh 5). Lihat Topik Khusus berikut. 



TOPIK KHUSUS: IMAN (PISTIS [KT BENDA], PISTEUO, [KT KERJA], PISTOS [KT SIFAT]) 

A. Ini adalah suatu istilah yang penting dalam Alkitab (lih. Ibr 11:1,6). Ini adalah pokok dari khotbah awal 
Yesus (lih Mar 1:15). Setidaknya ada dua persyaratan perjanjian baru: pertobatan dan iman (lih. 1:15; Kis 
3:16,19; 20:21). 

B . Etimologi-nya 

1. Istilah "iman" dalamPL berarti loyalitas, ketaatan, atau kedapat-dipercayaan dan merupakan penjelasan 
dari jati diri Allah, bukan kita. 

2. Berasal dari kata Ibrani (emun, emunah) yang beraarti "yakin atau stabil". Iman yang menyelamatkan 
adalah persetujuan moral (kumpulan kebenaran), kehidupan moral (gaya hidup), dan terutama suatu 
hubungan (penerimaan seseorang) dan komitmen suka rela (suatu keputusan) kepada orang tersebut. 

C. Penggunaannya di PL. 

Haruslah ditekankan bahwa iman Abraham bukan pada Juru Selamat yang akan datang, namun dalam janji 
Allah bahwa ia akan mendapatkan seorang anak dan keturunan (lih. Kej 12:2; 15:2-5; 17:4-8; 18:14). 
Abraham menanggapi janji ini dengan mempercayakan diri pada Allah. Ia masih memiliki keraguan dan 
masalah dengan janji ini, sebagai kenyataan janji ini baru digenapi setelah tiga belas tahun lamanya. Namun 
demikian, imannya yang tak sempurna, tetap diterima oleh Allah. Allah mau bekerja dengan manusia yang 
banyak salahnya yang menanggapiNya dan janjiNya dalam iman, meski jika hanya sekecil biji sesawi. (lih. 
Mat. 17:20). 

D. Penggunaannya di PB 

Istilah "percaya" berasal dari kata Yunani (pisteud) yang dapat juga diterjemahkan sebagai "percaya", 
"iman", atau "mempercayakan diri". Sebagai contoh, kata benda ini tidak muncul dalam Injil Yohanes, 
namun kata kerjanya sering digunakan. Dalam Yoh 2:23-25 terdapat ketidak-pastian tentang keaslian dari 
komitmen orang banyak kepada Yesus orang Nazaret sebagai Mesias. Contoh yang lain dari penggunaan 
yang dangkal dari kata "percaya" adalah dalam Yoh 8:31-59 dan Kis 8:13, 18-24. Iman Alkitabiah yang benar 
adalah jauh lebih dari sekedar tanggapan mula-mula. Hal ini hams diikuti oleh suatu proses pemuridan (lih. 
Mat 13:20-22,31-32). 



73 



C. Digunakan dengan memakai KATA DEPAN 

1. eis artinya "ke dalam" Pengembangan yang unik ini menekankan bahwa orang percaya menaruh iman 
dan mempercayakan diri dalam Yesus. 

a. dalam NamaNya (Yoh 1:12; 2:23; 3:18; I Yoh 5:13) 

b. dalam Dia (Yoh 2:11; 3:15,18; 4:39; 6:40; 7:5,31,39,48; 8:30; 9:36; 10:42; 11:45,48; 17:37,42; Mat 
18:6; Kis 10:43; Flp 1:29; I Pet 1:8) 

c. kedalamKu (Yoh 6:35; 7:38; 11:25,26; 12:44,46; 14:1,12; 16:9; 17:20) 

d. kedalam ANAK (Yoh 3:36; 9:35; I Yoh 5:10) 

e. dalam Yesus (Yoh 12:11; Kis 19:4; Gal 2:16) 

f. kedalam Terang (Yoh 12:36) 

g. kedalam Allah (Yoh 14:1) 

2. en berarti "masuk" sebagaimana dalam Yoh 3:15; Mar 1:15; Kis 5:14 

3. epi berarti "masuk" or aatas, sebagaimana dalam Mat 27:42; Kis 9:42; 11:17; 16:31; 22:19; Rom 4:5,24; 
9:33; 10:11; I Tim 1:16; I Pet 2:6 

4. KASUS DATIF dengan tanpa KATA DEPAN sebagaimana di Gal 3:6; Kis 18:8; 27:25; I Yoh 3:23; 5:10 

5. hoti, yang artinya "percaya bahwa," memberikan pengertian apa yang hams dipercayai 

a. Yesus adalah Yang Kudus dari Allah (Yoh 6:69) 

b. Yesus adalah Aku (Yoh 8:24) 

c. Yesus ada didalam Bapa dan Bapa ada didalam Dia (Yoh 10:38) 

d. Yesus adalah Mesias (Yoh 11:27; 20:31) 

e. Yesus adalah Anak Allah (Yoh 11:27; 20:31) 

f. Yesus diutus oleh Bapa (Yoh 11:42; 17:8,21) 

g. Yesus dan Bapa adalah satu (Yoh 14:10-11) 
h. Yesus datang dari Bapa (Yoh 16:27,30) 

i. Yesus mengidentifikasikan DiriNya dalam nama perjanjian Allah, "Aku" (Yoh 8:24; 13:19) 
j. Kita akan hidup bersama Dia (Rom 6:8) 
k. Yesus mati dan bangkit kembali (I Tes 4: 14) 



□ Bagian kedua dari ay 16 ini dinyatakan dalam paralelisme sinonim, yang sedemikian khas sastra hikmat 
Yahudi. 

1. a. "nama Yesus" 

b. "telah menguatkan orang ini" 

c. "yang telah kamu lihat dan ketahui" 

2. a. "iman yang datang melalui Dia" 

b. "telah memberikan kepadanya kesehatan yang sempurna ini" 

c. "dalam kedahiran maku semua" 



NASB (UPDATED) TEXT: 3:17-26 

17 Hai saudara-saudara, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama 
seperti semua pemimpin kamu. 18 Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi apa yang telah 
difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus 
menderita. "Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, 2 °agar Tuhan 
mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai 
Kristus. 21 Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang 
diflrmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu. 22 Bukankah telah 
dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara- 
saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya 
kepadamu. 23 Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu, akan dibasmi dari 
umat kita. 24 Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat 
tentang zaman ini. 25 Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian 

74 



yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika la berfirman kepada Abraham: Oleh 
keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati. 26 Dan bagi kamulah pertama-tama Allah 
membangkitkan Hamba-Nya dan mengutus-Nya kepada kamu, supaya la memberkati kamu dengan 
memimpin kamu masing-masing kembali dari segala kejahatanmu. 



3:17 "aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan" Ini mencerminkan kata-kata 
Yesus di kayu salib (lih. Luk 23:34). Namun demikian, bahkan dalam ketidaktahuan mereka, orangtetap 
bertanggung jawab secara rohani! Dalam beberapa hal alasan ini adalah merupakan suatu jalan untuk menolong 
orang menerima tanggung jawabnya sendiri (lih. 13:27; 17:30; 26:9; I Kor 2:8). Untuk suatu diskusi yang baik 
mengenai konsep ini lihat Millard Erickson, Teologi Kristen, edisi ke 2, hal. 583-585. 

□ "sama seperti semua pemimpin kamu" Lukas sering membuat suatu perbedaan antara orang-orang dengan 
para pemimpin mereka (cf. Luk 7:29-30; 23:35; Kis 13:27; 14:5). Permasalahan sesungguhnya dalam upaya 
berbuat hal ini mungkin adalah saling tanggung jawab dari kedua kelompok. Sering ini menyatakan bahwa Yesus 
tidak menghukum orang Yahudi secara keseluruhan, namun para pemimpin mereka yang tidak sah (yaitu tidak 
berasal dari keturunan Harun). Tentu saja sukar untuk mengetahui apakah pengutukan pohon ara (lih. Mar 11:12- 
14,20-24) dan perumpamaan dari pemilik kebun anggur yang tidak adil (lih. Luk 20:9-18) adalah suatu 
penghukuman atas Yudaisme abad pertama atau hanay para pemimpinnya. Lukas sepertinya menunjukkan bahwa 
keduanya! 

3:18 "difirmankan... dahulu" Injil bukanlah perenungan dengan Allah, namun rencana sengaja dan kekalNya 
(lih. Kej 3:15; Mar 10:45; Luk 22:22; Kis 2:23; 3:18; 4:28; Rom 1:2). Khotbah-khotbah awal dalam Kis 
(kerygma) menyajikan Yesus sebagai penggenapan janji-janji dan nubuatan-nubuatan PL. 

Ada beberapa aspek dari Kerygma (yakni aspek-aspek teologis utama dari khotbah-khotbah dalam Kisah) 
yang dinyatakan dalan ayat-ayat ini. 

1 . iman dalam Yesus adalah hakiki 

2. pribadi dan karya Yesus dinubuatkan oleh para nabi PL 

3. Mesias hams menderita 

4. mereka hams bertobat 

5. Yesus akan datang lagi. 

□ "difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya" Yesus menggenapi nubuatan PL (lih. ay 
34, Mat 5:17-48). Saya pikir Yesus Sendiri menunjukkan pada dua orang di jalan ke Emaus (lih. Luk 24:13-35) 
nubuatan-nubuatan PL yang berkenaan dengan penderitaan, kematian dan kebangitanNya. Mereka memberitakan 
hal ini dengan para Rasul, yang menjadikannya bagian dari khotbah mereka. Lihat Topik Khusus: Nubuatan PL 
pada 11:27. 

□ "Kristus" Ini adalah terjemahan Yunani dari kata Ibrani "Mesias," yang artinya Yang Diurapi. Ini menunjuk 
pada pelaku khusus utusan Allah yang kehidupan dan kematianNya akan mentahbiskan jaman bam kebenaran, 
jaman bam Roh. 

□ "menderita" Ini disinggung dalam beberapa naskah PL (lih. Kej 3:15; Maz 22; Yes 53). Aspek Mesias yang 
menderita inilah yang mengejutan orang Yahudi (lih. I Kor 1:23). Mereka mengharapkan seorang jenderal 
penakluk (lih. Wah 20: 11-16). Ini adalah suatu penekanan khas Paulus (lih. Kis 17:3; 26:23) dan juga Petms (lih. 
IPet 1:10-12; 2:21; 3:18). 

3:19 "sadarlah dan bertobatlah" Istilah Yunani "bertobat" berarti suatu perubahan pikiran. Ini adalah sebuah 
AORIST ACTIVE IMPERATIVE dari metanoeo. Istilah Ibrani bagi bertobat berarti "perubahan tindakan" 
("sadar" [emistrepho] mungkin mencerminkan kata Ibrani "belok" shub, lih. Bil 30:36; Ul 30:2,10) dalam 
Septuaginta. Pertobatan adalah bagian perjanjian yang merupakan kehamsan dalam keselamatan seiring dengan 
iman (lih. Mar 1:15 dan Kis 3:16,19; 20:21). Pertobatan tidak boleh tidak hams ada (lih. Luk 13:3 dan II Pet 3:9). 
Pada dasarnya ini adalah kesediaan untuk berubah. Ini mencakup baik suatu tindakan sengaja manusia dan suatu 
augerah Allah (lih. Kis 5:31; 11:18; II Tim 2:25). Lihat Topik Khusus pada 2:38. 

75 



□ "supaya dosamu dihapuskan" Istilah ini berari "menghapuskan"; "meniadakan"; "menghilangkan" (lih. Kol 
2:14; Wah 3:5; 7:17; 21:4). Sungguh janji yang luar biasa! Dalam dunia kuno tinta adalah asam dan karenanya 
tidak mungkin dihapuskan. Ini sungguh merupakan mujizat kemurahan Allah (lih. Maz 51:1; 103:11-13; Yes 
1:18; 38:17; 43:25; 44:22; Yer 31:34; Mik 7:19). Ketika Allah mengampuni, Allah melupakan (menghapus)! 

□ "waktu kelegaan" Istilah Yunani (anapsucho, anapsuxis) pada dasarnya berarti "ruang bernafas, bersantai, 
melegakan" (Baker, Arndt, Gingrich, dan Danker, Sebuah Ramus Yunani-Inggris, hal. 63), "menyegarkan oleh 
udara," atau "merawat luka dengan udara" (Kittle, Ramus Teologis Peranjian Baru, vol. 9, hal. 663). Perluasan 
penggambarannya adalah pemulihan atau penyegaran jasmani atau rohani. 

Dalam Septuaginta ini digunakan untuk memperoleh kembali kekuatan jasmani setelah suatu peperangan (lih. 
Kel 23:12; Hak 15:19; II Sam 16:14) atau penyegaran emosi sebagaimana dalam I Sam 16:23. 

Rujukan Petrus sepertinya pada suatu janji PL, namun frasa ini tidak digunakan dalam PL. Untuk orang 
padang pasir bentangan tertutup di suatu tempat adalah tanda penderitaan dan kesukaran. Allah akn membawa 
suatu periode pelebaran, penyegaran dari aktivitas rohani. Aktivitas keMesiasan ini tela datang dalam Injil. "Eaktu 
kelegaa" telah datang dalam Yesus orang Nazaret. Namun demikian, penyempurnaan yang akan datang akan 
membawa jaman baru Roh. Dalam konteks khusus ini Petrus merujuk pada Kedatangn yang Kedua. Frasa ini 
sepertinya berparalel dengan "periode pemulihan" (ay 21). Lihat Topik Khusus: Kerygma pada 2:14. 

3:20 "mengutus Yesus" Ini adalah sebuah AORIST ACTIVE SUBJUNCTIVE, yang menyatakan suatu elemen 
kemungkinan. Tindakan dari para pendengar Petrus, dalam suatu pengertian, menentukan saat dari 
penyempurnaan rohani (lih. F. F. Bruce, jaw ab an atas Pertanyaan-pertanyaan, di mana ia mengaitkan Kis 3:19- 
21 dengan Rom 11:25-27, hal. 201). 

Penjajaran dari Yesus disebelah "Kristus/Mesias" ini sepertinya mengisyaratkan bahwa Petrus secara khusus 
menegaskan keMesiasan dari Yesus orang Nazaret. Belakangan dalam PB, "Tuhan," "Yesus," dan "Kristus" 
sering muncul, lebih sebagai suatu rujukan gabungan kepada Yesus (yaitu Tuhan Yesus Kristus) daripada suatu 
penekanan pada gelar Mesias. Ini khususnya benar dalam gereja-gereja yang kebanyakan anggotanya oran bukan 
Yahudi. 

□ "diuntukkan bagimu sebagai Kristus" Ini adalah sebuah PERFECT PASSIVE PARTICIPLE. Istilah yang 
sama ini digunakan untuk pemilihan terdahulu oleh Allah dalam 10:41; 22:14; 26:16; Kedatangan dan kematian 
Yesus telah selalu menjadi rencana penebusan kekal Allah (lih. 2:23; 3:18; 4:28; 13:29). 

Dalam Septuaginta istilah ini mencerminkan suatu pilihan, namun tanpa pengetahuan sebelumnya (yaitu bagi 
Lukas "pro" berarti sebelum, lih. Kel 4:13 dan Yos 3:12), yang nyata dalam penggunaan kata ini dalam Kisah. Ini 
memang menyampaikan bahwa mengutus Yesus adalah pilihan Allah akan berkat dan penebusan! 

3:21 

NASB, NKJV "yang harus diterima di surga" 

NRSV "yang harus tetap di surga" 

TEV, NIV "Kristus itu harus tinggal di surga" 

NJB "yang harus dipertahankan oleh surga" 

Subyek dari frasa ini adalah "surga'; obyeknya adalah "yang" (yaitu Yesus). Ada dua KATA KERJA dalam 
frasa ini. Yang pertama adalah del, dari deo, yang artinya "ini keharusan", atau "ini pantas." 

Yang kedua adalah sebuah AORIST MIDDLE (deponent) INFINITIVE dari dechomai. Harold K Moulton, 
Ramus Analitis Yunani Diperbarui mengatakan dalam konteks ini ini berarti "menerima ke dalam dan menahan" 
(hal. 88). Anda dapat melihat bagaimana terjemahan menangkap aspek kontekstualnya. Lukas menggunakan 
istilah ini lebih dari para penulis PB lain (13 kali di Lukas dan 8 kali di Kisah). Kata-kata harus didefinisikan 
dalam terang penggunaan dan isyarat konteks, bukan etimologinya. Leksikon (kamus) hanya menyatakan 
penggunaan. Buku-buku ini tidak menetapkan definisi! 



□ 
NI 


ISB 

UV, NRSV, 


"sampai' 


NJ 


TEV 
B 


"sampai 
"sampai 



76 



Kata ini ada dalam naskahUSB 4 Bahasa Yunani. Saya tak tahu mengapa NASB, 1995, mencetaknya dengan 
miring, yang merupakan cara menunjukkan bahwa ini tidak ada dalam naskah Yunani, namun ditaruh untuk 
memudahkan para pembaca dalam memahaminya. 

Dalam NASB edisi 1970, kata "the" lah yang dicetak miring dan bukan "sampai," yang adalah tepat. 

□ "waktu pemulihan segala sesuatu" Ini menunjuk pada penciptaan kembali (lih. Mat 17:11; dan khususnya 
Rom 8:13-23). Kejahatan pemberontakan manusia dalam Kej 3 di batalkan dan makhluk ciptaan dipulihkan; 
persekutuan dengan Allah ditetapkan kembali. Maksud awal penciptaan akhirnya digenapi. 

□ "seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu" 

Injil Marus mulai dengan suatu kutipan dari Mai 3:1. Matius 1:22-23 menunjuk pada nubuatan dari Yes 7:14. 
Lukas menggunakan frasa yang sama ini dalam Lukas 1:70. Satu aspek dari Kerygma (yaitu kebenaran- 
kebenaran teologis yang berulang dalam khotbah-khotbah dalam Kisah, lihat Topik Khusus pada 2:14) adalah 
bahwa kelahiran, kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus menggenapi nubuatan PL. Pelayanan Yesus 
bukanlah suatu perenungan atau Rencana B. Melainkan merupakan rencana Allah yang telah ditetapkan 
sebelumnya (lih. 2:23; 3:18; 4:28; 13:29). Segala sesuatu bekerja untuk penggenapan dari pemulihan total dari 
kehendak Allah bagi makhluk ciptaan. 

3:22 "dikatakan Musa" Gelar "Nabi" digunakan untuk Mesias yang akan datang (lih. Ul 18:14-22; khususnya 
15,18; Yoh 1:21,25). Dokumentasi mengenai Yesus dari Hukum Musa ini (yaitu bagian yang paing berkuasa dari 
kanonika PL bagi orang Yahudi, baik Saduki dan Farisi) akan menjadi hal yang terpenting bagi para pendengar 
Yahudi ini. Yesus telah selalu menjadi rencana penebusan Allah. Dia datang untuk mati (lih. Mar 10:45; II Kor 
5:21). 

3:23 Ini adalah suatu kata peringatan yang serius. Ini adalah sebuah singgungan pada Ul 18:19. Penolakan Yesus 
adalah, dan masih merupakan, suatu hal kekal yang serius. 

Singgungan pada Ul 18:14-22 juga memiliki beberapa wawasan teologis yang signifikan. 

1. Perhatikan aspek-aspek individual dan kebersamaannya. Setiap individual jiwa hams secara pribadi 
menanggapi Mesias. Tidaklah cukup menjadi bagian dari badan kebersamaan dari Israel. 

2. Frasa "akan dibasmi" adalah suatu singgungan pada "perang suci." Allah akan memangkas pohon 
anggurNya sendiri (Israel, lih. Yoh 15; Rom 9-11). Mereka yang menolak "Nabi" menolak Allah. 
Masalah keselamatan adalah tanggapan iman seseorang terhadap Mesias Allah. Keluarga, ras, etika, dan 
prestasi yang hebat dari aturan-aturan bukanlah kriteria keselamatan Perjanjian Baru, namun iman dalam 
Kristus. 

3:24 "Samuel" Dalam kanonika Yahudi ia dianggap satu dari "Nabi-nabi yang terdahulu," satu bagian dari divisi 
kedua kanonika Ibrani. Samuel disebut seorang nabi dalam I Sam 3:20 dan juga seorang pelihat (yaitu satu lagi 
istilah bagi nabi) dalam I Sam 9:9; I Taw 29:29. 

□ "jaman ini" "Waktu penyegaran" (ay 20) dan "waktu pemulihan segala sesuatu" (ay 21) menunjuk pada 
penyempurnaan dari Kerajaan Allah saat kembalinya Kristus, namun frasa ini menunjuk pada pentahbisan 
Kerajaan KeMesiasan, yang terjadi saat inkarnasi Yesus di Betlehem atau setidaknya pada keseluruhan periode 
hari-hari terakhir, yang merupakan waktu antara dua pemunculan Kristus di planet bumi. PL terutama hanya 
memahami satu kedatangan Mesias. Kedatangan pertamaNya sebagai "Hamba yang Menderita" (ay 18) adalah 
suatu kejutan; kembaliNya dengan kemuliaan sebagai pemimpin militer dan hakim diharapkan. 

3:25 Petrus menyebut orang-orang Yahudi ini sebagai anak-anak Abraham, umat perjanjian. Namun demikian, 
umat perjanjian ini hams menanggapi dalam iman dan pertobatan pada Yesus dan injil atau mereka akan ditolak 
(ay 23)! 

PB (perjanjian yang baru) berfokus dalam seseorang, bukan sekelompok ras tertentu. Dalam pemanggilan 
Abraham ada suatu elemen universal (lih. Kej 12:3). Penawaran universal telah datang dalam Kristus dan tersedia 
bagi semua (yaitu Lukas menulis temtama kepada orang Bukan Yahudi. Injil Nya dan Kisah berulang -ulang dan 
secara khusus membuat undangan ini). 

77 



□ "perjanjian" Lihat Topik Khusus pada 2:47. 

□ "SEMUA BANGSA DI MUKA BUMI ARAN DIBERKATl" Ini adalah sebuah rujukan pada perjanjian Allah kepada 
Abraham dalam Kej 12:1-3. Perhatikan elemen universal juga ada di dalam Kej 22:18. Allah memilih Abraham 
untukmemilih suatubangsa, memilih dunia (lih. Kel 19:5-6; Ef 2:11-3:13). 

3:26 "bagi kamulah pertama-tama" Orang-orang Yahudi ini, karena warisan Perjanjian mereka, mempunyai 
kesempatan pertama untuk mendengar dan memahami berita injil ini (lih. Rom 1:16; 9:5). Namun demikian, 
mereka harus menanggapi dalam cara yang sama dengan setiap orang lain: pertobatan, iman, ketaatan baptisan, 
dan ketekunan. 

□ "membangkitkan Hamba-Nya dan mengutus-Nya" Lihat catatan pada 2:24 dan 3:13. 

□ "memberkati kamu" Ini adalah apa yang diinginkan Allah bagi seluruh umat manusia (lih. Kej 12:3). 
Namun demikian, la mengutus Yesus kepada domba yang hilang dari rumah Israel dahulu! 

□ "dengan memimpin kamu masing-masing kembali dari segala kejahatanmu" Keselamatan melibatkan 
suatu perubahan pikiran mengenai dosa dengan suatu hasil perubahan tindakan dan priori tas. Perubahan ini adalah 
bukti dari pertobatan yang benar! Kehidupan kekal mempunyai sifat-sifat yang bisa dilihat! 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1. Apakah "yang terus menerus"? 

2. Mengapa penyembuhan ini sedemikian "hebat" 

3. Mengapa seorang Mesias yang menderita demikian mengejutkan bagi orang Yahudi? 

4. Mengapa Lukas mengutip Kej 12:3? 

5. Apakah orang Yahudi diselamatkan dengan cara berbeda dari Orang Bukan Yahudi? 



78 



KISAH 4 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Petrus dan Yohanes di 


Petrus dan Yohanes 


Penangkapan dan 


Petrus dan Yohanes di 


Petrus dan Yohanes di 


hadapan mahkaraah Agung 


ditangkap 


perabebasan Petrus dan 
Yohanes 


hadapan Mahkamah Agung 


hadapan Sanhedrin 


4:1-4 


4:1-4 

Mengatasi Sanhedrin 


4:1-4 


4:1-4 


4:1-4 


4:5-22 


4:5-12 

Nama Yesus terlarang 


4:5-12 


4:5-7 
4:8-12 


4:5-12 




4:13-22 


4:13-22 


4:13-17 
4:18-22 


4:13-17 
4:18-22 


Orang-orang percaya 
berdoa untuk keberanian 


Berdoa untuk keberanian 




Orang-orang percaya 
berdoa untuk keberanian 


Doa Para Rasul di dalam 
penganiayaan 


4:23-31 


4:23-31 


4:23-31 


4:23-30 
4:31 


4:23-26 
4:27-31 


Kesaraaan dalam segala 


Berbagi dalam segala hal 


Berbagi barang-barang 


Orang-orang percaya 


Komunitas jemaat mula- 


sesuatu 




(4:32-5:6) 


berbagi harta raereka 


mula 


4:32-37 


4:32-37 


4:32-5:11 


4:32-35 
4:36-37 


4:32 

4:33 

4:34-35 

Kedermawanan Barnabas 

4:36-37 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 
merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya me miliki satu dan satu pokok saja. 



79 



1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

WAWASAN KONTEKSTUAL 

A. Jelas sekali pembagian bab tidak sesuai dalam Kisah Para Rasul. 

B. Ayat 1-31 mengenai kesembuhan orang lumpuh dalam pasal 3 dan konsekuensinya 

C. Ayat 32-37 harus sejalan dengan pasal 5:1-11 

D. Masalah-masalah akan terus ada dan bertambah-tambah, namun begitu juga kasih karunia dan kuasa Roh. 
Gereja tetap bertumbuh! 

E. Menyangkut penegasan Lukas tentang mengasihi, memberikan sifat dasar dari gereja mula-mula di 
Yerusalem, penterjemah bahasa barat modern harus waspada terhadap bias kapitalistik. Lukas tampaknya 
menegaskan mutualitas dari sukarelawan. Kisah para rasul tidak dapat mendukung komunisme atau 
kapitalisme karena tidak dikenal saat itu. Naskah harus diterjemahkan saat hari terang, maksud sang 
penulis, dan dunia pendengarnya. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED) : 4:1-4 

^etika mereka sedang berbicara kepada orang banyak, imam-imam dan kepala pengawal bait Allah 
dan orang-orang Saduki datang kepada mereka, 'Menjadi sangat terganggu karena mereka mengajar 
orang banyak dan memberitakan, bahwa dalam Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati. 3 Dan 
mereka ditangkap dan diserahkan ke dalam tahanan sampai keesokan harinya, karena hari telah malam. 
4 Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya; sehingga jumlah 
mereka menjadi lima ribu orang. 



4:1 "Imam-imam" Ini adalah kata yang digunakan dalam manuskrip uncial Yunani kuno, A, D, dan E, tapi C 
mempunyai "imam agung" (archiereis). Naskah UBS 4 memberikan kata imam-imam peringkat B (hampir pasti). 
Konteks Bab 4 menunjukan oposisi yang tidak berasal dari Imam Agung (lih. Ay. 6) 

Dalam PL, suku Lewi (yaitu Musa dan suku Harun) terpilih untuk melayani YHWH sebagai anak sulung 
(lih. Kel. 13). Dalam suku ini ada keluarga tertentu yang menjabat sebagai (1) guru-guru lokal Hukum Taurat; (2) 
pelayan dalam bait Allah; dan (3) imam -imam yang memimpin di bait Allah, khususnya yang terlibat dalam 
prosedur persembahan kurban (lih. Im. 1-7). Keluarga khusus dari imam besar haruslah berasal dari keluarga 
Musa dan Harun. Suku ini tidak menerima tanah pusaka seperti suku-suku Yakub/Israel yang lain. Mereka 
memiliki sebagian kota-kota tertentu yang diberikan kepada mereka (yaitu 48 kota Lewi, lih. Yos . 20). Keluarga- 
keluarga Lewi bergantung kepada suku-suku lain untuk mendukung mereka melalui perpuluhan bait Allah dan 
perpuluhan lokal tahun ketiga. 

Semua ini berubah ketika Roma mengambil alih Palestina. Jabatan Imam Besar dibeli dari Roma. Tidak 
ada lagi jabatan rohani seperti dalam Perjanjian Lama, tetapi yang ada adalah jabatan kekuasaan politik yang 
diperdagangkan. Imam besar saat itu adalah Kayafas (lih. Mat. 26:3; Luk 3:2; Yoh 18), Namun kekuasaan yang 

80 



sesungguhnya di balik jabatan tersebut adalah mantan imam besar Hanas (lih. Luk 3:2; Yoh 18:13, 24; Kis 4:6). 
Keluarga ini adalah sekte Yahudi Saduki. 

□ "Kepala penjaga bait Allah" Ini merupakan jabatan khusus Lewi yang sangat dekat dengan kekuasaan 
Imam Besar (lih. Yosepus, Wars 6:5:3). Dia akan menjaga ketertiban dalam bait Allah (lih. 1 Taw. 9:11; Neh 
11:11; Luk 22:4, 52; Kis 5:24,26). Dalam bahasa Yunani ia disebut sebagai "the man of the mountain of the 
house" 

□ "Saduki" Ini adalah orang kaya, pemimpin politik Sanhedrin. 



TOPIK KHUSUS : SADUKI 

I. Asal usul kelompok 

A. Kebanyakan para ahli percaya nama itu berasal dari Zadok, salah satu Imam besar Daud (lih. 2 Sam 
8:17; 15:24). Kemudian, Raja Salomo mengasingkan Imam Abyatar karena mendukung 
pemberontakan Adonia (lih. 1 Raj 2:26-27) dan diakuinya Zadok sebagai satu-satunya Imam besar 
(lih. 1 Raj 2:35). Setelah masa pembuangan garis keimaman dibangun kembali dalam Yosua atau 
Yesua (lih. Hag 1:1). Keluarga Lewi ini dipilih untuk mengelola Bait suci. Kemudian orang-orang dari 
tradisi imam ini dan pendukungnya disebut Saduki. 

B. Abad kesembilan Masehi tradisi rabbinic (Aboth dari Rabi Natan) mengatakan Zadok adalah seorang 
murid Antigonus dari Sokho (Abad kedua SM). Zadok salah paham mengenai perkataan mentornya 
yang terkenal menyangkut "upah/hukuman setelah kematian" dan mengembangkan teologi yang 
menolak kehidupan setelah kematian, dengan demikian juga menyangkal tentang kebangkitan tubuh. 

C. Kemudian dalam Yudaisme orang Saduki diidentifikasai dengan Boethusians. Boethus juga seorang 
murid dari Sokho Antigonus. Ia mengembangkan teori serupa dengan Zadok, yang juga menolak 
kehidupan setelah kematian. 

D. Nama Saduki tidak muncul sampai zaman Yohanes Hirkanus (135-104 SM), dikutip oleh Yosepus 
(lih. Antiquities 13:10:5-6). Dalam Antiquities 13:5:9 Josepus mengatakan ada tiga mazhab : Farisi, 
Saduki dan Eseni 

E. Ada teori berlawanan bahwa mereka datang dari masa penguasa Seleukus yang berupaya untuk 
mempengaruhi keimamatan dibawah Antiokus IV Epifanes (175-163 SM) dengan faham Hellenisme. 
Selama pemberontakan Makabe, imamat yang baru dimulai pada Simon Makabe (142-135 SM) dan 
keturunannya (lih. I Makabe. 14:41). Imam besar Hasmonean yang baru ini memungkinkan permulaan 
orang-orang Saduki aristokrat. Orang-orang Farisi berkembang selama waktu yang sama dari Hasidim 
(yaitu yang dipisahkan, lih. I Makabe 2:42; 7:5-23) 

F. Ada teori modern (yaitu T. W. Manson), bahwa Saduki adalah transliterasi dari istilah Yunani 
sundikoi. Istilah ini menunjuk pada otoritas lokal yang dihubungkan dengan otoritas Romawi. Hal ini 
menjelaskan mengapa beberapa orang Saduki bukan imam aristocrat, melainkan anggota Sanhedrin. 

II. Ciri-ciri keyakinan 

A. Mereka adalah golongan imam konservatif dari sekte Yahudi selama masa Hasmonean dan periode 
Romawi. 

B. Mereka sangat memperhatikan terutama yang bersangkutan mengenai prosedur bait Allah, protokol, 
ritual, dan liturgi. 

C. Mereka berpegang pada Taurat tertulis (yaitu Kej - Ul) sebagai kekuasaan, tapi menolak tradisi lisan 
(yaitu Talmud). 

D. Oleh karenanya, mereka menolak beberapa doktrin yang dikembangkan oleh orang Farisi. 

1. Kebangkitan tubuh (lih. Mat. 22:23; Markus 12:18; Luk 12:18; Luk 20:27; Kis 4:1-2; 23:8) 

2. Kekekalan jiwa (lih. Antiquities 18:1:3-4; Wars 2:8:14 

3. Keberadaan hirarki terperinci para malaikat (lih. Kis 23:8) 

4. Mereka menafsirkan "mata ganti mata" {lex talionis) secara harfiah dan mendukung hukuman 
fisik dan hukuman mati (daripada penyelesaian dengan keuangan) 



E. Area perdebatan teologis yang lain adalah takdir vs. kehendak bebas ketiga kelompok yang disebut oleh 
Yosepus. 

1. Kaum Eseni menegaskan semacam determinisme 

2. Orang-orang Saduki menempatkan penekanan pada kehendak bebas (Lih. Antiquities 13:5:9; Wars 
2:8:14) 

3. Orang-orang Farisi berpegang pada keseimbangan posisi antara keduanya 

F. Disatu sisi, konflik antara kedua kelompok (yaitu Saduki - Farisi) mencerminkan ketegangan antara 
imam dan nabi dalam Perjanjian lama. 

Ketegangan lain muncul dari fakta bahwa orang-orang Saduki mewakili golongan sosial dan 
keluarga yang memiliki tanah. Mereka adalah kaum bangsawan (lih. Josephus= Antiquities 13:10:6; 
18:1:4-5; 20:9:1), sedangkan orang Farisi dan ahli Taurat adalah para ulama dan orang saleh di antara 
penuduk negeri. Ketegangan ini dapat digambarkan antara bait Allah di Yerusalem vs. sinagog-sinagog 
lokal di seluruh negeri. 

Ketegangan lainnya diwakili oleh penolakan Saduki terhadap pengaruh Zoroastrianism tentang 
teologi Farisi. Contohnya: studi tentang malaikat (angelology) yang sangat berkembang, sebuah 
dualisme antara YHWH dan Iblis dan pandangan rumit tentang akhirat dalam bentuk fisik. Ekses-ekses 
ini oleh kaum Eseni dan orang Farisi mengakibatkan reaksi orang Saduki. Mereka kembali ke posisi 
konservatif teologi tunggal Musa dalam upaya membantah spekulasi kelompok-kelompok Yahudi 
lainnya. 

Sumber Informasi 

A. Josephus adalah sumber informasi utama tentang orang-orang Saduki. Dia cenderung berprasangka 
baik oleh komitmennya terhadap orang-orang Farisi dan kepentingannya dalam menggambarkan citra 
positif dari kehidupan Yahudi terhadap Roma. 

B. Sumber informasi lainnya adalah literature rabbi. Bagaimanapun, disini juga terdapat bias yang sangat 
jelas. Orang-orang Saduki menyangkal relevansi dan otoritas tradisi lisan nenek moyang (yaitu 
Talmud). Tulisan-tulisan Farisi ini jelas menggambarkan perlawanan mereka secara negatif, mungkin 
cara-cara yang berlebihan (taktik kaki tangan). 

C. Tidak ada tulisan terkenal Saduki yang selamat. Dengan kehancuran Yerusalem dan bait suci di 70 
Masehi seluruh dokumen dan pengaruh elite imam besar hancur. 

Mereka ingin memelihara perdamaian regional dan satu-satunya cara untuk melakukannya pada abad 
pertama adalah bekerja sama dengan Roma (lih. Yoh. 1 1 :48-50). 



4:2 

NASB, NKJV "menjadi sangat terganggu" 
NRSV "Sangat mengganggu" 

TEV "Merasa terganggu" 

NJB "Sangat terganggu" 

Istilah Yunani langka ini (disini PRESENT MIDDLE [deponent] PARTICIPLE) berarti "bekerja keras 
pada sesuatu". Hal ini ditemukan hanya di satu tempat di Kisah Para Rasul (16:18). Hal ini tidak ditemukan dalam 
Septuaginta, maupun papyrus koine Mesir. 

Para pemimpin Saduki kesal karena para pemimpin Kristen mengajar orang banyak di bait Allah dalam 
nama Yesus dan memberitakan kebangkitanNya (yang ditentang orang Saduki, seperti konsep teologis mereka 
tentang kebangkitan pada umumnya). Hal ini juga mungkin dari kata-kata dalam ayat 2 bahwa rasul tidak hanya 



82 



menyatakan kebangkitan Yesus, tetapi implikasi penuh dari semua kebangkitan orang percaya (lih. I Kor. 15). 
Kematian tidak hanya kehilangan satu orang percaya, tapi telah kehilangan semua orang percaya. 

4:3 "Mereka" dalam ayat 2 yang mendahului adalah Petrus, Yohanes, bahkan mungkin orang lumpuh yang 
disembuhkan. Dalam ayat 3 yang mendahului adalah imam dan penjaga bait suci. 

□ "Menumpangkan tangan atas mereka" Verba Yunani ini memiliki medan semantic yang luas, tapi Lukas 
selalu menggunakannya dalam arti penangkapan (lih. Lukas 20:19; 21:12; kis. 5:18; 12:1; 21:27). } Alaid hands 
on them@ This Greek VERB has a wide semantic field, but Luke often uses it in this sense of arrest (cf. Luke 
20:19; 21:12; Acts 5:18; 12:1; 21:27). 

□ "Pada keesokan harinya" Hukum Yahudi melarang pengadilan diadakan setelah senja. Para pemimpin ingin 
menghentikan khotbah/ pengajaran ini segera. Jadi mereka memenjarakannya semalaman di dasar bait Allah, 
bukan di penjara umum (lih. 5:18). 

4:4 "Orang-orang yang telah mendengar... percaya" kedua verbal adalah kalimat AORIST. Iman muncul dari 
pendengaran (lih. Roma 10:17). Mendengar Injil mengakibatkan (dengan pertolongan Roh, lih. Yoh 6:44,65; 
16:8-11) percaya kepada Injil. Lihat TOPIK KHUSUS: Verb tenses Yunani digunakan untuk keselamatan di 2:40. 

□ "Jumlah laki-laki menjadi sekitar lima ribu" Perhatikan bahwa jumlah ini tidak termasuk wanita dan anak- 
anak. Seringkali dalam Perjanjian Baru tersirat jika ayah yang percaya semakin bertambah itu berarti termasuk 
seluruh keluarga(lih. 11:14; 16:15,31,33). Kelompok yang berada di ruang atas berjumlah sekitar 120. Saat 
Pentakosta bertambah menjadi 3000 orang (lih 2:41); kini jumlah orang percaya mencapai 5000! Gereja di 
Yerusalem berkembang pesat! 



NASB (UPDATED) TEXT: 4:5-12 

5 Pada keesokan harinya, Pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan 
siding di Yerusalem; 'dengan Imam Besar Hanas dan kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang 
lain yang termasuk keturunan Imam Besar. 7 Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan kepada sidang itu dan 
mulai diperiksa dengan pertanyaan ini: "Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu 
bertindak demikian itu?" 8 Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus: "Hai pemimpin-pemimpin 
umat dan tua-tua, 'jika kami sekarang harus diperiksa karena suatu kebajikan kepada seorang sakit dan 
harus menerangkan dengan kuasa manakah orang itu disembuhkan, "maka ketahuilah oleh kamu 
sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu 
salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati - bahwa oleh karena nama itulah 
orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu. "Yesus adalah BATU YANG DIBUANG oleh 
tukang-tukang bangunan - yaitu kamu sendiri -, namun ia TELAH MENJADI BATU PENJURU. n Dan 
keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak 
ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." 



4:5 "Pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat" Sanhedrin (yaitu dewan, 5:21, dari 
wilayah Yerusalem; Dewan tua-tua, 22:5) adalah terdiri dari tujuh puluh pemimpin Yahudi. Itu adalah badan 
politik tertinggi/badan keagaamaan (yang diperbolehkan Roma) dalam Yudaisme pada zaman Yesus. Konsep ini 
dimulai (yaitu tradisi Yahudi) oleh Ezra dan "orang-orang dari Sinagoga Besar" ini. Biasanya diidentifikasi dalam 
Perjanjian Baru dengan frase, "para ahli Taurat, tua-tua dan Pemimpin-pemimpin Yahudi" (lih. Lukas 23:13; Kis 
3:17; 4:5,8; 13:27). 



TOPIK KHUSUS: SANHEDRIN 

I. Sumber Informasi 

A. Perjanjian Baru itu sendiri 



83 



B. Flavius Josephus Antiquities of the Jews dan Wars of the Jews 

C. Mishnah bagian dari Talmud (yaitu Traktat "Sanhedrin") 

Sayangnya Perjanjian Baru dan Yosepus tidak setuju dengan tulisan-tulisan rabbinical, yang 
tampaknya menyatakan dua Sanhedrin di Yerusalem, satu imam (yaitu Saduki), dikendalikan oleh Imam 
Besar dan berurusan dengan keadilan perdata dan pidana, dan kedua, dikendalikan oleh orang-orang Farisi dan 
ahli-ahli Taurat, menyangkut persoalan-persoalan keagamaan dan tradisional. Namun, tulisan-tulisan 
rabbinical sejak 200 Masehi dan mencerminkan situasi budaya setelah kejatuhan Yerusalem ke Romawi, Titus, 
di 70 Masehi Orang-orang Yahudi membangun kembali kehidupan keagaaman mereka di kota yang disebut 
Jamnia dan kemudian (118 Masehi) dipindahkan ke Galilea. 

II. Terminologi 

Masalah dalam mengidentifikasikan badan yudisial ini melibatkan nama-nama yang berbeda dengan yang 
diketahui. Ada beberapa kata yang digunakan untuk menggambarkan badan peradilan dalam komunitas 
Yahudi di Yerusalem. 

A. Gerousia - "Senat" atau "dewan". Ini adalah istilah tertua yang digunakan menjelang akkhir periode 
Persia (lih. Josephus = Antiquities 12.3.3 dan II Maccabees 11:27). Hal ini digunakan oleh Lukas 
dalam Kisah para rasul 5:21 bersama dengan "Sanhedrin". Ini mungkin merupakan cara menjelaskan 
istilah untuk pembaca yang berbahasa Yunani (lih. I Mace. 12:35). 

B. Synedrion - "Sanhedrin". Ini adalah gabungan dari syn (bersama-sama dengan) dan hedra 
(kedudukan). Herannya istilah ini digunakan dalam bahasa Aram, tapi mencerminkan kata Yunani. 
Pada akhir periode Makabe, ini telah menjadi istilah yang diterima untuk menunjuk pengadilan 
teringgi orang Yahudi di Yerusalem (lih. Matius. 26:59; Markus 15:1; Lukas 22:66; Yohanes 11:47; 
Kisah para rasul 5:27). Masalahnya muncul ketika terminology yang sama digunakan oleh dewan 
peradilan lokal (pengadilan sinagoga local) diluar Yerusalem (Lih. Matius. 5:22; 10:17). 

C. Presbyterion - "Dewan tua-tua" (lih. Lukas 22:66). Ini merupakan sebutan bagi para pemimpin suku 
di Perjanjian Lama. Namun, itu juga merujuk pada pengadilan tertinggi di Yerusalem (lih. Kisah para 
rasul 22:5). 

D. Boul - istilah "dewan" ini digunakan oleh Yosepus (Wars 2.16.2; 5.4.2), tetapi bukan Perjanjian 
Baru untuk menggambarkan beberapa badan peradilan: (1) Senat di Roma; (2) pengadilan lokal 
Romawi; (3)Mahkamah Agung Yahudi di Yerusalem; dan (4) pengadilan lokal Yahudi. Yusuf dari 
Arimatea digambarkan sebagai anggota Sanhedrin dari istilah ini (yaitu bouleut s, yang berarti 
"anggota dewan", lih. Markus 15:43; Lukas 23:50). 

III. Pengembangan historical 

Awalnya Ezra dikatakan telah mendirikan sinagoga agung (lih. Targum pada Kidung agung 6:1) pada 
periode pasca pembuangan , yang tampaknya telah menjadi hari Yesus Sanhedrin. 

A. Misnah (yaitu Talmud) mencatat bahwa ada dua pengadilan utama di Yerusalem (lih. Sanh. 7:1). 

1. Satu terdiri dari 70 (atau 71) anggota (Sand. 1:6 bahkan menyatakan bahwa Musa mendirikan 
Sanhedrin pertama dalam Bilangan 1 1 , lih. Bilangan 11:1 6-25 

2. Satu terdiri dari 23 anggota (tapi ini bisa merujuk pada pengadilan lokal sinagog) 

3. Beberapa ahli Yahudi percaya ada tiga 23-anggota Sanhedrin di Yerusalem. Saat ketiganya tiba 
bersama-sama, mereka, bersama dua pemimpin, merupakan "Sanhedrin Agung" dari 71 anggota 
(Nasi dan Av Bet Din). 

a. satu imam (yaitu Saduki) 

b. satu hukum (yaitu Farisi) 

c. satu bangsawan (yaitu tua-tua) 

B. Dalam periode pasca pembuangan, kembalinya benih Daud oleh Zerubabel dan kembalinya benih 
Harun adalah Yosua (Yesua). Setelah kematian Zerubabel, tidak ada benih Daud lanjutan, sehingga 
peradilan lanjutan lulus secara eksklusif untuk para imam (lih. I Mace. 12:6) dan tua-tua lokal (lih. 
Nehemia 2:16; 5:7). 

C. Peran imam dalam pembuatan keputusan pengadilan ini dokumentasikan oleh Diodorus 40:3:4-5 
selama periode Helenistik 

D. Peran imam dalam pemerintahan berlanjut selama periode Selucid. Josephus mengutip Antiochus 
"yang Agung" III (223-187 SM) dalam Antiquities 12.3.3. 

84 



E. Kekuatan Imam ini berlanjut selama periode Makabe menurut Yosephus Antiquities 13:10:5-6; 
13:15:5. 

F. Selama periode Romawi gubernur Suriah (yaitu Gabinius, dari 57-55 SM.) mendirikan lima daerah 
Sanhedrin (lih. Josephus Antiquities 14:5:4; and Wars 1:8:5), tetapi ini kemudian dibatalkan oleh 
Roma (yaitu 47 SM.). 

G. Sanhedrin memiliki konfrontasi politik dengan herodes (Antiquities 14.9.3-5) yang pada 37 SM 
membalas dendam dan sebagian besar mahkamah tinggi dibunuh (lih. Yosepus Antiquities 14.9.4; 
15.1.2). 

H. Dibawah prokurator Roma (6-66 Masehi) Yosepus memberitahukan kita (lih. Antiquities 20) bahwa 
Mahkamah Agama mendapatkan lagi kekuasaan dan pengaruh (lih. Markus 14:55). Ada tiga uji coba 
dicatat dalam Perjanjian baru dimana Sanhedrin, dibawah kepemimpinan keluarga Imam tinggi, 
menjalankan keadilan. 

1. Pengadilan Yesus (lih. Markus 14:53-15:1; Yohanes 18:12-23, 28-32) 

2. Petrus dan Yohanes (lih. Kisah para rasul 4:3-21) 

3. Paulus (lih. kisah para rasul 22:25-23:10) Paul (cf. Acts 22:25-23:10) 

I. Ketika orang-orang Yahudi memberontak pada 66 Masehi, Roma kemudian menghancurkan 
masyarakat Yahudi dan Yerusalem pada 70 Masehi. Sanhedrin dibubarkan secara permanent, 
meskipun orang-orang Farisi di Jamnia mencoba membawa Pengadilan tertinggi Yudisial (beth Din) 
kembali ke kehidupan keagamaan yahudi (bukan sipil atau politik) 

IV. Keanggotaan 

A. Pertama kali alkitab menyebutkan pengadilan tinggi Yerusalam adalah di II Taw. 19:8-11. Ini terdiri 
dari (1) Orang-orang Lewi, (2) Imam, dan (3) Kepala keluarga (yaitu tua-tua, lih. I Mace. 14:20; II 
Mace. 4:44). 

B. Selama periode Makabe itu didominasi oleh (1) keluarga imam Saduki dan (2) aristokrasi lokal (lih. I 
Mace. 7:33; 11:23; 14:28). Kemudian dalam periode ini ahli kitab (pengacara mosaic, biasanya orang- 
orang Farisi) ditambahkan, tampaknya oleh Istri Alexander Jannaeus, Salome (76-67 SM). Dia bahkan 
mengatakan tlelah membuat orang-orang Farisi menjadi kelompok yang paling mendominasi (lih. 
Yosepus Wars of the Jews 1:5:2). 

C. Pada hari Yesus pengadilan itu terdiri dari 

1 . keluarga para imam besar 

2. keluarga orang kaya lokal 

3. Orang-orang terpelajar (lih. 11:27; Lukas 19:47) 

V. Sumber keterangan 

A. Ramus Yesus dan Injil, IVP, hal. 728-732 

B. Ensiklopedia Alkitab The Zondervan Pictorial, Vol. 5, hal. 268-273 

C. The New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Rnowledge, vol. 10, hal. 203-204 

D. The Interpreter's Dictionary of the Bible vol. 4, hal. 214-218 

E. Encyclopedia Judaica vol. 14, hal. 836-839 



4:6 "Annas" Dalam bahasa Yunani namanya adalah Hanas; Yosepus menyebutnya Hannanos. Nama tersebut 
tampaknya berasal dari bahasa Ibrani "berbelas kasihan" atau "baik budi" (h~n~n). 

Dalam PL jabatan imam besar adalah seumur hidup dan berada dalam garis keturunan Harun. Namun, 
Roma telah mengubah jabatan ini menjadi saluran politik, dibeli oleh keluarga Lewi. Imam besar mengawasi dan 
menjalankan perdagangan di Pengadilan Wanita. Pembersihan bait suci oleh Yesus membuat keluarga ini geram. 

Menurut Flavius Josephus, Hannas adalah Imam Besar sejak 6-14 Masehi. la diangkat oleh Quirinius, 
gubernur Syria dan disingkirkan oleh Valerius Gratus. Kerabatnya (5 putra dan 1 cucu) menyokongnya. Kayafas 
(18-36 Masehi), menantunya laki-laki (lih. Yohanes 18:13), adalah penerus langsungnya. Hanas adalah kekuatan 
nyata di belakang kedudukan tersebut. Yohanes menggambarkan dia sebagai orang pertama kepada siapa Yesus 
ditangkap (lih. 18:13,19-22). 

□ "Kayafas" Dia diangkat imam oleh Valerius Gratus, prokurator dari Yudea (lih. MS D, >Innathas, lih. 
NEB, NJB) sejak 18-36 masehi. 

85 



□ "Yohanes" Ini mungkin merujuk kepada Yonatan, yang dikatakan kepada kita oleh Josephus, salah satu putra 
Hanas yang menjadi Imam besar pada 36 Masehi setelah kayafas. Namun, UBS 4 memiliki >Inann s (yaitu 
Yohanes) sebagai rating (tertentu); bahkan REB kembali kepada Yohanes. 

□ "Aleksander" Tidak ada yang diketahui mengenai orang ini, tapi dia, seperti Yohanes, kemungkinan adalah 
anggota keluarga Hanas atau anggota terkemuka kelompok Saduki. 

4:7 "Saat mereka dihadapkan kepada sidang itu" para anggota Sanhedrin duduk membentuk setengah 
lingkaran di panggung. 

□ "Mereka mulai diperiksa" ini adalah IMPERFECT TENSE, yang berarti baik (1) tindakan berkelanjutan di 
masa lalu atau (2) permulaan tindakan. 

□ "Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah" Mereka menyindir dengan mengatakan bahwa 
kesembuhan itu dilakukan dengan kekuatan sihir (lih. 19:13). Mereka mencoba tipuan yang sama seperti pada 
Yesus (lih. Lukas 1 1 : 14-26; Markus 3:20-30). Mereka tidak dapat menyangkal mujizat sehingga mereka 
berusaha untuk menentang metodenya atau sumber kuasa tersebut. 

4:8 "Penuh dengan Roh Kudus" Roh Kudus adalah sumber hikmat dan keberanian bagi para Rasul (lih. Lukas 
12:11-12; 21:12-15) Ingat ini adalah orang yang sama yang hanya dalam beberapa hari sebelumnya telah 
menyangkal Tuhan karena ketakutan (lih. 4:13). Perhatikan bahwa Petrus "dipenuhi" (cf. 2:4; 4:8,31). Hal ini 
menunjukan bahwa itu adalah pengalaman yang berulang (lih. Efesus 5:18). Lihatcatatan lengkap di 2:4 dan 3:10. 

4:9 "Jika" Ini adalah kalimat FIRST CLASS CONDITIONAL yang diasumsikan benar untuk kepentingan 
penulis. 

□ "Jika kami sekarang harus diperiksa" secara harfiah istilah Yunani ini berarti "diperiksa oleh pengadilan" 
(lih. 12:19; 24:8; 28:18; Luke 23:14). Istilah ini digunakan orang Yahudi Berea dalam memeriksa Alkitab untuk 
melihat apakah Paulus menafsirkan secara akurat bagi mereka (lih. 17:11). 

□ "Karena suatu kebajikan kepada seorang sakit" Petrus menyatakan persidangan ini tidak tepat dan 
bertentangan dengan kondisi keadaan lingkungan dimana saat itu sedang terjadi mujizat kesembuhan dan 
anugerah luar biasa. Justru seharusnya mereja memuji Allah! 

□ "Telah disembuhkan" ini adalah PERFECT PASSIVE INDICATIVE, berarti kesehatan sempurna dan 
pemulihan kakinya. 

4:10 "Maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel" ini adalah PERFECT ACTIVE 
IMPERATIVE . Roh Kudus telah membuat Petrus berani. Dia tidak takut dengan ketetapan peradilan. Para 
pemimpin ini tidak bisa terus menguburkan Kristus dan mereka tidak dapat menyangkali orang yang telah 
disembuhkan berdiri di depan mereka!. 

□ "Bahwa dalam nama Yesus Kristus Orang Nazaret" Petrus mengambil pertanyaan mereka dan menjawab 
secara khusus bagaimana Mujizat terjadi. Lihat Topik Khusus: Yesus orang Nazaret di 2:22. 

□ "Yang telah kamu salibkan" Ini adalah kebenaran yang nyata. Mereka memprovokasi kematianNya. 
Perhatikan "oleh kamu" dalam ayat 11, yang juga menyatakan rasa bersalah mereka. 

□ "Yang telah dibangkitkan Allah" Perjanjian Baru menegaskan bahwa ketiga pribadi dalam Tritunggal itu 
aktif dalam kebangkitan Yesus: (1) Roh, Roma 8:11; (2) Yesus, Yohanes 2:19-22; 10:17-18; dan (3) Bapa, Kisah 
Para Rasul 2:24,32; 3:15,26; 4:10; 5:30; 10:40; 13:30,33,34,37; 17:31; Roma 6:4,9. Ini merupakan konfirmasi 
kebenaran kehidupan dan pengajaran Yesus tentang Allah dan juga penerimaan penuh Bapa tentang pertukaran 
kematian Yesus. Ini adalah aspek utama dari Kerygma (yaitu khotbah di bukit dalam Kisah para rasul). 

□ "Orang ini berdiri sekarang" Ini adalah permainan kata "berdiri". Orang lumpuh itu bangkit dan berdiri di 
hadapan mereka. 

86 



4:11 Ini adalah kutipan dari Mazmur 118:22, tetapi bukan dari naskah Masoretic atau Septuaginta (lih. Efesus 
2:20; I Petrus 2:4ff). Yesus menggunakan ini untuk menyatakan diriNya dalam Markus 12:10 dan Lukas 20:17, 
diambil dari Septuaginta. Ini berarti penggenapan nubuat Perjanjian Lama Mesias yang ditolak yang telah menjadi 
jantung rencana kekal Allah bagi penebusan Israel dan dunia. Ini adalah pernyataan yang mengejutkan bagi para 
pemimpin Yahudi (lih. I Timotius 2:5). 

NASB "Kepala Batu penjuru" 

NKJV "Kepala batu penjuru" 

NRSV,NJB "Batu penjuru" 

TEV "batu... yang paling penting dari semua" 



TOPIK KHUSUS: BATU PENJURU 

I. Penggunaan dalam PL 

A. Konsep sebuah batu sebagai benda yang keras dan tahan lama yang merupakan bahan fondasi yang 
baik digunakan untuk menjelaskan tentang YHWH (lih. Maz 18:1). 

B. Ini kemudian berkembang menjadi gelar Mesias (lih. Kej 49:24; Maz 1 18:22; Yes 28:16). 

C. Digunakan untuk mewakili penghakiman dari YHWH oleh Mesias (lih. Yes 8:14; Dan 2:34-35,44-45). 

D. Berkembang menjadi suatu penggambaran bangunan 

1. sebuah batu fondasi, yang ditempatkan pertama kali, diletakkan untuk dijadikan patokan pengukur 
sudut bagi keseluruhan bangunan tersebut, disebut "batu penjuru" 

2. ini dapat pula menunjuk pada batu terakhir yang diletakkan, yang mengikat dan menyatukan 
tembok-tembok (lih. Zak 4:7; Ef 2:20,21), disebut "batu utama" dari bahasa Ibrani rush (yaitu, 
kepala) 

3. ini dapat pula menunjuk pada "batu pengunci", yang terletak di tengah-tengah lengkungan lubang 
pintu gerbang dan menahan berat seluruh tembok di atasnya. 

II. Penggunaan dalam perjanjian Baru 

A. Yesus mengutip Maz 118 beberapa kali dalam kaitannya dengan DiriNya sendiri (lih. Mat 21:41-46; 
Mar 12:10-11; Luk 20:17) 

B. Paulus menggunakan Maz 118 dalam hubungannya dengan penolakan terhadap YHWH oleh Israel 
yang memberontak dan tak beriman (lih. Rom 9:33) 

C. Paulus menggunakan konsep "batu utama" dalam Ef 2:20-22 untuk menunjuk pada Christ 

D. Petrus menggunakan konsep ini untuk Yesus dalam I Pet 2:1-10. Yesus adalah batu penjuru dan orang 
percaya adalah bau hidup (yaitu, orang percaya sebagai Bait Allah, lih. I Kor 6:19), dibangun di atas 
Dia (Yesus adalah Bait Allah yang baru, lih. Mar 14:58; Mat 12:6; Yoh 2:19-20). 
Orang Yahudi menolak dasar yang paling mendasar dari pengharapan mereka ketika mereka menolak 
Yesus sebagai Mesias 

III. Pernyataan-pernyataan Teologis 

A. YHWH mengijinkan Daud/Salomo untuk membangun Bait Allah. la berkata pada mereka bahwa jika 
mereka memelihara perjanjian la akan memberkati mereka dan beserta dengan mereka, namun jika 
mereka tidak memelihara perjanjian, Bait Allah akan menjadi reruntuhan (lih. I Raj 9:1-9)! 

B. Yudaisme Ke-Rabi-an berfokus pada bentuk dan tata ibadah dan mengabaikan aspek pribadi dari iman 
(ini bukan pernyataan yang menyamaratakan, ada juga rabi-rabi yang saleh). Allah mencari hubungan 
pribadi sehari-hari yang kudus dengan mereka yang diciptakanNya sesuai dengan gambarNya (lih. Kej 
1:26-27). Lukas 20:17-18 mengandung kata-kata penghakiman yang menakutkan. 

C. Yesus menggunakan konsep sebuah Bait Allah untuk mewakili tubuh jasmaniNya. Hal ini 
melanjutkan dan mengembangkan konsep tentang pribadi. Iman dalam Yesus sebagai Mesias adalah 
kunci hubungan dengan YHWH. 

D. Keselamatan dimaksudkan untuk memulihkan gambar Allah dalam manusia sehingga persekutuan 
dengan Allah memungkinkan. Sasaran keKristenan adalah keserupaan dengan Kristus sekarang. 
Orang percaya menjadi batu hidup dibangun atas/berpolakan Kristus (Bait Allah baru). 

E. Yesus adalah fondasi dari iman kita dan batu utama dari iman kita (yaitu, Alfa dan Omega). Namun 
juga batu sandungan dan batu sentuhan. Kehilangan Dia berarti kehilangan segalanya. Tidak bisa ada 
jalan tengah di sini ! 

87 



4:12 "Keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga". Ini merupakan pernyataan DOUBLE NEGATIVE 

yang kuat. Tidak ada keselamatan di dalam Abraham atau Musa (lih. Yoh 14:6; I Tim 2:5). Sebuah pernyataan 
yang mengejutkan! Hal ini sangat sempit namun juga sangat jelas, Yesus percaya bahwa hanya melalui hubungan 
pribadi dengan diriNya manusia dapat mengenal Allah. Petrus dengan berani menyatakannya kepada para 
pemimpin elit Yahudi. Hal ini sering disebut sebagai skandal eksklusif kekristenan. Tidak ada jalan tengah di sini. 
Pernyataan ini benar atau Kekristenan itu palsu! 

□ "di bawah kolong lngit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia". Partisip "telah 
diberikan" adalah PERFECT PASSIVE. Allah telah menetapkan ini! Yesus adalah jawaban-Nya (Allah) 
terhadap kebutuhan spiritual umat manusia. Tidak ada Rencana B! Buku yang bagus mengenai 
pernyataan eksklusif kekristenan lihat H. A. Netland, Dissonant Voices: Religious Pluralism and the 
Question of Truth. 

□ "di antara manusia" Menunjukkan unsur universal (lih. Yoh 3: 16; I Tim. 2:5; II Pet. 3:9 

□ "yang olehnya kita dapat diselamatkan" Frase ini memiliki dua kata kerja. 

1. dei, PRESENT ACTIVE INDICATIVE, "kita harus" 

2. sothenai, AORIST PASSIVE INFINITIVE dari sozo, "diselamatkan" 

Kata "selamat" memiliki dua arti di PB. 

1. Pembebasan fisik (pengertian di PL, lih. Mat 9:22; Markus 6:56; Luk 1:71; 6:9; 7:50; Kis 27:20,31; Yak 1:21; 
2:14; 4:12; 5:20) 

2. Keselamatan secara roh (penggunaan di PB , lih. Luk 19:10; Kis 2:21,40,47; 11:14; 15:11; 16:30-31) 

Orang lumpuh mengalami keduanya. Para pemimpin agama perlu percaya Yesus sebagai satu-satunya 
harapan mereka untuk penerimaan dan pengampunan! Manusia harus diselamatkan dan Yesus adalah satu-satunya 
jalan untuk mencapainya. Kutipan PL dalam ayat 12 menunjukkan la selalu melakukan rencana Allah (lih. Yes. 
8:14-15; 28:14-19; 52:13-53:12). 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:13-22 

13 Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang 
biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mulai mengenal keduanya sebagai pengikut 
Yesus. 14 Tetapi karena mereka melihat orang yang disembuhkan itu berdiri di samping kedua rasul itu, 
mereka tidak dapat mengatakan apa-apa untuk membantahnya. l3 Dan setelah mereka menyuruh rasul- 
rasul itu meninggalkan ruang sidang, berundinglah mereka, 16 dan berkata: "Tindakan apakah yang harus 
kita ambil terhadap orang-orang ini? Sebab telah nyata kepada semua penduduk Yerusalem, bahwa 
mereka telah mengadakan suatu mijizat yang menyolok dan kita tidak dapat menyangkalnya. 17 supaya 
hal itu jangan makin luas tersiar dianatara orang banyak, baiklah kita mengancam dan melarang mereka, 
supaya mereka jangan berbicara lagi dengan siapa pun dalam nama itu. 18 Dan setelah keduanya disuruh 
masuk, mereka diperintahkan, supaya sama sekali jangan berbicara atau mengajar lagi dalam nama 
Yesus. 'tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: "Silahkan kamu putuskan sendiri manakah yang 
benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah. 2(l Sebab tidak mungkin bagi kami 
untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar." 21 Mereka 
semakin keras mengancam rasul-rasul itu, tetapi akhirnya melepaskan mereka juga, sebab sidang tidak 
melihat jalan untuk menghukum mereka karena takut akan orang banyak yang memuliakan nama Allah 
berhubung dengan apa yang telah terjadi. u Sebab orang yang disembuhkan oleh mujizat itu sudah lebih 
dari empat puluh tahun umurnya 



4:13 "tidak terpelajar" Istilah ini adalah agrammatos, yang adalah istilah "menulis" dengan ALPHA 
PRIVATIVE. Ini mungkin berarti bahwa mereka (1) bodoh atau tidak terpelajar (lih. Moulton, Milligan, 
Vocabulary, hal. 6); atau (2) mereka yang tidak terlatih di sekolah-sekolah rabinik (lih. A. T, Robertson, Word 
Pictures dalam bahasa Yunani Perjanjian Baru, vol 3, hal. 52 dan Louw dan Nida, Leksikon, vol.1, hal 328). 

□ "tidak terlatih" Dibawah ini adalah istilah idint s, yang biasanya diterjemahkan "awam atau tidak terlatih 
di bagian tertentu." Awalnya itu disebut orang normal sebagai law an dari pemimpin atau juru bicara. Itu akan 
digunakan oleh orang luar vs anggota kelompok (lih. I Kor 14: 16, 23-24;. II Kor. 1 1:6). 



Perhatikan bagaimana terjemahan bahasa Inggris yang berbeda menangani frase ini. 
NASB, NKJV "orang-orang yang tidak terpelajar dan tidak terlatih" 
NRSV "orang-orang yang tidak terpelajar dan biasa" 

TEV "orang-orang biasa yang tidak berpendidikan" 

NJB "orang awam yang tidak berpendidikan" 

□ "Mereka takjub" Ini adalah IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE (sebagai dua kata kerja berikutnya). 
Mereka menyiratkan baik awal dari suatu tindakan atau tindakan berulang di masa lalu (INDICATIVE MOOD). 
Lukas sering menggunakan kata ini (18 kali dalam Lukas dan Kisah Para Rasul); biasanya, namun tidak selalu, 
memiliki konotasi positif (lih. Luk 11:38; 20:26, Kis 4:13; 13:41). 

□ "Mulai mengenali mereka sebagai orang yang telah bersama dengan Yesus" Ini sebenarnya pujian. 
Yesus juga tidak dilatih di sekolah rabinis, namun la mengetahui Perjanjian Lama dengan baik. Dia menghadiri 
sekolah Sinagog seperti semua anak Yahudi (bahkan Petrus dan Yohanes) diminta untuk melakukannya. 

Para pemimpin mengenali keberanian dan kekuatan Petrus dan Yohanes. Mereka telah melihat hal yang 
sama dalam Yesus. 

4:14 semua orang mengenal orang lumpuh ini karena dia biasa duduk di pintu Bait Allah setiap hari. Namun ia 
tidak duduk lagi! Orang banyak di Bait Allah tidak bisa menyangkal ini (lih. ayat 16,22) 

4:15 Mereka meminta mereka bertiga untuk keluar sementara mereka membahas pilihan mereka dan 
merencanakan strategi penyangkalan dan kebohongan (lih. ay 17-18) 

4:17-18 Ini adalah rencana mereka! Berhenti berbicara tentang Yesus dan berhenti membantu orang dalam nama- 
Nya! Bagaimana dengan semua orang yang memuji Tuhan untuk kesembuhan (lih. 3:8-9; 4:16)? 

4:19 "Apakah" ini adalah kalimat FIRST CLASS CONDITIONAL, yang digunakan bukan kenyataan, tetapi 
untuk kepentingan argumentasi. Petrus dan Yohanes tidak berpikir perintah mereka sah (lih. 5:28). 

□ "hak" Lihat Topik Khusus: Kebenaran di 3:14 

□ "Silahkan kamu putuskan sendiri" Ini merupakan AORIST ACTIVE IMPERATIVE. Mereka mengutuk 
diri mereka sendiri dengan kata-kata, alasan-alasan, dan tindakan-tindakan mereka. 

4:20 Petrus dan Yohanes menegaskan bahwa mereka tidak dapat menyangkal apa yang mereka alami dan tidak 
akan berhenti bersaksi tentang itu! 

4:21 "Mereka semakin keras mengancam rasul-rasul itu" saya ingin tahu seperti apa ancaman mereka. Yesus 
dibangkitkan dari antara orang mati. Pria itu bangkit dari tempat tidurnya; apa yang akan dilakukan para 
pemimpin terhadap Petrus dan Yohanes? 

□ "Tidak melihat dasar untuk menghukum mereka" Ini mungkin menunjukkan salah satu tujuan Lukas 
menulis. Kekristenan bukan ancaman bagi Roma atau ancaman bagi kedamaian Yerusalem. Bahkan Sanhedrin 
tidak bisa menemukan alasan untuk menghukum para pemimpin ini. 

□ "Karena takut akan orang banyak" Para saksi mata peristiwa di Yerusalem sangat menghormati gereja 
mula-mula (lih. 2:47). Para pemimpin Yahudi ini terancam oleh popularitas tersebut (lih. 5:13,26). 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:23-31 

23 Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka 
menceritakan segala sesuatu yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua mereka. 24 Ketika teman- 
teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya: "Ya Tuhan, 
Engkaulah YANG MENJADIKAN LANGIT DAN BUMI, LAUT DAN SEGALA ISINYA 25 Dan oleh Roh 

89 



Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman: MENGAPA RUSUH 
BANGSA-BANGSA, MENGAPA SUKU-SUKU BANGSA MEREKA-REKA PERKARA YANG SIA-SIA? 
26 RAJA-RAJA DUNIA BERSIAP-SIAP DAN PARA PEMBESAR BERKUMPUL UNTUK MELA WAN 
TUHAN DAN YANG DIURAPI-NYA. 27 "Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes 
dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang 

28 

kudus, yang Engkau urapi, untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dan semula 
oleh kuasa dan kehendakMu. 29 "Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami 
dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu. 3 °Ulurkanlah 
tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama 
Yesus, Hamba-Mu yang kudus." 31 Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka 
berkumpul itu, dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai memberitakan firman 
Allah dengan berani. 



4:23 Mereka kembali ke ruang atas untuk bertemu dengan para murid. 

4: 24 "Bersama-sama" Kesatuan hati dan pikiran ini menggambarkan gereja mula-mula (lih. 1:14; 2:46; 4:24; 
5:12; 15:25). Ada kekuatan rohani dan tindakan terfokus dalam kesatuan tujuan. 

□ "Allah" Ini adalah istilah Yunani despota, dari mana kita mendapatkan kata Inggris despot. Ini menunjukan 
seseorang yang berkuasa penuh! Di sini merujuk kepada Allah Bapa (lih. Lukas 2:29 dan Wahyu 6:10). Hal ini 
juga digunakan untuk Yesus (lih. II Pet 2: 1 dan Yudas 4). 

□ "Yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya" Hal ini mungkin menjadi acuan untuk Kel. 
20:11. Hal ini juga dikutip dalam 14:15 dan kebenaran dinyatakan di 17:24. YHWH adalah Sang Pencipta! 

4:25 Ada banyak versi pembacaan bagian pertama dari ayat ini. Naskah-naskah tertua , A, dan B sudah termasuk 
versi ambigu. Meskipun kata-kata yang tepat tidak pasti, tekanan dari naskah jelas. Untuk lebih jelasnya tentang 
masalah dan teori-teori tentang apa yang terjadi, lihat Bruce M. Metzger, A Textual Commentary on the Greek 
New Testament, hal. 32 1-323). 

□ "Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami" ini menegaskan inspirasi dari 
Perjanjian Lama (lih. Mat 5:17-19). Ini adalah kutipan Septuaginta dari Mazmur 2:1-2, sebuah Mazmur kerajaan 
Mesianik. Pertentangan duniawi akan terjadi, tapi begitu juga kemenangan YHWH. 

Dalam beberapa catatan, Kisah Para Rasul Lukas mengutip PL yang berkaitan dengan Injil. 

1. Yoel 2:1-5 dalam Kisah 2:16 

2. Mazmur 16:8-11 dalam Kisah 2:25 

3. Yesaya 52:12-53:13 dalam Kisah 3:18 

4. Ulangan 18:15-20 dalam Kisah 3:22 

5. Kejadian 12:3; 22:18 dalam Kisah 3:25 

6. Mazmur 118:22 dalam Kisah 4:11 

7. Mazmur 2:1-2 dalam Kisah 4:25-26 

Kekristenan bukanlah sesuatu yang baru, namun penggenapan dari Perjanjian Lama (lih. Mat. 5:17-48). 

4:25-26 "Bangsa-bangsa... Suku-suku bangsa. ..Raja-raja. ..Para pembesar" Sepertinya para murid 
melakukan asosiasi kata rabinis pada "penguasa". Dalam arti, mereka menyebut Sanhedrin Goyim (yaitu orang- 
orang kafir)! 

□ "RUSUH" Secara hariiah "yang mendengus melalui hidung". Ini menyiratkan kesombongan dan 
keangkuhan. 

4:26 "Tuhan..dan yang diurapi-Nya" Perhatikan bahwa YHWH dan Mesias keduanya dibicarakan bersama- 
sama. Saya terkejut mereka tidak mengutip Maz. 110:1! Sangat sulit untuk menjadi monoteis dan menegaskan 
penuh kellahian Kristus dan kepribadian Roh Kudus (lih. ay 25). Namun, ketiga ke-Illahi-an ini, pribadi yang 
kekal muncul dalam konteks demi konteks di Perjanjian Baru. Ingat bahwa semua penulis, kecuali Lukas, adalah 



90 



Kristen Yahudi monoteistis. Sesuatu yang radikal telah menyebabkan mereka menyatakan Triunity (yaitu Injil). 
Lihat catatan lengkap Trinity di 2:32. 

4:27 "Hamba-Mu yang Kudus, yang Engkau urapi" Perhatikan judul Mesianik ini. 

1. kudus (lih. 3:14; 4:30) 

2. hamba (pais, lih. 3:13,26; 4:25,27,30. Lihat catatan pada 3:13) 

3. diurapi, (chrio, dari mana Kristus berasal, lih. Lukas 4:18, Kisah Para Rasul 4:27; 10:38) 

Ayat ini menegaskan beberapa cara berbeda bagaimana Yesus datang dan diberi kuasa oleh YHWH. Yesus adalah 
rencana dan metode kekal Allah dalam penebusan dan pemulihan (lih. ayat 28). 

□ "berkumpul melawan Hamba-Mu yang Kudus" Berikut adalah daftar para penentang Yesus di Yerusalem. 

1 . Herodes, Roma menunjuk Edumean penguasa Palestina 

2. Pontius Pilatus, pemimpin administratif Romawi Palestina 

3. Bangsa-bangsa lain, yang mungkin merujuk kepada tentara Romawi atau orang Yahudi penganut agama 
Yahudi 

4. "orang-orang Israel" yang akan mengacu pada penguasa Yahudi dan orang Yahudi yang meminta 
Barabas dibebaskan dan Yesus disalibkan 



TOPIK KHUSUS: PENGURAPAN DI DALAM ALKITAB (BDB 603) 

B Digunakan untuk memperindah (lih. Ul 28:40; Rut 3:3; II Sam 12:20; 14:2; II Taw 28:1-5; Dan 10:3; Ams 

6:6; Mik 6:15) 
C Digunakan untuk para tamu (lih. Maz 23:5; Luk 7:38,46; Yoh 1 1:2) 
D Digunakan untuk penyembuhan (lih. Yes 6:1; Yer 51:8; Mar 6:13; Luk 10:34; Yak 5:14) [digunakan dalam 

pengertian kebersihan/kesehatan dalam Yeh 16:9] 
E Digunakan untuk persiapan penguburan (lih. Kej 50:2; II Taw 16:14; Mar 16:1; Yoh 12:3,7; 19:39-40) 
F Digunakan dalam pengertian keagamaan (mengeni suatu obyek, lih. Kej 28:18,20; 31:13 [suatu tiang]; Kel 

29:36 [mesbah]; Kel 30:36; 40:9-16; Im 8:10-13; Bil 7:1 [tabernakel) 
G Digunakan untuk melantik para pemimpin 

1 . Imam-imam 

a. Harun (lih. Kel 28:41 ; 29:7; 30:30) 

b. Anak-anak Harun (Kel 40:15; Im 7:36) 

c. Frasa baku atau gelar (Bil 3:3; Im 16:32) 

2. Raja-raja 

a. Oleh Allah (lih. I Sam 2:10; II Sam 12:7; II Kgs 9:3,6,12; Maz 45:7; 89:20) 

b. Oleh para nabi (lih. I Sam 9:16; 10:1; 15:1,17; 16:3,12-13; I Raj 1:45; 19:15-16) 

c. Oleh para imam (lih. I Raj 1:34,39; II Raj 11:12) 

d. Oleh para penatua (lih. Hak. 9:8,15; H Sam 2:7; 5:3; II Raj 23:30) 

e. Digunakan mengenai Yesus sebagai raja keMesiasan (lih. Maz 2:2; Luk 4:18 [Yes 61:1]; Kis 4:27; 
10:38; Ibr. 1:9 [Maz 45:7]) 

f. Digunakan mengenai para pengikut Yesus (lih. II Kor 1:21; I Yoh 2:20,27 [kharisma]) 

3. Kemungkinan mengenai para nabi (lih. Yes 61:1) 

4. Orang-orang bukan orang percaya yang membantu pelepasan Illahi 

a. Koresh (lih. Yes 45:1) 

b. Raja Tims (lih. Yeh 28: 14, di mana Yehezkiel menggunakan penggambaran Taman Eden) 

5. Digunakan sebagai gelar "Mesias" yang artinya "Yang Diurapi" (BDB 603) 



4:28 "Untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dari semula oleh kuasa dan 
kehendak-Mu" Bahkan sebelum penciptaan, Tuhan punya rencana penebusan (lih. Mat. 25:34, Yohanes 17:24; 
Ef. 1:4; I Pet. 1:20, Wahyu 13:08, Kis 2:13; 3:18 ; 13:29). Musuh-musuh Kristus hanya mengerjakan yang Allah 
ingin mereka lakukan. Yesus datang untuk mati (lih. Mrk 10:45). Istilah "predestine" yang diterjemahkan di sini 
adalah gabungan dari preposisi "sebelum" dan "menetapkan batas" (lih. Roma 8:29,30; I Kor. 2:7; Ef. 1:5,11). 

91 



Bagian-bagian definitif tentang predestinasi dalam PB adalah Rom 8:28-30; Rom 9; dan Ef 1:3-14. Naskah- 
naskah ini jelas menekankan bahwa Allah berdaulat. Dia pengendali penuh semua hal, termasuk sejarah manusia. 
Ada rencana penebusan ilahi yang telah ditentukan yang bekerja dalam waktu. Namun, rencana ini berubah-ubah 
atau selektif. Tidak hanya berdasarkan pada kedaulatan Tuhan dan ramalan, tetapi juga pada karakter-Nya yang 
tidak pernah berubah terhadap kasih, anugerah, dan kasih karunia yang tidak layak untuk diterima. 

Kita hams berhati-hati terhadap individualisme barat kita (Amerika) atau semangat evangelis kita yang 
mewarnai kebenaran luar biasa ini. Kita juga hams waspada agar tidak terpolarisasi dalam sejarah, konflik 
teologis antara Agustinus dan Pelegius atau Calvinisme dan Arminianisme. 

Predestinasi bukanlah doktrin yang dimaksudkan untuk membatasi kasih Allah, anugerah, dan kasih karunia, 
bukan juga untuk mengecualikan beberapa dari Injil. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat orang percaya 
dengan membentuk pandangan dunia mereka. Kasih Tuhan adalah untuk semua umat manusia (lih. I Tim 2:4;. II 
Pet. 3:9). Allah mengendalikan segala sesuatu. Siapa atau apa yang bisa memisahkan kita dari-Nya? (lih. Roma 
8:31-39) Predestinasi membentuk salah satu dari dua cara untuk melihat kehidupan. Tuhan memandang semua 
sejarah sebagai waktu sekarang. Manusia terikat waktu. Perspektif dan kemampuan mental kita terbatas. Tidak 
ada kontradiksi antara kedaulatan Allah dan kehendak bebas manusia. Ini adalah struktur persekutuan. Ini 
merupakan contoh lain dari kebenaran Alkitab yang diberikan dalam paradoks, dialektis, doktrin-doktrin Alkitab 
disajikan dari perspektif yang berbeda. Sering muncul seperti bertentangan padahal sebenarnya tidak. Yang benar 
adalah keseimbangan antara yang tampaknya berlawanan. Kita tidak harus menghapus kekakuan dengan memilih 
salah satu kebenaran. Kita tidak hams mengisolasi setiap kebenaran Alkitab ke dalam ruangnya sendiri. 

Penting untuk ditambahkan bahwa tujuan kita dipilih bukan hanya masuk ke dalam surga ketika kita mati, 
tapi kesempaan dengan Kristus (lih. Ef 1:4;. 2:10)! Kita dipilih untuk menjadi "kudus dan tidak bercacat". Allah 
memilih untuk mengubah kita, sehingga orang lain dapat melihat perubahan kita dan merespon dengan iman 
kepada Allah di dalam Kristus. Predestinasi bukanlah hak pribadi, tetapi kewajiban perjanjian! Kita diselamatkan 
untuk melayani! Lihat Topik Khusus di 2:47. 

4:29 "memberitakan firman-Mu" Ini adalah PRESENT ACTIVE INFINITIVE. Ini adalah doa untuk meminta 
keberanian terus-menems (lih. Ef 6:19 dan Kolose 4:3) danpewahyuan yang diteguhkan (lih. II Tim 3:15-17). 

NASB "dengan keprcayaan diri penuh" 

NKJV, NRSV,TEV "dengan keberanian penuh" 

NJB "penuh dengan ke tidak gentar-an" 

Lihat Topik Khusus berikut 



TOPIK KHUSUS: KEBERANIAN (PARRESIA) 

Istilah Yunani ini adalah majemuk dari "semua" (pan) dan "pidato" (rhesis). Kebebasan atau keberanian 
dalam berbicara sering memiliki konotasi keberanian di tengah oposisi atau penolakan (lih. Yohanes 7:13; I 
Tesalonika 2:2). 

Dalam tulisan-tulisan Yohanes (digunakan 1 3 kali) kata ini sering menyatakan suatu proklamasi kepada 
umum (lih. Yoh 7:04, juga dalam tulisan-tulisan Paulus, Kol 2:15). Namun demikian, kadang-kadang kata ini 
secara sederhana hanya berarti "secara lugas" (lih. Yohanes 10:24; 11:14; 16:25,29). 

Dalam Kisah Para Rasul membicarakan berita tentang Yesus dalam cara yang sama (dengan berani) 
sebagaimana Yesus berbicara tentang Bapa dan rencana-rencana serta janji-janji-Nya (lih. Kis 2:29; 
4:13,29,31; 9:27-28; 13:46; 14:03, 18:26, 19:08, 26:26, 28:31). Paulus juga diminta untuk berdoa agar ia 
mampu memberitakan Injil dengan berani (lih. Ef 6:19; I Tesalonika. 2:2) dan hidup dalam Injil (lih. Filipi 
1:20). 

Pengharapan eskatologis Paulus dalam Kristus memberikannya keberanian dan keyakinan untuk 
memberitakan Injil dalam zaman sekarang yang jahat ini(lih. II Kor 3:11-12). Dia juga memiliki keyakinan 
bahwa para pengikut Yesus hams bertindak secara semestinya (lih. II Kor 7:4).. 

Ada satu aspek lagi untuk istilah ini. Ibrani menggunakannya dalam suatu pengertian keberanian yang unik 
dalam Kristus untuk mendekati Allah dan berbicara kepada-Nya (lih. Ibr 3:06;. 04:16, 10:19,35). Orang-orang 
percaya sepenuhnya diterima dan disambut ke dalam keintiman dengan Bapa melalui Anak! 



92 



4:30 "ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang" Ini adalah frase antropomorfik digunakan untuk 
menggambarkan Allah yang mengungkapkan kasih sayang-Nya dan kuasa. Tanda-tanda ajaib adalah cara untuk 
meneguhkan pesan Injil. Itu adalah pesan yang berbeda dari apa yang mereka dengar sepanjang hidup mereka di 
sinagoga. 

4:31 "goyanglah tempat mereka berkumpul" Allah menguatkan saksi-saksi dengan demonstrasi fisik kuasa 
dan kehadiran-Nya, sama seperti yang Dia lakukan pada Pentakosta. Kata ini digunakan pada angin bertiup di atas 
kapal layar. 

□ "mereka semua penuh dengan Roh Kudus" Perhatikan bahwa sekali lagi semuanya dipenuhi (lih. 2:4; 
4:8,31; 9:17; 13:9,52). Kepenuhanini adalah untuk keberanian memberitakan Injil. Perhatikan juga bahwa bahasa 
lidah tidak disebutkan. Dalam Kisah para rasul ketika bahasa lidah disebutkan, biasanya dalam konteks pekabaran 
Injil melampaui budaya-etnis dan/ atau hambatan geografis. 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:32-35 

32 Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorangpun 
yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah 
kepunyaan mereka bersama. 33 Dan dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang 
kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah. 34 Sebab 
tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah 
atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualannya itu mereka bawa 35 dan mereka letakkan 
di bawah kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya. 



4:32 "orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa" Semangat persatuan di antara orang percaya 
(lih. 1:14) mencerminkan kesatuan Allah Tritunggal (lih. Ef 4:4-6). Kata-kata ini digunakan dalam Markus 12:30 
untuk mencerminkan perintah pertama dalam Ul. 6:4-5. 

□ "segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama" Mereka berpikir dan bertindak seperti satu keluarga. 
Ini adalah usaha pertama gereja untuk membiayai pelayanan. Dilakukan secara sukarela dan timbal balik, bukan 
kewajiban. Motivasinya kasih dan perhatian, bukan pemerintah atau penyamarataan sosial. 

4:33 "memberikan kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus" Ini adalah pusat kebenaran pemberitaan 
mereka(lih I Kor.15). Yesus hidup! 

□ "mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah" Kita belajar dari surat-surat Paulus 
bahwa di lain waktu gereja ini sangat miskin (lih. Roma 15:03; Gal 2:10). Kasih karunia melimpah, seperti hidup 
berkelimpahan (lih. Yohanes 10:10) tak ada hubungannya dengan hal-hal material. Perhatikan kelimpahan ini ada 
pada mereka semua, bukan hanya para pemimpin, para pemilik karunia tertentu, atau mereka dari tingkat sosial- 
ekonomi tertentu. 

4:34 Gereja bertanggung jawab satu sama lain. Mereka yang empunya, bebas memberi bagi yang membutuhkan 
(lih. ayat 35). Ini bukan komunisme, tetapi kasih dalam perbuatan. 

4:35 "mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul" Ini adalah idiom budaya tentang memberi sesuatu kepada 
yang lain. Mereka meletakkan barang-barang dan uang mereka di kaki Rasul karena mereka telah meletakkan 
hidup mereka pada kaki Yesus. 

□ "lalu dibagi-bagikan" ini merupakan IMPERFECT PASSIVE INDICATIVE, yang menunjukkan tindakan 
berkesinambungan di masa lampau. 

□ "sesuai keperluannya" Ada komentar menarik dalam Klein, Blomberg, dan Hubbards Introduction to 
Biblical Interpretation, hal 451-453, bahwa manifesto Marx berisi dua kutipan dari Kisah para rasul: 

1. "Dari masing-masing sesuai dengan kemampuannya" - 11:29 

2. "Untuk masing-masing menurut kebutuhannya" 

Masalah hermeneutis adalah bahwa orang modern mencoba menggunakan Alkitab untuk mendukung 
sesuatu yang bukan menjadi tujuan atau maksud Alkitab itu sendiri. Alkitab tidak dapat menjelaskan kepada kita 

93 



apa yang tidak pernah dimaksudkan penulis asli atau pendengar. Kita bisa menerapkan tulisannya dalam cara 
yang berbeda untuk situasi budaya dan eksistensial kita, tetapi dalam penerapan kita tidak boleh memisahkan 
hubungannya dengan makna yang dimaksudkan penulis asli. Setiap naskah alkitabiah hanya memiliki satu makna, 
tetapi banyak aplikasi atau signifikansi. 



NASKAH NASB (UPDATED): 4:36-37 

36 Demikian pula d< 
seorang Lewi dari Sipri 
depan kaki rasul-rasul 



36 Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, 
seorang Lewi dari Siprus 37 Ia menjual lading, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di 



4:36 "Yusuf, seorang Lewi" 4:36 Perjanjian Lama melarang para imam untuk memiliki tanah, tetapi pemerintah 
Romawi telah mengubah banyak hal di Palestina.. 

□ "yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan" ini adalah arti populer dari 
"Barnabas" Dalam bahasa Aram yang berarti "anak dari nubuat" Dia adalah teman Paulus dan rekan misionaris. 
Eusebius, seorang sejarawan gereja mula-mula, mengatakan bahwa ia adalah salah satu dari tujuh puluh murid 
dalam Lukas 10. 



TOPIK KHUSUS: BARNABAS 

I. Laki-laki 

A. lahir di Syprus (lih. Kis 4:36) 

B. dari suku Lewi (lih. Kis 4:36) 

C. Sebutannya "Anak yang memberikan dorongan" (lih. Kis 4:36; 1 1:23) 

D. Anggota Gereja Yerusalem (lih. Kis 1 1:22) 

E. Memiliki karunia rohani sebagai nadi dan pengajar (lih. Kis 13:1) 

F. disebut rasul (lih. Kis 14:14) 
II. Pelayanannya 

A. Di Yerusalem 

1. menjual seluruh hartanya dan memberikan seluruh uangnya kepada para rasul untuk menolong 
orang miskin (lih. Kis 4:37) 

2. Pemimpin di gereja Yerusalem (lih. Kis 11:22) 

B. bersama Paulus 

1 . Dia adalah orang pertama yang percaya pada perubahan paulus (lih. Kis 1 1 :24). 

2. Dia pergi ke Tarsis mendapatkan paulus dan mebantunya dengan gereja baru di Antiokia (lih. Kis 
11:24-26). 

3. gereja di Antiokia mengutus Barnabas dan Saulus kepada gereja di Yerusalem dengan sumbangan 
bagi norang miskin (lih. Kis 1 1 :29-30). 

4. Barnabas dan Paulus pergi ke perjalanan misi mereka yang pertama (lih. Kis 13:1-3) 

5. Barnabas adalah pemimpin tim di Syprus (kota asalnya), tapi tidak lama kemudian kepemimpinan 
Paulus mulai dikenali (lih. Kis 13:13) 

6. Mereka melaporkan kepada jemaat di Yerusalem untuk menjelaskan dan mendokumentasikan 
karya misi mereka di antara bangsa-bangsa lain (lih. Kis. 15, disebut sidang di Yerusalem). 

7. Perselisihan pendapat pertama kali terjadi antara Barnabas dan Paulus adalah tentang hokum 
tentang makanan Yahudi dan persekutuan Yahudi dicatat di Gal. 2: 11-14. 

8. Barnabas dan paulus merencanakan perjalanan misi kedua, tapi kemudian pecah sengketa atas 
sepupu Barnabas, Yohanes Markus (lih. Kol. 4:10), yang meninggalkan pekerjaan pada perjalanan 
misi pertama (lih. Kisah 13:13). Paulus menolak untuk membawanya pada perjalanan misi kedua, 
sehingga tim itu bubar (lih. Kisah Para Rasul 15:36-41). Akibatnya menghasilkan dua tim (yaitu, 
Barnabas - Yohanes Markus dan Paulus - Silas). 

III. Tradisi Gereja (Eusebius) 

A. Barnabas adalah salah satu dari tujuh puluh diutus oleh Yesus (lih. Lukas 10:1-20). 

B. Dia meninggal sebagai seorang martir Kristen di pulau asalnya, Siprus. 

C. Tertulianus mengatakan ia menulis kitab Ibrani. 

D. Clement dari Alexandria mengatakan ia menulis buku non-kanonik dari Surat Barnabas. 

94 



4:37 "yang memiliki ladang" Ini bukan kata biasa untuk sebidang tanah. Ini mungkin bisa merujuk ke sebidang 
tanah pekuburan. Bab 5 menunjukkan potensi penyalahgunaan metode dalam pelayanan keuangan (misalnya 
cemburu, berbohong, dan kematian). 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1. Siapa orang-orang Saduki? Mengapa mereka begitu marah? 

2. Apa Sanhedrin itu? 

3. Apa arti dari Maz. 1 1 8? 

4. Mengapa ayat 12 begitu penting? 

5. Apakah tujuan ayat 28 merujuk kepada individu atau rencana penebusan Allah? Mengapa? 

6. Apakah Lukas berusaha menjadi preseden bagi gereja di 4:32-5:11? 



95 



KISAH 5 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Ananias dan Safira 


Mendustai Roh Kudus 


Pembagian barang- 


barang 


Ananias dan Safira 


Penipuan Ananias dan 
Sapphira 






(4:32-5:11) 














4:32-5:6 










5:1-11 


5:1-11 


5:7-11 




5:1-6 
5:7-8 
5:9-11 




5:1-6 
5:7-11 


Banyak tanda-tanda ajaib 
dan mujizat yang terjadi 


Melanjutkan kuasa dalam 
Gereja 


Penangkapan kedua para 
Rasul 


Mujizat-mujizat dan 
keajaiban-keajaiban 


Situasi umum 


5:12-16 


5:12-16 


5:12-21a 




5:12-16 




5:12-16 


Penganiayaan para rasul 


Perabebasan para rasul 
yang dipenjarakan 






Para Rasu 


yang dianiaya 


Penahanan para rasul dan 
perabebasan 


5:17-26 


5:17-21 






5:17-21a 




5:17-18 

5:19-21a 

Panggilan untuk 
menghadap Sanhedrin 




Para rasul di pengadilan 
lagi 


5:21b-26 




5:21b-26 




5:21b-26 




5:22-32 












5:27-32 


Nasihat Gamaliel 


5:27-32 
Gamaliel 




5:27-28 
5:29-32 




5:27-33 


5:33-42 


5:33-42 


5:33-39a 
5:39b-42 




5:33-39a 
5:39b-42 




Intervensi Gamaliel 

5:34-39a 

5:39b-41 

5:42 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TIN GK AT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran anda 
akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 
merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya me miliki satu dan satu pokok saja. 



96 



1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

STUDI KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:1-6 

*Ada seorang lain yang bernama Ananias. la beserta isterinya Safira menjual sebidang tanah, 
2 aDengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan 
diletakkannya di depan kaki rasul-rasul. 3 tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai 
Iblis,nsehingga engkau mendustai Roh kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu? 
4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu 
tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan 
mendustai manusia, tetapi mendustai Allah. 5 Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan 
putuslah nyawanya. Maka sangatlah ketakutan semua orang yang mendengar hal itu. 6 Lalu dtanglah 
beberapa orang muda; mereka mengapani mayat itu, mengusungnya ke luar dan pergi menguburnya. 



5:1 "Ananias" Nama Ibrani lengkap akan Hananya, yang berarti "YHWH telah berbelaskasihan " atau "YHWH 
adalah murah hati." 

□ "Safira" adalah istri Ananias. Nama dalam bahasa Aram berarti "indah." Keduanya orang-orang percaya. 

5:2 "menahan" kata yang sama (nosphizomai) digunakan dalam Septuaginta (LXX) Yosua 7:1 untuk 
menggambarkan dosa Akhan. F. F. Bruce telah membuat komentar bahwa Ananias melakukan di masa gereja 
mula-mula apa yang dilakukan Akhan dalam masa penaklukan. Dosa ini memiliki potensi merusak seluruh gereja. 
Istilah ini juga digunakan dalam Titus 2:10 budak mencuri dari majikan mereka. 

□ "Membawa sebagian dari uang itu, dan ia meletakkannya di depan kaki rasul-rasul." ini mirip dengan 
apa yang Barnabas lakukan di 4:37. Pasangan ini memiliki kebebasan untuk menjual atau tidak menjual properti 
pribadi mereka (lih. ay 4). Mereka memiliki kebebasan untuk memberikan beberapa atau semuanya untuk 
pekerjaan Tuhan. Mereka tidak memiliki hak untuk memberikan sebagian, tetapi mereka menyatakan memberikan 
semuanya. Motif dan tindakan ganda mereka mengungkapkan hati mereka (lih. ay 4c; Lukas 21:14). Allah 
melihat hati (lih. I Sam 16:07;. I Raj 8:39; I Taw 28:9; Ams 21:02; Yer 17:10, Luk 16:15, Kis 1:24 ; Rom 8:27).. 

5:3 "Setan.. Roh Kudus." Ini menunjukkan adanya dua kekuatan spiritual aktif di dunia dan dalam hidup kita. 
Dalam Ef. 2:2-3 (lih. Yakobus 4) disebutkan tiga musuh pasca-Kejadian manusia: (1) sistem dunia yang telah 
runtuh; (2) godaan pribadi, dan (3) tabiat dosa kita. 



TOPIK KHUSUS : KEJAHATAN PRIBADI 

Ini adalah sebuah pokok bahasan yang sangat sukar karena beberapa sebab: 

1. PL tidak menyatakan suatu musuh besar dari kebaikan, namun seorang hamba YHWH yang 
menawarkan kepada umat manusia suatu alternatif dan menuduh manusia sebagai tidak benar. 

2. Konsep dari musuh besar pribadi dari Allah berkembang dalam tulisan-tulisan antar alkitab (bukan 
kanon) yang di bawah pengaruh agama Persia (Zoroastrianisme). Hal ini, pada gilirannya, banyak 
sekali mempengaruhi Yudaisme kerabian. 

3. PB mengembangkan tema-tema PL ini secara mengejutkan dalam bentuk yang kaku, namun terpilih, 
dan berkelompok. 

Jika seseorang mendekati kajian tentang kejahatan ini dari sudut pandang teologia alkitabiah (tiap buku atau 
penulis atau jenis dipelajari dan di garis besarkan secara terpisah), maka pandangan-pandangan yang sangat 
berbeda tentang kejahatan akan terungkap. 

97 



Namun demikian, jika seseorang mendekati kajian tentang kejahatan ini dari pendekatan agama-agama 
dunia atau agama-agama timur yang tidak alkitabiah atau terlalu alkitabiah, maka kebanyakan pengembangan 
PB dibayangi oleh dualisme Persia dan spiritisme Romawi-Yunani. 

Jika seseorang secara pra-suposisi untuk mengikatkan diri kepada otoritas Illahi Alkitab, maka 
pengembangan PB harus dilihat sebagai suatu perwahyuan yang berkembang. Orang-orang Kristen hams 
berjaga terhadap sikap membiarkan dongeng-dongeng Yahudi atau tulisan-tulisan barat (yaitu: Dante, Milton) 
untuk mendefinisikan konsep alkitab. Sudah pasti akan ada suatu misteri dan kemenduaan dalam bidang 
perwahyuan ini. Allah telah memilih untuk tidak mengungkap semua aspek dari kejahatan, asalnya, 
maksudnya, namun la telah mengungkapkan kekalahannya! 

Dalam PL istilah setan atau penuduh sepertinya berhubungan dengan tiga kelompok yang terpisah 

1. para penuduh manusia (I Sam 29:4; II Sam 19:22; I Kgs 11:14,23,25; Maz 109:6) 

2. para penuduh kemalaikatan (Bil 22:22-23; Zak 3:1) 

3. penuduh -penuduh iblis (I Taw 21:1; I Raj 22:21; Zak 13:2) 

Hanya dikemudian hari dalam periode di antara perjanjian si ular dari Kej 3 dikenali sebagai setan (cf. 
Kitab Hikmat 2:23-24; II Enoch 31:3), dan bahkan tidak sampai dikemudian hari hal ini menjadi suatu pilihan 
kerabian (lih Sot 9b dan Sank. 29a). "Anak Allah" dari Kej 6 menjadi malaikat dalam I Enoch 54:6. Saya 
menyebutkan halini, bukan untuk menyatakan keakuratan teologisnya, namun untuk menunjukkan 
perkembangannya. Dalam PB aktivitas PL ini menjadi ciri kejahatan yag dipersonifikasikan dalam bentuk 
kemalaikatan, (yaitu setan) dalam II Kor 11:3; Wah 12:9. 

Asal dari kejahatan yang dipersonifikasikan ini sukar atau tidak mungkin (tergantung dari sudut pandang 
anda) untuk ditentukan dari PL. Satu alasan dari hal ini adalah monoteisme Israel yang kuat (lih. I Raj 22:20- 
22; Pkh 7:14; Yes 45:7; Am 3:6). Semua kausalitas dihubungkan dengan YHWH untuk mempertunjukkan 
keunikan dan keutamaanNya (lih. Yes 43:11; 44:6,8,24; 45:5-6,14,18,21,22). 

Sumber-sumber dari kemungkinan informasi befokus pada (1) Ayub 1-2 di mana Satan adalah satu dari 
"anak-anak Allah" (yaitu para malaikat) atau (2) Yes 14; Yeh 28 di mana raja-raja timur yang penuh 
keangkuhan (Babilonia dan Tirus) digunakan untuk melukiskan keangkuhan setan (lih. I Tim 3:6). Saya 
memiliki perasaan yang bercampur mengenai pendekatan ini. Yehezkiel menggunakan penggambaran Taman 
Eden bukan hanya bagi raja Tirus sebagai setan (lih. Yeh 28:12-16), namun juga bagi raja Mesir sebagai 
Pohon Pengetahuan Baik dan Jahat (Yeh 31). Namun demikian, Yes 14, khususnya ay 12-14, sepertinya 
menjelaskan suatu pemberontakan kemalaikatan melalui keangkuhan. Jika Allah ingin menyatakan pada kita 
sifat khas dan asal dari setan hal ini adalah cara dan tempat yang sangat menyerong untuk melakukannya. Kita 
harus berjaga terhadap trend dari teologia sistematik yang mengambil bagian-bagian yang kecil dan mendua 
dari perjanjian-perjanjian, penulis, kitab-kitab, dan jenis-jenis tulisan yang berbeda dan menggabungkannya 
sebagai bagian-bagian dari satu puzzle Illahi. 

Alfred Edersheim (Kehidupan dan Jaman Yesus Sang Mesias, vol. 2, lampiran XIII [hal. 748-763] dan 
XVI [hal. 770-776]) mengatakan bahwa Yudaisme Kerabian sangat berlebihan dipengaruhi oleh dualisme 
Persia dan spekulasi keiblisan. Para rabi bukanlah sumber yang baik bagi kebenaran di bidang ini. Yesus 
secara radikal menyimpang dari pengajaran dari Sinagoga. Saya kira konsep kerabian mengenai perantaraan 
dan perlawanan kemalaikatan dalam pemberian hukum Taurat kepada Musa di gunung Sinai membeuka pintu 
kepada konsep musuh besar kemalaikatan dari YHWH dan juga umat manusia. Ke dua allah yang tinggi dari 
faham dualisme Iran (Zoroastrian), Ahkiman dan Ormaza, baik dan jahat, dan dualisme ini berkembang 
menjadi suatu dualisme terbatas Yudaisme mengenai YHWH dan setan. 

Tentu saja ada perwahyuan yang bertumbuh dalam PB akan hal perkembangan kejahatan, namun tdaklah 
serumit yang diproklamirkan para rabi. Suatu contoh yang bagus dari perbedaan ini adalah "peperangan di 
surga." Kejatuhan setan adalah suatu keharusan yang logis, namun rinciannya tidak diberikan. Bahkan apa 
yang sudah diberikanpun diselubungi dalam jenis tulisan perwahyuan (lih. Wah 12:4,7,12-13). Meskipun setan 
dikalahkan dan dibuang ke bumi, ia masih berfungsi sebagai hamba YHWH (lih. Mat 4:1; Luk 22:31-32; I 
Kor 5:5; I Tim 1:20). 

Kita harus mengesampingkan rasa keingin-tahuan kita dalam bidang ini. Ada kekuatan pencobaan dan 
kejahatan pribadi, namun hanya ada satu Allah dan manusia masih bertanggung jawab atas pilihannya. Ada 
peperangn rohani, yang ada baik sebelum dan sesudah keselamatan. Kemenangan hanya bisa datang dan 
tinggal tetap dalam dan melalui Allah Tritunggal. Kemenangan bisa hanya datang dan tinggal di dalam dan 
melalui Allah Tritunggal. 

98 



□ "Dipenuhi" ini adalah kata yang sama digunakan untuk Roh (lih. Ef 5:18). Memenuhi membutuhkan 
kerjasama! Kita dipenuhi dengan sesuatu! Setan terlibat, tetapi kita yang bertanggung jawab (lih. Lukas 22:3-6). 
Saya merekomendasikan buku Three Crucial Questions About Spiritual Warfare, oleh Clinton E. Arnold. Ini juga 
merupakan bukti pengaruh setan dalam kehidupan orang percaya (lih. I Yohanes 5:18-19). Lihat catatan lebih 
lengkap di 2:4 dan 3:10. 

□ "Mendustai Roh Kudus" Mereka berbohong kepada Petrus dan gereja, tetapi kenyataanya mereka 
berbohong kepada Roh Kudus. Secara Teologis hal ini sangat mirip ketika Yesus menampakkan diri kepada 
Paulus di jalan menuju Damaskus, "Mengapa engkau menganiaya Aku?" (lih. Kis 9:4). Paulus menganiaya orang 
percaya, tetapi Yesus menjadikannya masalah pribadi (tetapi Yesus menganggap Paulus menganiaya diri-Nya), 
seperti halnya mendustai Roh Kudus di topik ini. Ini harus menjadi kata peringatan untuk orang percaya modern. 

5:4 "Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah" Bukan karena mereka menyimpan sebagian 
dari uang itu, tetapi mereka berbohong agar terlihat rohani. Perhatikan sekalipun hal baik, perbuatan baik, yang 
dilakukan dengan motivasi buruk, adalah dosa. Perhatikan bahwa Roh Kudus yang disebutkan di ayat 3 adalah 
Allah. 

5:5 "ia rebah dan putuslah nyawanya" Menurut masyarakat kuno, nafas terakhir adalah bukti bahwa roh orang 
tersebut telah pergi (lih. Hakim-hakim 4:2; Yeh. 21:7 di LXX). Istilah ini jarang ditemukan dalam PB hanya 
dalam Kisah Para Rasul (lih. 5:4,10; 12:23). Ini adalah contoh penghakiman sementara. Hal ini mirip dengan 
penghakiman Allah pada anak-anak Harun di Im. 10. Dosa adalah hal serius bagi Allah. Harganya adalah nyawa 
(lih. II Raj 14:6;. Yeh. 18:4,20). 

□ "Ketakutan yang besar melanda semua orang" Hal ini mungkin adalah tujuan dari penghakiman 
sementara. Peristiwa ini dapat disamakan dengan kematian di PL, kematian Nadab dan Abihu dalam Im. 10 dan 
Uza di II Sam. 6. Berdasarkan I Kor. 11:30, Yak. 5:20 dan I Yoh. 5:16-17, adalah mungkin untuk menganggap 
bahwa beberapa dosa orang percaya mengakibatkan kematian dini. Sulit untuk menjaga keseimbangan antara 
kekudusan Allah (transendensi) dan Kebapaan Allah (imanensi). 

5:6 "mereka menguburkan dia" orang-orang Yahudi abad pertama tidak mempraktekkan pembalseman 
(sampai sekarangpun tidak), mungkin karena Kejadian 3:19 (lih. Maz. 103:14; 104:29). Seseorang harus 
dikuburkan segera, biasanya dalam satu hari. 
Karena hal ini, tidak ada upacara pemakaman atau upacara penguburan Kristen. 



TOPIK KHUSUS : PRAKTEK-PRAKTEK PENGUBURAN 

I. Mesopotamia 

A. Penguburan yang pantas sangat penting untuk suatu kehidupan setelah mati yang bahagia. 

B. Sebuah contoh dari kutukan Mesopotamia adalah, "Kiranya bumi tidak menerima mayatmu." 

II. Perjanjian Lama 

A. Penguburan yang pantas sangat penting (lih. Pkh. 6:3). 

B. Hal ini dikerjakan dengan sangat cepat (lih. Sarah dalam Kej 23 dan Rakhel dalam Kej. 35:19 dan 
perhatikan Ul 21:23). 

C. Penguburan yang tidak pantas adalah suatu tanda penolakan dan dosa. 

1. Ulangan 28:26 

2. Yesaya 14:2 

3. Yeremia 8:2; 22:19 

D. Sebisanya penguburan dilakukan dalam kolong atau gua keluarga di wilayah rumah. 

E. Tidak ada pembalsaman, seperti di Mesir. Umat manusia berasal dari debu dan harus kembali kepada 
debu (cont. Kej 3:19; Maz 103:14; 104:29). 

F. Dalam Yudaisme kerabian sukar untuk menyeimbangkan suatu rasa hormat yang pantas dan perlakuan 
terhadap mayat dengan konsep kenajisan formalitas sehubungan dengan mayat. 



99 



III. Perjanjian Baru 

A. Penguburan segera setelah kematian, biasanya dalam dua puluh empat jam. Orang Yahudi sering 
menjaga kuburan selama tiga hari, karena percaya bahwa jiwa bisa kembali kepada tubuh dalam kurun 
waktu tersebut. (lih. Yoh 11:39). 

B. Penguburan melibatkan pembersihan dan pembungkusan mayat dengan rempah-rempah (lih. Yoh 1 1 :44; 
19:39-40). 

C. Tidak ada perbedaan nyata antara penguburan Yahudi dan Kristen dalam hal prosedur dan barang- 
barang yang ditaruh di dalam kuburan di abad pertama Palestina. 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:7-11 

7 Kira-kira tiga jam kemudian, masuklah isteri Ananias, tetapi ia tidak tahu apa yang telah terjadi. 
8 Kata Petrus kepadanya: "Katakanlah kepadaku, dengan harga sekiankah tanah itu kamu jual?" Jawab 
perempuan itu: "Betul sekian." ^Kata Petrus: "Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh 
Tuhan? Lihatlah, orang-orang yang baru mengubur suamimu berdiri di depan pintu dan mereka akan 
mengusung engk.au juga ke luar. 1(l Lalu rebahlah perempuan itu seketika itu juga di depan kaki Petrus dan 
putuslah nyawanya. Ketika orang-orang muda itu masuk, mereka mendapati dia sudah mati, lalu mereka 
mengusungnya ke luar, dan menguburnya di samping suaminya. n Maka sangat ketakutanlah seluruh 
jemaat dan semua orang yang mendengar hal itu. 



5:7 "kira-kira tiga jam kemudian" ini menunjukkan kejelasan cerita oleh saksi mata. CM tulisan Lukas adalah 
perhatian pada hal-hal yang rinci. Mencerminkan gaya penulisan dan metode penelitian nya. 

5:8 "kebohongan", tipuan terus berlanjut! 

5:9 "mencobai" Ada dua istilah Yunani yang digunakan untuk menunjukkan mencobai. Yang ini berkonotasi 
"untuk menguji dengan melihat ke arah kehancuran" ini mungkin mencerminkan Kel. 17:02 dan Ul. 6:16, di mana 
naskah-naskah ini memperingatkan terhadap menguji/mencobai YHWH (lih. Mazmur 78:18; 41, 56). 



TOPIK KHUSUS: ISTILAH YUNANI UNTUK "PENGUJIAN" BERIKUT KONOTASINYA 

Ada dua istilah Yunani yang memiliki pengertian menguji seseorang untuk tujuan tertentu. 

1. Dokimazo, dokimion, dokimasia 

Istilah ini adalah istilah metalurgi untuk menguji keaslian sesuatu (penggambaran dari seseorang) oleh 
api. Api ini memunculkan logam yang sesungguhnya dengan membakar habis (memurnikan dari) 
kotoran-kotorannya. Proses alamiah ini menjadi suatu ungkapan yang kuat bagi Allah atau manusia 
yang menguji orang lain. Istilah ini digunakan hanya dalam pengertian positif dari pengujian dengan 
suatu pandangan kepada penerimaan. 
Kata ini digunakan dalam PB untuk menguji: 

a. lembu jantan, Lukas 14:19 

b. diri kita sendiri, I Kor 1 1 :28 

c. iman kita, Yak 1 : 3 

d. bahkan Allah, Ibr 3:9 

Hasil dari pengujian ini diasumsikan akan positif (lih. Rom 1:28; 14:22; 16:10; II Kor 10:18; 13:3; 
Filipi 2:27; I Pet 1:7). Oleh karena itu, istilah ini membawa pengertian mengenai seseorang yang telah 
diuji dan terbukti 

a. bernilai tinggi 

b. baik 

c. asli 

d. berharga 

e. terhormat 



100 



2. Peirazo, peirasmos 

Istilah ini memiliki konotasi ujuan untuk maksud mencari kesalahan atau penolakan. Ini sering 
digunakan dalam kaitan dengan pencobaan Yesus di padang gurun. 

II. Kata ini membawa pengertian uantk menjebak Yesus (lih. Mat. 4:1; 16:1; 19:3; 22:18,35; Mar 
1:13; Luk 4:2; 10:25; Ibr 2:18). 

III. Istilah ini (peirazo) digunakan sebagai gelar dari Setan dalam Mat 4:3; I Tes 3:5. 

IV. Kata ini (dalam bentuk majemuk, ekpeirazo) digunakan oleh Yesus untuk tidak mencobai Allah, 
(lih. Mat 4:7; Luk 4:12; juga lihat I Kor 10:9) 

V. Kata ini digunakan dalam hubungan dengan godaan dan pencobaan bagi orang-orang percaya (lih. 
I Kor 7:5; 10:9,13; Gal 6:1; I Tes 3:5; Ibr 2:18; Yak 1:2,13,14; I Pet 4:12; II Pet 2:9). 



5:10 Istilah yang digunakan untuk menggambarkan "orang-orang muda" (nerteroi) dalam ayat 6 berbeda dari 
istilah neanikoi dalam ayat 10. Tidak pasti apakah ini hanya pengarang atau berbagai kelompok yang berbeda dari 
pemuda-pemuda di gereja. Kedua kata Yunani berasal dari akar kata yang sama (neos). 

5:11 "sangat ketakutanlah... semua orang yang mendengar hal itu" Lukas menggunakan kata umum Phobos 
beberapa kali dalam pengertian umum yang sama (lih. Lukas 1:69; 3:37, Kisah Para Rasul 19:17). Bagi orang 
percaya itu adalah rasa penghormatan, menghargai, dan kagum, tetapi untuk orang-orang kalir itu adalah lirasat 
tidak enak, ketakutan, dan teror (lih. Lukas 12:4-5; Ibrani 10:31) 

□ "Gereja" Pertama kalinya istilah ini digunakan dalam Kisah Para Rasul, meskipun ada di Textus Receptus di 
2:47. Lihat Topik Khusus berikut. 



TOPIK KHUSUS: GEREJA (EKKLESIA) 

Istilah Yunani ini, ekklesia, berasal dari dua kata, "keluar dari" dan "dipanggil," oleh karena itu, istilah 
ini mengisyaratkan mereka ayng dipanggil keluar secara Illahi. Gereja mula-mula mengambil kata ini dari 
kegunaan sekulernya (lih. Kis 19:32,39,41) dank arena penggunaan kata ini di dalam Septuaginta untuk 
"jemaat" Israel (Bil 16:3; 20:4). Mereka menggunakannya untuk menyebut mereka sendiri sebagai kelanjutan 
dari umat Allah di PL. Mereka adalah Israel yang baru (lih. Rom 2:28-29; Gal 6:16; I Pet 2:5,9; Wah 1:6), 
penggenapan atas misi Allah di seluruh dunia (lih. Kej 3:15; 12:3; Kel 19:5-6; Mat 28:18-20; Luk 24:47; Kis 
1:8). 

1 . Istilah ini digunakan dalam beberapa pengertian dalam Injil dan Kisah Para Rasul. 

2. Rapat Kota sekuler, Kis 19:32,39,41 

3. Umat Allah dalam Kristus secara universal, Mat 16:18 dan Efesus 

4. Jemaat lokal dari orang percaya dalam Kristus, Mat 18:17; Kis 5:11 (dalam ayat-ayat ini gereja di 
Yerusalem) 

5. Umat Israel secara kolektif, Kis 7:38, dalam khotbah Stefanus 

6. Umat Allah di suatu wilayah, Kis 8:3 (Yudea atau Palestina) 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:12-16 

12 Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang 
percaya selalu berkumpul di serambi Salomo dalam persekutuan yang erat. 13 Orang-orang lain tidak ada 
yang berani menggabungkan diri kepada mereka. Namun mereka ssangat dihormati orang banyak. 14 Dan 
makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun 
perempuan, ''bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya 
di atas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya mengenai salah 
seorang dari mereka. 16 Dan juga orang banyak dari kota-kota di sekitar Yerusalem dating berduyun- 
duyun serta membawa orang-orang yang sakit dan orang-orang yang diganggu roh jahat. Dan mereka 
semua ddisembuhkan. 

101 



5:12-16 Ini adalah ringkasan singkat, yang merupakan karakteristik dari kitab Kisah Para Rasul (lih. 2:43-47 dan 
4:32-35). 

5:12 "Banyak tanda dan mujizat" Ini merupakan IMPERFECT PASSIVE (deponent) INDICATIVE. Kedua 
istilah ini muncul dalam kutipan Petrus dari Yoel 2 dalam Kisah Para Rasul 2:19. Mujizat muncul berulang kali 
(lih. 2:43; 4:30; 5:12; 6:08; 7:36; 14:03; 15:20). Ingat bahwa mukjizat tidak otomatis merupakan tanda ilahi (lih. 
Mat 24:24; dan II Tesalonika.. 2:9), tapi itu merupakan cara untuk meneguhkan pesan kekristenan. 

□ "berkumpul dalam persekutuan yang erat" lihat catatan di 1:14 

□ "serambi salomo" Ini merupakan pilar terbuka dalam bait Allah sepanjang dinding timur Pengadilan bangsa- 
bangsa lain. Yesus sering mengajar di sana juga (lih. Yohanes 10:23). Ini adalah tempat penangkapan Petrus dan 
Yohanes. 

5:13 

NASB "tidak ada yang berani bergaul dengan mereka" 

NKJV, NRSV "tidak ada yang berani bergaung dengan mereka" 

TEV "tidak ada orang dari kelompok lain berani bergabung dengan mereka" 

NJB "tidak ada orang lain yang berani bergabung dengan mereka" 

Ini adalah frase yang tidak biasa. Sepertinya menggambarkan sisi negatif dari "rasa takut". Ada beberapa 
kelompok yang ditunjuk dalam konteks ini (lih. ayat 12-16). Umumnya adalah mendekat kepada iman dalam 
Kristus (lih.. # 5 dan mungkin # 6 dan # 7) atau peneguhan iman dalam Kristus (yaitu # 3). 

1. Para Rasul, ayat 12 

2. orang-orang, ayat 12,13 

3. orang -orang percaya (yaitu di serambi Salomo dalam persekutuan yang erat), ayat 12 

4. sisanya (yakni orang Yahudi), ayat 13 

5. orang baru percaya, ayat 14 

6. orang sakit diYerusalem, ayat 15 

7. orang sakit dan kerasukan dari desa-desa sekitarnya, ayat 16 

PRESENT MIDDLE INFINITIVE "menghubungkan" persis sama dengan "merekatkan". Lukas sering 
menggunakan istilah ini, tapi dalam berbagai macam arti. Di sini mengacu pada mereka tidak menjadi bagian dari 
kelompok baru (yaitu orang-orang percaya kepada Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan). 

5:14 "orang yang percaya" Ini adalah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE, yang berarti suatu tindakan yang 
sedang berlangsung. Lihat Topik Khusus di 2:40 dan 3:16. 

NASB, TEV, NJB, NIV "Dalam Tuhan" 

NKJV, NRSV "Kepada Tuhan" 

Bentuk gramatikal (yaitu sistem delapan kasus) dapat dipahami sebagai DATIVE ("ke") atau LOKATIVE ("di"). 
Saya pikir ini cara untuk menunjukkan bahwa orang percaya adalah milik Tuhan. kita adalah milik-Nya, dan Dia 
milik kita! 

□ "makin lama makin bertambahlah jumlah mereka" Lukas sering menggunakan ringkasan laporan 
pertumbuhan gereja (lih. 2:47; 5:14; 6:7; 9:31; 12:24, 16:5, 19:20). 

5:15 apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya.." Mujizat pada tahap ini umumnya sebagai cara 
untuk meneguhkan Injil. Petrus merupakan juru bicara para Rasul. Peneguhan yang sama, kesembuhan juga 
terjadi melalui Paulus (lih. 19:12). 
Sebagai penafsir kita hams ingat bahwa tanda-tanda mukjizat ini terjadi untuk 

1 . menunjukkan belas kasih Allah 

2. menunjukkan kebenaran Injil 

3. menunjukkan pemimpin yang dipanggil Allah. 

102 



Tanda-tanda ini terjadi dalam budaya tertentu, untuk tujuan tertentu. Karena Allah mengadakan mujizat 
disana, tidak otomatis berarti bahwa Dia akan melakukan hal yang sama di setiap periode sejarah dan budaya. 
Bukan berarti Allah tidak aktif dalam setiap masa dan kurang belas kasih, tetapi bahwa umat Allah harus berjalan 
dengan iman dan bukan karena melihat! Mujizat terus berlangsung, tetapi keselamatan orang berdosa harus 
menjadi tujuan terbesar, bukan kesembuhan fisik bagi mereka yang nanti tetap akan mati! 

Bagi say a Allah tidak berubah. karakter-Nya, kuasa, belas kasihan, dan kerinduan untuk semua orang 
diselamatkan tetap sama, tapi melihat sejarah teologis, ada dua periode utama yang intensif, tanda-tanda 
supranatural, baik dari Allah dan dari Iblis. 

1. Selama waktu inkarnasi dan pengembangan gereja awal 

2. Sebelum peristiwa akhir zaman ketika orang percaya akan berada di bawah penganiayaan yang mengerikan 
Saya ingin mengutip AT Robertson, Word Pictures in the New Testament, vol. Ill, hal 62 

"Saat itu, tentu saja, tidak ada kebaikan atau kuasa dalam bayangan Petrus. Itulah iman dengan 
ketakhayulan, tentu saja, sama seperti kasus serupa terjadi dalam Injil (Matius 9:20, Markus 6:56, Yohanes 
9:5) dan penggunaan saputangan Paulus (Kisah 19:12). Tuhan menghormati iman bahkan takhayul jika iman 
sejati ada di dalam dia. Hanya sedikit orang yang sepenuhnya bebas dari takhayul". 

5:16 "mereka semua disembuhkan" Ini adalah IMPERFECT PASSIVE INDICATIVE, masing-masing 
menyatakan sudah sembuh (sang perantara tidak diungkapkan, tapi mungkin adalah Roh Kudus) satu per satu, 
berulang-ulang, sampai tidak ada yang tersisa! 

Ini adalah pernyataan jenis ringkasan. Apakah kita harus mengambil secara harfiah (yaitu setiap masing- 
masing)? Yesus memerlukan iman atau menggunakan penyembuhan untuk (1) melatih para murid atau (2) 
membuat orang banyak mendengarkan. 

Hal ini mengejutkan saya bahwa tidak semua orang yang disembuhkan di Perjanjian Baru secara serentak 
"diselamatkan" (yaitu percaya Kristus dan memiliki hidup yang kekal). Penyembuhan fisik terlalu murah 
harganya untuk keselamatan rohani. Mujizat hanya benar-benar menolong jika hal itu membawa kita kepada 
Allah. Semua manusia hidup di dunia yang telah jatuh dalam dosa. Hal-hal buruk terjadi. Allah sering kali 
memilih untuk tidak ikut campur, tapi bukan berarti Allah tidak mengasihi dan memperhatikan. Berhati-hatilah 
dalam menuntut Allah untuk selalu bertindak secara ajaib di masa yang jahat ini. Dia berdaulat dan kita tidak tahu 
implikasi penuh dari situasi tertentu. 

Pada poin ini saya ingin menambahkan catatan komentar saya dari II Timotius 4:20 tentang Paulus dan 
penyembuhan fisik: 

"Ada begitu banyak pertanyaan yang ingin kami tanyakan pada penulis Perjanjian Baru. Satu subjek 
semua orang percaya pikirkan adalah penyembuhan fisik. Dalam Kisah Para Rasul (lih. 19:12; 28:7-9) 
Paulus bisa menyembuhkan, tetapi di sini dan di II Korintus 12:7-10 dan Filipi 2:25-30, tampaknya ia 
tidak bisa. Mengapa hanya beberapa yang disembuhkan dan tidak semua, dan apakah jendela waktu 
penyembuhan telah ditutup? 

Saya benar-benar percaya pada hal supranatural, Bapa yang penuh kasih yang sudah dan tetap 
menyembuhkan secara fisik maupun rohani, tetapi mengapa aspek penyembuhan ini ada dan kemudian 
terasa tidak ada? Saya tidak berpikir bahwa itu berhubungan dengan iman manusia, karena pasti Paulus 
memiliki iman (lih. II Korintus 12). Saya rasa bahwa penyembuhan dan mujizat menegaskan kebenaran 
dan keabsahan Injil, yang masih tetap di wilayah dunia di mana pertama kali diberitakan. Namun, saya 
merasa bahwa Allah ingin kita berjalan dengan iman dan bukan karena melihat. Selain itu, penyakit fisik 
sering diijinkankan terjadi dalam kehidupan orang percaya (1) sebagai hukuman sementara atas dosa; (2) 
sebagai konsekuensi hidup di dunia yang sudah jatuh, dan (3) untuk membantu orang-orang percaya 
dewasa secara rohani. Masalahnya adalah bahwa saya tidak pernah tahu mana yang terlibat! Doa saya 
kehendak Allah yang terjadi dalam setiap kasus adalah bukan kurangnya iman tetapi usaha tulus untuk 
mengijinkan kasih karunia, belas kasihan Allah mengerjakan kehendak-Nya dalam hidup masing-masing" 

"Roh jahat" Lihat Topik Khusus di bawah ini. 



103 



TOPIK KHUSUS : ROH JAHAT 

A. Kepercayaan masyarakat dahulu kala adalah animise. Mereka menghubungkan kepribadian mereka 
dengan kekuatan alam, obyek alam, dan sifat pribadi manusia. Penjelasan tentang kehidupan adalah 
melalui interaksi dari wujud roh dengan umat manusia. 

B. Bentuk perwujudannya adalah politeisme (banyak dewa). Biasanya setan (genii) adalah dewa-dewa 
atau roh setengah dewa yang lebih rendah (baik atau jahat) yang mempengaruhi kehidupan individu 
manusia. 

1 . Mesopotamia, kekacauan dan konflik 

2. Mesir, urutan dan fungsi 

3. Kanaan, lihat W. F. Albright's Archaeology and the Religion of Israel, Edisi Kelima, hal. 67-92 

C. PL tidak membahas lebih dalam atau mengembangkan subjek dari dewa yang lebih kecil, malaikat, 
atau setan, mungkin karena monoteisme yang ketat (lih. Kel. 8:10, 9:14, 15:11; Ul. 4:35 , 39; 6:4; 
33:26, Maz 35:10;. 71:19, 86:6; Yes. 46:9; Yer. 10:6-7; Mikha 7:18). la menyebutkan dewa-dewa 
palsu bangsa-bangsa kafir (Shedim, lih. Ul. 32:17, Mas 106:37) dan itu memang beberapa nama dari 
mereka. 

i. Se'im (satyrs atau rambut setan, lih. Im. 17:7; II Taw. 11:15) 
ii. Lilith (perempuan, setan penggoda, lih. Yes. 34:14) 
iii. Mavet (istilah Ibrani untuk kematian digunakan untuk dewa Kanaan di dasar bumi, Mot, lih. 

Yes. 28: 15,1 8; Yer. 9:21 ; dan mungkin Ul. 28:22) 
iv. Resheph (wabah, lih. Ul. 33:29; Maz. 78:48; Hab. 3:5) 
v. Dever (penyakit sampar, lih. Maz. 91:5-6; Hab. 3:5) 
vi. Az'azel (bukan nama, tapi mungkin setan padang gurun atau nama suatu tempat, lih. Im. 

16:8,10,26) 

Contoh ini diambil dari Encyclopaedia Judaica, vol. 5, hal. 1523.) Namun, tidak ada dualisme 

atau kemerdekaan malaikat dari YHWH di PL. Setan adalah pelayan YHWH (lih. Ayub 1-3; 

Zak 3), bukan musuh (lih. AB Davidson, A Theology of the Old Testament hal. 300-306). 

D. Yudaisme dikembangkan selama masa pembuangan (586-538 SM) dan dipengaruhi secara teologis 
oleh dualisme personifikasi Persia Zoroastrianisme, dewa yang baik disebut Mazda atau Ormazd dan 
penentang yang jahat disebut Ahriman. Hal ini dimungkinkan dalam Yudaisme pasca-pembuangan 
dualisme dipersonifikasikan antara YHWH dan malaikat-Nya serta Setan dan malaikat-Nya atau iblis. 
Teologi Judaisms yang mempersonifikasikan kejahatan, dijelaskan dan didokumentasikan dengan 
baik dalam Alfred Edersheims The Life and Times of Jesus the Messiah vol. 2, Lampiran XIII (hal. 
749-863) dan XVI (hal. 770-776). Yudaisme menjabarkan setan dalam tiga cara. 

1. Setan atau Sammael 

2. maksud jahat (yetzer hara) dalam manusia 

3. Malaikat Maut 

Edersheim mencirikan ini sebagai (1) pendakwa; (2) Pencoba, dan (3) penghukum (vol. 2 hal 756). 
Ada perbedaan teologis ditandai antara Yudaisme pasca-pembuangan dan presentasi PB dan 
penjelasan kejahatan. 

E. PB, terutama Injil, menegaskan keberadaan dan oposisi kejahatan makhluk rohani terhadap 
kemanusiaan dan untuk YHWH (dalam Yudaisme Setan adalah musuh kepada manusia, tetapi tidak 
kepada Allah). Mereka menentang kehendak Allah, aturan, dan kerajaan Allah. 
Yesus berhadapan dan mengusir makhluk setan ini, yang juga disebut (1) roh najis, lih. Lukas 4:36; 
6:18, atau (2) roh jahat, lih. Lukas 7:21; 8:02 dari manusia. Yesus jelas membuat perbedaan antara 
penyakit (fisik dan mental) dan setan. Dia menunjukkan kuasa-Nya dan wawasan rohani dengan 
mengenali dan mengusir roh-roh jahat. Mereka sering mengenali-Nya dan berusaha untuk menyapa- 
Nya, tetapi Yesus menolak perkataan mereka, menghardik, dan mengusir mereka. 

Ada kekurangan informasi yang mengejutkan dalam surat-surat Apostolik PB tentang hal ini. 
Pengusiran setan tidak pernah terdaftar sebagai karunia rohani atau sebuah metodologi atau prosedur 
diberikan untuk pelayanan generasi masa depan atau orang-orang percaya. 



104 



G. Setan itu nyata; pribadi; jahat. Baik tujuan maupun asal-usulnya terungkap. Alkitab menegaskan 
realitas dan agresif menentang pengaruhnya. Tidak ada dualisme utama. Allah yang memegang 
kendali total; setan dikalahkan dan dihukum dan akan dihapus dari penciptaan. 

H. Umat Allah hams melawan iblis(Yakobus 4:7). Mereka tidak dapat dikontrol olehnya (lih. I Yohanes 
5:18), tetapi mereka dapat dicobai dan kesaksian serta pengaruh mereka dihancurkan (lih. Ef. 6:10- 
18). Setan diungkapkan dalam kitab suci bagian dari pandangan dunia Kristen. Kristen modern tidak 
punya hak untuk mendefinisikan kejahatan (the demythologizing of Rudolf Baltmann); 
mempersonalisasikan kejaahatan (struktur sosial Paul Tillich), atau mencoba untuk menjelaskannya 
sepenuhnya secara psikologis (Sigmund Freud), yang pengaruhnya sangat meluas. 



TOPIK KHUSUS: PENGUSIRAN SETAN 

Pengusiran setan biasa terjadi pada iaman Yesus, tetapi metode Yesus sangat berbeda. eksorsisme-Nya adalah 
tanda dari New Age. Para rabi menggunakan ilmu sihir, tetapi Yesus memakai otoritas-Nya sendiri. Ada 
begitu banyak kebingungan dan informasi buruk yang beredar hari ini tentang pengusiran setan dan roh jahat. 
Sebagian dari masalah ini adalah karena PB tidak membahas isu-isu ini. Sebagai seorang pendeta saya 
berharap saya punya informasi lebih lanjut mengenai hal ini. Berikut adalah beberapa buku yang dapat saya 
percaya: 

1. Christian Counseling and the Occult, Kurt E. Koch 

2. Demons in the World Today, Merrill F. Unger 

3. Biblical Demonology, Merrill F. Unger 

4. Principalities and Powers, John Warwick Montgomery 

5. Christ and the Powers, Hendrik Berkhof 

6. Three Crucial Questions About Spiritual Warfare by Clinton Anton 

Mengejutkan bagi saya, pengusiran setan tidak terdaftar sebagai salah satu karunia rohani dan subjek 
tersebut tidak dibahas dalam surat-surat Apostolik. Saya percaya pada pandangan dunia Alkitab yang meliputi 
bidang rohani (yaitu, baik dan jahat), hadir dan aktif di dunia nyata (yaitu, Ayub 1-2; Dan. 10; Ef. 6:10-18). 
Namun, Tuhan telah memilih untuk tidak mengungkapkan secara spesifik. Sebagai orang percaya kita 
memiliki semua informasi yang kita butuhkan untuk hidup saleh, hidup produktif bagi-Nya! Tetapi beberapa 
subjek tidak diungkapkan atau dikembangkan. 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:17-26 

17 Akhirnya mulailah Imam Besar dan pengikut-pengikutnya, yaitu orang-orang dari mazhab 
Saduki, bertindak sebab mereka sangat iri hati. 8 Mereka menangkap rasul-rasul itu lalu memasukkan 
mereka ke dalam penjara kota. "Tetapi waktu malam seorang malaikat Tuhan membuka pintu-pintu 
penjara itu dan membawa mereka keluar, katanya: 2 °"Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah 
seluruh firman hidup itu kepada orang banyak." 21 Mereka mentaati pesan itu, dan menjelang pagi 
masuklah mereka ke dalam Bait Allah, lalu mulai mengajar di situ. Sementara itu Imam Besar dan 
pengikut-pengikutnya menyuruh Mahkamah Agama berkumpul, yaitu seluruh majelis tua-tua bangsa 
Israel, dan mereka menyuruh mengambil rasul-rasul itu dari penjara. 22 Tetapi ketika pejabat-pejabat 
dating ke penjara, mereka tidak menemukan rasul-rasul itu di situ. Lalu mereka kembali dan 
memberitahukan, 23 katanya: "Kami mendapatipenjara terkunci dengan sangat rapinya dan semua 
pengawal ada di muka pintu, tetapi setelah kami membukanya, tidak seorangpun yang kami temukan di 
dalamnya. 24 Ketika kepala pengawal Bait Allah dan imam-imam kepala mendengar laporan itu, mereka 
cemas dan bertanya apa yang telah terjadi kepada rasul-rasulitu. 2 'Tetapi datanglah seorang mendapatkan 
mereka dengan kabar: "Lihat, orang-orang yang telah kamu masukkan ke dalam penjara, ada di dalam 



105 



Bait Allah dan mereka mengajar orang banyak." 26 Maka pergilah kepala pengawal serta orang-orangnya 
ke Bait Allah, lalu mengambil kedua rasul itu, tetapi tidak dengan kekerasan, karena mereka takut, kalau- 
kalau orang banyak melempari mereka. 



5:17 "mereka sangat iri hati" Kata Yunani secara sederhana berarti "mendidih". Oleh karena itu, konteks harus 
memberitahu kita itu adalah keirihatian atau kecemburuan. Hal ini menunjukkan motivasi sebenarnya dari para 
pemimpin agama, iri hati! Dalam Injil, musuh utama Yesus adalah orang-orang Farisi, tetapi dalam Kisah para 
rasul musuh utama para pengikut-Nya adalah orang-orang Saduki. 

5:18 Bab pertama ini dalam Kisah para rasul menunjukkan masalah yang dihadapi oleh Gereja mula-mula. 
Masalah berbeda dari masa ke masa, budaya ke budaya, tetapi Allah adalah untuk kita, bersama kita dan 
memperlengkapi kita untuk menjadi pemenang. Tidak ada (penjara, usaha penghinaan, ancaman, dll.) yang dapat 
merampas orang percaya dari hadirat-Nya dan damai Kristus (lih. Roma 8:31-39) 

5:19 "malaikat Tuhan" frase ini digunakan dalam dua cara di Perjanjian Lama. 

1. Malaikat (lih. Kej 24:7,40; Kel. 23:20-23; 32:34; Bil. 22:22; Hak. 5:23;. I Sam. 24:16; I Taw. 21:15 ff; Zak. 
1:28) 

2. Sebagai cara menyebutYHWH (lih. Kejadian 16:7-13; 22:11-15, 31:11,13; 48:15-16; Kel 3:2,4;. 13:21, 14: 
19; Hakim-hakim 2:1; 6:22-24; 13:3-23; Zakaria 3:1-2) 

Lukas sering menggunakan frase tersebut (lih. Lukas 1:11,13 2:09, Kisah Para Rasul 5:19; 7:30; 8:26; 
12:7,1 1,23, 10:03, 27:23), tetapi juga dalam arti # 1 di atas. Perjanjian Baru tidak menggunakan arti # 2, 
kecuali dalam Kisah Para Rasul 8:26, dan 29, "malaikat Tuhan" disamakan dengan Roh Kudus. 

□ "Membuka pintu-pintu penjara" ini mirip dengan pengalaman Paulus dan Silas di Filipi (lih. Kisah Para 
Rasul 16:26). Dalam banyak hal kehidupan Petrus sama dengan Paulus. Hal ini mungkin merupakan 
intensionalitas literal. 

5:20 "Pergilah, berdirilah di Bait allah dan beritakanlah" ini berfungsi sebagai tiga IMPERATIVE. 

1. Pergi, PRESENT MIDDLE (deponent) IMPERATIVE 

2. Berdirilah, AORIST PASSIVE PARTICIPLE digunakan sebagai IMPERATIVE (Friberg's, Analytical Greek 
New Testament, hal. 379) 

3. Beritakanlah, PRESENT ACTIVE IMPERATIVE 
Malaikat itu memiliki misi penginjilan untuk para rasul ! 

□ "beritakanlah kepada orang banyak" ini adalah dorongan utama dari pelayanan Rasul. Keberanian, tidak 
takut, mencirikan kehidupan baru mereka yang penuh semangat. 

□ 

NASB "seluruh pesan Kehidupan" 

NKJV "semua Firman kehidupan" 

NRSV "seluruh pesan tentang kehidupan ini" 

TEV "semua tentang kehidupan baru ini" 

NJB "semua tentang kehidupan baru ini" 

Frase ini berbicara tentang hidup yang baru {zne, hidup yang kekal) hanya ditemukan dalam Injil Yesus 
Kristus. Mereka telah dibebaskan, baik secara rohani (keselamatan) dan fisik (keluar dari penjara). Sekarang 
mereka akan memberitahukan segalanya kepada semua orang ! 

5:21 Perhatikan bahwa menjadi dibebaskan secara supranatural tidak berarti bahwa mereka tidak akan dipenjara 
lagi. Bahkan pemberian sebelumnya dari Tuhan tidak berarti bahwa semua kesulitan akan terpecahkan atau 
dihapus dari pelayanan (lih. Mat 5:10-12; Roma 8:17; I Pet. 4:12-16) 



106 



□ "Mahkamah Agama... majelis tua-tua bangsa Israel" Lihat catatan tentang Sanhedrin di 4: 15. Kepada 
siapakah "majelis tua-tua" merujuk? Curtis Vaughan, dalam Kisah para rasul, hal 39-40, mengatakan itu adalah 
para tua-tua Yerusalem yang bukan anggota Mahkamah Agama waktu itu sekarang (lih. MR Vincent, Word 
Studies, Vol 1, hal. 234), tetapi Terjemahan NASB dan NIV menganggap bahwa Mahkamah Agama dan majelis 
tua-tua adalah sama. 

5:23 "terkunci" Ini adalah PERFECT PASSIVE PARTICIPLE. Idenya adalah bahwa pintu penjara itu aman dan 
penjaga berjaga-jaga (PERFECT ACTIVE PARTICIPLE), tetapi para tahanan hilang. 

5:24 "mereka cemas" Lukas menggunakan istilah ini beberapa kali. Ini adalah bentuk intensif dari aporen(lih. 
Lukas 24:4, Kisah para rasul 25:20) dengan dia(lih. Lukas 09:07, Kisah para rasul 2:12; 5:24; 10:17). Arti 
dasarnya adalah keraguan, ketidakpastian atau kebingungan. 

□ "Apa yang telah terjadi" Bentuk gramatikal frase ini adalah incomplete FOURTH CLASS CONDITIONAL 
sentence (an ditambah AORIST MIDDLE [deponent] OPTATIVE). The OPTATIVE MOOD expresses 
perplexity (lih. Lukas 1:61-62; 3:15; 8:9; 15:26; 22:23; Kisah para rasul 5:24; 8:31; 10:17; 21:33, lihat James 
Allen Hewett, New Testament Greek, hal. 195). 

5:26 "mereka takut kalau-kalau orang banyak melempari mereka dengan batu" ini menunjukkan 
popularitas gereja mula-mula (lih. ayat 13; 2:47; 4:21) dan sumber kecemburuan terus-menerus dari pemimpin 
Yahudi. 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:27-32 

27 Mereka membawa keduanya dan menghadapkan mereka kepada Mahkamah Agama. Imam Besar 
mulai menanyai mereka, 28 katanya: "Dengan keras kami melarang kamu mengajar Nama itu. Namun 
ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu dan kamu hendak menanggungkan darah 
Orang itu kepada kami". 2, Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat 
kepada Allah daripada kepada manusia. 3 ° Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang 
kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. 31 Dialah yang telah ditinggalkan oleh Allah sendiri 
dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juru-selamat, supaya Israel dapat bertobat dan 
menerima pengampunan dosa. 32 Dan kami adalah saksi dar 
dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia 



menerima pengampunan dosa. 32 Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang 



5:28 

NASB, NRSV, TEV "perintah ketat " 
NKJV "perintah tegas " 

NJB "peringatan kuat" 

KJV "tidak tegas diperintahkan" yang merupakan varian manuskrip Yunani yang ditemukan dalam teks 
Yunani 2 , D, dan E, tapi tidak dalam P 74 , ", A, atau B. "kata tidak" pasti telah ditambahkan kemudian oleh penulis. 
konstruksinya adalah Semitic idiom, (lihat. Lukas 22:15) sama dengan COGNATE ACCUSATIVE dalam Bahasa 
Yunani Koine, dimana verba ((parangellni) dan objek langsung (parangelia) berasal dari akar yang sama. 

Konstruksi ini mengintensifkan arti dasar dari istilah tersebut. Banyak sarjana percaya hal ini 
mencerminkan idiom Semitic. Sangat menarik bahwa istilah ini dalam Koine papirus yang ditemukan di Mesir 
berarti sebuah panggilan resmi ke pengadilan atau perintah dari pengadilan (lih. Moulton dan Milligan, 
Vocabulary, hal 481). 

□ "Orang ini" ini menunjukkan penghinaan para pemimpin Yahudi. Mereka tidak pernah menyebut nama 
Yesus. Talmud bahkan menyebut- Nya "begitu dan begitu" (lih. MR Vincent, Word Studies, volume 1, hal. 234). 

□ "Darah orang itu kepada kami" Petrus dan Yohanes terus menegaskan bahwa para pemimpin Yahudi 
merekayasa kematian Yesus (lih. ayat 30; 3:14-15). Ini juga tuduhan atas Stefanus di 7:52. 



107 



5:29 "harus" Kata del berarti kebutuhan moral. Hal ini menunjukkan kewajiban rasul untuk memberitakan 
kebenaran, apapun konsekuensinya (lih. 4:19). 

5:30 "Allah nenek moyang kita" Orang-orang Kristen mula-mula percaya bahwa mereka adalah ahli waris 
rohani yang sejati dan murid-murid dari umat Allah Perjanjian Lama (lih. Roma 2:28-29; Galatia 6:16; I Petrus 3: 
5,9;Wahyul:6) 

□ "Membangkitkan Yesus" Perjanjian Baru menegaskan bahwa Bapa membangkitkan Yesus (lih. Kisah para 
rasul 2:24,32; 3:15,26; 4:10; 5:30; 10:40; 13:30,33,34,37 ; 27:31; Roma 6:4,9). untuk meneguhkan kebenaran 
kehidupan Yesus dan pengajarannya. Ini adalah aspek utama dari Kerygma (lih. Kor 15). 

□ "Yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh" ini berhubungan kembali dengan kutukan di 
Ulangan 21:23. Para pemimpin agama ingin Yesus, yang pura-pura sebagai Mesias, untuk menanggung kutukan 
YHWH. Yesus menanggung kutukan hukum Perjanjian Lama (yaitu jiwa yang berdosa pasti akan mati [lih. 
Yeheskiel 18:4,20] dan semua manusia yang telah berbuat dosa, lih. Roma 3:9-18, 23) bagi kita (lih. Galatia 3:13; 
Kol 1:14). Yesus adalah Anak Domba Allah yang tidak bersalah (lih. Yohanes 1:29; II Korintus 5:21). 

5:31 "Ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya" Istilah "ditinggikan" diterjemahkan dalam 
Yohanes 3:14 sebagai "diangkat tinggi" dan Filipi 2:09 sebagai "sangat dimuliakan". Salib itu adalah maksud 
Kristus untuk peninggian dan kemenangan (lih. Kolose 1:15; II Korintus 2:14). Ungkapan antropomorfik frase 
"tangan kanan" adalah metafora untuk tempat kekuasaan dan otoritas (lih. Matius 26:64). Allah adalah Roh yang 
kekal. Dia tidak memiliki tubuh fisik. 

□ "Pemimpin" Ayat ini jelas dan spesifik menegaskan ke-Mesias an Yesus. Istilah yang sama digunakan 
Yesus dalam 3:15, di mana ia diterjemahkan "penulis" Ini bisa berarti "kepala" "pelopor" atau "pangeran". itu juga 
digunakan untuk pendiri sekolah atau keluarga (lih. Ibrani 2 : 10; 12:2). Lihat Topik Khusus di 3:15. 

□ "Juruselamat" Istilah ini digunakan pada abad pertama dunia Yunani- Kaisar Romawi. Dia mengaku 
sebagai penyelamat budaya dan perdamaian. Istilah lain yang diklaim Caesars bagi dirinya sendiri, tetapi secara 
unik digunakan orang Kristen untuk Yesus, adalah Tuhan (kurios). 

Aspek lain dari istilah "Juru Selamat" ialah bahwa itu merupakan istilah Perjanjian Lama untuk YHWH 
(lih. II Samuel 22:3; Maz 106:21; Yes 43:4,11; 45:15,21; 49:26 , 60:16, 63:8). Penulis Perjanjian baru sering 
menegaskan keilahian Yesus dengan menghubungkan kepada-Nya titel PL YHWH. Perhatikan bagaimana Paulus 
dalam suratnya kepada Titus melakukan hal ini. 

"Allah Juruselamat kita" 

"Yesus Kristus Juruselamat kita" 

"Allah Juruselamat kita" 

"Allah kita yang besar dan Juruselamat kita, Yesus Kristus" 
"Allah Juruselamat kita" 

"Yesus Kristus Juruselamat kita" 

□ "Supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa" ini menunjukkan tujuan kematian 
Yesus (lih. Lukas 24:47 dan Kisah Para Rasul 2:38). Hal ini tidak lazim untuk penulis Perjanjian Baru, merujuk 
ke pertobatan sebagai pemberian dari Allah (lih. Kisah para rasul 11:18; II Timotius 2:25; dan mungkin juga 
Roma 2:4). Biasanya ini adalah salah satu persyaratan dari Perjanjian Baru (lih. Markus 1:15 dan Kisah para rasul 
3:16,19; 20:21). 

Sering kali orang-orang yang hanya berfokus pada bagian Tuhan dalam Perjanjian Baru menggunakan 
ayat ini untuk membuktikan bahwa keselamatan adalah dari Allah dan tidak melibatkan partisipasi umat manusia. 
Namun, ini adalah contoh yang baik dari pembuktian sebuah pasal agar sesuai dengan sistem teologi yang sudah 
terbentuk. Alkitab jelas menegaskan perlunya prioritas dan inisiasi Tuhan, tetapi juga menunjukkan bahwa konsep 
"perjanjian" yang terbaik menggambarkan model yang dipilih-Nya tentang bagaimana berhubungan dengan umat 
manusia yang membutuhkan. Kebebasan adalah karunia yang diberikan Tuhan dalam penciptaan. Allah tidak 
melanggar pemberian ini / bertanggung jawab. (lih. Roma 2:4; II Korintus 7:10). Dia menarik kita, mendapatkan 

108 



1. 


1:3, 


2. 


1:4, 


3. 


2:10, 


4. 


2:13, 


5. 


3:4, 


6. 


3:6, 



kita, bekerja sama dengan kita, dan menyediakan jalan penebusan (lih. Yohanes 6:44,65). Tetapi manusia yang 
jatuh hams merespon dan terus merespon dalam pertobatan, iman, ketaatan, dan ketekunan. 

Berikut ini sebuah kutipan menarik dari Frank Stagg, New Testament Theology, hal 119: 
"Manusia tidak bisa meraih tetapi hanya menerima pertobatan, namun mereka harus menerimanya. Dengan iman 
seseorang menerima Kristus secara pribadi, dan Kristus, sebagai pengubah membalikkan program hidup itu dari 
percaya diri sendiri menjadi percaya kepada Allah, dari tuntutan diri sendiri ke penyangkalan diri. Konversi Ini 
adalah kebalikan dari Kejatuhan, di mana manusia berusaha menemukan makna seluruh keberadaannya dalam 
dirinya " 

5:32 Beberapa kali dalam Kisah para rasul, Petrus merujuk pada kenyataan bahwa para Rasul dan murid-murid 
adalah saksi dari kehidupan, kematian dan kebangkitan Yesus. Dalam konteks ini ia menambahkan, "Roh Kudus" 
sebagai saksi. Ini mungkin adalah cara untuk menegaskan dua kepentingan saksi Perjanjian Lama untuk 
meneguhkan hal tersebut (lih. Bilangan 35:30. Ulangan 17:06). 

□ "Semua orang yang mentaati Dia" Ketaatan adalah pilihan gaya hidup! Kita harus taat dengan percaya 
kepada Injil. Kita harus terus menerus dalam ketaatan untuk menikmati buahnya (lih. Lukas 6:46-48). Istilah 
langka "taat" (peithomai ditambah arch , lih. 27:21; Titus 3:1), digunakan dalam ayat 29 dan 32, adalah 
kombinasi dari istilah "penguasa (arch ) dan taat. 



NASKAH NASB (UPDATED): 5:33-39 

33 Mendengar perkataan itu sangatlah tertusuk hati mereka dan mereka bermaksud membunuh rasul- 
rasul itu. 34 Tetapi seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu, yang bernama Gamaliel, seorang ahli 
taurat yang sangat dihormati seluruh orang banyak, bangkit dan meminta, supaya orang-orang itu 
disuruh keluar sebentar. 35 Seduah itu ia berkata kepada siding: "Hai orang-orang Israel, 
pertimbangkanlah baik-baik, apa yang hendakkamu perbuat terhadap orang-orang ini! 36 Sebab dahulu 
telah muncul si Teudas, yang mengaku dirinya seorang istimewa dan ia mempunyai kira-kira empat ratus 
orang pengikut; tetapi ia dibunuh dan cerai-berailah seluruh pengikut-nya dan lenyap. 37 Sesudah dia, pada 
waktu pendaftaran penduduk, muncullah si Yudas, seorang galilea. Ia menyeret banyak orang dalam 
pemberontakkannya, tetapi ia juga tewass dan cerai-berailah seluruh pengikutnya. 38 Karena itu aku 
berkata kepadamu: Janganlah bertindak kepada orang-orang iii. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud 
dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap, 39 tetapi kalau berasal dari Allah, kamu 
tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan 
Allah. 



5:33 

NASB "mereka dihentikan dengan cepat" 

NKJV "mereka marah" 

NRSV "menimbulkan kemarahan mereka" 

TEV "mereka begitu marah" 

NJB "ini begitu mebuat mereka marah" 

Istilah ini secara harfiah berarti "memotong dengan gergaji" atau "menggertak dengan gigi". Istilah yang 
sama ini dalam bentuk yang sama juga digunakan dalam 7:54, di mana frase yang ditambahkan, "potong sampai 
ke hati" menunjukkan arti kiasan penuh (lihat juga Lukas 2:35). Istilah yang kuat (i.e. diaprin) ini adalah sama 
dalam arti 2:37a. 

□ "bermaksud membunuh rasul-rasul itu" Ini merupakan IMPERFECT MIDDLE (deponent) 
INDICATIVE, menyiratkan bahwa (1) sejak saat ini mereka mulai mencoba membunuh para rasul atau (2) ini 
adalah rencana dan niat yang berulang. Dari pengetahuan kita tentang pertumbuhan gereja mula-mula dari Kisah 
Para Rasul, # 1 sangat cocok. Perhatikan itu adalah orang-orang Saduki yang menunjukkan kemarahan dan niat 
membunuh. Mungkin saja orang-orang Farisi (yaitu Gamaliel) melihat gereja mula-mula sebagai duri yang 
bermanfaat untuk menyodok penolakan Saduki tentang kebangkitan pada umumnya. Farisi tidak ingin 



109 



menegaskan kebangkitan Yesus, tapi akan menegaskan konsep kebangkitan diikuti oleh kehidupan di masa yang 
akan datang dengan Allah. 

Hal ini mengejutkan para pembaca Alkitab modern bahwa para pemimpin agama bisa merencanakan 
pembunuhan. Ingat ini adalah orang-orang Saduki yang berkomitmen terhadap tulisan-tulisan Musa, yang 
memerintahkan agar penghujat itu harus dilempari dengan batu sampai mati. Para pemimpin ini berpikir mereka 
bertindak atas nama Allah dan sesuai dengan firman-Nya (lih. Im 24:10-16). 

5:34 "FARISI" Lihat Topik Khusus berikut ini. 



TOPIK KHUSUS: FARISI 

I. Istilah ini memiliki satu dari kemungkinan asal berikut ini: 

A. "Terpisah" Kelompok ini berkembang selama periode Makabe (Ini adalah pandangan yang paling 
banyak diterima). 

1. "Membagi". Ini adalah arti lain dari akar kata Ibrani yang sama. Beberapa orang mengatakan ini 
berarti seorang penafsir (lih. II Tim 2:15). 

2. "Orang Persia." Ini arti lain dari akar kata bahasa Aram yang sama. Beberapa doktrin dari kaum Farisi 
memiliki banyak kemiripan dengan faham dualisme khas Zoroaster dari Persia. 

II. Mereka berkembang selama Periode Makabe dari kaum "Hasidim" (yang saleh). Bberapa kelompok yang 
berbeda seperti kelompok Essenes muncul dari reaksi anti-Helenistik terhadap Antiokhus IV Epiphanes. 
Kaum Farisi pertama-tama disebut dalam buku Josephus Peninggalan Kuno Orang Yahudi 8.5.1-3. 

III. Doktrin-doktrin utama mereka. 

A. Percaya pada Mesias yang akan datang , yang dipengaruhi oleh tulisan-tulisan apokaliptik Yahudi antar 
kitab seperti I Henokh. 

B. Allah aktif dalam kehidupan sehari-hari . Ini secara langsung berlawanan dengan kaum Saduki. 
Banyak daktrin Farisi secara teologis berlawanan dengan doktrin Saduki. 

C. Suatu kehidupan setelah kematian yang berorientasi jasmani berdasarkan kehidupan di dunia , yang 
melibatkan penghargaan dan hukuman (lih. Dan 12:2). 

D. Otoritas dari PL dan Tradisi Lisan (Talmud) . Mereka dengan sadar taat pada perintah Allah dalam PL 
sebagaimana ditafsirkan dan diterapkan oleh kelompok-kelompok ahli-hali kerabian (Shammai, 
golongan konservatif, dan Hillel, kaum liberal). Penafsiran kerabian ini didasarkan pada suatu dialog 
antara para rabi dari dua falsafah yang berbeda, satu konservatif dan satu liberal. Diskusi-diskusi lisan 
mengenai arti Kitab Suci ini akhirnya dituliskan dalam dua bentuk: Talmud Babilonia dan Talmud 
Palestina yang beleum selesai. Mereka percaya bahwa Musa telah menerima penafsiran-penafsiran 
lisan ini di gunung Sinai. Awal histories dari diskusi-diskusi ini dimulai dengan Ezra dan orang-orang 
dari "Sinagoga Agung" (yang dikemudian hari disebut kaum Sanhedrin). 

E. Ilmu Kemalaikatan yang telah Sangat Dikembangkan . Ini melibatkan baik makhluk-makhluk rohani 
yang baik maupun yang jahat. Hal ini berkembang dari dualisme Persia dan tulisan antar kitab Yahudi. 

F. Rabi ini begitu sangat dipikirkan saat kematiannya ia berkata, "Ketika Rabban Gamaliel tua meninggal 
kemuliaan Taurat berhenti dan kemurnian dan kesucian (lih. pemisahan) binasa" (Sot. 9:15, diambil 
dari Encyclopedia Judaica, vol 7. hal 296). 

G. Harus dinyatakan bahwa motivasi Gamaliel dalam hal ini tidak jelas. Dia mungkin telah menegaskan 
kebijaksanaan orang Farisi terhadap impulsif dari orang-orang Saduki. Kedua sekte Yahudi 
dieksploitasi kuat satu sama lain pada setiap kesempatan! 



5:36-37 "Teudas... Yudas dari Galilea." Josephus menyebutkan dua nama yang sama (lih. antiq 20.5.1). 
Namun, ia mencatat mereka dalam urutan terbalik. Informasi sejarah lebih lanjut menunjukkan bahwa ada dua 
orang dengan nama ini yang fanatik Yahudi melawan Roma. Oleh karena itu, baik Perjanjian Baru dan Josephus 
bisa akurat. Yang disebutkan oleh Gamaliel memberontak di 6 Masehi, sedangkan yang disebut oleh Josephus 
memberontak di 44 Masehi. 

5:37 "pada waktu pendaftaran penduduk" Josephus (lih. Antiq. 18:1:1 ; Wars 2:8: 1) memberitahu kita bahwa 
Augustus memerintahkan pajak yang harus dikenakan pada orang-orang Yahudi, segera setelah Arkhelaus itu 

110 



dicopot dan Quirinius menjadi wakil dari Suriah (yaitu sekitar 6-7 Masehi). Pendaftaran penduduk untuk tujuan 
perpajakan ini terjadi setiap empat belas tahun, tapi butuh waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikannya 

□ "Yudas dari Galilea" Dia beberapa kali disebutkan oleh Josephus (lih. antiq. 18.1.1-6; 20.5.2 dan juga 
dalam Wars 2.8: 1; 2.17.8-9). Pemberontakannya terjadi pada sekitar sesudah kelahiran Nabi Isa 6 atau 7 Masehi. 
Dia adalah pendiri gerakan fanatik. Orang-orang fanatik (Yosefus menyebut mereka "Empat filsafat") dan Sicarii 
(yaitu pembunuh) yang mungkin merupakan gerakan politik yang sama. 

5:38 "Janganlah bertindak terhadap orang-orang iini dan biarkanlah mereka" Nasihat yang mengejutkan! 
frase ini memiliki dua AORIST ACTIVE IMPERATIVES. 

1. aphistemi, memisahkan, menyingkirkan 

2. aphiemi,, mengusir, membubarkan 

□ "Jika" ini adalah kalimat THIRD CLASS CONDITIONAL, yang berarti tindakan yang potensial. 

5:39 "jika" ini adalah kalimat FIRST CLASS CONDITIONAL, yang biasanya menunjukkan penegasan 
kebenaran, tapi di sini tidak mungkin benar. Hal ini menunjukkan penggunaan sastra dari bentuk gramatikal. 

□ "mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah" Harus diingat bahwa para pemimpin agama 
berpikir mereka bertindak atas nama Allah. Kenyataan bahwa Gamaliel mengatakan kemungkinan mereka yang 
salah adalah pernyataan yang mengejutkan (lih. 11:17). 



TOPIK KHUSUS: GAMALIEL 

I. Nama 

A. Arti namanya adalah "Allah adalah bagianku" 

B. Dikenal sebagai "tua-tua" atau Gamaliel I untuk membedakannya dari sanak saudara yang akan 
datang, juga sangat aktif dalam kepemimpinan Yahudi. 

II. Laki-laki 

A. Tradisi mengatakan dia adalah cucu dari Hillel. 

B. Tradisi lain mengatakan ia memiliki hubungan dengan keluarga kerajaan Herodes (yaitu Agripa I). 

C. Tradisi mengatakan dia presiden Sanhedrin, tapi ini mungkin merujuk pada Gamaliel II. 

D. Dia adalah salah satu dari tujuh rabi yang sangat dihormati yang diberi gelar Rabban. 

E. Dia meninggal sebelum 70 Masehi. 

III. Theologi-nya 

A. Dia adalah rabbi yang sangat dihormati. 

B. Dia dikenal penyayang dan menguasai orang-orang Yahudi yang tersebar dari Diaspora. 

C. Ia juga dikenal karena kepedulian sosialnya untuk yang kehilangan haknya (Takkonot nya sering 
dimulai dengan "Untuk kepentingan kemanusiaan"). 

1 . Anak yatim 

2. Parajanda 

3. Wanita 

D. Dia adalah mentor Rasul Paulus rabbi di Yerusalem (lih. Kis 22:3). 

E. Dalam Kisah 5:33-39 dia memberi hikmat bijaksana tentang bagaimana menangani gereja mula-mula 
di Palestina. 



NASB (UPDATED) TEXT: 5:40-42 

40 Nasihat itu diterima. Mereka memanggil rasul-rasul itu, lalu menyesah mereka dan melarang mereka 
mengajar dalam Nama Yesus. Sesudah itu mereka dilepaskan. 41 Rasul-rasul itu meninggalkan siding 
Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh 
karena Nama Yesus 42 Dan setiap hari mereka melanjutkan pengajaran mereka di Bait Allah dan di rumah- 
rumah orang dan memberitakan injil tentang Yesus yang adalah Mesias. 

111 



5:40 "Nasihat itu diterima" kalimat ini termasuk dalam ayat 39 di beberapa terjemahan (lih. NRSV) dan dalam 
ayat 40 di lainnya (lih. NASB, NKJV). TEV dan NJB menyimpannya dalam ayat 39, tetapi memulai paragraf 
baru. 

□ "Dicambuk" ini berbeda dengan cambuk Romawi (mastix, lih Kis 22:24-25), yang dialami Yesus. Ini 
mengacu pada pemukulan/pencambukan Yahudi dengan tongkat (lih. Ul. 25:3; yaitu. dem, Luk 12:47-48; 20:10- 
1 1 ; 22:63) Itu sangat menyakitkan, tapi tidak mengancam jiwa.Masalah interpretasi adalah bahwa kedua istilah 
Yunani ini sering digunakan secara bergantian. Septuaginta dari Ul. 25:3 memiliki mastix, tetapi mengacu pada 
hukuman Yahudi. Lukas secara teratur menggunakan dem untuk pemukulan sinagoga Yahudi ini (secara harfiah 
"menguliti binatang"). 

□ "Dan melarang mereka mengajar dalam nama Yesus" Dewan yang sama telah melakukan hal ini 
sebelumnya (lih. 4:17,21). Kali ini mereka memukuli rasul-rasul dan mengulangi peringatan itu. 

5:41 Yesus telah meramalkan jenis perlakuan ini (lih. Mat 10:16-23; Markus 13:9-13, Lukas 12:1-12; 21:10-19, 
Yohanes 15:18-27; 16:2-4). 

□ "gembira karena mereka telah dianggap layak menerima penghinaan oleh karena nama Yesus" ini 

tampak sangat mengejutkan bagi kita saat ini, karena kita hidup dalam sebuah masyarakat di mana penganiayaan 
fisik sangat jarang, tetapi ini bukan menjadi kasus untuk sebagian besar orang percaya sepanjang abad . 

Yesus jelas mengatakan bahwa pengikut-Nya akan menderita. Harap baca Mat. 5:10-12; 15:18-21 
Yohanes; 16:1-2, 17:14, Kis 14:22; Rom. 5:3-4; 8:17; II Kor. 4:16-18; Fil. 1:29; I Tesalonika. 3:3; II Tim. 3:12; 
Yak 1:2-4. Juga perhatikan bagaimana dalam IPetrus Penderitaan Yesus (lih. 1:11; 2:21,23; 3:18; 4:1,13, 5:1) 
yang akan dialami oleh para pengikut-Nya (lih. 1:6-7 ; 2:19; 3:13-17; 4:1,12-19; 5:9-10). 

5:42 "setiap hari, di Bait Allah" para saksi Yesus mula-mula ini, menolak untuk dibungkam, bahkan di jantung 
Yudaisme, di bait Allah Yerusalem. 

□ "Dari rumah ke rumah" Gereja mula-mula mengadakan pertemuan mereka di rumah-rumah pribadi yang 
tersebar di seluruh kota (bnd. 2:46). Tidak ada bangunan gereja sampai beberapa ratus tahun kemudian. 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI KISAH 3-5 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1. Mengapa Rasul tetap dalam Yudaisme begitu lama? 

2. Tuliskan gelar dari Yesus dan artinya yang digunakan dalam bab 3. 

3. Apakah dua persyaratan minimal yang diperlukan untuk keselamatan? 

4. Mengapa Musa begitu sering dikutip dalam Perjanjian Baru? 

5. Apa pentingnya perjanjian Abraham kepada jemaat PB ? 

6. Mengapa Petrus dan Yohanes ditangkap? 

7. Buat garis Besar khotbah ketiga Petrus 

8. Apa yang signifikan tentang doa 4:24-31? 

9. Agar benar-benar Perjanjian Baru harus satu yang komunis? (lih. 4:32) 

112 



10. Daftar alasan mengapa Lukas menceritakan Ananias dan Safira. 

11. Apakah Ananias menyadari bahwa ia dipenuhi dengan Setan? Apakah ia menyadari bahwa ia telah 
berbohong kepada Allah? 

12. Mengapa Tuhan tampaknya begitu keras? 

13. Bagaimana dengan mujizat (terutama penyembuhan) di zaman kita? 

14. Mengapa orang-orang Saduki begitu marah? 

15. Mengapa malaikat melepaskan para Rasul dari penjara? 

16. Buat garis Besar khotbah keempat Petrus.Buat daftar kesamaan unsur antara khotbah-khotbah yang 
lain dicatat dalam Kisah para rasul 

17. Siapa Gamaliel? 

18. Mengapa orang Kris ten bersukacita dalam penderitaan? 



113 



KISAH 6 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Tujuh orang dipilih 


Tujuh orang dipilih 
melayani 


untuk 


Pemilihan tujuh orang 


Tujuh orang penolong 


Lembaga dari Tujuh orang 


6:1-6 


6:1-7 




6:1-7 


6:1-4 
6:5-6 


6:1-6 


6:7 








6:7 


6:7 


Penangkapan Stefanus 


Stefanus dituduh 
penghujatan 




Khotbah dan kemartiran 
Stefanus 

(6:8-7:2a) 


Penangkapan Stefanus 


Penangkapan Stefanus 


6:8-15 


6:8-15 




6:8-7:2a 


6:8-15 


6:8-15 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran anda 
akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 



a. 


Paragraf pertama 


b. 


Paragraf kedua 


c. 


Paragraf ketiga 


d. 


Dst. 



WAWASAN KONTEKSTUAL 

A. Bab 6 dan 7 adalah Literal Lukas / cara historis untuk memulai membahas misi non-Yahudi. 

B. Gereja di Yerusalem telah berkembang pesat pada saat ini (lih. 6:1). 

C. Gereja terdiri dari orang Yahudi yang berbahasa Aram dari Palestina dan Yahudi yang berbahasa Yunani dari 
Diaspora. 



114 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 6:1-6 

*Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbulah sungut-sungut di antara orang 
Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka 
diabaikan dalam pelayanan sehari-hari. 2 Berhubung dengan itu kedua belass rasul itu memanggil semua 
murid 

berkumpul dan berkata: "Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan Firman Allah untuk 
melayani meja. 3 Karena itu, Saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, 
dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu, 4 dan supaya kami 
sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman." 'Usui itu diterima baik oleh seluruh 
jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, 
Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama yahudi dari Antiokhia. 6 Mereka itu 
dihadapkan kpeada rasul-rasu,lalu rasul-rasul itu pun berdoa dan meletakkan tangan di atas mereka. 



6:1 "murid-murid" secara harfiah "orang yang belajar" dari manthann . Adalah penting untuk menyadari 
bahwa PB menekankan " menjadi murid " (lih. Mat 28:19), bukan hanya sekedar membuat keputusan menjadi 
Kristen. Sebutan untuk orang percaya dalam Injil dan Kisah Para Rasul ini unik. Dalam Surat, istilah "saudara" 
dan "orang-orang kudus" digunakan untuk menunjuk para pengikut Yesus. 

□ "makin bertambah" Ini adalah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE. Pertumbuhan selalu menyebabkan 
pertambahan 

□ "sungut-sungut" Istilah ini berarti "berbicara secara pribadi dengan suara rendah" (Moulton, Analytical 
Leksikon, hal 81). Hal ini terjadi beberapa kali dalam Keluaran saat periode pengembaraan di padang gurun (lih. 
Kel 16:7,8;. 17:3; juga Bil. 11:1; 14:27). Ada ketidakpuasan yang terpendam. Ini kata yang sama ditemukan 
dalam Lukas 5:30 dan beberapa kali dalam Yohanes (lih. 6:41,43,61; 7:12,32). 

□ "Orang-orang Yahudi berbahasa Yunani terhadap orang Ibrani" ini mengacu pada orang percaya 
Yahudi, orang-orang yang berasal dari Palestina dan berbahasa Aram dan orang-orang yang tumbuh di Diaspora 
dan berbahasa Yunani Koine. Ada nada budaya dan rasial dalam situasi ini. 

□ "pelayanan sehari-hari" Gereja mula-mula mengikuti pola dari Sinagog. Dana setiap minggu (yaitu 
sedekah) dikumpulkan untuk memberi makan orang miskin. Uang ini digunakan untuk membeli makanan, yang 
diberikan mingguan oleh Sinagog dan harian oleh Gereja mula-mula. Lihat Topik Khusus: Sedekah di 3:2. 

Seperti dalam sejarah bahwa banyak keluarga Yahudi yang tinggal dan bekerja di negara-negara lain kembali 
ke Palestina beberapa tahun kemudian sehingga ia bisa dimakamkan di Tanah Perjanjian. Oleh karena itu, ada 
banyak janda di Palestina, terutama di daerah Yerusalem. 

Yudaisme memiliki kepedulian institusional (yaitu Perjanjian Musa) bagi masyarakat miskin, asing, dan janda 
(lih. Kel. 22:21-24; Ul. 10:18; 24:17). Tulisan Lukas menunjukkan bahwa Yesus juga, peduli terhadap para janda 
(lih. Lukas 7:11-15, 18:7-8, 21:1-4). Hal ini, kemudian, menjadi hal yang umum bahwa gereja mula-mula, yang 
menjadikan pelayanan sosial Sinagog dan pengajaran Yesus pola mereka, memiliki kepedulian yang nyata 
terhadap para janda di gereja. 

6:2 "dua belas murid" ini adalah gelar kolektif untuk para rasul dalam Kisah Para Rasul. Mereka adalah yang 
pertama, khusus dipilih, sahabat Yesus, selama pelayanan Nya di dunia, mulai dari Galilea. 

□ "Memanggil para murid" Persisnya yang dimaksud di sini adalah pasti bukan dalam pengertian bahwa 
gereja terdiri dari beberapa ribu orang seperti saat ini, jadi tidak ada rumah atau gedung yang cukup besar untuk 
menampung pertemuan ini. Hal ini pasti terjadi di Bait Allah, mungkin di Serambi Salomo (lih. 3:11; 5:12). 

Ini adalah contoh pertama dari apa yang kemudian disebut Pemerintahan Jemaat (lih. ayat 3,5;. 15:22). Ini 
adalah salah satu dari tiga cara alkitabiah gereja modern mengorganisasi dirinya sendiri: (1) episkopal (yaitu satu 
pemimpin tertinggi); (2) Presbyterian (yaitu sekelompok pemimpin), dan (3) Jemaat (yaitu semua orang percaya). 
Semua yang hadir dalam Kisah Para Rasul 15. 

115 



□ "Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan Firman Allah untuk melayani meja" Ini bukan 
perkataan untuk meremehkan arti melayani, tapi sejak semula sudah ada kebutuhan untuk membagi tanggung 
jawab antara umat Allah. Ini bukan tugas, tapi fungsi yang didelegasikan. Pemberitaan Injil hams medapat 
prioritas di atas pelayanan-pelayanan yang lain. Para Rasul dipanggil secara unik dan berkualitas untuk tugas 
mereka. Tidak ada tugas yang perlu dihilangkan. Ini bukan soal "salah satu / atau" tetapi "keduanya / dan." 

Kata "melayani" adalah istilah umum Yunani untuk pelayanan, diakonia. Sayangnya banyak komentator 
modern, yang mencari panduan untuk pelayanan diaken (lih. Filipi 1:1;. I Timotius 3:8-10,12-13) telah 
menggunakan teks ini untuk membantu mendefinisikan tugas pelayanan. Namun, ini bukan "diaken"; mereka 
adalah kaum awam/pengkhotbah biasa. Hanya eisegesis yang dapat menemukan diaken dalam Kisah Para Rasul 6 
Sangat menarik bagi saya bagaimana pelayanan gereja mula-mula dilakukan tanpa gedung. 

1 . Ketika mereka berkumpul bersama-sama pasti di dalam bait Allah. 

2. Pada hari Sabat mereka pasti bertemu di sinagog-sinagog mereka dan pada hari Minggu mungkin di 
gereja-gereja rumah. 

3. Selama seminggu (setiap hari) para rasul berpindah dari rumah orang percaya yang satu ke rumah orang 
percaya yang lain(lih. 2:46). 

6:3 

NASB,NRSV "memilih" 
NKJV "mencari-cari" 
TEV "memilih" 
NJB "harus pilih" 

Ini merupakan AORIST MIDDLE (deponent) IMPERATIVE. Sesuatu harus dilakukan untuk mengembalikan 
persatuan dan semangat kesehatian. Masalah kecil ini memiliki potensi untuk mempengaruhi kemajuan Injil. 
Kaum modern akan berkata, "nip it in the bud!" "Potong akarnya sebelum bertumbuh!" 

□ "tujuh orang" Tidak ada alasan untuk angka ini kecuali angka ini sering menjadi symbol angka sempurna 
dalam PL karena hubungannya dengan tujuh hari penciptaan (lih. Kej 1; Mazmur. 104). Dalam Perjanjian Lama 
ada preseden untuk proses yang sama dalam mengembangkan kepemimpinan dilevel kedua (lih. Bil 18). 

□ 

NASB, NJB "reputasi yang baik" 

NKJV "reputasi yang baik" 

NRSV "pendirian yang baik" 

TEV "yang dikenal" 

Perbedaan dalam terjemahan bahasa Inggris mencerminkan dua penggunaan yang berbeda dari istilah ini. 

1. "Untuk menjadi saksi" atau memberikan informasi tentang (lih. TEV, NIV) 

2. "Untuk berbicara baik tentang seseorang" (lih. Lukas 4:22). 

□ "penuh Roh" kepenuhan Roh disebutkan beberapa kali dalam Kisah Para Rasul, biasanya berhubungan 
dengan Dua Belas murid dan pelayanan pemberitaan/ pengajaran/ penjangkauan mereka. Ini menunjukkan 
kekuatan pelayanan. Kehadiran Roh Kudus dalam hidup seseorang itu dapat dideteksi. Ada bukti di dalam sikap, 
tindakan, dan efektifitas. Orang-orang yang dipilih untuk membantu jemaat dalam masalah ini tidak pernah 
digambarkan berfungsi di area tersebut, tapi mereka berfungsi sebagai pemberita Injil. Pelayanan kepada para 
janda itu penting, tetapi pemberitaan Injil merupakan prioritas (lih. ay 4). Lihat lebih lengkap catatan pada 
"memenuhi" di 2:4 dan 3:10. 

□ "dan hikmat" Ada 2 macam hikmat. 

1 . memahami pengetahuan 

2. hidup bijaksana 

Ketujuh orang ini memiliki keduanya! 

116 



□ "supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu" Mereka berorientasi pada tugas-tugas. Bagian ini 
tidak dapat digunakan untuk menegaskan bahwa diaken menangani masalah-masalah bisnis gereja!(KJV, "bisnis 
ini" Kata "Tugas" (chraomai) berarti "kebutuhan" bukan "tugas" (Alfred Marshall, RSV Interlinear, hal 468). 

6:4 "memusatkan pikiran" Istilah Yunani ini digunakan dalam beberapa arti. 

1. Erat bergaul dengan seseorang, Kisah Para Rasul 8:13 

2. Secara pribadi melayani seseorang, Kisah Para Rasul 10:7 

3. Akan tetap berkomitmen untuk sesuatu atau seseorang 

a. murid mula-mula berkomitmen terhadap satu sama lain dan doa, Kisah Para Rasul 1:14 

b. murid mula-mula berkomitmen kepada pengajaran rasul-rasul, Kisah Para Rasul 2:42 

c. murid mula-mula berkomitmen terhadap satu sama lain, Kisah Para Rasul 2:46 

d. Para rasul berkomitmen terhadap pelayanan doa dan Firman Tuhan, Acts 6:4 (Paulus menggunakan 
kata yang sama untuk memanggil orang percaya tetap berkomitmen dalam doa, Roma. 12:12; Kolose. 
4:2). 

□ "doa dan pelayanan Firman" frase ini ditempatkan di depan kalimat Yunani (yaitu ditempatkan pertama) 
untuk penekanan. Bukankah bertentangan bahwa "ketujuh orang" inilah yang pertama kali menangkap visi 
memberitakan Injil kepada dunia, bukan para Rasul. "tujuh orang" inilah yang berkhotbah mematahkan kekuatan 
Yudaisme, bukan para Rasul. 

6:5 "Stefanus" Arti namanya adalah "mahkota kemenangan". Ke"tujuh" orang tersebut mempunyai nama 
Yunani, tetapi kebanyakan orang Yahudi di Diaspora memiliki keduanya baik nama Ibrani dan Yunani. Memiliki 
nama-nama itu sendiri tidak berarti mereka semua orang Yahudi yang berbahasa Yunani. Ada argumen 
mengatakan mungkin kedua kelompok ini memang ada. 

□ "penuh iman" Istilah Iman berasal dari kata PL (yaitu emeth) yang semula berarti orang yang kakinya dalam 
posisi stabil. Itu digunakan secara metaforis untuk seseorang yang dapat dipercaya, setia, dapat diandalkan, dan 
loyal. Dalam PB istilah ini digunakan untuk respon orang percaya terhadap janji Allah melalui Kristus. Kami 
percaya sifatNya yang dapat dipercaya! Kami mengimani kesetiaan-Nya. Stefanus percaya kepada Tuhan yang 
dapat dipercaya, sehingga ia dikenal dengan karakter Allah (yaitu penuh iman, kesetiaan). 

□ "penuh... Roh Kudus" Ada berbagai ungkapan yang menggambarkan pelayanan Roh untuk orang percaya: 

1. yang membujuk Roh (lih. Yohanes 6:44,65) 

2. baptisan Roh Kudus (lih. I Korintus 12:13) 

3. buah Roh Kudus (lih. Galatia 5:22-23) 

4. karunia-karunia Roh Kudus (lih. I Korintus 12) 

5. kepenuhan Roh Kudus (lih. Ef 5 : 1 8) 

Dipenuhi Roh Kudus berarti dua hal: (1) bahwa orang tersebut sudah diselamatkan (lih. Rom. 8:9) dan (2) 
bahwa orang tersebut dipimpin oleh Roh (lih. Roma 8:14). Tampaknya "kepenuhan" ini berhubungan dengan 
"terus-menerus dipenuhi" (PRESENT PASSIVE IMPERATIVE Efesus 5:18). 

□ "Filipus" Ada beberapa Filipus dalam Perjanjian Baru. Yang ini adalah salah satu dari Tujuh. Arti namanya 
"pecinta kuda". Pelayanan-Nya diced takan dalam Kisah para rasul 8. Dia berperan penting dalam kebangunan 
rohani di Samaria dan menjadi saksi bagi petugas pemerintah dari Ethiopia. Dia disebut "penginjil" dalam Kisah 
para rasul 21:8 dan putrinya juga aktif dalam pelayanan (yaitu bernubuat, lih. Kisah Para Rasul 21:9). 

□ "Prokhorus" Tidak banyak yang diketahui dari orang ini. Dalam The International Standard Bible 
Encyclopedia, vol. 4, James Orr (ed.) mengatakan ia menjadi uskup dari Nikomedia dan menjadi martir di 
Antiokhia (hal. 2457). 

□ "Nikanor" Tidak ada yang diketahui tentang orang ini dalam sejarah gereja. Namanya Yunani dan artinya 
"penakluk". 



117 



□ "Timon" Tidak ada yang diketahui tentang orang ini dalam sejarah gereja. Namanya Yunani dan artinya 
"terhormat". 

□ "Parmenas" Ini adalah bentuk singkat dari Parmenides. Gereja tradisi mengatakan dia menjadi martir di 
Filipi pada masa pemerintahan Trajan (lih. The International Standard Bible Encyclopedia, jilid 4, hal. 2248). 

□ "Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia" Informasi lebih lanjut tentang orang ini 
mungkin telah diberikan karena kotanya mungkin adalah kota tempat tinggal Lukas. Menjadi seorang penganut 
agama Yahudi melibatkan tiga tindakan-tindakan ritual: (1) orang tersebut dibaptis di hadapan saksi; (2) orang 
tersebut, jika laki-laki, telah disunat, dan (3) orang tersebut, jika mereka memiliki kesempatan, 
mempersembahkan kurban di Bait Allah. 

Dalam sejarah gereja, ada beberapa kebingungan tentang orang ini karena ada sekelompok nama yang sama 
disebutkan dalam Wahyu 2:14-15. Beberapa bapak gereja mula-mula (yaitu Irenaeus dan Hippolytus) mengira ia 
adalah pendiri kelompok sesat. Sebagian besar bapak-bapak gereja yang menyebutkan koneksi berpikir kelompok 
tersebut mungkin telah mencoba menggunakan namanya untuk menegaskan pendiri mereka adalah pemimpin di 
gereja Yerusalem. 

6:6 "meletakkan tangan atas mereka" tata bahasa tersebut menyiratkan bahwa seluruh gereja menumpangkan 
tangan pada mereka (lih. 13:1-3), meskipun rujukan untuk kata ganti adalah berarti dua macam. 

Gereja Katolik Roma telah menggunakan teks seperti ini untuk menegaskan Suksesi Apostolik. Dalam 
kehidupan gereja Baptis kita gunakan teks seperti ini untuk menegaskan pentahbisan (yaitu untuk mendedikasikan 
orang untuk pelayanan tertentu). Jika memang benar bahwa semua orang percaya dipanggil, diperlengkapi (lih. Ef 
4:11-12), Maka tidak ada perbedaan dalam Perjanjian Baru antara rohaniwan dan kaum awam. Elitisme yang 
didirikan dan disebarkan oleh tradisi gerejawi yang tidak Alkitabiah perlu diuji kembali dalam terang Alkitab PB. 
Penumpangan tangan merupakan fungsi, tapi bukan bidang khusus atau otoritas. Banyak dari tradisi keagamaan 
kita berasal dari sejarah atau berdasarkan denominasi, bukan ajaran alkitabiah atau mandat yang jelas. Tradisi 
bukanlah masalah, tradisi menjadi masalah jika diangkat setara dengan otoritas Kitab Suci. 



TOPIK KHUSUS: PENUMPANGAN TANGAN DALAM ALKITAB 

Langkah keterlibatan secara pribadi digunakan dalam beberapa cara yang berbeda dalam Alkitab. 

1 . Meneruskan kepemimpinan keluarga (lih. Kej. 48: 1 8) 

2. Mengidentifikasi dengan kematian binatang korban sebagai pengganti 

a. Imam-imam (lih. kel 29:10,15,19; Im. 16:21; Bil. 8:12) 

b. Orang awam (lih. Im. 1:4; 3:2,8; 4:4,15,24; II Taw. 29:23) 

3. Mengkhususkan seseorang untuk melayani Allah dengan tugas khusus atau pelayanan (lih. Bil. 8:10; 
27:18,23; Ul. 34:9; Kis 6:6; 13:3; I Tim. 4:14; 5:22; II Tim. 1:6) 

4. Mengambil bagian dalam pengadilan melempari orang berdosa (lih. Im. 24:14) 

5. Menerima berkat atas kesehatan, kebahagiaan dan kesalehan (lih. Mat. 19:13,15; Markus 10:16) 

6. Berhubungan dengan kesembuhan fisik (lih. Mat. 9:18; Markus 5:23; 6:5; 7:32; 8:23; 16:18; Lukas 
4:40; 13:13; Kis 9:17; 28:8) 

7. Menerima Roh Kudus (lih. Kis 8:17-19; 9:17; 19:6) 

Ada kekurangan informasi yang mengejutkan dalam bagian-bagian histories yang digunakan untuk 
mendukung instalasi para pemimpin gerejawi (yaitu pentahbisan) 

1. Dalam Kis. 6:6 para rasul yang menumpangkan tangan atas ketujuh orang yang dipilih untuk 
pelayanan lokal 

2. Dalam Kis. 13:3 hanya Nabi dan Guru yang menumpangkan tangan atas barnabas dan paulus untuk 
pelayanan misionari 

3. Dalam I Timotius 4: 14 Pemimpin local yang terlibat dalam panggilan Timotius dan instalasi 

4. Dalam II Timotius 1:6 Paulus lah yang menumpangkan tangan atas Timotius 

Keragaman dan ambiguitas ini menggambarkan keragaman dan kurangnya organisasi dalam gereja abad 
pertama. Gereja mula-mula jauh lebih dinamis dan teratur menggunakan karunia rohani orang percaya (lih. I 
Kor 14). PB sama sekali tidak ditulis untuk mendukung atau menggambarkan sebuah model pemerintahan atau 
prosedur ordinational. 

118 



NASKAH NASB (UPDATE): 6:7 

7 Firman Allah makin tersebar, dan jumlah murid di Yerusalem makin bertambah banyak; juga 
sejumlah besar Imam menyerahkan diri dan percaya 



6:7 "Firman Allah" Ini mengacu pada Injil Yesus Kristus. Kehidupan-Nya, kematian, kebangkitan, dan 
pengajaran tentang Allah membentuk cara baru melihat Perjanjian Lama (lih. Mat 5:17-48). Yesus adalah Firman 
(lih. Yohanes 1:1; 14:6). Kekristenan adalah orangnya! 

□ "makin tersebar" Ketiga verba pada ayat 7 adalah IMPERFECT TENSE. Ini adalah tema utama dalam 
Kisah para rasul. Firman Tuhan disebarluaskan oleh umat perjanjian baru yang percaya dalam Kristus dan 
menjadi bagian dari umat Allah yang baru (lih. 6:7; 12:24; 19:20). Ini mungkin sebuah kiasan janji-janji Allah 
kepada Abraham tentang angka pertambahan dari keluarganya, yang menjadi umat perjanjian lama Allah (lih. 
7:17; Kejadian 17:4-8; 18:18; 28:3 ; 35:11). 

□ "sejumlah besar imam menyerahkan diri dan percaya" Ini merupakan salah satu penyebab 
kepemimpinan Yahudi (yaitu orang-orang Saduki) tidak nyaman atas kekristenan. Mereka yang mengenal dengan 
baik Perjanjian lama juga sedang diyakinkan bahwa Yesus dari Nazaret benar-benar Mesias yang dijanjikan. 
Lingkaran dalam Yudaisme retak! Ringkasan pernyataan dari pertumbuhan ini dapat menjadi kunci untuk struktur 
Alkitab (lih. 9:31; 12:24; 16:5, 19:20, 28:31). 

□ "Iman" Istilah ini mungkin memiliki beberapa konotasi yang berbeda: 

1. Latar belakang PL yang berarti "kesetiaan" atau "kepercayaan", itu digunakan untuk mengimani kesetiaan 
Allah atau mempercayai Allah yang dapat dipercaya. 

2. Kita menerima atau menyambut pemberian Allah yaitu pengampunan di dalam Kristus 

3. Setia, hidup saleh 

4. Arti kolektif dari iman Kristen atau kebenaran doktrinal tentang Yesus (lih. Roma 1:5; Galatia 1:23; dan 
Yudas 3 & 20). Di beberapa bagian, seperti II Tesalonika 3:02, sulit untuk mengetahui apa yang ada dalam 
pikiran Paulus. 



NASKAH NASB (UPDATE): 6:8-15 

8 Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda 
di antara orang banyak. 'Tetapi tampillah beberapa orang dari jemaat yahudi yang disebut jemaat orang 
libertine - anggota-anggota jemaat itu adalah orang-orang dari Kirene dan dari Aleksandria - bersama 
dengan beberapa orang yahudi dari Kilikia dan dari Asia. Orang-orang itu bersoal jawab dengan 
Stefanus, "tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara. 
n Lalu mereka menghasut beberapa orang untuk mengatakan: "Kami telah mendengar dia mengucapkan 
kata-kata hujat terhadap Musa dan Allah." 12 Dengan jalan demikian mereka mengadakan suatu gerakan 
di antara orang banyak serta tua-tua dan ahli-ahli taurat; mereka menyergap Stefanus, menyeretnya dan 
membawanya ke hadapan Mahkamah Agama. 13 Lalu mereka memajukan saksi-saksi palsu yang berkata: 
"Orang ini terus menerus mengucapkan perkataan yang menghina tempat kudus ini dan hokum Taurat, 
14 sebab kami telah mendengar dia mengatakan, bahwa Yesus, orang Nazaret itu, akan merubuhkan 
tempat ini dan mengubah adapt istiadat yang diwariskan oleh Musa kepada kita." 15 Semua orang yang 
duduk dalam siding Mahkamah Agama itu menatap Stefanus, lalu mereka melihat muka Stefanus sama 
seperti muka seorang malaikat. 



6:8 "penuh dengan karunia dan kuasa" "Penuh karunia" mengacu pada berkat Allah pada kehidupan dan 
pelayanan. Istilah "kekuasaan" berkaitan dengan frase berikutnya, "melakukan tanda-tanda heran dan ajaib" 

□ "mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda" Ini merupakan IMPERFECT TENSE (seperti ayat 7). 
Hal ini mungkin terjadi sebelum ia dipilih sebagai salah satu dari ketujuh orang. Pesan Injil Stefanus terus- 
menerus dikuatkan oleh pribadinya (yaitu penuh rahmat) dan kekuasaan (yaitu tanda-tanda dan keajaiban). 



119 



6:9 "beberapa orang dari...beberapa dari" Ada pertanyaan menyangkut bagaimana orang menafsirkan berapa 
banyak kelompok yang bangkit melawan Stefanus. 

1. satu sinagog (orang-orang dari semua negara yang tercantum) 

2. dua sinagog 

3. Yahudi dari Cyrenia dan Alexandria 

4. orang Yahudi dari Kilikia dan Asia (Paulus dari Kilikia) 

5. satu sinagog, tapi dua kelompok 

6. lima sinagog terpisah 

Bahasa Yunani GENITIVE MASCULINE PLURAL ARTICLE (tnn) diulangi dua kali. 

□ "yang disebut" Alasan untuk frase ini adalah bahwa istilah "membebaskan" merupakan kata bahasa Latin; 
karena itu, hams ditafsirkan supaya jelas. Rupanya mereka adalah orang Yahudi yang telah dibawa ke negeri- 
negeri asing sebagai budak (militer atau ekonomi), tapi sekarang sudah kembali ke Palestina sebagai orang 
merdeka, namun bahasa utama mereka tetap Yunani Koine. 

6:10 Bukan hanya pesan Stefanus yang diteguhkan oleh tanda-tanda ajaib, namun ternyata itu adalah dorongan 
logis. Bab 7 adalah contoh khotbahnya. 

□ "Roh" Dalam teks Yunani tidak ada cara untuk membedakan huruf kapital, karena itu, ini adalah tafsiran para 
penerjemah. Huruf besar "R" akan mengacu pada Roh Kudus, huruf kecil "r" untuk jiwa manusia (lih. 7:59; 
17:16; 18:25; Rm. 1:9; 8:16; Aku Kor. 2 : 11; 05:04; 16:18; II Korintus 2:13;. 7:13, 12:18; Galatia 6:18; Filipi 
4:23). Hal ini mungkin menjadi acuan untuk Ams. 20:27. 

6:11 "mereka menghasut beberapa orang untuk mengatakan" Istilah "menghasut" dapat berarti (1) menyuap 
(lih. Louw dan Nida, Leksikon, jilid 1,. Hal. 577-578) atau (2) bersekongkol (lih. Bauer, Arndt, Gingrich, dan 
Danker, A Greek-English Lexicon, hal 843). Ini adalah teknik yang juga digunakan terhadap Yesus (lih. Matius 
26:61) dan Paulus (lih. Kisah para rasul 21:28) tuduhan mereka adalah pelanggaran terhadap Keluaran 20:7, 
hukumannya adalah hukuman mati. 

□ "kami telah mendengar dia mengucapkan kata-kata hujat terhadap Musa" khotbah Stefanus dalam 
Kisah Para Rasul 7 menjawaban tuduhan ini. Mengenai apakah Kisah Para Rasul 7 adalah gaya Stefanus dalam 
memberitakan Injil atau khotbah khusus yang ditujukan untuk menjawab tuntutan spesifik, tidak dapat dipastikan, 
tapi mungkin Stefanus seringkali menggunakan Perjanjian Lama untuk menyatakan Yesus adalah Mesias. 

□ "dan terhadap Allah" Orang-orang Yahudi menempatkan Allah setelah Musa! Struktur kalimat mereka 
mengungkapkan masalah persepsi. Hukum Musa telah menjadi yang utama. 

6:12 "tua-tua dan ahli-ahli Taurat" Ungkapan "tua-tua dan ahli-ahli Taurat" sering merupakan sebutan singkat 
bagi anggota Sanhedrin, dalam konteks ini disebut dengan istilah "Dewan". Mereka adalah otoritas keagamaan 
bangsa Yahudi pada masa Romawi sebelum tahun 70 Masehi. Ini terdiri dari (1) Imam Besar dan keluarganya; (2) 
pemilik tanah lokal yang kaya dan pemimpin sipil, dan (3) ahli Taurat lokal. Semuanya berjumlah tujuh puluh 
pemimpin dari daerah Yerusalem. Lihat Topik Khusus: Sanhedrin di 4:5. 

6:13 "orang ini" Ini adalah cara orang Semit untuk menunjukkan penghinaan. Frase ini sering digunakan untuk 
Yesus. 

□ "mengucapkan perkataan yang menghina tempat kudus ini dan hukum Taurat" Frase ini merupakan 
perpanjangan dari ayat 11. Ini mungkin merujuk kepada penegasan Stefanus dari kata-kata Yesus tentang bait 
Allah dalam Lukas 19:44-48, tapi mungkin juga Matius 26:61, 27:40, 14:58 Markus; 15:29; 2:19 Yohanes (lih. 
ayat 14). Yesus me lihat diriNya sebagai "Bait Allah yang baru", pusat ibadah yang baru, tempat pertemuan baru 
antara Allah dan manusia (lih. Markus 8:31; 9:31; 10:34). 



120 



Khotbah Stefanus tentang pengampunan penuh dan cuma-cuma dalam Yesus mungkin merupakan sumber 
"berkata-kata melawan hukum". Pesan Injil mengurangi "Perjanjian Musa" untuk menjadi saksi sejarah, bukan 
sarana keselamatan. 

Untuk orang-orang Yahudi abad pertama, ini adalah pengajaran radikal, penghujatan! Ini benar-benar 
berangkat dari pemahaman Perjanjian Lama khas monoteisme, keselamatan, dan Israel tempat yang unik. 

6:14 Dalam arti dakwaan mereka itu benar! Kedua tuduhan itu dirancang untuk membangkitkan orang-orang 
Saduki (yaitu "menghancurkan tempat ini") dan orang-orang Farisi (yaitu "mengubah adat istiadat yang 
diturunkan Musa"). 

□ "Yesus, orang Nazaret itu" Lihat Topik Khusus di 2:22 

6:15 "menatap Stefanus" Ini adalah perangkat sastra yang sering digunakan oleh Lukas. Ini menunjukkan 
perhatian yang tidak terputus (lih. Lukas 4:20; 22:56, Kis 1:10; 3:4,12; 6:15; 7:55; 10:4; 11:06; 13:09; 14:09 ; 
23:01). 

□ "muka Stefanus sama seperti muka seorang malaikat" Peristiwa ini mungkin mirip dengan (1) wajah 
Musa berseri-seri setelah bertemu dengan YHWH (lih. Keluaran 34:29-35, II Korintus 3:7); (2) wajah Yesus dan 
tubuh-Nya bersinar selama transfigurasi (lih. Matius 17:02; Lukas 9:29), atau (3) malaikat utusan, Daniel 10:5-6. 
Ini adalah kiasan untuk menunjukkan siapa yang telah berada dalam hadirat Allah 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab terhadap 
penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, Alkitab, 
dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1. Mengapa gereja mula-mula memilih orang yang terbaik untuk melayani meja? 

2. Mengapa terjadi pertumbuhan yang cepat? 

3. Apa tujuan dari penumpangan tangan? 

4. Mengapa Stefanus diserang? 



121 



KISAH 7 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Khotbah Stefanus 


Penunjukkan Stefanus : 
Panggilan Abraham 


Khotbah dan kemartiran 
Stefanus 


Khotbah Stefanus 


Khotbah Stefanus 








(6:8-8: la) 










7:1-8 




7:1-8 

Kepala keluarga di Mesir 


7:2b-8 




7:1 

7:2-8 




7:1-8 


7:9-16 




7:9-16 


7:9-16 




7:9-16 




7:9-16 


7:17-22 




7:17-36 


7:17-22 




7:17-22 




7:17-22 


7:23-29 






7:23-29 




7:23-29 




7:23-29 


7:30-43 






7:30-34 




7:30-34 




7:30-34 






Israel memberontak 
melawan Allah 


7:35-43 




7:35-38 




7:35-43 






7:37-43 
















Tabernakel Allah yang benar 






7:39-43 






7:44-50 




7:44-50 

Israel menolak Roh Kudus 


7:44-50 




7:44-47 
7:48-50 




7:44-50 


7:51-53 




7:51-53 


7:51-53 




7:51-53 




7:51-53 


Stefanus 


dirajam 


Stefanus sang martir 






Stefanus 


dirajam 


Stefanus dilempari, 
Sauluslah penganiayanya 


7:54-8:la 


7:54-60 


7:54-8: la 




7:54-8:la 


7:54-8:1 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran anda 
akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



122 



WAWASAN KONTEKSTUAL 

A. Khotbah Stefanus dalam Kisah 7 adalah kotbah terpanjang yang dicatat dalam Kisah Para Rasul. Ini 
mematahkan dasar teologi yang dipahami Paulus tentang hubungan Injil dengan Perjanjian Lama. Khotbah 
Stefanus menjawab dua tuduhan yang dibuat terhadap dirinya, menunjukkan bahwa 

1 . Allah telah bekerja di luar Bait Allah 

2. Tuhan bekerja dengan orang kafir 

3. Yahudi selalu menolak pesan Tuhan, manusia, dan sekarang mereka telah menolak Mesias! 

B. Pembelaan Stefanus mempengaruhi hati Saulus dari Tarsus dan teologi Paulus. 

C. Stefanus mengungkapkan ketidaksetiaan terhadap perjanjian yang terus-menerus dilakukan orang Yahudi dan 
pewahyuan Allah di luar Tanah Perjanjian dan terpisah dari Bait Allah di Yerusalem, yang telah menjadi 
fokus ibadah Yahudi abad pertama. 

D. Orang-orang Yahudi selalu menolak juru bicara Allah dan sekarang mereka melakukannya lagi. Mereka 
menolak keras Yesus dari Nazaret dan mereka akan menolak keras Stefanus, saksi-Nya. 

E. Stefanus didakwa oleh kelompok yang dahulu menghujat Yesus. Saat dilempari batu, Stefanus mengatakan 
beberapa hal yang sama dengan perkataan dan tindakan Yesus di kayu salib. Apakah ini sebuah perangkat 
sastra yang sengaja digunakan oleh Lukas? Sepertinya begitu! 

F. Perspektif Stefanus pada hubungan antara orang Yahudi dan Kristen akan mempersiapkan jalan untuk 
penganiayaan (lih. 8:1-3) dan pemisahan tegas (yaitu 70 M rumus kutukan) dari kedua kelompok. 

G. Pidato /pembelaan / khotbah Stefanus memiliki beberapa rincian yang berbeda dari Perjanjian Lama Ibrani 
(dia mengutip Septuaginta). Haruskah sarjana mencoba membela yang dikatakan Stefanus atau 
memungkinkan mereka untuk menjadi tradisi Yahudi atau bahkan kesalahan sejarah? Pertanyaan ini 
mengungkapkan prasangka emosional dan intelektual penafsir. Saya percaya bahwa Alkitab adalah sejarah 
yang benar, bahwa kekristenan berdiri atau jatuh pada peristiwa Alkitab. Namun, awal dari Alkitab (yaitu Kej 
1-11) dan akhir dari Alkitab (yaitu buku Wahyu) bukan "sejarah biasa"! Sebagai catatan yang ditulis oleh 
banyak orang, saya percaya catatan-catatan tersebut akurat dan benar. Walaupun kadang terdapat: 

1. perbedaan dalam jumlah 

2. pererbedaan genre 

3. perbedaan dalam detail 

4. teknik rabinis dalam menafsirkan (cth. menggabungkan dua atau lebih naskah) 

Ini tidak mempengaruhi penegasan saya tentang ketepatan historis atau kepercayaan dari narasi Alkitab. 
Stefanus mungkin telah menceritakan apa yang ia pelajari di sekolah Sinagog atau dia mungkin telah 
mengubah naskah agar sesuai tujuannya atau ia mungkin bingung dengan rinciannya! Kita akan kehilangan 
pesannya, jika hanya berfokus pada satu atau dua hal detil yang ditunjukkan oleh pengertian historiografi 
modern kita dan tidak menggunakan pengertian sejarah abad pertama. 

H. Uraian dasar dari tinjauan historis Stefanus menghadapi Allah dengan Israel dalam bab 7 

1. ParaLeluhur, ay. 2-16 

2. Keluarnya dan pengembaraan di padang gurun, ay. 17-43 

3. Kemah Suci dan Bait Allah, ay. 44-50 

4. Penerapan dari ringkasan Perjanjian Lama, ay. 51-53 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:1-8 

lKata Imam Besar: "Benarkah demikian?" 2Jawab Stefanus: "hai Saudara-saudara dan bapa-bapa, 
dengarkanlah! Allah yang Mahamulia telah menampakkan diri-Nya kepada bapa leluhur kita Abraham, 
ketika ia masih di Mesopotamia, sebelum ia menetap di haran, 3dan berfirman kepadanya: 
KELUARLAH DARI NEGERIMU DAN DARI SANAK SAUDARAMU DAN PERGILAH KE NEGERI 

123 



YANG AKAN KUTUNJUKKAN KEPADAMU. 4Maka KELUARLAH IA dari negeri orang Kasdim, lalu 
menetap di Haran. Dan setelah ayahnya meninggal, Allah menyuruh dia pindah dari situ ke tanah ini, 
tempat kamu diam sekarang; 5dan di situ Allah tidak memberikan milik pusaka kepadanya, bahkan 
setapak tanahpun tidak, tetapi la berjanji AKAN MEMBERIKAN TANAH ITU KEPADANYA 
MENJADI KEPUNYAANNYA DAN KEPUNYAAN KETURUNANNYA, WALAUPUN PADA WAKTU 
ITU IA TIDAK MEMPUNYAI ANAK. 6Beginilah Firman Allah, yaitu bahwa KETURUNANNYA AKAN 
MENJADI PENDATANG DI NEGERI ASING DAN BAHWA MEREKA AKAN DIPERBUDAK DAN 
DIANIAYA EMPAT RATUS TAHUN LAMANYA. 7TETAPI BANGSA YANG AKAN 
MEMEPERBUDAK MEREKA ITU AKAN KUHUKUM, firman Allah, DAN SESUDAH ITU MEREKA 
AKAN KELUAR DARI SITU DAN BERIBADAH KEPADA-KU DI TEMPAT INI. 8Lalu Allah 
memberikan kepadanya perjanjian sunat; dan dengan demikian memperanakkan Ishak, lalu 
menyunatkannya pada hari yang kedelapan; dan Ishak memperanakkan Yakub dan Yakub 
memperanakkan kedua belas bapa leluhur kita. 



7:1 "Imam Besar" ini adalah Kayafas. Lihat catatan di 4:6. 

7:2 "Dan dia berkata" pembelaan Stefanus sangat mirip dengan kitab Ibrani. Dia menjawab tuduhan dalam dua 
cara: (1) dahulu orang-orang Yahudi terus menolak Musa dan (2) Bait Allah hanya salah satu dari beberapa cara 
yang digunakan Allah untuk berbicara dengan Israel. Ini merupakan jawaban langsung terhadap tuduhan melawan 
dia di 6:13. 

□ "Dengarkan" Ini adalah bentuk AORIST ACTIVE IMPERATIVE dari kata Yunani akoun.. Digunakan 
dalam Septuaginta untuk menerjemahkan doa terkenal Yudaisme, Shema (lih. Ul 6:4-5). Ini juga digunakan para 
nabi untuk mencerminkan arti "mendengar untuk melakukan" (lih. Mikha 1:2; 6:1). Sulit untuk memastikan 
konotasi teknis ini hadir ketika orang-orang Yahudi mengungkapkan pikiran Ibrani mereka dalam bahasa Yunani 
Koine, tetapi dalam beberapa konteks seperti ini mungkin benar. 

□ "Allah yang mulia" Allah yang mulia ini menampakkan diri kepada Abraham (lih. Kej 12:01, 15:1,4; 17:01, 
18:01, 22:1), inilah awal dari bangsa Yahudi. Lihat Topik Khusus di 3:13. 

□ "Abraham" Abraham dianggap sebagai bapa orang Yahudi. Dia adalah Patriark pertama. Panggilannya dan 
perjalanan selanjutnya dengan Allah ini dijelaskan dalam Kejadian 12:1-25:1 1. Di Roma 4 Paulus menggunakan 
Abraham sebagai contoh pembenaran oleh iman. 

□ "Ketika dia berada di Mesopotamia sebelum ia tinggal di Haran" Kejadian 11:31 menunjukkan bahwa 
Abraham berada di kota Haran ketika YHWH berbicara kepadanya. Namun, waktu ketika Allah bertemu 
Abraham tidak secara khusus dinyatakan. Abraham berasal dari Ur (lih. Kejadian 11:28,31), tetapi kemudian 
pindah ke Haran (lih. Kejadian 11:31,32; 29:4) mengikuti perintah Allah. Intinya adalah Allah berbicara kepada 
Abraham di luar tanah Kanaan. Abraham tidak mempunyai atau memiliki bagian apapun dari Tanah Suci (lih. ay 
5) selama hidupnya (kecuali gua untuk mengubur keluarganya). 

Istilah "Mesopotamia" dapat merujuk kepada kelompok etnis yang berbeda: (1) sekelompok orang di daerah utara 
Tigris dan Efrat (yaitu "Suriah antara Sungai") atau (2) kelompok orang-orang dekat muara Sungai Tigris dan 
Efrat. 

7:3 "Keluarlah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan 
kepadamu". Ini adalah kutipan dari Kejadian 12:01. Isu teologis dalam kutipan ini adalah ketika Allah 
mengatakan hal ini kepada Abram: (1) ketika ia berada di Ur sebelum ia menjemput Terah, ayahnya, dan 
keponakannya Lot ke Haran, atau (2) ketika ia berada di Haran dan ia menunggu sampai ayahnya mati untuk 
mengikuti Tuhan ke selatan menuju Kanaan? 

7:4 "dia meninggalkan negeri orang Kasdim" Kasdim mungkin nama sebuah distrik dekat muara Sungai 
Tigris dan Efrat (lihat catatan di 7:2). Nantinya merujuk kepada bangsa yang berkembang di daerah ini, juga 
dikenal sebagai Babel. Bangsa ini juga menghasilkan banyak sarjana yang mengembangkan rumus-rumus 



124 



matematika yang terkait dengan pergerakan benda-benda langit (yaitu planet, bintang, komet, dll). Kelompok 
orang bijak (yaitu astrolog) juga dikenal dengan nama Kasdim (lih. Dan. 2:2; 4:7; 5:7-11). 

□ "Haran" Haran adalah sebuah kota tempat Terah, Abraham, dan Lot pindah (lih. Kej 11:31-32). Saudara 
Abram yang lain tinggal di sana dan tempat itu disebut dengan nama-Nya (yaitu kota Nahor, lih. Kejadian 24:10; 
27:43.). Kota ini terletak di bagian atas dari Efrat (anak sungai yaitu, Balikh) yang dibangun pada milenium 
ketiga S.M. dan tetap memiliki nama itu sampai saat ini. Sekedar catatan menarik, dalam bahasa Ibrani, kota 
Haran tidak dieja dengan kata Haran, saudara Abraham. 

□ "Setelah ayahnya meninggal" Banyak yang melihat kontradiksi antara Kej 11:26, 32 dan 12:4. Setidaknya 
ada dua kemungkinan solusi: (1) Mungkin Abraham bukan anak tertua, tetapi anak yang paling terkenal (yaitu 
ditulis pertama) atau (2) Dalam Pentateukh Samaria, Terah wafat di usia 145, bukan 205, dalam teks Ibrani. Lihat 
Gleason L. Archer, Encyclopedia of Bible Difficulties, hal 378. 

7:5 "Dia berjanji akan memberikan tanah itu kepadanya menjadi kepunyaanya dan kepunyaan 
keturunannya" Ini merupakan acuan kepada Kejadian 12: 7 atau 17:8. Kunci teologisnya bukan hanya janji 
Allah, namun iman Abraham pada Tuhan yang akan memberikan keturunan serta tanah perjanjian. Iman ini 
disorot dalam Kej. 15:6 (lih. Roma 4). 

7:6 Nubuat ini dinyatakan dalam Kej. 15:13,14 dan ditegaskan kembali dalam Kel. 3:12. Namun, Kel. 12:40 
menulis "430 tahun" bukan "400 tahun." Septuaginta (LXX) menerjemahkan Kel. 12:40 sebagai "persinggahan 
bani Israel, waktu mereka menumpang di tanah Mesir dan tanah Kanaan adalah 430 tahun." 

Para rabi mengatakan bahwa angka "400 tahun" dimulai ketika mempersembahkan Ishak di Kej 22. John Calvin 
menyebut 400 tahun adalah nomor bulat. Ini mungkin berhubungan dengan empat generasi masing-masing 100 
tahun (lih. Kej 15:16). 

7:7 "DAN BANGSA APA PUN" Ini adalah kutipan dari Septuaginta Kejadian 15:14. Hal ini tidak dimaksudkan 
untuk mengaburkan pesan, tetapi merupakan pernyataan umum. Bangsa tersebut jelas Mesir. Negara-negara lain, 
(yaitu Filistea, Suriah, Asyur, Babel), akan menjadi penindas Israel dan Allah akan menghakimi mereka juga. 

□ "DAN SETELAH ITU" frase utuh ini adalah kutipan dari Kel. 3:12. Stefanus menceritakan sejarah 
pengembaraan bangsa Israel. Teks ini menegaskan bahwa Kanaan dan Yerusalem secara unik akan menjadi 
tempat khusus YHWH. Hal ini sesuai dengan penekanan di kitab Ulangan. 

□ "DI TEMPAT INI" Dalam konteks kutipan dari Kel. 3:12, ini merujuk ke gunung Sinai, yang juga berada di 
luar Tanah Perjanjian dan merupakan tempat kejadian dari salah satu peristiwa besar dalam kehidupan Israel 
(pemberian Hukum kepada Musa). 

7:8 "perjanjian" Lihat Topik Khusus di 2:47. 

□ "Sunat" ini dilakukan oleh semua tetangga Israel, kecuali orang Filistin (Orang Yunani Aegean). Untuk 
sebagian besar budaya, itu biasanya merupakan suatu ritual peralihan menuju kedewasaan, tetapi tidak untuk 
Israel, di mana itu adalah ritual inisiasi untuk menjadi bangsa perjanjian. Itu adalah tanda hubungan iman khusus 
dengan YHWH (lih. Kejadian 17:9-14). Para leluhur menyunatkn anak senidiri (yaitu bertindak sebagai imam 
bagi keluarganya sendiri). Robert Girdlestone, Synonyms of the Old Testament, hal 214, mengatakan ritual sunat 
berhubungan dengan ritual menumpahkan darah ketika melakukan sunat. Darah berhubungan dengan perjanjian 
pembentukan (lih. Kej 15:17), melanggar perjanjian (lih. Kej 2:17), dan penebusan perjanjian (lih. Yes 53).. 

"Leluhur dua belas" ini biasanya mengacu kepada Abraham, Ishak dan Yakub, tapi di sini merujuk kepada dua 
belas putra Yakub, yang nantinya akan menjadi suku-suku Israel. 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:9-10 

9 karena IRIHATI, BAPA-BAPA LELUHUR KITA MENUAL YUSUF KE TANAH MESIR, tetapi 
Allah MENYERTAI DIA. 10 Dan melepaskannya dari segala penindasan serta MENGANUGERAHKAN 
KEPADANYA KASIH KARUNIA dan hikmat, KETIKA IA MENGHADAP FIRAUN, RAJA MESIR. 

125 



FIRAUN MENGANGKATNYA MENJADI KUASA ATAS TANAH MESIR DAN ATAS SELURUH 
ISTANANYA. 



7:9 "Yusuf" Catatan peristiwa ini ditemukan dalam Kejadian 37:11,28; 45:4. Stefanus sedang mencoba untuk 
menunjukkan bahwa orang-orang Yahudi dan para pemimpin mereka sering menolak pemimpin pilihan Allah 
(lih. Musa dalam ay 35). 

7:10 Catatan peristiwa ini ditemukan dalam Kej. 39:12; 41:40-46 



NASB (UPDATED) TEXT: 7:11-16 

"Maka DATANGLAH BAHAYA KELAPARAN MENIMPA SELURUH TANAH MESIR DAN 
TANAH KANAAN, serta penderitaan yang besar, sehingga nenek moyang kita tidak mendapat makanan. 
12 Tetapi ketika Yakub mendengar, bahwa di tanah Mesir ada gandum, ia menyuruh nenek moyang kita 
kesana. Itulah kunjungan mereka yang pertama; 13 Pada kunjungan mereka yang kedua Yusuf 
memperkenalkan dirinya kepada saudara-saudaranya, lalu ketahuanlah asal-usul Yusuf kepada Firaun. 
14 kemudian Yusuf menyuruh menjemput Yakub, ayahnya, dan semua sanak saudaranya, tujuh puluh lima 
jiwa banyaknya. l3 Lalu pergilah Yakub KETANAH MESIR. Disitu ia meninggal, ia dan nenek moyang 
kita; H may at mereka dipindahkan ke Sikhem dan diletakkan di dalam kuburan yang telah dibeli Abraham 
dengan sejumlah uang perak dari anak-anak Hemor di Sikhem 



7:11 Catatan Perisiwa ini ditemukan dalam Kej. 41:54-55; 42:5. 

7:12 Catatan Perisiwa ini ditemukan dalam Kej. 42:4. 

7:13 Catatan Perisiwa ini ditemukan dalam Kej. 45:1-4. 

7:14 "tujuh puluh lima", angka ini mengikuti Septuaginta dan naskah Gulungan Laut Mati, sedangkan 
Masoretic Text mencatat "tujuh puluh" (lih. Kej 46:27; Kel 1:5). Semula tampak seperti ada masalah antara 
naskah LXX, yang mengutip Stefanus, dan teks Ibrani dari Kel. 1:5. Pada refleksi lebih lanjut, mungkin ada dua 
cara untuk menghitung semua keturunan Yakub. Masalah muncul antara Kejadian 46:26 dan 27: (1) MT ayat 27 
Yusuf memiliki dua anak laki-laki yang lahir di Mesir, sedangkan catatan LXX ditulis sembilan, yang berarti 
bahwa Efraim dan Manasye kemudian memiliki anak lagi atau (2) dalam teks Ibrani, Yakub dan istrinya yang 
dihitung, tetapi anak-anak tambahan dari Efraim dan Manasye tidak dihitung. Dalam teks Yunani (LXX) Yakub 
dan istrinya tidak dihitung, tapi anak-anak tambahan dari Efraim dan Manasye dihitung. Keduanya akurat, tetapi 
mereka menambahkan keturunan dengan cara yang berbeda pada waktu yang berbeda dalam hidup Yakub. Teks- 
teks Ibrani yang dikenal sebagai Gulungan Laut Mati juga memiliki "tujuh puluh lima orang" dalam Kejadian 
46:27 dan Kel. 1:5. Philo dari Alexandia akrab dengan kedua angka. Kita semua dermawan beasiswa modern 
ketika datang ke teks yang sulit atau masalah nomor seperti ini. Ada sumber-sumber alkitabiah tersedia saat ini, 
yang membahas teks-teks sulit. Saya sarankan: 

1 . Kata-kata Keras Alkitab, IVP 

2. Lebih lagi Kata-kata Keras Alkitab, IVP 

3. Ensiklopedia Kesulitan-kesulitan Alkitab oleh Gleason Archer. 

Untuk diskusi tentang Kisah Para Rasul 7:14-15 melihat# 1 hal. 521-522. 

7:15 Catatan Perisiwa ini ditemukan dalam Kej. 46:5; 49:33; Kel. 1:6. 

7:16 "ke Sikhem" Dari catatan Kejadian (1) penguburan Yusuf dicatat di Yos. 24:32 dan (2) penguburan Yakub 
dicatat dalam Kejadian 50:13, tampaknya ada perbedaan dalam khotbah Stefanus. Masalahnya adalah (1) kota, 
seharusnya Hebron, bukan Sikhem, atau (2) nenek moyang kita, seharusnya Yakub, bukan Abraham. Namun, 
Abraham dan Yakub keduanya membeli tanah seharga 400 syikal perak (lih. Kej 23:16; 33:19). Di Hebron Sarah 
dan Abraham dikuburkan (lih. Kej 23:19; 25:9), begitu juga Ishak dan Ribka (lih. Kej 49:29-31) dan Yakub (lih. 
Kej 50:13). Meskipun tidak ada kepastian mengenai pekuburan di Sikhem, ada kemungkinan bahwa Abraham 
sebelumnya membeli ladang ketika ia berhenti di sana dalam Kejadian 12:6-7. Kemudian Yakub menebus lahan 
yang sama (lih. Kej 33:19; Yos. 24:32). Ini jelas merupakan spekulasi, tetapi tampaknya Stefanus memiliki 



126 



pengetahuan yang sangat luas mengenai sejarah PL dan ini akan menjadi satu-satunya cara untuk menyesuaikan 
perbedaan dari berbagai macam catatan peristiwa. 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:17-29 

17 Tetapi makin dekat genapnya janji yang diberikan Allah kepada Abraham, makin bertambah 
banyaklah bangsa itu di Mesir. 18 SAMPAI BANGKIT SEORANG RAJA LAIN MEMERINTAH TANAH 
MESIR, SEORANG YANG TIDAK MENGENAL YUSUF. "Raja itu mempergunakan tipu daya terhadap 
bangsa kita dan menganiaya nenek moyang kita serta menyuruh membuang bayi mereka, supaya bangsa 
kita itu jangan berkembang. 2 °Pada waktu itulah Musa lahir dan ia elok di mata Allah. Tiga bulan 
lamanya ia diasuh di rumah ayahnya. 21 Lalu ia dibuang, tetapi puteri Firaun memungutnya dan 
menyuurh mengasuhnya seperti anaknya sendiri. 22 Dan Musa dididik dalam segala hikmat ornag Mesir, 
dan ia berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya. 23 Pada waktu ia berumur empat puluh tahun, 
timbullah keinginan dalam hatinya untuk mengunjungi saudara-saudaranya, yaitu orang Israel. 24 Ketika 
itu ia melihat seorang dianiaya oleh seorang Mesir, lalu ia menolong dan membela orang itu dengan 
membunuh orang Mesir itu. 'Pada sangkanya Saudara-saudranya akan mengerti, bahwa Allah memakai 
dia untuk menyelamatkan mereka, tetapi mereka tidak mengerti. 26 Pada keesokan harinya ia muncul pula 
ketika dua orang Israel sedang berkelahi, lalu ia berusaha mendamaikan mereka, katanya: Saudara- 
saudara! Bukankah kamu bersaudara? Mengapakah kamu saling menganiaya 27 Tetapi orang yang 
berbuat salah kepada temannya itu menolak Musa dan berkata: "SIAPAKAH YANG MENGANGKAT 
ENGKAU MENJADI PEMIMPIN DAN HAKIM ATAS KAMI? 28 APAKAH ENGKAU BERMAKSUD 
MEMBUNUH AKU SAMA SEPERTI KEMARIN ENGKAU MEMBUNUH ORANG MESIR ITU? 
29 Mendengar perkataan itu, LARILAH MUSA DAN HIDUP SEBAGAI PENDATANG DI TANAH 
MIDIAN. Disitu ia memperanakkan dua orang anak laki-laki. 



7:17 Ini merujuk kepada Kej. 15:12-16 (Janji) dan Kel. 1:7 (jumlah mereka yang besar) 

7:18 "sampai muncullah raja lain" ini adalah kutipan dari Kel. 1:8. Telah ada dan terus menjadi perdebatan di 
kalangan para sarjana mengenai tanggal peristiwa eksodus. Ada ketidaksepakatan mengenai identitas raja Mesir 
ini. Ada yang mengidentifikasi raja itu sebagai raja Mesir dari dinasti XVIII (1445 SM) atau dari Dinasti XIX 
(1290 SM). Sebuah teori menghubungkan raja Mesir ini dengan dinasti pertama Mesir asli yang menggulingkan 
Hyksos (Semit) penguasa Mesir. Hal ini akan menjelaskan penggunaan heteros dalam ayat 18. Bangsa Mesir asli 
tidak menginginkan orang Semit, seperti orang Ibrani, dalam jumlah besar di wilayahnya, takut terhadap invasi 
yang lain seperti Hyksos. 



TOPIK KHUSUS: TANGGAL KELUARNYA BANGSA ISRAEL DARI MESIR 

Ada dua pendapat sarjana tentang tanggal Keluarnya bangsa Israel dari Mesir. 

A. dari I Raja- Raja 6:1, yang mengatakan, "480 tahun dari sejak Keluarnya sampai ke bangunan Bait Salomo 

1. Salomo mulai memerintah tahun 970 SM. Ini diperkirakan dengan menggunakan pertempuran Qarqar 
(853 SM) sebagai tanggal mulainya 

2. Bait Allah dibangun pada tahun keempat (965 S.M.), jadi peristiwa keluarnya bangsa Israel terjadi 
sekitar 1445/6 S.M. 

3. Berarti peristiwa ini terjadi pada masa Dinasti Mesir ke-1 8 

a. Firaun sang penindas adalah Thutmose III (1490-1436 S.M.). 

b. Firaun pada waktu Eksodus adalah Amenhotep II (1436-1407 S.M.). 

(1) Beberapa orang percaya bahwa bukti dari Yerikho berdasarkan pada fakta bahwa tidak ada 
hubungan diplomatik antara Yerikho dan Mesir selama pemerintahan Amenhotep III (1413- 
1377 S.M.). 

(2) Teks Amarna mencatat adanya hubungan diplomatik dalam catatan tertulis di ostraca tentang 
Habiru menduduki tanah Kanaan pada masa pemerintahan Amenhotep III. Oleh karena itu, 
Eksodus terjadi pada masa pemerintahan Amenhotep II. 

(3) Periode Hakim-Hakim tidak cukup lama ika abad ke-1 3 adalah tanggal peristiwa Eksodus. 

127 



4. Kemungkinan masalah dengan tanggal-tanggal tersebut: 

a. The Septuaginta (LXX) mencatat 440 tahun, bukan 480. 

b. Ada kemungkinan bahwa 480 tahun mewakili dua belas generasi masing-masing empat puluh 
tahuan (itu adalah angka figuratif). 

c. Ada dua belas generasi imam dari Harun sampai dengan Salomo (lih. I Taw. 6), lalu dua belas 
generasi dari Salomo sampai Bait Allah Kedua. Orang Yahudi, seperti halnya orang Yunani, 
memperhitungkan satu generasi adalah empat puluh tahun. Jadi ada periode 480 tahun ke belakang 
dan ke depan (menggunakan simbol angka, lih. karya Bimsons Penanggalan Kembali Keluaran 
dan Penaklukan). 

5. Ada tiga naskah lainnya yang menyebutkan tanggal. 

a. Kejadian 15:13,16 (lih. Kis 7:6), 400 tahun masa perbudakan 

b. Keluaran 12:40-41 (lih. Gal. 3:17) 

(1) MT - 430 tahun of menetap di Mesir 

(2) LXX - 215 tahun of menetap di Mesir 

c. Hak 1 1:26 - 300 tahun antara masa Yefta sampai masa penaklukan (mencakup 1445 tanggal) 

d. Kis. 13:19 - eksodus, pengembaraan, and penaklukan - 450 tahun 

6. Penulis kitab Raja-Raja menggunakan referensi sejarah secara spesifik dan bukan angka bulat (Edwin 
Thiele, A Chronology of the Hebrew Kings, hal. 83-85 

B. Bukti tentatif arkeologi tampaknya mengarah pada ke tanggal 1290 S.M atau dinasti Mesir ke-19. 

1. Yusuf dapat mengunjungi ayahnya dan Firaun pada hari yang sama. Firaun pribumi yang pertama 
yang mulai memindahkan ibu kota Mesir dari Thebes kembali ke Delta Nil, ke tempat yang disebut 
Avaris/Zoan/Tanis, yang merupakan ibu kota Hykos, pada masa pemerintahan Seti I (1309-1290 
S.M.). Orang inilah yang akan menjadi Firaun sang penindas. 

a. Ini cocok dengan dua bagian informasi tentang pemerintahan Hyksos dari Mesir 

(1) Sebuah prasasti telah ditemukan pada masa Ramses II untuk memperingati pendiri Avaris 400 
tahun sebelumnya (1700's S.M. oleh Hyksos) 

(2) Nubuatan dalam Kej. 15:13 berbicara tentang masa penindasan 400 tahun. 

b. Ini berarti bahwa pengangkatan Yusuf sebagai penguasa berada di bawah pemerintahan Firaun 
Hyksos (Semit). Dinasti Mesir yang baru adalah sebagaimana yang dimaksud dalam Kel. 1:8. 

2. Hyksos, dalam bahasa Mesir berarti "penguasa negeri asing", yang terdiri dari sekelompok penguasa 
Semit non-Mesir, menguasai Mesir selama dinasti ke-15 dan 16 (1720-1570 S.M.). Beberapa ingin 
menghubungakannya dengan pengangkatan Yusuf sebagai sebagai penguasa. Jika kita kurangi 430 
tahun dari Kel. 12:40 dengan 1720 S.M., kita mendapatkan tanggal sekitar 1290 S. M. 

3. Putera Seti I adalah Rameses II (1290-1224 S.M.). Nama ini disebutkan sebagai salah satu kota 
perbekalan yang dibangun oleh budak-budak Ibrani, Kel. 1:11. Demikian juga distrik yang sama di 
Mesir dekat Gosyen disebut Rameses, Kej. 47:11. Avaris/Zoan/Tanis dikenal sebagai "Tanah 
Rameses" dari 1300-1100 S.M. 

4. Thutmoses III dikenal sebagai pendiri bangunan yang hebat, seperti Rameses II. 

5. Rameses II memiliki empat puluh tujuh anak perempuan yang tinggal di istana-istana yang terpisah. 

6. Arkeologi telah menunjukkan bahwa sebagian besar kota-kota Kanaan bertembok besar (Hazor, Debir, 
Lakhis) dihancurkan dan segera dibangun kembali sekitar 1250 S.M. Dalam periode pengembaraan di 
padang gurun selama tigapuluh delapan tahun, hal ini cocok dengan tanggal 1290 S.M. 

7. Arkeologi telah menemukan referensi bagi orang-orang Israel yang berada di selatan Kanaan pada 
prasasti memperingati pengganti Rameses, Merneptah (1224-1214 S.M., lih. The Stele of Merneptah, 
dated 1220 B.C.). 



128 



8. Edom and Moab tampaknya telah mecapai identitas nasional yang kuat pada akhir 1300 S.M. 
Negara-negara ini tidak terorgnisir pada abad ke-15 (Glueck). 

9. Buku, Redating the Exodus and Conquest oleh John J. Bimson, diterbitkan oleh University of 
Sheffield, 1978, menentang semua bukti arkeologi pada tanggal mula-mula. 



7:19 Catatan peristiwa ini ditemukan di Kel. 1 : 1 

7:20 "Kelahiran Musa" Peristiwa ini ditemukan dalam Kel. 2 

□ "Elok di mata Tuhan" Ini adalah idiom Ibrani dari indah/cantik (lih. Kel. 2:2). Bahkan Josephus membahas 
mengenai keindahan Musa (lih. Antiq. 2:9:6). 

7:21 Catatan peristiwa ini ditemukan dalam Kel. 2:5-6,10 

□ "la telah ditetapkan di luar" ini adalah istilah Yunani ektith mi, yang berarti "untuk mengekspos" (lih. ay 
19) atau "ditempatkan di luar". Orang-orang Mesir memaksa orang Ibrani untuk membuang anak-anak laki-laki 
mereka ke alam liar dan binatang buas untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk mereka yang cepat. 

□ 

NASB, NKJV "Puteri Firaun mengambilnya" 

NRSV, NJB "Puteri Firaun memungutnya" 

TEV "Puteri raja mengangkatnya sebagai anak" 

Istilah anaireo secara harafiah berarti "diangkat." Musa secara harafiah "diangkat" dari sungai dan menurut 
undang-undang, menjadi anak angkat puteri Firaun. 

7:22 Dalam hidupnya, Musa mendapat pelatihan akademik dan militer terbaik di istana Firaun. 

□ "Dia adalah seorang yang berkuasa dalam perkataan dan perbuatan" Ini merupakan ringkasan 
kehidupan Musa di kemudian hari, karena pada pertemuannya dengan YHWH di semak belukar yang menyala, ia 
menyatakan tidak dapat berbicara dengan baik (lih. Kel. 4:10-17) . 

7:23-24 Catatan peristiwa ini ada di dalam Kel. 2:1 1-12 

7:23 "dia mendekati umur empat puluh" D. L. Moody mengatakan kehidupan Musa dibagi menjadi tiga 
kelompok empat puluh: (1) selama empat puluh tahun pertama ia mengira ia adalah seorang yang hebat (dididik 
di istana Firaun), (2) selama empat puluh tahun kedua ia berpikir bahwa ia telah menjadi bukan siapa-siapa 
(dibuang ke tanah Midian dan mempelajari cara dan kehidupan di dataran gurun Sinai), dan (3) selama empat 
puluh tahun ketiga dia menemukan apa yang Tuhan bisa lakukan dengan orang yang menganggap dirinya bukan 
siapa-siapa (memimpin umat Allah ke Tanah yang Dijanjikan). 

7:25 Ayat ini adalah asumsi Stefanus (mungkin merupakan tradisi Yahudi), tidak dinyatakan dalam Keluaran. 

7:26-29 Catatan peristiwa ini ditemukan dalam Kel. 2:13-14. 

7:29 "mendengar perkataan itu, larilah Musa" Catatan peristiwa ini ditemukan dalam Kel. 2:15,22. Musa 
ketakutan membunuh seorang Mesir menunjukkan bahwa Firaun itu tidak mendukung anak angkatnya menjadi 
salah satu putrinya. Meskipun demikian, Ibrani 1 1 :27 jelas ! 

□ "DAN MENJADI ORANG ASING DI MIDIAN" Allah menampakkan diri kepada Musa melalui semak 
belukar yang terbakar di tanah Midian (lih. Kel. 3-4) dan memberikan hukum-Nya kepada Musa di Sinai, tanah 
Midian (lih. Kel 19-20)., yang menunjukkan bahwa Allah tidak terbatas di mana Ia menyatakan diri-Nya. 
Penekanan yang sama pada peristiwa Tuhan menampakkan diriNya di luar Bait Allah di Yerusalem terlihat dalam 
Kisah 7:36, 44, 48, dan 53. 

□ "Menjadi ayah dari dua putra" Catatan peristiwa ini ditemukan dalam Kel. 18:3-4. 

129 



NASKAH NASB (UPDATED) TEXT: 7:30-34 

Dan sesudah empat puluh tahun tampaklah kepadanya seorang malaikat di padang gurun gunung 
Sinai di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. 31 Musa heran tentang penglihatan itu, dan ketika ia 
pergi ke situ untuk melihatnya dari dekat, datanglah suara Tuhan kepadanya: 32 Akulah Allah nenek 
moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub. Maka gemetarlah Musa, dan ia tidak berani lagi 
melihatnya. 33 Lalu firman Allah kepadanya: Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana 
engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus. 34 Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan 
umat-Ku di tanah Mesir dan Aku telah mendengar keluh kesah mereka, dan Aku telah turun untuk 
melepaskan mereka; karena itu marilah, engkau akan Kuutus ke tanah Mesir. 



7:30 Catatan peristiwa ini ditemukan dalam Keluaran, bab 3 dan 4. 

□ "Malaikat" Dalam teks PL malaikat ini adalah benar-benar YHWH. Lihat catatan lengkap di 5:19. 
Perhatikan bagaimana karakteristik malaikat ini. 

1. Kel. 3:2, "malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dalam nyala api" 

2. Kel. 3: 4, "ketika Tuhan (yaitu YHWH) melihat bahwa ia mundur untuk me lihat" 

3. Kel. 3: 4, "Allah (Elohim yaitu) berseru kepadanya dari tengah-tengah semak belukar" 

□ "Gunung Sinai" Lihat Topik Khusus di bawah ini. 



TOPIK KHUSUS: LOKASI GUNUNG SINAI 

A. Jika Musa berbicara secara literal dan bukan secara figuratif mengenai "perjalanan tiga hari" seperti 
yang dia minta kepada Firaun (3:18; 5:3; 8:27), itu bukan waktu yang cukup lama bagi mereka untuk 
mencapai lokasi tradisional di semenanjung Sinai selatan. Oleh karenanya, beberapa sarjana 
menempatkan gunung tersebut di sisi oasis Kades-Barnea. 

B. Lokasi trandisional itu disebut "Jebel Musa" di padang gurun Sin, memiliki beberapa hal. 

1 . Sebuah dataran besar sebelum gunung. 

2. Ulangan 1:2 mengatangan jaraknya sebelas hari perjalanan dari Gunung Sinai ke Kades-Barnea. 

3. Istilah "Sinai" adalah istilah non-Ibrani. Mungkin ada hubungannya dengan padang gurun Sin, 
yang merujuk pada semak kecil di gurun. Nama Ibrani untuk gurung adalah Horeb (yaitu: padang 
gurun). 

4. Gunung Sinai telah menjadi tempat tradisional sejak abad ke-4 M. Terletak di "tanah Midian" 
yang termasuk wilayah besar semenanjung Sinai dan Arabia. 

5. Tampaknya arkeologi telah mengkonfirmasi lokasi dari beberapa kota yang disebutkan dalam 
kitab Keluaran (Elim, Dofka, Rafidim) sebagai lokasi yang berada di sisi barat semenanjung Sinai. 

C. Orang-orang Yahudi tidak pernah tertarik pada lokasi geografis gunung Sinai. Mereka percaya bahwa 
Allah memberi mereka hukum dan menggenapi janji-Nya dari Kej. 15:12-21. "Di mana" bukanlah 
masalah dan mereka tidak berniat untuk kembali ke lokasi ini (yaitu tidak ada ziarah tahunan). 

D. Lokasi tradisional Gunung Sinai tidak didirikan sampai masa waktu Ziarah Silvia, ditulis sekitar 385-8 
M (lih. F. F. Bruce, Commentary on the Book of the Acts, hal. 151. 

E. Ada banyak spekulasi saat ini tentang kemungkinan lokasi baru di teluk Aqaba, Arab. Sudah di klaim. 

1 . Bahwa tanah Midian secara eksklusif selalu berada di Arab. 

2. Bahwa dalam Gal. 4:25 Paulus menyatakan lokasinya berada di Arab. 

3. Bahwa pemetaan satelit telah menunjukkan dahulu jalan utama dari Mesir melaintasi semenanjung 
Sinai dengan mendaki jalan sempit berbatu, yang melintasi teluk Aqaba. 

4. Bahwa bagian atas puncak tertinggi daerah ini ditutupi dengan asap (lih. Kel. 19:16,18) 
Hams dinyatakan kembali bahwa kita tidak tahu lokasi pastinya! 

130 



7:32 Catatan peristiwa ini ditemukan dalam Kel. 3:6. 

□ "Ayah" Dalam teks Ibrani dan terjemahan Yunani (yaitu Septuaginta) kata tersebut adalah TUNGGAL. 
Dalam kejadian lain frase itu JAMAK. Tuhan mengenal nenek moyang Musa. 

7:33 Catatan peristiwa ini ditemukan dalam Kel. 3:5. Musa mendekati semak karena rasa ingin tahu, bukan 

ketaatan agama. 

Alasan yang tepat untuk melepas sepatu tidak diketahui pasti. 

1 . Sepatu tersebut mungkin tercemar (yakni kotoran hewan). 

2. Melepas sepatu mungkin merupakan lambang keintiman atau keakraban (seperti di rumah). 

3. Sebuah praktek budaya para leluhur atau ritual Mesir. 

7:34 Catatan peristiwa ini ditemukan dalam Kel. 3:7. Bagi saya ayat tersebut secara teologis sangat signifikan 
untuk alasan ini: YHWH mendengar doa-doa mereka, melihat penderitaan, dan menanggapi. Dia datang untuk 
menyelamatkan mereka, tetapi perhatikan bahwa penyelamatan dilakukan melalui perantaraan manusia. Allah 
mengirim Musa yang enggan. Tuhan telah memilih untuk berurusan dengan manusia melalui manusia! 



NASKAH NASB (UPDATED): 7:35-43 

35 Musa ini, yang telah mereka tolak, dengan mengatakan: "SIAPAKAH YANG MENGANGKAT 
ENGKAU MENJADI PEMIMPIN DAN HAKIM? - Musa ini juga yang telah diutus ooleh Allah sebagai 
pemimpin dan penyelamat oleh malaikat, yang telah menampakkan diri kepadanya di semak duri itu. 
36 Dialah yang membawa mereka keluar dengan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di tanah Mesir, di laut 
merah dan di padang gurun, empat puluh tahun lamanya. 3M " sa ini pula lah yang berkata kepada orang 
Israel: "SEORANG NABI SEPERTI AKU INI AKAN DIBANGKITKAN ALLAH BAGIMU DARI 
ANTARA SAUDARA-SAUDARAMU" 38 Musa inilah yang menjadi pengantara dalam siding jemaah di 
padang gurun di antara malaikat yang berfirman kepadanya di gunung Sinai dan nenek moyang kita; dan 
dial ah yang menerima firman-firman hidup untuk menyampaikannya kepada kamu. 39 Tetapi nenek 
moyang kita tidak mau taat kepadanya, malahan mereka menolaknya. Dalam hati mereka ingin kembali 
ke tanah Mesir. 40 KEPADA HARUN MEREKA BERKATA: "BUATLAH UNTUK KAMI BEBERAPA 
ALLAH YANG AKAN BERJALAN DI DEPAN KAMI, SEBAB MUS AINI YANG TELAH MEMIMPIN 
KAMI KELUAR DARI TANAH MESIR - KAMI TIDAK TAHU APA YANG TELAH TERJADI 
DENGAN DIA". 41 Lalu pada waktu itu mereka membuat sebuah anak lembu dan mempersembahkan 
persembahan kepada berhala itu dan mereka bersukacita tentang apa yang dibuat sendiri oleh mereka. 
42 Maka berpalinglah Allah dari mereka dan membiarkan mereka b eribadah kepada bala tentara langit, 
seperti yang tertulis dalam kitab nabi-nabi: "APAKAH KAMU MEMPERSEMBAHKAN KEPADA-KU 
KOREAN SEMBELIHAN DAN PERSEMBAHAN SELAMA EMPAT PULUH TAHUN DI PADANG 
GURUN ITU , HAI KAUM ISRAEL? 43 TIDAK PERNAH, MALAHAN KAMU MENGUSUNG KEMAH 
MOLOKH DAN BINTANG DEWA REFAN, PATUNG-PATUNG YANG KAMU BUAT ITU UNTUK 
DISEMBAH. MAKA AKU 
SEBERANG SANA BABEL 



DISEMBAH. MAKA AKU AKAN MEMBAWA KAMU KE DALAM PEMBUANGAN, SAMPAI DI 



7:35 "Musa ini yang telah mereka tolak" Umat Allah terus menerus menolak juru bicara Tuhan (lih. Ay. 51- 
52). Bahkan ini mungkin adalah tujuan ay. 27! 

□ "Dengan bantuan malaikat yang telah menampakkan diri kepadanya di semak duri itu" Sekali lagi 
Allah menyatakan diri-Nya ke Israel di luar Tanah Perjanjian. Aktivitas Allah tidak terbatas pada wilayah 
manapun. Banyak sejarah Israel terjadi di luar Kanaan dan sebelum Bait Allah di Yerusalem. Sepanjang sejarah 
Israel, pemimpin-pemimpin Allah itu ditolak oleh rekan-rekan mereka (lih. ay 9,27-28,35,39). Ini merupakan 
tema berulang. 

Malaikat ini digambarkan sebagai dewa (lih. Kel 3:2,4). Manifestasi fisik ilahi ini juga dapat dilihat dalam 
Kejadian 16:7-13; 22:11-15, 31:11,13; 48:15-16; Kel. 13:21; 14:19; Hakim-hakim 2:1; 6:22-23; 13:3-22; Zak. 

131 



3:1-2. Namun, harus dicatat bahwa "malaikat Tuhan" tidak selalu merupakan manifestasi fisik ilahi, kadang- 
kadang dia hanya malaikat, kurir. (lih. Kej 24:7,40; Kel. 23:20-23; 32:34, Bil 22:22; Hak. 5:23; II Sam. 24:16; I 
Taw. 21:1 5ff; Zak. 1:11; 12-13). 

7:36 Ini adalah ringkasan dari kuasa mujizat Tuhan (yaitu staf Musa) melalui Musa dan Harun. 

7:37-38 ini adalah kutipan Mesianik dari Ulangan 18:15. Stefanus mengidentifikasi kehadiran Tuhan selama 
Kitab Keluaran dan masa pengembaraan di padang gurun sebagai penggantinya, baik malaikat Allah dan 
penggantinya Musa (yaitu Mesias, Nabi). Stefanus tidak meremehkan Musa, tapi benar-benar mendengarkan 
Musa! 

7:38 "jemaat" ini adalah istilah Yunani ekklesia, tetapi digunakan dalam arti jemaah, bukan gereja. Lihat Topik 
Khusus : Gereja di 5 : 1 1 . 

□ "Malaikat yang berfirman kepadanya di Gunung Sinai" teologi kaum awam tentang Rabbinical 
menegaskan bahwa malaikat adalah mediator antara YHWH dan pemberian Hukum Taurat (lihat catatan di 7:53). 
Mungkin juga malaikat merujuk kepada YHWH sendiri (lih. Kel. 3:21 dibandingkan dengan 14:19, dan juga Kel 
32:34;. Bil. 20:16; Hak. 2:1). 

7:39 "Nenek moyang kita tidak mau taat kepadanya" Stefanus menghubungkan titik-titik pemberontakan PL. 
Implikasinya adalah bahwa orang Yahudi selalu menolak pemimpin Tuhan, dan sekarang mereka telah menolak 
Mesias. 

□ "Menolak dia" Hal ini ditemukan dalam Bil. 14:3-4. 

7:40-41 Hal ini ditemukan dalam Kel. 32. Ini bukan penyembahan berhala, tetapi terciptanya citra fisik Allah. Hal 
ini kemudian berubah menjadi penyembahan baal. 

7:41 Stefanus menerjemahkan lembu emas sebagai berhala dan menggunakan peristiwa historis ini untuk 
memperkenalkan sebuah kutipan dari Amos 5, yang menyiratkan bahwa Israel, bahkan jauh ke belakang di 
Keluaran dan pengembaraan di padang gurun, adalah penyembahan berhala dan pemberontakan. 

7:42 "Berpalinglah Allah dari mereka dan membiarkan mereka beribadah" Ayat 42 dan 43 adalah kutipan 
dari Amos 5:25-27 dimana Amos menegaskan bahwa Israel selalu mempersembahkan korban untuk dewa-dewa 
asing. Secara teratur dan pola sejarah mereka (lih. Yos. 24:20). Hal ini mengingatkan salah satu pernyataan 
penolakan tegas dalam Roma 1:24,26,28. 

□ "Bala Tentara langit" ini merujuk pada menyembah astral Asyur dan Babel (lih. Ul 17:3;. II Raja-raja. 
17:16; 27:3; II Taw. 33:3,5; Yer. 08:02; 19:13). Ada beberapa masalah tekstual antara nakskah Ibrani (MT) dari 
Amos 5:25-27, teks Yunani (LXX) dan kutipan Stefanus: (1) nama bintang dewa. MT memiliki kywn atau 
kaiwann, nama Assyria untuk planet Saturnus. LXX memiliki rypn atau raiphan, yang mungkin repa, nama dewa 
Mesir untuk planet Saturnus dan (2) teks Ibrani (MT) dan teks Yunani (LXX) mencatat "di luar Damaskus" 
sementara Stefanus mengutip "di luar Babel". Tidak ada naskah Amos yang dikenal yang bisa dibaca. Stefanus 
mungkin telah menggabungkan pembuangan Asyur, yang Amos bicarakan, dengan pengasingan Babel dari 
Yehuda, namun mengganti tempat pengasingan. Penyembahan dewa astral dimulai di Mesopotamia, tetapi 
menyebar ke Syria dan Kanaan (lih. Ayub 31:26,27). Penemuan arkeologi menemukan di El-Amarna, yang 
mencakup ratusan surat dari Kanaan ke Mesir pada abad ke-14 SM juga menggunakan para dewa astral sebagai 
nama tempat. 

□ "Dalam kitab para nabi" ini mengacu pada gulungan yang berisi dua belas nabi kecil (lih. 13:40) Kutipan di 
ay. 42-43, adalah dari Septuagint Amos 5:25-27. 



132 



7:43 "Molokh" Konsonan Ibrani untuk kata raja adalah mlk. Ada beberapa dewa Kanaan yang namanya 
menggunakan tiga konsonan ini, Milcom, Molech, atau Molokh. Molokh adalah kepala dewa kesuburan orang 
Amori untuk anak-anak yang diserahkan untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan masyarakat atau bangsa 
(lih. Im. 20:2-5;. Ul. 12:31; I Raja-raja 11:5,7 , 33; II Raja-raja 23:10,13,14; Yer. 7:31; 32:35). AT Robertson, 
Word Pictures In the New Testament,, vol. 3, hal 93, mengatakan Molokh adalah "sebuah gambar kepala sapi 
dengan tangan terentang di mana anak-anak ditempatkan di bawah sehingga api dapat membakar sampai ke 
bawah" Penyebutan dari kata Molech dalam Im. 8:21 dalam konteks serikat pekerja seksual yang tidak pantas, 
telah menyebabkan beberapa sarjana menganggap bahwa anak-anak tidak dikorbankan untuk Molech, tetapi 
didedikasikan untuk dia sebagai pelacur bait, laki-laki dan perempuan. Konsep ini cocok dalam praktek umum 
penyembahan dewa kesuburan. 

□ "Gambar" Lihat Topik Khusus berikut. 



TOPIK KHUSUS: BENTUK (TUPOS) 

Persoalan dengan kata tupos, yang memiliki beragam penggunaan. 

1. Moulton dan Milligan, Kosakata Yunani Perjanjian Baru, hal. 645 

a. pola 

b. rencana 

c. bentuk atau tatacara tulisan 

d. dekrit atau perintah 

e. vonis atau keputusan 

f. model tubuh manusia sebagai persembahan pembayaran nazar kepada illah kesembuhan 

g. kata kerja yang digunakan dalam pengertian memberlakukan aturan hukum 

2. Louw dan Nida, Ramus Yunani-Inggris, vol 2, hal. 249 

a. Bekas luka (lih. Yoh 20:25) 

b. Gambar (lih. Kis 7:43) 

c. Model (lih. Ibr 8:5) 

d. Contoh (lih. I Kor 10:6; Flp 3:17) 

e. Pola dasar (lih. Rom 5:14) 

f. Jenis (lih. Kis 23:25) 

g. Isi (lih. Kis 23:25) 

3. Harold K. Moulton, Ramus Analitis Yunani Edisi Revisi, hal. 41 1 

a. suatu pukulan, suatu kesan, suatu tanda (lih. Yoh 20:25) 

b. suatu penggambaran 

c. suatu gambar (lih. Kis 7:43) 

d. suatu rumus, skema (lih. Rom 6:17) 

e. membentuk, mengaku (lih. Kis 23:25) 

f. suatu bentuk, rekan imbangan (lih. I Kor 10:6) 

g. suatu bentuk, jenis antisipatif (lih. Rom 5:14; I Kor 10:1 1) 
h. suatu pola model (lih. Kis 7:44; Ibr 8:5) 

i. suatu pola moral (lih. Flp 3:17; I Tes 1:7; II Tes 3:9; I Tim 4:12; I Pet 5:3) 
Dalam konteks ini # i di atas sepertinya adalah yang terbaik. Injil memiliki implikasi-implikasi baik doktrin 
maupun gaya hidup. Pemberian keselamatan yang cuma-cuma dalam Kristus ini juga menuntut suatu 
kehidupan seperti Kristus ! 



NASKAH NASB (UPDATE): 7:44-50 

44 Kemah kesaksian ada pada nenek moyang kita di padang gurun, seperti yang diperintahkan 
Allah kepada Musa untuk membuatnya menurut contoh yang telah dilihatnya. 45 Kemah itu yang diterima 
nenek moyang kita dan yang dengan pimpinan Yosua dibawa masuk ke tanah ini, yaitu waktu tanah ini 

133 



direbut dari bangsa-bangsa lain yang dihalau Allah dari depan nenek moyang kita; demikianlah sampai 
kepada zaman Daud. 46 Daud telah mendapat kasih karunia di hadapan Allah dan ia memohon, supaya ia 
diperkenankan untuk mendirikan suatu tempat kediaman bagi Allah yakub. 47 Tetapi Salomolah yang 
mendirikan sebuah rumah untuk Allah. 48 Tetapi Yang Mahatinggi tidak diam di dalam apa yang dibuat 
tangan manusia, seperti yang dikatakan oleh nabi: 49"LANGIT ADALAH TAHTA-KU, DAN BUMI 
ADALAH TUMPUAN KAKI-KU. RUMAH APAKAH YANG AKAN KAMU DIRIKAN BAGI-KU 
Demikianlah firman Tuhan, TEMPAT APAKAH YANG AKAN MENJADI PERHENTIAN-KU? 
50Bukankah tangan-Ku sendiri yang membuat semuanya ini?" 



7:44 Hal ini ditemukan dalam Kel. 25-31,36-40. Rencana-rencana rinci dari Kemah Suci itu diwahyukan kepada 
Musa di Gunung Sinai. Buku Ibrani PB berbicara mengenai tabernakel surgawi atau tempat kudus (lih. 8:5-6; 
9:11,23) dimanav yang duniawi adalah foto copinya 

□ "Pola" Lihat Topik Khusus di 7:43. 

7:45 ini berlaku untuk jangka waktu sejak penaklukan (baik 1400 atau 1250 SM) 1011 SM sampai dengan jaman 
Daud (V 1011 SM. Sampai 971/70 SM, Harrison; 973 SM, Young; 961 SM, Bright). 

7:46 ini mencerminkan II Sam. 7, yang adalah suatu bagian yang penting. Ini adalah pembentukan Ilahi dari raja 
Daud. 

7:47 "Salomo yang medirikan sebuah rumah untuk Allah" Hal ini ditemukan dalam I Raja-raja 6-8 dan II 
Taw. 1-6. 

7:48 Pernyataan ini mirip dengan pernyataan Salomo dalam I Raja-raja 8:27 dan II Taw. 6:18. 

7:49-50 kutipan ini diambil dari Septuaginta Yesaya 66: 1-2. Intinya adalah bahwa bahkan Salomo mengakui 
bahwa bangunan tidak bisa di tempati oleh Allah pencipta! 

Apakah ayat-ayat ini menyiratkan argumen untuk penyertaan orang kafir? Jika demikian, tampaknya agak 
terselubung. Namun, Salomo sendiri melihat Bait Allah sebagai tempat bagi dunia untuk menghadap YHWH (lih. 
I Raja-raja 8:41-43). Itu adalah orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani (yaitu ketujuh orang dalam Kisah 
para rasul 6) yang melihat dan menyatakan misi di seluruh dunia bahkan sebelum para Rasul mengakui aspek 
ajaran Yesus (lih. Mat. 28:18-20, Kis 1:8). Stefanus mungkin telah menyatakan ini dengan implikasi dalam ay 50. 



NASB (UPDATED) TEXT: 7:51-53 

51 "Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan teling, kamu selalu menentang 
Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu. ' 2 Siapakah dari nabi-nabi yang tidak 
dianiaya oleh nenek moyangmu? Bahkan mereka membunuh orang-orang yang lebih dahulu 
memberitakan tentang kedatangan Orang benar, yang sekarang telah kamu khianati dan kamu bunuh. 
53 Kamu telah menerima hukum taurat yang disampaikan oleh malaikat-malaikat, akan tetapi kamu tidak 
menurutinya. 



7:51 "keras kepala" Stefanus menyinggung karakterisasi Musa dari anak-anak Yakub / Israel (lih. Kel. 32:9; 

33:3,5). 

□ "Tidak bersunat hati" ungkapan Ibrani ini berarti tidak setia, tidak taat, dan tidak dapat dipercaya (lih. Im. 
26:41 ; Yer. 04:04; 9:25-26; Yeh. 44:7). 

□ "Dan telinga" ini mengacu pada keengganan mereka untuk mendengar dan menanggapi utusan Allah (lih. 
Yer 6:10). 



134 



□ "Selalu menentang Roh Kudus" ini sangat mirip dengan Yes. 63:10. Kasih Tuhan dan kesetiaan-Nya 
dipuji-puji dalam Yes. 63:9,1 1-14, namun reaksi masyarakat adalah ketidaksetiaan ! 

7:51 b-52 ini adalah penghukuman kuat dari kepemimpinan Yahudi saat ini, seperti kepemimpinan nenek moyang 
Israel! Umat Allah jaman dahulu telah membunuh utusan Allah dan kini mereka telah membunuh Mesias (lih. 
3:14; 5:28). 

7:52 "Orang Benar" Ini digunakan sebagai gelar bagi Yesus dalam 3:14 dan 22:14. Lihat lebih lengkap catatan 
pada 3:14 dan Topik Khusus: Kebenaran di 3:14. 

7:53 "yang disampaikan oleh malaikat-malaikat" Ini mengacu pada interpretasi rabbi dari Ul. 33:2 dari 
Septuaginta di mana Allah memberikan hukum kepada Musa melalui mediasi malaikat yang tampaknya 
dikonfirmasi oleh Gal. 3:19 dan Ibr. 02:02. 

□ "tidak menurutinya" Stefanus membuka pertahanannya dengan "mendengar" yang mungkin mencerminkan 
kata Ibrani, Shema "mendengar sehingga mengindahkan" (lih. Ul 6:4). Stefanus dan kemudian Yakobus (saudara 
tiri Yesus) keduanya menyatakan "menjadi pelaku Firman Allah bukan hanya pendengar" (lih. Yakobus 1 :22-23 
dan Yesus, Mat. 7:24-27; Lukas 11:48, Yohanes 13:17 dan Paulus, Rom 2:13). 



NASKAH NASB (UPDATE): 7:54-60 

54 Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati 
mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakkan gigi. 55 tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh 
Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. 56 lalu 
katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah." 
57 Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia. 58 Mereka 
menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki 
seorang muda yang bernama Saulus. 59 Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: "Ya 
Tuhan Yesus, terimalah rohku." "Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah 
tanggungkan dosa kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia. 



7:54 "mereka" ini hams mengacu pada anggota Sanhedrin (lih. 6:15). 

□ 

NASB "tertusuk dengan cepat" 
NKJV "tertusuk hatinya" 
NRSV "mereka menjadi marah" 
TEV "mereka menjadi marah" 
NJB "mereka marah" 

Ini merupakan IMPERFECT PASSIVE INDICATIVE. Hal ini berarti "tertusuk hatinya" (lih. 5:33). 
Pemberitaan Stefanus benar-benar mengenai para pemimpin, tetapi bukannya bertobat, malahan mereka berbalik, 
seperti biasa, untuk menolak dan membunu. (lih. 5:33). 

□ "menggertakan gigi mereka" Ini adalah tanda kemarahan (lih. Ayub 16:09; Mazmur 35:16; 37:12; Ratapan 
2:16).. 

7:55 "Roh Kudus. Tuhan... Yesus". Perhatikan penyebutan Allah Tritunggal. Lihat Topik Khusus di 2:32-33. 

□ "Penuh dengan Roh Kudus" Konsep dipenuhi dengan Roh untuk memberitakan Injil adalah unik untuk 
Kisah Para Rasul. (yaitu pi ron, cf. 2:4; 4:8,31; pi r s, cf. 6:3,5,8; 7:55; 11:24). 

Kebenaran Alkitab yang berkaitan dengan Roh digambarkan sebagai: 

1. pribadi Roh (lih. Yohanes 14-16) 

2. baptisan Roh (lih. I Kor. 12:13) 

135 



3. buah Roh (lih. Gal. 5:22-23) 

4. karunia-karunia Roh (lih. I Kor. 1 2) 

5. dipenui Roh (lih. Ef. 5:18) 

Dari semua ini, Kisah Para Rasul berfokus pada # 5. Para pemimpin gereja mula-mula diperlengkapi, lagi dan 
lagi, agar supaya berani dan berkuasa memberitakan Injil Yesus Kristus. Dalam peristiwa Stefanus, efektivitas 
pelayanannya menuntut nyawanya sebagai harga yang harus dibayar. Untuk catatan selengkapnya tentang 
"dipenuhi" lihat 2:4 dan 3:10. 

□ "Menatap penuh perhatian" Lukas sangat menyukai istilah ini (lih.Lukas 4:20; 22:56, Kis 1:10; 3:4,12, 
6:15, 7:55, 10:4; 11:06; 13:09, 14:09, 23:01). Stefanus mendongak, seperti tipikal cara doa Yahudi, tetapi 
bukannya berdoa, Tuhan mengijinkan dia untuk melihat ke dalam surga. 

□ "Melihat kemuliaan Allah" Perhatikan bahwa Stefanus tidak dikatakan telah melihat Allah, tetapi 
kemuliaan-Nya. Tidak ada yang bisa melihat Allah dan tetap hidup (lih. Kel 33:20-23). Ayub percaya ia akan 
melihat Allah (lih. Ayub 19:25-27, Kis 07:55). Yesus menjanjikan bahwa suatu saat orang yang suci hatinya akan 
melihat Allah (lih. Mat 5:8). Lihat Topik Khusus: Kemuliaan di 3:13. 

□ "Yesus berdiri di sebelah kanan Allah" Yesus berada di sebelah kanan Allah adalah idiom antropomorfik 
untuk tempat kuasa Ilahi dan otoritas. Fakta bahwa Yesus berdiri menunjukkan ketertarikan-Nya dan kepedulian- 
Nya untuk martir Kristen yang pertama. 

Allah menyatakan diriNya kepada Stefanus dalam bentuk dan cara yang Stefanus bisa terima. Ini bukan berarti: 

1 . bahwa surga itu "di atas" 

2. bahwa Allah duduk di atas takhta 

Itu berarti untuk menyatakan kepedulian dan keprihatinan Yesus. Kita harus berhati-hati mengkondisikan budaya 
bahasa antropomorfis. Pembaca modern barat mencoba untuk mengambil setiap bagian secara harfiah sebagai 
cara untuk menunjukkan kepercayaan atau kesetiaan kepada Alkitab adalah sebuah tren budaya yang sangat 
disayangkan. Tuhan benar-benar menunjukkan diriNya kepada ciptaan-Nya, tetapi tidak dengan cara-cara duniawi 
dan bentuk-bentuk yang dapat dimengerti. Pasti ada unsur akomodasi. Makhluk manusia yang jatuh, dan terbatas, 
tidak dapat sepenuhnya memahami dunia rohani. Allah memilih hal-hal di budaya kita dan pengalaman di dunia 
untuk digunakan sebagai analogi dan metafora untuk berkomunikasi dengan kita. Ini benar, tapi tidak 
menyeluruh. 

7:56 "Anak Manusia" Stefanus jelas mengidentifikasi Yesus sebagai "Orang Benar" di 5:52. Pendengar-Nya 
tidak akan melewatkan penegasan Mesianik ini. Istilah " Anak Manusia" memiliki dua penggunaan PL: (1) itu 
adalah ungkapan umum untuk seseorang (lih. Yeh. 2:1; Mzm 8:4). Dan (2) itu digunakan dari pribadi Ilahi ( yaitu 
Mesias) di Daniel 7:13-14 dan Maz. 110:1. Oleh karenanya, memiliki konotasi baik kemanusiaan maupun 
kellahian. Inilah sebabnya mengapa Yesus menggunakannya sebagai pernyataan diri-Nya dan juga karena tidak 
digunakan oleh para rabbi yang cenderung menggunakan Perjanjian Lama dalam judul eksklusif, nasionalis, dan 
cara-cara militeristik. Referensi Stefanus ini adalah salah satu dari hanya dua yang menggunakan frase ini di luar 
kata-kata Yesus (lih. Yohanes 12:34). 

7:57-58 Para pendengar percaya bahwa Stefanus telah menghujat dengan menegaskan bahwa Yesus adalah Anak 
Manusia yang akan datang (lih. Dan 7:13). Untuk orang-orang Yahudi monoteistik ini keterlaluan! Mereka 
melakukan kepada Stefanus seperti yang diamanatkan Musa jika ada penghujatan (lih. Im 24:14-16. Ul. 13:09; 
17:07). Kesaksian Stefanus meskipun itu benar atau dia sebagai seorang penghujat patut dihukum mati! Tidak ada 
jalan tengah jika seseorang bersaksi tentang Yesus (lih. Yohanes 14:6-9). 

7:57 "serentak menyerbu dia" ini adalah istilah yang sangat sering digunakan Lukas untuk menggambarkan 
kesatuan para murid mula-mula (lih. 1:14; 2:46; 5:12; 15:25). Sanhedrin bersatu dalam kemarahan dan penolakan 
terhadap Stefanus (lihat juga 18:12, di mana orang-orang Yahudi di Akhaya menolak Paulus dan 19:29 dari 
kemarahan orang-orang kafir di Efesus terhadap orang Kristen). 

7:58 "menyeret dia ke luar kota" Tak seorang pun bisa dibunuh di Yerusalem karena itu tanah "suci"! 

136 



□ "Melemparinya" Sering dinyatakan bahwa orang Yahudi di bawah pendudukan Romawi tidak memiliki hak 
hukuman mati. Hal ini menunjukkan bahwa itu tidak selalu benar. Tindak kekerasan tidak bisa dihentikan dengan 
cepat. 

□ "Seorang muda yang bernama Saulus" Di kalangan Yahudi, seseorang dianggap muda sampai dengan usia 
40. Ini adalah perjumpaan pertama kita dengan Saul dari Tarsus berdasarkan namanya, yang kemudian menjadi 
Rasul Paulus. Paulus mendengar survei PL Stefanus dan mungkin dia telah mendengar Stefanus sebelumnya di 
rumah ibadat Cilicians di Yerusalem (6:9). Satu pertanyaan, apakah ini awal periode keraguan Saulus, yang coba 
dia hadapi dengan menganiaya orang Kristen. 

7:59 "Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku" Ini merupakan AORIST MIDDLE IMPERATIVE. Perhatikan bahwa 
Stefanus percaya bahwa ia akan ke surga bersama Yesus (lih. II Kor. 5:6,8) dan bukan menuju Hades (yaitu 
tempat perhentian orang mati seperti bahasa Ibrani sheol). Stefanus mungkin telah menyaksikan penyaliban 
Yesus, atau setidaknya pernah mendengar tentang hal itu secara rinci karena dia menggunakan dua frase yang 
sama (yaitu ayat 59 dan 60, lih. Lukas 23:34,46). 

Sangat menarik untuk dicatat bahwa Stefanus berdoa kepada Yesus, seperti yang dilakukan para murid di 
1:24. Namun, dalam sisa PB doa ditujukan kepada Bapa dalam nama Anak. 

7:60 "berlutut" Hukum rajam tidak selalu terjadi dengan cepat. Naskah menunjukan hal ini butuh beberapa 
menit. 

□ "Ia berseru dengan suara nyaring" Ini juga meniru pengalaman Yesus. Kata-kata ini bagi orang banyak 
adalah seperti untuk YHWH. Kata-kata ini pasti telah bergema di telinga Saulus. 

□ "Meninggallah ia" Ini adalah metafora alkitabiah untuk kematian (contoh. Ayub 3:13; 14:12; Mzm 76:5; II 
Sam. 7:12; I Raja-raja 2:10;. Yer. 51:39, 57; Dan 12:2;. Mat. 27:52, Yohanes 11:11, Kis 7:60, 13:36; I Korintus 
15:6,18,20; I Tesalonika. 4:13; Pet II. 3 : 4). 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Apa tujuan pernyataan Stefanus? 

Apa yang menunjukkan tentang orang Yahudi? 
Mengapa mereka sangat marah? 

2. Bagaimana Yesus seperti Musa, ayat 37? 

3. Mengapa kutipan dari Yesaya 66: 1-2 di ayat 49-50 begitu penting? 

4. Apa yang begitu signifikan tentang visi Stefanus tentang Yesus? 



137 



KISAH 8 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Saulus raenganiaya gereja 


Saulus menganiaya gereja 


Memberitakan Injil ke 
Samaria dan ujung bumi 


Saulus menganiaya gereja 


Stefanus dilempari, Saulus 
sebagai penganiaya 


8:lb-3 


8:1-3 


8:lb-3 


8:lb-2 
8:3 


(7:55-8:3) 

8:2 

8:3 


Injil diberitakan di Samaria 


Kristus diberitakan di 
Samaria 




Injil diberitakan di Samaria 


Filipus di Samaria 


8:4-8 


8:4-8 

Pengakua Iman sang 
Penyihir 


8:4-8 


8:4-8 


8:4-8 

Simon sang penyihir 


8:9-13 


8:9-13 

Dosa ahli sihir 


8:9-13 


8:9-13 


8:9-13 


8:14-24 


8:14-24 


8:14-24 


8:14-17 
8:18-19 
8:20-24 


8:14-17 
8:18-24 


8:25 


8:25 


8:25 


8:25 


8:25 


Filipus dan sida-sida dari 


Kristus diberitakan untuk 




Filipus dan pembesar 


Filipus membaptis sida-sida 


tanah Etiopia 


orang Etiopia 




Etiopia 




8:26-33 


8:26-40 


8:26-40 


8:26-30 
8:31-33 


8:26-33 


8:34-40 






8:34-37 
8:38-40 


8:34-40 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 



138 



merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya memiliki satu dan satu pokok saja. 



e . Paragraf pertama 

f . Paragraf kedua 

g. Paragraf ketiga 
h. Dst. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 8:1a 

*Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh. 



8:1 "Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh" frase ini menyimpulkan Bab 7. Ini adalah 
PERIPHRASTIC IMPERFECT ACTIVE. Paulus mengingat pengalaman ini dengan rasa malu yang besar (lih. 
Kis 22:20; I Kor. 15:09; Gal. 1:13,23; Fil. 3: 6; I Tim. 1:13). Beberapa bagian ini berhubungan dengan 26:10, di 
mana diasumsikan bahwa Paulus memilih di Sanhedrin untuk membunuh orang-orang Kristen. 



NASKAH NASB (UPDATE): 8:lb-3 

lb Pada waktu itu mulailah penganiayaan jemaat yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka 
semua, kecuali rasul-rasul, tersebear ke seluruh daerah Yudea dan Samaria. 2 Orang-orang saleh 
menguburkan mayat Stefanus serta meratapinya dengan sangat. Tetapi Saulus berusaha membinasakan 
jemaat itu dan ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki dan perempuan ke luar dan 
menyerahkan mereka untukdimasukkan ke dalam penjara. 



□ Pada waktu itu mulailah penganiayaan jemaat yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem" Ini mungkin 
merupakan aktivitas para pemimpin Yahudi (kebanyakan orang Saduki) karena meledaknya pertumbuhan dan 
menonjolnya gereja mula-mula di Yerusalem. Namun, itu juga cara Allah memaksa gereja untuk melaksanakan 
Kisah Para Rasul 1:8! Jika bukanl :8 maka 8:1! 

Bukan kebetulan Lukas menggunakan istilah ekklesia untuk Tubuh Kristus yang baru. Orang-orang ini tidak 
melihat diri mereka sebagai sesuatu yang terpisah dari janji-janji Allah di Perjanjian Lama, melainkan sebagai 
penggenapan! Istilah ini digunakan dalam Septuaginta untuk menerjemahkan "jemaat" (MT - qahal) Israel (lihat. 
7:38), sekarang digunakan untuk persekutuan orang percaya di Yerusalem. 

Lukas sangat menyukai istilah "besar" (megas). Dia menyebutnya dua puluh lima kali dalam Injil dan dua 
puluh sembilan kali dalam Kisah para rasul. Dalam bab 8 ia menggunakannya untuk: 

1. penganiayaan yang hebat, ay. 1 

2. meratapi dengan sangat, ay. 2 

3. suara nyaring, ay. 7 

4. orang yang sangat penting, ay. 9 

5. Kuasa besar, ay. 10 

6. mukjizat besar, ay. 13 

□ "Mereka semua tersebar di seluruh wilayah... Kecuali para rasul" Sangat menarik bahwa para rasul tidak 
mengalami penganiayaan, namun orang-orang Kristen Yahudi Helenistik. Rupanya pada tahap ini para Rasul 
masih menetap dalam Yudaisme. Peristiwa ini terjadi beberapa saat setelah Pentakosta, pemimpin Apostolik 
masih tetap tiggal dan berkhotbah hanya untuk orang Yahudi atau penganut agama dan hanya di Yerusalem. 



139 



□ "Tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria" Ini adalah penggenapan Amanat Agung Lukas yang 
disebutkan dalam Kisah para rasul 1:8. Telah beberapa waktu sekarang sejak Yesus berkata-kata dan tampaknya 
penganiayaan adalah satu-satunya cara untuk membuat gereja pergi ke seluruh dunia. Gereja masih enggan! 

8:2 "Orang-orang saleh menguburkan mayat Stefanus" Istilah "Orang-orang saleh" biasanya digunakan 
orang Yahudi yang peka dalam hal rohani (lih. Luk. 2:25). Mungkin hal ini berhubungan dengan orang Kristen 
Yahudi atau hanya orang Yahudi yang tidak setuju dengan prosedur ilegal (yaitu kekerasan massa) dan eksekusi 
Stefanus. Mishnah mengizinkan pemakaman penghujat, tetapi tidak dengan ratapan yang sangat nyaring yang 
dibuat oleh orang-orang yang menguburkan mereka. Orang-orang saleh sangat sedih (1) terhadap sesuatu yang 
bertentangan dengan apa yang terjadi atau (2) mengacu pada fakta bahwa apa yang terjadi adalah sanksi tidak 
resmi. 

8:3 "Saul mulai membinasakan jemaat" Kata kerja ini adalah IMPERFECT MIDDLE INDICATIVE. Hal ini 
dapat berarti awal dari suatu tindakan di masa lalu (lih. NASB, NJB) atau tindakan berulang (lih. NKJV, NRSV, 
TEV). 

Istilah "membinasakan" berarti "merobek tubuh oleh seekor binatang". Dalam Septuaginta digunakan 
untuk istilah binatang di Kel. 22:13; Maz. 74:13 dan kekalahan dalam peperangan di Yer. 28:2 dan 31:18. Paulus 
tampaknya sedang berjuang dengan kebenaran pernyataan Stefanus, dan mungkin telah mencoba untuk menutupi 
tekanan dari dalam dirinya dengan cara secara menganiaya gereja secara agresif (lih. Kis 9:1,13,21; 22:4,19: 
26:10-11; I Kor. 15:09; Gal. 1:13; Fil. 3:06, 1 Tim 1:13). Lihat Topik Khusus: Gereja di 5 : 1 1 . 

□ "Memasuki rumah demi rumah" frase ini bisa dipahami dalam dua cara: (1) Paulus mengetahui di mana 
Rasul telah dikunjungi (lih. 5:42) atau (2) ada beberapa gereja rumah bahkan sampai saat ini di Yerusalem, 
menjadi tempat orang percaya bertemu secara teratur. 

Orang-orang Kristen mula-mula akan bertemu di (1) rumah-rumah ibadat setempat setiap hari Sabat; (2) Bait 
Allah pada hari-hari khusus atau bahkan hampir setiap hari, dan (3) lokasi khusus atau beberapa rumah pada hari 
Minggu. 

□ "menyeret laki-laki dan perempuan" Ini adalah kata kerja yang digunakan untuk Setan menyeret 
sepertiga dari bintang-bintang dari surga dalam Wahyu 12:4. Hal ini digunakan beberapa kali dalam Kisah 
(lih. 8:3; 14:19; 17:6). Saul sangat kejam dalam penganiayaan nya (lih. 26:10). Hal ini dibuktikan dengan 
ungkapan "laki-laki dan perempuan" Dia memecahkan keluarga orang percaya yang tulus dan 
memenjarakan mereka dan bahkan dibunuh (lih. 9:1,13,21; 22:4,19; 26:10,11; Gal 1:13;. 23; I Tim. 1:13). 
Inilah sebabnya mengapa ia kemudian menyebut dirinya "yang paling hina di antara segala orang kudus" 
(lih. I Kor 15:9; Ef. 3:8). 



NASKAH NASB (UPDATE): 8:4-8 

4 Mereka yang tersebar itu menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil. 'Dan Filipus pergi 
ke suatu kota di samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang disitu. 6 Ketika orang banyak itu 
mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat 
hati menerima apa yang diberitakannya itu. 7 Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat 
keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang lumpuh dan orang 
timpang yang disembuhkan. 8 Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu. 



□ 8:4 "Mereka yang tersebar itu menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil " Perhatikan, itu 
bukan para Rasul, karena mereka tinggal di Yerusalem, namun yang menjadi penginjil mula-mula 
tersebut adalah orang-orang Kristen Yahudi Helenistik yang tersebar di seluruh wilayah. Sungguh 
menakjubkan bahwa misi gereja di seluruh dunia disebarkan, bukan oleh para rasul, namun oleh Stefanus 
dan Filipus. 

"Firman Tuhan" di sini pasti berarti Injil, fokus penginjilan Stefanus diperluas ke seluruh dunia, yaitu 
non- Yahudi (Amanat Agung, Mat 28:18-20). 



140 



8:5 "Filipus" Dia salah satu dari "Tujuh orang terpilih" yang disebutkan dalam pasal 6:5 (lih. 21:8-9). Dia 
diceritakan dalam tiga peristiwa penginjilan: (1) Samaria (2) Sida-sida Ethiopia, dan (3) pelayanan di daerah 
pesisir Palestina. Ke" tujuh orang terpilih" ini memiliki hati untuk penginjilan. 

□ "Pergi ke suatu kota di Samaria" Ada pertanyaan dalam naskah tentang apakah teks itu berbunyi "kota 
Samaria" atau "suatu kota di Samaria". Pengesahan naskah mendukung artikel tertentu (lih. MSS, P 74 , A, B). 
Namun, saat ini kota tersebut tidak dikenal dengan nama Samaria, tapi sebagai Sebaste. Selama periode Roma, 
Samaria disebut sebagai kabupaten. Kota besar Samaria pasti adalah Shecham. Sudan mejadi teori bahwa 
mungkin kota ini Gitta karena itu adalah rumah tradisional Simon Magus. Teori ini berasal dari Justin Martyr, 
yang juga berasal dari daerah ini. 

□ "Dan mulai memberitakan Kristus kepada mereka:" Orang Samaria dibenci oleh orang Yahudi karena 
mereka dianggap bukan keturunan murni Yahudi (lih. Ezra 4:1-3). Hal ini terkait dengan pembuangan Asyur 722 
SM bahwa populasi di daerah mereka ditempati oleh Sepuluh Suku Israel Utara dan orang-orang kafir yang 
melakukan kawin campur dengan penduduk Yahudi kecil yang tersisa (lih. II Raja-raja 17:24-41). 

Sekelompok orang ini juga yang dilayani oleh Yesus (lih. Yohanes 4). Yesus mengungkapkan ke-Mesiasan- 
Nya kepada perempuan Samaria dan desanya (lih. Yoh 4). Sekarang Filipus berkhotbah tentang "Kristus" 
(DEFINITIVE ARTICLE), yang merupakan terjemahan Yunani dari "Mesias". Judul PL berhubungan dengan 
janji YHWH yang mengutus Pribadi yang akan mendirikan kerajaan baru, mendeklarasikan zaman baru dari Roh. 
Peristiwa ini dinubuatkan dalam pelayanan Yesus dan secara khusus diamanatkan dalam kata-kata Yesus yang 
terakhir (1:8). 

8:6 "mereka semua dengan bulat hati." Kata "bulat hati" sangat populer dengan Lukas. Lihat catatan pada 
1:14. 

□ "Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang 
diadakannya" Ini mengacu pada mukjizat yang meneguhkan pemberitaan Filipus (lih. ay 7). Manifestasi Roh 
yang sama juga menyertai Yesus, Dua Belas murid, dan pengalaman misi tujuh puluh murid. 

8:7 Kerasukan setan merupakan hal yang nyata di dunia kita (lih. dua buku Merrill F. Ungers: [1] Biblical 
Demonology dan [2] Demons in the World Today). Lihat Topik Khusus di 5:16 



NASKAH NASB (UPDATE): 8: 9-13 

9 Seorang yang bernama Simon sejak dahulu melakukan sihir di kota itu dan mentakjubkan rakyat 
Samaria, serta berlagak seolah-olah ia seorang yang sangat penting. 1(l Semua orang, besar kecil, mengikuti 
dia dan berkata: "Orang ini adalah kuasa Allah yang terkenal sebagai Kuasa Besar." n Dan mereka 
mengikutinya, karena sudah lama ia mentakjubkan mereka oleh perbuatan sihirnya. 12 Tetapi sekarang 
mereka perrcaya kepada Filipus yang memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama 
Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan. 13 Simon 
sendiri juga menjadi percaya, dan sesudah dibapti, ia senantiasa bersama-sama dengan Filipus, dan takjub 
ketika ia melihat tanda-tanda dan mujizat-mujizat besar yang terjadi. 



8:9 "seorang yang bernama Simon" Tidaklah pasti, apakah orang ini benar-benar percaya (lih. ay 13,18), atau 
hanya seorang penipu yang mencari kekuasaan. Saya ingin memberinya manfaat dari keraguan berdasarkan ay. 
24. Sungguh menakjubkan berapa banyak tradisi gereja mula-mula dikembangkan di sekitar orang ini, tetapi 
semua itu adalah bersifat spekulatif (lih. The Zondervan Pictorial Encyclopedia of the Bible, jilid 5, hal. 442-444). 

□ 

NASB, NRSV "sihir" 

NKJV, TEV "sihir" 

NJB "perbuatan sihir" 



141 



TOPIK KHUSUS: SIHIR 

Pada zaman dahulu, di sana muncul beberapa jenis individu dan kelompok yang terlibat dalam berbagai jenis 
sihir. 

1. Ada kasta imam dari Medea disebut Kasdim terlibat dalam astrologi (lih. Dan 1:20;. 2:2,10,27; 4:7,9; 
5:11; Mat. 2:1,7,16). Herodotus menyebut mereka "imam Median" Mereka terlibat dalam meramalkan 
dan mengendalikan peristiwa-peristiwa masa depan berdasarkan gerakan dan konfigurasi dewa-dewa 
astral (yaitu planet, bintang, rasi bintang, komet). 

2. Ada filosoiis, mathematical counterpoint group dalam masyarakat Yunani yang dikenal sebagai 
Pythagorians. 

3. Sebagian besar kelompok sihir terdiri dari orang-orang yang mengaku dapat menggunakan kekuatan 
supernatural atau kekuatan alam (lih. Kej 41:8,24; Kel. 7:11,22; 8:7,19; 9:11). Seringkali kekuatan 
(atau dewa) ini dianggap bertentangan dengan sifat alami manusia dan dengan menggunakan kekuatan 
tersebut, pemilik bisa mengendalikannya untuk keuntungan pribadi (lihat dalam papyrus sihir dari 
abad ketiga dan keempat Masehi). Individu ini akan: 

a. meramalkan kejadian masa depan 

b. mengendalikan peristiwa masa depan 

c. menafsirkan peristiwa-peristiwa masa depan dan mimpi-mimpi 

d. mengutuk atau melindungi individu lainnya, kota, negara, tentara, dll 

4. Penyihir seperti dalam Kis 8:9,11 diklaim mampu memanipulasi kekuatan-kekuatan umum alam atau 
kekuatan pribadi (roh jahat) untuk melakukan kehendak mereka. Hal ini sering melibatkan ritual sihir 
dan mantra. 

5. Penyihir "sejati" sering menyerang penyihir lain yang tidak melakukan ritual dan liturgi dengan benar. 
Ini adalah panggilan charlatans atau penipu (lih. Kis 13:6,8; 19:13). 

6. Kekuatan Injil terlihat dalam pelayanan Paulus di Efesus, yaitu bagaimana mantan penyihir berbalik 
menjadi percaya di dalam Kristus membakar buku sihir mereka yang mahal (yaitu bagaimana 
melakukan mantra dengan benar, ritual dan liturgi, lih Kis 19:19). 

7. Untuk bacaan lebih lanjut 

a. Susan Garrett, The Demise of the Devil, Fortress Press, 1989 

b. Merrill Unger, Biblical Demonology, Scripture Press, 1967 

c. Hendrik Berkhof, Christ and the Powers, Herald Press, 1977 

d. Waller Wink, Naming the Powers, Fortress Press, 1984 

e. Clinton Arnold, Three Crucial Questions About Spiritual Warfare, Baker, 1997 



8:10 "Orang ini adalah kuasa Allah yang terkenal sebagai Kuasa Besar." Ini merupakan julukan dewa tinggi 
(yaitu Zeus). Dalam bahasa Aram berarti "Ini adalah kekuatan dari dewa yang disebut besar". Orang ini benar- 
benar telah menipu penduduk local. Dia mungkin juga menipu dirinya sendiri (lih. Ay 9, 13) 

8:12 "percaya" Lihat Topik Khusus: Iman di 3:16. 

□ 

NASB "memberitakan kabar baik" 

NKJV "mengajarkan hal-hal baik" 

NRSV "adalah memberitakan Injil" 

TEV "pesan tentang kabar baik" 

Ini adalah kata kerja Yunani evangelizo, yang merupakan gabungan yang baik (eu) dan kabar (angelizo). Kami 
mendapatkan kata Inggris penginjilan dari istilah Yunani. Filipus menceritakan kisah Yesus kepada orang 
Samaria ini dan mereka meresponinya dengan iman. 

□ "Tentang kerajaan Allah" Lihat Dua Topik Khusus mengenai hal ini di 1:3. 

□ "Nama Yesus Kristus" Lihat Topik Khusus di 2:21. 

142 



□ "Mereka sedang dibaptis" Lihat Topik Khusus di 2:38. 

□ "Baik laki-laki maupun perempuan" Secara kontekstual mungkin ada dua signifikansi untuk frase ini. 

1. Paulus dianiaya "laki-laki dan perempuan (lih. 8:3)" tetapi Injil juga menyelamatkan "laki-laki dan 
perempuan" 

2. Dalam Yudaisme pria hanya berpartisipasi dalam ritual Yahudi tentang sunat, tapi sekarang dalam 
Injil, keduanya berpartisipasi dalam ritual pembaptisan awal. 

8:13 "Simon menjadi percaya" Kebanyakan penginjil menggunakan istilah "percaya " (Lihat Topik Khusus 
pada 3:16) dalam arti yang sangat jelas, tetapi ada tempat di PB (misalnya Yohanes 8:31) di mana la 
menunjukkan bukan sekedar berbalik menjadi orang percaya (lih. Yoh. 8:59). 
Iman awal bukan menjadi satu-satunya kriteria (lih. Mat. 13:1-9,10-23;. 24:13). Kelanjutan dan ketaatan juga 
bukti hubungan yang sejati dengan Kristus. 

□ "la senantiasa bersama-sama dengan Filipus" Ini adalah PERIPHRASTIC IMPERFECT. Perhatikan 
urutan berikut: 

1. ia mendengar, ay. 6-7,12 

2. ia melihat, ay. 6-7,13 

3. ia percaya, ay. 13 

4. dia dibaptis, ay. 13 

5. ia mengikuti Filipus, ay. 13 



NASKAH NASB (UPDATE): 8:14-24 

14 Ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar, bahwa tanah Samaria telah mendengar Firman Allah, 
mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ. 15 Setibanya di situ kedua rasul itu berdoa, supaya orang- 
orang Samaria itu beroleh Roh Kudus. 16 Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorang pun di antara 
mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. 17 Kemudian keduanya menumpangkan 
tangan di atas mereka, lalu mereka meneriam Roh Kudus. 18 Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh 
Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itumenumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada 
mereka, "serta berkata: "Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku 
di atas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus." 2 °Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Binasalah kiranya 
uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia 
Allah dengan uang. 21 Tidak ada bagian atau hakmu dalam perkara ini, sebab hatimu tidak lurus di 
hadapan Allah. 22 Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada tuhan, supaya Ia 

23< 



mengampuni niat hatimu ini; Sebab kulihat, bahwa hatimu telah seperti empedu yang pahit dan terjerat 
dalam kejahatan. 24 Jawab Simon: "Hendaklah kamu berdoa unt 
jangan kiranya terjadi segala apa yang telah kamu katakana itu." 



dalam kejahatan. 24 Jawab Simon: "Hendaklah kamu berdoa untuk aku kepada tuhan, supaya kepadaku 



8:14 "ketika rasul- rasul di Yerusalem mendengar, bahwa tanah Samaria telah menerima firman Allah, 
mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke situ." Pelayanan untuk orang Samaria dilarang bagi para murid pada 
masa Yesus (lih. Mat. 10:5). Rupanya para Rasul ingin memberikan mereka sanksi resmi untuk ke-radikal-an dan 
kegerakan yang tidak biasa dari Roh Kudus di antara kelompok tradisional yang membenci ras ini. Daerah ini 
secara khusus disebutkan dalam Kisah 1:8. Seperti yang lain (yaitu Stefanus), Filipus menangkap implikasi Yesus 
dari penginjilan di seluruh dunia lebih cepat daripada ke-dua belas murid. 
Perhatikan bahwa percaya kepada Yesus adalah sama dengan "menerima firman Allah". Firman Allah dapat 
berarti beberapa hal. 

1 . Komunikasi penuh antara Allah dengan manusia 

2. Komunikasi tercatat Allah dengan manusia (yaitu Alkitab) 

3. Anak Allah (yaitu Firman, lih Yohanes 1:1) yang merupakan wahyu utama Allah, (lih. Ibr. 1:3) 
Perhatikan bahwa Petrus dan Yohanes yang diutus. Petrus adalah pemimpin kelompok rasul yang terkenal 

dan Yohanes adalah murid yang sebelumnya ingin memanggil api turun atas orang-orang Samaria (lih. Lukas 
9:54). 

143 



8:15 "yang datang dan berdoa bagi mereka supaya mereka beroleh Roh Kudus" Ada masalah besar saat 
mencoba membangun suatu teologi keselamatan dari Kisah Para Rasul karena alasan berikut: urutan peristiwa dan 
peristiwa sekitar keselamatan itu sendiri berbeda dari bagian ke bagian. Roh Kudus di dalam bagian ini mengacu 
pada peneguhan, seperti Pentakosta, menunjukkan bahwa Allah telah menerima dan menyelamatkan orang-orang 
Samaria ini. Mereka tidak bisa benar-benar telah diselamatkan sejak awal (yaitu menerima adalah PERFECT 
MIDDLE INDICATIVE) tanpa karya Roh Kudus (lih. Rom 8:9). 

Saya pikir pengalaman Pentakosta telah membentuk pola, yang dikerjakan Allah melalui pengalaman 
kelompok-kelompok orang yang berbeda ras dan geografis, untuk menyatakan dan meneguhkan kepada orang 
percaya Yahudi bahwa Tuhan sendiri telah sepenuhnya dan seutuhnya diterima oleh kelompok baru. Manifestasi 
Roh dalam Kisah Para Rasul (yaitu Pentakosta) secara teologis berbeda dengan peristiwa di Korintus. 
Teks ini tidak dapat digunakan untuk menuntut pengalaman Korintus seperti untuk mengkonfirmasi keselamatan 
(lih. I Kor 12:29-30, yang merupakan serangkaian pertanyaan yang mengharapkan jawaban "tidak"). Lukas 
mencatat apa yang terjadi, bukan apa yang harus terjadi setiap waktu. 

8:16-17 ini berbeda dari urutan peristiwa yang dinyatakan dalam Kisah Para Rasul 2:38. Perbedaan ini 
disebabkan oleh tindakan tertentu Roh Kudus: (1) dalam 2:38, hubungannya dengan keselamatan dan (2) dalam 
8:16, kaitannya dengan jenis pengalaman Pentakosta. "Peristiwa Roh Kudus" yang sama dalam Kisah Para Rasul 
2 sekarang terjadi dengan orang Samaria. Ini bukan untuk kepentingan mereka sendiri, tetapi sebagian besar untuk 
masyarakat Kristen Yahudi. Menunjukkan kepada mereka bahwa Tuhan telah sepenuhnya menerima orang 
Samaria! Ini tidak dimaksudkan untuk menegaskan dua langkah awal pengalaman keselamatan. 

Perhatikan bahwa Petrus dan Yohanes tidak melihat manifestasi khusus dari Roh seperti yang mereka 
alami pada hari Pentakosta. Ini tidak berarti bahwa tanda-tanda ajaib yang menyertai pemberitaan Injil Filipus 
bukan manifestasi Roh (lih. ay 13). Petrus dan Yohanes menginginkan Pentakosta Samaria! Ini sangat penting 
karena ketika Kornelius memiliki pengalaman yang sama, Petrus tahu bahwa Tuhan telah sepenuhnya menerima 
orang Romawi militer dan keluarganya. Injil adalah untuk semua orang. Ini adalah kebenaran besar yang mana 
pengalaman ini diungkapkan dalam Kisah Para Rasul ! 

8:16 ini dapat disebut Pentakosta Samaria. 

□ 8:17 ini tidak bisa menjadi bukti-tertulis mengenai keharusan penumpangan tangan. Prosedur untuk tujuan ini 
tidak terjadi lagi dalam Kisah Para Rasul. Itu menyatakan kuasa dan otoritas para Rasul. Lihat Topik Khusus: 
Penumpangan di Tangan di 6:6. 

8:20 Pertanyaan teologis bagi kita adalah pertanyaan soteriologis untuk Simon. Apakah dia diselamatkan atau 
tidak? Kata-kata Petrus dapat dianggap sebagai kutukan atau peringatan. Semua orang percaya baru memiliki 
informasi yang lemah dan tidak benar tentang Injil, tetapi apakah Simon menunjukkan unsur egoisme? Dapatkah 
orang diselamatkan dengan pertentangan prioritas dalam hidup mereka? 

□ "Karunia Allah" Dalam hal ini berarti Roh mendukung semua pekerjaan Allah bagi manusia pemberontak 
yang berdosa (lih. Yes 55:1-2; Yer. 31:31-34; Yeh. 36:22-38; Lukas 11 : 13, Kis 2:38). 

8:21 "Tidak ada bagian atau hak mu dalam perkara ini" Istilah pertama "bagian" (yaitu meris) berarti porsi 
yang sama. Ini memiliki konotasi negatif di sini dan di II Kor. 6:15. 

Istilah kedua "hak" (yaitu kl ros) adalah kata PL untuk "undi" yang merupakan cara mereka menentukan 
kehendak Allah (yaitu Urim dan Tumim). Dahulu digunakan untuk membagi Tanah Perjanjian di antara suku-suku 
(lih. Yos 12-19). Oleh karena itu, digunakan dalam arti warisan. Istilah ini digunakan dalam bahasa Inggris untuk 
"pendeta" tapi di PB itu merujuk kepada semua orang percaya. 

□ "Hatimu tidak lurus dihadapan Allah" ini dapat menjadi acuan untuk Mzm. 78:37. Istilah "benar" dan 
"adil" dan berbagai bentuk lainnya, berasal dari sebuah istilah buluh sungai yang ditemukan di Mesopotamia. 
Tinggi dan panjangnya sekitar 15-20 kaki. Tuhan mengambil kata ini, seperti yang digunakan dalam istilah 
konstruksi (memeriksa kelurusan horizontal dinding), untuk menggambarkan karakter etis-Nya sendiri. Allah 

144 



adalah standar, pemerintah, jalan lurus yang olehnya semua manusia dihakimi. Dalam hal ini, semuanya gagal 
dalam ujian. (Lih. Rom 3:9-18,23). 

8:22 "bertobat" Ini merupakan AORIST ACTIVE IMPERATIVE, yang menunjukkan keadaan yang mendesak. 
Lihat catatan dan Topik Khusus pada 2:38 

□ "Berdoa" Ini merupakan AORIST PASSIVE (deponent) IMPERATIVE. Berkomunikasi dengan Allah 
adalah bukti hubungan pribadi, sebagai keyakinan, yang mengarah kepada pertobatan, adalah bukti berdiamnya 
Roh! 

□ "Jika" ini adalah kalimat FIRST CLASS CONDITIONAL, yang dianggap benar untuk tujuan penulis sastra 
dari sudut pandangnya. Dalam kalimat ini menunjukkan suatu kontingensi berdasarkan kemauan Simon untuk 
bertobat dan berdoa bagi pengampunan. Pola pikir dan tindakannya adalah penyimpangan yang serius dari 
normatif kekristenan. 

□ "Niat hatimu" Dosa dimulai dalam pikiran. Para rabi mengatakan bahwa pikiran adalah seperti sebuah 
kebun bibit siap untuk dibajak. Apa yang kita ijinkan masuk melalui mata dan telinga kemudian berakar. Jika kita 
memikirkan hal itu, pikiran-pikiran tersebut akan menjadi tindakan. Inilah sebabnya mengapa PB menegaskan 
bahwa kita hams "mengikat pinggang pikiran kita" (lih. I Pet. 1:13) atau "memperbaharui pikiranmu" (lih Rom 
12:2; Ef. 4:23). 

8:23 

NASB, NRSV "empedu yang pahit" 
NKJV "diracuni oleh kepahitan" 

TEV "penuh kepahitan iri hati" 

NJB "kepahitan empedu" 

Istilah "empedu" (chol ) dan "kepahitan" (pikros) keduanya merujuk pada roh kepahit,an biasanya 
berhubungan dengan kemarahan kemurtadan (lih. Ul. 29:18; 32:28-33; Ibr. 12:15). Paulus menggunakan istilah 
"kepahitan" beberapa kali dalam daftar hal yang harus dihindari (lih. Rom 3:14; Ef. 4:31). 

□ 

NASB "dalam belenggu dosa" 

NKJV "terikat oleh dosa" 

NRSV "rantai kejahatan" 

TEV "tawanan dosa" 

NJB "rantai dosa" 

Hal ini mungkin menjadi acuan untuk pekerjaan Mesias (lih. Yes 58:6). Yesus bisa membebaskan Simon dari 
ikatan jahat untuk kekuatan pribadi seperti la membebaskannya dari hukuman dosa. Dosa memiliki dua aspek: ( 1 ) 
kematian fisik dan rohani, dan (2) siapa yang memegang kendali dalam kehidupan orang-orang berdosa (itu dapat 
mempengaruhi baik yang telah diselamatkan dan yang hilang, lih. I Kor. 3:1-3). Dosa harus ditangani dengan baik 
saat ini dan dalam kekekalan; hukuman dan kekuatannya harus ditangani, tetapi hanya Kristus dan Roh Kudus 
yang dapat melakukannya, namun kita sebagai orang percaya harus mengijinkan-NYA juga! 

8:24 "Berdoalah untuk aku kepada Tuhan" Ini merupakan AORIST PASSIVE IMPERATIVE PLURA, yang 
mungkin merujuk kepada seluruh tim misi. Simon mengulangi kata-kata Petrus dari ay. 22. Kata-kata Petrus telah 
membuatnya takut. Saya yakin Simon adalah orang percaya, namun masih sebagai bayi yang baru lahir. 



NASKAH NASB (UPDATE): 8:25 
25 Setelah keduanya bersaksi ds 
dalam perjalanannya itu mereka memberitakan Injil dalam banyak kampong di Samaria 



25 Setelah keduanya bersaksi dan memberitakan firman Tuhan, kembalilah mereka ke Yerusalem dan 



8:25 " bersaksi dengan sungguh-sungguh " Lihat catatan di 2:40. 



145 



□ "Dan mengabarkan Injil dalam banyak kampong di Samaria" Ini menunjukkan ditandainya perubahan 
sikap para rasul kepada orang Samaria. Terlihat bahwa "Firman Tuhan" dan "Injil" adalah sinonim. 



NASKAH NASB (UPDATE): 8:26-40 

26 Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus, katanya: "bangunlah dan 
berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza." Jalan itu jalan yang 
sunyi. 27 Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida, pembesar dan kepala 
perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah. 28 Sekarang 
orang-orang itu sedang dalam perjalanan pulang dan duduk dalam keretanya sambil membaca kitab nabi 
Yesaya. 29 Lalu kata Roh kepada Filipus: " Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu!" 3(l Filipus segera ke 
situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan 
apa yang tuan baca itu?" 31 Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang 
membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di dampingnya. 32 Nas yang dibacanya itu 
berbunyi seperti berikut: SEPERTI SEEKOR DOMBA IA DIBAWA KE PEMBANTAIAN; DAN 
SEPERTI ANAK DOMBA YANG KELU DI DEPAN ORANG YANG MENGGUNTING BULU NYA, 
DEMIKIANLAH IA TIDAK MEMBUKA MULUT-NYA. 33 DALAM KEHINAAN-NYA 
BERLANGSUNGLAH HUKUMAN-NYA; SIAPAKAH YANG AKAN MENCERITAKAN ASAL-USUL- 
NYA. SEBAB NYAWA-NYA DIAMBIL DARI BUMI. 34 Maka kata sida-sida itu kepada Filipus: "Aku 
bertanya kepadamu, tentang siapakah nabi berkata demikian? Tentang dirinya sedniri atau tentang orang 
lain?" 3 'Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus 
kepadanya. 36 Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu empat yang ada air. Lalu kata 
sida-sida itu: "Lihat, disitu ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?" 37 Sahut Filipus: Jika tuan 
percaya dengan segenap hati, boleh." Jawabnya: "Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah." 
38 Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik 
Filipus maupun sida-sida itudan Filipus membaptis dia. 39 Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan 
tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan 
sukacita. 4(l Tetapi ternyata Filipus ada di Asdod. Ia berjalan melalui daerah itu dan memberitakan Injil di 



semua kota sampai ia tiba di Kaisarea. 



8:26 "berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus" Di sini "malaikat Tuhan" dan "Roh Kudus" 
tampaknya sinonim (lih.ay. 29). Hal ini biasa terjadi dalam Kisah Para Rasul. Lihat catatan pada 5:19. 

□ "Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan" Keduanya IMPERATIVE. Ini bisa merujuk ke salah 
satu dari dua jalan ke Mesir. Pesan ini mungkin terdengar karena kekhususan tersebut. Ini jelas suatu pertemuan 
penginjilan ilahi yang telah dipersiapkan (seperti Paulus). 

□ 

NASB "Ini adalah jalan padang gurun" 

NKJV "Ini adalah padang gurun" 

NRSV "Ini adalah jalan padang gurun" 

TEV "jalan ini tidak digunakan lagi sekarang ini" 

NJB " jalan padang gurun " 

Jika ini adalah sebuah komentar Lukas, apakah Lukas menjelaskan sumbernya, atau ini adalah sebuah 
komentar dari sumber Lukas (mungkin Filipus, lih. Kis. 21:8)? Pertanyaan-pertanyaan ini tidak dapat dijawab 
dengan pasti. Inspiration covers Bible menulis tidak peduli berapa banyak orang yang terpisah yang terlibat. 

8:27 "pembesar" Istilah "pembesar" secara harfiah adalah "sida-sida". Namun, kita tidak tahu pasti apakah dia 
seorang sida-sida atau hanya seorang pejabat di pengadilan (makna asal). Dalam Perjanjian Lama, Potifar disebut 
sida-sida namun ia menikah (lih. Kej 39:1). Dalam Perjanjian Lama, Ul; 23:01 melarang sida-sida menjadi bagian 
dari komunitas Yahudi, namun, dalam Yesaya 56:3, larangan ini akan dihapus. Ini jelas menunjukkan era baru 



146 



dari Roh telah tiba. Tidak pasti, apakah orang ini adalah seorang yang takut akan allah (a god-fearer) atau 
penganut agama Yahudi. Kalimat deskriptif menyiratkan dia adalah seorang pejabat tinggi. 

□ "Sri Kandake, ratu negeri Etiopia" Kandake adalah gelar seperti "Firaun" atau "Kaisar". Alasan Ratu ini 
disebutkan adalah karena raja di Ethiopia itu dianggap sebagai dewa, oleh karena itu, tidak pantas jika ratu 
tersebut mengurus administrasi atau urusan politik yang sederhana. 

8:28 "membaca kitab nabi Yesaya" Rupanya orang ini telah membeli gulungan kulit mahal kitab nabi Yesaya, 
yang panjangnya lebih dari 29 meter (yaitu satu yang ditemukan dalam Naskah Laut Mati). Dengan pimpinan 
Roh, ia membukanya ke Yesaya 53:7-8 bagian tentang Mesianik dan membacanya. 

8:29 "kata Roh kepada Filipus,"Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu". Ini merupakan AORIST 
PASSIVE IMPERATIVE. Secara harfiah berarti "terpaku". Roh memberikan setiap bimbingan spesifik kepada 
Filipus. 

8:30 "Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya" Semua 
membaca dengan suara keras bahkan ketika sendirian. 

□ "Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?" Pertanyaan yang bagus! Sangat memungkinkan untuk 
membaca Alkitab dan tidak melihat maksudnya dengan jelas. Roh mengarahkan Filipus untuk "pertemuan Ilahi" 
yang akan: 

1 . menunjukkan masa yang baru telah tiba 

2. memberikan kesaksian yang kuat untuk kelompok orang lain 

8:31 A. T. Robertson's Word Pictures in the New Testament memberi komentar tentang ayat ini, "Ini adalah 
kondisi gabungan, kesimpulan pertama milik kelas keempat... Dengan '««' dan optatif, tapi kondisi... adalah dari 
kelas pertama... sebuah fenomena yang cukup umum dalam Koine "(hal 110). FIRST CLASS CONDITION Ini, 
seperti Lukas 19:40 menggunakan ean dan bukan ei. Kondisinya ditentukan oleh suasana hati, bukan konstruksi 
(lih. Lukas 19:40). 

8:32-33 Kutipan ini berasal dari bagian Mesianik Septuaginta Yes. 53:7-9. Saya terkejut bahwa ayat-ayat ini 
ditekankan dan bukan ayat Mesianik lain dalam konteks PL. Namun, Filipus memulai tepat di mana dia membaca 
dan menjelaskan seluruh bagian dalam terang kehidupan, pelayanan, kematian, dan kebangkitan Yesus dari 
Nazaret. Nubuatan Perjanjian Lama telah digenapi dan pengampunan melalui Kristus ditawarkan kepada semua 
orang ! 

8:35 "mulailah Filipus berbicara" ini menunjukkan sentralitas dari bagian Perjanjian Lama tentang "Hamba 
yang Menderita" untuk pemberitaan Injil. Saya percaya bahwa Yesus sendiri, menunjukkan pada gereja mula- 
mula bagaimana nubuatan diterapkan pada diriNya (lih. Lukas 24:27). 

8:36 "Lihat, disitu ada air; Apakah halangannya, jika aku dibaptis?" Berita Injil Filipus termasuk baptisan 
didalamnya (lih. Mat. 3; 28:19; Kisah Para Rasul 2:38; Roma 6:1-11; Kol 2:12)! Lihat Topik Khusus pada 2:38. 
Perhatikan ia tidak membutuhkan persetujuan dari para rasul di Yerusalem untuk membaptis orang yang bertobat. 
Baptisan bukan masalah denominasi, tetapi tentang Kerajaan Allah. Kita harus berhati-hati terhadap tradisi-tradisi 
denominasi yang telah begitu memperkeruh air alkitabiah di zaman kita! Apakah sida-sida khawatir akan 
diterima? 

1 . isu rasial 

2. masalah fisik 

3. masalah sosial-ekonomi 

4. masalah katekisasi 

Semua hambatan terkubur bersama Yesus Kristus (lih. Ef 2:11-3:13). Dialah yang akandatang! 



147 



8:37 Ayat ini, yang mencatat pengakuan sida-sida, tidak termasuk dalam naskah kuno Yunani papyrus P 45 



V4 



(Chester Beatty Papyri), P (Bodmer Papyri), atau manuskrip kuno uncial Yunani, A, B, atau C. Juga tidak dalam 



bahasa Latin kuno, Syria, Koptik, atau terjemahan Ethiopia. Ayat 37 dalam Kisah Para Rasul tidaklah asli. UBS 
tidak memberikan rating "A", makna tertentu. Bahkan tidak disertakan dalam teks dari NASB edisi (1970), tetapi 
dimasukkan dalam update 1995. 

8:38-39 "turun ke dalam air... Keluar dari air" Ini bukan bukti tertulis untuk perendaman. Konteksnya adalah 
mereka berjalan ke dalam air, bukan metode baptisan. Hati-hati terhadap bias yang terbentuk sebelumnya! 

8:39 "Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus" Apakah ini merupakan mujizat seperti Elia (lih. I Raj. 18:12; II 
Raj. 2:16) atau Yehezkiel (lih. Yeh 3:14; 8:3) atau hanya referensi untuk kepergiannya yang tiba-tiba, adalah tidak 
pasti. Roh Tuhan sangat erat terlibat dalam pertobatan ini. Perhatikan juga bahwa tindak lanjut lebih luas dan 
katekismus tampaknya tidak terjadi, tetapi orang yang bertobat itu memiliki gulungan kitab Yesaya dan Roh 
Allah yang berdiam di dalamnya! 

□ "Meneruskan perjalanannya dengan sukacita" Kabar Baik selalu disertai dengan sukacita (lih. 8:8). 
Ireaneus mencatat tradisi tentang sida-sida ini yang menjadi misionaris Injil kepada bangsanya. Roh Tuhan sendiri 
telah memuridkan sida-sida tersebut! 

8:40 Filipus melanjutkan (IMPERFECT MIDDLE INDICATIVE) pelayanan penginjilannya di kota Filistin 
Asdod (yaitu Azotus) dalam perjalanan pulang ke Kaisarea melalui laut. Jelas bahwa Filipus memahami implikasi 
penginjilan universal dari Samaria dan Etiopia. Bahkan Injil juga termasuk untuk orang Filistin! 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa Andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran Anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu Anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
defmitif. 

1 . Mengapa Tuhan mengijinkan penganiayaan terjadi atas Gereja mula-mula? 

2. Mengapa Injil dikhotbahkan ke Samaria dengan begitu signifikan? 

3. Apakah Simon orang percaya? 

4. Mengapa orang Samaria tidak menerima Roh Kudus ketika mereka menjadi orang percaya? 

5. Apa tipe orang yang merupakan sida-sida? 

6. Mengapa ayat 37 tidak ada di semua Alkitab? 



148 



KISAH 9 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Saulus bertobat 


Perjalanan ke Darasyik: 
Saulus bertobat 


Pertobatan Saulus dari 
Tarsus 


Saulus bertobat 


Saulus bertobat 


9:1-9 


9:1-9 

Ananias membaptis Saulus 


9:1-9 




9:1-2 

9:3-4 

9:5a 

9:5b-6 

9:7-9 




9:1-2 
9:3-9 


9:10-19a 


9:10-19 


9:10-19a 




9:10a 

9:10b 

9:11-12 

9:13-14 

9:15-16 

9:17-19a 




9:10-12 
9:13-19a 


Saulus berkhotbah di 
Damaskus 


Saulus meraberitakan 
Kristus 






Saulus berkhotbah di 
Damaskus 


Khotbah Saulus di 
Damaskus 


9:19b-22 


9:20-22 


9:19b-22 




9:19b-20 

9:21 

9:22 




9:19b-22 


Saulus melarikan diri dari 
orang-orang Yahudi 


Saulus lolos dari kematian 


Kunjungan Saulus pertama 
kali ke Yerusalem 








9:23-25 


9:23-25 


9:23-25 




9:23-25 




9:23-25 


Saulus di Yerusalem 


Saulus di Yerusalem 






Saulus di Yerusalem 


Kunjungan Saulus ke 
Yerusalem 


9:26-30 


9:26-30 

Gereja menjadi makraur 


9:26-30 




9:26-30 




9:26-30 
Keadaan Damai 


9:31 


9:31 


9:31 




9:31 




9:31 


Kesembuhan Eneas 


Eneas disembuhkan 


Perjalanan 
dan Yope 


Petrus ke Lida 


Petrus berkunjungke Lida 
dan Yope 


Petrus menyembuhkan 
orang lumpuh di Yope 


9:32-35 


9:32-35 


9:32-35 




9:32-35 




9:32-35 

















149 



Dorcas Restored to Life 


Dorkas dipulihkan dan hidup 
kerabali 






Petrus membangkitkan 
seorang wanita dri 
kematiannya di Yope 


9:36-43 


9:36-43 


9:36-43 


9:36-43 


9:36-38 
9:39-42 
9:43 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN KONTEKSTUAL 

A. Penekanan dalam Kisah Para Rasul mulai bergeser dari Rasul Petrus kepada Rasul Paulus, dari Palestina ke 
dunia Mediterania, dari orang-orang Yahudi ke orang bukan Yahudi. 

B. Pertobatan Paulus adalah sebuah titik penting dalam sejarah gereja yang dicatat tiga kali dalam kitab Kisah 
Para Rasul. 

1. Catatan Lukas, 9:1-30 

2. Catatan Paulus sebelum gerakan massa di Yerusalem, 22:3-16 

3. Catatan Paulus sebelum Agripa II di Kaisarea, 26:4-18 

4. Paulus juga menyebutkan hal ini secara singkat pada periode yang sama dalam Gal. 1:13-17 dan II 
Korintus. 11:32-33 

C. Kesamaan pesan antara Stefanus dan Paulus sudah jelas. Paulus mulai melayani orang Yahudi Helenistik 
yang sama dengan yang pernah mendengarkan khotbah Stefanus. Paulus pernah mendengar khotbah Stefanus 
tentang Kisah Para Rasul 7 (lih. 7:58; 8:01; 22:20). Bahkan mungkin Paulus adalah salah satu pemimpin 
sinagog Helenis di Yerusalem, yang berdebat dengan Stefanus dan kalah! 

D. Beberapa faktor yang berpengaruh dalam pertobatan Paulus 

1 . kegagalan Yudaisme untuk memberikan kedamaian internal dan sukacita 

2. kehidupan dan pengajaran Yesus dikenal dan dibahas di kalangan rabinik (khususnya Yerusalem) 

3. dia mendengar khotbah Stefanus dan menyaksikan kematiannya (bahkan mungkin berdebat dengan 
Stefanus) 

4. dia melihat sikap dan iman orang Kristen di bawah penganiayaan 

5. perjumpaan pribadi dengan Tuhan yang bangkit dari antara orang mati mengubah segalanya 

150 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 9:1-9 

'Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. la 
menghadap Imam besar, 2 dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis 
Yahudi di Damsyik, supaya jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti jalan Tuhan, ia 
menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem. 3 Dalam perjalanannya ke Samsyik, ketika ia 
sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. 4 Ia rebah ke tanah dan 
kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau 
menganiaya Aku?" 5 Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan? Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kau 
aniaya itu. 6 Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, disana akan dikatakan kepadamu, apa yang 
harus kau perbuat." 7 Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang 
mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang juga pun. 8 Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka 
matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik. 9 Tiga 
hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum. 



9:1 "Berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh" Secara harfiah artinya "mendengus". 
Dalam Kisah Para Rasul 26:11, Paulus berkata pada dirinya sendiri, bahwa ia sangat marah pada mereka. Paulus 
bahkan membunuh beberapa orang Kristen (lih. 8:1). 

□ "Murid-murid Tuhan" Kata ini berarti pelajar. Ini hanya muncul dalam Injil dan Kisah Para Rasul. Istilah 
ini cepat digantikan oleh istilah "orang-orang kudus ". Perhatikan jumlah istilah yang digunakan dalam bab ini 
untuk menggambarkan umat Allah: 

1. murid, ay. 1, 10, 19, 25, 26, 36, 38 

2. Jalan, ay. 2 

3. orang-orang kudus, ay. 13,32,41 

4. saudara, ay. 17. 

□ "Menghadap Imam Besar". Ini jelas merujuk kepada Sanhedrin (lih. Kis. 26:10). Lihat catatan pada 
Sanhedrin di 4:5. 

9:2 "Surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik". Pemerintah 
Romawi telah diberi wewenang terbatas pada Sanhedrin untuk melakukan dan mengendalikan kejadian-kejadian 
di Sinagog atau yang terkait dengan kehidupan Yahudi di Kekaisaran (lih. I Mace. 15:16-21 atau Josephus, antiq 
14:10:2). Yudaisme adalah agama yang sah dan diakui oleh dunia Yunani-Romawi. 

Rupanya ini adalah surat ekstradisi bagi orang Kristen Yahudi yang melarikan diri dari Yerusalem dalam 
menghadapi penganiayaan Yahudi (lih. 9:14,21; 22:05; 26:10). 

□ "Jika" ini adalah kalimat THIRD CLASS CONDITIONAL yang artinya aksi potensial. 

□ "Jalan" Ini adalah sebutan awal bagi orang percaya (lih. 19:9,23; 22:04; 24:14,22 dan mungkin 18:25,26). 
Memiliki latar belakang Perjanjian Lama, berbicara tentang gaya hidup iman (lih. Mzm 1:1; 119:105; Ams. 4:10- 
19). Ada sebuah kiasan untuk kata ini dalam Yohanes 14:6. 

□ "Wanita" Penyebutan wanita tiga kali di tengah-tengah kelompok yang Paulus aniaya adalah cara untuk 
menunjukkan intensitas tindakan Paulus (lih. 8:3; 22:04). 

9:3 "Damaskus" adalah sebuah kota kuno dan ibu kota Provinsi Romawi Syria di utara/timur laut Galilea. 
Letaknya 150 mil dari Yerusalem. 

□ "Dan tiba-tiba" Istilah ini juga memiliki konotasi "tidak terduga" 

□ "Cahaya memancar dari langit". Paulus memaparkan pengalamannya berkaitan dengan cahaya ini berbeda- 
beda dalam Kisah para rasul: 

151 



1. "Cahaya memancar dari langit mengelilingi dia" (9:3) 

2. "Cahaya yang sangat terang tiba-tiba memancar dari langit di sekeliling saya" (22:6) 

3. "Saya melihat cahaya dari langit sedang dalam perjalanan, lebih terang dari matahari, bersinar di sekeliling 
saya" (26:13) 

Paulus jelas mengingat peristiwa ini! Kemungkinan bahwa cahaya ini adalah secara teologis / fisik 
berkaitan dengan kemuliaan Shekinah dari kehadiran YHWH dengan Israel selama periode pengembaraan di 
padang gurun. Konsep Ibrani tentang "kemuliaan" mengambil aspek cahaya terang dari peristiwa bersejarah ini 
(lihat Topik Khusus: Kemuliaan pada 3:13). Cahaya ini akan menunjukkan Saul sang rabi bahwa ini adalah 
kehadiran pribadi Allah. 

9:4 "kedengaranlah olehnya suatu suara" Suara dari surga ini adalah sesuatu yang sudah dikenal oleh 
Yudaisme. Hal ini dikenal sebagai bath kol. Ini adalah sarana bagi orang-orang Yahudi untuk menerima informasi 
dan/atau konfirmasi dari Allah (selama periode interbiblical antara penutupan Maleakhi dan awal pelayanan 
Yohanes Pembaptis). Bentuk pewahyuan seperti ini penting karena selama periode ini tidak ada nabi yang 
terinspirasi 

□ "Saulus, Saulus" Dalam bahasa Ibrani, pengulangan nama berkali-kali adalah cara untuk menunjukkan 
intensitas. 

□ "Mengapakah engkau menganiaya Aku" Ini merupakan hal teologis yang sangat signifikan karena 
menunjukkan kontinuitas dan keintiman antara Yesus dan gereja-Nya (lih. Mat. 10:40; 25:40,45). Paulus 
menganiaya Gereja, tetapi Yesus melihatnya secara pribadi. Dari Kisah Para Rasul 26:14 kita tahu bahwa Yesus 
berbicara kepada Paulus dalam bahasa Aram. 

Ini juga hal teologis yang sangat signifikan bahwa Kekristenan adalah pribadi (Yesus) dan kelompok 
(gereja). Kata kiasan untuk gereja adalah: 

1. tubuh 

2. keluarga 

3. bangunan 

4. orang kudus 

Semua sifat menekankan iman (lih. Kor 12:7). Hal ini dimulai secara individual, tapi kemudian pindah ke 
kelompok (kesadaran dan kepedulian). Kebersamaan individu ini dapat dilihat dalam diskusi Paulus tentang 
Adam dan Kristus dalam Roma 5:12-21. Satu pribadi merupakan bagian dari semua, satu pribadi dapat 
mempengaruhi semua (lih. Yos.7). 

9:5a "Siapakah Engkau, Tuhan?" Apa yang disiratkan Paulus dengan menggunakan kata "Tuhan"? 

7. Tuan, panggilan untuk menghormati (contoh. Yohanes 4: 1 1) 

8. YHWH, diterjemahkan sebagai TUHAN dalam PL (contoh. Kej. 2:4) 

Jika yang mengejutkan adalah fokusnya, maka kemungkinan No. 1 berlaku, tetapi jika cahaya dari surga 
menunjukkan tindakan Allah, maka No. 2 adalah kasusnya. Kalau benar No. 2, maka tiba-tiba teologi rabbi 
Paulus tertantang. Saat itu sungguh pasti sangat membingungkan dan menakutkan! 

9:5b-6b Ayat-ayat ini tidak ditemukan dalam manuskrip Yunani mula-mula. Ini ditemukan dalam satu naskah 
keluarga Latin. Erasmus, menerjemahkan dari Vulgata, menempatkan mereka di edisi pertama dari Perjanjian 
Baru Yunani pada tahun 1516. Kata- kata ini ditemukan dalam Kisah 26:14. Ketercantuman nya di sini 
menunjukkan kecenderungan penulis untuk membuat bentuk paralel dan sangat detil. 

9:5 "Akulah Yesus yang kau aniaya itu" Paulus mengklaim telah melihat Kemuliaan Kristus (lih. Kis 22:14; I 
Kor. 9:1; 15:8-9). Paulus kemudian memahami pengalaman ini sebagai bagian integral dari panggilan untuk 
menjadi Rasul bagi bangsa-bangsa lain. 

9:6 Ayat ini dijelaskan secara rinci dalam ay. 10-19. 

9:7 "Teman-teman seperjalanannya" Ini mungkin merujuk kepada (1) Kepala penjaga yang bersama-sama 
Paulus; (2) orang Yahudi fanatik lainnya, mungkin dari sinagog Helenistik, atau (3) pelajar teologia lain dari 
Yerusalem. 

152 



□ "Mendengar suara itu tetapi tidak melihat seorangpun juga" Ada perbedaan yang tampak antara 9:7 dan 
22:9 didetail peristiwa ini. Ada beberapa teori bagaimana mengatasinya: 

1. Itu adalah masalah sintaksis. Kata kerja "mendengar" dapat berarti GENITIVE (9:7) atau ACCUSATIVE 
(22:09). Bentuk-bentuk yang berbeda memiliki implikasi atau konotasi yang berbeda. Dalam sebuah 
catatan kaki NRSV, "Orang Yunani menunjukkan bahwa teman-temannya mendengar suara, tapi bukan 
kata-kata yang diucapkan" 

2. Yang lain mengatakan itu adalah sama dengan Yohanes 12:29-30 tentang masuknya Yesus ke Yerusalem 
dan suara dari langit. 

3. Yang lain mengatakan bahwa yang dimaksud adalah suara Paulus, bukan Yesus. Mereka mendengar 
Paulus berbicara, tetapi mereka tidak mendengar Yesus berbicara. 

4. yang lain mengatakan ini mirip dengan masalah Sinoptik. Penulis Injil yang berbeda-beda merekam 
peristiwa yang sama, khotbah, dan tindakan Yesus dalam cara yang berbeda, dengan saksi mata yang 
berbeda. 

9:8 "lalu membuka matanya, tetapi ia tidak bisa melihat apa-apa" Paulus tampaknya memiliki masalah pada 
matanya sejak saat itu (lih. Gal. 4:13-15; 6:11). Saya, pribadi, percaya "duri dalam daging" Paulus (lih. II Kor 
12:7-10) adalah Oftalmia oriental, mungkin disebabkan oleh pengalaman ini. Sungguh ironis; Paulus mengalami 
reorientasi. Dia pikir dia bisa melihat (secara fisik dan rohani, lih. Yohanes 9), Tapi kenyataannya dia buta. 
Setelah pertemuan dengan Kristus secara fisik dia buta untuk beberapa waktu, tapi mata rohaninya terbuka lebar! 

9:9 "Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat" Ini adalah PERIPHRASTIC IMPERFECT. Beberapa melihat 
hal ini sebagai kesempatan Paulus mendapatkan visi dari surga dan dicatat dalam II Kor. 12:1-4. 

□ "tidak makan dan tidak minum" Paulus berpuasa dan berdoa (lih. ay 11). Benar-benar terjadi reorientasi 
dalam pikiran Paulus (teologi) dan hati (keinginan)! Dia memulai transformasinya dari penganiaya Injil menjadi 
seorang pengabar Injil! 



NASKAH NASB (UPDATE): 9:10-19a 

10 Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu 
penglihatan: "Ananias!" Jawabnya: :"Ini aku, Tuhan!" n Firman Tuhan: "Mari, pergilah ke jalan yang 
bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia 
sekarangberdoa, 12 dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk 
ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi." 13 Jawab Ananias: 
"Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang telah 
dilakukannya terhadap orang-orangkudus-Mu di Yerusalem. 14 Dan ia datang kemari dengankuasa penuh 
dari imam-imam kepala untukmenangkap semua orang yang memanggil nama-Mu." ''Tetapi Firman 
Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku 
kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. 16 Aku sendiri akan menunjukkan 
kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku". 17 Lalu 
pergilahAnanias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: 
"Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, 
telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus". 18 Dan 
seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu 
dibaptis. 19 Dan setelah ia makan, pulihlah kekuatannya. 



9:10 "Ananias" Nama ini berarti "YHWH adalah murah hati". Rupanya ia adalah orang percaya Yahudi dengan 
reputasi yang baik, bukan pengungsi (lih. 22:12). 

□ "Ini aku, Tuhan" ini adalah idiom Yahudi yaitu bersedia (lih. Yes 6:8). Ayat 11 jelas adalah kata kerja 
karena instruksinya sangat spesifik. 



153 



9:12 "dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias". "Dalam suatu 
penglihatan" tidak terdapat dalam the ancient Greek manuscripts P 74 , dan A , tetapi ada dalam MSS B and C. Ayat 
ini menunjukkan bahwa kedatangan Ananias, tindakan, dan pesannya meneguhkan kata-kata Yesus sebelumnya 
kepada Paulus (lih. ay. 6) 

□ "Menumpangkan tangannya ke atasnya" Lihat Topik Khusus di 6:6 . 

9:13 "Dari bayak orang telah kudengar" Jelas Ananias telah mendengar laporan buruk tentang penganiayaan 
Paulus terhadap orang-orang percaya dari para pengungsi Yahudi di Yerusalem. 

□ "Orang-orang kudus-Mu" Istilah hagioi berkaitan dengan kata Yunani "suci" (hagios). Latar belakang PL 
(Kadosh) berhubungan dengan beberapa hal, beberapa orang, atau beberapa tempat yang dipisahkan oleh Allah 
untuk tugas khusus. Istilah "orang kudus" selalu jamak, kecuali satu kali dalam Fil. 4:21 namun meski demikian 
konteksnya membuatnya jamak. Diselamatkan adalah menjadi bagian dari keluarga, masyarakat. Tidak ada 
seorang diri dalam iman. 



TOPIK KHUSUS: ORANG-ORANG KUDUS 

Ini adalah kata Yunani yang searti dengan kata Ibrani kadash, yang memiliki arti dasar memisahkan 
seseorang atau sesuatu atau suatu tempat untuk digunakan secara khusus hanya oleh YHWH. Ini searti dengan 
konsep bahasa Inggris "yang keramat/kudus". YHWH dipisahkan dengan kemanusiaan oleh kondisi 
alamiahNya (Roh Abadi yang tidak diciptakan) dan karakterNya (kesempurnaan moral). Ia adalah tolok ukur 
bagi pengukuran atau penilaian segala yang ada. Ia melebihi segala sesuatu, Pribadi Yang Kudus, dan Apapun 
Yang Kudus. 

Allah menciptakan manusia untuk persahabatan, namun kejatuhan (Kej 3) menyebabkan adanya batas 
hubungan dan moral antara Allah yang Kudus dan manusia berdosa, Allah memilih untuk memulihkan 
ciptaanNya yang sadar; Oleh karena itu Ia memanggil umatNya menjadi "kudus" (Im 11:44; 19:2; 20:7,26; 
21:8). Oleh hubungan iman dengan YHWH, umatNya menjadi kudus oleh karena posisi mereka yang sesuai 
perjanjian terhadap Dia, namun juga dipanggil untuk hidup suci. (Mat 5:48). 

Kehidupan suci ini memungkinkan karena orang percaya diterima dan diampuni sepenuhnya melalui 
kehidupan dan karya Yesus dan hadirat Roh Kudus dalam pikiran dan hati mereka. Hal ini menyebabkan 
terjadinya situasi-situasi paradoks berikut: 

a) menjadi kudus karena pembenaran oleh Kristus. 

b) dipanggil untuk hidup suci karena hadirat Roh. 

Orang-orang percaya adalah orang-orang kudus (hagioi) karena dalam hidup kita terdapat (1) kehendak dari 
Yang Kudus (Allah Bapa); (2)pekerjaan dari Anak yang Kudus (Yesus); dan hadirat dari Roh Kudus. 

PB selalu menyebut orang-orang kudus secara JAMAK. (kecuali satu kali dalam Flp 4:12, namun 
meski demikian konteksnya membuatnya jamak). Diselamatkan adalah menjadi bagian dari suatu keluarga, 
suatu badan, suatu bangunan! Iman yang Alkitabiah dimulai dengan penerimaan secara pribadi, namun terbit 
kedalam suatu persahabatan bersama. Kita masing-masing dikaruniai (I Kor 12:11) untuk menerima kesehatan, 
pertumbuhan, dan kesejahteraan tubuh Kristus - gereja (lih. I Kor 12:7). Kita diselamatkan untuk melayani! 
Kekudusan adalah merupakan karakteristik keluarga! 



9:14 "imam-imam kepala" Dalam Perjanjian Lama jabatan Imam Besar adalah seumur hidup dan diwariskan 
kepada keturunannya (lih. Im. 8-10). Namun, selama periode Romawi posisi ini dibeli dari para pejabat Romawi. 
Oleh karenanya, terdapat beberapa Imam Besar dalam Hanas, keluarga Saduki. 

□ "Yang memanggil nama-Mu" frase ini memiliki implikasi teologia penting. Lukas menggunakannya 
beberapa kali dalam Kisah para rasul untuk 

1. pribadi, menunjuk kepada Yesus (lih. 7:59) 

154 



2. seseorang yang telah menerima Yesus sebagai Juruselamat (lih. 9:14,21) 

3. Kutipan PL dari Amos 9:12, merujuk kepada seseorang yang memanggil nama YHWH (yaitu orang- 
orang percaya, lih. 15:17) 

4. Sebuah cara bagi seseorang untuk menyatakan imannya kepada Yesus dihadapan masyarakat umum (lih. 
22:16) 

Frase ini juga merupakan bagian dari permohonan Paulus kepada Israel dari Yoel 2:32 dalam Rom. 10:9- 
13 (lih. II Tim 2:22). Petrus menggunakan bagian yang sama ini (Yoel 2:28-32) dalam khotbah Pentakosta dan 
mengajak semua yang hadir untuk "memanggil nama Tuhan" dari Joel 2:32. 

Nama tersebut adalah bagi orang pribadi. Dengan memanggil nama Yesus orang berdosa memohon 
kepada Yesus untuk bertindak atas nama mereka dan memasukkan mereka dalam keluarga-Nya. 

9:15 "Pergilah" Ini adalah PRESENT MIDDLE (deponent) IMPERATIVE. Yesus dengan penuh kuasa 
mengutus Ananias yang enggan untuk mendapatkan Saul. 

□ "Sebab orang ini adalah alat pilihan bagiku" Oh, sungguh besar kasih karunia dan pemilihan Allah! 
Paulus tidak cocok dengan model penginjilan sukarelawan, atas kehendaknya dia bertobat. Dia dirancang secara 
dramatis ! 

□ 

NASB, NKJV "kepada orang-orang kafir" 

NRSV, NJB "untuk membawa nama -Ku kepada orang-orang kafir" 

TEV "untuk membuat nama-Ku dikenal diantara orang-orang kafir" 

Sungguh suatu pernyataan mengejutkan bagi seorang Yahudi (lih. Ef 3:7)! Namun, rencana ini selalu 
menjadi rencana Allah (lih. Kej 12:3; Kel 19:5-6; Ef. 2:11-3:13). Israel hanyalah alat untuk menjangkau dunia, 
yang diciptakan menurut gambar Allah (lih. Kej 1:26-27), tetapi telah jatuh. (lih. Kej 3:15). 

□ "Serta raja-raja" Paulus berbicara kepada para pemimpin pemerintahan, kecil dan besar, dan akhirnya 
kepada Kaisar! 

□ "Dan orang-orang Israel" Pola reguler pelayanan Paulus adalah untuk memberitakan Injil pertama-tama di 
sinagog lokal (lih. Rom 1:16). Lalu ia akan pergi ke orang kafir. 

9:16 "Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh 
karena nama-Ku" Penderitaan itu bukan pengecualian, tetapi norma bagi orang Kristen dalam dunia yang telah 
jatuh (lih. Mat. 5:10-12; Yoh 15:18 - 21; 16:1-2, 17:14, Kis 14:22, Roma 5:3-4;. 8:17-18; II Kor. 4:7-12; 6:3-10; 
11:24 - 33; Fil. 1:29; I Tesalonika 3:3; II Tim. 03:12, Yakobus 1:2-4, 1 Petrus 4:12-16). 

Ada hubungan teologis antara penderitaan Kristus dan penderitaan para pengikut-Nya di dunia yang telah 
jatuh ini. Kitab I Petrus menunjukkan hubungan paralel ini. 

1. Yesus menderita, 1:11; 2:21,23; 3:18; 4:1,13; 5:1 

2. Pengikut-Nya, 1:6-7; 2:19; 3:13-17; 4:1,12-19; 5:9-10 

Jika dunia menolak Dia maka dunia juga akan menolak pengikut-Nya (lih. Yoh 07:07; 15:18-19; 17:14). 

9:17 "Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus" Tidak ada dasar alkitabiah bagi konsep "otoritas 
apostolik" dalam berlimpahnya karunia rohani. Ananias adalah orang percaya tidak dikenal di Damaskus yang 
menjadi (1) juru bicara Allah dan alat bagi, (2) Paul untuk dipenuhi dengan Roh Kudus (lih. ay 17); (3) 
Kesembuhan fisik Paulus (lih. ay 18); dan (4) Pembaptisan Paulus (lih. ay 18). 

□ "Saudara Saulus" Sungguh suatu teladan tentang ketaatan dan kasih! 

9:18 "seolah-olah selaput gugur dari matanya" Ini adalah istilah teknis medis untuk pengelupasan kulit dari 
luka. Lukas menggunakannya untuk menggambarkan apa yang terjadi pada mata Paulus di saat penyembuhan. 
Kata selaput digunakan untuk sisik ikan dalam Septuaginta (lih. Im. 1 1 :9, 10,12; Ul. 14:9). Perpanjangan metafora 
dapat dilihat dalam Bil. 16:38, di mana ini digunakan untuk plat logam datar. Dalam konteks ini mungkin itu 
adalah selaput kulit atau kulit yang gugur dari mata Paulus. 

155 



□ "Dibaptis" Ananias tampaknya membaptis Paulus juga (lih. 8:36,38). Baptisan dalam PB adalah tindakan 
ketaatan kepada teladan Yesus (lih. Mat. 3:13-17, Markus 1:9-11, Lukas 3:21-22) dan perintah-Nya (lih. Mat. 
28:19). Ini menandai perubahan kepemilikan dan ketaatan. 

9:19 "Setelah ia makan, pulihlah kekuatannya" Paulus telah berpuasa dan berdoa sejak saat cahaya itu 
membuatnya jatuh ke tanah (lih. ay. 9). Setelah berpuasa tiga hari (total tidak ada makanan atau air), dia pasti 
sangat lemah. 



NASKAH NASB (UPDATE): 9:19b-22 

19b Saulus tinggal beberapa hari bersama-sama dengan muridOmurid di Damsyik. 2(l Ketika itu juga ia 
memberitakan Yesus di rumah-rumah ibadat, dan mengatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah. 21 Semua 
orang yang mendengar hal itu heran dan berkata: "Bukankah dia ini yang di Yerusalem mau 
membinasakan barangsiapa yang memanggil nama Yesus ini? Dan bukankah ia datang ke sini dengan 
maksud untukmenangkap dan dan membawa mereka ke hadapan Imam-imam kepala?" 22 Akan tetapi 
Saulus semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, 
karena ia membuktikan,bahwa Yesus adalah Mesias. 



9:20 "ia mulai memberitakan Yesus di rumah-rumah ibadat" Ini merupakan IMPERFECT ACTIVE 
INDICATIVE. Hal ini dapat berarti (1) awal dari suatu tindakan atau (2) tindakan berulang. Sungguh ironis! Dia 
datang lebih awal dengan membawa surat dari Imam Tinggi di Yerusalem ke rumah-rumah ibadat di Damaskus 
untuk menganiaya para pengikut Yesus dan sekarang dia datang ke rumah-rumah ibadat yang sama untuk 
memberitakan Yesus sebagai Mesias (lih. ay. 21). 

□ "Yesus adalah Anak Allah" Penggunaan gelar "Anak Allah" hanya satu kali dalam kitab Kisah Para Rasul 
(kecuali untuk kutipan Mzm 2:7 dalam Kis. 13:33). Latar belakang PL mencerminkan maknanya: (1) bangsa 
Israel (lih. Hos 11:1); (2) Raja Israel (lih. II Sam 7:14); dan (3) Mesias (lih Mat. 2:15). Monoteisme ketat Paulus 
sedang didefinisikan ulang ! 



TOPIK KHUSUS: ANAK ALLAH 

Ini adalah satu dari gelar utama dalam PL bagi Yesus. Gelar ini tentu memiliki konotasi Illahi. 
Termasuk didalamnya Yesus sebagai "Anak" atau "AnakKu" dan Tuhan dipanggil sebagai "Bapa". Hal ini 
muncul dalam PB lebih dari 124 kali. Bahkan penunjukan diri Yesus sebagai "Anak Manusia" memiliki 
konotasi Illahi dari Dan 7:13-14. 

Dalam PL penunjukan "anak" dapat berkenaan dengan empat kelompok khusus. 

1. para malaikat (biasanya dalam bentuk JAMAK lih. Kej 6:2; Ayb 1:6; 2:1) 

2. Raja Israel (lih. II Sam 7:14; Maz 2:7; 89:26-27) 

3. bangsa Israel secara keseluruhan (lih Kel 4:22- 23; Ul 14:l;Hos 11:1; Mai 2:10) 

4. hakim-hakin Israel (Maz 82:6) 

Penggunaan yang kedua lah yang berhubungan dengan Yesus. Dengan cara ini "anak Daud" dan "anak 
Allah" keduanya berhubungan dengan II Sam 7; Maz 2 dan 89. Dalam PL istilah "anak Allah" tidak pernah 
digunakan khususnya mengenai Mesias, kecuali sebagai raja secara eskatologis yakni orang dari jabatan yang 
diurapi di Israel. Namun demikian di dalam gulungan naskah kuno Laut Mati, jabatan dengan implikasi 
Mesianik bersifat umum. (lihat referensi khusus Ramus Yesus dan Kitab-kitab Injil, hal 770). Juga istilah 
"Anak Allah" adalah jabatan Mesianik dalam dua karya interbiblikal apokaliptik Yahudi. (lih. II Esdras 7:28; 
13:32,37,52; 14:9 dan I Henoh 105:2). 

Latar belakang PB nya yang menunjuk kepada Yesus dapat diringkas secara baik dengan menggunakan 
beberapa kategori: 

1 . Pra-eksistensi Nya ( Yoh 1:1-18) 

2. KelahiranNya yang unik (dari seorang perawan) (Mat 1 :23; Luk 1 :31-35) 

3. Baptisan-Nya (Mat 3:17; Mar 1:11; Luk 3:22. Suara Allah dari surga mepersatukan Raja dalam Maz 2 
dengan hamba yang sengsara dalam Yes 53). 



156 



4. Pencobaan dari Iblis (Mat 4:1-11; Mar 1:12,13; Luk 4:1-13. la dicobai agr meragukan ke-anakan-Nya atau 
setidaknya untuk mencapai maksud tersebut dengan cara lain selain salib). 

5. PeneguhanNya oleh saksi-saksi yang tak dapat diterima 

a. roh-rohjahat (Mar 1:23-25; Luk 4:31-37; Mar 3:11-12) 

b. orang-orang yang tidakpercaya (Mat 27:43; Mar 14:61; Yoh 19:7) 

6. PeneguhanNya oleh para murid. 

a. Mat 14:33; 16:16 

b. Yoh 1:34,49; 6:69; 11:27 

7. PeneguhanNya sendiri 
a. Matius 11:25-27 

8. Penggunaan olehNya bentuk hubungan kekeluargaan untuk Allah sebagai Bapa. 

a. Penggunaan kata "abba" untuk Allah 

1) Markus 14:36 

2) Roma 8:15 

3) Galatia4:6 

b. Penggunaan olehNya secara berulang kata Bapa (pater) untuk menjelskan hubunganNya dengan 
Tuhan. 

c. Yohanes 10:36 

Secara ringkas, gelar "anak Allah" memiliki arti teologis yang penting bagi mereka yang mengetahui 
PL dan janji-janji dan kategori-kategorinya, namun di PB para penulis agak merasa takut akan 
penggunaannya dihadapan orang Kafir karena latar-belakang kekafirannya mengenai "dewa-dewa" yang 
mengambil para wanita yang hasil keturunannya akan menjadi "para titan" atau "raksasa-raksasa". 



9:21 Ayatini adalah bentuk pertanyaan yang mengharapkan jawaban "ya". 

□ "Membinasakan" adalah kata yang langka dan intens artinya untuk menyerang, melemparkan sampan, atau 
benar-benar menghancurkan. Hal ini hanya ditemukan di sini dan dalam Gal. 1:13,23 di PB dan di IV Mace. 4:23. 
Paulus adalah seorang penganiaya kejam! 

9:22 

NASB ' ' Saulus semakin besar pengaruhnya ' ' 

NKJV "Saulus meningkat menjadi lebih berpengaruh" 

NRSV "Saulus menjadi semakin lebih berkuasa" 

TEV "khotbah Saulus bahkan menjadi lebih berkuasa" 

NJB "pengaruh Saulus meningkat terus" 

Ini merupakan IMPERFECT PASSIVE INDICATIVE. Butuh beberapa waktu untuk karunia dan keahlian 
Saulus semakin berkembang. Dalam konteks ini merujuk kepada khotbah Paulus dan keterampilan berdebat (lih. 
TEV). 

□ "Membingungkan" Ini merupakan indikasi IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE yang berarti mengulangi 
tindakan di masa lalu. Ini adalah istilah majemuk dari "bersama" (sun) dan "mencurahkan" (cheri). Kata ini 
hanya ditemukan dalam Kisah Para Rasul. 

bingung 
dibingungkan 
kebingungan 
bingung 
kebingungan 

Orang-orang Yahudi tidak bisa menjelaskan pertobatan Paulus atau pemberitaan yang kuat tentang Yesus 
sebagai Mesias yang dijanjikan dalam PL. 

□ "Membuktikan" Kata ini berarti menyimpulkan (lih. Kis 16:10; 19:33) dan diperluas menjadi membuktikan. 
Banyak metode Paulus yang mirip dengan Stefanus. Mereka berdua menggunakan bagian PL dan 

157 



1. 


2:6, 


2. 


9:22, 


3. 


19:32, 


4. 


21:27, 


5. 


21:31, 



penggenapannya dalam kehidupan Yesus dari Nazaret untuk membuktikan bahwa Dia adalah Mesias yang 
dijanjikan dalam PL. 

□ "Kristus" Ini adalah cara untuk menyebut Mesias (yang diurapi, yang dijanjikan akan datang). Banyak kali 
dalam Kisah Para Rasul DEFINITE ARTICLE mendahului kata benda (contoh 2:31,36; 3:18,20). Saulus 
menegaskan dengan kuasa dan keyakinan bahwa Yesus dari Nazaret, yang dibunuh di Yerusalem, memang benar 
adalah Anak Allah, sang Mesias. Jika ini benar terjadi, itu mengubah segalanya bagi orang Yahudi (dan orang- 
orang kafir)! Mereka telah salah mengerti dan menolak Dia. Mereka telah kehilangan karunia Allah dan tetap 
berada dalam kegelapan rohani dan kebutuhan. Lihat Topik Khusus: Pengurapan dalam Alkitab di 4:27. 



NASKAH NASB (UPDATE): 9:23-25 

23 Beberapa hari kemudian orang Yahudi merundingkan suatu rencana utuk membunuh Saulus. 
24 Tetapi maksud jahat itu diketahui oleh Saulus. Siang malam orang-orang Yahudi mengawal semua pintu 
gerbang kota, supaya dapat membunuh dia. 23 Sesungguhnya demikian pada suatu malam murid-muridnya 
mengambilnya dan menurunkannya dari atas tembok kota dalam sebuah keranjang. 



9:23 "Beberapa hari kemudian" Kita hams memperhitungkan catatan pribadi Paulus yang ditemukan dalam 
Gal. 1:15-24, di mana dia menghabiskan waktu yang lama di Arab. Dalam konteks ini Arab mengacu pada 
kerajaan Nabatea (diperintah oleh Aretas IV, yang memerintah dari 9 SM sampai 40 M) sebelah tenggara 
Damaskus. Periode tiga tahun mungkin mencerminkan suatu tempat dekat dengan delapan belas bulan. Yahudi 
menghitung setengah hari sama dengan satu hari (lih. Mat. 26:61, 27:40, 63); perhitungan ini juga digunakan 
untuk menghitung tahun 

□ "Orang Yahudi merundingkan suatu rencana utuk membunuh Saulus" Orang-orang Yahudi tampaknya 
membangkitkan kekuatan massa (lih. II Kor 11:32-33). Ini pasti memalukan bagi Paulus karena ia menyebutkan 
peristiwa ini saat membahas tentang kelemahan dalam II Kor. 1 1 . 

9:25 "dari atas tembok kota" ini pasti mengacu ke jendela di rumah pribadi dimana bagian dinding belakangnya 
terpisah dari dari tembok yang mengelilingi kota (lih. II Kor 11:33; Yos 2:15; I Sam. 19:12). 



NASKAH NASB (UPDATE): 9:26-30 

26 Setibanya di Yerusalem Saulus mencoba menggabungkan diri kepada murid-murid, tetapi semuanya 
takut kepadanya, karena mereka tidak dapat percaya, bahwa ia juga seorang murid. 27 Tetapi Barnamabas 
menerima dia dan membawanya kepada rasul-rasul dan menceritakan kepada mereka, bagaiman Saulus 
melihat Tuhan di tengah jalan dan bahwa Tuhan berbicara dengan dia dan bagaimana keberaniannya 
mengajar di Damsyik dalam nama Tuhan. 28 Dan Saulus tetap bersama-sama dengan mereka di Yerusalem, 
dan dengan keberanian mengajar dalam nama Tuhan. 2, Ia juga berbicara dan bersoal-jawab dengan 
orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani, tetapi mereka itu berusaha membunuh dia. 30 Akan tetapi 
setelah hal itu diketahui oleh saudara-saudara anggota jemaat, mereka membawa dia ke Kaiserea dan dari 
situ membantu dia ke Tarsus 



9:26 " Setibanya di Yerusalem " Ini tampaknya 18-36 bulan kemudian (lih. Gal 1:15-24). Ayat ini 
menunjukkan tingkat skeptisisme di mana orang-orang percaya Yerusalem menahan mantan penganiaya mereka. 
Kisah Para Rasul rupanya mencatat beberapa kunjungan Paulus ke Yerusalem setelah pertobatannya yang sangat 
dramatis. 

1. 9:26, kunjungan pertama 

2. 11:30, kunjungi yang melegakan 

3. 12:25, setelah misi 

4. 15:2, Penatua-penatua di Yerusalem 

5. 18:22 kunjungan singkat kepada gereja 

6. 21:17, kunjungan bersama dengan Yakobus dan tua-tua dan menghasilkan sumpahnya Nazarite dan 
penangkapan 

158 



9:27 "Barnabas" Makna populer, meskipun tidak etimologis, adalah "anak yang membesarkan hati". ini adalah 
Orang kudus yang besar yang disebutkan kembali dalam 4:36 yang kemudian menjadi rekan misionaris Paulus 
yang pertama. Lihat catatan lengkap dan Topik Khusus di 4:36. 

□ "Membawanya kepada rasul-rasul" Kisah satu-satunya yang lain adalah Galatia 1:18. 

□ "dan menceritakan kepada mereka" Barnabas tahu dan menceritakan kesaksian Saulus. Ini membuka pintu 
bagi penerimaannya (lih. ay. 28). 

9:28 

NASB "bergerak dengan bebas" 

NKJV "datang dan pergi" 

NRSV "masuk dan keluar" 

TEV "pergi ke seluruh" 

NJB "pergi berkeliling" 

Ini adalah idiom PL tentang kehidupan sehari-hari atau kegiatan (lih. Bil 27:17; I Raj. 3:7). 

9:29 "la juga berbicara dan bersoal-jawab dengan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani" Ini 

mengacu pada kelompok yang sama (Sinagog orang Yahudi yang berbahasa Yunani di Yerusalem) yang 
membunuh Stefanus, sekarang mereka merencanakan untuk membunuh Saulus, yang juga seorang Yahudi dari 
diaspora . Mereka pasti berpikir Stefanus telah kembali! 

9:30 "setelah hal itu diketahui oleh saudara-saudara anggota jemaat" Dari 22:17-21 kita belajar bahwa 
Yesus menampakkan diri kepada Paulus pada saat ini untuk memberitahu dia agar supaya melarikan diri dari 
Yerusalem. Yesus menampakkan diri kepada Paulus beberapa kali selama pelayanan-Nya untuk mendorong dan 
membimbing dia (lih. 18:9-11; 22:17-21, dan seorang malaikat Tuhan di 27:23) 

□ "Kaisarea" mengacu pada pelabuhan Romawi di pantai Mediterania Palestina. Ini adalah kantor resmi 
pemerintahan Romawi di Palestina. 

□ "Tarsus" Paulus menghilang untuk beberapa tahun di kota kelahirannya. Tarsus adalah kota bebas. Ini juga 
merupakan pusat belajar ketiga terbesar di dunia kuno, setelah Alexandria dan Athena. Universitas-universitas di 
Tarsus menekankan filsafat, retorika, dan hukum. Paulus jelas terlatih baik dalam retorika dan filsafat Yunani 
serta Yudaisme rabinis. 



NASKAH NASB (UPDATE): 9:31 

31 Selama beberapa waktu jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. 
Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah besar oleh 
pertolongan dan penghiburan Roh Kudus. 



9:31 Ini adalah ayat yang menyimpulkan ringkasan kisah pertobatan Paulus dan memperkenalkan perjalanan 
Petrus. Lukas menggunakan ringkasan ayat-ayat ini beberapa kali dalam Kisah Para Rasul. Lihat Pendahuluan IV 
Tujuan dan Struktur, A. 

□ "Gereja" Lihat catatan di 5:1 1 dan perhatikan bagaimana "gereja" tunggal merujuk kepada beberapa jemaat 
individu. Istilah "Gereja" dapat menunjuk kepada sebuah gereja lokal (contoh. Kol 1:18,24; 4:15,16), semua 
gereja-gereja wilayah (mis. Ef. 1:22; 3:10,21; 5: 23,24,25,27,29,32), dan semua gereja universal (mis. Mat. 16:18) 

□ Perhatikan hal-hal yang Lukas pilih untuk disebutkan. 

1. perdamaian di semua gereja 

2. pertumbuhan dan penambahan 

3. kedamaian dari Roh kudus 

159 



Sungguh suatu perubahan setelah penganiayaan di 8:1! Masalah tetap ada, tetapi Tuhan telah memenuhi 
setiap kebutuhan! 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa Paulus begitu kobar-kobar dalam penganiayaan nya terhadap gereja? 

2. Mengapa ada tiga kisah pertobatan Paulus dalam kitab Kisah Para Rasul? 

3. Apa arti penting dari Paulus yang ditugaskan, menumpangkan tangan, dan dibaptis oleh Ananias? 

4. Apa pentingnya penggunaan Paulus atas Yesus sebagai "Anak Allah"? 

5. Mengapa Lukas tidak mencatat tiga tahun Paulus pesiar ke Arabia? 



WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK 9:32-10:48 

A. Meskipun Kitab Kisah Para Rasul memulai dengan transisi dari Petrus kepada Paulus, bab 9:32-12:25 
menunjukkan pelayanan Petrus berjalan keliling. 

B. Bagian ini berkaitan dengan Petrus di Lida, 9:32-35; Yope, 9:36-43, 10:9-23; Kaisarea, 10:1-8, 23-48; dan di 
Yerusalem, 11:01 -18; 12:1-17. 

C. Bagian ini tampaknya sangat penting karena berhubungan dengan perjuangan terus-menerus selama misi non- 
Yahudi dan bagian Petrus (sebagai kepala kelompok Apostolik) dalam perjuangan itu. Lukas menganggap 
cerita Kornelius begitu penting sehingga mengulanginya tiga kali dalam bagian ini. 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 9:32-35 

32 Pada waktu itu Petrus berjalan keliling, mengadakan kunjungan kemana-mana. Dalam perjalanan 
itu ia singgah juga kepada orang-orang kudus yang di Lida. 33 Di situ didapatinya seorang beranama 
Eneas, yang telah delapan tahun terbaring di tempat tidur karena lumpuh. 34 Kata Petrus kepadanya: 
"Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan Engkauy; bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu!" Seketika 

ujug 
Tuhan 



itu juga bangunlah orang itu. 35 Semua penduduk Lida dan Saron melihat dia, lalu mereka berbalik kepada 



9:32 "Petrus berjalan keliling" Tampaknya para Rasul telah berkhotbah di seluruh Palestina dan di negara- 
negara tetangga 

□ "Orang-orang kudus" Istilah ini digunakan dalam kitab Kisah Para Rasul untuk menggambarkan gereja. 
Lihat Topik Khusus: Orang-orang Suci di 9:13. Istilah "murid" secara bertahap digantikan oleh istilah "orang- 
orang kudus". Istilah ini berkaitan dengan kata PL "suci", berarti "dipisahkan" untuk pelayanan Tuhan. Hal ini 
pernah digunakan dalam bentuk tunggal, kecuali satu kali di Filipi 4:21, yang merupakan konteks bersama. Hal 

160 



ini menunjukkan bahwa untuk menjadi orang kudus artinya menjadi bagian "dalam masyarakat". Lihat catatan 
pada 9:13. Kita hams perhatikan penggunaan istilah ini tidak menguntungkan bagi Gereja Katolik Roma dan 
Gereja Ortodoks untuk menunjuk Kristen khusus. Semua orang percaya disebut "orang kudus" dalam Perjanjian 
Baru! Ini adalah posisi kita di dalam Kristus yang sedang ditekankan. 



TOPIK KHUSUS: PENGUDUSAN 

PB menegaskan bahwa ketika orang-orang berdosa datang kepada Yesus dalam pertobatan dan iman, 
mereka secara instan dibenarkan dan disucikan. Ini adalah posisi baru mereka dalam Kristus. KebenaranNya 
telah diberikannya pada mereka (Rom 4). Mereka dinyatakan benar dan kudus (tindakan forensik Allah). 

Namun PB juga mendorong orang-orang percaya hidup dalam kesucian dan pengkudusan. Hal ini 
adalah suatu posisi teologis dalam karya paripurna Yesus Kristus dan suatu panggilan menjadi seperti Kristus 
dalam sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana keselamatan adalah suatu anugerah 
cuma-cuma dan gaya hidup yang mengorbankan segalanya, demikian pula pengudusan. 



Tanggapan Mula-mula 

Kisah Para Rasul 20:23; 26:18 
Roma 15:16 
IKorintus 1:2-3; 6:11 
II Tesalonika2:13 
Ibrani2:ll; 10:10,14; 13:12 
I Petrus 1 : 1 



Keserupaan dengan Kristus yang Bertumbuh 

Roma 6:19 

II Korintus 7:1 

I Tesalonika 3:13; 4:3-4,7; 5:23 

I Timotius 2:15 

II Timotius 2:21 
Ibrani 12:14 

I Petrus 1:15-16 



□ "Lida" Kota Lida terletak pada rute perdagangan dari Babel ke Mesir. Dalam Perjanjian Lama ini dikenal 
sebagai "Lod" (lih. I Taw. 8:12). Sekitar sebelas mil pedalaman dari Laut Mediterania. Ini adalah daerah yang 
sama yang dikunjungi oleh Filipus di bab 8:40 

9:33 "Seorang bernama Eneas" Nama Yunani-Nya berarti "pujian". Tidak pasti apakah orang ini orang percaya 
atau kafir, tapi tampaknya Petrus meninjau kembali gereja-gereja yang mulai didirikan oleh Filipus. 

□ "Yang telah delapan tahun terbaring di tempat tidur, karena lumpuh" Terjemahan ini adalah tafsiran 
yang paling umum dari frase Yunani (NASB, NKJV, NRSV, TEV, NJB). Namun, frase Yunani bisa berarti "sejak 
delapan tahun lalu" (lih. Newman and Nida, A Translatorss Handbook on The Acts of the Apostles, hal 199). 

9:34 "Yesus Kristus menyembuhkan engkau" Tidak ada ARTICLE di sini, yang menyiratkan bahwa kedua 
istilah ini telah menjadi sebutan umum. Ini adalah bentuk sastra yang dikenal sebagai AORISTIC PRESENT, 
yang berarti "sekarang juga Mesias menyembuhkan engkau" 

□ "Bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu" Ini adalah dua AORIST ACTIVE IMPERATIVES yang 
menunjukkan intensitas dan penting ! 

□ "Seketika itu juga bangunlah orang itu" ini menunjukkan iman orang itu dalam menanggapi khotbah 
Petrus tentang Yesus 

9:35 "semua penduduk Lida" Ini adalah contoh yang baik dari noninclusive penggunaan istilah "semua" di 
dalam Alkitab (lih. Kej 41:37; Ul 2:25;. Lukas 2:1; Rom. 11 : 26). 

□ "Sharon" ini mengacu ke dataran pantai utara di Palestina. Jaraknya tiga puluh mil dari Yope ke Kaisarea. 

□ "Lalu mereka berbalik kepada Tuhan" Kata "berbalik" mencerminkan kata PL untuk pertobatan (Shub). 
Ini berarti berbalik dari dosa dan diri sendiri (pertobatan) dan berpaling (iman) kepada Tuhan (lih. 11:21). 



161 



Ringkasan pernyataan yang sedikit ini disebut beberapa kali dalam bagian ini, menunjukkan gerakan yang 
besar dari Roh Allah melalui Petrus dan kemudian melalui Paulus. Mujizat membukakan pintu bagi pemberitaan 
Injil. 



NASKAH NASB (UPDATE): 9:36-43 

36 Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita - dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu 
banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. "tetapi pada waktu itu ia sakit lalu meninggal. Dan 
setelah dimandikan, mayatnya dibaringkan di ruangatas. 38 Lida dekat dengan Yope. Ketika murid-murid 
mendengar, bahwa Petrus ada di Lida, mereka menyuruh dua orang kepadanya dengan permintaan: 
"Segeralah dating ke temapt kami." 3, Maka berkemaslah Petrus dan berangkat bersama-sama dengan 
mereka. Setelah sampai di sana, ia dibawa ke ruang atas dan semua janda dating berdiri dekatnya dan 
sambil menangis mereka menunjukkan kepadanya semua baju dan pakaian , yang dibuat Dorkas waktu ia 
masihhidup. 4(l Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan berdoa,. Kemudian ia 
berpaling kepada mayat itu dan berkata: "Tabita, bangkitlah!" Lalu Tabita membuka matanya dan ketika 
melihat Petrus, ia bangun lalu duduk. 41 Petrus memegang tangannya dan membantu ia berdiri. Kemudian 
ia memanggil orang-orang kudus beserta janda-janda, lalu menunjukkan kepada mereka, bahwa 
perempuan itu hidup. 42 Peristiwa itu tersiar di seluuh Yope dan banyak orang menjadi percaya kepada 
Tuhan. 43 Kemudian daripada itu Petrus tinggal beberapa hari di Yope, di rumah seorang yang bernama 
Simon, seorang penyamak kulit. 



9:36 "Yope" Sekarang kota ini dikenal sebagai Jaffa (Yafo). Itu adalah pelabuhan kuno untuk Yerusalem. 
Sekarang ini adalah bagian dari kota modern Tel Avrv-Yafo. 

□ "Murid" Istilah "murid" digunakan cukup sering di dalam Kisah Para Rasul. Secara harafiah berarti "pelajar" 
tetapi digunakan dalam pengertian orang percaya. 

□ "Tabitha... Dorkas" Nama wanita Aram ini adalahTabitha; nama Yunani-nya Dorkas. Sebagian besar orang 
Yahudi yang mempunyai hubungan sosial atau komersial dengan non-Yahudi memiliki dua nama, yang satu 
Aram dan yang lainnya Yunani. Kedua nama berarti "kijang", yang merupakan simbol rahmat dan keindahan (lih. 
Kidung Agung 2:9, 17; 04:05; 7:3). 

□ "Berbuat baik dan memberi sedekah" Ini merujuk kepada orang Yahudi yang memberi sedekah. Ini 
adalah konsep Yahudi mengenai sumbangan mingguan yang dikembangkan di Sinagog untuk perawatan orang- 
orang Yahudi miskin di masyarakat. Secara rohani ini dianggap penting oleh orang-orang Yahudi pada masa 
Yesus. Gereja mengikuti pola ini (lih. Kis 6). Lihat Topik Khusus di 3:2. 

□ "Yang terus-menerus dia lakukan" Ini merupakan IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE. Ini berbicara 
tentang tindakan kebiasaan di masa lalu. 

9:37 "Setelah dimandikan, mayatnya dibaringkan di ruang atas" Memandikan mayat adalah cara khas 
Yahudi untuk persiapan penguburan. Di Yerusalem mayat harus dikubur pada hari yang sama saat ia meninggal, 
tetapi di luar Yerusalem, pemakaman bisa tertunda selama tiga hari. Lihat Topik Khusus di 5:6. 

9:38 "menyuruh dua orang kepadanya" orang percaya ini telah mendengar tentang mujizat besar yang 
dilakukan oleh Allah melalui Petrus dan mereka percaya bahwa ia bisa melakukan sesuatu untuk wanita Kristen 
Yahudi yang luar biasa ini. 

9:39 "dan semua janda datang berdiri dekatnya" Rupanya mereka mengenakan pakaian yang telah dibuat 
Dorkas untuk mereka, terdiri dari dua macam: (1) pakaian dalam batin dan (2) jubah luar. 

9:40 "Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar" Secara harfiah adalah "mengusir mereka". Hal yang 
sama yang Yesus lakukan dalam Markus 5:40. Bahkan, ada kemiripan besar antara mujizat-mujizat yang 

162 



dilakukan Petrus dan mukjizat yang dilakukan dalam hidup Yesus. Pelayanan Yesus adalah satu-satunya contoh 
bagi para Rasul itu. 

Pertanyaannya adalah, "Kenapa Petrus ingin semua dari mereka meninggalkan ruangan?" Yesus 
melakukan ini karena Dia tidak ingin dikenal sebagai penyembuh saja, sedang Injil belum sempurna. Tapi kenapa 
Petrus melakukan hal ini? Tampaknya mukjizat ini membuka pintu iman, sehingga tampaknya ia ingin sebanyak 
mungkin orang melihatnya. 

□ "Berlutut" Posisi doa yang biasa bagi orang Yahudi adalah berdiri dengan tangan dan mata diangkat ke 
surga. Namun, dalam Kitab Kisah Para Rasul, tercatat beberapa kali bahwa para murid berlutut untuk berdoa. 
Tujuannya adalah untuk penekanan (lih. 7:60; 20:36, 21:5), seperti yang dilakukan Yesus di Taman Getsemani 
(lih.Luk 22:41). 

□ "Tabita, bangkitlah" Tampaknya ia berbicara dalam bahasa Aram. Yesus dan orang-orang Yahudi di 
Palestina pada abad pertama, semunyaa berbicara dalam bahasa Aram, bukan Ibrani. Hal ini berlaku pada zaman 
Ezra-Nehemia (lih. Neh 8:4-8). 

9:41 "orang-orang kudus" Lihat Topik Khusus: Orang-orang kudus di 9:13. 

9:42 "dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan" Ini adalah ringkasan laporan lainnya yang 
menunjukkan hasil besar mukjizat dan pelayanan khotbah Petrus. Lihat Topik Khusus di 2:40 dan 3:16 

9:43 "Petrus tinggal beberapa hari di Yope, di rumah seseorang bernama Simon, seorang penyamak 
kulit." Legalisme Petrus sebagai orang Yahudi pasti telah dilanggar olehnya karena ia tinggal bersama seorang 
penyamak kulit yang tidak tahir (harus berurusan dengan kulit binatang mati) seperti Simon. 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa pertobatan Paulus direkam tiga kali dalam Kisah para rasul? 

2. Mengapa tiga kisah pertobatan Paulus sedikit berbeda? 

3. Berapa banyak pilihan yang Paulus miliki dalam pertobatannya? Apakah pengalamannya harus dilihat 
sebagai hal yang normal? 

4. Mengapa orang Yahudi Helenistik mencoba membunuh Paulus? 

5. Jika Petrus dan Paulus menggunakan mukjizat untuk membuka pintu bagi Injil, mengapa Allah tidak 
menggunakan metode yang sama secara lebih lagi pada hari- hari ini? 



163 



KISAH 10 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Petrus dan Kornelius 


Kornelius mengirim sebuah 
delegasi 


Pertobatan Kornelius 


Petrus dan Kornelius 


Petrus mengunjungi seorang 
perwira pasukan 


10:1-8 


10:1-8 
Penglihatan Petrus 


10:1-8 


10:1-3 

10:4a 
10:4b-8 


10:1-2 
10:3-8 


10:9-16 


10:9-16 

Panggilan ke Kaisarea 


10:9-16 


10:9-13 

10:14 

10:15-16 


10:9-16 


10:17-23a 


10:17-23 


10:17-23a 


10:17-18 
10:19-21 
10:22-23a 


10:17-23a 


10:23b-33 


Petrus berterau dengan 
Kornelius 

10:24-33 


10:23b-29 
10:30-33 


10:23b-29 
10:30-33 


10:23b-33 


Petrus berbicara di rumah 


Berkhotbah kepada seisi 




Khotbah Petrus 


Petrus berbicara di rumah 


Kornelius 


rumah Kornelius 






Kornelius 


10:34-43 


10:34-43 


10:34-43 


10:34-43 


10:34-35 
10:36-43 


Orang bukan Yahudi 


Roh Kudus turun ke atas 




Orang bukan Yahudi 


Baptisan orang bukan 


menerima Roh Kudus 


orang kafir 




menerima Roh Kudus 


Yahudi 


10:44-48 


10:44-48 


10:44-48 


10:44-48 


10:44-48 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 



164 



merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 10:1-8 

*Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira pasukan yang disebut pasukan 
Italia. 2 Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyaksedekah kepada orang 
Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah. 3 Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas 
tampak kepadanya seorang malaikat Allah masuk ke rumahnya dan berkata kepadanya: "Kornelius!" 4 Ia 
menatap malaikat itu dan dengantakut ia berkata: "Ada apa, Tuhan? Jawab malaikat itu: "Semua doamu 
dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau. 5 Dan sekarang, suruhlah 
beberapa orang ke Yope untuk menjemput seorang bernama Simon dan yang disebut Petrus, yang tinggal 
di tepi laut. 7 Setelah malaikat yang berbicara kepadanya itu meninggalkan dia, dipanggilnya dua 
oranghambanya beserta seorang prajurit yang saleh dari orang-orang yang selalu bersama-sama dengan 
dia. 8 Dan sesudah ia emnjelaskan segala sesuatu kepada mereka, ia menyuruh mereka ke Yope. 



10:1 "Di Kaisarea ada seorang pria". Pertobatan Kornelius adalah peristiwa besar. Namun, hams diingat bahwa 
dia bukanlah penghalang sosial pertama yang telah ditaklukan oleh Injil. (1) Yang pertama adalah orang-orang 
Samaria; (2) kemudian ada sida-sida Ethiopia yang juga takut akan Allah, dan (3) kemudian Kornelius, yang 
bukan hanya sekedar orang kafir, tetapi juga perwira tentara Romawi yang merupakan bagian dari militer yang 
menduduki Tanah Perjanjian. Tidak begitu banyak penekanan tentang pertobatan Kornelius karena ia sudah 
menjadi orang yang takut akan Allah, seperti sida-sida Ethiopia, namun sejumlah besar kerabat dan teman-teman, 
yang disebutkan dalam ay. 1, 24, 27, 44, 48, yang juga diselamatkan. Petrus mengacu pada catatan saat sidang di 
Yerusalem dalam Kisah 15:7-9 dan mengatur langkah bagi misi Gereja non-Yahudi. 

□ "Kornelius" Catatan kaki 1 dalam Komentar F. F. Bruce's Commentary on the Book of the Acts, hal. 214, 
mencatat "Kornelius adalah nama yang sangat umum di Roma sejak Publius Cornelius Sulla tahun 82 SM 
membebaskan 10.000 budak yang terdaftar di gens Cornelia, yang ia miliki". Gens adalah marga atau kelompok 
keluarga yang berbagi nama umum dan keyakinan dalam satu keturunan atau pahlawan (seperti di sini). 

□ "Perwira pasukan" Perwira pasukan disebutkan beberapa kali dalam Perjanjian Baru dan selalu dalam hal 
yang baik (lih. Mat. 8:5, Lukas 7:2, 23:47, Kis 10:1, 22:5, 27:3, dll ). Secara teknis mereka pemimpin seratus 
orang, namun mereka bintara perwira, seperti sersan mayor kita. 

□ "Disebut pasukan Italia" Biasanya pasukan Romawi terdiri dari 600 laki-laki. Khusus yang satu ini terdiri 
dari seribu relawan Romawi yang ditempatkan di Suriah. Kita tahu dari bukti sejarah bahwa mereka disebut 
sebagai kelompok penunjang. Mungkin mereka adalah pemanah. Pasukan Romawi hams ditempatkan di Palestina 
karena pemberontakan orang Yahudi. 

10:2 "orang yang saleh" Ada tiga gambaran dari kesalehan orang ini: 

1. dia dan seisi mmahnya takut akan Allah (lihat catatan di ay. 22) 

2. dia selalu memberi banyak sedekah kepada masyarakat 

3. dia memiliki kebiasaan berdoa kepada Allah (lih. ay. 22; 13:16,26). 

165 



Orang ini taat beragama, secara emosional dan sosial terhubung ke Sinagog, meskipun ia bukan 
sepenuhnya seorang yang bertobat. Untuk menjadi orang yang bertobat sepenuhnya syaratnya adalah 

1. disunatjika laki-laki 

2. membaptis dirinya di hadapan saksi 

3. jika mungkin, mempersembahkan 'kurban" di Bait Allah. 

Persyaratan ini mencegah banyak bangsa lain yang tertarik untuk menjadi penganut agama sepenuhnya. 

□ "Dengan seisi rumahnya" Ini adalah penyebutan pertama keluarga sebagai unit keagamaan yang sering kita 
temukan dalam Kitab Kisah Para Rasul (lih. Kis 10:02; 11:14; 16:15, 31; 18:8). Ini menunjukkan konteks budaya 
bahwa kepercayaan ayah selalu menjadi kepercayaan seisi rumahnya, bahkan seluruh keluarga besarnya termasuk 
para hamba. 

□ "Banyak sedekah" ini mengacu pada memberikan sedekah. Untuk orang-orang Yahudi ini akan 
menunjukkan bahwa Kornelius adalah bagian aktif dari sinagoga lokal dan tampaknya seorang yang takut akan 
Allah. Lihat Topik Khusus: Memberikan Sedekah pada 3:2. 

□ "Senantiasa berdoa kepada Allah" Ada tiga PRESENT PARTICIPLES di sini, yang menyatakan tindakan 
terus-menerus yang menunjukkan kesalehan Kornelius. 

1 . takut akan Allah, PRESENT MIDDLE (deponent) 

2. memberikan sedekah, PRESENT ACTIVE 

3. berdoa, PRESENT MIDDLE (deponent) 

Ibadah orang ini dilakukan setiap hari dan secara pribadi. Dia melakukan dua hal yang paling dihormati 
Yudaisme rabinis yaitu memberi sedekah dan berdoa. 

10:3 "Kira-kira jam tiga petang" Ini merujuk kepada waktu persembahan petang hari (yaitu jam 3 petang, lih. 
Kel 29:39, 41; Bil. 28:3-31; I Raj. 18:29-36; Maz. 55:17; 141:2; Dan. 6:10; Josephus antiq. 11.4.1; Wars 1.1.1). 
Ini adalah waktu tradisional untuk berdoa. 

□ 

NASB, NRSV,TEV "jelas melihat" 

NKJV "melihat dengan jelas" 

NJB, NIV "sangat jelas melihat" 

Dalam injil, kata phaneros berarti secara terbuka atau menampilkan di hadapan umum (lih. Markus 1:45, 
Yohanes 7:10). Satu-satunya yang terjadi di sini dalam Kisah 10, di mana tampaknya menyiratkan "jelas" atau 
"terang". penglihatan ini datang di siang hari dengan sangat nyata dan sangat jelas. 

□ "Dalam suatu penglihatan seorang malaikat Allah" Dalam beberapa hal pertobatan ini mirip dengan 
Saulus. Orang ini adalah orang yang taat beragama. Tuhan mengirimkan agen supernatural untuk mengarahkan 
dia kepada iman. Siapa yang bisa mengatakan "Tidak"? Pertobatan ini adalah tanda dari pilihan Tuhan, bukan 
kehendak bebas manusia. Orang-orang ini meresponi bukti yang luar biasa dan mengalami kenyataan Injil. 

10:4 Pesan malaikat mengandung dua istilah pengorbanan: "naik" dan "Allah mengingat". Rupanya Allah 
menerima ibadah orang ini (yaitu doa dan sedekah) bahkan sebelum ia mendengar Injil. 

□ "Ia menatap malaikat itu" Lihat catatan pada 1:10 

□ "Ada apa, Tuhan" Sangat sulit untuk mengetahui bagaimana menerjemahkan istilah Tuhan ini. Hal ini dapat 
berarti (1) "Bapak" atau "Tuan" atau (2) "Tuhan" dalam arti teologis dari tuan / pemilik / berdaulat. Bagian baik 
lain dari PB yang menunjukkan ambiguitas adalah Yoh. 4:1,11,15,19,49. Dalam Kisah Para Rasul bahkan ada 
tambahan kemungkinan. Cornelius menyebut malaikat sebagai Tuhan (lih. Wah 7:14) dan Petrus menyebut "suara 
itu" (lih. 10:13,15) sebagai Tuhan (lih. 10:14). Oleh karena itu, istilah itu bisa mengacu pada setiap manifestasi 
pribadi supranatural, dengan referensi khusus kepada Yesus. Dalam 8:26 dan 29 malaikat Tuhan diidentifikasi 

166 



dengan Roh. Keadaan yang berubah-ubah dan pemindahan yang sama terjadi antara "suara itu" dan "Roh" dalam 
10:13,14,15 dan 19,20. 

10:5 "Sekarang suruhlah beberapa orang ke Yope" Ini merupakan AORIST MIDDLE (deponent) 
IMPERATIVE. Perhatikan bahwa malaikat tidak memberitakan Injil, tetapi menjemput Petrus. Tuhan 
menggunakan manusia sebagai alat (lih. Kel 3:7-10). Orang ini, meskipun, seorang beragama yang saleh dan tulus 
(seperti Saulus), butuh untuk mendengar dan meresponi Injil Yesus Kristus. 

10:7 "dipanggilnya dua orang hambanya beserta seorang prajurit yang saleh" Ini menjadi tiga orang. 
Namun, dalam ayat 19 hanya dua dari mereka yang disebutkan. Mungkin prajurit itu adalah seorang penjaga dan 
dua orang hamba yang berkata-kata. 

10:8 Cornelius melibatkan keluarga dan teman-temannya dalam kepercayaannya. Orang ini menghidupi apa yang 
dia percaya. Seluruh masyarakat akan menjadi orang percaya dalam Kristus melalui dia. 
Ketiga orang ini pasti telah berjalan sepanjang malam, bertanya-tanya serta mendiskusikan pesan malaikat dan 
iman tuan serta sahabat mereka. 



NASKAH NASB (UPDATE): : 10:9-16 

9 Keesokkan harinya ketika ketiga orang itu berada dalam perjalanan dan sudah dekat kota Yope, 
kira-kira pukul dua belas tengah hari, naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa. 1(l Ia merasa lapar dan 
ingin makan, tetapi sementara makanan disediakan, tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi. "Tampak 
olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat 
sudutnya, yang diturunkan ke tanah. 12 Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, 
binatang menjalar dan burung. 13 Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai 
Petrus, sembelihlah dan makanlah!" 14 TetapiPetrus menjawab: "Tidak, Tuhan, Tidak, sebab aku belum 
pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir." ''Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara 
yangberkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram." 
16 Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit. 



10:9 "kira-kira pukul dua belas tengah hari, naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa" Meskipun 
Yudaisme rabinis telah membuat peraturan untuk berdoa pada pukul 09:00 pagi dan 03:00 siang (waktu untuk 
mempersembahakan korban setiap hari di Bait Allah), orang-orang Farisi telah menambahkan sore hari sebagai 
waktu lainnya yang tepat. Rupanya Petrus bertindak dalam tradisi para tua-tua dengan berdoa di siang hari atau 
mungkin dia hanya sedang tidur siang sebelum makan siang. 

10:10 "ia merasa lapar" Situasi saat Petrus mendapat penglihatan adalah dalam konteks ia lapar dan dia melihat 
ke Samudra Mediterania dari atap Simon. Kata "lapar" hanya digunakan di sini dalam semua literatur Yunani 
yang dikenal. konotasi yang tepat adalah sulit untuk diketahui, tapi dengan menambahkan PREPOSITION pros, 
hal ini dapat berarti "bukan main laparnya" tapi dalam konteks ini mengejutkan. Hapax legomenon ini (kata-kata 
yang digunakan hanya sekali dalam PB) tetap tidak pasti sampai informasi lebih leksikal ditemukan. Tidak pasti 
alas an mengapa Lukas memilih untuk menggunakan istilah yang jarang ini, tetapi konteksnya secara umum 
adalah jelas. 

□ "rohnya diliputi kuasa ilahi" Secara harliah artinya "dari dalam dirinya sendiri" atau "hilang kesadaran", 
yang sering digunakan untuk kata takjub (lih. Markus 5:42; 16:08; 5:26 Luk; dan beberapa teks LXX). Kita 
mendapatkan istilah bahasa Inggris " ecstasy " yang berasal dari kata Yunani. Dalam ayat dan 11:05 dan 22:17 itu 
berarti keadaan mental setengah sadar yang memungkinkan Allah untuk berbicara pada pikiran bawah sadar. Ini 
adalah kata yang berbeda dari yang digunakan dalam ayat 3 untuk menjelaskan penglihatan Kornelius. 

□ 

NASB "langit terbuka" 

NKJV, TEV "surga terbuka" 

167 



NRSV "surga terbuka" 

NJB "tahta surga terbuka" 

Ini adalah PERFECT PASSIVE PARTICIPLE, secara literal artinya "langit yang telah dan terus akan 
dibuka". Dalam PL langit itu plural. Pembukaan atmosfer ini adalah sebuah idiom untuk hal spiritual, dimensi 
yang tak terlihat menembus ke dalam realitas fisik (lih. Yeh 1:1; Mat. 3:16; Markus 1:10; Lukas 3:21, Yohanes 
1:51, Kis 7:56; 10:11; Wah 4:1; 19:11). 

□ "berbentuk kain lebar" ini adalah istilah yang sama digunakan untuk layar sebuah kapal 

10:12 "pelbagai jenis binatang berkaki empat dan binatang menjalar dan burung" ini adalah ketiga kalinya 
bagian yang sama tentang hewan ini ditemukan dalam Kej. 1 dan 6:20. Rupanya mereka terdiri dari binatang halal 
dan haram menurut hukum makanan Yahudi Im. 1 1 . 

10:13 "Kedengaranlah olehnya suatu suara" Sejak dari penutupan Maleakhi sampai pada periode PB tidak ada 
suara penuh otoritas dari Allah di antara orang-orang Yahudi. Selama periode ini ketika orang Yahudi ingin 
mengkonfirmasi sesuatu yang diwahyukan dari Allah, mereka bergantung pada sesuatu yang dikenal sebagai bath 
kol. Kita melihat ini dalam PB di Mat. 3:17; 17:5; juga dalam Kis. 9:7 dan di sini. 

10:14 "sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir" "Sebab" adalah ungkapan 
Yunani kuat yang digunakan beberapa kali dalam Septuaginta untuk menterjemahkan beberapa idiom bahasa 
Ibrani. Petrus masih berjuang dengan ortodoksi Yahudi. Dia mendasarkan tindakannya pada Im. 11. Namun, 
Yesus tampaknya telah secara khusus menangani masalah ini dalam Markus 7:14 dst, terutama ayat 19. Sangat 
menarik untuk dicatat bahwa Injil Markus ternyata adalah kumpulan ulang atau khotbah Rasul Petrus dari Roma. 

10:15 "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram" Ini adalah PRESENT 
ACTIVE IMPERATIVE dengan NEGATIVE PARTICLE, yang biasanya berarti menghentikan tindakan yang 
sudah berlangsung. 

10:16 "Hal ini terjadi sampai tiga kali" Bukan hal yang biasa di Alkitab untuk doa-doa penting, pujian atau 
tindakan hams diulangi sampai tiga kali: (1) Yesus berdoa di Taman Getsemani (lih. Markus 14:36,39); (2) 
diskusi Yesus dengan Petrus setelah kebangkitan (lih. Yohanes 21:17), (3) doa Paulus "duri dalam daging" 
(lih. II Kor 12:8). Ini adalah cara Semit untuk menekankan sesuatu (lih. Yes. 6:3; Yer 7:4). Dalam hal ini 
secara khusus menunjukkan keengganan Petrus untuk mematuhi suara surgawi ! 

T. Robertson, Word Pictures In the New Testament memiliki kata yang tajam pada poin ini. 

"Berikut ini adalah ilustrasi mencolok dari sikap keras kepala dari orang yang mengakui suara Allah 

datang kepadanya ketika perintah Tuhan yang salib itu menimbulkan suatu preferensi dan prasangka. Ada 

banyak contoh sekarang, khusunya dalam hal ini. Dalam arti sebenarnya Petrus mempertahankan sikap 

saleh di luar kehendak Tuhan "(hal. 137). 



NASKAH NASB (UPDATE): 10:17-23a 

17 Petrus bertanya-tanya di dalam hatinya, apa kiranya arti penglihatan yang telah dilihatnya itu. 
Sementara itu telah sampai dimuka pintu orang-orang yang disuruh Kornelius dan yang berusaha 
mengetahui di mana rumah Petrus. 18 Mereka memanggil seorang dan bertanya, apakah simon yang 
disebut Petrus ada menumpang di rumah itu. 19 Dan ketika Petrus sedang berpikir tentang penglihatan itu, 
berkatalah Roh: "Ada tiga orang mencari engkau. 2 °Bangunlah, turunlah ke bawah dan berangkatlah 
bersama-sama dengan mereka, jangan bimbang, sebab Aku yang menyuruh engkau ke mari. 21 Lalu 
turunlah Petrus ke bawah dan berkata kepada orang-orang itu: "Akulah yang kamu cari; apakah maksud 
kedatangan kamu?" 22 Jawab mereka: "Kornelius, seorang perwira yang tulus hati dan takut akan Allah, 
dan yang terkenal baik di antara seluruh bangsa Yahudi, telah menerima penyataan Allah dengan 
perantaraan seorang malaikat kudus, supaya ia mengundang engkau ke rumahnya dan mendengar apa 
yang akan kau katakan." 23 Ia mempersilahkan mereka untuk bermalam di situ. 



168 



10:17 "Petrus bertanya-tanya dalam hatinya" ini adalah IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE, yang 
menunjukkan awal dari suatu tindakan di masa lalu. Istilah ini digunakan beberapa kali oleh Lukas untuk 
menunjukkan kebingungan secara mental (lih. Lukas 9:7, Kis 2:12; 5:24; 10:17). Petrus tidak segera memahami 
tujuan penglihatan tersebut. 

□ "Penglihatan" Kata yang digunakan disini untuk menggambarkan pengalaman Petrus, horama, sama seperti 
yang digunakan untuk penglihatan Kornelius dalam ay 3 (lih. ay. 19). 

10:19 "Berkatalah Roh kepadanya" Hubungan yang tepat antara "Roh" (ay. 19) berbicara dan "malaikat" (ay. 
3,22) berbicara di konteks ini adalah tidak pasti (lih. ay 20, " Aku sendiri yang menyuruh mereka". Rupanya 
malaikat itu berbicara atas nama Roh Kudus atau keduanya diidentifikasi seperti theophony PL (lih. Kel.3: 2,4; 
Kis 8:26,29) 

10:20 Ayat ini sangat tegas. 

1 . bangunlah, PARTICIPLE digunakan sebagai IMPERATIVE 

2. turunlah ke bawah, AORIST ACTIVE IMPERATIVE 

3. berangkatlah bersama-sama dengan mereka, PRESENT MIDDLE (deponent) IMPERATIVE 

4. jangan bimbang, PARTICIPLE digunakan sebagai IMPERATIVE 

5. Aku yang menyruh engkau, ego dengan PERFECT ACTIVE INDICATIVE 

Tidak ada pilihan lain bagi Petrus selain pergi ! Ini adalah pertemuan ilahi. Roh bertanggung jawab untuk 
penglihatan Kornelius, Kornelius menyuruh orang-orang, penglihatan Petrus, dan sekarang Petrus menanggapi 
permintaan mereka. 

10:22 Mereka dengan setia menceritakan apa yang telah terjadi. 

□ 

NASB "orang benar" 

NKJV "orang yang adil" 

NRSV,NJB "orang jujur" 
TEV "orang baik" 

Istilah ini hams digunakan dalam pengertian PL "tidak bersalah". Itu tidak mengacu pada keadaan tanpa 
dosa (lih. Kejadian 6:1; Ayub 1:1; 1:6 Lukas; 2:25) atau kebenaran diperhitungkan dalam Kristus (lih. Rom. 4). 
Orang ini menghidupi segala yang dia pahami tentang kehendak Allah. Lihat Topik Khusus: kebenaran di 3:14. 

□ 

NASB, NRSV,NJB "takut akan Allah" 

NKJV "orang yang takut akan Allah" 

TEV "yang menyembah Allah" 

Frase ini (atau yang seperti itu) sering digunakan untuk menggambarkan Kornelius (lih. 10:2,22,35). 
Dalam Kisah Para Rasul 13:16,26,43,50 digunakan bagi mereka yang bukan ras Yahudi dan bukan penganut 
agama penuh, tetapi mereka yang secara teratur menghadiri sinagoga. Mereka disebut "takut akan Tuhan" (lih. 
16:14; 17:4,17; 18:7). 

10:23 "ia mempersilahkan mereka untuk bermalam di situ" Ini adalah contoh lain pemisahan dari legalisme 
Yahudi yang dilakukan Petrus. Sudah pasti bahwa prajurit yang bersamanya adalah orang Romawi, namun Petrus 
tetap mengundangnya untuk makan malam dan beramah tamah. Perhatikan bagaimana dalam ay. 48 Petrus akan 
tinggal di sebuah rumah Romawi selama beberapa hari. 



NASKAH NASB (UPDATE): 10:23b-29 
23b Keesokkan harinya ia bangun dan 
dari Yope menyertai dia 24 Dan pada h; 
menantikan mereka dan ia telah memanggil sanak saudaranya dan sahabat-sahabatnya berkumpul. 



23b Keesokkan harinya ia bangun dan berangkat bersama-sama dengan mereka, dan beberapa saudara 
dari Yope menyertai dia 24 Dan pada hari berikutnya sampailah mereka di Kaisarea. Kornelius sedang 



169 



25 Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan sambil tersungkur di depan kakinya, ia 
menyembah Petrus. 26 Tetapi Petrus menegakkan dia, katanya: "Bangunlah, aku hanya manusia saja." 
27 Dan sambil bercakap-cakap dengan dia, ia masuk dan mendapati banyak orang sedang berkumpul. 28 Ia 
berkata kepada mereka: Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul 
dengan orang-orang yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah menunjukkan 
kepadaku, bahawa aku tidak boleh menyebutkan orang najis atau tidak tahir. 29 Itulah sebabnya aku tidak 
berkebaratan ketika aku dipanggil, lalu datang kemari. Sekarang aku ingin tahu, apa sebabnya kamu 
memanggil aku." 



10:24 "beberapa saudara dari Yope menyertai dia" Bab 11:12 mengatakan ada enam orang dari mereka. 
Petrus mengetahui bahwa kejadian ini akan menyebabkan masalah antara beberapa orang Yahudi pengikut Yesus. 
Oleh karena itu, ia mengambil beberapa saksi bersama-sama dia (lih. 11:12). 

□ "Kaisarea". Kaisarea adalah kota yang indah di tepi laut. Diberi nama demikian untuk menghormati Kaisar 
Romawi. Merupakan wilayah Palestina yang diduduki pasukan Romawi. Bangsa Romawi telah menjadikannya 
sebuah pelabuhan kecil. 

□ "memanggil sanak saudaranya dan teman-temannya berkumpul" Kornelius, yang menanti-nantikan 
suara Tuhan, memanggil semua keluarga dekat, teman, pelayan, dan mungkin prajurit lainnya. Mereka semua 
mungkin telah menunggu selama berjam-jam. Sungguh suatu semangat penantian dan pengharapan telah mengisi 
rumah tersebut! Semua orang ini pasti telah membahas tentang penglihatan dan pesannya. 
Inilah yang mengejutkan para pemimpin gereja Yahudi, bahwa sejumlah besar bangsa lain, banyak dari mereka 
yang tidak takut akan Allah, telah mengalami kepenuhan Roh dan baptisan (lih. ay 27). 

10:25,27 "Ketika Paulus masuk... ia masuk" Ada perbedaan jelas dalam teks Yunani di sini. Namun, "masuk" 
yang pertama, yang disebutkan dalam ay. 25 bisa menjadi pintu gerbang kota di halaman rumah, dan "masuk" 
yang kedua dalam ay 27 bisa jadi adalah rumah Cornelius. Apapun yang terjadi, sekali lagi Petrus melanggar 
ritualisme upacara Yahudi dengan memasuki rumah orang kafir. 

10:25 "sambil tersungkur di depan kaki-Nya dan menyembah Dia" Ini adalah kata biasa dalam Septuaginta 
dan Injil untuk ibadah. Tapi, dalam konteks ini "menghormati" lebih dapat ditangkap idenya (lih. NJB). Seorang 
malaikat telah mempersiapkan kedatangan orang ini; Kornelius tentu saja akan menghormati dan menghargai 
utusan ini(lih. Wah. 19:10; 22:8-9). 

10:28 " Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorangYahudi untuk bergaul dengan orang-orang 
yang bukan Yahudi" Petrus mengutip pelatihan rabinis nya atau sekolah sinagog, namun, ini tidak ditemukan 
dalam Perjanjian Lama, tetapi hanya dalam interpretasi rabbi. 

□ "Orang Asing" Istilah ini adalah teks lainnya yang unik dan hanya ditemukan di PB. Lukas telah memilih 
beberapa kata-kata yang sangat langka dalam bab ini. 

1. eusebes , vv.2,7, saleh (lih. II Pet. 2:9) 

2. prospeinos, ay. 10, lapar 

3. dienthumeomai, ay. 19, mencerminkan 

4. sunomileo, ay. 27, bercakap-cakap 

5. athemiton, ay. 28, larangan 

6. allophulo, ay. 28, orang asing 

7. anantirretos, ay. 29, bahkan tidak berkeberatan (lih. Kis. 19:36) 

8. prosopolemptes, ay. 34, membedakan orang (mirip dengan Roma 2:11; Ef. 6:9; Yak 2:19) 

9. katadunasteuo, ay. 38, menindas (lih. Yakobus 2:6) 

10. procheirotoneo, ay. 41, ditunjuk oleh 

Tidak pasti apakah Lukas menyalin beberapa khotbah mula-mula dan peristiwa dalam Kisah dari sumber 
lain atau catatan wawancara verbal dengan orang-orang yang hadir 

170 



□ "Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak 
tahir" Petrus mendengar kabar itu! Hewan-hewan di lembaran kain lebar itu mewakili semua manusia yang 
diciptakan menurut gambar Allah (lih. Kej 1:26-27). Kasih Tuhan untuk Kornelius beserta keluarga dan teman- 
temannya menunjukkan kepada Petrus tentang lingkup Injil kepada seluruh dunia! Ini akan meneguhkan 
kesaksian Filipus dan Stefanus. 



NASKAH NASB (UPDATE): 10:30-33 

30 Jawab Kornelius: "Empat hari yang lalu kira-kira pada waktu yang sama seperti sekarang, yaitu jam 
tiga petang, aku sedangberdoa di rumah. Tiba-tiba ada seorang berdiri di depanku, pakaiannya berkilau- 
kilauan. 31 dan ia berkata: "Kornelius, dosamu telah didengarkan Allah dan sedekahmu telah diingatkan di 
hadapan-Nya. 32 Suruhlah orang ke Yope untuk menjemput Simon yang disebut Petrus; ia sedang 
menumpang di rumah Simon, seorang penyamak kulit, yang tinggal di tepi laut. 33 Karena itu segera 
kusuruh orang kepadamu, dan dengan senang hati engkau telah dating. Sekarang kami semua sudah hadir 
disini di hadapan Allah untuk mendengarkan apa yang ditugaskan Allah kepadamu." 



10:30 "pakaiannya berkilau-kilauan" Para malaikat sering muncul dalam bentuk seperti ini (lih. 1:10; 
Mat.28:3; Markus 16:05, Yohanes 20:12, Lukas 24:4). 

10:31 Ini adalah ketiga kalinya dalam bab ini bahwa kesalehan Kornelius telah diteguhkan (lih. ay 4,22). 
Kornelius bukan kejutannya; tetapi teman-temannya, pelayan, dan keluarga yang juga percaya Kristus. Ini adalah 
salah satu dari beberapa contoh dalam Kisah para rasul tentang "keselamatan seisi rumah". 
Kita yang bertumbuh dengan model penginjilan barat yang menekankan respon kehendak individu dikejutkan 
dengan model tanggapan bersama/kelompok ini, tetapi sebagian besar dunia memiliki orientasi kelompok 
keluarga suku. Allah bisa bekerja melalui banyak model untuk menjangkau manusia yang diciptakan menurut 
gambar-Nya. Tidak hanya ada satu model penginjilan! 

10:33 Semua sudah hadir di sini di hadapan Allah untuk mendengarkan! Mereka menyadari bahwa mereka berada 
di tengah-tengah momen ilahi bersama dengan utusan Tuhan. 



NASKAH NASB (UPDATE): 34-43 

34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak 
membedakan orang. 35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan 
kebenaran berkenan kepada-Nya. 36 Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, 
yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua 
orang. 37 Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, 
sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes, 38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah 
mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan 
menyembuhkan semua orang yang dikuasai iblis, sebab Allah menyertai Dia. 3, Dan kami adalah saksi dari 
segala sesuatu yang diperbuat-Nya di tanahYudea maupun di Yerusalem; dan mereka telah membunuh 
Dia dan menggantung Dia pada kayu salib. 4(l Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan 
Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri, 41 bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, 
yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah makan dan minum bersama- 
sama dengan Dia, stelah Ia bangkit dari antara orang mati. 42 Dan Ia telah menugaskan kami 
memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim 
atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. 43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa 
percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya." 



10:34 "bahwa Allah tidak membedakan orang" Ini adalah awal khotbah Petrus kepada Kornelius. Merupakan 
contoh yang baik dari pemberitaan Injil gereja mula-mula kepada orang non-Yahudi. Dalam PL keadilan adalah 
karakter Allah (lih. Ul 10:17;. II Taw. 19:7) dan Allah juga menuntut umat-Nya untuk bertindak adil. (lih. Ul. 
1:17; 16:19). Ini juga merupakan karakteristik umum Allah dalam PB (lih. Rom 2:11; Gal. 2:6; Ef. 6:9; Kolose 

171 



3:24-25; I Pet. 1:17). Dalam PL kata-kata ini secara harfiah berarti "mengangkat wajah". Dalam pengadilan Ibrani 
terdakwa terus menundukkan kepala sehingga hakim tidak akan mengenali orang tersebut, dengan demikian 
hakim tidak akan berat sebelah. 

Tuhan tidak punya favorit (bangsa, ras, atau individu)! Jika ini benar lalu bagaimana predestinasi bekerja? Atau 
bagaimana Israel khusus? Waspada lah terhadap sistem modern teologi! 

10:35 "Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran 
berkenan kepada-Nya" Deskripsi ini tidak merujuk kepada konsep keselamatan spiritual, tapi dalam hal 
sedekah, doa, dan kesalehan. Lihat Topik Khusus di 3:2. Frase ini hams seimbang secara teologis dengan amanat 
untuk menerima Injil (lih. Yohanes 1:12; 3:16; Rm 10:9-13). Kebenaran utama adalah bahwa Allah menerima 
orang kafir tanpa mereka hams terlebih dulu menjadi penganut agama Yahudi. Ini menetapkan tahap teologis 
untuk Kisah 15, sidang Yerusalem. 

10:36 "Firman yang ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel" ini tidak mengacu pada Perjanjian 
Lama, tetapi kepada Yesus dan pemberitaan Rasul. 

□ "Firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus" ini dapat menjadi acuan kepada Yes. 
52:7. Istilah "damai sejahtera" digunakan dalam tiga cara dalam PB: (1) perdamaian antara Allah dan manusia 
(lih. Kol 1:20), (2) kedamaian subjektif dari orang percaya (lih. Yoh 14:27; 16:33, Fil. 4), dan (3) damai sejahtera 
diantara kelompok-kelompok manusia yang merespons kepada Kristus (lih. Ef.2:14-3:6; Kol 3:16). Didalam 
Kristus tidaka ada lagi hambatan bagi manusia (lih. Gal 3:28; Kol. 3:11)! 

□ "(Tuhan dari semua orang)" Ini adalah unsur universal dari pemberitaan dan undangan dari Injil Yesus 
Kristus yang masih terdengar begitu radikal dalam mulut seorang Yahudi ortodoks (lih. Kis 2:36; Mat. 28:18; 
Rom 10:12; Ef. 1:20-22; Kol 2:10; I Pet 3:22). Dia adalah Tuhan dari semua ras dan segala sesuatu (yaitu Tuhan 
atas alam semesta)! 



10:37,39 "kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi" Petrus menggunakan bentuk yang sama dengan 
khotbah Pentakosta-nya(lih. 2:22,33). Mereka telah mendengar tentang Yesus dan apa yang terjadi kepada-Nya di 
Yerusalem. 

Suatu keajaiban bagaimana orang-orang memiliki semua informasi ini. Apakah Petrus melebih-lebihkan? 
entah bagaimana apakah ini terlibat dalam beberapa peristiwa di Yemsalem? Apakah beberapa orang dari hamba 
ini adalah orang Yahudi? Naskahnya terlalu singkat dan kami tidak tahu. 
Beberapa khotbah ini digunakan untuk menyatakan: 

1 . Lukas menulis semua khotbah-khotbah dalam Kisah para rasul (tapi Lukas adalah seorang penulis Koine 
yang bagus dan ayat. 36-38 bukan bahasa Yunani yang dapat diterima dnegan baik). 

2. Lukas menulis yang sebenarnya dari sumber-sumbernya dan dikutip dengan akurat tanpa mengoreksi tata 
bahasa mereka yang kurang baik. 

3. Frase ini dimaksudkan agar dapat dipahami oleh pembaca Kisah Para Rasul yang akan datang (lih. The 
Jerome Commentary, jilid II, hal 189). 

Alasan mengapa Yesus dibaptis selalu menjadi perhatian bagi orang percaya karena baptisan Yohanes 
adalah baptisan pertobatan. Yesus tidak membutuhkan pertobatan atau pengampunan, karena Dia tidak berdosa 
(lih. II Kor 5:21;. Ibr. 4:15, 7:26, 1 Pet. 2:22; I Yohanes 3:5). Teori-teori yang ada adalah: 

1 . itu adalah contoh bagi orang percaya untuk diikuti 

2. itu adalah identifikasi-Nya dengan kebutuhan orang-orang percaya 

3. itu adalah pentahbisan Nya dan memperlengkapi untuk pelayanan 

4. itu adalah simbol tugas penebusan-Nya 

5. itu adalah persetujuan-Nya dari pelayanan dan pemberitaan Yohanes Pembaptis 

6. itu adalah pertanda kematian-Nya ecara profetik, penguburan, dan kebangkitan (lih. Roma 6:4; Kol 2:12). 



172 



Baptisan oleh Yohanes dilihat sebagai awal pelayanan Yesus yang dipenuhi oleh Roh. Ketiga Injil 
Synoptic merekam acara pentahbisan ini. Markus memulai penginjilannya (Petrus sebagai aksi mata) dengan 
peristiwa ini. Hal ini terlihat oleh Gereja awal sebagai awal khusus zaman baru dari Roh yang berkaitan dengan 
pelayanan Yesus kepada masyarakat. 

10:38 "Yesus dari Nazaret, bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa" 

Perhatikan hal-hal yang ditegaskan Petrus tentang Yesus. 

1. Allah mengurapi Yesus (mengurapi adalah akar kata Ibrani Mesias) 

2. Dengan Roh Kudus (zaman baru adalah zaman Roh) 

3. Dengan kuasa (pelayanan yang efektif) 

a. perbuatan baik 

b. penyembuhan semua yang tertindas oleh setan (kekuatan jahat dan Setan) 

4. Allah menyertai-Nya (Dia berbicara dan bertindak atas nama YHWH) 

Tampaknya ini merujuk pada baptisan Yesus (lih. F. F. Bruce, Answers to Questions, hal 171-172). 
Robert B. Girdlestone, Synonyms of the Old Testament, membuat pernyataan yang menarik: 
" Kata kerja jpmvv digunakan lima kali dalam Perjanjian Baru. Dalam keempat bagian ini mengacu pada 
pengurapan Kristus oleh Bapa-Nya, yaitu: Lukas 4. 18, yang dikutip dari Yes. 61. 1; Ibr. 1. 9, dikutip dari Mzm. 
45. 7; Kisah Para Rasul 4. 27, di mana digunakan dengan referensi khusus untuk kutipan dari Mazmur yang 
kedua, yang segera mendahului itu; dan Kisah Para Rasul 10. 38, di mana kita diberitahu Tuhan Yesus diurapi 
dengan Roh " (hal. 183). Lihat Topik Khusus: Kerygma di 2:14. 

10:39 "Mereka juga supaya la dihukum mati dengan menggantung-Nya pada" " Mereka" merujuk kepada 
orang Yahudi, massa, dan pemerintah Romawi. Lihat catatan pada 2:23. Konsep tergantung pada pohon ini 
disebutkan dalam 5:30 dan tercermin di Ul. 21:23 (yang semula disebut penancapan pada tiang setelah kematian 
untuk menghina seseorang, tetapi para rabbi pada hari penyaliban Yesus menafsirkannya sebagai penyaliban 
Romawi), yaitu Yesus menanggung kutukan hukum PL (Lih. Yes. 53) bagi kita (lih. Gal. 3:13) 

10:40 "Yesus itu telah dibangkitkan Allah" PB menegaskan bahwa ketiga pribadi dari Tritunggal itu aktif 
dalam kebangkitan Yesus: (1) Roh (Rm. 8:11; (2) Yesus (Yohanes 2:19-22; 10:17 -18), dan (3) Bapa (Kisah Para 
Rasul 2:24,32; 3:15,25; 4:10; 5:30; 10:40; 13:30,33,34,37; 27:31; Rom 6:4,9). Ini merupakan peneguhan 
kebenaran kehidupan Yesus, kematian, dan pengajaran tentang Allah. Adalah aspek utama dari Kerygma (yaitu 
khotbah dalam Kisah Para Rasul). 

□ "Pada hari yang ketiga" Karena melihat I Kor. 15:4, beberapa orang menghubungkan ayat ini dengan Mzm. 
16:10 atau Hosea 6:2, tetapi yang lebih memungkinkan adalah peristiwa di Yunus 1:17 karena berdasarkan Mat. 
12:40. 

10:40-41 "Allah berkenan, bahwa la menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa" Yesus 
menampakkan diri kepada beberapa kelompok terpilih (lih. Yoh 14:19, 24; 15:27; 16:16, 22; I Kor. 15:05 -9). 

10:41 "yang telah makan dan minum bersama Dia setelah la bangkit dari antara orang mati" Meskipun 
kebangkitan, tubuh Yesus tidak membutuhkan makanan fisik, la makan dan minum untuk menunjukkan kepada 
saksi khusus-Nya bahwa la nyata dan untuk mengungkapkan persekutuan-Nya dengan mereka (lih. Luk. 24:35, 
41-43; Yohanes 21:9-13). 

10:42 "la telah menugaskan kami untuk memberitakan kepada seluruh bangsa" kata ganti merujuk kepada 
Yesus (lih. Mat. 28:18-20; Lukas 24:47-48, Kis. 1:8; Yoh. 15:27). Saksi ini akan dimulai di Yerusalem, tetapi 
kemudian menjangkau ke seluruh dunia. 

□ "Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati" Kristus adalah agen Bapa dalam penghakiman 
(lih. Dan 7:13-14; Yohanes 5:22,27, Kis 17:31, II Kor. 05:10; II Tim. 4 : 1; I Pet 4:5) sama seperti waktu la 
menjadi agen Bapa dalam penciptaan (lih. Yohanes 1:3; Kol 1:16; Ibr 1:2). Yesus tidak datang untuk 
menghakimi, tapi untuk menyelamatkan (lih. Yoh 3:17-19). Ungkapan "hidup dan mati" mengacu pada 

173 



penghakiman eskatologis, Kedatangan-Nya yang Kedua kali. Beberapa orang percaya akan dibangkitkan (lih. I 
Tesalonika 4:13-18). 

10:43 "Tentang Dia-lah semua nabi bersaksi" Yesus menampakkan diri kepada dua orang murid di jalan 
menuju Emaus (hanya dicatat dalam Lukas 24:13-35) di mana dan bagaimana PL menunjuk kepada diri-Nya. 
Penampakan Yesus pada para murid yang berada di ruang atas dan informasi ini menjadi standar pendekatan 
untuk bersaksi kepada orang Yahudi (lih. 3:18). 

□ "oleh karena nama-Nya" (lih. Yoel 2:32 dan Lukas 24:47) 

□ "barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa" ini adalah berita Injil: 

1 . semua orang 

2. oleh karena nama-Nya 

3. yang percaya kepadaNya 

4. menerima pengampunan dosa 

Yesus adalah fokusnya, bukan perbuatan baik. Segala hal yang perlu dilakukan untuk setiap orang, 
siapapun, agar diselamatkan telah dilakukan! Tuhan memilih untuk bekerja dengan manusia yang telah jatuh 
melalui perjanjian. Inisiatif datang dari Dia dan Dia-lah yang mengatur agenda-Nya, tetapi Dia juga menuntut 
agar manusia menanggapi dengan pertobatan, iman, ketaatan, dan ketekunan. Manusia hams menerima karunia 
Allah dalam Kristus. Perpindahan ini tidak terjadi secara otomatis. 

Frank Stagg, New Testament Theology, mempunyai komentar menarik tentang pengampunan dan 
hubungannya untuk bertobat. 

"Pengampunan adalah panggilan untuk sadar dari dosa dan berbalik dari hal itu. Jaminan yang diberikan 
bahwa pengampunan dan penyucian pasti akan mengikuti setiap pengakuan dosa (I Yohanes 1:9), namun janji 
tidak diberikan di mana tidak ada pengakuan dosa. Di rumah Kornelius, Petrus menghubungkan pengampunan 
dengan iman, menyatakan bahwa untuk ini (Yesus) semua nabi bersaksi: bahwa melalui Nama-Nya setiap orang 
yang percaya akan menerima pengampunan dosa (Kis. 10:43). Dalam kepercayaan ini, dengan pertobatan dan 
pengakuan dosa, seseorang memiliki dan menyangkal dosanya. Ini bukan berarti bahwa pertobatan menang atas 
pengampunan; bahkan pertobatan tidak membuat seseorang layak menerima pengampunan. Sebagaimana ia telah 
dibuang, orang berdosa harus menerima penolakan dan menerima penerimaan kembali, meskipun dia tahu dirinya 
tidak layak untuk diterima. Orang berdosa tidak dapat diampuni sampai dia bersedia untuk menerima kata "tidak" 
dari Tuhan, dalam rangka mendengar-Nya berkata "ya "(hal. 94). Untuk "percaya kepada-Nya" lihat Topik 
Khusus di 3:16 



NASKAH NASB (UPDATE): 10:44-48 

44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang 
mendengarkan pemberitaan itu. 45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai 
Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa- 
bangsa lain juga. 46 Sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan 
memuliakan Allah. Lalu kata Petrus: 47 "Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini 
dengan air, sedangkan mereka telah meneriam Roh Kudus sama seperti kita?" 48 Lalu ia menyuruh mereka 
dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari 
lagi bersama mereka. 



10:44 Perhatikan bahwa Petrus belum selesai khotbahnya ketika Roh Allah turun (lih. 8:16-17; 10:44; 11:15). 

□ "Atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu" Penekanan teologis yang sebenarnya bukanlah 
tentang Kornelius. Dia telah sepenuhnya diterima oleh sinagog lokal. Semua itu adalah teman-temannya! 
Sebelumnya mereka tidak punya hubungan yang jelas, bahkan dengan Yudaisme, dan sekarang Tuhan telah 
sepenuhnya menerima mereka. Penerimaan ini ditunjukkan dan dikonfirmasi oleh manifestasi kuasa rohani yang 
sama dan kehadiran-Nya ditampilkan pada Pentakosta. 



174 



Perhatikan juga bahwa urutan peristiwa mengalami perubahan. Roh Allah turun sebelum baptisan air, 
bukan dalam kaitannya dengan itu (lih. 2:38) atau setelah itu (lih. 8:17). Lukas mencatat apa yang telah terjadi, 
bukan apa yang "seharusnya terjadi". Hati-hati dalam mencoba untuk mengubah salah satu pengalaman Injil yang 
dicatat dalam Kisah para rasul ini ke "pengalaman Injil" ! 

10:45 Manifestasi supernatural Roh yang sama (lih. ay 46) yang terjadi pada hari Pentakosta, terjadi lagi dan 
melibatkan orang-orang Romawi! Tanda khusus ini bukan untuk Kornelius dan teman-temannya saja, tetapi 
terutama bagi orang percaya yang telah disunat (lih. ay. 47). Ini ditunjukkan dalam kuasa, cara yang tak 
terbantahkan bahwa Allah telah menerima orang kafir (lih. 11:17), bahkan orang-orang Romawi! 
Lukas telah mengatur tahap sastra untuk Kisah 15, Sidang di Yerusalem. Baik Petrus dan Paulus telah yakin 
bersama dengan orang-orang Yahudi Helenistik yang percaya bahwa Tuhan sepenuhnya meterima bangsa-bangsa 
lain melalui Kristus. 

□ "Karunia Roh Kudus" Pelayanan Roh Kudus dapat dilihat dengan jelas dalam Yohanes 16:8-14. Di satu 
sisi, pengakuan dosa adalah karunia dari Roh Kudus. Keselamatan itu sendiri adalah karunia Roh Kudus. Hadirat- 
Nya adalah karunia Roh Kudus. Ini adalah zaman baru dari Roh. Tidak ada yang permanen dan efektif terjadi 
tanpa kehadiran dan kuasa Roh. 

□ "Telah dicurahkan" Ini merupakan PERFECT PASSIVE INDICATIVE. Mencurahkan adalah bagian dari 
sistem korban Perjanjian Lama. Diperkirakan oleh Roh dalam Yoel 2:28 dan dikutip oleh Petrus dalam khotbah 
Pentakostanya (lih. 2:17,33). Roh Kudus telah sepenuhnya dan permanen diberikan Allah kepada orang percaya. 

10:47 Ini adalah sebuah pertanyaan retoris yang mengharapkan jawaban "tidak". Pertanyaan ini adalah untuk 
mendapatkan konsensus para pemercaya Yahudi yang menyertai Petrus dari Yope. Lihat Topik Khusus: Baptisan 
di2:38 

10:48 "ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus" Perhatikan bahwa baptisan dilakukan 
dengan segera. Juga, perhatikan bahwa baptisan dilakukan dalam nama Yesus seperti dalam 2:38 dan 19:5. 
Rumus baptisan di Kisah Para Rasul adalah dalam nama Yesus, sedangkan dalam Mat. 28:19, adalah dalam nama 
Allah Tritunggal. Rumusnya tidaklah penting, namun yang penting adalah hati setiap orang yang akan dibaptis! 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
defmitif. 

1 . Mengapa keselamatan Kornelius begitu penting? 

2. Bagaimana pengalaman keselamatan Kornelius sama seperti pengalaman Paulus? 

3. Apa signifikansi teologis tentang lembar kain yang penuh dengan binatang dan komentar Petrus 
kaitannya dengan Kornelius? 

4. Mengapa pertobatan teman Kornelius menjadi masalah? 

5. Buat garis besar khotbah Petrus dan bandingkan dengan peristiwa keselamatan lainnya dalam Kisah 
Para Rasul. Mereka semua berbeda, namun sama. 



175 



KISAH 11 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Pertanggung jawaban Petrus 
kepada gereja di Yerusalem 


Petrus membela kasih 
karunia Allah 


Pembelaan Petrus 


Pertanggung jawaban Petrus 
kepada gereja di Yerusalem 


Yerusalem: Petrus 
membenarkan tingkah 
lakunya 


11:1-18 


11:1-18 


11:1-18 


11:1-4 
11:5-17 

11:18 






11:1-10 

11:11-14 
11:15-17 
11:18 


Gereja di Antiokhia 


Barnabas dan Saulus di 
Antiokhia 


Misi untuk orang-orang 
Yahudi di Antiokhia 


Gereja di Antiokhia 




Dasar Gereja di Antiokhia 


11:19-26 


11:19-26 
Dibebaskan ke Yudea 


11:19-26 

Bantuan atas bencana 
kelaparan dikirim ke 
Yerusalem 


11:19-26 






11:19-21 

11:22-24 

11:25-26 

Barnabas dan Saulus dikirim 
sebagai utusan Yerusalem 


11:27-30 


11:27-30 


11:27-30 


11:27-30 






11:27-30 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 
merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya me miliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



176 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 11:1-18 

^asul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima 
Firman Allah. 2 Ketika Petrus tiba di Yerusalem, orang-orang dari golongan yang bersunat berselisih 
pendapat dengan dia. 3 Kata mereka: "Engkau telah masuk ke rumah orang-orang yang tidak bersunat 
dan makan bersama-sama dengan mereka." 4 Tetapi Petrus menjelaskan segala sesuatu berturut-turut, 
katanya: ' ku sedang berdoa di kota Yope, tiba-tiba rohku diliputi kuasa ilahi dan aku melihat suatu 
penglihatan: suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya diturunkan dari 
langit sampai di depanku. 6 Aku menatapnya dan di dalamnya aku lihat segala jenis binatang berkaki 
empat dan binatang liar dan binatang menjalar dan burung-burung. 7 Lalu aku mendengar suara berkata 
kepadaku: Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah! 8 Tetapi aku berkata: Tidak, Tuhan, tidak, 
sebab belum pernah sesuatu yang haram dan yang tidak tahir masuk ke dalam mulutku. ' Akan tetapi 
untuk kedua kalinya suara dari sorga berkata kepadaku: Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak 
boleh engkau nyatakan haram! 1(l Hal itu terjadi sampai tiga kali, lalu semuanya ditarik kembali ke langit. 
11 Dan seketika itu juga tiga orang berdiri di depan rumah, di mana kami menumpang; mereka diutus 
kepadaku dari Kaisarea. n Lalu kata Roh kepadaku: Pergi bersama mereka dengan tidak bimbang! Dan 
keenam saudara ini menyertai aku. Kami masuk ke dalam rumah orang itu, 13 dan ia menceriterakan 
kepada kami, bagaimana ia melihat seorang malaikat berdiri di dalam rumahnya dan berkata kepadanya: 
Suruhlah orang ke Yope untuk menjemput Simon yang disebut Petrus. u Ia akan menyampaikan suatu 
berita kepada kamu, yang akan mendatangkan keselamatan bagimu dan bagi seluruh isi rumahmu. 15 A 
Dan ketika aku mulai berbicara, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, sama seperti dahulu ke atas kita. 16 
Maka teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membaptis dengan air, tetapi kamu akan dibaptis 
dengan Roh Kudus. 17 Jadi jika Allah memberikan karunia-Nya kepada mereka sama seperti kepada kita 
pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia?" 18 
Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya: "Jadi kepada 
bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup." 



11:1 Ayat ini menyiratkan bahwa para pemimpin gereja heran mendengar peristiwa ini. Mereka terkejut dan tidak 
sepenuhnya mendukung ! Mereka tidak memahami Amanat Agung (lih. Mat. 28:18-20; Lukas 24:47, Kis 1:8). 

□ "Saudara-saudara" Dahulu ini adalah sebutan bagi orang percaya yang menekankan identitas bersama 
keluarga kita (lih. 1:15; 6:3, 9:30, 10:23, 11:1,12, 29; 12:17; 14:2 ; 15:1,3,22,23,32-33,40; 16:2,40; 17:6,10,14; 
18:18,27; 21:7, 17; 22:5; 28:14-5). Menjadi seorang Kristen adalah menjadi bagian dari keluarga! 

□ "Di seluruh Yudea" ini menunjukkan keterbatasan geografis gereja pada saat itu. Bahkan setelah bertahun- 
tahun gereja tidak bergerak di luar batas-batas budaya. Perintah Yesus di 1 :8 tidak ditaati! 

□ "Bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah" ini adalah AORIST MIDDLE (deponent) 
INDICATIVE. Hal ini menunjukkan perlunya penerimaan pribadi terhadap pemberitaan Injil (lih. Yohanes 1:12; 
3:16; Roma 10:9-13 Ef 2:8-9). Ungkapan "Firman Allah" sejajar dengan "Injil". Janji-janji yang universal dalam 
PL/nubuatan kini sedang digenapi. 

11:2 "Ketika Petrus tiba di Yerusalem" Tampaknya masalah dengan misi terhadap orang kafir yang terus 
berlangsung di bab 15 adalah masalah berulang bagi kepemimpinan Yerusalem gereja mula-mula. Banyak orang 
bertobat yang menjadi Kristen masih sangat nasionalistik (lih. 15:05; 21:18-26). 

□ 

NASB "orang-orang yang disunat" 

NKJV "orang-orang bersunat" 

NRSV, NJB "orang-orang percaya yang disunat" 

TEV "orang-orang yang mendukung penyunatan orang kafir" 

Williams "juara sunat" 



177 



Frase ini digunakan dalam beberapa hal yang berbeda: (1) di 10:45 untuk menggambarkan enam orang 
teman Yahudi Petrus; (2) di sini, mengacu pada sekelompok orang percaya di gereja di Yerusalem (lih. 11:18), 
dan ( 3) dalam Galatia itu mengacu pada orang-orang percaya dari gereja Yerusalem (lih. 2:12) serta orang-orang 
Yahudi yang belum percaya (lih. 1:7; 2:4; 5:10,12). 

Ketulusan hati orang percaya sudah tidak diragukan lagi, begitu juga logika posisi mereka. Namun, sifat 
radikal Injil telah membuka pintu bagi semua orang yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan Hukum 
Musa. Ini adalah pemberitaan (kasih karunia, bukan kinerja, medatangkan keselamatan) dimana orang-orang 
percaya modern perlu mendengar dan memperhatikan ! 

□ 

NASB "mempersoalkan" 

NKJV "berselisih pendapat" 

NRSV, TEV "mengkritik" 
NJB "protes" 

Ini merupakan IMPERFECT MIDDLE INDICATIVE. Bentuk gramatikal ini menunjukkan tindakan 
berulang di masa lalu atau awal dari suatu tindakan. Perhatikan orang percaya tradisional ini mempermasalahkan 
Petrus, bukan Injil. Mereka tidak melihat bahwa ini adalah masalah Injil. 

11:03 "Engkau telah masuk ke rumah orang-orang tidak bersunat dan makan bersama-sama dengan 
mereka" Jelas Petrus adalah pemimpin yang tak tertandingi. Secara Gramatikal, ayat ini dapat berupa pernyataan 
atau pertanyaan (NRSV). 

Perihal persekutuan di meja sangat penting bagi orang Yahudi. Ini mungkin merupakan masalah di balik 
hukum makanan Im. 11. Orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Kanaan. Makan bersama dalam tradisi Timur 
Dekat kuno adalah semacam perjanjian persekutuan. 

Yesus telah dituduh melakukan pelanggaran dalam tradisi serupa di Mat. 9:11; 11:19; 5:30 Lukas; 15:2. 
Petrus berjuang dengan persoalan ini sepanjang pelayanan-Nya (lih. Gal 2:12). Sepertinya ini adalah masalah 
sensitif bagi orang percaya mula-mula. Sangat sulit untuk memikirkan kembali tradisi, budaya, dan preferensi 
pribadi, tapi Injil menuntut yang kita lakukan (lih. I Kor.l2:13; Gal. 3:23-29; Kol 3:11). 

11:4-18 Petrus menceritakan pengalamannya di rumah Simon dan Kornelius (Kis. 10) kepada para pemimpin 
Yahudi di Yerusalem. Pengulangan kembali (lih. Sidang di Yerusalem dalam bab 15) adalah cara Lukas 
menunjukkan betapa pentingnya masalah ini (penginjilan dunia) bagi kehidupan gereja. 

11:4 

NASB "dalam urutan teratur" 

NKJV "mulai dari permulaan" 

NRSV "berturut-turut" 

TEV "menceritakan dengan lengkap" 

NJB "secara detail poin demi poin" 

Kata kathexes is digunakan dalam PB hanya oleh Lukas (lih. Lukas 1:3; 8:1, Kis 3:24; 11:4; 18:23). Ini 
memiliki konotasi menjelaskan sesuatu dalam urutan logis, temporal, atau sekuensial. Hal ini sesuai dengan 
metode penelitian Lukas (lih. Luk. 1:1-4), kepribadian, dan pelatihan profesional (dokter). 

11:06 "Aku menatapnya" Lihat catatan pada 1:10 

11:12 

NASB "tanpa perasaan waswas" 

NKJV "tidak meragukan" 

NRSV "tidak membuat sebuah perbedaan" 

TEV "dengan tidak bimbang" 

NJB "tanpa ragu" 

Ada beberapa varian manuskrip Yunani yang terhubung dengan VOICE dari PARTICIPLE (ACTIVE or 
MIDDLE). Hal ini bahkan dihilangkan dalam manuskrip Yunani P 45 dan D. Sebagian dari masalahnya adalah 

178 



bahwa salah satu pilihan terjadi sebelumnya dalam 10:20, yang merupakan paralel dari bagian ini. Juru tubs 
cenderung membuat kesepakatan paralel. Seperti sebagian besar varian tekstual dalam PB, ini tidak 
mempengaruhi arti kalimat. 

11:14 "akan mendatangkan keselamatan" kesalehan Kornelius dan kemurahan hatinya tidak membuat dia 
mejadi seorang Kristen! 

11:15 Ayat ini penting secara teologis dalam hal melihat tujuan dari pengulangan pengalaman Pentakosta dalam 
Kisah para rasul. Tuhan menggunakan pengalaman pelantikan di Yerusalem untuk menunjukkan penerimaan-Nya 
terhadap kelompok rasial, geografis, dan budaya lainnya (lih. ay 17). Pengalaman itu tidak hanya untuk 
Kornelius, tetapi untuk (1) Petrus, (2) orang-orang Yahudi yang belum percaya, dan (3) gereja di Yerusalem. 

11:16 "Teringatlah aku akan perkataan Firman Tuhan" ini menunjukkan pola pendekatan Rasul dahulu 
untuk teologi: mengutip Yesus, menggunakan contoh Yesus, atau mengutip PL (lih. Mat. 3:11; Kisah Para Rasul 
1:5). Petrus menetapkan bahwa Tuhan sendiri sudah menyatakan terlebih dahulu tentang perkembangan ini (yaitu 
tanda-tanda) 

11:17 "jika" ini adalah kalimat FIRST CLASS CONDITIONAL yang dianggap benar dari perspektif penulis 
atau demi kepentingan penulis 

□ "Allah memberikan kepada mereka karunia yang sama" Seperti ay. 15, ini mengacu pada Pentakosta 
(lih. 2:1-4; 08:15, 10:46, 15:08). Keselamatan, sama seperti Roh Kudus, juga adalah karunia dari Allah (lih. Roma 
3:24; 5:15-17: 6:23; Ef 2:8). 

□ "pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus" Ini harus diterima (lih. 11:1; Yohanes 1:12; Ef. 
2:8-9). Ada beberapa PREPOSITION dalam PB yang digunakan untuk menggambarkan kepercayaan kepada 
Yesus: 

1. epi = pada (di sini) 

2. eis = ke 

3. Id = di 

4. Hoti = pernyataan tentang Yesus 

5. DATIVE CASE tanpa PREPOSITION 

Keragaman ini tampaknya menyiratkan bahwa tidak ada bentuk gramatikal khusus sehubungan dengan 
"percaya" (pisteuri). Biasanya pribadi, aspek kehendak ditekankan (kecuali untuk Hoti, yang berarti isi Injil atau 
doktrin). Yesus adalah pribadi yang harus diterima! Lihat Topik Khusus di 2:40 dan 3:16. 

11:18 "mereka menjadi tenang lalu memuliakan Allah" kesaksian Petrus tidak hanya menghentikan atmosfer 
negatif, tetapi menimbulkan pujian! Sebagian besar para pemimpin dan orang percaya dahulu dapat diajar dan 
fleksibel. Mereka bersedia untuk menyesuaikan teologi mereka dan mengikuti pimpinan Allah. 

□ "Kepada bangsa-bangsa lain Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup" 

Beberapa bagian dalam Perjanjian Baru yang menyiratkan bahwa Allah berdaulat adalah sumber pertobatan serta 
kasih karunia (lih. Kis. 5:31, 08:22; II Tim 2:25). 

Masalah teologis terkait dengan kalimat ini adalah, "bagaimana kedaulatan Allah berkaitan dengan 
keselamatan versus respon yang dituntut dari manusia?" Apakah iman dan pertobatan (lih. Mrk 1:15, Kis 3:16,19; 
20:21) merupakan respon manusia atau pemberian dari Tuhan? Ada tulisan yang sangat berarti bahwa itu adalah 
karunia dari Allah (lih. Kisah Para Rasul 5:31; 11:18; Roma 2:4; Dan II Tim. 2:25). Karena saya percaya bahwa 
Kitab Suci semua diilhamkan (lih. II Tim 3:16). Maka kita harus membandingkan semua teks yang berkaitan 
dengan setiap masalah teologis dan tidak menyerah pada teks-bukti atau metode kelompok keagamaan. Jelas 
bahwa Allah satu-satunya yang memegang kendali atas segala sesuatu! Kisah Para Rasul menekankannya 
berulang-ulang. Namun, Dia memilih untuk berhubungan dengan ciptaan-Nya tertinggi melalui perjanjian. Tuhan 
selalu mengambil inisiatif dan menetapkan agenda, tetapi manusia harus menanggapi dan terus merespon. Hal ini 



179 



tidak pernah menjadi baik/atau pertanyaan. Itu selalu merupakan keduanya/dan hubungan. Lihat Topik Khusus: 
Perjanjian di 2:47. Untuk "pertobatan" lihat Topik Khusus di 2:38. 



NASKAH NASB (UPDATE): 11:19-26 

19 Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah 
Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka 
memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja. u Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus 
dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia dan berkata-kata juga kepada orang-orang Yunani dan 
memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan. 21 Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah 
besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. 22 Maka sampailah kabar tentang mereka itu 
kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia. 23 Setelah Barnabas datang 
dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. la menasihati mereka, supaya mereka semua tetap 
setia kepada Tuhan, 24 karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah 
orang dibawa kepada Tuhan. 25 Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; 26 dan setelah 
bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu 
tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya 
disebut Kristen. 



11:19-30 Ayat-ayat ini tampaknya menjadi sebuah kilas balik sejarah dan ringkasan teologis. Mereka terhubung 
ke8:4. 

11:19 "banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul" Kami memiliki beberapa 
contoh awal dari penganiayaan dalam Kisah Para Rasul (lih. 5:17 ff; 6:8-15, 8:1-3, 9:1-2). Stefanus memahami 
implikasi Injil radikal yang memaksa semua orang percaya Yahudi di Palestina untuk menguji kembali iman 
mereka dan tujuan Injil. 

□ "Antiokhia" Antiokhia adalah kota ketiga terbesar Kekaisaran Romawi setelah Roma dan Alexandria. Ini 
merupakan ibukota Suriah dan memiliki populasi Yahudi besar. Dikenal karena kehidupan universal dan 
amoralitas seksual nya. Juga terkenal di seluruh dunia karena balap kereta nya. Inilah yang kemudian akan 
menjadi pusat utama Kekristenan! 

□ "Memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja" ini menunjukkan bahwa gereja mula-mula tidak yakin 
apakah memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa lain merupakan hal yang tepat. Kaum konservatif akan 
mengutip kata-kata Yesus dalam Mat. 10:05, sementara para visioner akan mengutip Mat. 28:18-20 atau Kis. 1:8. 
Masalah teologis ini akan muncul kemudian dalam Kisah para rasul 15. 

11:20 "orang Siprus dan orang Kirene" Ini adalah orang percaya Yahudi berbahasa Yunani yang sama seperti 
dalam Kis. 6-8, yang mulai memberitakan implikasi universal dari Injil Kristen di Yerusalem. Barnabas berasal 
dari wilayah geografis ini. 

□ "kepada orang-orang Yunani" kata ini (Hell n) biasanya merujuk kepada bangsa-bangsa Yunani (lih. 14: 1 ; 
16:1,3, 18:04, 19:10,17, 20:21, 21:28). Namun, dalam 17:4 ini menunjuk kepada bangsa-bangsa lain yang 
terhubung ke sinagog, tetapi bukan anggota (yaitu orang-orang yang takut akan Tuhan). 
Pertanyaannya adalah, "Siapa yang dimaksudkan Lukas sebagai yang diberitakan kepada". (1) orang-orang 
Yahudi yang berbahasa Yunani seperti dalam 6:1 dan 9:29 {Hell nists) atau (2) bangsa-bangsa lain yang 
berbahasa Yunani? Apakah ayat ini menunjuk kepada (1) kategori Yahudi yang lain (lih. NKJV, NRSV); (2) 
bangsa-bangsa lain yang berkaitan dengan sinagog (Hell n) atau (3) bangsa-bangsa lain sepenuhnya (lih. TEV, 
NJB)? Dengan semua kekacauan yang disebabkan ini, mungkin istilah tersebut mengacu kepada mereka yang 
berbicara bahasa Yunani, beberapa mungkin orang-orang Yahudi Diaspora, dan yang lainnya adalah bangsa- 
bangsa lain sepenuhnya. 



180 



□ "Memberitakan Injil, bahwaYesus adalah Tuhan" Kata Ini adalah PRESENT MIDDLE PARTICIPLE 

dari mana kita mendapatkan istilah Inggris "penginjil " dan "penginjilan " Pemberitaan mereka bukan tentang 
hukum PL dan prosedurnya, tapi tentang Yesus dari Nazaret adalah Mesias! 

11:21 "tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada 
Tuhan" ini adalah pernyataan ringkasan lainnya dari kegerakan Allah yang besar melalui penginjilan. Pada 
akhirnya Kisah Para Rasul 1:8 sedang digenapi (lih. ay 24b). Sangat menarik untuk dicatat bahwa istilah "Tuhan" 
(kurios) digunakan dalam ayat pertama untuk merujuk kepada YHWH (lih. LXX Kel 3:14; II Sam. 3:12; Yes. 
59:1). Namun, bagian akhir ayat ini digunakan untuk merujuk kepada Yesus Kristus. Pemindahan julukan ini 
adalah teknik sastra umum dari penulis PB untuk menegaskan keilahian Yesus. 

"Tangan Tuhan" merupakan ungkapan antropomorfik PL. YHWH adalah Roh yang kekal hadir melampaui 
waktu dan penciptaan. Dia tidak memiliki tubuh fisik. Namun, kosakata manusia hanya dapat berbicara tentang 
sesuatu yang bersifat pribadi adalah fisik, istilah manusia. Kita hams ingat batas kejatuhan, temporal, bumi yang 
terikat bahasa manusia. Ini berbicara tentang dunia spiritual dalam metafora, analogi, dan negations. Ini 
mengungkapkan kebenaran, tetapi secara tidak lengkap. Allah jauh lebih besar daripada kemampuan kita untuk 
mengenal dan memahami. la benar-benar berkomunikasi kepada kita, tapi tidak mendalam. Kita dapat 
mempercayai Alkitab sebagai wahyu dari Allah sendiri, tapi kita harus menyadari bahwa Allah masih jauh lebih 
besar! Bahasa manusia dapat mengungkapkan tapi terbatas! 

11:22 "Barnabas" adalah seorang tokoh besar dalam kitab Kisah Para Rasul (lih. 4:36-37; 9:27). Namanya 
digunakan dalam arti semangat, yang sudah jelas terdapat dalam ay. 23. Gereja di Yerusalem masih tidak nyaman 
tentang inklusi orang yang bukan Yahudi! Lihat Topik Khusus di 4:3 

11:23 Sangat menarik untuk memperhatikan bahwa ketika Barnabas melihat kehadiran aktif dari kasih karunia 
Allah melalui Roh, ia menasihati mereka untuk tetap setia kepada Tuhan. Jelas diperlukan kegigihan dan 
ketekunan dari umat Allah. Orang-orang Yahudi dan gereja sangat prihatin dengan konteks budaya 
penyembanhan berhala yang tidak bermoral. Injil bukan hanya sekedar memberikan keselamatan secara cuma- 
cuma, tetapi panggilan untuk hidup dalam kesalehan (lih. Mat.5:48; Roma 8:28-29; II Kor. 3:18, Gal 4:19; Ef. 
4:1; I Tesalonika. 3:13; 4:03; I Pet 1:15). Tuhan membutuhkan orang-orang yang mencerminkan karakter-Nya di 
dalam dunia yang hilang. Tujuan kekristenan bukan hanya masuk surga ketika kita mati, tetapi menjadi serupa 
dengan kristus sehingga orang lain akan dapat hidup dalam iman kepada Kristus ! 

11:24 "Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman" deskripsi ini sangat mirip dengan 
para murid berbahasa Yunani (ketujuh murid) dalam Kisah Para Rasul 6:3, 5. Gereja mula-mula penuh dengan 
orang-orang seperti ini! Oh, itu mungkin seperti saat ini, budaya kita, gereja kita! 

11:25 "Dan ia berangkat ke Tarsus untuk mencari Saulus" Kata ini dalam bahasa Mesir papyrus (tapi bukan 
LXX) menyiratkan bahwa Saulus tidak mudah ditemukan. Hanya saja Lukas menggunakan istilah ini dalam PB 
(lih. Lukas 2:44,45, Kis 11:25). Tahun tenang ini tampaknya seperti yang dimaksud oleh Gal. 1:21. Kurun waktu 
yang tepat tidak dapat dipastikan, tapi kira-kira sepuluh tahun. 

11:26 "Gereja" Lihat Topik Khusus di 5:11 

□ "Ia membawanya ke Antiokhia... Para murid pertama kali disebut Kristen di Antiokhia" Pada mulanya 
"Kristen" adalah kata penghinaan untuk orang percaya yang dibuat oleh orang-orang kafir. Anehnya ini adalah 
istilah yang langka. Pembentukan Kata (berakhir ianos) mengikuti pola pembentukan sebuah istilah untuk mereka 
yang mendukung dan mengikuti; Herodes (dan keluarganya) disebut "Herodian" (lih. Markus 3:6; 12:13; Mat. 22: 
16). Penggunaannya dalam lingkungan Helenistik menunjukkan bagaimana sebutan untuk Mesias (Ibrani) 
diterjemahkan mejadi Kristus dalam bahasa Yunani telah menjadi nama bagi pengikut Yesus (Kristen). 

Dalam pengaturan Helenistik ini, adalah mungkin bahwa istilah ini diberikan oleh pejabat pemerintah untuk 
membedakan orang-orang Yahudi dari orang percaya. 



181 



NASKAH NASB (UPDATE): 11:27-30 

27 Pada waktu itu datanglah beberapa nabi dari Yerusalem ke Antiokhia. 28 Seorang dari mereka yang 
bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya 
kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius. 29 Lalu murid-murid memutuskan untuk 
mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan 
mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea. 3 ° Hal itu mereka lakukan juga dan 
mereka mengirimkannya kepada penatua-penatua dengan perantaraan Barnabas dan Saulus. 



11:27 "Para nabi" Nabi disebutkan beberapa kali dalam PB (lih. 13:01, 15:32, 21:10; I Kor. 12:28; 14:1-5, 29- 
33; Ef. 2: 20; 4:10). Tidak selalu pasti apakah fungsi mereka terutama untuk bernubuat, seperti di sini, atau 
bernubuat seperti pada I Kor. 14 dan Kis. 2:17 (lih. 13:6; 15:32; I Korintus 12:28;. 14:1-5, 29-33; Ef. 2:20, 4:10). 
Dalam PL nabi dianggap sebagai juru bicara Allah, menjelaskan wahyu-Nya, namun, nabi dalam PB bukanlah 
mediator wahyu Allah. Ini telah dipesan untuk penulis PB, kebanyakan dari mereka adalah Rasul atau terkait 
dengan seorang Rasul. karunia nubuat dalam PB harus dibatasi. Wahyu yang diinspirasikan telah berhenti (lih. 
Hak. 3 dan 20). 



TOPIK KHUSUS: NUBUATAN PERJANJIAN BARU 

I. Tidak sama dengan nubuatan PL, yang memiliki konotasi kerabian mengenai wahyu yang diilhami dari 
YHWH (lih. Kis 3:18,21; Rom 16:26). Hanyapara nabi bisa menuliskan Kitab Suci 

A. Musa disebut sebagai seorang nabi (lih. Ul 18:15-21). 

B. Kitab-kita sejarah (Yosua - Raja-raja [kecuali Rut]) disebut "nabi-nabi terdahulu" (lih. Kis 3:24). 

C. Para nabi menggantikan tempat dari Imam Besar sebagai sumber informasi dari Allah (lih. Yesaya - 
Maleakhi). 

D. Pembagian kedua dari kanonika Ibrani adalah "para Nabi" (lih. Mat 5:17; 22:40; Luk 16:16; 24:25,27; 
Rom 3:21). 

II. Dalam PB konsep ini digunakan dalam beberapa cara yang berbeda. 

A. Mengarah pada para nabi PL dan berita-berita ilham mereka (lih. Mat 2:23; 5:12; 11:13; 13:14; Rom 
1:2) 

B. Mengarah pada suatu berita bagi seseorang dan bukannya suatu kelompok (nabi PL bericara terutama 
kepada Israel) 

C. Mengarah pada baik Yohanes Pembaptis (lih. Mat 11:9; 14:5; 21:26; Luk 1:76) dan Yesus sebagai 
proklamator dari Kerajaan Allah, (lih. Mat 13:57; 21:11,46; Luk 4:24; 7:16; 13:33; 24:19). Yesus juga 
diakui lebih besar daripada para nabi (lih. Mat 1 1 :9; 12:41 ; Luk 7:26). 

D. Nabi-nabi lain dalam PB 

1. awal kehidupan Yesus sebagaimana dicatat dalam Injil Lukas (yaitu, kenangan Maria) 

a. Elisabet (lih. Lukas 1 :41-42) 

b. Zakharia (lih. Lukas 1 : 67-79) 

c. Simeon (lih. Lukas 2:25-35) 
d. Hanna (lih. Lukas 2:36) 

2. prediksi yang ironis (lih. Kayafas, Yohanes 11:51) 

E. Mengarah pada orang yang memberitakan injil (daftar karunia para pemberita dalam I Kor 12:28-29; 
Ef4:ll) 

F. Mengarah pada karunia yang terus berjalan dalam gereja (lih. Mat 23:34; Kis 13:1; 15:32; Rom 12:6; I 
Kor 12:10,28-29; 13:2; Ef 4:11). Kadang-kadang ini dapt menunjuk pada para wanita (lih. Luk 2:36; 
Kis 2:17; 21:9; I Kor 11:4-5). 

G. Mengarah pada kitab apokaliptik Wahyu (lih. Wah. 1:3; 22:7,10,18,19) 
m. Nabi-nabi PB 

A. Mereka tidak memberikan wahyu berilham dalam pengertian yang sama dengan nabi-nabi PL (yaitu 
dalam bentuk Kitab Suci). Pernyataan ini mungkin karena penggunaan frasa "iman" (yaitu, suatu 
pengertian dari injil yang telah penuh) yand digunakan dalam Kis 6:7; 13:8; 14:22; Gal 1:23; 3:23; 
6:10; Flp 1:27; Yud 3,20. 

182 



B. Apakah seseorang melihat sejarah gereja untuk menjawab pertanyaan tersebut atau pada PB itu 
sendiri? Tidak ada indikasi dalam PB bahwa karunia rohani hanya untuk sementara. Mereka yang 
mencoba menggunakan I Kor 13:8-13 untuk mengemukakan hal ini menyalah gunakan maksud 
penulisan dari bagian tersebut, yang menegaskan bahwa apapun selain kasih akan berlalu. 

C. Saya tergelitik untuk mengatakan bahwa karena PB lah, bukan sejarah gereja, yang berkuasa, orang 
percaya harus menegaskan bahwa karunia-karunia tersebut berlanjut. Namun demikian, saya percaya 
bahwa budaya mempengaruhi penafsiran. Beberapa naskah yang sangat jelas tidak lagi bisa diterapkan 
dalam beberapa kebudayaan (yaitu, ciuman kudus, wanita dengan cadar, gereja yang bersekutu di 
rumah-rumah, dsb). Jika budaya mempengaruhi naskah, lalu mengapa bukan sejarah gereja? 

D. Ini secara sederhana adalah suatu pertanyaan yang tak dapat dijawab secara delinitif. Beberapa orang 
percaya akan menyarankan "penghentian" dan yang lain "bukan-penghentian". Dalam bidang ini, 
sebagaimana dalam banyak hal penafsiran, kuncinya adalah hati dari orang percaya. PB mendua dan 
terkait dengan budaya. Kesukaran untuk dapat memutuskan naskah mana yang terpengaruh 
budaya/sejarah dan mana yang kekal (lih. karya Fee dan Stuart Bagaimana Membaca Alkitab untuk 
Mendapat Segala ManfaatNya, hal. 14-19 dan 69-77). Di sinilah letak kepentingan dari diskusi 
mengenai kemerdekaan dan tanggung-jawab, yang didapati dalam Rom 14:1-15:13 dan I Korintus 8- 
10. Bagaimana kita menjawab pertanyaan tersebut penting dalam dua jalan. 

1. Setiap orang percaya harus berjalan dalam iman mereka dalam terang yang mereka miliki. Allah 
melihat hati dan motif kita. 

2. Setiap orang percaya harus mengijinkan orang percaya lain berjalan dalam pemahaman iman 
mereka. Harus ada toleransi dalam batasan alkitabiah. Allah menginginkan kita untuk mengasihi 
sesama sebagaimana dilakukanNya. 

E. Untuk merangkum hal-hal ini, KeKristenan adalah suatu kehidupan iman dan kasih, bukan suatu 
teologia yang sempurna. Suatu hubungan denganNya yang mempengaruhi hubungan kita dengan 
sesama lebih penting daripada informasi definitive atau kesempurnaan pengakuan iman. 



11:28 "Seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar Klaudius". Frase geografis ini 

mengacu pada Kekaisaran Romawi (lih. 17:6 31; 19:27; 24:5). Klaudius memerintah sejak 41-54 Masehi. la 
mengikuti Caligula dan mendahului Nero. Ada beberapa kelaparan yang parah selama pemerintahannya (lih. 
Suetonius, Life of Caludius 18:2). Kelaparan terburuk bagi Palestina adalah masa antara 44-48 Masehi, menurut 
Josephus, antiq. 20.5.2. 

11:29 "murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan 
mereka masing-masing" ini adalah salah satu strategi utama dari gereja-gereja bukan Yahudi, untuk 
mempromosikan persekutuan dengan gereja lain di Yerusalem. Hal ini akan membentuk pola di gereja-gereja 
Paulus (lih. 24:17; Roma 15:2-28; I Kor 16:1-4; II Kor. 8-9; Gal. 2:10) 

11:30 "mengirimkannya kepada penatua-penatua" Ini adalah pertama kalinya disebutkan istilah penatua 
gereja (lih. 14:23; 15:2,4, 6, 22,23, 16:4, 20:17; 21: 18). Istilah "tua-tua" adalah sinonim dengan istilah 
"pengawas", "uskup", dan "pendeta" (lih. Kis 20:17, 28 dan Titus 1:5, 7). Istilah tua-tua (presbuteros) memiliki 
latar belakang suku PL, sedangkan pengawas (episkopos) memiliki latar belakang pemerintah negara-kota 
Yunani. Tampaknya ini merujuk kepada sekelompok spesifik dari pemimpin di gereja Yerusalem (lih. 
15:2,6,22,23). Bagian-bagian yang lebih Yahudi dari PB, seperti Yakobus dan Ibrani, masih menggunakan 
pemahaman Yahudi untuk para tetua, para pemimpin lokal, tetapi pendeta belum tentu. 

□ "Barnabas dan Saulus" Ada banyak diskusi tentang apakah kunjungan ke Yerusalem disebutkan dalam Gal. 
2:2,10 adalah mengacu pada kunjungan ini atau Sidang Yerusalem yang disebutkan dalam Kisah 15. Sangat 
sedikit yang kami ketahui tentang kehidupan awal Paulus dan pelayanannya. 



183 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa bangsa-bangsa lain menerima Kristus menjadikannya masalah teologis? 

2. Apakah pertobatan adalah karunia Allah (ay. 18) atau persyaratan perjanjian (Markus 1:15, Kis 3:16,19; 
20:21)? 

3. Mengapa Barnabas pergi dan mencari Saulus (Paulus)? 



184 



KISAH 12 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Yakobus mati dan Petrus 
dilepaskan dari penjara 


Kekerasan Herodes terhadap 
gereja 


Penganiay 
Agripa 


aan Herods 


Penganiayaan 


Penangkapan Petrus dan 
pembebasannya secara ajaib 


12:1-5 


12:1-5 


12:1-5 




12:1-5 




12:1-5 


Petrus dilepaskan dari 
Penjara 


Petrus dibebaskan dari 
penjara 






Petrus dibebaskan dari 
pejara 




12:6-17 


12:6-19 


12:6-11 
12:12-17 




12:6-10 
12:11 
12:12-15 
12:16-17 




12:6-11 
12:12-17 


12:18-19 




12:18-19 




12:18-19a 
12:19b 




12:18-19 


Kematian Herodes 


Kekerasan Herodes berakhir 


Kematian Herodes Agripa 


Kematian Herodes 


Kematian sang penganiaya 


12:20-23 


12:20-24 


12:20-23 




12:20 
12:21-23 




12:20-23 




Barnabas dan Saulus diutus 


Barnabas dan Saulus in 

Siprus 

(12:24-13:12) 






Barnabas dan Saulus 
kembali ke Antiokhia 


12:24-25 


12:25-13:3 


12:24-25 




12:24 
12:25 




12:24 
12:25 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 
merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya me miliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



185 



WAWASAN KONTEKSTUAL 

Silsilah Herodes yang Agung (untuk informasi lebih lanjut, lihat indeks Flavius Josephus dalam Antiquities of the 
Jews). 

I. Herodes Agung 

A. Raja Yudea (37-4 sebelum Maseru) 

B. Mat. 2:1-19; Lukas 1:5 

II. Anaknya 

A. Herodes Filipus (anak dari Marianne Simon) 

1 . Suami Herodias 

2. Raja wilayah Iturea (4 sebelum Masehi - 34 Maseru) 

3. Mat. 14:03; Markus 6:17 

B. Herodes Filipus (anak dari Cleopatra) 

1 . Raja wilayah kawasan utara dan barat Danau Galilea (4 SM - 34 M) 

2. Lukas 3:1 

C. Herodes Antipas 

1 . Raja wilayah Galilea dan Perea (4 SM- 39 M) 

2. Yohanes Pembaptis yang dihukum mati 

3. Mat. 14:1-12, Markus 6:14,29; 3:19 Lukas; 9:7-9; 13:31; 23:6-12,15, Kis 4:27; 13:01 

D. Arkhelaus, Herodes dari Ethnarch 

1. Penguasa Yudea, Samaria dan Idumea (4 SM - 6 M) 

2. Mat. 2:22 

E. Aristobulus (anak dari Mariamne) 

1 . putra satu-satunya adalah Herodes Agripa I 

2. Menguasai seluruh Palestina (41-44 SM) 

3. Membunuh Yakobus dan memenjarakan Petrus 

4. Kisah Para Rasul 12:1-24; 23:35 

(a) putra Herodes Agripa II, raja wilayah utara (50-70 M) 

(b) putrinya Bernice 

(1) permaisuri kakaknya 

(2) Kisah Para Rasul 25:13-26:32 

(c) putrinya Drusila 

(1) istri Felix 

(2) Kisah Para Rasul 24:24 

STUDI KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 12:1-5 

1 Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari 
jemaat. 2 la menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang. 3 Ketika ia melihat, bahwa 
hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan 
Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi. 4 Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh 
memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. 
Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak. 5 Demikianlah 
Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah. 



12:1 "Herodes" ini mengacu kepada Herodes Agripa I. Ia memerintah atas berbagai wilayah Palestina dari 37-44 
M. Ia dibesarkan di Roma dan bersahabat dengan Gay us, yang mengikuti Kaisar Tiberius dan yang kemudian 
menjadi Kaisar Caligula. Orang-orang Yahudi mudah menerima Herodes sebagai pemimpin karena neneknya 
(Mariamne) adalah seorang Hasmonea / Makabe (yaitu patriot Yahudi) putri. Dia adalah pengikut Yudaisme yang 
ketat (tapi mungkin karena alasan politik). Untuk diskusi lengkap Herodes ini, lihat Josephus antiq. 19.7.3; 19.8.2. 

□ "Gereja" Lihat Topik Khusus di 5:11. 

186 



□ "Mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat" Herodes melakukan ini untuk 
mendapatkan dukungan dan persetujuan dari orang Yahudi (lih. ay 3,11). pemimpin Romawi juga melakukan hal 
yang sama (lih. 24:27; 25:9). 

Lukas menggunakan istilah ini beberapa kali (lih 7:6,19; 12:01; 14:02; 18:10). Ini adalah istilah umum 
dalam Septuaginta untuk perlakuan buruk. Kosakata Lukas sangat dipengaruhi oleh Septuaginta. 

12:2 "la menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang". Ini mengacu pada Rasul 
Yakobus, yang merupakan saudara Yohanes (lih. Lukas 5:10; 6:14; 8:51; 9:28 , 54). Dia adalah anggota lingkaran 
dalam para murid (lih. Mat. 17:1, 26:37, Markus 5:37, 9:2, 14:33; Lukas 9:28). Mengapa Yakobus yang harus 
mati dan Petrus tidak, adalah misterinya Allah. Pemenggalan kepala dengan pedang adalah metode normal 
hukuman mati bagi warga negara Romawi, tapi tampaknya itu menjijikkan bagi orang Yahudi. 

Sangat menarik bahwa pada saat itu gereja mula-mula tidak merasakan perlu untuk menggantikan 
Yakobus seperti yang mereka perbuat pada Yudas (lih. 1:15-20). Alasannya tidak jelas, tetapi mungkin itu adalah 
karena pengkhianatan Yudas, bukan kematian, yang menyebabkan penggantian (lih. 1:15-26). 

Beberapa orang mungkin menyatakan bahwa Paulus menyebut Yakobus, saudara tiri Yesus dan 
pemimpin gereja Yerusalem, sebagai rasul (lih. Gal 1:19) merupakan penggantian. Pertanyaan itu berkaitan 
dengan posisi resmi ke-DuaBelas rasul versus karunia kerasulan (lih. Ef 4:11) 

12:3 "menahan Petrus" ini adalah penangkapan Petrus yang ketiga kalinya (lih. 4:3; 5:18). Orang Kristen tidak 
luput dari penganiayaan. 

□ "Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi" Ini mengacu pada Hari Raya Paskah (lih. ay 4), dikombinasikan 
dengan Hari Raya Roti Tidak Beragi, yang berlangsung selama delapan hari (lih. Kel. 12:18; 23:15; Lukas 22: 1). 
Kedua-duanya merayakan pembebasan Israel dari perbudakan di tanah Mesir. Itu dirayakan pada 14-21 Nissan, 
menurut kalender kita kurang lebih adalah bulan Maret atau April, tergantung pada kalender lunar Yahudi. 

12:4 "penjagaan empat regu" Ini berarti empat regu penjaga empat kali sehari, atau enam belas orang. Jumlah 
tersebut menunjukkan kekuatiran Herodes akan kemungkinan Petrus melarikan diri (lih. 5:19). 

12:5 "jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah". Gereja berdoa (lih. ay 12), namun nantinya 
mereka terkejut ketika Allah menjawab! "dengan tekun" adalah kata yang sangat intens (lih. Lukas 22:44). Ini 
hanya disebutkan tiga kali dalam PB (lih. I Pet 1 :22). 



TOPIK KHUSUS: DO A SYAFAAT 

I. Pendahuluan 

A. Doa adalah penting karena teladan Yesus 

l.doapribadi, Mar 1:35; Luk 3:21; 6:12; 9:29; 22:29-46 
2.penyucian Bait Allah, Mat 21:13; Mar 11:17; Luk 19:46 
3.Contoh Doa, Mat 6:5-13; Luk 11:2-4 

B. Doa adalah menaruh iman kita dalam suatu tindakan nyata ke dalam pemeliharaan pribadi 
Allah yang ada, bersedia, dan sanggup bertindak atas nama kita dan orang lain 

C. Allah secara pribadi telah membatasi DiriNya sendiri untuk bertindak atas doa dari anak- 
anakNya di berbagai bidang (lih. Yakobus 4:2) 

D. Maksud utama doa ialah persekutuan dan waktu bersama Allah Tritunggal. 

E. Lingkup dari doa ialah apapun dan siapapun yang menjadi kepedulian orang percaya. Kita bisa 
berdoa sekali, percaya, atau berulang-ulang sewaktu-waktu pemikiran atau kepedulian tersebut 
kembali. 

F. Doa dapat melibatkan beberapa elemen. 

l.pujian dan pemujaan Allah Tritunggal 

2.ucapan syukur pada Allah untuk hadirat, persekutuan, dan ketetapanNya 
3.pengakuan atas keberdosaan kita, baik yang di masa lalu maupun masa kini 
4.permohonan akan kebutuhan dan keinginan yang kita rasakan 
5.syafaat/perantaraan dimana kita membawa kebutuhan orang lain kehadapan Bapa 

187 



G. Doa syafaat adalah sebuah misted. Allah mengasihi mereka yang kita doakan jauh lebih dari kasih kita 
pada mereka, namun doa kita sering mengakibatkan suatu perubahan, tanggapan, atau keperluan, bukan 
hanya dalam diri kita sendiri, namun dalam mereka. 

Bahan-bahan Alkitabiah 

A. Perjanjian Lama 

1. Beberapa contoh doa syafaat 

a. Abraham memohon bagi Sodom, Kej 18:22ff 

b. Doa Musa bagi Israel 

(1) Keluaran 5:22-23 

(2) Keluaran 32:31ff 

(3) Ulangan 5:5 
(4)Ulangan9:18,25ff 

c. Samuel berdoa bagi Israel 

(1) I Samuel 7:5-6,8-9 

(2) I Samuel 12:16-23 

(3) I Samuel 15:11 

d. Daud bedoa bagi anaknya, II Samuel 12:16-18 

2. Allah mencari pendoa-pendoa syafaat, Yesaya 59: 16 

3. Dosa-dosa yang belum diakui namun diketahui atau sifat-sifat yang belum bertobat mempengaruhi 
doa-doa kita 

a. Mazmur 66:18 

b. Amsal 28:9 

c. Yesaya 59:1-2; 64:7 

B. Perjanjian Baru 

1 . Pelayanan syafaat dari Anak dan Roh Kudus 

a. Yesus 

(1) Roma 8:34 

(2) Ibrani 7:25 

(3) IYoh2:l 

b. Roh Kudus, Roma 8:26-27 

2. Pelayanan syafaat Paulus 

a. Doa bagi orang Yahudi 

(1) Roma 9: Iff 

(2) Roma 10:1 

b. Dosa-doa bagi gereja-gereja 
(1) Roma 1:9 

(1) Efesus 1:16 

(2) Filipi 1:3-4,9 

(3) Kolose 1:3,9 

(4) ITesalonika 1:2-3 

(5) IITesalonikal:ll 

(6) IITimotius 1:3 

(7) Filemon, ay 4 

c. Paulus meminta gereja-gereja untuk berdoa baginya 

(1) Roma 15:30 

(2) IIKorintus 1:11 

(3) Efesus 6:19 

(4) Kolose 4:3 

(5) I Tesalonika 5:25 

(6) II Tesalonika 3:1 



188 



3. Pelayanan syafaat dari gereja 

a. Saling mendoakan satu sama lain 

(1) Efesus6:18 

(2) ITimotius2:l 

(3) Yakobus5:16 

b. Doa yang diminta bagi kelompok-kelompok khusus 

(1) musuh-musuh kita, Mat 5:44 

(2) pelayan/pekerja-pekerja Kristen, Ibrani 13:18 

(3) pemerintah-pemerintah, I Timotius 2:2 

(4) orang sakit, Yakobus 5:13-16 

(5) orang murtad, I Yohanes 5:16 

(6) Semua orang, I Timotius 2:1 

III. Syarat-syarat bagi doa yang dijawab 

A. Hubungan kita dengan Kristus dan Roh Kudus 

1. Tinggal di dalamNya, Yohanes 15:7 

2. Dalam NamaNya, Yohanes 14:13,14; 15:16; 16:23-24 

3. Dalam Roh, Efesus 6:18; Yudas 20 

4. Sesuai kehendak Allah, Matius 6:10; I Yohanes 3:22; 5:14-15 

B. Motif 

1 . Tidak bimbang, Matius 21 :22; Yakobus 1:6-7 

2. Kerendahan hati dan pertobatan, Lukas 18:9-14 

3. Meminta yang salah, Yakobus 4:3 

4. Kepentingan diri sendiri, Yakobus 4:2-3 

C. Aspek-aspek Lain 

1 . Ketekunan 

a. Lukas 18:1-8 

b. Kolose 4:2 

c. Yakobus 5:16 

2. Terus meminta/Tak berkeputusan 

a. Matius 7:7-8 

b. Lukas 11:5-13 

c. Yakobus 1:5 

3. Perselisihan di rumah, I Petrus 3:7 

4. Bebas dari dosa yang diketahui 

a. Mazmur 66:18 

b. Amsal 28:9 

c. Yesaya 59:1-2 

d. Yesaya 64:7 

IV. Kesimpulan Teologis 

A. Sungguh merupakan hak istimewa! Kesempatan yang besar! Tugas dan tanggung jawab yang luar 
biasa! 

B. Yesus adalah teladan kita. Roh Kudus penuntun kita. Allah Bapa menanti dengan tidak sabar. 

C. Doa syafaat dapat mengubahkan Anda, keluarga, teman-teman, dan dunia Anda. 



6 Pada malam sebelum Herodes hendak menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di 



NASKAH NASB (UPDATE): 12:6-17 
6 Pada malam sebelum Herodt 
antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. Selain itu prajurit-prajurit pengawal sedang 

189 



berkawal di muka pintu. 7 Pada malam sebelum Herodes hendak menghadapkannya kepada orang banyak, 
Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. Selain itu prajurit-prajurit 
pengawal sedang berkawal di muka pintu. 8 Lalu kata malaikat itu kepadanya: "Ikatlah pinggangmu dan 
kenakanlah sepatumu!" Iapun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: "Kenakanlah 
jubahmu dan ikutlah aku!" 9 Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang 
dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan. 10 Lalu ia 
mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh- 
sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu penglihatan. n Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata: 
"Sekarang tahulah aku benar-benar bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku 
dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi." 12 Dan setelah berpikir 
sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut juga Markus. Di situ banyak orang 
berkumpul dan berdoa. 13 Dan ketika ia mengetuk pintu gerbang, datanglah seorang hamba perempuan 
bernama Rode untuk mengetahui siapa yang mengetuk itu. 14 Ia terus mengenal suara Petrus, tetapi karena 
girangnya ia tidak membuka pintu gerbang itu dan segera masuk ke dalam untuk memberitahukan, 
bahwa Petrus ada di depan pintu gerbang. 15 Kata mereka kepada perempuan itu: "Engkau mengigau." 
Akan tetapi ia tetap mengatakan, bahwa benar-benar demikian. Kata mereka: "Itu malaikatnya." 16 Tetapi 
Petrus terus-menerus mengetuk dan ketika mereka membuka pintu dan melihat dia, mereka tercengang- 
cengang. 17 Tetapi Petrus memberi isyarat dengan tangannya, supaya mereka diam, lalu ia menceriterakan 
bagaimana Tuhan menuntunnya ke luar dari penjara. Katanya: "Beritahukanlah hal ini kepada Yakobus 
dan saudara-saudara kita." Lalu ia keluar dan pergi ke tempat lain. 



12:6 "Pada malam" tulisan-tulisan Lukas selalu ditandai dengan indikator waktu (lih. ay. 3, 4, 5, 6, 7, 8, 10, 18). 

□ "Di antara dua orang prajurit" Ayat ini menunjukkan tidak mungkin bagi Petrus untuk melarikan diri. 
Seolah-olah mereka kuatir akan ada upaya untuk melepaskan Petrus (lih. 5:19) 

12:7 "Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan" Adalah bukan hal yang biasa bagi intervensi supernatural 
Malaikat Tuhan (lih. 5:19; 7:30, 35, 38, 53; 8:26; 10:3, 7, 22) dan Roh Kudus (lih. 8:29, 39; 10:19) bergantian di 
seluruh kitab Kisah Para Rasul. Rupanya Roh Kudus berbicara secara intuitif, tetapi malaikat adalah manifestasi 
fisik luar. Sangat menarik untuk melihat kombinasi alami dan supranatural dalam peristiwa ini (mirip dengan 
tulah dalam kitab Keluaran). 

□ "Bangunlah segera" Ini merupakan AORIST ACTIVE IMPERATIVE yang menunjukkan urgensi. 
Mengapa malaikat terburu-buru? Apakah dia tidak bisa mengendalikan situasi? 

12:8 "Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu" Ini adalah AORIST MIDDLE IMPERATIVES. 

□ "Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!" Ini adalah AORIST MIDDLE IMPERATIVE diikuti oleh 
PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Malaikat itu benar-benar terburu-buru dalam melakukan tugas! Ini adalah 
salah satu malaikat yang gugup ! 

12:9 Petrus tidak yakin apakah ini merupakan penglihatan, mimpi, atau kenyataan (lih. ay 11-12; 10:17,19; 1 1:5). 

12:11 "Setelah sadar akan dirinya" Lukas menggunakan frase yang sama dalam menggambarkan Anak yang 
Hilang (lih. Lukas 15:17). Tiba-tiba pengalaman yang nyata dan implikasinya disadari olehnya (lih. ay 12) 

12:12 "rumah Maria" Maria adalah nama yang sangat umum. Ada beberapa nama Maria yang disebutkan dalam 
Injil. 

1 . Ibu Yesus (lih. Lukas 1 :27) 

2. Maria Magdalena, seorang murid dari Galilea (lih. Lukas 8:02; 24:10) 

3. Ibu Yakobus dan Yohanes (lih. Lukas 24: 10) 

4. Saudari Marta dan Lazarus (lih. Lukas 10:39,42) 

190 



5. istri Kleopas (lih. Yohanes 19:25) 

6. Ibu Yohanes Markus (di sini) 

□ "Ibu Yohanes" ini merujuk kepada ibu Yohanes Markus. Jemaat mula-mula berkumpul di rumah keluarga 
ini di Yerusalem (lih. Kisah 12:12). Ini juga tempat di mana Yesus menampakkan diri setelah kebangkitan dan 
pencurahan Roh Kudus. 

Yohanes Markus menyertai Paulus dan Barnabas sepupunya (lih. Kol 4:10) di perjalanan penginjilan 
pertama (lih. Kisah Para Rasul 12:25-13:13). Untuk beberapa alasan dia meninggalkan tim dan pulang ke rumah 
(lih. Kisah 15:38). Barnabas ingin memasukkan dia dalam perjalanan penginjilan yang kedua, namun Paulus 
menolak (lih. Kisah Para Rasul 15:36-41). Hal ini mengakibatkan Paulus dan Barnabas berpisah. Barnabas 
membawa Yohanes Markus ke Siprus (lih. Kis. 15:39). Kemudian, ketika Paulus berada di penjara, ia menyebut 
Yohanes Markus dalam cara yang positif (lih. Kol 4:10) dan kemudian saat Paulus di penjara kedua kalinya di 
Roma, tepat sebelum kematiannya, ia menyebut Yohanes Markus kembali (lih. II Tim 4: 1 1). 

Rupanya Yohanes Markus menjadi bagian dari tim penginjilan Petrus (lih. I Pet 5:13). Eusebius= Eccl. 
His. 3:39:12 memberi kita cerita menarik mengenai hubungan Markus Yohanes dengan Petrus. 
Dalam bukunya sendiri, Papias memberi kita catatan perkataan Tuhan yang diperoleh dari Aristion atau belajar 
langsung dari para penatua Yohanes. Setelah membawa ini menjadi perhatian para sarjana, saya sekarang harus 
menindaklanjuti catatan yang telah dikutip dari dirinya dengan sepotong informasi yang ia buat tentang Markus, 
penulis Injil: 

Mengenai hal ini, pendeta biasanya mengatakan. "Markus, penterjemah Petrus, menuliskan dengan hati- 
hati, tetapi tidak secara berurutan, semua yang dia ingat dari perkataan Tuhan dan apa yang Dia perbuat. Karena 
ia tidak mendengar Tuhan langsung atau menjadi salah satu pengikut-Nya, tetapi dikemudian hari, seperti yang 
saya katakan, salah satu pengikut Petrus. Petrus biasanya mengadaptasikan pengajarannya dengan kesempatan itu, 
tanpa membuat pengaturan sistematis dari perkataan Tuhan, sehingga Markus cukup dibenarkan menuliskan 
beberapa hal sesuai yang dia ingat. Sebab ia hanya punya satu tujuan "untuk meninggalkan (mendokumentasikan) 
apa yang dia dengar, dan tidak membuat pernyataan yang salah" (hal. 152). 

Dalam kutipan ini Papias mengacu pada "Yohanes tua-tua"; di Against Heresies 5:33:4, Irenaeus 
mengatakan "dan hal-hal ini kesaksian tertulis Papias, para pendengar Yohanes, dan teman dari Polikarpus". Ini 
berarti Papias mendengarnya dari Rasul Yohanes. 

□ "Banyak orang berkumpul dan berdoa" Bentuk gramatikal dari kata-kata ini mengungkapkan bahwa 
jemaat telah berkumpul dan tetap dalam doa (PERFECT PASSIVE PARTICIPLE diikuti oleh PRESENT 
MIDDLE (deponent) PARTICIPLE) 

12:13 "pintu gerbang" Ini adalah sebuah pintu kecil di jalan. Di atasnya ada pintu yang lebih besar. 

□ "Rode" Arti namanya: bangkit. Tidak pasti apakah ia bekerja untuk pemilik rumah atau anggota dari 
pertemuan doa. 

12:15 "Engkau mengigau" Jemaat itu berdoa kepada agar Tuhan bertindak, tapi mereka sangat terkejut (lih. ay 
16) ketika Allah menjawab doanya. 

□ "Mereka terus mengatakan" Ada dua indikatif IMPERFECT ACTIVE INDICATIVES dalam konteks ini, 
yang menyiratkan penegasan Rode dan respon orang-orang dalam pertemuan doa di ruang atas terjadi lebih dari 
sekali. 

□ "Itu malaikatnya" Para malaikat memainkan peran penting dalam tulisan-tulisan Lukas. Rupanya orang- 
orang Yahudi percaya bahwa seorang malaikat pelindung bisa mengambil bentuk fisik mereka (untuk diskusi 
yang baik tentang sumber-sumber Yahudi dan keyakinan tentang malaikat penjaga, lihat Encyclopaedia Judaica, 
jilid 2, hal. 963). Tidak ada dasar alkitabiah untuk keyakinan ini. Pengembangan angeology ini mungkin berasal 
dari konsep fravashi dalam Zoroastrianisme. Sebagian besar angeology rabinis dapat ditelusuri ke pengaruh 
Persia. Ada beberapa bukti alkitabiah tentang malaikat penjaga bagi orang percaya baru (lih. Mat. 18:10) 

191 



12:17 "memberi isyarat dengan tangannya supaya mereka diam" Ini jelas merupakan detail saksi mata (lih. 
13:16). Lukas mencatat gerakan ini beberapa kali (lih. 13:16; 19:33; 21:40). 

□ "Beritahukan hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudara kita" Ini menunjukkan bahwa Yakobus, 
saudara tiri Yesus, sudah menjadi pemimpin jemaat Yerusalem (lih. 15:13-21). 



TOPIK KHUSUS: YAKOBUS, SAUDARA TIRI YESUS 

A. Dia disebut "Yakobus yang Adil" dan kemudian dijuluki "lutut unta" karena ia selalu berdoa sambil 
berlutut (dari Hegesippus, dikutip oleh Eusebius). 

B. Yakobus bukanlah orang percaya, sampai setelah kebangkitan (lih. Markus 3:21; Yohanes 7:5). Yesus 
menampakkan did kepadanya secara pribadi setelah kebangkitan (lih. I Kor 15:7). 

C. Dia hadir di ruang atas bersama dengan para murid (lih. Kis 1:14) dan mungkin juga ada disana ketika 
Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta. 

D. Ia sudah menikah (lih. I Kor 9:5). 

E. Paulus merujuk kepadanya sebagai pilar (mungkin rasul, lih. Gal 1:19). Tapi bukan salah satu dari kedua 
belas rasul (lih. Gal. 2:9; Kis 12:17; 15:13 ff). 

F. Dalam Antiquities of the Jews, 20:9:1, Josephus mengatakan bahwa ia dilempari dengan batu pada tahun 
62 M atas perintah dari orang-orang Saduki Sanhedrin, sementara tradisi yang lain (para penulis abad 
kedua, Clement dari Alexandria atau Hegesippus) mengatakan dia didorong dari tembok Bait Allah. 

G. Untuk banyak generasi setelah kematian Yesus seorang kerabat Yesus diangkat menjadi pemimpin gereja 
di Yerusalem. 

H. Dia menulis kitab Yakobus dalam PB . 



□ "Pergi ke tempat lain" Tidak ada yang tahu kemana Petrus pergi, tapi rupanya dia tidak pergi ke Roma 
seperti yang seharusnya karena ia hadir dalam Sidang di Yerusalem dan dicatat dalam Kisah Para Rasul 15. 
Meskipun Allah secara supranatural membebaskan Petrus, bukan berarti bahwa ia bisa ceroboh atau 
mengharapkan intervensi ajaib ini setiap kali. Ingat Yakobus telah dibunuh! Petrus juga mengirimkan pesan 
kepada jemaat untuk bersiap menghadapi penganiayaan fisik akibat pembebasannya. 



NASKAH NASB (UPDATE): 12:18-19 

Pada keesokan hannya gemparlah prajurit-prajunt ltu. Mereka bertanya-tanya apakah yang telah 
terjadi dengan Petrus. "Herodes menyuruh mencari Petrus, tetapi ia tidak ditemukan. Lalu Herodes 
menyuruh memeriksa pengawal-pengawal itu dan membunuh mereka. Kemudian ia berangkat dari Yudea 
ke Kaisarea dan tinggal di situ. 



12:18 "gemparlah prajurit-prajurit itu" frase ini adalah karakteristik dari penulisan Lukas (lih. 14:28; 15:02; 
17:4,12; 19:23,24; 27:20). Pernyataan yang menonjolkan peristiwa (Litotes). 

12:19 "Herodes menyuruh memeriksa pengawal-pengawal itu dan membunuh mereka" Ini adalah implikasi 
dari teks, tetapi tidak dinyatakan secara eksplisit. Beberapa terjemahan digunakan untuk mengidentifikasi kata- 
kata miring yang tidak terdapat dalam teks Yunani. Jika pengawal kehilangan tawanannya, ia harus menanggung 
hukuman sang tahanan (lih. 16:27; 27:42). 



NASKAH NASB (UPDATE): 12:20-23 

2 °Herodes sangat marah terhadap orang Tirus dan Sidon. Atas persetujuan bersama mereka pergi 
menghadap dia. Mereka berhasil membujuk Blastus, pegawai istana raja, ke pihak mereka, lalu mereka 
memohonkan perdamaian, karena negeri mereka beroleh bahan makanan dari wilayah raja. 21 Dan pada 
suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan 
berpidato kepada mereka. 22 Dan rak 
manusia!" 23 Dan seketika itu juga ia 
Allah; ia mati dimakan cacing-cacing 



berpidato kepada mereka. 22 Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara 
manusia!" 23 Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada 



192 



12:20 "Herodes sangat marah terhadap orang Tirus dan Sidon" Herodes sangat marah dan terus menerus 
begitu (PERIPHRASTIC IMPERFECT). Peristiwa bersejarah tertentu yang disebutkan tidak dikenal, tetapi 
daerah Tirus dan Sidon bergantung pada hasil pertanian dari wilayah Galilea (lih. I Raja-raja 5:11; Ezr 3:7; dan 
mungkin Yeh. 27:17). 

12:21 "Pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan" ini terjadi pada tahun 44 
Masehi. Untuk keterangan lebih lengkap tentang peristiwa ini lihat Josephus antiq. 19.8.2 (diterjemahkan oleh 
William Whiston, Kregal). 

Di suatu festival, sekumpulan besar orang banyak berkumpul bersama, para pemimpin dan orang-orang 
penting diseluruh propinsi. Pada hari yang kedua ia mengenakan pakaian yang seluruhnya terbuat dari perak, 
dengan struktur yang benar-benar indah, dan ia masuk ke gedung teater pada pagi hari, ketika jubah peraknya 
terkena pantulan sinar matahari, jubah itu bersinar sangat mencengangkan, rasa takjub menyebar dan 
menimbulkan rasa takut bagi orang yang menatap kepadanya: dan pada saat itu seseorang disitu berteriak, dan 
yang lain berteriak dari tempat lain, (meskipun bukan untuk kebaikannya) meneriakkan bahwa dia adalah 
Tuhan: kemudian mereka menambahkan, "berbelas kasihanlah kepada kami, sekarang dimuliakanlah engkau 
sebagai manusia, sejak saat ini engkau akan abadi". Mendengar pujian tersebut, raja tidak menegur atau 
menolak pujian mereka. Namun kemudian, saat ia mendongak, ia melihat burung hantu bertengger pada 
seutas tali di atas kepalanya, ia segera mengerti bahwa burung tersebut membawa kabar buruk, seperti dulu 
burung itu pernah menjadi utusan pembawa kabar baik kepada dirinya; dan ia jatuh ke dalam kesedihan yang 
sangat dalam. Ia merasakan sakit yang parah dalam perutnya, yang menyerangnya denga cara paling ganas. 
Karena itu ia memandang teman-temannya, dan berkata, "Aku, yang kalian sebut sebagai Tuhan, aku 
diperintahkan untuk meninggalkan kehidupan saat ini, Tuhan menegur dengan perkataan yang baru saja 
diucapkan kepadaku, dan aku, yang kalian sebut abadi, aku segera akan bergegas pergi menuju kematian 
"(hal. 412). 

Kemarahan Herodes dan kondisi fisik mengerikan yang menyertainya juga dijelaskan secara rinci di 
antiq. 17:6:5. 

12:23 "malaikat Tuhan" mengacu pada Malaikat Maut (lih. Kel 12:23;. II Sam. 24:16; II Raja-raja 19:35). 
Kematian ada di tangan Tuhan, bukan setan. Ini adalah contoh penghakiman temporal. 



NASKAH NASB (UPDATE): 12:24 

24 Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang. 



12:24 Ini adalah karakteristik pernyataan ringkasan (lih. 6:7; 9:31; 12:24, 16:5, 19:20, 28:31). 



NASKAH NASB (UPDATE): 12:25 
2 'Barnabas dan Saulus kemba 
mereka. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus 



2 'Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem, setelah mereka menyelesaikan tugas pelayanan 



12:25 ini memulai cerita perjalanan pelayanan Paulus. Ada varian tekstual dalam ayat ini berhubungan dengan 
apakah mereka kembali "ke" Yerusalem (lih. MSS. and B) atau "dari" Yerusalem (lih. apo, MS D atau ek, MSS 
P 74 , A) Bab 13 dimulai dengan Barnabas dan Saulus di Antiokhia. 

□ "Markus" Lihat catatan pada "Orang yang disebutkan tadi", Pembukaan Kisah Para Rasul 16. 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 



193 



Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1. Mengapa Tuhan menyelamatkan Petrus dan bukan Yakobus? 

2. Apakah jemaat yang berkumpul terkejut ketika doa-doa mereka sudah terjawab? Jelaskan implikasinya. 

3. Apakah orang percaya memerlukan malaikat jika mereka memiliki Roh Kudus yang berdiam di 
dalamnya? 



194 



KISAH 13 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Barnabas dan Saulus 
ditugaskan 


Barnabas dan Saulus diutus 
(12:25-13:3) 


Barnabas dan Saulus di 
pulau Siprus 

(12:23-13:12) 


Barnabas and dipilih dan 
diutus 


Misi pengutusan 


13:1-3 




13:1-3 


13:1-2 
13:3 


13:13 


Para rasul meraberitakan 
Firman Allah di pulau 
Siprus 


meraberitakan Firman Allah 
di pulau Siprus 




di pulau Siprus 


Pulau Siprus : Elimas tukang 
sihir 


13:4-12 


13:4-12 


13:4-12 


13:4-5 
13:6-lla 

13:llb-12 


13:4-5 
13:6-12 


Paulus dan Barnabas ke 
Antiokhia di Pisidia 


ke Antiokhia di Pisidia 


Perjalanan ke Antiokhia di 
Pisidia dan Ikonium 


di Antiokhia di Pisidia 


Mereka tiba di Antiokhia di 
Pisidia 


13:13-16a 


13:13-41 


13:13-16a 


13:13-16a 


13:13-16a 


13:16b-25 




14:16b-25 


13:16b-20a 
13:20b-25 


13:16b-25 


13:26-41 


Berkat dan konflikdi 
Antiokhia 


13:26-41 


13:26-41 


13:26-31 
13:32-37 
13:38-39 
13:40-41 


13:42-43 


13:42-52 


13:42-43 


13:42-43 


13:42-43 

Paulus dan Barnabas 
memberitakan Firman Allah 
bagi orang-orang Yahudi 


13:44-52 




13:44-47 


13:44-47 


13:44-47 






13:48-52 


13:48 
13:49-52 


13:48-49 
13:50-52 



195 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN KONTEKSTUAL 

A. Ini adalah catatan perjalanan pelayanan pertama kali Paulus dan Barnabas. Selebihnya Kisah Para Rasul 
adalah mengenai pelayanan Paulus. 

B. Akan sangat membantu untuk melihat peta di belakang Alkitab Anda dan ikuti lokasi geografis yang 
disebutkan dalam bab 13 dan 14. 

C. Ada transisi yang sangat jelas dalam bab 13 dan 14 dari kepimpinan Barnabas kepada kepemimpinan Paulus. 
Mungkinkah ini sebabnya Yohanes Markus meninggalkan tim? 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 13:1-3 

*Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu: Barnabas dan 
Simeon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja 
wilayah Herodes, dan Saulus. 2 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, 
berkatalah Roh Kudus: "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan 
bagi mereka. " 3 Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang 
itu, mereka membiarkan keduanya pergi. 



13:1 "Antiokhia" Lihat catatan di 11:19. 

□ "Jemaat" Lihat Topik Khusus di 5 : 1 1 . 

□ "Nabi dan Pengajar" Kedua karunia Roh ini dicatat dalam I Kor. 12:28 dan Ef. 4:11. Bentuk gramatikalnya 
seperti tidak pasti apakah lima orang yang terdaftar terdiri dari dua orang nabi dan 3 orang guru atau tiga orang 
pertama adalah nabi dan dua orang terakhir adalah guru. 

Masalahnya dengan istilah ini adalah, "Bagaimana kaitannya antara karunia nubuat dalam PB dan nabi dalam 
Perjanjian Lama?" Dalam PL nabi adalah penulis Kitab Suci. Dalam PB tugas ini diberikan kepada dua belas 
rasul dan yang membantu mereka. Istilah "rasul" digunakan untuk karunia yang terus-menerus (lih. Ef. 4:11), 
namun terjadi perubahan tugas setelah dua belas rasul meninggal, begitu juga dengan jabatan nabi. Pewahyuan 

196 



telah berhenti; tidak ada lagi Kitab Suci yang diilhami. Tugas utama nabi Perjanjian Baru adalah memberitakan 
Injil, tetapi juga memiliki tugas yang lain, mungkin bagaimana cara menerapkan kebenaran PB untuk situasi dan 
kebutuhan saat ini. Lihat Topik Khusus di 1 1:27. 

Karunia pengajar disebutkan dalam Kisah 13:1 dikombinasikan dengan karunia bernubuat, tetapi dalam Ef. 
4:11 ini terkait dengan pendeta. Dalam II Tim. 1:11 Paulus berkata bahwa ia adalah seorang pengkhotbah, rasul, 
dan guru. Tampaknya berdiri sendiri, seperti di Roma 12:7. Hal ini juga dibahas secara terpisah dalam Yakobus 
3:1 ff. Ini berarti bahwa karunia-karunia kepemimpinan dapat dikombinasikan dengan cara yang berbeda dalam 
orang-orang percaya yang berbeda-beda untuk memenuhi kebutuhan jemaat pada saat itu atau pada wilayah itu. 
Masing-masing pemimpin yang memiliki karunia ini (lih. Ef 4:11) memberitakan Injil, tetapi dengan penekanan 
yang berbeda. 

□ "Simeon yang disebut Niger" Istilah Latin niger artinya gelap atau hitam. Beberapa mencoba 
menghubungkan Simon ini dengan Markus 15:21. 

□ "Lukius orang Kirene" Mungkin ini adalah salah satu orang Yahudi Helenistik yang memberitakan Injil 
kepada orang-orang Yahudi di Antiokhia (lih. 11:20). Dia mungkin bukan Lukius yang disebutkan di Roma 
16:21. 

□ "Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes" Menaen adalah bentuk Yunani dari 
Manahem Ibrani, yang berarti "penghibur". Orang ini adalah salah seorang kakak asuh (sastra Yunani) Herodes 
Antipas (lihat Pengantar Bab 12) atau ia diasuh bersama-sama dengan raja wilayah Herodes (Koine papyrus). 
Lukas mungkin memiliki banyak informasi tentang Herodes Antipas (raja wilayah) dari percakapan dengan orang 
ini. 

13:2 

NASB "beribadah" 
NKJV "beribadah" 
NRSV "beribadat" 

TEV "melayani" 

NJB "melakukan ibadah" 

Ini adalah istilah Yunani leitourgia (gabungan dari "umum" dan "bekerja") dari situ kita mendapatkan 
istilah bahasa Inggris liturgi. Awalnya disebut seseorang yang melakukan pelayanan masyarakat dengan biaya 
sendiri. Ini menyiratkan masa-masa mencari Tuhan dalam sebuah ibadah. Apakah kata kerjanya merujuk kepada 
seluruh jemaat atau lima orang? 

□ "dan berpuasa" Di Perjanjian Lama dalam satu tahun hanya ada satu hari puasa, Hari Raya Pendamaian, Im. 
16. Namun, selama abad pertama, Yudaisme rabinis telah mengembangkan puasa dua kali seminggu. Walaupun 
puasa tidak diwajibkan bagi orang-orang percaya, banyak kali puasa sangat membantu dalam membedakan 
kehenadak Allah (lih. 14:23). 



TOPIK KHUSUS: BERPUASA 

Berpuasa, meskipun tidak pernah diperintahkan dalam PB, namun dinanti-nantikan pada waktu yang tepat 
bagi murid-murid Yesus (lih. 2:19; Mat. 6:16,17; 9:15, Lukas 5:35). Puasa yang benar digambarkan dalam 
Yes. 58. Yesus sendirilah teladannya (lih. Mat. 4:2). Gereja mula-mula berpuasa (lih. Kis 13:2-3; 14:23; II 
Kor. 6:5; 11:27). Motifasi dan caranya sangat penting; lamanya berpuasa dan frekuensinya adalah pilihan. 
Puasa di PL bukanlah syarat untuk orang percaya di PB (lih. Kisah Para Rasul 15). Puasa bukanlah cara 
menunjukkan kerohanian seseorang, tapi untuk menjadi lebih dekat kepada Allah dan mencari petunjuk-Nya. 
Secara rohani sangat membantu. 

Kecenderungan gereja mula-mula ke arah asketisisme menyebabkan para ahli Taurat menyertakan "puasa" 
dalam beberapa bagian (yaitu Mat. 17:21; Markus 9:29, Kis 10:30; Kor 7:5). Untuk informasi lebih lanjut lihat 
keterangan Bruce Metzger's A Textual Commentary on the Greek New Testament diterbitkan oleh United 
Bible Societies pada teks yang dapat dipertanyakan ini. 

197 



□ "berkatalah Roh Kudus" Satu lagi bukti alkitabiah bagi kepribadian Roh Kudus. Tidak ada kepastian 
apakah suara itu terdengar dengan jelas atau hanya intuisi (lih. 8:29; 10:19, 11:12, 20:23, 21:11). Jelas bahwa ini 
adalah pesan yang sangat spesifik (lih. 16:6-7). 

□ "Khususkanlah" Ini merupakan AORIST ACTIVE IMPERATIVE. Istilah aphorizn memiliki konsep yang 
sama yaitu "kudus" (hagiazn). Ini menyiratkan dikhususkan dan diperlengkapi untuk tugas ilahi yang akan 
diberikan (lih. Roma 1:1; Gal. 1:15). 

□ "Dikhususkan" dalam teks Yunani PARTICLE d , menunjukkan intensitas (lih. Luk. 2:15; I Korintus 6:20). 
Menunjukkan kesungguhan terhadap panggilan Roh Allah. Ada kemiripan dengan pernyataan Paulus dari 15:36. 

□ "Tugas yang telah Kutentukan bagi mereka" Ini merupakan PERFECT MIDDLE (deponent) 
INDICATIVE. Allah lah yang memanggil dan memperlengkapi untuk tugas-tugas pelayanan (lih. I Kor 12:7,1 1). 

13:3 "meletakkan tangan ke atas kedua orang itu" Ayat khusus ini adalah salah satu teks ambigu yang 
merupakan dasar praktik pentahbisan modern. Namun, ayat ini tidak tepat jika digunakan sebagai dasar alkitabiah 
bagi praktek-praktek kelompok keagamaan modern kita. Ada banyak contoh fisik dari "penumpangan tangan" 
dalam Alkitab. 

1. Dalam PL digunakan untuk tujuan 

a. memberikan persembahan (lih. Im. 1:4; 03:02, 04:04, 16:21) 

b. memberkati (lih. Kejadian 48:13 ff; Mat. 19:13,15) 

c. mengangkat seorang pemimpin penerus atau pengganti (lih. Bil. 27:23; Ul. 34:9) 

2. Dalam PB, latar belakang penumpangan tangan sama variasinya seperti dalam PL 

a. untuk menyembuhkan (lih. Lukas 4:40; 13:13, Kis 9:17; 28:8) 

b. mendedikasikan atau memberikan perintah untuk melakukan suatu tugas (lih. Kisah Para Rasul 6:06; 
13:03) 

c. Berkaitan dengan menerima karunia Roh Kudus atau karunia-karunia rohani (lih. Kisah Para Rasul 8:17; 
19:6; I Tim. 4:14; II Tim. 1:6) 

d. sebagai referensi untuk kembali kepada dasar pengajaran orang-orang Yahudi atau jemaat (lih. Ibr 6:2). 

Penumpangan tangan bukanlah pengalaman pentahbisan. Mereka sudah terlebih dahulu dipanggil, 
memiliki karunia Roh, dan berfungsi sebagai pemimpin. Ini bukanlah sebuah pelayanan baru untuk mereka yang 
dipanggil, tapi merupakan pengembangan dari apa yang telah mereka lakukan. 

Pentahbisan cenderung mendorong perbedaan diantara orang percaya. Ini memberi kredibilitas pada 
pembagian rohaniwan-awam yang dimulai oleh Gereja Katolik Roma, kata Yunani cleros (memberi warisan 
dengan cara diundi) dan Laos (kata Yunani untuk orang), bila digunakan dalam PB, selalu mengacu pada seluruh 
kelompok orang percaya. Semua orang percaya dipanggil, memiliki karunia Roh, melayani sebagai pemberita 
Injil sepenuh waktu (lih. Ef 4:11-12). Tidak ada bukti alkitabiah untuk memisahkan orang percaya dalam 
kelompok-kelompok hirarki. Semua orang percaya diberi karunia untuk pelayanan kepada tubuh Kristus (lih. I 
Kor 12:7, 11). 



NASKAH NASB (UPDATE): 13:4-12 

4 01eh karena disuruh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke Seleukia, dan dari situ mereka 
berlayar ke Siprus. 5 Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat 
orang Yahudi. Dan Yohanes menyertai mereka sebagai pembantu mereka. 6 Mereka mengelilingi seluruh 
pulau itu sampai ke Pafos. Di situ mereka bertemu dengan seorang Yahudi bernama Baryesus. la seorang 
tukang sihir dan nabi palsu. 7 Ia adalah kawan gubernur pulau itu, Sergius Paulus, yang adalah orang 
cerdas. Gubernur itu memanggil Barnabas dan Saulus, karena ia ingin mendengar firman Allah. 8 Tetapi 
Elimas— demikianlah namanya dalam bahasa Yunani~,tukang sihir itu, menghalang-halangi mereka dan 
berusaha membelokkan gubernur itu dari imannya. 9 Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, yang penuh 
dengan Roh Kudus, menatap dia,'°dan berkata: "Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu 

198 



muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan 
Jalan Tuhan yang lurus itu? n Sekarang, lihatlah, tangan Tuhan datang menimpa engkau, dan engkau 
menjadi buta, beberapa hari lamanya engkau tidak dapat melihat matahari." Dan seketika itu juga orang 
itu merasa diliputi kabut dan gelap, dan sambil meraba-raba ia harus mencari orang untuk menuntun 
dia. 12 Melihat apa yang telah terjadi itu, percayalah gubernur itu; ia takjub oleh ajaran Tuhan. 



13:4 "Karena disuruh Roh Kudus" konteks ini tidak menegaskan otoritas gereja lokal, melainkan otoritas Roh 
Kudus. Dia adalah bagian dari Trinitas dan ditekankan dalam Kisah Para Rasul. "Masa Mesias yang baru" dikenal 
sebagai "Masa Roh Kudus". Roh Kudus memanggil, memberikan karunia, memimpin, meneguhkan, dan 
memperlengkapi. Tidak ada pelayanan yang permanen atau efektif dapat terjadi tanpa kehadiran dan berkat-Nya. 

□ "Seleukia" adalah kota pelabuhan di Antiokhia Syria. Sekitar lima belas mil barat daya. Namanya mengikuti 
Alexander Agung umum (Seleukus), yang memerintah wilayah ini setelah kematian Alexander. 

□ "Pulau Siprus" adalah tempat asal dari Barnabas di mana terdapat penduduk Yahudi yang besar. Dalam 
Perjanjian Lama dikenal sebagai Kittim. Ini bukanlah saksi Kristen pertama di pulau ini (lih. 1 1 : 19-20). 

13:5 "Salamis" adalah kota pelabuhan di pantai timur pulau Siprus. Kota tersebut merupakan pusat perdagangan 
di pulau Siprus 

□ "Mereka mulai memberitakan firman Allah di rumah-rumah ibadat orang Yahudi" Alasannya jelas: 
(1) orang-orang Yahudi sudah tahu PL; (2) orang Yahudi adalah orang-orang terpilih (lih. Kej 12:1-3) dan 
mendapat kesempatan pertama untuk meresponi (lih. 3:26; 13:46, 17:2, 18:4,19, 19:8, Roma 1:16), (3) dalam 
ibadah di Sinagog, ada bangsa-bangsa lain yang [ajsudah tertarik pada satu Allah yang benar dan [b] tahu tentang 
PL. Ini menjadi metode umum pelayanan Paulus di Sinagog mana pun. 

□ "Yohanes" ini merujuk kepada Yohanes Markus yang rumahnya dipakai para murid sebagai tempat 
pertemuan (lih. Kisah 12:12). Ia juga penulis tradisional dari Injil Markus, yang mencatat kesaksian Rasul Petrus 
sebagai saksi mata. Ia juga yang menjadi penyebab pertengkaran antara Paulus dan Barnabas yang membagi tim 
pelayanan (lih. 15:36-41). Namun, kemudian Paulus menyebutkan Yohanes Markus dengan cara yang positif (lih. 
Kol 4:10; II Tim 4:11 dan. Filemon ay. 24). Lihat lebih lengkap catatan di 12:12. 

13:6 "Mereka mengelilingi seluruh pulau" Mungkin berarti bahwa mereka berhenti dan berkhotbah di setiap 
rumah ibadah di pulau itu. 

□ "Pafos" ini mengacu pada Pafos yang baru, berlawanan arah dari kota tua Fenisia tujuh mil jauhnya. Kedua 
kota-kota ini diberi nama mengikuti dewi Paphian Fenisia. Ini adalah dewa cinta yang dikenal sebagai Aphrodite, 
Astarte, Venus, dll. Kota ini merupakan pusat kegiatan politik di pulau Siprus. 

□ "Baryesus" Orang ini adalah nabi palsu Yahudi. Arti namanya adalah "anak dari Yosua". Kita belajar dari 
ay. 8 bahwa ia pergi oleh pengarahan Elimas si penyihir. Istilah penyihir mencerminkan Yunani setara dengan 
akar bahasa Aram yang berarti "sihir" (lih. ay 10). Lihat Topik Khusus di 8:9. 

13:7 "Gubernur pulau itu, Sergius Paulus" Ada banyak diskusi tentang sejarah cerita Lukas. Berikut adalah 
contoh yang baik ketepatan sejarawan Lukas. Dia menyebut orang ini "gubernur", yang berarti pulau Siprus 
adalah provinsi senat Romawi. Kita pelajari hal ini di 22 Masehi oleh dekrit dari Augustus. Kita juga belajar dari 
tulisan Latin di Soloi bahwa Sergius Paulus memulai peerintahannya sebagai gubernur wilayah pada 53 Masehi. 
Arkeologi menemukan informasi lebih lanjut dari dunia Mediterania di abad pertama, akurasi sejarah Lukas lebih 
menguatkan. 

□ "Seorang pria yang cerdas" Istilah ini digunakan dengan berbagai konotasi. Dalam konteks ini, berarti dia 
mampu memerintah secara efektif. Juga menggambarkan bahwa Injil tidak hanya berdampak pada masyarakat 

199 



miskin dan tidak berpendidikan, tetapi juga orang kaya dan berpendidikan (lih. Manaen 13:1). Salah satu maksud 
Lukas dalam penulisan Kisah Para Rasul adalah untuk menunjukkan bahwa Injil bukanlah ancaman bagi 
pemerintahan Romawi. 

13:8 "Elimas" Tampaknya nama Yunani ini adalah transliterasi dari istilah bahasa Arab untuk orang bijak 
(seorang bijak, seorang peramal, seseorang yang dapat meramalkan dan mengendalikan masa depan dengan 
memanipulasi kekuatan roh / kekuatan alam gaib) 

□ "tukang sihir" Hal ini terkait dengan istilah "magi", yang berarti orang-orang bijak Kasdim-Median, seperti 
Daniel (lih. Dan. 2:2; 4:9; Mat. 2:1). Namun, pada masa Paulus, itu digunakan untuk penyihir keliling dan dukun 
yang berkeliaran di lingkungan Yunani-Romawi. Lihat lebih lengkap catatan di 8:9. 

□ "Iman" Istilah ini digunakan secara spesilik dalam tiga cara di PB: (1) kepercayaan secara pribadi kepada 
Yesus Kristus sebagai Juruselamat, (2) setia, hidup saleh; atau (3) isi teologis dari Injil (yaitu doktrin, lih Yudas 3, 
20). Ambiguitas yang sama terlihat dalam Kisah 6:7. Di sini tampaknya mengacu ke no. # 3 karena artikel dan 
konteksnya. 

13:9 "Paulus" nama ini digunakan pertama kali dalam kitab Kisah Para Rasul sebagai julukan Romawi. Paulus 
berasal dari istilah Yunani yang berarti "kecil". Sebagian orang berpikir itu mengacu pada bentuk tubuh fisik 
Paulus, yang lainnya untuk evaluasi pribadi tentang dirinya sendiri sebagai "yang paling hina diantara para rasul" 
karena dia dianiaya gereja. Mungkin nama kedua yang diberikan kepadanya oleh orang tuanya pada saat lahir. 

□ "Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus" Kekuatan Roh Kudus yang membimbing jemaat mula-mula 
digambarkan dengan istilah "memenuhi" (lih. 2:4; 4:8,31; 6:3; 7:55; 9 : 17; 13:9,52). Terus menerus, dipenuhi 
oleh Roh Kudus setiap hari adalah keadaan normal bagi semua orang percaya (lih. Ef 5:18). Dalam Kisah Para 
Rasul biasanya dikaitkan dengan keberanian dan kejelasan memberitakan Injil 

□ "menatap" Lihat catatan lengkap pada 1:10. 

13:10 Paulus mencirikan nabi palsu ini dengan beberapa istilah Yahudi. 

1. "Penuh dengan kebohongan", artinya menjebak dengan umpan (hanya disini penggunaan istilah ini dalam 
tulisan Lukas) 

2. "Penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan", ini adalah dari kata Yunani yang berarti 
melakukan sesuatu tidak sungguh-sungguh atau menganggap remeh, tetapi dalam konotasi yang jahat (lih. 
18:14). Istilah ini hanya ditemukan dalam Kisah Para Rasul (lih. 13:10; 18:14). 

3. "Anak iblis", ini adalah sebuah idiom Semit (lih. 3:25; 4:36) bagi seseorang ditandai dengan tindakan 
setan (lih. Mat. 13:38; Yoh. 8:38,41,44). 

4. "Musuh segala kebenaran", istilah ini digunakan beberapa kali dalam tulisan-tulisan Lukas termasuk 
mengutip PL (lih. Lukas 1:71,74; 20:43, Kis. 2:35). Segala hal yang seperti Allah, dilawan olehnya. Lihat 
Topik Khusus: Kebenaran di 3:14. 

5. Paulus menggunakan istilah inklusif "semua" sebanyak tiga kali untuk menunjukkan betapa lengkapnya 
kehendak jahat orang ini. 

□ "Membelokkan jalan Tuhan yang lurus itu" Pertanyaan ini mengharapkan jawaban "ya". Kata "benar" 
atau "lurus" dalam PB mencerminkan konsep kebenaran PL, yang berarti suatu standar atau buluh pengukur 
(measuring reed). Istilah PB "belok" atau "menyimpang" mencerminkan istilah Perjanjian Lama untuk dosa, yang 
merupakan deviasi dari standar, yaitu Tuhan sendiri. Orang ini membuat segalanya membelok (yaitu berbalik dari 
kebenaran). 

13:11 "tangan Tuhan" ini adalah ungkapan antropomorfik Semit mengacu pada kekuatan dan kehadiran 
YHWH. (lih. Lukas 1:66, Kis. 11:21). Dalam Perjanjian Lama sering merujuk pada penghakiman Allah (lih. Kel 
9:3; I Sam. 5:6; Ayub 19:21; 23: 2; Maz. 32:4, 38:2, 39:10), seperti disini. 



200 



□ "engkau tidak akan dapat melihat" Istilah-istilah deskriptif yang kuat tentang kejahatan dan 
pemberontakan di mana Paulus mencirikan orang ini dan bentuk hukuman ilahi sementara itu mungkin 
mencerminkan kehidupan Paulus sendiri sebelumnya. Dia melihat ke belakang sekarang dan melihat dirinya 
sendiri dalam pengajar palsu Yahudi ini serta manipulasinya (lih. 9:8). Kebutaan sering digunakan dalam 
perumpamaan berarti kurangnya penerimaan rohani (lih. Yoh. 9; Kis 9). 

13:12 "melihat apa yang telah terjadi itu, percayalah gubernur itu" ini adalah kata Yunani yang sama 
(pisteud, kata benda yang dapat diterjemahkan sebagai percaya, iman, atau kepercayaan) digunakan di seluruh 
PB untuk orang-orang percaya. Gubernur ini meresponi pemberitaan Injil. Mata yang satu tertutup (harfiah); mata 
yang lain terbuka (kiasan). Ini adalah misteri kepercayaan (lih. Yohanes 9). Lihat Topik Khusus: Iman (nomina 
NOUN, VERB, and ADJECTIVE) pada 3:16 



NASKAH NASB (UPDATE): 13:13-16a 

13 Lalu Paulus dan kawan-kawannya meninggalkan Pafos dan berlayar ke Perga di Pamfilia; tetapi 
Yohanes meninggalkan mereka lalu kembali ke Yerusalem. 14 Dari Perga mereka melanjutkan perjalanan 
mereka, lalu tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat mereka pergi ke rumah ibadat, lalu duduk di 
situ. 1 ' Setelah selesai pembacaan dari hukum Taurat dan kitab nabi-nabi, pejabat-pejabat rumah ibadat 
menyuruh bertanya kepada mereka: "Saudara-saudara, jikalau saudara-saudara ada pesan untuk 
membangun dan menghibur umat ini, silakanlah!" 16 Maka bangkitlah Paulus. la memberi isyarat dengan 
tangannya, lalu berkata: "Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah! 



13:13 "Paulus dan kawan-kawannya" Jelas kepemimpinan telah berubah. Mulai sekarang di dalam kitab Kisah 
Para Rasul nama Paulus akan dicantumkan pertama. 

□ "Perga di Pamfilia" Perga adalah kota terbesar di provinsi Romawi kecil pesisir Pamfilia (Turki 
pertengahan-selatan). Terletak beberapa mil daratan untuk mencegah serangan oleh penyerang dari laut. 
Rupanya saat itu Paulus tidak berkhotbah di sini, tapi nanti dikemudian hari (lih. 14:25). Tidak ada bukti historis 
dari kelompok Kristen di daerah ini selama beberapa ratus tahun. Paulus hanya melewati daerah pesisir ini. 

□ "Yohanes meninggalkan mereka lalu kembali ke Yerusalem" Lukas mencatat peristiwa ini, tetapi tidak 
memberikan petunjuk mengenai alasannya (penulis PB lainnya juga tidak). 

13:14 "Pisidia Antiokhia" Secara harfiah berarti "Antiokhia menuju Pisidia" karena terletak di daerah etnis 
Frigia Provinsi Romawi Galatia. Ini adalah kelompok etnis yang berbeda, mungkin berasal dari Eropa. 

□ "Pada hari Sabat" Ini berarti dari matahari terbenam pada hari Jumat sampai matahari terbenam pada hari 
Sabtu. Orang-orang Yahudi menghitung waktu dari malam ke malam, mengikuti Kej. 1. 

□ "Duduk" Ini mungkin sebuah ungkapan yang menunjukkan seseorang yang berbicara di Sinagog. Rabbi 
selalu mengajar sambil duduk (lih. Mat. 5:1; Lukas 4:20). Rumah-rumah ibadat secara teratur mengijinkan 
pengunjung yang berkeliling untuk berbicara jika mereka mau (lih. ay 15). 

13:15 "Pembacaan dari Hukum Taurat dan kitab nabi-nabi" ini adalah salah satu bagian dari urutan khas 
ibadah dalam sinagoga di zaman Yesus. Awalnya hanya Hukum Musa yang dibacakan, tapi Antiokhus IV 
melarang hal ini dalam Epifanes 163 SM. Orang-orang Yahudi kemudian menggantinya dengan pembacaan kitab 
nabi-nabi. Selama pemberontakan Maccabeen, Yudaisme dipulihkan dan Hukum Taurat maupun kitab nabi-nabi 
terus dibaca bersama-sama sebagai format dasar pelayanan rumah ibadat (lih. ay 27). Lihat Topik Khusus berikut. 



201 



TOPIK KHUSUS: KANON IBRANI 

Alkitab Ibrani terbagi menjadi tiga bagian (Alkitab bahasa Inggris mengikuti urutan Septuaginta). 

1 . Taurat (Pentateukh), Kejadian - Ulangan 

2. Para nabi 

a. nabi-nabi terdahulu, Yosua - Raja-Raja (kecuali Ruth) 

b. kemudian, Yesaya - Maleakhi (kecuali Ratapan dan Daniel) 

3. Penulisan 

a. Hikmat dan sastra (Ayub - Amsal) 

b. Sastra Pasca-pembuangan (Ezra - Ester) 

c. Megilloth (lima gulungan kitab) 

( 1 ) Ruth (baca di Pentakosta) 

(2) Eklesia (baca di Tabernakel) 

(3) Kidung Agung (baca di Paskah) 

(4) Ratapan (baca untuk mengingat kejatuhan Yerusalem pada tahun 586 SM) 

(5) Ester (baca di Purim) 

4. I dan II Tawarikh 

5. Daniel 



□ "Pejabat-pejabat rumah ibadat" Inilah orang-orang yang bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung 
dan tata ibadah (lih. Lukas 8:41,49). Mereka sering mengundang para tamu untuk berbicara. 

□ "Jikalau Saudara-saudara ada pesan untuk membangun" Ini adalah kalimat FIRST CLASS 
CONDITIONAL, diasumsikan benar dari perspektif penulis untuk tujuan sastra. Hal ini sering merupakan aspek 
normal ibadah sinagoga. Paulus memanfatkan setiap kesempatan. 

13:16 "Bangkitlah Paulus" Biasanya para pengajar Yahudi duduk ketika mereka mengajar, namun merupakan 
kebiasaan Yunani-Romawi untuk berdiri saat mengajar. Paulus memodifikasikan cara dan presentasinya kepada 
penonton. 

□ "Memberi isyarat dengan tangannya" Paul memberi isyarat untuk tenang. Lukas sering menyebutkan 
secara detail peristiwa ini (lih. 12:17; 13:16, 19:33,21:40). 



NASKAH NASB (UPDATE): 13:16b-25 

16 Maka bangkitlah Paulus. la memberi isyarat dengan tangannya, lalu berkata: "Hai orang-orang 
Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah! 17 Allah umat Israel ini telah memilih nenek 
moyang kita dan membuat umat itu menjadi besar, ketika mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing. 
Dengan tangan-Nya yang luhur la telah memimpin mereka keluar dari negeri itu. 18 Empat puluh tahun 
lamanya la sabar terhadap tingkah laku mereka di padang gurun. 19 Dan setelah membinasakan tujuh 
bangsa di tanah Kanaan, la membagi-bagikan tanah itu kepada mereka untuk menjadi warisan mereka 2(l 
selama kira-kira empat ratus lima puluh tahun. Sesudah itu la memberikan mereka hakim-hakim sampai 
pada zaman nabi Samuel. 21 Kemudian mereka meminta seorang raja dan Allah memberikan kepada 
mereka Saul bin Kish dari suku Benyamin, empat puluh tahun lamanya. 22 Setelah Saul disingkirkan, 
Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah 
mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku. 23 
Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan 
Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. 24 Menjelang kedatangan-Nya Yohanes telah menyerukan 
kepada seluruh bangsa Israel supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis. 25 Dan ketika Yohanes 
hampir selesai menunaikan tugasnya, ia berkata: Aku bukanlah Dia yang kamu sangka, tetapi la akan 
datang kemudian dari padaku. Membuka kasut dari kaki-Nyapun aku tidak layak. 



202 



13:16 b "Hai orang-orang Israel, dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah" Ada dua kelompok di 
sini, orang-orang Yahudi dan orang-orang bukan Yahudi yang "takut akan Allah" (lih. ay 26; 10:2,22,35). 
Khotbah ini sangat mirip dengan khotbah Stefanus di Kis. 7. Dalam banyak hal Paulus sangat dipengaruhi oleh 
pemahaman Stefanus tentang Perjanjian Lama dan Injil. 

13:17 Paulus mulai mengulas sejarah PL dengan menyebut para nenek moyang (Abraham, Ishak, dan Yakub), 
tawanan dan pembebasan dari Mesir (Keluaran-Ulangan). 

□ "Dengan tangan-Nya yang luhur la telah memimpin mereka" ini adalah citra YHWH dalam wujud fisik 
di PL (lih. LXX Kel 6; 1,6). Hal ini mirip dengan ungkapan antropomorfik, "tangan kanan-Nya". Alkitab 
berbicara tentang Allah dalam kosakata manusia (anthropomorphisms) meskipun Dia kekal, non-fisik, seluruhnya 
Roh. Analogi Alkitab ini adalah sumber dari banyak kesalahpahaman dan overstatements literal. Alkitab 
berbicara tentang Allah dalam analogi, metafora, dan negasi. Allah jauh lebih besar daripada yang dapat dipahami 
atau diekspresikan oleh manusia yang telah jatuh, terikat waktu, terikat bumi! 

13:18 "Empat puluh tahun lamanya la sabar terhadap tingkah laku mereka di padang gurun." ini 

mencerminkan Ul. 1:31 dan dapat diterjemahkan "fed as a nurse" (lih. MSS A, C). Ini mencerminkan kitab 
Keluaran dan Bilangan di PL. Istilah "empat puluh" sering disebut angka bulat. Secara harfiah waktu dari Horeb 
ke Sitim adalah tiga puluh delapan tahun dengan masa dua tahun di Horeb (Sinai). 

13:19 "membinasakan tujuh bangsa" Bangsa-bangsa Palestina dapat dikenali dengan beberapa cara. 

1. istilah kolektif, orang Kanaan (yaitu penduduk dataran rendah, lih Kejadian 10:18-29; Hakim-hakim 1:1). 
atau orang Amori (yaitu penduduk dataran tinggi, lih Kejadian 15:16). 

2. dua bangsa (orang Kanaan, orang Feris, lih Kejadian 13:07; 34:30; Hakim-hakim 1:4-5) 

3. tiga bangsa (Hewi, orang Kanaan, Het, lih. Kel. 23:28) 

4. enam bangsa (Kanaan, Het, orang Amori, Feris, orang Hewi, Yebus, lih. Kel. 3:8,17; 33:2; 34:11; Ul. 
20:17; Yos. 9:1; 12:8) 

5. tujuh bangsa (orang Het, Girgasi, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi, Yebus, lih. 
U1.7:01;. Yos. 3:10; 24:11) 

6. sepuluh bangsa (Keni, Kenas, Kadmonites, orang Het, orang Feris, Refaim, Amonites, orang Kanaan, 
orang Girgasi, orang Yebus, lih. Kejadian 15:19-21). 

□ "Warisan" Tiga kata gabungan kata + kleros + nemo adalah umum dalam Septuaginta, tetapi hanya 
digunakan di PB (teks-teks lain memiliki kata + kleros + didomi ). Menyiratkan memberikan kepada lot dalam 
arti membagi Tanah Perjanjian antara suku-suku (lih. Yos. 13-19). 

□ "Empat ratus lima puluh tahun" Angka ini didapat melalui: 

1 . 400 tahun perbudakan di Mesir (lih. Kej 15:13) 

2. 40 tahun periode Pengembaraan di padang gurun (lih. Kel 16:35; Bil. 14:33-34; 32:13) 

3. 7-10 tahun penaklukan (lih. Yos. 14:7,10) 

The Textus Receptus (KJV) memindahkan angka tersebut ke ay. 20 dan tampaknya melibatkan Hakim- 
hakim (berikut Josephus, antiq 8:3:1). Tetapi kata-kata ini tidak ada di manuskrip yang lebih tua dan lebih baik 
Yunani uncial (lih. A, B, C), yang lebih cocok dengan penaggalan I Raj. 6:1. dash yang ditemukan di NASB 
adalah untuk menonjolkan tempat yang tepat dari jumlah tersebut. 

13:20 ini mengacu pada Hakim melalui I Sam. 7. 

13:21 Ini mengacu pada I Sam. 8-10. 

□ "Selama empat puluh tahun" frase waktu ini tidak ditemukan dalam PL kecuali kalau masalah naskah PL 
dihubungkan ke I Sam. 13:1 termasuk "empat puluh" (NIV). Josephus, antiq. 6:14:9 juga menyebutkan "empat 
puluh" tahun. Septuaginta menghilangkan seluruh kalimat dan mulai dengan I Sam. 3:2. "Empat puluh" jelas 
tradisi rabbi. 

203 



13:22 "Aku telah mendapat daud bin isai, seorang yang berkenan dihatiku" Ini bukan kutipan langsung dari 
Perjanjian Lama tetapi tampaknya kombinasi dari Mazmur 89:20 dan I Samuel 13:14. Perlu diingat bahwa 
khotbah Paulus mengikuti pola dasar historis yang Stefanus bawakan dalam bab 7. Daud dapat disebut orang yang 
berkenan di hati Allah, ketika ia dikenal sebagai orang berdosa (lih. Maz. 32,51; II Sam. 11), hal ini membesarkan 
hati semua orang percaya. 
Kutipan ini menyiratkan kombinasi beberapa hal. 

1. Ini adalah praktek standar para rabbi, yang menjelaskan banyak kutipan PL yang tidak biasa di PB. 

2. Ini sudah menjadi bagian dari katekismus Kristen. Paulus sering mengutip hymne orang Kristen mula- 
mula dan mungkin literatur lainnya. 

3. Kutipan ini unik bagi Paulus, menunjukkan bahwa Lukas harus mendapatkan ringkasan tentang pesan 
pertama Paulus yang tercatat dalam Kisah Para Rasul dari Paulus sendiri. 

□ 

NASB, NKJV "yang akan melakukan kehendak-Ku" 

NRSV "yang akan melaksanakan semua keinginan-Ku" 

TEV "yang akan melakukan semua Aku ingin dia lakukan" 

NJB "yang akan melakukan seluruh kehendak-Ku" 

Ayat ini adalah kombinasi kiasan PL. Bagian kalimat ini tidak terdapat dalam bagian-bagian PL. Dalam konteks 

PL, Saul tidak taat dan ditolak. Tapi ada ketidaktaatan juga dalam hidup Daud. Allah bekerja dengan manusia 

yang tidak sempurna untuk mencapai rencana penebusan-Nya. 

13:23 Hal ini sama dengan Kisah Para Rasul 7:52. Menunjuk kembali ke semua janji dalam PL. 

1. sebuah karya penebusan melalui keturunan perempuan, Kej. 3:15 

2. penguasa dari Yehuda, Kej. 49: 10 

3. seorang pemimpin yang akan datang seperti Musa, Nabi, Ul. 18:15,18 

4. seorang pemimpin keturunan Daud, II Sam. 7; Ps. 132:11; Yes. 11:1,10; Mat. 1:1 

5. seorang hamba yang menderita, Yes. 52:13-53:12 

6. Juru selamat, Lukas 2:11; Mat. 1:21; 1:29 Yohanes, 4:42, Kis. 5:31 

Bagi Lukas yang paling menonjol adalah No. 4 (lih. Lukas 1:32,69 2:4; 3:31, Kisah Para Rasul 2:29-31; 
13:22-23). Mesias akan berasal dari garis keturunan Isai (lih. Yes. 9:7; 11:1,10; 16:5). 

13:24 Pelayanan pemberitaan Injil oleh Yohanes Pembaptis dijelaskan dalam Markus 1:1-8; Mat. 3:1-11; 3:2-17 
Lukas; Yohanes 1:6-8,19-28. Yohanes menggenapi nubuatan Mat. 3:1; 4:5-6. Khotbah pertobatannya juga 
menetapkan pola bagi khotbah Yesus mula-mula (lih. Mat. 4:17, Markus 1:14-15). Yohanes berbicara tentang Dia 
yang akan datang, jauh lebih besar dari dirinya (lih. Mat. 3:11; Markus 1:7; Lukas 3:16; Yohanes 1:27,30, Kis. 
13:25). 

13:25 "Ketika Yohanes hampir selesai menunaikan tugasnya" Allah memiliki tugas khusus bagi Yohanes 
untuk dikerjakan. Pelayanan publik yang dilakukan Yohanes hanya berlangsung delapan belas bulan. Sungguh, 
satu setengah tahun yang luar biasa, dipenuhi dengan kuasa Roh dan mempersiapkan jalan bagi Mesias. 
Paulus mengenal PL sejak masa mudanya di sekolah Sinagog dan pelatihan sebagai rabi di bawah asuhan 
Gamaliel di Yerusalem. Dia mendengar Injil pertama kali dari Stefanus, kemudian dari orang percaya yang ia 
aniaya, lalu oleh penglihatan khusus dari Yesus, dari seorang percaya Yahudi awam berasal dari Damaskus, 
bertemu Yesus di Arabia, dan kemudian ia mengunjungi para Rasul lainnya. Dia mencoba untuk mengutip 
tentang Yesus sedapat mungkin sebagai subjek. Di sini ia mengutip Injil kehidupan Yesus. 



NASKAH NASB (UPDATE): 13:26-41 

26 Hai saudara-saudaraku, baik yang termasuk keturunan Abraham, maupun yang takut akan 
Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita. 2 ' Sebab penduduk Yerusalem dan 
pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Dia, mereka 
menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. 28 Dan meskipun mereka tidak 

204 



menemukan sesuatu yang dapat menjadi alasan untuk hukuman mati itu, namun mereka telah meminta 

29 

kepada Pilatus supaya la dibunuh. Dan setelah mereka menggenapi segala sesuatu yang ada tertuhs 
tentang Dia, mereka menurunkan Dia dari kayu salib, lalu membaringkan-Nya di dalam kubur. 3(l Tetapi 
Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati. 31 Dan selama beberapa waktu la menampakkan diri 
kepada mereka yang mengikuti Dia dari Galilea ke Yerusalem. Mereka itulah yang sekarang menjadi 
saksi-Nya bagi umat ini. 32 Dan kami sekarang memberitakan kabar kesukaan kepada kamu, yaitu bahwa 
janji yang diberikan kepada nenek moyang kita, " telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, 
dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Ku Engkau! Aku 
telah memperanakkan Engkau pada hari ini. 34 Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati 
dan la tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan. Hal itu dinyatakan oleh Tuhan dalam firman 
ini: Aku akan menggenapi kepadamu janji-janji yang kudus yang dapat dipercayai, yang telah Kuberikan 
kepada Daud. 35 Sebab itu la mengatakan dalam mazmur yang lain: Engkau tidak akan membiarkan 
Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. 36 Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya, lalu ia 
mangkat dan dibaringkan di samping nenek moyangnya, dan ia memang diserahkan kepada kebinasaan. 
37 Tetapi Yesus, yang dibangkitkan Allah, tidak demikian.. 38 Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh 
karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa. 39 Dan di dalam Dialah setiap orang 
yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum 
Musa. 4(l Karena itu, waspadalah, supaya jangan berlaku atas kamu apa yang telah dikatakan dalam kitab 
nabi-nabi:: 41 Ingatlah, hai kamu penghina-penghina, tercenganglah dan lenyaplah, sebab Aku melakukan 
suatu pekerjaan dalam zamanmu, suatu pekerjaan, yang tidak akan kamu percayai, jika diceriterakan 
kepadamu." 



13:26 "Keturunan Abraham maupun yang takut akan Allah" ini merujuk pada para pendengar Yahudi (atau 
penganut agama) dan bangsa-bangsa lain (yang takut akan Allah) yang melekat pada monoteisme dan moralitas 
Yudaisme. 

□ "Kabar Keselamatan itu" Hal ini mengacu pada janji Allah untuk menebus manusia yang jatuh dalam dosa 
melalui Mesias (lih. Kej 3:15). Hal ini termasuk bangsa-bangsa lain (lih. Kej 12:5; Kel 19:5-6; dan Kis. 28:28 dan 
13:46). 

13:27 Ini adalah suatu ayat yang tragis. Ini ringkasan singkat tentang orang Yahudi di Yerusalem yang buta 
terhadap Kitab Suci meskipun mereka membacanya terus menerus. Dengan hilangnya tanda-tanda kenabian (lih. 
Mzm 22; Yes. 53; Zak.; Mai) dan nubuatan (Yesaya, Yunus) mereka menjadi tanda kenabian ! Dia datang kepada 
milik kepunyaan-Nya sendiri, tetapi kepunyaan-Nya tidak menerima-Nya (lih. Yoh. 1:11-12). 

13:28 Kisah Para Rasul mencatat lagi dan lagi tanggung jawab rohani orang Yahudi di Yerusalem (lih. 2:23,36; 
3:13-15; 4:10; 5:30; 7:52; 10:; 39; 13: 27-28). 

13:29 "mereka.. Mereka" ini pasti mengacu kepada kelompok-kelompok yang berbeda. Yang pertama adalah 
mereka yang berusaha membunuh-Nya (yaitu orang Yahudi, orang banyak di hadapan Pilatus). Yang kedua 
adalah orang-orang yang menginginkan pemakaman yang layak. Bisa saja melibatkan orang-orang Yahudi yang 
tulus yang melihat ketidakadilan (mirip dengan Kisah Para Rasul 8:2, mengenai pemakaman Stefanus) atau murid 
seperti Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus (lih. Yoh. 19:38-42) 

□ "Segala sesuatu yang ada tertulis tentang Dia" Hidup Yesus adalah salah satu penggenapan nubuatan. 
Salah satu bukti yang kuat untuk pewahyuan dari Alkitab dan Yesus dari Nazaret sebagai Mesias adalah nubuatan 
prediktif (lih. Lukas 22:22, Kis. 2:23; 3:18; 4:28; 10:43; 13:29; 24: 14; 26:22). 

Pasti benar bahwa banyak rincian kehidupan Yesus, di gereja kita sekarang disebut nubuatan, berada 
dalam arti tipologi. Banyak kejadian yang terjadi dalam kehidupan Israel yang kemudian tampaknya juga terjadi 
dalam kehidupan Yesus (salah satu contoh, Hosea 11:1). Seringkali bagian ambigu, miring, yang tidak akan 
dipahami dalam konteks sebagai kenabian, tampaknya melompat ke kehidupan Yesus dilihat sebagai salah satu 
pengalaman duniawi (cth. Maz. 22; Yes. 53). Butuh inspirasi dan aliran sejarah penebusan untuk sepenuhnya 
menghargai PL yang menggambarkan Yesus. 



205 



□ "Kayu salib" Lihat catatan pada 5:30 dan 10:29. 

13:30, 33, 34, 37 "Tetapi Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati" PB menegaskan bahwa ketiga 
pribadi dari Tritunggal itu aktif dalam kebangkitan Yesus: 

1 . Roh Kudus (lih. Rom. 8:11) 

2. Anak(lih. Yohanes 2:19-22; 10:17-18) 

3. Bapa (lih. Kis. 2:24,32; 3:15,26; 4:10; 5:30; 10:40; 13:30,33,34,37; 17:31; Rom. 6:4, 9; 10:09; I Kor 6:14; II 
Kor 4:14; Gal. 1:1; Ef. 1:20; Kolose 2:12; I Tesalonika. 1:10). 

Ini adalah peneguhan dari Bapa terhadap kebenaran hidup Yesus dan ajaran-Nya. Ini adalah aspek utama dari 
Kerygma (yaitu isi khotbah-khotbah dalam Kisah Para Rasul). Lihat Topik Khusus di 2:14. 

13:31 "selama beberapa waktu" Kisah Para Rasul 1:3 mengatakan "empat puluh hari". Namun, empat puluh 
adalah angka bulat PL. 

□ "la menampakkan diri" Lihat Topik Khusus berikut. 



TOPIK KHUSUS: PENAMPAKAN-PENAMPAKAN PASCA KEBANGKITAN YESUS 

Yesus menunjukkan diriNya kepada bebeapa orang untuk meneguhkan kebangkitanNya: 

1 . perempuan di kuburan, Mat 28:9 

2. sebelas murid, Mat 28:16 

3. Simon, Luk 24:34 

4. dua orang , Luk 24: 1 5 

5. para murid, Luk 24:36 

6. Maria Magdalena, Yoh 20: 1 5 

7. sepuluh mirod, Yoh 20:17 

8. sebelas disciples, Yoh 20:26 

9. tujuh murid, Yoh 21:1 

10. Kefas (Petals), I Kor 15:5 

11. Dua belas Murid (Para Rasul), I Kor 15:5 

12. 500 saudara-saudara, I Kor 15:6 (Mat 28:16-17) 

13. Yakobus (keluarga jasmaniNya), I Kor 15:7 

14. semua rasul-rasul, I Kor 15:7 

15. Paulus, I Kor 15:8 (Kis 9) 

Secara nyata, beberapa di antara hal ini menunjuk pada penampakan yang sama. Yesus menginginkan 
mereka untuk mengetahui dengan yakin bahwa la hidup! 



13:32 "Janji yang diberikan kepada nenek moyang" ini mengacu pada janji awal YHWH kepada Abraham 
untuk memberikan kepadanya tanah perjanjian dan keturunan (lih. Kej 12:1-3; Rm. 4). Janji kehadiran Allah dan 
berkat yang sama ini diulang untuk para Leluhur dan keturunannya (lih. Yes. 44:3; 54:13; Yoel 2:32). PL 
berfokus pada tanah perjanjian sementara PB berfokus pada "benih keturunan". Paulus menyinggung kembali 
janji ini dalam Roma 1:2-3. 

13:33 ini kutipan dari Mzm. 2:7, yang merupakan mazmur kerajaan mesianis tentang konflik dan kemenangan 
Mesias yang dijanjikan Allah. Yesus telah dibunuh oleh kekuatan-kekuatan jahat (manusia dan setan), tetapi 
Allah telah membangkitkan Dia menuju kemenangan (lih. Rom 1:4). Ayat ini dan Roma 1:4 digunakan oleh 
penyimpangan mula-mula (adoptionists) untuk menyatakan bahwa Yesus menjadi Mesias pada hari kebangkitan. 
Jelas ditekankan dalam PB bahwa Yesus diteguhkan dan dimuliakan karena ketaatan-Nya, tetapi tidak boleh 
dipisahkan dari kemuliaan dan keilahian-Nya praeksistensi (lih. Yoh. 1:1-5,9-18; Fil. 2:6 -11; Kol 1:13-18; Ibr 
1:2-3). 
Kata yang sama "dibangkitkan" (anistemi), digunakan dalam Kis. 3:26 Allah membangkitkan "Hamba-Nya"; 

206 



dalam Kis. 3:22 Allah membangkitkan Nabi (lih. 7:37; Ul. 18:19). Tampaknya ada penggunaan yang berbeda dari 
kata "dibangkitkan " dari antara orang mati (lih. 30,34,37). Yesus "dibangkitkan" sebelum la meninggal! 

13:34 "tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan" Pernyataan ini merujuk kepada kematian dan 
kebangkitan Yesus. Dia adalah yang pertama kali dibangkitkan (buah sulung dari kematian, lih. I Kor. 15:20) 
bukan yang dibangunkan kembali. Banyak orang dibawa kembali ke kehidupan fisik dalam Alkitab, tetapi mereka 
semua hams mati lagi. Henokh dan Elia telah dipindahkan ke surga tanpa kematian, tapi mereka tidak 
dibangkitkan. 

□ "Aku akan menggenapi kepadamu janji-janji yang kudus yang dapat dipercayai, yang telah 
Kuberikan kepada Daud" Ini adalah kutipan dari Yes. 55:3 dari LXX. Kutipan meliputi kata jamak "yang dapat 
dipercayai", tetapi tidak secara spesifik mengacu kepada hal apa. Ini adalah sesuatu yang diteruskan dari Allah 
kepada Daud, kepada Yesus, lalu ke pengikut-Nya (plural "engkau" dalam kutipan). Konteks Perjanjian Lama 
menunjukkan pentingnya "engkau" (lih. Yes 55:4-5 LXX, "Sesungguhnya, Aku telah menetapkan dia menjadi 
saksi bagi bangsa-bangsa, menjadi seorang raja dan pemerintah bagi suku-suku bangsa. Sesungguhnya, engkau 
akan memanggil bangsa yang tidak kaukenal, dan bangsa yang tidak mengenal engkau akan berlari kepadamu, 
oleh karena TUHAN, Allahmu, dan karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang mengagungkan engkau. The 
Septuaginta, Zondervan, 1976, hal 890). 

Berkat-berkat dan janji-janji kepada Daud (yaitu Yahudi) sekarang adalah berkat dan janji-janji bagi 
orang-orang Yahudi (yaitu seluruh umat manusia). 

13:35-37 ini merupakan argumen yang sama yang digunakan sebelumnya dalam khotbah Pentakosta Petrus (lih. 
2:24-32), juga diambil dari Mzm. 16. Khotbah-khotbah awal dalam Kisah Para Rasul mencerminkan katekismus 
Kristen mula-mula. Beberapa teks Mesianik PL dirangkai. Oleh karena nya, PRONOUNS dan detailnya, terlihat 
tidak relevan dengan tujuan utama penulis PB, yang menegaskan kebangkitan fisik Yesus dan kejatuhan Daud. 

13:38 Paulus menggunakan argumen augmented PL, seperti halnya Petrus (Kis. 2) dan Stefanus (Kis. 7) untuk 
menjangkau para pendengar di sinagog. Paulus menjanjikan pengampunan penuh atas dosa, yang Yudaisme tidak 
bisa berikan (lih.ay. 39), kepada semua yang percaya kepada Yesus sebagai Kristus (yaitu "orang ini", ay 38,39). 

13:39 "dan melalui Dia semua orang" Perhatikan elemen universal. Allah mengasihi semua manusia dan semua 
manusia mendapatkan kesempatan untuk merespon kepada-Nya dengan iman (lih. 10:43; Yes. 42:1,4,6,10-12, 55; 
Yeh. 18:32, Yoel 2:28, 32; Yohanes 3:16; Rom 3:22,29,30;. 10:9-13; I Tim. 2:4; II Petrus 3:9). 

□ "Yang percaya" Lihat catatan di 3: 16 

□ 

NASB, NKJV "dibebaskan dari segala sesuatu" (ay. 39) 

NRSV "dibebaskan dari segala dosa" (ay. 39) 

TEV "dibebaskan dari segala dosa" (ay. 39) 

NJB "pembenaran dari segala dosa" (ay. 38) 

Secara harfiah "dibenarkan" (PRESENT PASSIVE INDICATIVE). Ini adalah istilah hukum yang 
menggambarkan kita berdiri di hadapan Allah melalui kebenaran Kristus Yesus (lih. II Kor. 5:21). Dalam bahasa 
Ibrani berarti "tongkat pengukur sungai". Ini mencerminkan konstruksi istilah PL digunakan secara metaforis 
untuk Allah sebagai standar atau penguasa dengan penghakiman. 

□ "Yang tidak dapat kamu peroleh melalui Hukum Musa" ini adalah poin teologis utama Paulus (lih. Rom. 
3:21-30). Hukum Musa adalah pengajar yang membawa kita untuk memahami dosa pribadi dan yang 
menyebabkan kita menginginkan Kristus (lih. Gal 3:23-29). Hukum PL bukan merupakan sarana keselamatan, 
karena semua orang telah berbuat dosa (Rom 3:9-18,23; Gal. 3:22). Akibatnya hukuman mati, kutuk (lih. Gal 
3:13; Kol. 2:14). 



207 



13:40-41 Paulus mengundang para pendengarnya (PRESENT ACTIVE IMPERATIVE) untuk merespon dengan 
mempercayai Yesus adalah Mesias yang Dijanjikan sebagai satu-satunya cara untuk menerima pengampunan (lih. 
Yohanes 14:6, Kis. 4:12; I Tim. 2: 5). 

Dia mengutip Hab. 1:5 dari Septuaginta sebagai peringatan. Di tempat lain dalam tulisan-tulisan Paulus 
dia mengutip Hab. 2:4 sebagai respon yang tepat (lih. Rom. 1:17; Gal 3:11). Paulus memberitakan mengenai 
sebuah keputusan. Persetujuan intelektual tidak cukup, diperlukan sebuah penyerahan pribadi secara total kepada 
Yesus sebagai satu-satunya harapan. Iman mula-mula ini dan respon untuk bertobat hams sesuai dengan 
kehidupan yang serupa dengan Kristus setiap hari. 

Ayat 41 menjelaskan metodologi keselamatan baru yang mengejutkan dari perjanjian baru dalam Kristus. 



NASKAH NASB (UPDATE): 13:42-43 

42 Ketika Paulus dan Barnabas keluar, mereka diminta untuk berbicara tentang pokok itu pula pada 
hari Sabat berikutnya 43 Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut agama 
Yahudi yang takut akan Allah, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul itu mengajar mereka dan 
menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah. 



13:42 Hal ini menunjukkan kekuatan Roh (1) menggunakan khotbah Paulus dan (2) rasa lapar akan pengampunan 
dan pemulihan dengan Allah di dalam hati manusia yang diciptakan serupa dengan Allah. 

13:43 

NASB "penganut agama yang takut akan Allah" 

NKJV "penganut agama yang saleh" 

NRSV "penganut-penganut agama Yahudi yang takut akan Allah" 

TEV "bangsa-bangsa lain yang telah bertobat menjadi Yudaisme" 

NJB "orang saleh yang bertobat" 

Frase ini secara harfiah artinya "penganut agama yang beribadah". Ini merupakan kelompok yang berbeda 
dengan "orang-orang yang takut akan Allah" dari ay. 16, 26(lih. 10:2, 22,35). 

Ayat 43 merujuk kepada orang-orang kafir yang telah resmi menjadi Yahudi. Yang diperlukan adalah (1) 
baptisan pribadi di hadapan saksi; (2) sunat bagi laki-laki, (3) mempersembahkan kurban di Bait Allah di 
Yerusalem bila memungkinkan. Ada beberapa referensi untuk penganut agama Yahudi di PB (lih. Mat. 23; 15; 
Kis 2:11; 6:5; 13:43). 

□ "Menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah" Dari konteksnya, sulit untuk 
mendelinisikan kalimat ini: (1) beberapa pendengar mungkin telah menanggapi Injil di dalam hati mereka atau (2) 
orang-orang yang setia kepada pemahaman mereka tentang anugerah Allah dalam Perjanjian Lama, didorong lagi 
untuk terus mencari Tuhan dan mendengarkan Paulus. (lih. ay 44). 



NASKAH NASB (UPDATE): 13:44-47 

44 Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman 
Allah. 45 Akan tetapi, ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati dan 
sambil menghujat, mereka membantah apa yang dikatakan oleh Paulus. 46 Tetapi dengan berani Paulus 
dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi 
kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami 
berpaling kepada bangsa-bangsa lain. 47 Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah 
menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenai Allah, supaya engkau 
membawa keselamatan sampai ke ujung bumi." 



13:44 Khotbah Paulus memiliki dampak yang jelas. Ini juga sebuah hiperbola. Tidak semua orang di kota tersebut 
hadir. 

13:45 "ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu... iri hati" Apakah jumlah banyak yang muncul atau 
sejumlah besar orang kafir dalam kerumunan yang mengakibatkan iri hati, dalam konteks ini tidak pasti. Iri hati 
adalah sifat orang Yahudi baik di Yerusalem maupun Diaspora, (lih. Mat. 27:18; Markus 15:10, Kis. 17:5). 

208 



Kemudian di surat Roma, Paulus mengembangkan masalah teologis ketidakpercayaan Yahudi (lih. Rom 
9-11). Dia menegaskan bahwa untuk sementara Allah telah membutakan bangsa Israel sehingga bangsa-bangsa 
lain dapat diselamatkan. Namun, Tuhan akan menggunakan keselamatan dari bangsa-bangsa lain sebagai alat 
(yaitu kecemburuan) yang menyebabkan Israel merespon kepada Kristus, sehingga semua orang percaya akan 
bersatu melalui Injil (lih. Ef. 2:11-3:13). 

Masalahnya adalah kapan hal ini terjadi? Pertanyaan yang sama dapat ditanyakan di Zak. 12:10. Apakah 
ini nubuat yang berkaitan dengan gereja mula-mula, yang terdiri dari orang percaya Yahudi, atau masa yang akan 
datang? Kecemburuan dimaksudkan untuk tujuan penebusan (lih. Rom. 10:19, 11:11,14), namun kecemburuan 
dalam teks ini menyebabkan ketidakpercayaan! 

□ "Penuhlah mereka dengan iri hati" Lihat catatan di 3:10. 

□ "Sambil menghujat" Saat orang-orang Yahudi ini mempertahankan tradisi mereka dan membantah apa yang 
dikatakan Paulus, mereka sendiri bersalah atas penghujatan. Tidak ada jalan tengah di sini. Baik Yahudi atau 
Kristen merupakan cerminan sejati kehendak Allah. Mereka eksklusif ! 

13:46 "berbicara dengan berani" Ini adalah salah satu tanda dipenuhi oleh Roh seperti dalam Kisah para rasul. 

□ "Memang kepada kamu lah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu" ini adalah pola khotbah 
misionaris mula-mula. Orang-orang Yahudi adalah prioritas (lih. Rom. 9-11), tetapi keselamatan adalah untuk 
semua orang termasuk orang-orang kafir. Mereka yang di dalam sinagog mengenal PL dan bisa menguji 
nubuatan. Kisah Para Rasul memiliki serangkaian teks pada konsep dan pola ini (lih. 3:26; 9:20; 13:5,14; 16:13; 
17:2,10,17). 

□ "Kamu menolaknya" Ini adalah KATA KERJA yang kuat (PRESENT MIDDLE INDICATIVE) digunakan 
beberapa kali dalam Septuaginta. Arti dasarnya adalah "tidak mau menerima". Itu digunakan orang Yahudi dalam 
khotbah Stefanus (lih. 7:39). Juga digunakan oleh Paulus dalam Roma 11:1-2 menyatakan bahwa Allah tidak 
menolak umat-Nya, tetapi mereka telah menolak Anak-Nya, alat keselamatan-Nya, wahyu utuh-Nya. 

□ " Menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal." Sangat sulit untuk memegang 
konsep predestinasi, yang begitu sering ditekankan dalam Kisah Para Rasul, dengan konsep respon hak pribadi 
masing-masing. Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Allah, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa (lih. 
Yohanes 6:44,65), tetapi kita dihakimi berdasarkan respon kita. Dengan penolakan mereka terhadap Paulus saat 
memberitakan Injil, mereka mengungkapkan diri mereka yang sebenarnya (lih. Yoh. 3:17-21). Bukan salah Allah 
jika manusia tidak meresponi-Nya. Allah telah menyediakan jalan, yaitu melalui Anak-Nya, tetapi hanya Dialah 
satu-satunya jalan! 

□ "kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain" ini menjadi pola teratur pemberitaan Injil (lih. 18:06; 22:21, 
26:20, 28:28; Roma 1:16). 

13:47 ini adalah kutipan dari Yes. 49:6 dari Septuaginta. Simeon menggunakan kutipan untuk berkat Yesus dalam 
Lukas 2:32 guna menegaskan tugas-Nya sebagai Mesias yaitu menebus umat manusia. Bahkan mungkin kata 
"terang" dalam konteks ini merujuk kepada pemberitaan Injil oleh Paulus dan Barnabas kepada bangsa-bangsa 
lain (lih. " Use of the Old Testament in the New, oleh Darrell Boch, hal 97 dalam Foundations for Biblical 
Interpretation, Broadman & Holman Publishers, 1994). Sekarang Paulus menggunakannya untuk menunjukkan 
pemberitaan Injil ke seluruh dunia! 



NASKAH NASB (UPDATE): 13:48-52 

48 Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman 
Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya. 4 ' Lalu firman 
Tuhan disiarkan di seluruh daerah itu.'° Orang-orang Yahudi menghasut perempuan-perempuan 
terkemuka yang takut akan Allah, dan pembesar-pembesar di kota itu, dan mereka menimbulkan 



209 



penganiayaan atas Paulus dan Barnabas dan mengusir mereka dari daerah itu. 51 Akan tetapi Paulus dan 
Barnabas mengebaskan debu kaki mereka sebagai peringatan bagi orang-orang itu, lalu pergi ke 
Ikonium.' 2 Dan murid-murid di Antiokhia penuh dengan sukacita dan dengan Roh Kudus. 



13:48 "Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan 
firman Tuhan" Banyak orang selama bertahun-tahun berada dalam Sinagog dan tidak pernah mendengar secara 
inklusif pesan universal tentang kasih Tuhan yang menerima semua umat manusia melalui iman kepada Kristus. 
Ketika mendengarnya, mereka menerima dengan antusias (lih. 28:28) dan meneruskannya kepada orang lain (lih. 
ay 49). 

□ "semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya" Ini merupakan 
pernyataan yang jelas tentang predestinasi (begitu umum bagi rabi-rabi dan literatur Yahudi Intertestamental), 
tetapi dalam hubungan ambigu yang sama dengan semua bagian PB yang berhubungan dengan paradoks pilihan 
Allah dan kehendak bebas manusia (lih. Fil 2:12, 13). Ini adalah PLUPERFECT PASSIVE PERIPHRASTIC 
yang berasal dari istilah militer (tassri) yang berarti "mendaftarkan" atau "menunjuk". Konsep mendaftarkan diri 
mengacu pada dua buku metafora yang Allah miliki(lih. Dan 7:10; Why. 20:12). Pertama adalah buku Perbuatan 
manusia (lih. Maz. 56:8; 139:16; Yes. 65:6; dan Mai. 3:16). Yang lainnya adalah Buku Kehidupan (lih. Kel 32:32; 
Maz. 69:28; Yes. 4:3; Dan. 12:1, Lukas 10:20; Fil. 4:3; Ibr. 12:23 ; Wahyu 3:5; 13:8, 17:8, 20:12-15; 21:27). 
Lihat Topik Khusus: Election / Predestinasi dan Kebutuhannya untuk keseimbangan teologis di 2:47. 

13:50 "Orang-orang Yahudi menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Allah" Teks 
ini menunjukkan pengaturan sejarah dan budaya tempat perempuan terkemuka di Asia Kecil pada abad pertama 
(cf. 16:14; 17:4). 

Dalam konteks ini merujuk kepada penganut agama Yudaisme yang juga pemimpin masyarakat atau 
menikah dengan pemimpin sipil. A. T. Robertson, Word Pictures in the New Testament , vol. 3, hal 201, 
menyatakan bahwa perempuan bukan Yahudi itu sangat tertarik terhadap Yudaisme (lih. Strabo 7:2 dan Juvenal 
6:542) karena moralitasnya. 

□ "Menimbulkan penganiayaan atas Paulus" Paulus mengacu pada hal ini di II Tim. 3:11. 

13:51 "mereka mengibaskan debu kaki mereka" Ini adalah tanda penolakan Yahudi (lih. Mat. 10:14; Lukas 9:5; 
10:11). Tidak pasti apakah ini mengacu pada (1) debu di kaki dan sandal dari perjalanan mereka atau (2) debu 
pada jubah mereka yang ditendang ketika bekerja. 

□ "Ikonium" adalah sebuah kota besar Lycaonia, yang terletak di provinsi Romawi Galatia. Jaraknya sekitar 
delapan puluh mil timur, tenggara Pisidia Antiokhia dan sebelah utara Listra. 

13:52 "terus-menerus penuh dengan sukacita" Ini merupakan IMPERFECT PASSIVE INDICATIVE yang 
bisa berarti awal dari suatu tindakan atau mengulangi tindakan di masa lalu. NASB, 1995 update, menulisnya 
dalam arti kedua. Hanya Roh Kudus yang dapat memberikan sukacita di tengah-tengah penganiayaan (lih. 
Yakobus 1:2 ff; I Petrus 4:12 ff). 

Frase "para murid" adalah ambigu. Apakah itu merujuk pada orang percaya baru, tim misionaris, atau 
keduanya? 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 



210 



Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa Kis. 1 3:2-3 tidak digunakan sebagai teks-bukti untuk pentahbisan oleh sekelompok terpilih? 

2. Mengapa Paulus berkhotbah di rumah ibadat yang pertama? 

3. Mengapa Yohanes Markus meninggalkan tim misi? (lih. ay. 13) 

4. Bagaimana ay. 39 terkait dengan Galatia 3? 

5. Jelaskan ay. 48b dalam kaitannya dengan predestinasi dan kehendak bebas manusia 



211 



KISAH 14 



PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Paulus dan Barnabas di 


Di Iconium 


Pelayanan di wilayah 


Di Iconium 


Penginjilan di Ikonium 


Ikonium 




Ikonium kemudian kembali 

lagi 






14:1-7 


14:1-7 


14:1-7 


14:1-4 
14:5-7 


14:1 
14:2 
14:3 
14:4-7 


Paulus dan Barnabas di 


Penyembahan berhala di 




Di Listra and Derbe 


orang lumpuh disembuhkan 


Listra 


Listra 








14:8-18 


14:8-18 

Dilempari dengan batu, 
melarikan diri ke Derbe 


14:8-18 


14:8-13 
14:14-18 


14:8-10 
14:11-18 

Akhir sebuah misi 


14:19-20 


14:19-20 


14:19-20 


14:19-20 


14:19-20 


Kembali ke Antiokhia di 


Meneguhkan orang-orang 




Kembali ke Antiokhia di 




Siria 


yang bertobat 




Siria 




14:21-28 


14:21-28 


14:21-23 


14:21-23 


14:21-23 






14:24-28 


14:24-26 
14:27-28 


14:24-26 
14:27-28 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

212 



3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

Bagaimana Misi Paulus Berkaitan dengan Galatia? 

A. Kedua aspek dari latar belakang mated hams ditangani bersama-sama karena dua teori berlawanan 
tentang identitas penerima mempengaruhi tanggal surat. Kedua teori memiliki bobot logis dan bukti 
alkitabiah yang terbatas. 

B. Kedua teori tersebut adalah 

1. Teori tradisional yang disepakati sampai abad kedelapan belas. 

a. Disebut "Teori Galatia Utara" 

b. Diasumsikan bahwa "Galatia" mengacu pada etnis Galatia dataran tinggi pusat utara Turki (lih. I 
Pet. 1:1). Etnis Galatia ini adalah Celtic (Yunani Keltoi atau Latin Gall) yang menginvasi daerah 
ini pada abad ketiga S.M. Mereka disebut "Gallo-Graecians" untuk membedakan mereka dari 
saudara mereka di Eropa barat. Mereka telah dikalahkan pada tahun 230 S.M. oleh Attalus I, Raja 
Pergamus. pengaruh geografis mereka terbatas pada bagian utara Asia Kecil pusat atau Turki 
modern. 

c. Jika kelompok etnis ini yang diasumsikan, maka tanggalnya akan menjadi pertengahan 50-an 
selama perjalanan misi Paulus yang kedua atau ketiga. Teman perjalanan Paulus adalah Silas dan 
Timotius. 

d. Beberapa orang menghubungkan penyakit Paulus dalam Gal. 4:13 dengan malaria. Mereka 
menyatakan bahwa Paulus pergi ke utara ke dataran tinggi untuk menjauhi rawa-rawa, sarang 
malaria, dataran rendah pesisir. 

2. Teori kedua adalah yang diperjuangkan oleh by Sir Wm. M. Ramsay, St. Paul the Traveler and 
Roman Citizen, New York: G. P. Putnam's Sons, 1896. 

a. Sedangkan teori tradisional mendefinisikan "Galatia" sebagai etnis, teori ini mendefinisikannya 
sebagai administratif. Tampaknya Paulus sering menggunakan nama-nama provinsi Romawi (lih. 
I Kor 16:19; II Kor. 1:1; 8:1, dll) Provinsi Romawi dari "Galatia" termasuk area lebih besar dari 
etnis "Galatia." Etnis Celtic ini mendukung Roma pada mulanya dan dihargai dengan otonomi 
lokal yang lebih lagi dan memperluas kewenangan teritorial. Jika ini dikenal luas sebagai 
"Galatia," maka ada kemungkinan bahwa perjalanan misi pertama Paulus ke kota-kota selatan 
dari Antiokhia di Pisidia, Listra, Derbe dan Ikonium, dicatat dalam Kisah 13-14, adalah lokasi 
dari gereja-gereja. 

b. Jika kita menganggap ini adalah'Teori Selatan," tanggalnya akan sangat dekat dengan, tapi 
sebelum, "Sidang Yerusalem" dalam Kisah Para Rasul 15, yang membahas pokok yang sama 
dengan kitab Galatia. Sidang terjadi di 48-49 Masehi dan surat itu mungkin ditulis pada periode 
yang sama. Jika ini benar, Galatia adalah Surat Paulus yang pertama dalam Perjanjian Baru. 

c. Beberapa bukti-bukti untuk Teori Selatan Galatia 

(1) Tidak ada yang menyebutkan nama teman seperjalanan Paulus, namun Barnabas disebutkan 
tiga kali (lih. 2:1,9,13). Hal ini sesuai dengan perjalanan misi pertama Paulus. 

(2) Disebutkan bahwa Titus tidak disunat (lih. 2:1-5). Hal ini paling cocok dihadapan Sidang 
Yerusalem dalam Kisah Para Rasul 15. 

(3) Penyebutan nama Petrus (lih. 2:11-14) dan masalah persekutuan dengan bangsa-bangsa lain 
sangat cocok dihadapan Konsili Yerusalem. 

(4) Ketika uang itu dibawa ke Yerusalem beberapa sahabat Paulus dari daerah yang berbeda 
(bdk. Kis 20:4) juga terdaftar. Tidak ada, yang terdaftar dari kota Galatia utara, walaupun kita 
tahu gereja-gereja etnis Galatia juga berpartisipasi (lih. Kor 16:1). 

Untuk presentasi rinci tentang argumen yang berbeda terhadap teori ini, konsultasikan dengan 
komentator teknis. Masing-masing mereka memiliki poin yang valid. Pada waktu itu tidak ada 
konsensus, tapi "Teori Selatan" tampaknya cocok dengan semua fakta. 



213 



B. Hubungan antara Galatia sampai Kisah Para Rasul 

1. Paulus mengadakan lima kali kunjungan ke Yerusalem, dicatat oleh Lukas dalam kitab Kisah Para 
Rasul 

a. 9:26-30, setelah pertobatannya 

b. 11:30, 12:25, untuk membawa bantuan akibat bahaya kelaparan yang menimpa jemaat non 
Yahudi 

c. 15:1-30, Sidang Yerusalem 

d. 18:22, kunjungan singkat 

e. 21:15 ff., Penjelasan lain pekerjaan orang-orang non- Yahudi 

2. Ada dua kunjungan ke Yerusalem dicatat dalam Galatia: 

a. 1:18, setelah tiga tahun 

b. 2:1, setelah empat belas tahun 

3. Tampaknya sangat mungkin bahwa Kis 9:26 terkait dengan Gal. 1:18. Kis 11:30 & 15:01 ff. adalah 
pertemuan yang tidak tercatat yang disebutkan dalam Gal. 2:1. 

4. Ada beberapa perbedaan antara Kis. 15 dan Gal. 2, mungkin disebabkan oleh: 

a. perspektif yang berbeda 

b. tujuan yang berbeda antara Lukas dan Paulus 

c. fakta bahwa Gal. 2 mungkin telah terjadi beberapa saat sebelum pertemuan yang dijelaskan dalam 
Kis. 15, tetapi dalam kaitannya dengan itu. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 14:1-7 

1 Di Ikoniumpun kedua rasul itu masuk ke rumah ibadat orang Yahudi, lalu mengajar sedemikian 
rupa, sehingga sejumlah besar orang Yahudi dan orang Yunani menjadi percaya. 2 Tetapi orang-orang 
Yahudi, yang menolak pemberitaan mereka, memanaskan hati orang-orang yang tidak mengenal Allah 
dan membuat mereka gusar terhadap saudara-saudara itu. 3 Paulus dan Barnabas tinggal beberapa waktu 
lamanya di situ. Mereka mengajar dengan berani, karena mereka percaya kepada Tuhan. Dan Tuhan 
menguatkan berita tentang kasih karunia-Nya dengan mengaruniakan kepada mereka kuasa untuk 
mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat. 4 Tetapi orang banyak di kota itu terbelah menjadi dua: 
ada yang memihak kepada orang Yahudi, ada pula yang memihak kepada kedua rasul itu. 5 Tetapi orang 
banyak di kota itu terbelah menjadi dua: ada yang memihak kepada orang Yahudi, ada pula yang 
memihak kepada kedua rasul itu. 6 Setelah rasul-rasul itu mengetahuinya, menyingkirlah mereka ke kota- 
kota di Likaonia, yaitu Listra dan Derbe dan daerah sekitarnya. 7 Di situ mereka memberitakan Injil. 



14:01 "Ikonium" Ada sebuah buku non-kanon abad kedua dikenal sebagai Kisah para rasul Paulus dan Thekla, 
yang menulis kegiatan Paulus di Ikonium. Buku ini berisi deskripsi fisik Paulus yang pernah tercatat: pendek, 
botak, berkaki bengkok, alis tebal, dan mata menonjol. Sangat tidak menginspirasi dan belum memperlihatkan 
dampak yang Rasul Paulus kerjakan di kawasan Asia Kecil. Sebagian besar daerah ini berada di Provinsi Romawi 
Galatia. 

□ "memasuki rumah ibadat" ini adalah pola yang biasa dilakukan Paulus dan Barnabas. Para pendengar, baik 
orang Yahudi dan orang Yunani, sudah terbiasa dengan nubuatan dan janji-janji dalam Perjanjian Lama 

□ "sejumlah besar orang Yahudi dan orang Yunani menjadi percaya" frase ini menunjukkan tujuan dari 
Kisah Para Rasul. Berita Injil menyebar dengan luar biasa di antara berbagai kelompok masyarakat. Implikasi 
janji-janji dalam Perjanjian Lama bagi seluruh umat manusia (lih. Kej 3:15; 12:3) kini sedang direalisasikan. 
Ringkasan laporan yang berkaitan dengan pertumbuhan pesat gereja merupakan karakteristik dari Kisah. 

14:2 "orang-orang Yahudi yang menolak pemberitaan mereka" Keselamatan ditandai dengan "menjadi 
percaya" (lih. ay 1), kebutaan spiritual dan pemberontakan dicirikan oleh "ketidaktaatan" atau "tidak percaya." 
Penolakan untuk meresponi berita Injil mengakibatkan seseorang menjadi buta dan terhilang! 
Lukas mendokumentasikan antagonisme jahat dari orang-orang Yahudi yang tidak percaya dan penganiayaan 



214 



yang aktif mereka lakukan. Penolakan mereka terhadap Injil-lah yang membuka pintu keselamatan kepada orang 
asing dari bangsa-bangsa lain (lih. Roma 9-11). 

□ "memanaskan hati" Ini adalah Septuaginta umum dari kata pemberontakan (lih. I Sam. 3:12, 22:8, II Sam 
18:31; 22:49, 1 Taw 5:26), Tetapi digunakan di PB hanya dalam Kisah 13:50 dan 14:2. 

□ "membuat gusar" adalah istilah umum lainnya dalam Septuaginta untuk menggambarkan kejahatan, 
menindas orang-orang yang menganiaya orang lain. Lukas sering menggunakan istilah ini dalam Kisah Para 
Rasul (lih. 7:6,19; 12:1, 14:2, 18:10). 

14:3 Allah menggunakan mujizat untuk meneguhkan karakter Allah yang penuh anugerah dan kebenaran Injil 
Yesus Kristus di wilayah yang baru (lih. 4:29-30; Ibr. 2:4). 

14:4 "Tetapi orang banyak di kota itu terbelah menjadi dua". Injil kebenaran selalu membelah menjadi dua 
(lih. 17:4-5; 19:09; 28:24; Mat. 10:34-36). Beberapa orang Yahudi di Sinagog menjadi percaya, tetapi yang lain 
menolak Injil dengan keras. 

□ "Kepada kedua rasul itu" ini merujuk pada Paulus dan Barnabas. Dalam bab ini (yaitu 14:4 dan 14) 
merupakan satu-satunya istilah yang digunakan Lukas untuk merujuk kepada orang lain selain Dua Belas rasul. 
Barnabas disebut rasul (lih. ay 14). Hal ini juga tersirat dalam I Kor. 9:5-6. Sudah jelas Ini penggunaan istilah 
"rasul " yang lebih luas dari sekedar Dua belas murid. Yakobus yang Adil (Saudara tiri Yesus) disebut seorang 
rasul dalam Galatia 1:19; Silwanus dan Timotius dipanggil rasul dalam I Tes. 1:1 dikombinasikan dengan 2:6; 
Andronikus dan Junius (Junia dalam KJV), disebut rasul dalam Roma 16:6-7, dan Apolos disebut seorang rasul 
dalam I Kor. 4:6-9. 

Kedua belas rasul itu unik. Ketika mereka meninggal tidak ada yang menggantikan mereka (kecuali 
Matias, lih. Kis 1). Tetapi karunia kerasulan terus berlanjut dan disebutkan dalam I Korintus, 12:28 dan Ef. 4:11. 
Perjanjian Baru tidak memberikan cukup informasi untuk menjelaskan fungsi karunia ini. Lihat Topik Khusus 
berikut : Mengutus (Apostello) 



TOPIK KHUSUS: MENGUTUS (APOSTELLO) 

Kata ini adalah kata umu bahasa Yunani untuk kata "mengutus" (yaitu apostello) Istilah ini memiliki beberapa 
kegunaan teologis. 

A. Para Rabbi menggunakannya pada saat seseorang dipanggil dan di kirim sebagai seorang wakil resmi dari 
orang lain, serupa dengan istilah Inggris ambassador atau "Duta" (lih. II Kor 5:20) 

B. Kitab Injil sering menggunakan istilah ini dalam menyatakan bahwa yesus diutus oleh Allah Bapa, Dalam 
Kitab Yohanes, istilah ini mengambil alih arti Mesianik (lih Mat 10:40; 15:24; Mar 9:37; Luk 9:48 dan 
khususnya Yoh 4:34; 5:24, 30,36,37,38; 6:29,38,39,40,57; 7:29; 8:42; 10:36; 11:42; 17:3,8,18,21,23,25; 
20:21). Kata ini digunakan pada saat Yesus mengutus orang-orang percaya (lih. Yoh 17:18; 20:21) 

C. PB memakainya untuk menyebut keduabelas murid. 

1. Dua belas murid asli yang merupakan orang-orang terdekat (lih Luk 6:13; Kis 1:21-22) 

2. suatu kelompok khusus dari para pembantu dan teman sekerja Kerasulan. 

a. Barnabas (lih Kis 14:4, 14) 

b. Andronikus dan Yunias (KJV, Junia, lih Rom 16:7) 
c.Apollos(lih. I Kor 4:6-9) 

d. Yakobus, saudara Yesus (lih. Gal 1:19) 

e. Silvanus dan Timotius (lih. I Tes 2:6) 

f. Kemungkinan Titus (lih. II Kor 8:23) 
g.Kemungkinan Epafroditus (lih. Flp 2:25) 

3. Karunia yang ada dan berlanjut dalam gereja (lih. I Kor 12:28-29; Ef 4:1 1) 

D. Paulus menggunakan gelar ini untuk dirinya sendiri dalam kebanyakan suratnya sebagai cara meneguhkan 
otoritas yang diberikan Tuhan padanya sebagai wakil Kristus (lih. Rom 1 : 1 ; I Kor 1 : 1 ; II Kor 1:1; Gal 1:1; 
Ef 1:1; Kol l:l;ITim l:l;IITim 1:1, Tit 1:1). 



215 



14:5 "bersama dengan pemimpin-pemimpin mereka" Ini bisa mengacu pada para pemimpin kota atau 
pemimpin Sinagog. Beberapa ahli Taurat mula-mula dan komentator modern menegaskan ada dua penganiayaan, 
(1) ay. 2 dan (2) ay. 5, tetapi konteksnya hanya menyiratkan satu hal. 

NASB, NRSV, 

TEV "menganiaya" 

NKJV "menyiksa" 

NJB "menyerang" 

Istilah Yunani hubrizo lebih intens dari istilah"menganiaya", kemungkinan, "membuat kerusuhan" atau 
"untuk melakukan tindak kekerasan". Hal ini sangat umum dalam Septuaginta. Lukas sering menggunakan istilah 
ini dalam tiga hal: 

1 . menghina, Lukas 1 1 :45 

2. tindakan kekerasan, Lukas 18:32, Kis. 14:5 

3. kehilangan harta benda, Kis. 27:10, 21 

□ "batu" Istilah deskriptif yang kedua menunjukkan betapa kerasnya oposisi merencanakan untuk menyerang 
orang-orang percaya. Orang-orang Yahudi memilih alat khusus ini karena ada kaitannya dengan penghujatan 
dalam PL 

14:6 "menyingkirlah mereka ke kota-kota di Likaonia, yaitu Listra dan Derbe." Ikonium terletak di Phyrgia. 
Dekat dengan perbatasan kelompok ras yang berbeda. Detail ini menunjukkan historisitas dari kitab Kisah Para 
Rasul. 

14:7 Kata kerjanya adalah PERIPHRASTIC PERFECT MIDDLE, yang berarti bahwa mereka memberitakan 
Firman lagi dan lagi. Ini adalah tema perjalanan misi Paulus (lih. 14:21; 16:10). Mereka yang percaya kepada 
Kristus karena mendengar khotbah Paulus juga merasakan urgensi dan mandat untuk membagikan Injil kepada 
orang lain. Ini merupakan prioritas dulu maupun sekarang (lih. Mat. 28:19-20; Lukas 24:47, Kis 1:8)! 



NASKAH NASB (UPDATE): 14:8-18 

8 Di Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya dan lumpuh sejak ia dilahirkan 
dan belum pernah dapat berjalan. ' Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Dan Paulus 
menatap dia dan melihat, bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan u Lalu kata Paulus dengan suara 
nyaring: "Berdirilah tegak di atas kakimu!" Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian ke mari. " 
Ketika orang banyak melihat apa yang telah diperbuat Paulus, mereka itu berseru dalam bahasa 
Likaonia: "Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia." n Barnabas mereka sebut 
Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang berbicara. 13 Maka datanglah imam dewa Zeus, 
yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu 
gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul 
itu. u Mendengar itu Barnabas dan Paulus mengoyakkan pakaian mereka, lalu terjun ke tengah-tengah 
orang banyak itu sambil berseru: 15 Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini 
adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, 
supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, YANG TELAH 
MENJADIKAN LANGIT DAN BUMI, LAUT DAN SEGALA ISINYA. 16 Dalam zaman yang lampau 
Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing,; n namun Ia bukan tidak 
menyatakan diri-Nya dengan berbagai-bagai kebajikan, yaitu dengan menurunkan hujan dari langit dan 
dengan memberikan musim-musim subur bagi kamu. Ia memuaskan hatimu dengan makanan dan 
kegembiraan." 18 Walaupun rasul-rasul itu berkata demikian, namun hampir-hampir tidak dapat mereka 
mencegah orang banyak mempersembahkan korban kepada mereka. 



14:8 "Di Listra" Kota ini adalah tempat tinggal Timotius (lih. 16:1). Ini adalah koloni Romawi yang didirikan 
oleh Augustus pada tahun 6 Masehi. Kemungkinan tidak ada rumah-rumah ibadat di sini, sehingga Paulus dan 
Barnabas memberitakan Injil di jalan-jalan. 

216 



□ Tidak ada tipu muslihat atau penipuan (lih. 3:2). Ada tiga frasa deskriptif yang secara spesifik 
menggambarkan kondisi permanen laki-laki ini. 

□ "lemah" Istilah adunatos biasanya berarti "mustahil" atau secara harfiah "tidak mampu" (lih. Lukas 18:27; 
Ibr 6:4,18; 10:4; 11:6), tapi di sini Lukas menggunakannya seperti penulis medis dalam arti impoten atau lemah 
(lih. Rom. 8:3; 15:1). 

Sangat menarik bahwa Lukas, dengan berbagai cara, menghubungkan pelayanan Petrus dan Paulus. 
Petrus dan Yohanes menyembuhkan orang lumpuh di 3:1-10 sekarang juga begitu, sama dengan yang dilakukan 
Paulus dan Barnabas. 

14:9 "Paulus menatap dia" Lukas sering menggunakan kata-kata ini. (lih. 3:4; 10:4). Lihat catatan pada 1:10. 
Paulus melihat bahwa orang itu mendengarkan dengan begitu seksama. Oleh karena itu, Paulus memerintahkan 
dia untuk berdiri dan berjalan (lih. Ay. 10) dan dia melakukannya! 

□ "bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan" ini digunakan dalam pengertian Perjanjian Lama dari istilah 
"diselamatkan" berarti pembebasan secara fisik. Perhatikan bahwa penyembuhan yang dilakukan Paulus 
berdasarkan pada iman orang itu. Hal ini sering kali terjadi, tetapi tidak eksklusif, kasus di PB (lih. Lukas 5:20, 
Yohanes 5:5-9). Mujizat mempunyai beberapa fungsi: (1) untuk menunjukkan kasih Allah, (2) untuk 
menunjukkan kekuatan dan kebenaran Injil, atau (3) untuk melatih dan mendorong orang-orang percaya yang 
hadir. 

14:11 "dalam bahasa Likaonia" Jelas Paulus dan Barnabas tidak mengerti apa yang dikatakan oleh orang 
banyak. Ini adalah bahasa asli daerah tersebut. 

14:12 "Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang berbicara" Sebuah 
tradisi lokal menegaskan bahwa dewa-dewa Yunani sering mengunjungi manusia dalam rupa manusia (lih. Ovid, 
Metamorphoses 8:626 ff). Dari prasasti lokal kita pelajari bahwa ini merupakan daerah di mana dewa Zeus dan 
Hermes disembah (lih. ay. 13). Perhatikan bahwa Barnabas disebutkan pertama kali. Mungkin karena Paulus, 
sebagai juru bicara, akan dianggap oleh orang-orang kafir setara dengan Hermes (Mercury); sedang Barnabas 
yang diam saja pastilah Dewa Zeus yang agung (Jupiter). 

14:13 "pintu gerbang kota" Ini bisa merujuk ke sebuah kota atau mungkin untuk kuil Jupiter (Zeus) yang 
terletak di luar gerbang kota dan menghadapnya. Sungguh suatu masa yang penuh dengan kebingungan dan 
kesalahpahaman. 

14:14 "Rasul-rasul" Lihat catatan di 14:4. 

□ "mengoyakkan pakaian mereka" Ini merupakan tanda orang Yahudi untuk berkabung dan menghujat (lih. 
Mat. 26:65, Markus 14:63). Ini merupakan isyarat bagi orang-orang kafir bahwa sedang ada masalah. 

□ "lalu terjun ke tengah-tengah orang banyak itu" Ini adalah istilah umum dalam Septuaginta untuk 
"melompat keluar" atau "bergegas keluar," meskipun hanya digunakan di PB. Paulus dan Barnabas berdiri dan 
keluar menuju ke tengah-tengah kerumunan. 

14:15-17 Here is a summary of Paul's first sermon to pagans. It is much like his sermon on Mars Hill (cf. 17:22- 
33). 

14:15-17 Berikut ini adalah ringkasan dari khotbah pertama Paulus kepada orang-orang kafir. Sangat mirip 
dengan khotbahnya di Mars Hill (lih. 17:22-33). 



217 



14:15 

NASB, NKJV "Manusia biasa sama seperti kamu" 

NRSV "kami adalah manusia sama seperti kamu" 

TEV "kami sendiri hanya manusia seperti kamu" 

NJB "kami hanya manusia, manusia seperti dirimu sendiri" 

Istilahnya adalah homoiopathes, yang merupakan gabungan dari kata "sama" dan "gairah". Penduduk 
lokal berpikir bahwa Paulus dan Barnabas adalah dewa-dewa (homoiothentes, lih. ay. 11), yang berarti 
"menyerupai" manusia. Paulus menggunakan akar yang sama untuk menunjukkan kesamaan mereka sebagai 
manusia. Lukas membandingkan sikap tunduk Paulus dan Barnabas dengan Herodes Antipas di 12:20-23. Istilah 
ini hanya digunakan di sini dan di dalam Yakobus 5: 17 di PB. 

□ "supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini" Istilah "sia-sia" berarti kosong, hampa, tidak ada. 
Paulus langsung menentang kepercayaan mereka terhadap takhayul 

□ "kepada Allah yang hidup" Ini adalah penggunaan untuk istilah YHWH, yang berasal dari verba Ibrani 
yaitu "menjadi" dalam akar CAUSATIVE nya (lih. Kel 3:14). YHWH adalah Allah yang hidup, kekal selama- 
lamanya. 

□ "Yang menjadikan" adalah kutipan dari Kel. 20:11 atau Maz. 146:6. Istilah Ibrani Elohim (lih. Kej 1:1) 
menggambarkan Allah sebagai pencipta dan yang memenuhi kebutuhan kita (lih. The Expositor's Bible 
Commentary, jilid 1, Hal. 468-469), sebagai YHWH digambarkan Allah adalah Juruselamat, Sang Penebus (lih. 
The ekspositor's Bible Commentary, jilid 1, hal. 471-472) dan Allah yang mengadakan perjanjian. 

14:16 "Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing" 

kalimat ini mengingatkan saya pada Ul. 32:7-8 di mana Musa menyatakan bahwa YHWH menetapkan batas-batas 
wilayah bangsa-bangsa. Secara teologis ini menegaskan kepedulian dan perhatian Allah kepada bangsa-bangsa 
(bangsa-bangsa lain, lih. Girdlestone,. Synonyms of the Old Testament. Hal. 258-259). Allah mengehendaki 
supaya bangsa-bangsa mengenal Dia, tetapi kejatuhan manusia dalam dosa menyebabkan manusia percaya kepada 
hal-hal yang gaib dan penyembahan berhala (cf. Rom 1:18-2:29). Namun, Allah terus mengejar mereka (lih. ay 
17). 

Ketidaktahuan orang-orang kafir tentang Allah sangat kontras dengan pengetahuan orang-orang Yahudi 
tentang Allah. Ironisnya adalah bahwa sejumlah besar bangsa-bangsa lain yang tidak mengenal Allah meresponi 
Injil dengan iman, sementara banyak orang-orang Yahudi meresponinya dengan penolakan dan penganiayaan 
terhadap Injil (lih. Roma 9-11). 

14:17 "namun la bukan tidak menyatakan diri-Nya" Ini adalah konsep wahyu alamiah (lih. Maz. 19:1-6; Rm. 
1:19-20; 2:14-15). Semua manusia tahu sesuatu tentang Tuhan dari ciptaan-Nya dan kesaksian batiniah. 

□ "hujan. . makanan ". Tradisi masyarakat lokal setempat yang menyembah kepada berhala mengatakan 
bahwa Zeus adalah pemberi hujan dan Hermes adalah pemberi makanan. Paulus, dalam Ul. 27-29, menegaskan 
bahwa Allah yang memegang kendali atas tuaian. 

Orang-orang kafir ini tidak mengenal Tuhan sehingga kutuk perjanjian dalam kitab Ulangan digantikan 
dengan kesabaran Allah (lih. Kis 17:30; Roma 3:25; 4:15; 5:13). Paulus adalah pilihan Allah yang unik (rasul atas 
bangsa-bangsa lain yang tidak mengenal Tuhan) untuk menjangkau bangsa-bangsa! Paulus menggunakan ciptaan 
Tuhan dan segala yang disediakan Allah melalui alam (lih Maz. 145:15-16; 147:8; Yer. 5:24; Yunus 1:9) sebagai 
titik baginya untuk berhubungan dengan bangsa-bangsa lain. 

Sangat menarik bahwa tidak ada yang dari Injil itu sendiri dalam ringkasan kotbah tersebut. Yang seorang 
menganggap bahwa Paulus terus berada di garis pemikiran yang sama seperti yang dia lakukan dalam khotbahnya 
di Athena di Kis. 17:16-34. Yang lainnya bertanya-tanya apakah Lukas mendapatkan kesimpulan ini dari Paulus 
atau mungkin Timotius (ini adalah rumahnya). 



218 



14:18 ini merupakan detail saksi mata. 



NASKAH NASB (UPDATE): 14:19-23 

19 Tetapi datanglah orang-orang Yahudi dari Antiokhia dan Ikonium dan mereka membujuk orang 
banyak itu memihak mereka. Lalu mereka melempari Paulus dengan batu dan menyeretnya ke luar kota, 
karena mereka menyangka, bahwa ia telah mati. 2 ° Akan tetapi ketika murid-murid itu berdiri 
mengelilingi dia, bangkitlah ia lalu masuk ke dalam kota. Keesokan harinya berangkatlah ia bersama- 
sama dengan Barnabas ke Derbe. 21 Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di kota itu dan memperoleh 
banyak murid. Lalu kembalilah mereka ke Listra, Ikonium dan Antiokhia. 22 Di tempat itu mereka 
menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman, dan 
mengatakan, bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara. 23 Di 
tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan 
berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan 
mereka. 



14:19 Oposisi Yahudi di kota-kota di mana Paulus telah berkeliling dan berkhotbah untuk bersatu, serangan terus 
berulang pada dirinya. Perhatikan bahwa serangan itu difokuskan pada Paulus, bukan Barnabas. Perhatikan juga 
betapa plin-plannya kerumunan orang kafir itu. Paulus dan Barnabas yang dulu pernah mereka hormati sebagai 
dewa, kini dilempari dengan batu! 

□ "mereka melempari Paulus dengan batu" Ini bukan sebuah keajaiban resusitasi, tapi menyangkut stamina 
fisik Paulus dan keberaniannya (lih. ay 20-21). II Korintus 11:25 dan Galatia 6:17 juga merujuk kepada peristiwa 
yang sama. Rencana untuk melemparinya dengan batu dalam ay. 5, sekarang menjadi kenyataan! 

14:20 "ketika murid-murid itu berdiri mengelilingi dia" Walaupun tidak secara khusus dinyatakan, saya pikir 
ini adalah pertemuan doa yang dijawab Tuhan dengan menakjubkan. Perhatikan bagaimana penganiayaan terus 
menjadi mekanisme/motivasi untuk penyebaran Injil (yaitu ke sebuah kota baru). 

14:21 "Paulus dan Barnabas memberitakan Injil di kota itu" ini mengacu ke kota Derbe (lih. ay. 20). Kota ini 
juga merupakan bagian kota Likaonia dari provinsi Romawi Galatia. Ini adalah perjalanan jauh ke timur yang 
dilakukan Paulus dan Barnabas saat pergi dalam perjalanan misi mereka. Kota ini juga sangat menanggapi berita 
injil dan banyak orang diselamatkan. 

□ "mereka kembali ke Listra dan Ikonium dan Antiokhia" Tampaknya mereka tidak memberitakan Injil 
secara terbuka pada kunjungan kali ini, tapi secara pribadi mengorganisir dan menguatkan orang-orang percaya 
(lih. ay 22-23).. 

14:22 Ayat ini adalah ringkasan dari pemberitaan murid-murid Paulus. Perhatikan ini difokuskan pada (1) 
kebutuhan untuk bertekun dan (2) penganiayaan. Orang percaya menjadi dewasa melalui pencobaan (lih. Roma 
5:3-4; 8:17-18; I Tesalonika 3:3; II Tim. 3:12; Yakobus 1:2-4; I Pet. 4:12-16). 

□ "menguatkan" Istilah ini digunakan beberapa kali di Septuaginta dalam arti "mendatangkan ketenangan" 
atau "ditegakkan" Lukas menggunakan istilah ini beberapa kali untuk menggambarkan tindak lanjut pelayanan 
Paulus kepada murid-muridnya (lih. 14: 22; 15:32,41; 18:23). 

□ "Hati murid-murid" Istilah hati digunakan dalam arti orang pribadi atau aktivitas mental mereka. Ini bukan 
konsep Yunani tentang setiap orang memiliki jiwa yang kekal, tetapi konsep Ibrani tentang jiwa yang mengacu 
pada manusia. 

□ "menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman" Lihat Topik Khusus: Kebutuhan untuk 
bertekun, sebagai berikut 



219 



TOPIK KHUSUS: KEBUTUHAN UNTUK BERTEKUN 

Doktrin Alkitab yang berhubungan dengan kehidupan Kekristenan sukar untuk diterangkan karena doktrin- 
doktrin ini disajikan dalam pasangan-pasangan dialektis khas timur. Pasangan-pasangan ini sepertinya saling 
bertentangan, namun keduanya alkitabiah. Orang-orang Kristen Dunia Barat telah cenderung untuk memilih 
satu kebenaran dan mengabaikan atau kurang menghargai kebenaran lawannya. Marilah saya gambarkan. 

1 . Apakah keselamatan merupakan suatu keputusan awal untuk percaya pada Kristus atau suatu komitmen 
pada pemuridan seumur hidup? 

2. Apakah keselamatan merupakan suatu pemilihan oleh anugerah Allah yang berkedaulatan atau 
tanggapan manusia terhadap penawaran Illahi yaitu untuk mempercayai dan bertobat. 

3. Apakah keselamatan, sekali diterima, tidak mungkin hilang, atau adakah kebutuhan akan kerajinan 
terus-menerus? 

Masalah ketekunan ini telah menjadi bahan perdebatan di sepanjang sejarah gereja. Masalahnya diawali 
dengan ayat-ayatPB yang nampaknya saling bertentangan: 
1 . naskah-naskah mengenai penjaminan 

a. pernyataan-pernyataan Yesus (Yoh 6:37; 10:28-29) 

b. pernyataan-pernyataan Paulus (Rom 8:35-39; Ef 1:13; 2:5,8-9; Flp 1:6; 2:13; II Tes 3:3; II Tim 
1:12; 4:18) 

c. pernyataan-pernyataan Petrus ( I Pet 1:4-5) 

2. naskah-naskah mengenai kebutuhan untuk bertekun 

a. pernyataan-pernyataan Yesus (Mat 10:22; 13:1-9,24-30; 24:13; Mar 13:13; Yoh 8:31; 15:4-10; 
Wah 2:7,17,20; 3:5,12,21) 

b. pernyataan-pernyataan Paulus (Rom 11:22; I Kor 15:2; II Kor 13:5; Gal 1:6; 3:4; 5:4; 6:9; Flp 2:12; 
3:18-20; Kol 1:23) 

c. pernyataan-pernyataan dari penulis kitab Ibrani (2:1; 3:6,14; 4:14; 6:11) 

d. pernyataan-pernyataan Yohanes (I Yoh 2:6; II Yoh 9) 

e. pernyataan dari Bapa (Rev. 21:7) 

Keselamatan Alkitabiah terbit dari kasih, kemurahan, dan anugrah Allah Tritunggal yang berdaulat. Tak 
ada manusia dapat diselamatkan tanpa diawali oleh Roh (lih. Yoh 6:44,65). Tuhan datang terdahulu dan 
menetapkan agenda, namun menuntut manusia menanggapi dalam iman dan pertobatan sebagai langkah awal 
dan secara terus berkelanjutan. Allah bekerja dengan manusia dalam suatu hubungan perjanjian. Ada hak dan 
tanggung jawabnya! 

Keselamatan ditawarkan kepada seluruh manusia. Kematian Yesus berurusan dengan masalah dosa dari 
makhluk ciptaan yang telah jatuh. Allah telah menyediakan suatu jalan dan menginginkan semua yang 
diciptakan dalam gambarNya untuk menanggapi kasih dan ketetapanNya dalam Yesus. 

Jika Anda suka membaca lebih dalam pokok bahasan ini dari suat sudut pandang yang bukan Kalvinis, 
lihat: 

1. Dale Moody, The Word of Truth (Firman Kebenaran), Eerdmans, 1981 (hal. 348-365) 

2. Howard Marshall, Kept by the Power of God (Dipelihara oleh Kuasa Allah), Bethany Fellowship, 1969 

3. Robert Shank, Life in the Son (Hidup dalam Anak), Westcott, 1961 

Alkitab mengemukakan dua masalah yang berbeda dalam bidang ini: (1) menerima penjaminan sebagai surat 
ijin untuk hidup tak berbuah, hidup yang mementingkan diri sendiri dan (2) mendorong meeka yang berjuang 
dengan pelayanan dan dosa pribadi. Masalahnya ialah bahwa kelompok yang salah mengambil berita yang 
salah dan membangun suatu sistem teologia dari ayat-ayat Alkitab yang terbatas. Beberapa orang Kristen sangat 
merindukan berita penjaminan, sementara yang lain memerlukan peringatan untuk berhenti! Dalam kelompok 
mana Anda berada? 



□ "Kerajaan Allah" Frase ini sulit diinterpretasikan. Yesus sering menggunakannya dalam kaitannya dengan 
pelayanan-Nya sendiri. Namun, para Rasul jelas salah paham tentang maknanya (lih. 1:3,6). Di dalam Kisah Para 
Rasul kata ini hampir identik dengan Injil (lih. 8:12; 19:8, 20:25, 28:23,31). Namun, di 14:22 dibutuhkan 
implikasi eskatologis. Ini adalah tentang "sudah" (lih. Mat. 12:28; Lukas 16:16) vs "belum" (lih. Mat. 
24:14,30,36-37; 25:30,31; II Petrus. 1:11) yang menjadi ciri khas pada masa ini. Lihat Topik Khusus di 2:17. 

220 



Kerajaan Allah telah datang dalam Yesus Kristus (yaitu Kedatangan-Nya yang pertama), namun penggenapannya 
adalah masa yang akan datang (yaitu Kedatangan-Nya yang kedua kali). 

14:23 "Rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua" Istilah "penatua" (presbuteros) adalah sinonim dengan 
istilah "uskup" (episkopos) dan "pendeta" (poimenos) di PB (lih. Kis. 20:17, 28 dan Titus 1:5,7). Istilah "penatua" 
memiliki latar belakang Yahudi (cf. Girdlestone, Synonyms of the Old Testament, hal. 244-246 dan Frank Stagg, 
New Testament Theology, hal. 262-264), sedangkan istilah "uskup" atau "pengawas" memiliki latar belakang 
negara-kota Yunani. Hanya ada dua pejabat gereja: pastor dan diaken (lih. Fil 1:1). 

Istilah "menetapkan" bisa berarti "memilih dengan menunjukkan tangan" (lih. II Kor 8:19 dan Louw dan 
Nida, Greek-English Lexicon, hal. 363, 484). Istilah ini kemudian digunakan untuk "pentahbisan" oleh para nenek 
moyang. Masalah sebenarnya adalah bagaimana "memilih dengan suara terbanyak" sesuai dengan konteks ini? 
Pemungutan suara oleh gereja-gereja baru ini tampaknya tidak patut tepat (meskipun gereja di Yerusalem memilih 
tujuh orang dalam Kis. 6 dan gereja memilih untuk meneguhkan pelayanan Paulus kepada bangsa-bangsa lain 
dalam Kis. 15). 

F. F. Bruce, Answers to Questions, hal 79 mengatakan, "pengangkatan atau pemilihan awalnya ditunjukkan 
dengan mengacungkan tangan (secara harfiah dengan mengulurkan tangan), kemudian pada masa Perjanjian Baru 
telah kehilangan artinya dan secara sederhana berarti hanya menetapkan, tidak peduli dengan prosedur apa ". 
Tidak seorangpun dapat menganjurkan atau menolak sebuah politik gerejawi dengan menggunakan istilah ini di 
PB. 

Perhatikan bahwa Paulus juga menginstruksikan Titus untuk menetapkan "penatua" di Kreta, tetapi kepada 
Timotius di Efesus, Paulus mengatakan biarkan gereja memilih seseorang berdasarkan kualifikasi tertentu (lih. I 
Tim. 3). Di wilayah baru, seorang pemimpin diangkat, tapi dalam hal menentukan ciri kepemimpinan daerah, 
diwujudkan dan ditegaskan oleh gereja lokal. 

Perhatikan bahwa strategi misi Paulus adalah untuk mendirikan gereja-gereja lokal yang akan melanjutkan 
tugas penginjilan dan pemuridan di daerah mereka (lih. Mat. 28:19-20). Ini adalah metode Allah untuk 
menjangkau seluruh dunia (yaitu jemaat-jemaat lokal)! 

□ "Jemaat" Lihat Topik Khusus di 5 : 1 1 . 

□ "Setelah berdoa dan berpuasa" Hal ini mungkin dengan tujuan tertentu pararel dengan 13:2-3. Paulus telah 
mengalami kuasa Roh dan diarahkan di Antiokhia. Dia terus mengerjakan pola rohani yang sama. Mereka hams 
mempersiapkan diri untuk Tuhan agar menyatakan kehendak-Nya. Lihat Topik Khusus: Berpuasa di 13:2. 

□ "yang adalah sumber kepercayaan mereka" ini adalah PLUPERFECT ACTIVE INDICATIVE, yang 
berarti tindakan menetap di masa lalu. Para penatua baru ini menjadi percaya untuk beberapa jangka waktu dan 
telah terbukti setia menunjukkan kualitas kepemimpinan. 

□ Konstruksi gramatikal eis berhubungan dengan pisteun (lih. Kis. 10:43) adalah karakteristik dari tulisan- 
tulisan Yohanes, tetapi juga ada dalam Paulus (lih. Rom al0:14; Gal. 2:16; Fil. 1:29) dan Petrus (lih. I Pet 1:8). 

□ "Mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan" Ini tidak merujuk kepada jenis pentahbisan. 
Kata kerja yang sama digunakan dalam ay. 26 tentang Paulus dan Barnabas, sedangkan di 20:32 bagi mereka 
yang sudah menjadi penatua. Pentahbisan membantu dalam menegaskan kebenaran bahwa Allah memanggil 
orang-orang ke dalam peran-peran kepemimpinan. Merupakan hal negatif dan tidak alkitabiah jika membuat 
perbedaan antara orang-orang percaya. Semua orang percaya dipanggil dan diberi karunia untuk pelayanan (lih. 
Ef. 4: 11-12). Tidak ada perbedaan antara pendeta dan kaum awam dalam PB. 



NASKAH NASB (UPDATE): 14:24-28 

24 Mereka menjelajah seluruh Pisidia dan tiba di Pamfilia. 2 ' Di situ mereka memberitakan firman di 
Perga, lalu pergi ke Atalia, di pantai. u Dari situ berlayarlah mereka ke Antiokhia; di tempat itulah 
mereka dahulu diserahkan kepada kasih karunia Allah untuk memulai pekerjaan, yang telah mereka 
selesaikan. 27 Setibanya di situ mereka memanggil jemaat berkumpul, lalu mereka menceriterakan segala 



221 



sesuatu yang Allah lakukan dengan perantaraan mereka, dan bahwa la telah membuka pintu bagi bangsa- 
bangsa lain kepada iman. 28 Di situ mereka lama tinggal bersama-sama dengan murid-murid itu. 



14:24 Provinsi dataran tinggi Pisidia hanya di sebelah utara pesisir Provinsi Pamfilia. Perga adalah kota utama di 
wilayah ini. Paulus ternyata hanya melewati kota ini sebelumnya (lih. 13:13), tetapi sekarang kembali dan 
mengabarkan Injil (lih. ay 25). 

14:25 "Attalia" Ini adalah pelabuhan di Perga. 

14:26 "berlayarlah mereka ke Antiokhia" Mereka tidak kembali ke Siprus. Barnabas akan kembali bersama 
dengan Yohanes Markus setelah sengketa dengan Paulus berakhir (lih. 15:36-39). 

□ "Mereka dahulu diserahkan kepada kasih karunia Allah" Kata kerjanya adalah PERIPHRASTIC 
PLUPERFECT PASSIVE. Perjalanan misi pertama kali untuk penjangkauan, sukses luar biasa. 

14:27 "Mereka memanggil jemaat berkumpul, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang Allah 
lakukan" Perhatikan, mereka bertanggung jawab kepada jemaat. Bahkan rasul untuk bangsa-bangsa lain pun 
melapor ke jemaat lokal (Lihat Topik Khusus pada 5:11). Mereka juga mengakui Allah lah yang membuat 
pencapaian yang besar ini. 

Mereka tidak melapor kepada para pemimpin (lih. 13:1), tapi kepada jemaat dan kemudian menceritakan 
kegiatan misi mereka kepada jemaat di Yerusalem (lih. 15:4) dan dalam hal ini, semua jemaat lain di sepanjang 
perjalanan (lih. 15:3). Saya percaya itu adalah jemaat yang telah meletakkan tangan di atas mereka dan 
menugaskan mereka dalam perjalanan mereka. 

□ "dan bahwa la telah membuka pintu bagi bangsa-bangsa lain kepada iman" Paulus menggunakan 
ungkapan "pintu iman" 2:12 cukup sering (lih. I Kor 16:09; II Kor. 2:12; Kol 4:03; dan juga Why. 3:8). Allah 
membuka pintu bagi seluruh umat manusia di dalam Injil dan tidak ada seorang pun yang bisa menutupnya. 
Implikasi penuh kata-kata Yesus dalam 1:8 sekarang sedang dipenuhi. 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
defmitif. 

1 . Buat garis besar perjalanan misi Paulus pertama kali dari sisi geografis. 

2. Buat garis besar kedua khotbah Paulus; kepada orang Yahudi dan orang-orang kafir. 

3. Bagaimana puasa hubungannya dengan orang Kristen modern? 

4. Mengapa Yohanes Markus mengundurkan diri dari tim misionaris? 



222 



KISAH 15 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Sidang di Yerusalem 


Pertentangan raengenai 
sunat 


Kontroversi tentang 
pertobatan orang-orang yang 
tidak mengenal Allah 


Pertemuan di Yerusalem 


Kontroversi di Antiokhia 


15:1-5 


15:1-5 

Sidang di Yerusalem 


15:1-5 


15:1-2 
15:3-5 


15:1-2 

15:3-4 

Kontroversi di Yerusalem 

15:5-7a 


15:6-11 


15:6-21 


15:6-21 


15:6-11 


Perkataan Petrus 
15:7b- 11 


15:12-21 






15:12-18 
15:19-21 


15:12 

Perkataan Yakobus 

15:13-18 

15:19-21 


Jawaban sidang jeraaat 


Keputusan Yerusalem 




Surat kepada orang-orang 
percaya dari bangsa-bangsa 

lain 


Surat Apostolik 


15:22-29 


15:22-29 

Melanjutkan pelayanan di 
Siria 


15:22-29 


15:22-29 


15:22-29 

Delegasi di Antiokhia 


15:30-35 


15:30-35 


15:30-35 


15:30-34 
15:35 


15:30-35 


Paulus dan Barnabas 
berpisah 


Perpisahan karena Yohanes 
Markus 


Keberangkatan perjalanan 
misi yang kedua 


Paulus dan Barnabas 
berpisah 


Paulus berpisah dengan 
Barnabas dan memilih Silas 


15:36-41 


15:36-41 


15:36-41 


15:36-41 


15:36-38 
15:39-40 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran anda 
akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 



223 



Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



WAWASAN KONTEKSTUAL 

A. Bab ini sering disebut "Sidang Yerusalem." 

B. Ini adalah titik balik yang besar, sebuah batasan teologis, dalam metode dan tujuan Gereja mula-mula. Dalam 
arti tertentu merupakan penggabungan dua pusat kekristenan, Yerusalem dan Antiokhia. 

C. Pertobatan orang-orang non-Yahudi di Kis. 8-11 tampaknya telah diperbolehkan sebagai pengecualian 
(mereka bukanlah penyembah berhala sepenuhnya), bukan sebagai kebijakan baru yang akan dikejar dengan 
penuh semangat (lih. 11:19). 

D. Ada pertentangan antara hubungan bab ini dengan Gal.2. Kis. 15 atau Kisah Para Rasul 11:27-30 dapat 
menjadi latar belakang Galatia 2. Lihat Pengenalan bab 14, C. 

E. Sangat menarik bahwa berulang kali tanda Pentakosta yaitu berbahasa lidah (bab 2, 8 & 10; mungkin ay. 8) 
tidak disebutkan sama sekali sebagai bukti kepastian keselamatan bangsa-bangsa lain (yaitu orang-orang 
Yahudi yang tidak mengenal Allah (yaitu orang kafir). 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 15:1-5 

1 Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ: 
"Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat 
diselamatkan. 2 Tetapi Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu. 
Akhirnya ditetapkan, supaya Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain dari jemaat itu pergi kepada 
rasul-rasul dan penatua-penatua di Yerusalem untuk membicarakan soal itu. 3 Mereka diantarkan oleh 
jemaat sampai ke luar kota, lalu mereka berjalan melalui Fenisia dan Samaria, dan di tempat-tempat itu 
mereka menceriterakan tentang pertobatan orang-orang yang tidak mengenal Allah. Hal itu sangat 
menggembirakan hati saudara-saudara di situ. 4 Setibanya di Yerusalem mereka disambut oleh jemaat dan 
oleh rasul-rasul dan penatua-penatua, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang Allah lakukan 
dengan perantaraan mereka. 5 Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, 
datang dan berkata: "Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum 
Musa." 



15:1 "Beberapa orang datang dari Yudea" ini mengacu kepada sekelompok orang Yahudi yang telah percaya 
yang berkomitmen kepada Yudaisme dan Yesus. Mereka melihat Yesus sebagai penggenapan iman dalam 
Perjanjian Lama, bukan saingan atau pengganti (lih. 1 1:2; 15:5; Gal. 2:12). Teologi orang-orang ini terkait dengan 

224 



nabi-nabi Yahudi palsu (Yahudi) sebagaimana dimaksud dalam kitab Galatia. Entah bagaimana orang-orang ini 
terhubung ke gereja di Yerusalem (lih. ay 24), tapi mereka bukan perwakilan resmi. 

Perhatikan disitu dikatakan "turun". Jika Anda melihat peta, kelihatannya "naik", tapi untuk orang Yahudi, secara 
teologis, di mana pun adalah "turun" dari Yerusalem(lih. ay 2). 

□ "mengajarkan" Ini merupakan IMPERFECT TENSE, yang dapat berarti (1) mulai mengajarkan atau (2) 
diajarkan lagi dan lagi 

□ "Jikalau kamu tidak disunat" Ini adalah kalimat THIRD CLASS CONDITIONAL, yang berarti tindakan 
potensial. Sunat adalah tanda perjanjian bagi Abraham dan keturunannya (lih. Kej 17:10-11). Ini bukan perkara 
sepele dalam agama Yahudi, namun terkait dengan keselamatan itu sendiri. Orang-orang ini merasa bahwa satu- 
satunya jalan kepada Allah adalah melalui agama Yahudi (lih. ay 5). Mereka kemudian dikenal sebagai orang 
Yahudi. Mereka percaya kepada Kristus ditambah dengan ketaatan kepada hukum Musa (lih. ay 5). Seseorang 
dibenarkan karena perbuatan baik mereka, bukan pemberian cuma-cuma dari Allah. Hubungan seseorang dengan 
Allah dicapai oleh satu agama dan perbuatan baik seseorang (lih. Rom 3:21-30) 

15:2 "Paulus dan Barnabas dengan keras melawan dan membantah pendapat mereka itu." Lukas 
menggunakan ungkapan "melawan dengan keras" untuk menunjukkan emosi ekstrim (lih. Lukas 23:19,25; Kisah 
Para Rasul 15:02, 19:40, 23:07, 10; 24:5). Perdebatan ini sangat penting! Langsung menuju jantung dari pesan 
Injil: (1) bagaimana seseorang dapat dibenarkan di hadapan Allah?; (2) Apakah Perjanjian Baru terkait erat 
dengan Perjanjian Musa? 

□ "oleh saudara-saudara Akhirnya ditetapkan. Ini merujuk kepada "jemaat" (lih. ay 3). Ada beberapa 
kelompok dalam bab 15 yang berkaitan dengan gaya kepemimpinan atau pemerintahan yang berbeda. 
Kewenangan jemaat disebutkan dalam ayat 2,3,12, dan 22. Dalam ayat 6 dan 22 otoritas kerasulan atau uskup 
(yakni Yakobus) juga disebutkan, yaitu Roma Katolik atau pemerintahan Anglikan. Dalam ayat 6 dan 22 
kewenangan para tua-tua disebutkan. Hal ini tampaknya menyerupai pemerintahan Presbiterian. Perjanjian Baru 
mencatat semua struktur pemerintahan. Ada perkembangan dari otoritas Rasul (yang kelak akan mati) kepada 
otoritas jemaat, dengan pendeta sebagai katalis kepemimpinan (lih. ay 19). 

Menurut pendapat saya, struktur pemerintahan tidaklah sepenting kondisi spiritualitas para pemimpin. 
Amanat Agung, pemimpin yang dipenuhi Roh sangat penting untuk Injil. Beberapa bentuk pemerintahan runtuh 
dan tidak disukai, biasanya karena didasarkan pada model politik budaya. 

□ "dan beberapa orang lain" AT Robertson, Word Pictures in the New Testament, hal 224, memiliki 
komentar yang menarik tentang ayat ini. "Tentu saja Titus (Galatia 2:1,3), orang Yunani dan mungkin saudara 
laki-laki Lukas yang tidak disebutkan dalam Kisah Para Rasul." Ini tidaklah mustahil, tetapi didasarkan pada 
beberapa asumsi. Kita harus berhati-hati karena suatu teks (dengan anggapan-anggapan kita) dapat bermakna atau 
menyiratkan sesuatu, namun belum tentu artinya seperti yang dimaksud! Kita harus puas dengan tulisan-tulisan 
penulis asli dan bukan asumsi kita yang diperluas, meskipun pemikiran itu tampaknya benar. 

□ "kepada rasul-rasul" Struktur kepemimpinan gereja Yerusalem belum mapan. Dari beberapa naskah terlihat 
seolah-olah Yakobus, saudara tiri Yesus, adalah pemimpin. Juga dalam bab ini. Namun, ada kelompok 
kepemimpinan yang lain (lih. ay 4,22): 

1. Dua Belas rasul 

2. Penatua setempat 

3. Jemaat secara keseluruhan 

Yang tidak jelas adalah bagaimana kaitan Yakobus dengan kelompok tersebut. Dia disebut seorang rasul 
dalam Gal. 1:19. Mungkin juga dia adalah pemimpin yang diakui kelompok tua-tua (lih. Petrus menyebut dirinya 
seorang penatua dalam I Pet 5:1; Yohanes menyebut dirinya seorang penatua di II Yohanes ldan III Yohanes 1). 

□ "Penatua-penatua" Dalam konteks ini "penatua-penatua" merujuk pada suatu kelompok yang lebih tua dari 
kepemimpinan, meniru pola sinagoga. Lihat catatan di 1 1 :30 atau 14:23. 



225 



15:3 "Jemaat" Lihat Topik Khusus di 5 : 1 1 . 

□ "mereka berjalan melalui Fenisia dan Samaria" ini merupakan IMPERFECT MIDDLE INDICATIVE. 

Fenisia terdiri atas sebagian besar orang Yahudi, sementara Samaria adalah campuran populasi orang Yahudi dan 
bukan Yahudi. Daerah ini sebelumnya telah diinjili (lih. 8:5 ff; 11:19). 

□ "Mereka menceriterakan tentang pertobatan orang-orang yang tidak mengenal Allah" Tampaknya 
Paulus dan Barnabas menceritakan pekerjaan Allah yang hebat di antara "bangsa-bangsa" kepada setiap jemaat 
yang bertemu dengan mereka. Bagi orang-orang yang dikenal dalam PL, pertobatan dari "bangsa-bangsa" adalah 
nubuat yang tergenapi! Mungkin juga dengan melakukan hal ini, jemaat di Yerusalem tidak akan bisa tenang dan 
diam-diam mengabaikan masalah ini (lih. 21:18-20). 

□ "Hal itu sangat menggembirakan hati saudara-saudara di situ." Ini adalah wilayah orang-orang Yahudi. 
Jemaatnya pasti jemaat campuran. Respon mereka adalah peringatan secara profetik kepada jemaat Yerusalem. 
Misi penginjilan ke seluruh dunia dimulai oleh Helenis, dan dikonfirmasikan oleh jemaat Helenis. 

15:4 "jemaat dan rasul-rasul dan penatua-penatua" Di sini semua kelompok pemerintahan disebutkan, seperti 
dalam ay at 22. 

□ "mereka menceriterakan segala sesuatu yang Allah lakukan dengan perantaraan mereka " ini telah 
menjadi pola! 

15:5 "Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya" Paulus juga adalah 
golongan Farisi yang telah menjadi percaya, sesuai dengan definisi ini. Namun usahanya untuk mematahkan 
pemahaman bahwa keselamatan diperoleh dengan cara mentaati hukum Musa telah selesai. Pada masa-masa awal, 
batas antara orang Yahudi dan Kristen sangat tipis. Iman kepada Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan adalah 
fondasi gereja. Tapi di dalam gereja ada perbedaan pendapat tentang bagaimana iman dalam Kristus yang 
berkaitan dengan perjanjian dan janji-janji kepada Israel. Kelompok vokal ("berdiri" disampaikan dalam bahasa 
Yunani untuk menunjukkan penekanan) dari orang-orang Farisi yang diselamatkan merasa bahwa PL diwahyukan 
dan kekal, oleh karena itu hams dijaga! Seseorang harus percaya kepada Yesus dan taat kepada Musa (yaitu del, 
diperlukan [1] disunat; [2] membayar harga, dan [3] mentaati; ketiganya adalah PRESENT INFINITIVES). 
Pertanyaan ini yang membentuk isi teologis Roma 1-8 dan Galatia! Lihat Topik Khusus: Farisi di 5:34. 



NASKAH NASB (UPDATE): 15:6-11 

6 Maka bersidanglah rasul-rasul dan penatua-penatua untuk membicarakan soal itu. 7 Sesudah 
beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu, berdirilah Petrus dan 
berkata kepada mereka: "Hai saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku 
dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan 
menjadi percaya. 8 Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk 
menerima mereka, sebab la mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita, 9 
dan la sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah la menyucikan hati 
mereka oleh iman. 1(l Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan meletakkan pada 
tengkuk murid-murid itu suatu kuk, yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh 
kita sendiri? 1 ' Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh 
keselamatan sama seperti mereka juga." 



15:6 "Maka bersidanglah rasul-rasul dan penatua-penatua" Di sinilah para pemimpin bertemu secara pribadi 
untuk pertama kalinya. Ini berbicara tentang pola pemerintahan Presbyterian. 

15:7 "Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu" Para 
pemimpin tidak mencapai kata sepakat. Beberapa orang setuju dengan pernyataan dalam ay. 5. Mereka semua 
adalah orang percaya yang tulus. Tapi beberapa orang sudah memegang teguh hal-hal yang sudah biasa sementara 

226 



ia mengabaikan sifat radikal dari Injil. Bahkan para Rasul lambat untuk melihat implikasinya (lih. 8:1). Perhatikan 
unsur-unsur pembuatan kebijakan: (1) Diskusi pribadi, (2) diskusi terbuka; (3) Pemungutan suara oleh jemaat. 

□ "berdirilah Petrus" Ini cara untuk dapat berbicara kepada kelompok yang berkumpul (lih. ay 5). Ini terakhir 
kalinya Petrus disebut dalam Kisah Para Rasul. Dia mengenang kembali pengalamannya dengan Kornelius (lih. 
bab 10-11). 

□ "bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya" Tuhan memakai Petrus untuk 
menyatakan kasih-Nya dan penerimaan-Nya terhadap bangsa-bangsa! Allah mengijinkan pemahaman baru yang 
radikal ini untuk dilanjutkan secara bertahap. 

1 . Orang Samaria pertama kali, bab 8 

2. Sida-sida Etiopia, bab 8 

3. Kornelius, bab 10-11 

Ini bukan orang-orang yangtidak mengenal Allah sepenuhnya tapi terkait dengan Yudaisme. Namun, 1 
dan 3 diteguhkan dengan pengalaman Pentakosta, yang merupakan bukti bagi jemaat mula-mula tentang 
penerimaan Allah terhadap bangsa-bangsa lain. 

15:8 "Allah mengenal hati manusia" Ini adalah cara untuk meneguhkan pengetahuan Allah tentang iman orang- 
orang kafir yang menerima Kristus. (lih. I Sam 16:7; Prov 24:12; Yer 17:10; Kis 1:24; Rom. 8:27; Why. 2:23) 

□ "mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka" ini rupanya mengacu pada pola yang sama dengan 
pengalaman Pentakosta ("sama seperti Dia juga lakukan untuk kita"). Manifestasi dari Roh Kudus yang sama juga 
terjadi di Yerusalem, di Samaria, dan di Kaisarea. Itu sebagai tanda bagi orang Yahudi yang percaya bahwa Allah 
menerima kelompok orang lain (lih. ay 9; 11:17). 

15:9 "Ia sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka" ini adalah kesimpulan 
teologis yang dibuat Petrus dalam 10:28,34; 11:12. Allah tidak membedakan orang (lih. Gal 3:28; Ef. 3:11-4:13; 
Kolose 3:11). Semua manusia diciptakan menurut gambar Allah (lih. Kej 1:26-27). Tuhan menginginkan semua 
manusia diselamatkan! (lih. Kej 12:3; Kel. 19:5-6; I Tim 2:4;. 4:10; Titus 2:11; II Pet. 3:9) Allah mengasihi 
seluruh dunia (lih. Yoh 3:16-17). 

□ "menyucikan hati mereka oleh iman" Istilah tersebut digunakan dalam Septuaginta untuk menunjukkan 
pemurnian kaum Lewi. Ini menunjukkan penghapusan dosa yang memisahkan kita dari Allah. 

Merupakan kata kerja yang digunakan dalam pengalaman Petrus tentang binatang yang tahir dan tidak tahir 
dalam 10:15 dan 11:09 (sesuai dengan LXX dari Kej. 7:2,8; 8:20). 

Dalam Injil Lukas istilah tersebut digunakan untuk penyucian orang kusta (lih. 4:27; 5:12,13; 7:22; 17:14,17). 
Ini menjadi metafora yang kuat tentang penyucian dari dosa (lih. Ibr. 9:22,23; I Yohanes 1:7). 

Hati adalah cara PL menyebut seseorang secara pribadi. Lihat Topik Khusus di 1 :24. Bangsa-bangsa lain telah 
sepenuhnya disucikan dan diterima oleh Allah melalui Kristus. Sarana penyucian mereka adalah iman kepada 
berita Injil. Mereka percaya, menerima, dan dipercaya sepenuhnya dalam pribadi dan karya Yesus. 

15:10 "mengapa kamu mau mencobai Allah" Latar belakang PL dari pernyataan ini adalah Kel. 17:2,7 dan Ul. 
6:16). Istilah Yunani "mencobai" (peirazn) memiliki konotasi "untuk menguji dengan melihat ke arah 
kehancuran" ini adalah pembicaraan yang serius! Lihat Topik Khusus: Syarat Yunani untuk "Pengujian" dan 
konotasinya pada 5:9. 

□ "Kuk" ini digunakan oleh para rabi untuk pembacaan Shema, Ul. 6:4-5; karena itu ia berpaut pada Hukum 
Taurat, tertulis dan lisan (lih. Mat. 23:04; Lukas 11:46; Gal. 5:1). 

□ "yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri " ini mencerminkan 
ajaran-ajaran Yesus (lih. Lukas 11:46). Persoalan ini ditujukan oleh Paulus dalam Gal. 3. Namun disini Petrus, 
seperti Yakobus, yang merasakan beban Yudaisme (lih. Gal 2:1 1-21). 



227 



Frasa ini mengakui kebenaran teologis bahwa Hukum Taurat tidak dapat membawa keselamatan karena umat 
manusia yang jatuh tidak dapat mentaati hukum suci (lih. Rom. 7)! Keselamatan tidak dapat dan tidak bisa 
didasarkan pada perbuatan baik manusia. Namun, orang-orang percaya yang diselamatkan, yang diberi karunia 
dan yang berdiam didalamnya, hams hidup kudus (lih. Mat. 11:30; Ef 1:4; 2:10). Kesalehan (keserupaan dengan 
Kristus) selalu menjadi tujuan kekristenan, tujuannya adalah menyediakan kesempatan bagi penginjilan, bukan 
kebanggaan pribadi atau menghakimi legalisme. 

15:11 Ini adalah ringkasan dari keselamatan karena kasih karunia melalui iman (untuk Petrus lih. Kis 2-3; Untuk 
Paulus lih. Roma 3-8; Gal. 3; Ef. 1-2). Perhatikan jalan keselamatan adalah sama bagi orang Yahudi dan bukan 
Yahudi (lih. Roma 4; Ef. 2:1-10). 



NASKAH NASB (UPDATE): 15:12-21 

12 Maka diamlah seluruh umat itu, lalu mereka mendengarkan Paulus dan Barnabas menceriterakan 
segala tanda dan mujizat yang dilakukan Allah dengan perantaraan mereka di tengah-tengah bangsa- 
bangsa lain. u Setelah Paulus dan Barnabas selesai berbicara, berkatalah Yakobus: "Hai saudara-saudara, 
dengarkanlah aku: u Simon telah menceriterakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya 
kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya. 15 Hal 
itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis: 16 KEMUDIAN AKU AKAN 
KEMBALIKemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembDAN MEMBANGUNKAN KEMBALI 
PONDOK DAUD YANG TELAH ROBOH, DAN RERUNTUHANNYA AKAN KUBANGUN KEMBALI 
DAN AKAN KUTEGUHKAN. 17 SUPAYA SEMUA ORANG LAIN MENCARI TUHAN DAN SEGALA 
BANGSA YANG TIDAK MENGENAL ALLAH, YANG KUSEBUT MILIK-KU DEMIKIANLAH 
FIRMAN TUHAN YANG MELAKUKAN SEMUANYA INI, 18 YANG TELAH DIKETAHUI DARI SEJAK 
SEMULA 1 ' Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan bagi mereka dari 
bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah, 2(l tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya 
mereka menjauhkan diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan, dari 
daging binatang yang mati dicekik dan dari darah. 21 Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan 
di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat." 



15:12 "Maka diamlah seluruh umat itu, lalu mereka mendengarkan" kata-kata Petrus telah menenangan 
sekelompok pemimpin. Dari konteksnya tampak bahwa pada saat ini kedua misionaris mengulangi cerita 
perjalanan misi untuk kedua kalinya. Kali ini para pemimpin mendengarkan! 

□ "Barnabas dan Paulus" Perhatikan bahwa nama-nama itu disebut dengan urutan terbalik karena ini adalah 
gereja rumah Barnabas. 

□ "menceritakan segala tanda dan mujizat" Tujuan teologis dari bahasa lidah Pantekosta dalam Kisah Para 
Rasul adalah tanda penerimaan Allah, sehingga orang bertanya-tanya apakah tanda khusus ini tidak terulang lagi 
sebagai bentuk peneguhan. 

Tanda itu sendiri dilakukan oleh Yesus (lih. 2:22), Para Rasul (lih. 2:43; 3:7; 4:16,30; 5:12), Tujuh orang 
yang terpilih (lih. 6:8; 8:6 , 13), serta Paulus dan Barnabas (lih. 14:3; 15:12). Tuhan menyatakan kehadiran-Nya 
dan kuasa-Nya melalui Injil dengan tanda-tanda dan mujizat. Ini merupakan bukti yang lebih lagi bagi kelompok 
Yahudinisasi bahwa Tuhan sepenuhnya menerima orang-orang yang tidak mengenal Allah atas dasar anugerah, 
melalui iman. 

15:13 "Yakobus" Ini bukan James Rasul karena ia dibunuh dalam Kisah 12:1-2. Dia adalah saudara tiri Yesus 
yang menjadi pemimpin gereja Yerusalem dan penulis buku Yakobus dalam PB. Dia dikenal sebagai "Yakobus 
yang Adil" Dia kadang-kadang disebut "lutut unta" karena ia sangat sering berdoa dengan berlutut. Kedua 
pemimpin utama Yerusalem sering mengeluarkan pendapat mengenai masalah ini (Petrus dan Yakobus). Lihat 
Topik Khusus di 12:17. 

15:14 "Simeon" Ini adalah bentuk Aram untuk Simon, yaitu Petrus (lih. II Pet 1:1). 

□ "memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya" ini adalah penekanan universal dari para nabi 

228 



PL (mis. Yes 45:20-23; 49:6; 52:10). Umat Allah selalu menyertakan orang Yahudi dan bukan Yahudi (lih. 
Kejadian 3:15; 12:3; Kel. 9:16; Ef. 2:11-3:13). Ungkapan "nama-Nya" dapat menjadi acuan untuk Yer. 13:11 dan 
32:20 atau Yes. 63:12,14 

15:15-18 "seperti yang tertulis" ini adalah kutipan bebas dari Amos 9:11-12 dalam Septuaginta. istilah "umat 
manusia" dalam ayat 17 adalah Edom (bangsa) dalam Masoretic Text, tapi dalam Septuaginta adalah anthropos 
(manusia). Yakobus mengutip Septuaginta karena dalam hal ini secara unik sesuai dengan tujuannya untuk 
mengungkapkan sifat universal dari janji Allah bagi penebusan. 

15:16 Jelas dari konteks bahwa Yakobus memilih dan memodifikasi kutipan ini dari Septuaginta untuk 
menyatakan penyertaan bangsa-bangsa. Apakah dia juga memilih teks ini karena menegaskan kehancuran agama 
Musa dalam PL? Perjanjian Baru secara radikal berbeda. 

5. Berdasarkan anugerah, tidak berdasarkan perbuatan baik manusia (karunia yang tidak layak) 

6. Fokus pada Mesias, bukan pada baitNya (Yesus adalah Bait Allah yang baru) 

7. Mencakup seluruh dunia, tidak berfokus pada bangsa Yahudi saja 

Perubahan ini akan menghancurkan "golongan bersunat" dari orang percaya. Sekarang Rasul kepala (Petrus), rabi 
yang bertobat yaitu Rasul (Paulus), dan pemimpin jemaat Yerusalem (Yakobus) semua sepakat menentang 
mereka, seperti halnya konsensus (pemungutan suara) gereja pusat dan gereja-gereja misi! 

15:18 Masuknya bangsa-bangsa lain selalu menjadi rencana Allah (lih. Gal 3:26-29; Ef. 3:3-6). Berarti 
keselamatan akan datang dari garis keturunan Raja Daud (lih. ay 16). 

15:19 Ini adalah kesimpulan Yakobus. 

15:20 Pedoman tersebut dimaksudkan untuk (1) menjamin persekutuan diantara jemaat-jemaat campuran, dan (2) 
meningkatkan kemungkinan penginjilan Yahudi lokal. Hal ini tidak berhubungan dengan keselamatan individu 
pribadi bangsa-bangsa lain! Pedoman tersebut diarahkan pada kepekaan orang-orang Yahudi dan ekses 
penyembah berhala (lih. ay. 29; 21:25). 

Hukum Lewi diberikan untuk menonjolkan perbedaan (sosial dan agama) antara orang Yahudi dan orang 
Kanaan. Tujuan utamanya adalah agar mereka tidak mempunyai hubungan persahabatan, namun di sini justru 
bertujuan sebaliknya. "Esensinya" adalah untuk membantu memelihara persekutuan antara orang percaya dari dua 
budaya! 

Ada banyak variasi manuskrip Yunani yang berkaitan dengan Keputusan Apostolik ini. Beberapa memiliki 
dua hal, tiga hal, atau empat hal. Untuk diskusi lengkap menyangkut pilihan itu, lihat Bruce M. Metzgers A 
Textual Commentary on the Greek New Testament, hal. 429-434). Sebagian besar terjemahan bahasa Inggris 
memiliki daftar empat kali lipat. 

□ "dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah" Beberapa komentator menghubungkan 
keduanya dengan hukum-hukum Musa mengenai makanan (lih. Im. 17:8-16). Namun demikian, mungkin bahwa 
"dari darah" mengacu pada pembunuhan, yang juga merupakan soal utama dalam tulisan-tulisan Musa. 

15:21 Ayat ini berarti (1) untuk menjamin bahwa Taurat sedang diajarkan untuk bangsa-bangsa lain di semua 
lokasi atau (2) karena ada orang-orang Yahudi di setiap wilayah, keberatan mereka hams dihormati sehingga 
mereka dapat secara efektif diinjili (lih. II Kor. 3:14-15). 



NASKAH NASB (UPDATE): 15:22-29 

22 Maka rasul-rasul dan penatua-penatua beserta seluruh jemaat itu mengambil keputusan untuk 
memilih dari antara mereka beberapa orang yang akan diutus ke Antiokhia bersama-sama dengan Paulus 
dan Barnabas, yaitu Yudas yang disebut Barsabas dan Silas. Keduanya adalah orang terpandang di antara 
saudara-saudara itu. 23 Kepada mereka diserahkan surat yang bunyinya: "Salam dari rasul-rasul dan 
penatua-penatua, dari saudara-saudaramu kepada saudara-saudara di Antiokhia, Siria dan Kilikia yang 
berasal dari bangsa-bangsa lain. 24 Kami telah mendengar, bahwa ada beberapa orang di antara kami, 
yang tiada mendapat pesan dari kami, telah menggelisahkan dan menggoyangkan hatimu dengan ajaran 

229 



mereka. 2S Sebab itu dengan bulat hati kami telah memutuskan untuk memilih dan mengutus beberapa 
orang kepada kamu bersama-sama dengan Barnabas dan Paulus yang kami kasihi, 26 yaitu dua orang yang 
telah mempertaruhkan nyawanya karena nama Tuhan kita Yesus Kristus. 27 Maka kami telah mengutus 
Yudas dan Silas, yang dengan lisan akan menyampaikan pesan yang tertulis ini juga kepada kamu. 28 
Sebab adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan 
lebih banyak beban dari pada yang perlu ini: 29 kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang 
dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. 
Jikalau kamu memelihara diri dari hal-hal ini, kamu berbuat baik. Sekianlah, selamat." 



15:22 Kelompok yang diutus ini tujuannya adalah untuk menyatukan (lih. ay 23), bukan untuk mengkonfirmasi 
ketaatan. 

□ "Yudas yang disebut Barsabas" Pemimpin yang setia ini, seperti beberapa orang di PB, tidak kami kenal. 
Dalam PB Tidak ada tulisan lain tentang dia. Tetapi Allah mengenalnya dengan baik! 
Mungkin saja orang ini adalah saudara Yusuf Barsabas, yang merupakan salah satu calon untuk menggantikan 
Yudas Iskariot di 1 :23. Jika demikian, mereka berdua putra seorang pria bernama Barsabas. 

□ "Silas" Dia, seperti Barnabas, adalah pemimpin jemaat Yerusalem. Dia disebut Silwanus oleh Paulus dan 
akan menggantikan Barnabas dalam perjalanan misi Paulus yang kedua. Paulus mungkin telah memilih dia 
sehingga ketika seseorang menuduhnya (1) memberitakan suatu injil yang berbeda dengan Dua Belas rasul atau 
(2) berada di luar persekutuan dengan gereja pusat, Silas bisa menjawab keprihatinan mereka dan tuduhan- 
tuduhannya. 



TOPIK KHUSUS: SILAS/SILWANUS 

Silas, atau Silwanus, adalah orang yang dipilih Paulus untuk pergi bersamanya dalam perjalanan misi yang 
kedua setelah Barnabas dan Yohanes Markus kembali ke Siprus. 

A. Dia pertama kali disebutkan dalam Alkitab dalam Kisah 15:22, di mana ia disebut orang terpandang di 
antara saudara-saudara dari jemaat Yerusalem. 

B. Dia juga seorang nabi (lih. Kisah 15:32). 

C. Dia adalah seorang warga negara Romawi seperti Paulus (lih. Kis 16:37). 

D. Dia dan Yudas Barsabas dikirim ke Antiokhia oleh jemaat Yerusalem untuk memeriksa situasi (lih. Kis 
15:22,30-35). 

E. Paul menyebut dia di II Kor. 1:19 sebagai seorang rekan pemberita Injil. 

F. Kemudian ia diidentifikasikan bersama Petrus dalam penulisan I Petrus. (lih. I Pet 5:12). 

G. Baik Paulus maupun Petrus memanggilnya Silwanus, sedangkan Lukas memanggilnya Silas (bentuk 
Aram untuk Saul). Ada kemungkinan bahwa nama Yahudinya Silas dan Silwanus nama Latinnya (lih. 
FF Bruce, Paul: Apostle of the Heart Set Free, hal 213). 



15:23 "Kilikia" Merupakan daerah tempat tinggal Paulus (lih. 22:3). 

15:24 Ayat ini menunjukkan bahwa jemaat di Yerusalem telah sadar bahwa beberapa orang di antara mereka, 
yang tidak memiliki kewenangan resmi (lih. ay 1), telah (1) bepergian ke gereja-gereja misi dan (2) menuntut 
penyesuaian dengan hukum Musa (lih. ay 1). Penggunaan kata (anaskeuazr)) adalah istilah militer yang kuat, 
hanya digunakan dalam Perjanjian Baru untuk menjarah kota. 

15:25 

NASB "dengan bulat hati" 

NKJV "sedang berkumpul dengan sehati" 

NRSV, NJB "kami memutuskan dengan sepakat" 

TEV "kami telah bertemu bersama-sama dan semua telah setuju" 



230 



Kesatuan di antara orang percaya ini merupakan karakteristik dari kehadiran Roh Kudus (lih. ay 28). 
Perhatikan ini bukan berarti tidak ada diskusi atau perbedaan pendapat yang kuat, namun setelah menyelesaikan 
persoalan orang-orang percaya kembali menyatukan rencana! 

Kesatuan kesepakatan teologis ini harus diumumkan sampai ke luar wilayah sehingga persoalan dan 
argumen yang sama tidak akan terjadi secara berulang. Jemaat Yerusalem kini telah membuat standar resmi 
mengenai isi Injil! 

15:26 Paulus dan Barnabas tidak hanya berbagi kemenangan, tetapi juga kesulitan dalam pekerjaan misi. 
Kerentanan ini bukanlah perasaan yang hanya lewat begitu saja, tapi sebuah komitmen selama-lamanya 
(PERFECT ACTIVE PARTICIPLE). 

15:28 "keputusan Roh Kudus dan keputusan kami" Allah hadir dalam pertemuan penting. Dia menyatakan 
kehendak-Nya melalui diskusi! Roh Kudus adalah pribadi yang menciptakan persatuan. Di sini kedua aspek 
perjanjian alkitabiah digaris bawahi : aktivitas Allah dan respons manusia yang tepat. Perhatikan itu adalah 
sebuah kompromi; masing-masing sisi memiliki sesuatu. Kasih karunia-sendiri, Iman-sendiri, Injil sudah 
ditegaskan, tapi kepekaan orang Yahudi dihormati. Lihat Topik Khusus: Kepribadian Roh Kudus pada 14.26. 

□ "ini penting" ini tidak mengacu pada keselamatan individu pribadi, tetapi persekutuan antara orang-orang 
Yahudi percaya dan Yahudi bukan percaya dalam jemaat-jemaat lokal. 

15:29 Hal ini dimaksudkan agar bangsa-bangsa lain berhenti dari penyembahan berhala masa lalu mereka. 
Kebebasan dan tanggung jawab orang Kristen sulit untuk diseimbangkan, namun merupakan keharusan (lih. Rom 
14:1-5:13; I Kor. 8:1-13; 10:23-28). Penyembahan berhala sebelumnya 'melibatkan ketiga hal tersebut! 
Kata "penting" ini tercantum dalam berbagai cara di manuskrip Yunani yang berbeda. Pertanyaan sebenarnya 
adalah apa yang mereka bicarakan? 

1. Hal-hal yang dikorbankan untuk berhala mengacu pada daging (lih. I Kor. 8; 10:23-33) 

2. darah bisa merujuk ke salah satu hal di bawah ini 

3. daging tidak halal 

4. pembunuhan berencana 

5. Binatang yang dicekik mengacu pada cara-cara tidak halal membunuh binatang, menyiratkan bahwa dua 
hal yang disebutkan sebelumnya juga berhubungan dengan makanan orang Yahudi. 

6. Percabulan bisa mengacu pada 

7. partisipasi dalam ritual penyembahan berhala (begitu juga dengan makanan) 

8. hukum Lewi dalam PL menentang inses(perzinahan dengan saudara kandung, lih. Im. 17:10-14) 
Semua hal "penting" ini tidak ada hubungannya dengan keselamatan, tetapi persekutuan di dalam jemaat- 
jemaat campuran dan memperluas kesempatan untuk penginjilan orangp-orang Yahudi. 



TOPIK KHUSUS: KEMERDEKAAN ORANG KRISTEN vs. TANGGUNG JAWAB ORANG 
KRISTEN (diambil dari komentar saya roma. Vol. 5) 

A. Bab ini (yaitu Roma 14) mencoba untuk menyeimbangkan paradoks kebebasan dan tanggung jawab 
Kristen. Unit literatur berjalan melalui 15:13. 

B. Masalah yang ditimbulkan bab ini mungkin adalah persoalan antara bangsa-bangsa lain dan orang-orang 
Yahudi dalam gereja Roma. Sebelum pertobatan, orang-orang Yahudi cenderung legalistis dan 
penyembah berhala cenderung tidak bermoral. Ingat, bab ini ditujukan kepada pengikut Yesus yang tulus. 
Bab ini tidak ditujukan kepada orang-orang percaya yang duniawi (lih. I Kor 3:1). Motif tertinggi 
digambarkan kedua kelompok. Ada bahaya dalam sikap ekstrem di kedua sisi. Diskusi ini bukanlah 
mengizinkan legalisme nit-picking atau memamerkan kemurahan. 

C. Orang-orang percaya harus berhati-hati untuk tidak membuat teologi mereka atau menetapkan standar 
untuk semua orang percaya lainnya (lih. II Kor 10:12). Orang percaya harus berjalan dalam terang yang 
mereka miliki, tetapi memahami bahwa teologi mereka tidak secara otomatis merupakan teologi Allah. 
Orang percaya masih tetap dipengaruhi oleh dosa. Kita harus mendorong, menasihati dan mengajar satu 
sama lain dari Alkitab, akal budi, dan pengalaman, tetapi selalu dalam kasih. Semakin banyak seseorang 
tahu, semakin dia tahu bahwa dia tidak tahu (lih. I Kor 13:12)! 

231 



D. Sikap dan motifasi seseorang di hadapan Allah adalah kunci nyata dalam mengevaluasi tindakannya. 
Orang Kristen akan berdiri di hadapan Kristus untuk dihakimi tentang bagaimana mereka 
memperlakukan satu sama lain (lih. ay. 10,12 dan II Korintus 5:10). 

E. Martin Luther berkata, "Orang Kristen adalah tuan yang paling bebas dari semua, tidak tunduk pada 
siapapun; orang Kristen adalah hamba yang paling penurut dari semua, tunduk pada semua". Kebenaran 
Alkitab sering disajikan dalam sebuah paradoks. 

F. Ini pelajaran yang sulit tetapi penting untuk dibahas di seluruh unit literal Roma 14:01-15:13 dan juga 
dalam I Korintus 8-10 dan Kolose 2:8-23. 

G. Namun, perlu dinyatakan bahwa pluralisme di antara orang-orang percaya yang tulus bukanlah hal yang 
buruk. Setiap orang percaya memiliki kekuatan dan kelemahan. Masing-masing hams berjalan dalam 
terang yang dia miliki, selalu terbuka terhadap Roh Kudus dan Alkitab untuk terang lebih lagi. Dalam 
periode melihat melalui kaca gelap (I Korintus 13:8-13). Kita hams berjalan dalam kasih (ay. 15), dan 
kedamaian (ay. 17,19) untuk kemajuan rohani. 

H. Ungkapan "kuat" dan "lemah" yang Paulus berikan kepada kelompok-kelompok ini membuat kita 
berprasangka kepada mereka. Jelas ini bukanlah yang dimaksudkan Paulus. Kedua kelompok adalah 
orang percaya yang tulus. Kita tidak mencoba untuk membentuk orang Kristen lainnya menjadi diri kita 
sendiri ! Kita saling menerima satu sama lain di dalam Kristus ! 

I. selumh argumen dapat diuraikan sebagai 

1. Saling menerima satu sama lain karena Allah menerima kita dalam Kristus (lih. 14:1,3; 15:7); 

2. Jangan menghakimi satu sama lain karena Kristus adalah Tuhan dan Hakim kita satu-satunya (lih. 
14:3-12); 

3. Kasih lebih penting daripada kebebasan pribadi (lih. 14:13-23); 

4. Mengikuti teladan Kristus dan menyerahkan hak Anda untuk kebaikan dan pertumbuhan rohani orang 
lain (lih. 15:1-13). 



□ "jika" Ini bukan kalimat CONDITIONAL. The NJB mengatakan "hindari ini, dan engkau akan melakukan 
apa yang benar." 

□ "Sekianlah" ini adalah PERFECT PASSIVE IMPERATIVE yang digunakan sebagai kata penutup umum 
berisi doa bagi kekuatan dan kesehatan. 



NASKAH NASB (UPDATE): 15:30-35 

30 Setelah berpamitan, Yudas dan Silas berangkat ke Antiokhia. Di situ mereka memanggil seluruh 
jemaat berkumpul, lalu menyerahkan surat itu kepada mereka. 31 Setelah membaca surat itu, jemaat 
bersukacita karena isinya yang menghiburkan. 32 Yudas dan Silas, yang adalah juga nabi, lama menasihati 
saudara-saudara itu dan menguatkan hati mereka. 33 Dan sesudah beberapa waktu keduanya tinggal di 
situ, saudara-saudara itu melepas mereka dalam damai untuk kembali kepada mereka yang mengutusnya. 
34 (Tetapi Silas memutuskan untuk tinggal di situ.) 3 ' Paulus dan Barnabas tinggal beberapa lama di 
Antiokhia. Mereka bersama-sama dengan banyak orang lain mengajar dan memberitakan firman Tuhan. 



15:30 Ini adalah pertemuan jemaat lainnya. Menunjukkan pentingnya jemaat lokal berkumpul. 

15:31 Jemaat kedua (Antiokhia) tidak melihat hal penting ini sebagai hal negatif atau pembatasan. 

15:32 Ayat ini mendefmisikan kepercayaan terhadap nubuatan PB. Temtama hal pemberitaan Injil dan 
penerapannya, siapa tahu, mungkin itu adalah bukti PB untuk khotbah panjang! Lihat Topik Khusus: Nubuatan 
PBdi3:18. 

15:33 "dalam damai" ini mungkin mencerminkan ucapan selamat tinggal dalam bahasa Ibrani, Shalom. Ini 
adalah cara lebih lanjut untuk menunjukkan dukungan penuh dari jemaat Yemsalem dan kepemimpinannya. 



232 



15:34 Ayat ini tidak termasuk dalam manuskrip Yunani P74, A, B, E, maupun terjemahan Latin Vulgate, juga 
diabaikan oleh NRSV, TEV, NJB, dan NIV. Hal ini dalam bentuk modifikasi dalam manuskrip uncial Yunani 
yang lain (yaitu C dan D). Ini mungkin bukan bagian asli dari Kisah Para Rasul. 

15:35 Ayat ini menunjukkan berapa banyak pengkhotbah dan pengajar lainnya yang tidak kita ketahui. PB sangat 
selektif dalam menyatakan kehidupan para Rasul dan misionaris lain serta pengkhotbah. Tuhan mengenali 
mereka! 



NASKAH NASB (UPDATE): 15:36-41 

36 Tetapi beberapa waktu kemudian berkatalah Paulus kepada Barnabas: "Baiklah kita kembali 
kepada saudara-saudara kita di setiap kota, di mana kita telah memberitakan firman Tuhan, untuk 
melihat, bagaimana keadaan mereka." 37 Barnabas ingin membawa juga Yohanes yang disebut Markus;. 
38 tetapi Paulus dengan tegas berkata, bahwa tidak baik membawa serta orang yang telah meninggalkan 
mereka di Pamfilia dan tidak mau turut bekerja bersama-sama dengan mereka. 3 ' Hal itu menimbulkan 
perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya 
berlayar ke Siprus. 4(l Tetapi Paulus memilih Silas, dan sesudah diserahkan oleh saudara-saudara itu 
kepada kasih karunia Tuhan 41 berangkatlah ia mengelilingi Siria dan Kilikia sambil meneguhkan jemaat- 
jemaat di situ. 



15:36 "Baiklah kita kembali" Adalah tujuan Paulus dan Barnabas untuk kembali dan meneguhkan jemaat- 
jemaat baru yang dimulai saat perjalanan mereka yang pertama. Perhatikan tidak ada manifestasi ilahi pada misi 
sebagaimana yang terjadi pada perjalanan mereka yang pertama (lih. 13:2). 

15:38 "Paulus dengan tegas berkata" Ini merupakan IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE. Rupanya Paulus 
terus mengungkapkan keengganannya. 

□ "yang telah meninggalkan mereka" Tidak diketahui secara pasti alasan sebenarnya Yohanes Markus 
meninggalkan misi pertama (lih. 13:13). 

15:39 "Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah" Akar kata dari istilah ini 
adalah "tajam," yang berarti "dipertajam seperti pisau" ini digunakan dalam pengertian yang positif dalam Ibr. 
10:24. Kata ini digunakan dalam Kis. 17:6 dan I Kor. 13:5. Mereka benar-benar berselisih pendapat! 

□ "Barnabas membawa Markus juga sertanya dan berlayar ke Siprus" Sekarang ada dua tim misi. 

15:40 "Paulus memilih Silas," Paulus memilih seorang pemimpin lainnya dari antara jemaat Yerusalem. 

"Sesudah diserahkan oleh saudara-saudara itu kepada kasih karunia Tuhan" ini pasti melibatkan pelayanan 
doa yang berkomitmen (lih. 6:6; 14:26 13:3; 20:32). Ini berarti seluruh jemaat, bukan kelompok yang dipilih. 

15:41 "Kilikia" Mengapa dan bagaimana jemaat-jemaat ini dimulai tidak diketahui dengan pasti. Mungkin 
Paulus sendiri yang memulainya selama masa-masa tenangnya di Tarsus. Kilikia adalah provinsi tempat tinggal 
Paulus. 

□ "Jemaat-jemaat" Lihat Topik Khusus di 5: 1 1 . 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 



233 



Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1 . Mengapa bab ini begitu penting? 

2. Siapakah orang-orang Kristen-Judaizer? 

3. Mengapa pendapat Yakobus diberi bobot begitu banyak? 

4. Siapa para tua-tua? 

5. Apakah batasan dari ayat-ayat 28-29 mengacu pada keselamatan atau persekutuan? 



234 



KISAH 16 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Timotius menyertai Paulus 


Timotius bergabung dengan 


Timotius turut serta dengan 


Timotius pergi bersama 


Likaonia: Paulus merekrut 


dan Silas 


Paulus dan Silas 


Paulus 


Paulus dan Silas 


Timotius 
15:41-16:3 


16:1-5 


16:1-5 


16:1-5 


16:1-5 


16:4 
16:5 


Penglihatan Paulus tentang 


Panggilan untuk dating ke 


Melewati Asia kecil ke 


Di Troas: Penglihatan 


Menyebrang ke Asia kecil 


seorang makedonia 


Makedonia 


Troas 


Paulus 




16:6-10 


16:6-10 


16:6-10 


16:6-10 


16:6-8 
16:9-10 


Pertobatan Lidia 


Lidia dibaptis di Filipi 


Paulus dan Silas di Filipi 


Di Filipi: Pertobatan Lidia 


Tiba di Filipi 


16:11-15 


16:11-15 


16:11-15 


16:11-15 


16:11-15 


Dipenjarakan di Filipi 


Paulus dan Silas 
dipenjarakan 




Dalam penjara di Filipi 


Hukuman penjara bagi 
Paulus dan Silas 


16:16-24 


16:16-24 

Bangsa Filipi memenjarakan 
orang-orang yang 
diselamatkan 


16:16-18 
16:19-24 


16:16-22a 
16:22b-24 


16:16-18 
16:19-24 

Mujizat pembebasan Paulus 
dna Silas 


16:25-34 


16:25-34 

Paulus raenolak untuk keluar 
secara diara-diam 


16:25-34 


16:25-28 
16:29-30 
16:31-34 


16:25-28 
16:29-34 


16:35-40 


16:35-40 


16:35-40 


16:35 
16:36 
16:37 
16:38-40 


16:35-37 
16:38-40 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 



235 



Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 
merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

WAWASAN KONTEKSTUAL KISAH PARA RASUL 15:36-16:40 

I. PERJALANAN MISI YANG KEDUA (15:36-18:23) 

A. Misi kali ini membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan dengan perjalanan misi yang pertama, 
mungkin sekitar 3-4 tahun. 

B. Fokus utama di Makedonia dan Akhaya, yaitu Yunani modern. 

C. Ringkasan Garis Besar 

1. Barnabas dan Paulus berpisah, 15:36-40 (bertengkar soal Yohanes Markus) 

2. Siria dan kilikia, 15:41 (Kapan dan bagaiman jemaat-jemaat ini dumulai, adalah tidak pasti) 

3. Listra dan Derbe, 16:1-5 (Timotius bergabung dengan tim.) 

4. Troas (Troy), 16:6-10 (Paulus mendapatkan penglihatan untuk kembali ke barat) 

5. Filippi, 16:11-40 

6. Tesalonika, 17:1-9 

7. Berea, 17:10-14 

8. Atena, 17:15-34 

9. Korintus, 18:1-17 

10. Kembali ke Antiokia di Siria, 18:18-22 

ORANG-ORANG YANG NAMANYA DISEBUT 

A. Yohanes Markus (Yohanes adalah nama Yahudi. Markus adalah nama Romawi, Kis. 12:25.) 

1. la dibesarkan di Yerusalem. Rumah ibunya disebutkan di dalam Kis. 12:12 sebagai tempat jemaat 
mula-mula berkumpul untuk berdoa. 

2. Banyak yang menegaskan bahwa rumah ini berada di sebelah tempat perjamuan malam terakhir 
Yesus dengan murid-muridnya dan seorang muda yang waktu itu hanya memakai sehelai kain lenan 
untuk menutupi badannya dalam Markus 14:51-52 adalah Yohanes Markus. Kedua hal ini mungkin 
saja benar, tapi itu baru dugaan saja. 

3. la adalah sepupu Barnabas (lih. Kol. 4:10). 

4. Ialah yang turut serta dengan Barnabas dan Paul (lih. Kis. 13:5). 

5. la meninggalkan tim nya lebih dahulu dan kembali ke Yerusalem (lih. Kis. 13:13). 

6. Barnabas ingin mengajaknya dalam perjalanan misi yang kedua, namun Paulus menolak. (lih. Kis. 
15:36-41). 

7. Tidak lama kemudian antara Paulus dan Yohanes terjadi rekonsiliasi. (lih. II Tim. 4:11; Filemon 24). 

8. Tampaknya ia menjadi sahabat dekat Petrus (lih. I Peter 5:13). 

9. Tradisi mengatakan bahwa ia menulis Injil menyangkut namanya dengan mencatat khotbah Petrus di 
Roma. Injil Markus terdapat lebih banyak istilah latin dibanding kitab lainnya di PB dan 
kemungkinan ditulis di Roma. Ini berasal dari Papias dari Hierapolis, dicatat oleh Eusebius. Eccl. His. 
3.39.15. 

10. Tradisi mengatakan ia terkait dengan pembentukan jemaat Aleksandria 

236 



B. Silas 

1. la disebut Silas dalam Kisah para rasul dan Silwanus dalam surat yang ditulis Rasul. 

2. Sama seperti Barnabas, ia dalah pemimpin di jemaat Yerusalem. (lih. Kis. 15:22-23). 

3. Hubungannya dengan Paulus sangat dekat. (lih. Kis. 15:40; 16: 19ff; 17:1-15; I Tes. 1:1). 

4. Sama seperti Barnabas dan Paulus, ia juga seorang nabi. (lih. Kis. 15:32). 

5. Ia disebut seorang rasul. (lih. I Tes. 2:6). 

6. Ia adalah warga Negara Roma sama seperti Paulus (lih. Kis. 16:37-38). 

7. Sama seperti Yohanes Markus, Ia juga berhubungan dengan Petrus, bahkan kemungkinan bertugas 
sebagai penulis. (lih. I Pet. 5:12). 

C. Timotius 

1. Arti namanya "seseorang yang menghormati Allah". 

2. Ibunya seorang Yahudi sedangkan ayahnya adalah seorang Yunani, mereka tinggal di Listra. 
Terjemahan Latin dari Origen's commentary pada Roma 16:21 mengatakan bahwa Timotius adalah 
warga Negara Derbe. Mungkin ini diambil dari Kis. 20:4. Ia disuruh memeluk agama Yahudi oleh 
kedua orangtuanya. (lih. II Tim. 1:5; 3:14-15). 

3. Ia diminta bergabung dengan tim penginjilan Paulus dan Silas dalam perjalanan misi yang kedua. 
(lih. Kis. 16:1-5). Ia diteguhkan oleh sebuah nubuatan. (lih. I Tim. 1:18; 4:14). 

4. Ia disunat oleh Paulus dalam rangka kerja sama dengan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani. 

5. Ia adalah teman seperjalanan dan rekan kerja Paulus yang berdedikasi. Sebagai pembantu Paulus, 
namanya paling banyak disebutkan dibandingkan dengan yang lain. (1 kali dalam 10 surat, lih. I Kor. 
4:17; 16:10; Fil. 1:1; 2:19; Kol. 1:5; I Tes. 1:1; 2:6; 3:2; I Tim. 1:2,18; 4:14; II Tim. 1:2; 3:14-15). 

6. Ia disebut seorang "rasul" (lih. I Tes. 2:6). 

7. Dua di antara surat pastoral ditujukan kepadanya. 

8. Ia yang terakhir disebutkan dalam Ibrani 13:23. 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 16:1-5 

1 Paulus datang juga ke Derbe dan ke Listra. Di situ ada seorang murid bernama Timotius; ibunya 
adalah seorang Yahudi dan telah menjadi percaya, sedangkan ayahnya seorang Yunani. 2 Timotius ini 
dikenal baik oleh saudara-saudara di Listra dan di Ikonium, 3 dan Paulus mau, supaya dia menyertainya 
dalam perjalanan. Paulus menyuruh menyunatkan dia karena orang-orang Yahudi di daerah itu, sebab 
setiap orang tahu bahwa bapanya adalah orang Yunani. 4 Dalam perjalanan keliling dari kota ke kota 
Paulus dan Silas menyampaikan keputusan-keputusan yang diambil para rasul dan para penatua di 
Yerusalem dengan pesan, supaya jemaat-jemaat menurutinya. 5 Demikianlah jemaat-jemaat diteguhkan 
dalam iman dan makin lama makin bertambah besar jumlahnya. 



16:1 "Derbe dan ke Listra" Kota-kota ini terletak di bagian selatan Provinsi Romawi yaitu Galatia (Turki 
modern). Paulus mengunjungi daerah ini pada perjalanan misinya yang pertama (lih. ay 14). 

□ "Disitu ada seorang murid" Lukas menggunakan istilah Idou untuk memperkenalkan frasa ini. Ini adalah 
cara untuk menunjukkan penekanan. Timotius akan menjadi peserta utama dalam pelayanan Paulus. 

□ "ibunya adalah seorang Yahudi dan telah menjadi percaya, sedangkan ayahnya seorang Yunani." Dari 
II Tim. 1:5 kita belajar bahwa neneknya juga seorang Yahudi yang telah menjadi percaya. Neneknya bernama 
Lois dan ibunya bernama Eunike. Ibu dan neneknya menjadi orang percaya, mungkin pada perjalanan misi Paulus 
yang pertama. 



237 



16:2 "Timotius ini dikenal baik" Ini merupakan IMPERFECT PASSIVE INDICATIVE. Orang-orang berbicara 
hal yang baik tentang Timotius, lagi dan lagi. Salah satu kualifikasi untuk seorang pemimpin gereja "tidak 
menangani kritik," di dalam masyarakat yang terdiri dari orang yang percaya dan yang tidak percaya (lih. I Tim 

3:2, 7, 10 ' " " ' " " 

□ "di Listra" kota asal Timotius adalah Listra. Namun, beberapa naskah Yunani Kisah Para Rasul 20:4 (dan 
tulisan-tulisan Origen) menyiratkan bahwa Derbe adalah kampung halamannya. 

16:3 "Paulus mau, supaya dia menyertainya dalam perjalanan" Perhatikan bahwa Paulus memanggil 
Timotius. Ini bukan pilihan Timotius sendiri (lih. I Tim 3:1). Dalam arti Timotius menjadi delegasi apostolik 
Paulus atau perwakilannya. 

□ "menyuruh menyunatkan dia" Paulus ingin dia dapat bekerja dengan orang-orang Yahudi (lih. I Kor 9:20; 
Kisah Para Rasul 15:27-29). Ini bukanlah berkompromi dengan orang Yahudi karena (1) merupakan hasil sidang 
di Yerusalem (lih. ay 15) dan (2) ia menolak untuk menyunat Titus (lih. Gal 2:3). Namun, tindakan Paulus ini 
membingungkan! Metodologi Paulus yaitu menjadi apa saja bagi semua orang dengan tujuan memenangkan 
beberapa orang (lih. Kor. 9:19-23) membuat orang dan keselamatan mereka adalah prioritas! 

□ "ayahnya adalah seorang Yunani" Bentuk IMPERFECT TENSE menyiratkan bahwa ia sudah meninggal. 

16:4 Paulus dan Silas melaporkan (yaitu IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE) hasil sidang di Yerusalem (lih. 
15:22-29). Ingat "kepentingan" ini untuk dua tujuan: (1) persekutuan di antara jemaat-jemaat dan (2) penginjilan 
kepada orang-orang Yahudi (seperti sunat Timotius). 

16:5 Ini adalah laporan ringkasan Lukas lainnya (lih. 6:7; 9:31; 12:24, 16:5, 19:20, 28:31). Paulus memiliki hati 
untuk memuridkan (lih. 14:22; 15:36; 15:5). 

□ "Jemaat-jemaat" Lihat Topik Khusus di 5: 1 1 . 



NASKAH NASB (UPDATE): 16:6-10 

6 Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk 
memberitakan Injil di Asia 7 Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh 
Yesus tidak mengizinkan mereka. 8 Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas. ' Pada malam 
harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru 
kepadanya, katanya: "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!" 1(l Setelah Paulus melihat 
penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari 
penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil 
kepada orang-orang di sana. 



16:6 "melintasi tanah Frigia dan Galatia" Dalam teks ini Lukas lebih banyak berbicara tentang ras, kelompok 
linguistik yang dipisahkan oleh politik Romawi atau propinsi. Idiom ini akan mengacu pada batas tidak resmi 
antara kelompok-kelompok etnis. 

□ "Roh Kudus mencegah mereka" Ini adalah AORIST PASSIVE PARTICIPLE. Merupakan istilah umum 
dalam Septuaginta dan dalam Perjanjian Baru. Roh Kudus sangat erat kaitannya dalam tindakan dan keputusan 
jemaat mula-mula (lih. 2:4; 8:29,39, 10:19, 11:12,28,15:28, 16:6,7; 21:4 ; Rom 1:13). 

□ "di Asia" ini merujuk kepada Propinsi Romawi di Asia Kecil, yang merupakan ujung barat Turki modern 
16:6,7 "Roh Kudus" Lihat Topik Khusus berikut ini. 



238 



TOPIK KHUSUS: YESUS DAN ROH KUDUS 

Ada ketidakjelasan batas antara karya Roh dan Anak. G. Campbell Morgan mengatakan nama terbaik bagi 
Roh adalah "Yesus yang lain." Berikut adalah suatu garis besar perbandingan antara karya dan sebutan dari 
Anak dan Roh. 

1. Roh disebut "Roh Yesus" atau pernyataan yang serupa (lih. Rom 8:9; II Kor 3:17; Gal 4:6; I Pet 1:11). 

2. Keduanya dipanggil dengan kata yang sama 

a. "kebenaran" 

1) Yesus (Yoh 14:6) 

2) Roh (Yoh 14:17; 16:13) 

b. "penasehat" 

1) Yesus (I Yoh 2:1) 

2) Roh (Yoh 14:16,26; 15:26; 16:7) 

c. "suci/kudus" 

1) Yesus (Luk 1:35; 14:26) 

2) Roh (Luk 1:35) 

3) Keduanya mendiami orang percaya 

a. Yesus (Mat 28:20; Yoh 14:20,23; 15:4-5; Rom 8:10; II Kor 13:5; Gal 2:20; Ef 3:17: Kol 1:27) 

b. Roh (Yoh 14:16-17; Rom 8:9,11; I Kor 3:16; 6:19; II Tim 1:14) 

c. dan bahkan Bapa (Yoh 14:23; II Kor 6:16) 



16:7 "Misia" adalah wilayah etnis di barat laut Propinsi Romawi di Asia kecil. Itu adalah daerah pegunungan 
dengan beberapa jalan utama Roma. Kota-kota utamanya adalah Troas, Asos, dan Pergamus. 

□ "Bitinia" Kawasan ini berada di barat laut Asia Kecil, sebelah timur laut Misia. Ini bukan Propinsi Romawi 
pada masa Lukas, namun dikombinasikan dengan Pontus sebagai satu unit politik. Petrus kemudian menginjili 
daerah ini (lih. I Pet 1:1). Kami belajar dari Philo bahwa ada banyak koloni Yahudi di daerah ini. 

16:8 "Melintasi Misia" Dalam konteks, berarti "melewati" atau "mengelilingi." 

□ "Troas" Kota ini jaraknya empat mil dari Troy kuno. Didirikan sekitar 400 tahun yang lalu dan tetap menjadi 
sebuah kota Yunani yang merdeka sampai kemudian menjadi koloni Romawi. Merupakan pelabuhan 
keberangkatan reguler dari Misia ke Makedonia. 

16:9 "Tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan" Beberapa kali Allah memimpin Paulus dengan cara 
supranatural. 

1. Cahaya terang dan suara Yesus, 9:3-4 

2. Penglihatan, 9:10 

3. Penglihatan, 16:9,10 

4. Penglihatan, 18:9 

5. Keadaan tidak sadarkan diri, 22:17 

6. Malaikat Allah 27:23 

□ "Seorang Makedonia" Tidak jelas bagaimana Paulus tahu ia berasal dari Makedonia. Mungkin karena logat 
bicaranya, pakaian, perhiasan, atau hanya dinyatakan dalam penglihatan. Beberapa komentator berpikir orang itu 
adalah Lukas (lih. ay 10). Ini adalah keputusan geografis yang besar. Injil itu kembali ke Eropa! 

□ "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!" Kalimat yang pertama adalah AORIST ACTIVE 
PARTICIPLE, digunakan sebagai imperatif, sedangkan kalimat yang kedua adalah AORIST ACTIVE 
IMPERATIVE. Penglihatan itu sangat spesifik dan kuat. 



239 



16:10 "kami" Ini adalah peristiwa pertama dari bagian "kita". Mengacu pada Lukas selain dari kelompok 
misionaris Paulus, Silas, dan Timotius (lih. 16:10-17; 20:5-15, 21:1-18; 27:1-28:16). Beberapa orang berpikir 
bahwa orang yang Paulus lihat dalam ay. 9 adalah Lukas, dokter non-Yahudi serta penulis Injil dan Kisah Para 
Rasul. 

□ "Makedonia" Yunani modern dibagi menjadi dua Provinsi Romawi. 

1. Akhaya di selatan (Athena, Korintus, Sparta) 

2. Makedonia di utara (Filipi, Tesalonika, Berea) 

□ "menarik kesimpulan" Istilah sumbibazo ini, yang secara harfiah berarti menyimpulkan atau menyatukan. 
Implikasinya adalah bahwa semua yang terjadi (yaitu Roh Kudus tidak membolehkan mereka memberitakan Injil 
di Asia, lih. ay. 6; Roh tidak mengijinkan ke Bitinia, lih. Ay. 7; Dan penglihatan ay. 9) adalah pemimpinan Allah 
untuk pergi ke Makedonia. 

□ "Allah telah memanggil" Ini merupakan PERFECT PASSIVE INDICATIVE. Pimpinan Roh Kudus bukan 
untuk tujuan supaya aman, tetapi untuk penginjilan. Ini selalu merupakan kehendak Allah. 



NASKAH NASB (UPDATE): 16:11-15 

11 Lalu kami bertolak dari Troas dan langsung berlayar ke Samotrake, dan keesokan harinya tibalah 
kami di Neapolis ' 2 dari situ kami ke Filipi, kota pertama di bagian Makedonia ini, suatu kota perantauan 
orang Roma. Di kota itu kami tinggal beberapa hari. 13 Pada hari Sabat kami ke luar pintu gerbang kota. 
Kami menyusur tepi sungai dan menemukan tempat sembahyang Yahudi, yang sudah kami duga ada di 
situ; setelah duduk, kami berbicara kepada perempuan-perempuan yang ada berkumpul di situ. 14 Seorang 
dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. la seorang penjual kain ungu 
dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa 
yang dikatakan oleh Paulus. l5 Sesudah ia dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya, ia mengajak 
kami, katanya: "Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah 
menumpang di rumahku." Ia mendesak sampai kami menerimanya. 



16:11 "langsung berlayar" Ini adalah salah satu istilah kelautan yang digunakan oleh Lukas (lih. bab 27). 
Mereka mengambil rute kapal yang langsung berlayar, bukan kapal pantai. 

□ "Samotrake" Ini adalah sebuah pulau kecil berbatu yang muncul dari Laut Aegea sekitar 5.000 kaki. 
Lokasinya sekitar pertengahan antara Troas dan Filipi. 

□ "Neapolis" Ini benar-benar sebuah "kota baru". Ada beberapa kota di Mediterania dengan nama yang sama. 
Neapolis yang ini adalah pelabuhan untuk Filipi, sekitar 10 mil jauhnya. Dari pelabuhan Jalan Egnatian, jalan 
utama kota Romawi berjalan dari timur ke barat, dan berakhir disebelah timur. 

16:12 "Filipi" Dalam bahasa Yunani adalah jamak, mungkin melambangkan menyatunya beberapa pemukiman 
kota menjadi satu kesatuan. Lokasinya terletak di Jalan Egnatian. Semula kota ini disebut Kreinides (sumur). 
Philip II dari Makedonia merebutnya karena tambang emasnya dan menamai kota sesuai namanya sendiri. 

NASB, NRSV "sebuah kota pertama di bagian Makedonia" 
NKJV "kota terkemuka di bagian Makedonia" 

TEV "sebuah kota bagian pertama di Makedonia" 

NJB "kota utama daerah itu" 

Frasa ini sangat tidak jelas. Amphipolis adalah " kota pertama di Makedonia" Yang dimaksudkan oleh 
Lukas ini telah menimbulkan perdebatan. Ini mungkin sebuah sebutan kehormatan yang penting. 



240 



□ "suatu kota perantauan orang Romawi" Pada tahun 42 SM, Oktavianus dan Mark Antony mengalahkan 
Cassius dan Brutus dekat kota ini. Dalam rangka mengingat kemenangan ini, Oktavianus menjadikan Filipi suatu 
kota perantauan orang Romawi dan menempatkan pasukannya di sana. Pada tahun 31 SM, setelah kekalahan 
Antonius dan Cleopatra di Attium, Oktavianus mengirim lebih banyak tentara di sana. Koloni Roma lainnya yang 
disebutkan dalam PB adalah Pisidia Antiokia, Listra, Troas, Korintus, dan Ptolema. Mereka memiliki hak 
istimewa atas semua kota di Italia: (1) pemerintah sendiri; (2) tidak ada pajakan; dan (3) tunjangan resmi khusus. 
Paulus sering memberitakan Injil dan mendirikan jemaat-jemaat dalam koloni Romawi ini. 

16:13 "pada hari Sabat" Rupanya tidak ada rumah ibadat di Filipi. Kota yang menjadi tempat perantauan orang 
Romawi ini, mungkin tidak ada sepuluh laki-laki orang Yahudi di dalamnya, yang merupakan jumlah minimum 
yang diperlukan untuk mendirikan Sinagog. Rupanya ada beberapa orang yang takut akan Tuhan atau penganut 
agama (lih. ay. 14; 13:43; 17:4,17; 18:07). Banyak wanita yang tertarik pada moralitas dan etika Yudaisme. 

□ "menyusur tepi sungai" Tampaknya ini adalah tempat umum yang dipakai untuk sembahyang.(lih. Josephus 
Antiquities of the Jews 14:10:23). 

□ "duduk" ini adalah posisi mengajar khas para rabi, tapi ini adalah kota Romawi dan, karenanya, mungkin 
tidak memiliki makna. Ini hanyalah rincian Lukas lainnya. 

16:14 "Seorang wanita bernama Lidia dari kota Tiatira" Propinsi Romawi di Makedonia memiliki 
kesempatan lebih banyak bagi perempuan daripada tempat lain di abad pertama dunia Mediterania. Lidia berasal 
dari sebuah kota di Asia kecil (lih. Wahyu 2:17 fl). la dikenal sebagai penjual kain ungu, terbuat dari kulit kerang, 
yang sangat populer dikalangan orang Romawi. Ada sinagog di kota kelahirannya. Namanya berasal dari Lidia, 
propinsi kuno, tempat dimana kota itu berada. Dia tidak disebutkan dalam surat-surat Paulus kemudian, mungkin 
karena ia telah meninggal. 

□ "yang beribadah kepada Allah" ini merujuk kepada orang-orang yang takut akan Allah, yang tertarik 
kepada agama Yahudi tetapi belum menjadi penganut sepenuhnya. 

□ "Tuhan membuka hatinya" Alkitab menggambarkan hubungan antara Allah dan umat manusia sebagai 
suatu perjanjian. Tuhan selalu mengambil inisiatif lebih dulu dalam membangun hubungan dan mengatur syarat- 
syarat perjanjian. Keselamatan adalah suatu hubungan perjanjian. Tidak seorang pun yang dapat diselamatkan 
kecuali atas inisiatif Allah (lih. Yohanes 6:44,65). Bagaimanapun, keinginan Tuhan adalah semua manusia 
diselamatkan (lih. Yohanes 3:16; I Tim 2:4; II Pet. 3:9), sehingga implikasinya adalah bahwa Tuhan, pada tingkat 
tertentu (pewahyuan, lih. Maz 19:1-6 atau wahyu khusus, lih. Maz. 19:7-14), menghadapkan setiap orang dengan 
dosa mereka (lih. Rm. 1-2) dan karakter-Nya. 

Misterinya adalah mengapa sebagian orang merespon dan sebagian lagi tidak! Saya pribadi tidak dapat 
menerima jawabannya adalah bahwa Allah memilih beberapa orang, tetapi tidak yang lain. Semua manusia 
diciptakan dalam gambar Allah (lih. Kej 1:26-27) dan Tuhan berjanji untuk menebus semua mereka dalam Kej. 
3:15. 

Mungkin tidak begitu penting bagi kita untuk memahami mengapa, yang penting adalah kita setia 
memberitakan Injil kepada semua orang dan biarkan Injil itu bekerja dalam hati dan pikiran setiap orang yang 
mendengarnya (lih. Mat. 13:1-23). Paulus memberitakan Injil kepada Lidia maka dia dan seisi rumahnya 
diselamatkan. 

16:15 "ia dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya" ini rupanya mengacu pada keluarganya, hamba- 
hambanya, dan para pekerja (lih. Kornelius, Kis. 10:2; 11:14; dan sipir penjara di Filipi, Kis 16:33). Juga, 
perhatikan bahwa dia, seperti yang lainnya dalam PB, segera dibaptis. Lihat Topik Khusus: Baptisan di 2:38. 

Pertanyaan teologis yang ditimbulkan ayat ini adalah, "Apakah anak-anak ikut serta dalam contoh 
pertobatan seisi rumah dalam Kisah Para Rasul?" Jika demikian, maka ada preseden alkitabiah untuk baptisan 
bayi. Mereka yang menyatakan ini sebagai bukti juga menunjuk ke praktek PL yaitu memasukkan anak-anak ke 
dalam bangsa Israel saat masih bayi (yaitu sunat pada usia delapan hari). 

241 



Meskipun tentu kemungkinan bahwa iman kepada Kristus langsung mempengaruhi seluruh keluarga 
dalam masyarakat, pertanyaannya tetap, "Apakah ini sebuah kebenaran universal untuk dipraktekkan dalam setiap 
kebudayaan?" Saya akan menegaskan bahwa PB adalah wahyu tentang kehendak bebas pribadi berkaitan dengan 
bangkitnya rasa bersalah. Seseorang harus mengakui kebutuhannya akan penyelamat. Ini mengarah ke pertanyaan 
lebih lanjut, "Apakah orang yang lahir berdosa di dalam Adam, atau apakah mereka berdosa ketika memilih untuk 
tidak taat kepada Allah?" Menurut Agama Yahudi, masa kanak-kanak sampai mereka bisa mengerti pengetahuan 
tentang Hukum dan komitmen untuk menjaganya, adalah untuk laki-laki, usia 13 tahun, untuk wanita, usia 12 
tahun. Para rabi tidak menekankan Kej. 3 seperti jemaat. 

PB adalah buku untuk orang dewasa. Ini menegaskan kasih Tuhan untuk anak-anak, tetapi firman-Nya 
ditujukan untuk orang dewasa! 

□ "Jika" Ini adalah FIRST CLASS CONDITIONAL, yang dianggap sebagai orang percaya dari perspektif 
penulis atau untuk tujuan penulisan. 

□ "kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan" Kata yang pertama adalah 
PERFECT ACTIVE INDICATIVE. Lidia mengundang para misionaris ini untuk menggunakan rumahnya dan 
segala sumber daya untuk penginjilan. Hal ini sesuai dengan pesan Yesus kepada tujuh puluh orang ketika Dia 
mengutus mereka untuk sebuah misi (lih. Lukas 10:5-7). 

□ "marilah menumpang di rumahku" Lidia orang yang tegas. Kata yang pertama adalah AORIST ACTIVE 
PARTICIPLE, digunakan sebagai IMPERATIVE, sedang yang kedua adalah PRESENT ACTIVE 
IMPERATIVE. 



NASKAH NASB (UPDATE): 16:16-18 

16 Pada suatu kali ketika kami pergi ke tempat sembahyang itu, kami bertemu dengan seorang hamba 
perempuan yang mempunyai roh tenung; dengan tenungan-tenungannya tuan-tuannya memperoleh 
penghasilan besar. " la mengikuti Paulus dan kami dari belakang sambil berseru, katanya: "Orang-orang 
ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi. Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan." 
18 Hal itu dilakukannya beberapa hari lamanya. Tetapi ketika Paulus tidak tahan lagi akan gangguan itu, 
ia berpaling dan berkata kepada roh itu: "Demi nama Yesus Kristus aku menyuruh engkau keluar dari 
perempuan ini." Seketika itu juga keluarlah roh itu. 



16:16 "Pada suatu kali" Tampaknya ini terjadi pada hari lain, mungkin pada hari Sabat berikutnya. Kesempatan 
ini merupakan pertemuan secara tidak sengaja, namun Allah sepenuhnya ada dibalik semua peristiwa untuk 
tujuan-Nya, seperti biasanya dalam setiap peristiwa, setiap hari. 

□ "roh tenung" Ada dua istilah yang digunakan dalam kalimat ini untuk menggambarkan hamba perempuan 
ini. Yang pertama, "tenung", mempunyai latar belakang Perjanjian Lama, tetapi menggunakan istilah Yunani 
yang berbeda dalam Septuaginta (lih. Im. 19:31; 20:6,27; Ul. 18:11; I Sam. 28:3,7; II Raja-raja 21:6, I Taw. 
10:13). Ini adalah orang yang kerasukan setan yang melalui nyanyian, mantra, atau menafsirkan fenomena alam 
(yaitu terbangnya burung, awan, ampas dalam cangkir minum, hati hewan, dll) dapat meramalkan dan sampai 
taraf tertentu, mempengaruhi masa depan. 

Dalam budaya Yunani, istilahnya adalah puthnin, yang berasal dari mitos Yunani yaitu ular raksasa yang 
dibunuh oleh Apollo. Mitos ini menjadi sebuah ritual peramal (yaitu Delphi), di mana manusia dapat 
berkonsultasi dengan para dewa. Ritual ini dikenal karena ularnya (yaitu Piton) yang akan merayap di atas tubuh 
seseorang ketika mereka datang untuk mengetahui dan mempengaruhi masa depan. 

□ "dengan tenungan-tenungannya" Istilah ini hanya digunakan di sini dalam PB. Akar kata umum dalam 
Septuaginta untuk "pawang, pelihat, nabi" biasanya dalam konteks negatif. Artinya orang yang marah dan kejang, 
sehingga menunjukan keadaan seperti kemasukan roh yang menyertai ramalan mereka. Ini adalah orang yang 
meramal masa depan untuk mendapatkan keuntungan. Implikasi kontekstual dan leksikal adalah bahwa gadis itu 
tinggal bersama dengan roh jahat didalamnya. 

242 



16:17 "la mengikuti Paulus. . .sambil berseru" Ini adalah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE dan 
IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE. Dia terns mengikuti dan terus berseru (lih. ay. 18). 

□ "Orang-orang ini adalah hamba Allah yang Maha Tinggi Allah" Yesus tidak akan menerima kesaksian 
setan (lih. Lukas 8:28; Markus 1:24; 3:11; Mat. 8:29) begitu juga dengan Paulus. Istilah "Allah Yang Maha 
Tinggi" digunakan untuk YHWH dalam Kejadian 14:18-19, tetapi juga digunakan dalam budaya Zeus. Roh ini 
tidak memberikan kesaksian untuk memuliakan Tuhan, tetapi untuk mengasosiasikan Injil dengan setan. 

□ "Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan" Tidak ada tulisan dengan kata "jalan". 
Dia mungkin mengatakan bahwa mereka adalah salah satu dari beberapa jalan menuju kepada Allah Yang Maha 
Tinggi. Setan ini tidak mencoba membantu pelayanan Paulus. Tujuan dari pernyataan ini adalah (1) untuk 
mengidentilikasi Paulus dengan ramalan atau (2) untuk mempresentasikan jalan alternatif, bukan satu-satunya 
jalan keselamatan. 

16:18 "Paulus tidak tahan lagi kepada gangguan itu" Dalam hal ini Paulus bertindak, bukan karena kasih, 
melainkan karena terganggu. Paulus juga manusia! Kata kerja yang sama terdapat dalam Septuaginta di Pkh. 10:9, 
yang artinya kerja paksa. Dalam PB digunakan hanya di sini dan dalam 4:2. Menunjukkan seseorang yang benar- 
benar lelah. 

□ "kepada roh itu" Perhatikan Paulus tidak menegur hamba perempuan itu, tetapi setan yang berdiam di 
dalamnya dan mengontrolnya. Pelepasan atau pengusiran setan oleh Paulus dikemas dalam cara yang sama seperti 
pelepasan lainnya dalam PB (yaitu di dalam nama Yesus). Lihat Topik Khusus: Roh jahat di 5:16. 



NASKAH NASB (UPDATE): 16:19-24 

19 Ketika tuan-tuan perempuan itu melihat, bahwa harapan mereka akan mendapat penghasilan 
lenyap, mereka menangkap Paulus dan Silas, lalu menyeret mereka ke pasar untuk menghadap penguasa. 
20 Setelah mereka membawa keduanya menghadap pembesar-pembesar kota itu, berkatalah mereka, 
katanya: "Orang-orang ini mengacau kota kita ini, karena mereka orang Yahudi, 21 dan mereka 
mengajarkan adat istiadat, yang kita sebagai orang Rum tidak boleh menerimanya atau menurutinya." n 
Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh 
mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka. 23 Setelah mereka berkali-kali didera, 
mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan 
sungguh-sungguh. 24 Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara 
yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat 



16:19 "melihat bahwa harapan mereka akan mendapat penghasilan lenyap" "Tuan-tuan" ini tidak peduli 
sama sekali bahwa seorang manusia telah dibebaskan dari perbudakan kepada kejahatan. Mereka menderita 
kerugian (lih. ay 16) 

□ "menangkap Paulus dan Silas" Tidak jelas mengapa Lukas dan Timotius tidak ditangkap juga. 

16:20 "Pembesar-pembesar" Ini adalah istilah Praetors. Sebutan mereka duumvirs, tapi kami pelajari dari 
Cicero bahwa banyak yang disebut Praetors. Lukas sangat akurat dalam menggunakan sebutan bagi pejabat 
pemerintahan Romawi. Ini adalah salah satu dari beberapa bukti sejarah itu. 

16: 20, 21 "sebagai orang Yahudi. . . sebagai orang Rum.'Tni menunjukkan kesombongan rasial dan 
prasangka. Semasa Paulus di Filipi mungkin dekat dengan perintah Claudius mengusir orang Yahudi dari Roma, 
tahun 49-50 Masehi(sebenarnya ia melarang setiap praktek-praktek ibadah Yahudi). Anti-Semi tisme Romawi 
dapat dilihat di Cicero Pro Fiasco 28 dan Javenal 14:96-106. 



243 



□ "mengajarkan adat istiadat, yang kita sebagai orang Rum tidak boleh menerimanya atau 
menurutinya" Perhatikan tuduhan ini tidak ada hubungannya dengan pelepasan hamba perempuan itu. 
Tampaknya ini mengacu pada pemberitaan mereka tentang Injil Yesus Kristus. Yudaisme adalah agama sah 
dalam Kekaisaran Romawi, namun karena sudah jelas bahwa kekristenan ditakdirkan hams dilihat sebagai agama 
yang terpisah dan karena itu ilegal. Suatu pelanggaran bagi orang Yahudi untuk mencoba menarik orang-orang 
Roma, dan itu juga suatu pelanggaran bagi Paulus. 

16:22 "mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka" Jenis hukuman ini (yaitu 
verberatio, yang dikelola oleh otoritas pengadilan kota) tidak separah pencambukan Romawi. Tidak diatur 
mengenai berapa banyak pukulan. Paulus dipukuli seperti ini tiga kali (lih. II Kor 11:25). Ini adalah satu-satunya 
yang dicatat (lih. I Tesalonika 2:2). 

16:24 "ruang penjara yang paling tengah" Ini berarti keamanan maksimum. Ada faktor ketakutan di sini (lih. 
Ay. 29). Pengusiran setan oleh Paulus mendapat perhatian mereka. 

□ "membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat" Umumnya penjara pada saat itu, rantai 
menempel pada dinding tempat tahanan itu diborgol. Karena itu, pintu-pintu hanya dipalang, tidak dikunci. 
Pasungan ini membuat kaki terentang lebar dan menyebabkan rasa sangat tidak nyaman, tapi menambah 
keamanan. 



NASKAH NASB (UPDATE): 16:25-34 

25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah 
dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka 26 Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, 
sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah 
belenggu mereka semua. 27 Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu 
penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang- 
orang hukuman itu telah melarikan diri. 28 Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: "Jangan 
celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!" 29 Kepala penjara itu menyuruh membawa 
suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas. 3(l Ia mengantar 
mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" 31 
Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi 
rumahmu." 32 Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di 
rumahnya. 33 Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. 
Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. 34 Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan 
menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah 
menjadi percaya kepada Allah. 



16:25 "kira-kira tengah malam" Mereka mungkin tidak bisa tidur karena rasa sakit akibat dipukul dan 
dipasung. 

□ "berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah" Ada kemungkinan bahwa isi teologis doa-doa dan 
puji-pujian lah yang membuat para tahanan beriman kepada Kristus (yaitu "para tahanan yang mendengarkan 
mereka") karena tidak ada seorangpun dari tahanan yang melarikan diri ketika gempa membuat pintu-pintu 
terbuka (lih. ay 26,28, "kami semuanya masih ada di sini"). 

□ "orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka" Ini merupakan IMPERFECT MIDDLE (deponent) 
INDICATIVE, menyiratkan mereka terus-menerus mendengarkan Paulus dan Silas. Kata epakroaomai adalah 
kata yang langka dalam PB dan Septuaginta. Penggunaannya dalam I Sam. 15:22 menunjukkan mereka intens 
mendengarkan dengan penuh sukacita. Para tahanan dengan penuh semangat mendengarkan dan meresponi pesan 
kasih Tuhan, pemeliharaan, dan penerimaan-Nya! 

16:26 "gempa bumi" Ini adalah peristiwa alam, tetapi dengan tujuan, waktu, dan efek supranatural (lih. Mat. 
27:51,54; 28:2). Allah telah menyelamatkan Petrus dari penjara dengan perantaraan seorang malaikat (lih. 4:31), 

244 



tetapi Allah memilih peristiwa ini yang akan memberi kesempatan kepada Paulus untuk memberitakan Injil baik 
bagi orang-orang hukuman dan para penjaga. 

16:27 "pedang" Ini adalah pedang kecil bermata dua dikenakan pada ikat pinggang, yang berbentuk seperti 
lidah. Ini adalah alat hukuman mati bagi warga negara Romawi. Jika sang penjaga kehilangan tahanannya, maka 
ia harus menanggung hukuman tahanan tersebut (lih. 12:19). 

16:28 Paulus pasti telah memberi dampak yang kuat pada para tahanan lain! 

16:29 "menyuruh membawa suluh" Perhatikan bentuk pluralnya. Ada petugas sipir lainnya. 

16:30 "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" Ini mencerminkan sifat 
manusia(l) takut akan hal-hal supranatural dan (2) mencari perdamaian dengan Allah! Dia menginginkan damai 
dan sukacita yang telah Paulus dan Silas tunjukkan, bahkan dalam kondisi tidak adil dan menyakitkan. Perhatikan 
orang ini, seperti kebanyakan orang lainnya, memiliki pemahaman agama berdasarkan pekerjaan atau perbuatan. 

16:31 "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus " Kata pisteun dapat diterjemahkan "percaya", "iman", atau 
"kepercayaan". Terutama adalah respon mempercayai kehendak (lih. 10:43). Perhatikan juga bahwa yang 
dipercayai adalah pribadi, bukanlah sebuah doktrin atau sistem teologis. Orang ini tidak memiliki latar belakang 
Yahudi (lih. Kota Niniwe dalam kitab Yunus). Namun, persyaratan untuk keselamatan penuh sangatlah sederhana 
dan sama saja! Ini adalah ringkasan paling singkat dari Injil dalam PB. Pertobatannya ditunjukkan dengan 
tindakannya. 

□ "engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu" Zaman dahulu agama kepala keluarga adalah agama 
dari semua anggota keluarganya (lih. 10:02, 11:14, 16:15, 18:8) . Bagaimanahal ini bekerjapada seseorang, tidak 
jelas, tetapi harus melibatkan level iman seseorang pada bagian masing-masing individu. Paulus lalu 
memberitakan firman Tuhan kepada kepala penjara dan kepada seisi rumahnya (lih. ay. 32). 

16:33 "Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis" ini menunjukkan pentingnya baptisan. 
Kisah Para Rasul menyebutkannya berulang kali. Lihat Topik Khusus: Baptisan di 2:38. Yesus melakukannya 
(lih. Lukas 3:21) dan memerintahkannya (lih. Matt 28:19), dan menetapkannya (lih. Kis 2:38). Hal ini juga 
konsisten dengan contoh-contoh lain dalam Kisah Para Rasul bahwa baptisan terjadi segera setelah pengakuan 
iman mereka (lih. Kis 10:47-48). Artinya adalah pengakuan iman mereka di dalam Kristus yang bisa dilihat oleh 
publik. 

16:34 "Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah" 

Kedua kata kerja tunggal mengacu kepada kepala penjara tersebut. Namun, ADVERBIAL PHRASE menyiratkan 

bertobatnya kepala penjara ini, sampai kepada keluarga besar dan hamba-hambanya. 

Kata "percaya" adalah PERFECT ACTIVE PARTICIPLE PURNA, menyiratkan kondisi tetap. 



NASKAH NASB (UPDATE): 16:35-40 

35 Setelah hari siang pembesar-pembesar kota menyuruh pejabat-pejabat kota pergi kepada kepala 
penjara dengan pesan: "Lepaskanlah kedua orang itu!" 36 Kepala penjara meneruskan pesan itu kepada 
Paulus, katanya: "Pembesar-pembesar kota telah menyuruh melepaskan kamu; jadi keluarlah kamu 
sekarang dan pergilah dengan selamat!" 37 Tetapi Paulus berkata kepada orang-orang itu: "Tanpa diadili 
mereka telah mendera kami, warganegara-warganegara Roma, di muka umum, lalu melemparkan kami 
ke dalam penjara. Sekarang mereka mau mengeluarkan kami dengan diam-diam? Tidak mungkin 
demikian! Biarlah mereka datang sendiri dan membawa kami ke luar." 38 Pejabat-pejabat itu 
menyampaikan perkataan itu kepada pembesar-pembesar kota. Ketika mereka mendengar, bahwa Paulus 
dan Silas adalah orang Rum, maka takutlah mereka. 39 Mereka datang minta maaf lalu membawa kedua 
rasul itu ke luar dan memohon, supaya mereka meninggalkan kota itu. 4(l Lalu mereka meninggalkan 
penjara itu dan pergi ke rumah Lidia; dan setelah bertemu dengan saudara-saudara di situ dan 
menghiburkan mereka, berangkatlah kedua rasul itu. 



245 



16:35 "pejabat-pejabat kota" Secara harfiah artinya " pembawa cambuk " (hrabdouchosta lictor). Hal ini 
mengacu pada mereka yang terlibat dalam disiplin resmi (lih. ay 20). Kelompok Fasis orang-orang Italia 
mendapatkan nama mereka dari istilah ini. Rangkaian cambuk ini (dari Latin fasces) adalah simbol dari otoritas 
pemerintahan. 

16:37 " warganegara-warganegara Roma " Filipi merupakan koloni Roma dengan banyak hak tambahan yang 
bisa membahayakan jika perlakuan yang tidak adil terhadap warga negara Roma dilaporkan. Pemukulan warga 
negara Romawi adalah pelanggaran serius terhadap status hukum masyarakat mereka (lih. ay 39). 

16:39 Tujuan Paulus melawan mungkin adalah untuk melindungi jemaat baru di Filipi dan untuk mencapai 
pengakuan status tertentu bagi mereka. Para pemimpin, oleh tindakan mereka, menyiratkan bahwa memberitakan 
Injil adalah perbuatan melanggar hukum! Pintu terbuka untuk upaya penginjilan di Filipi pada masa yang akan 
datang. 

16:40 "dan meninggalkan" Lukas tampaknya tertinggal di belakang. Kami menemukan dia masih ada di sini 
dalam 20:5-6. 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
defmitif. 

1 . Mengapa Roh Kudus disebut Roh Yesus? 

2. Mengapa Tuhan mengizinkan para misionaris untuk menghadapi begitu banyak pertentangan dan 
pengadilan? 

3. Mengapa Paulus tidak menerima kesaksian hamba perempuan itu? 

4. Sebutkan orang-orang yang diselamatkan di Filipi. 

5. Mengapa hanya Paulus dan Silas yang dipenjara? 

6. Mengapa tahanan lainnya tidak melarikan diri? 

7. Buat daftar unsur-unsur keselamatan dalam bab ini. Apakah berbeda dengan bab-bab lain dalam 
Kisah Para Rasul? 

8. Apakah kepala penjara ini memiliki latar belakang agama Yahudi atau Kristen? 

9. Apa yang dimaksud dengan "seisi rumahnya diselamatkan"? 

10. Mengapa Paulus membuat pembesar-pembesar kota meminta maaf secara langsung? 



246 



KISAH 17 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Keributan di Tesalonika 


Memberitakan Kristus di 
Tesalonika 


Dari Tesalonika ke Atena 


Di Tesalonika 


Tesalonika : kesulitan 
dengan orang-orang Yahudi 


17:1-9 


17:1-4 

Penyerbuan rumah Yason 


17:1-9 


17:1-4 




17:1-4 




17:5-9 




17:5-9 




17:5-9 


Rasul-rasul di Berea 


Memberitakan Firman 
Tuhan di Berea 




Di Berea 




Kesulitan-kesulitan baru di 
Berea 


17:10-15 


17:10-15 


17:10-15 


17:10-15 




17:10-12 
17:13-15 


Paulus di Atena 


Para ahli piker di Atena 


Paulus di Atena 


Di Atena 




Paulus di Atena 


17:16-21 


17:16-21 

Menghadap sidang 
Aeropagus 


17:16-21 


17:16-21 




17:16-18 
17:19-21 


17:22-28a 


17:22-34 


17:22-31 


17:22-31 




17:22a 

Paulus berkata-kata di 
hadapan sidang Aeropagus 

17:22b-23 

17:24-28 


17:28b-31 










17:29 
17:30-31 


17:32-34 




17:32-34 


17:32-34 




17:32-34 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian 
pokok dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah 



247 



merupakan kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap 
paragraf hanya memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

WAWASAN KONTEKSTUAL 

Garis Besar Singkat khotbah Paulus Untuk para Intelektual Yunani di Athena (17:15-34). Mirip dengan Kis. 
14:15-18. 

A. Ada satu Allah, pencipta langit (roh) dan bumi (materi) 

1. Yang tidak mereka kenal 

2. yang tidak tinggal di dalam kuil buatan manusia atau berhala 

3. yang tidak membutuhkan apapun dari manusia 

4. yang merupakan satu-satunya sumber kehidupan nyata 

B. Dia mengendalikan semua sejarah manusia 

1. Menciptakan segala bangsa hanya dari satu orang 

2. Memperbaiki batas-batas di antara bangsa-bangsa 

C. Dia telah menempatkan dalam diri manusia suatu keinginan untuk mengenal diri-Nya, dan Dia tidak sulit 
untuk ditemukan. 

D. Dosa telah memisahkan kita dari-Nya 

1 . ia mengabaikan dosa-dosa kita pada masa-masa kebodohan 

2. kita hams bertobat 

E. Dia akan menghakimi ciptaan-Nya 

1. ada hari yang ditetapkan untuk penghakiman 

2. penghakiman akan terjadi melalui Mesias 

3. Mesias telah dibangkitkan dari kematian untuk membuktikan pribadi-Nya dan pekerjaan-Nya 

Kota Tesalonika 

A. Sejarah Singkat Tesalonika 

1. Tesalonika terletak di ujung Teluk Thermaic. Tesalonika adalah sebuah kota pantai di Via ignatia 
(jalan bangsa-bangsa) jalan utama Romawi, berjalan ke arah timur dari Roma. Sebuah pelabuhan, 
yang juga sangat dekat dengan dataran pantai yang kaya dan diairi dengan baik. Ketiga keunggulan 
inilah yang membuat Tesalonika menjadi kota terbesar, pusat perdagangan dan politik terpenting di 
Makedonia. 

2. Tesalonika awalnya bernama Therma, berasal dari sumber air panas yang terletak di daerah itu. 
Seorang sejarawan mula-mula, Pliny the Elder, mengacu pada Therma dan Tesalonika yang ada 
bersama-sama. Jika ini adalah kasusnya, kota Tesalonika hanya dikelilingi Therma dan 
menggabungkannya (Leon Morris, The First and Second Epistles to the Thessalonian Grand Rapids: 
Wm B. Eerdmans. Publishing Company, 1991, hal 11). Namun pada umumnya sejarawan percaya 
bahwa Cassander, salah satu jenderal Alexander Agung, mengganti nama Therma di tahun 315 SM 

248 



setelah Philip dari putri Makedonia dan saudari tiri Alexander dan istrinya, Tesalonika (Strabo VII 
Fragmen 21). Kadang selama abad-abad awal penyebaran agama Kristen, Tesalonika dijuluki "kota 
ortodoks" karena karakter Kristen nya (Dean Farrar, The Life and Work of St. Paul New York: Cassell 
and Company, Limited, 1904, hal 364). Hari ini Tesalonika dikenal sebagai Salonika dan masih tetap 
merupakan sebuah kota penting di Yunani. 

3. Tesalonika adalah kota metropolis kosmopolitan yang sama dengan Korintus, dihuni oleh masyarakat 
dari seluruh dunia yang dikenal. 

a. orang barbar Jerman dari utara tinggal di sana, dengan membawa agama yang menyembah 
berhala dan kebudayaan mereka. 

b. Orang Yunani tinggal di sana, datang dari Akhaya ke selatan dan dari pulau-pulau di Laut Aegea, 
pada gilirannya membawa perbaikan dan filsafat. 

c. Orang Romawi dari barat juga tinggal di sana. Mereka kebanyakan pensiunan militer dan mereka 
membawa kekuatan mereka akan kehendak, kekayaan, dan kekuasaan politik. 

d. Akhirnya, orang Yahudi datang dalam jumlah besar dari timur; akhirnya sepertiga dari 
penduduknya adalah orang-orang Yahudi. Mereka membawa iman etika monoteisme mereka dan 
prasangka mereka. 

4. Tesalonika, dengan populasi sekitar 200.000, benar-benar sebuah kota kosmopolitan. Itu adalah resor 
dan pusat kesehatan karena sumber air panas. Ini adalah pusat komersial karena ada pelabuhan, 
dataran subur dan dekat dengan Jalan Ignasian. 

5. Sebagai Ibukota dan kota terbesar, Tesalonika juga merupakan kantor pusat politik di Makedonia. 
Menjadi ibukota provinsi Romawi dan tempat tinggal bagi banyak Negara Romawi (sebagian besar 
pensiunan militer), menjadi kota merdeka. KotaTesalonika tidak membayar pajak dan diatur oleh 
hukum Romawi, karena sebagian besar penduduk Tesalonika adalah warga negara Romawi. Jadi para 
penguasa Tesalonika disebut "politarchs". Sebutan ini tidak muncul lagi di tempat lain dalam literatur, 
tetapi dipertahankan dengan prasasti di atas gapura di Tesalonika dikenal sebagai Gerbang Vardar 
(Farrar, hal 37 In). 

B. Peristiwa yang membawa Paulus datang ke Tesalonika 

1. Banyak peristiwa yang memimpin Paulus ke Tesalonika, namun di balik semua situasi adalah 
panggilan dari Allah. Paulus pada awalnya merencanakan untuk memasuki benua Eropa. 
Keinginannya dalam perjalanan misionaris yang kedua adalah untuk mengunjungi kembali jemaat- 
jemaat di Asia Kecil yang ia dirikan pada perjalanan pertamanya dan kemudian berbalik ke arah 
timur. Namun, tepat saat ia tiba untuk kembali ke barat laut, Allah mulai menutup pintu. Puncak dari 
semuanya adalah penglihatan Paulus di Makedonia (lih. Kis. 16:6-10). Hal ini menyebabkan dua hal 
terjadi: pertama, benua Eropa di Injili dan kedua, Paulus, karena keadaan di Makedonia, mulai 
menulis surat-surat nya (Thomas Carter, Life and Letters of Paul, Nashville: Cokesbury Press, 1921, 
hal. 112). 

2. Keadaan fisik yang memimpin Paulus di eTesalonika 

a. Paulus pergi ke Filipi, sebuah kota kecil yang tidak memiliki Sinagog. Pekerjaannya di sana 
dihalangi oleh hamba perempuan yang bisa meramal dan kerasukan setan serta majelis kota. 
Paulus dipukuli dan dihina, namun jemaat dibentuk. Karena ditentang dan mengalami hukuman 
fisik, Paulus terpaksa meninggalkan kota, mungkin lebih cepat dari yang diharapkannya. 

b. Dari sana, kemana ia pergi? Dia melewati Amphipolis dan Apolonia, yang juga tidak memiliki 
Sinagog. 

c. Dia datang ke kota terbesar di daerah tersebut, Tesalonika, yang memang memiliki sebuah 
sinagog. Paulus telah membuat pola untuk pergi kepada orang Yahudi lokal lebih dulu. Dia 
melakukan ini karena 

(1) pengetahuan mereka tentang Perjanjian Lama; 

(2) kesempatan untuk mengajar dan memberitakan firman yang diperbolehkan oleh Sinagog; 

(3) posisi mereka sebagai umatpilihan, umat perjanjian Allah (lih. Mat. 10:06, 15:24; Roma 1:16- 

17; 9-11); 

(4) Yesus sendiri telah mengorbankan diri-Nya pertama kali untuk mereka, kemudian kepada 
dunia juga, Paulus akan mengikuti teladan Kristus. 

249 



Sahabat-sahabat Paulus 

A. Paulus ditemani oleh Silas dan Timotius di Tesalonika. Lukas bersama Paulus di Filipi dan ia tinggal 
disana. Kami pelajari hal ini dari kata "kami" dan "mereka" dalam Kisah Para Rasul 16 dan 17. Lukas 
berbicara tentang "kita" di Filipi, namun menggunakan kata "mereka" saat melakukan perjalanan ke 
Tesalonika. 

B. Silas, atau Silfanus, adalah orang yang dipilih Paulus untuk pergi bersamanya dalam perjalanan misi yang 
kedua setelah Barnabas dan Yohanes Markus kembali ke Siprus. 

1. Dia pertama kali disebutkan dalam Alkitab dalam Kis. 15:22, di mana ia disebut orang penting di 
antara saudara-saudara dari jemaat Yerusalem. 

2. Dia juga seorang nabi (lih. Kis. 15:32). 

3. Dia seorang warga negara Romawi sama seperti Paulus (lih. Kis. 16:37). 

4. Dia dan Yudas Barsabas dikirim ke Antiokhia oleh jemaat Yerusalem untuk memeriksa situasi (lih. 
Kis 15:22,30-35). 

5. Paulus memuji dia di II Kor. 1:19 dan menyebut namanya dalam beberapa surat-surat Paulus. 

6. Kemudian ia diidentifikasikan dengan Petrus dalam penulisan I Petrus (lih. I Pet. 5:12). 

7. Baik Paulus maupun Petrus memanggilnya Silfanus sedangkan Lukas memanggilnya Silas. 

C. Timotius juga seorang teman dan rekan sekerja Paulus 

1 . Paulus bertemu dengannya di Listra, di mana dia bertobat dalam perjalanan misionaris yang pertama. 

2. Timotius adalah setengah Yunani (ayah) dan setengah Yahudi (ibu). Paulus ingin memakai dia untuk 
bekerja dalam penginjilan bangsa-bangsa lain yang tidak mengenal Allah. 

3. Paulus menyunatkan dia supaya dia bisa bekerja dengan orang-orang Yahudi. 

4. Nama Timotius disebutkan dalam ucapan salam di: II Korintus, Kolose, I dan II Tesalonika dan 
Filemon. 

5. Paulus berbicara tentang dia sebagai "anak-ku dalam pelayanan" (lih. I Tim 1:2; II Tim. 1:2; Tit. 1:4). 

6. Nada Paulus di seluruh surat-suratnya menyiratkan Timotius lebih muda dan pemalu. Namun Paulus 
memiliki keyakinan besar dan percaya padanya (lih. Kis 19:27; I Kor 4:17; Fil. 2:19). 

D. Sesuai dengan bagian yang menyebutkan tentang rekan seperjalanan Paulus yang terdiri dari orang-orang 
yang datang ke Tesalonika dan menyertai paulus pada perjalanan misi yang berikutnyaMereka adalah 
Aristarkus (Kis 19:29; 20:04; 27:2) dan Sekundus (Kis. 20:4). Juga, Demas bisa saja dari Tesalonika 
(Filemon 24; II Tim. 4:10). 

Pelayanan Paulus di Kota 

A. Pelayanan Paulus di Tesalonika mengikuti pola yang biasa yaitu pertama-tama pergi ke orang Yahudi dan 
kemudian beralih ke bangsa-bangsa lain. Paulus berkhotbah di rumah ibadat itu pada tiga hari Sabat 
berturut-turut. Isi Khotbahnya yaitu "Yesus adalah Mesias". Dia menggunakan Kitab Suci Perjanjian 
Lama untuk menunjukkan bahwa Mesias akan menderita (lih. Kejadian 3:15; Yes. 53), dan bukan Mesias 
sementara secara politik. Paulus juga menekankan tentang kebangkitan-Nya dan menawarkan 
keselamatan bagi semua orang. Yesus secara jelas ditampilkan sebagai Mesias yang dulu dijanjikan yang 
dapat menyelamatkan semua orang. 

B. Tanggapan atas pemberitaan ini adalah beberapa orang Yahudi, sejumlah besar orang Yunani yang takut 
kepada Allah dan beberapa perempuan yang terkenal, menerima Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan. 
Analisa terhadap kelompok yang bertobat ini sangat penting dalam hal memahami surat-surat Paulus 
kemudian kepada jemaat ini. 



250 



C. Bangsa-bangsa lain terdiri dari sebagian besar anggota jemaat, seperti yang terlihat oleh tidak adanya kata 
kiasan untuk PL di salah satu dari kedua surat-surat. Bangsa-bangsa lain siap menerima Yesus sebagai 
Juruselamat dan Tuhan karena beberapa alasan. 

1. Agama-agama tradisional mereka percaya kepada hal-hal takhyul. Tesalonika terletak di kaki gunung 
Olympus dan semua orang tahu puncak gunung tersebut, kosong 

2. Injil adalah bagi semua orang. 

3. Kekristenan tidak mengandung nasionalisme eksklusif Yahudi. Agama Yahudi telah menarik banyak 
orang karena monoteisme-nya dan moral yang tinggi, tetapi juga membuat banyak orang mundur 
karena upacara menjijikkan (seperti sunat), dan rasial yang melekat serta prasangka nasional. 

D. Tidak sedikit "perempuan-perempuan terkemuka" menerima kekristenan karena kemampuan para wanita 
untuk memilih sendiri kepercayaan mereka. Wanita lebih bebas di Makedonia dan Asia Kecil daripada di 
seluruh dunia Yunani-Romawi (Sir Wm. M. Ramsay, St. Paul the Traveller and Roman Citizen, New 
York: G.P. Putnam's Sons, 1896, hal 227). Namun perempuan kelas bawah, meskipun merdeka, masih 
tetap di bawah kekuasaan takhayul dan politeisme (Ramsay, hal 229). 

E. Banyak yang menemukan masalah selama jangka waktu Paulus tinggal di Tesalonika: 

1. Kisah 17:2 berbicara tentang pemberitaan Paulus dalam rumah ibadat pada tiga hari Sabat bertutut- 
turut selama ia berada di Tesalonika. 

2. I Tesalonika 2:7-11 menceritakan tentang pekerjaan Paulus di perdagangan. Ini adalah pekerjaan 
membuat tenda atau seperti beberapa orang telah mengusulkan bekerja dengan kulit. 

3. Fil. 4:16 membenarkan tentang tinggal lebih lama, ketika Paulus menerima sedikitnya dua kali 
pemberian uang dari jemaat di Filipi selama di Tesalonika. Jarak antara dua kota tersebut sekitar 100 
mil. Beberapa orang menyarankan bahwa Paulus tinggal sekitar dua atau tiga bulan dan tiga hari 
Sabat berturut-turut hanya mengacu pada pelayanan kepada orang Yahudi (Shepard, hal 165). 

4. Perbedaan tentang pertobatan dalam Kis. 17:4 dan I Tes. 1:9 dan 2:4 mendukung pandangan ini,yaitu 
kunci perbedaan dalam hal ini adalah penolakan terhadap berhala oleh bangsa-bangsa lain. Bangsa- 
bangsa lain dalam Kisah para rasul adalah penganut agama Yahudi dan telah berbalik dari berhala- 
berhala. Konteksnya menyatakan Paulus mungkin memiliki pelayanan yang lebih besar di antara 
bangsa-bangsa lain yang menyembah berhala daripada orang-orang Yahudi. 

5. Tidak jelas kapan pelayanan yang lebih besar ini terjadi karena Paulus selalu pergi ke orang Yahudi 
lebih dahulu. Setelah mereka menolak pemberitaannya, ia berpaling kepada bangsa-bangsa lain. 
Ketika mereka meresponii Injil dalam jumlah yang besar, orang Yahudi menjadi iri hati dan memulai 
kerusuhan di antara rakyat miskin di kota. 

6. Karena kekacauan yang timbul, Paulus meninggalkan rumah Yason dan bersembunyi dengan 
Timotius dan Silas, atau setidaknya mereka tidak ada ketika massa menyerbu rumah Yason mencari 
mereka. Pemerintah membuat Yason memasang uang jaminan untuk menjamin perdamaian. Hal ini 
menyebabkan Paulus meninggalkan kota itu pada malam hari dan pergi ke Berea. Namun, jemaat 
meneruskan kesaksian tentang Kristus dihadapan banyak penentang. 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE) : 17:1-9 

1 Paulus dan Silas mengambil jalan melalui Amfipolis dan Apolonia dan tiba di Tesalonika. Di situ 
ada sebuah rumah ibadat orang Yahudi.' Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat 
berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci. 3 Ia menerangkannya 
kepada mereka dan menunjukkan, bahwa Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati, 
lalu ia berkata: "Inilah Mesias, yaitu Yesus, yang kuberitakan kepadamu." 4 Beberapa orang dari mereka 
menjadi yakin dan menggabungkan diri dengan Paulus dan Silas dan juga sejumlah besar orang Yunani 
yang takut kepada Allah, dan tidak sedikit perempuan-perempuan terkemuka. 5 Tetapi orang-orang 
Yahudi menjadi iri hati dan dengan dibantu oleh beberapa penjahat dari antara petualang-petualang di 



251 



pasar, mereka mengadakan keributan dan mengacau kota itu. Mereka menyerbu rumah Yason dengan 
maksud untuk menghadapkan Paulus dan Silas kepada sidang rakyat. 6 Tetapi ketika mereka tidak 
menemukan keduanya, mereka menyeret Yason dan beberapa saudara ke hadapan pembesar-pembesar 
kota, sambil berteriak, katanya: "Orang-orang yang mengacaukan seluruh dunia telah datang juga ke 
mari, 7 dan Yason menerima mereka menumpang di rumahnya. Mereka semua bertindak melawan 
ketetapan-ketetapan Kaisar dengan mengatakan, bahwa ada seorang raja lain, yaitu Yesus." 8 Ketika 
orang banyak dan pembesar-pembesar kota mendengar semuanya itu, mereka menjadi gelisah.' Tetapi 
setelah mereka mendapat jaminan dari Yason dan dari saudara-saudara lain, merekapun dilepaskan. 



17:1 "melalui Amfipolis dan Apolonia" Kedua kota itu terletak di Jalan Ignasian, sebuah timur-barat jalan 
utama Romawi lebih dari 500 mil, yang menghubungkan bagian timur dan barat kerajaan dan yang membentuk 
jalan utama Tesalonika. 

□ "Tesalonika" Lihat Pengantar bab ini. 

□ "Disitu ada sebuah rumah ibadat orang Yahudi" Ini adalah pola Paulus dan urutan untuk pemberitaan 
Injil (lih. ay 2; 3:26, 13:46, Roma 1:16;. 2:9,10, Kis 9:20; 13: 5,14; 14:01, 17:2,10,17; 18:4,19; 19:08), mungkin 
karena ia merasa Injil pertama-tama adalah untuk orang-orang Yahudi karena nubuatan PL. Selain itu, banyak 
orang-orang yang takut akan Allah juga hadir, tahu, dan menghormati Perjanjian Lama. 

17:2 "selama tiga hari Sabat berturut-turut" Ini berarti ia hanya berbicara dalam rumah ibadat ini pada tiga 
hari Sabat. Dia mungkin tinggal di kota lebih dari tiga minggu (lih. Fil 4:16), Tetapi tidak untuk jangka waktu 
yang tidak terduga. 

□ "membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci" Paul mencocokan nubuatan tentang 
Mesias dengan kehidupan Yesus, pengajaran, kematian, dan kebangkitan-Nya. Dia mengambil pola ini dari 
Stefanus dan pelatihan rabinis nya. 

17:3 

NASB "menerangkan dan menunjukkan" 

NKJV "menerangkan dan mendemonstrasikan" 

NRSV, NJB "menjelaskan dan membuktikan" 

TEV "menerangkan Kitab Suci, dan membuktikan dari mereka" 

Kata pertama adalah dianoigo, yang digunakan Yesus saat membuka Kitab Suci untuk kedua orang di 
jalan menuju ke Emaus (lih. Lukas 24:32,45). Ini juga digunakan Yesus membuka mata mereka sehingga mereka 
mengenal-Nya (lih. Lukas 24:31). Kata yang sama digunakan dalam 16:14 ketika Tuhan membuka hati Lidia 
untuk memahami Injil. 

Kata yang kedua, paratithemi, sering digunakan dalam tulisan-tulisan Lukas untuk menyediakan 
makanan bagi seseorang, tapi di sini berarti "untuk menempatkan kebenaran dihadapan" atau "memeprcayakan" 
(lih. 14:23; 20:32). Dua kali dalam Lukas (lih. 12:48; 23:46) kata ini digunakan untuk mempercayakan sesuatu 
kepada yang lain. Paulus dengan hati-hati dan cermat memberikan kepada para pendengar Injil (yaitu deposit, 
parath k , I Tim. 6:20; II Tim. 1:12,14). Beberapa orang meresponi (beberapa orang Yahudi, beberapa orang 
yang takut akan Tuhan, dan beberapa wanita terkemuka). 

□ "Kristus harus menderita" Istilah "hams" (del) adalah IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE, yang berarti 
kebutuhan. Penderitaan Mesias sudah dinubuatkan dalam PL (lih. Kejadian 3:15; Mzm 22; Yes. 52:13-53:12), 
tetapi tidak pernah jelas terlihat oleh para rabbi. Itu ditegaskan secara paksa oleh pengkhotbah Apostolik (lih. Kis 
3:18; 26:23; I Pet. 1:10-12). Kebenaran ini merupakan batu sandungan besar bagi orang-orang Yahudi (lih. Kor 
1:22-23). Lihat catatan pada 3:18. 

□ "dan bangkit dari antara orang mati" Ini adalah bagian umum (bagian dari kerygma, lihat Topik Khusus 
pada 2:14) dalam semua khotbah Petrus, Stefanus, dan Paulus dalam Kisah para rasul. Ini merupakan pilar utama 
Injil (lih.I Kor 15). 



252 



□ "Inilah Mesias, yaitu Yesus, yang kuberitakan kepadamu" Ada banyak variasi dalam manuskrip Yunani 
dari kata-kata terakhir kalimat ini. 

1. "Kristus, Yesus" - MS B 

2. "Kristus, Yesus" - beberapa Vulgata dan terjemahan Koptik 

3. "Kristus Yesus" - MS S P 74 , A, D 

4. "Yesus Kristus" -MS. 

5. "Yesus Kristus" - MS E and versi Bohairic Coptic 

6. "Kristus" - Versi Georgean 

Banyak sarjana memilih kata-kata dari # 1 (Vaticanus) karena sangat tidak biasa. 

Dalam pengaturan sinagoga "Kristus" berarti Mesias yang diurapi dan yang dijanjikan Perjanjian Lama. Ada 
tiga jabatan yang diurapi dalam PL: raja, nabi, imam. Yesus memenuhi ketiga fungsi ini (lih. Ibr 1:1-3). 
Pengurapan ini adalah simbol dari pilihan Allah dan dilengkapi untuk tugas pelayanan. Lihat Topik Khusus di 
4:27. 

17:4 

NASB, NKJV, 

NRSV "dibujuk" 

TEV, NJB "menjadi yakin" 

Istilah Yunani ini hanya ditemukan di sini dalam PB. Secara harafiah berarti "ditugaskan dengan undian". 
Dalam konteks ini artinya "mengikuti" atau "bergabung dengan". Kata "undi" adalah cara PL mengetahui 
kehendak Allah. Implikasi dari (1) preposisi (pros), (2) akar (kl pori) dan (3) PASSIVE VOICE menyiratkan 
tindakan ilahi. Tuhan membuka hati mereka seperti yang la lakukan terhadap Lidia (lih. 16:24). 

□ "orang Yunani yang takut kepada Allah" Ini adalah pengikut agama Yahudi yang belum bertobat 
sepenuhnya, yang menyangkut (1) yang disunat; (2) baptisan pribadi, dan (3) mempersembahkan korban bila 
memungkinkan di bait Allah di Yerusalem. 

□ "wanita terkemuka" Perempuan memiliki kebebasan di Makedonia (Lidia). Pola yang ditetapkan di Pisidia 
Antiokia itu terulang kembali (lih. 13:43,45,50). Manuskrip Yunani barat menambahkan sebuah frasa dalam ay. 4 
yang menegaskan bahwa perempuan-perempuan ini adalah istri dari orang-orang terkemuka. Beberapa sarjana 
modern percaya bahwa korektor juru tulis di belakang keluarga barat sering mengubah teks sehingga menurunkan 
deraj at perempuan (lih. ay 12). 

17:5 "orang-orang Yahudi, menjadi iri hati" ketidakpercayaan Yahudi membuat saya sedih(lih. 14:2), tetapi iri 
hati (bdk. 5:17) adalah tragis! Bukan dimotivasi oleh kegiatan keagamaan seperti Saul, tetapi oleh iri hati! Jumlah 
orang-orang yang bertobat(lih. 13:45), dan bukan isi khotbah, yang membuat mereka terganggu. 

Lukas sering menggunakan istilah "Yahudi" dalam hal merendahkan, hal negatif, seperti halnya Paulus 
(lih. I Tes. 2:15-16). Hal ini menjadi identik dengan mereka yang menentang dan menolak Injil. 

□ "beberapa penjahat dari antara petualang-petualang di pasar" Istilah ini menggambarkan seseorang 
yang berkeliaran di sekitar pasar tanpa bekerja, seorang yang malas 

17:6 "menyeret Yason" Sebagian berspekulasi bahwa Yason yang disebutkan di Roma 16:21 adalah orang yang 
sama, namun tidak pasti. 

□ "dan beberapa saudara" Tafsiran ini menyiratkan bahwa Yason belum menjadi orang percaya. Persisnya 
bagaimana Yason bisa menerima tim misionaris ini tidak jelas. Ada kemungkinan bahwa (1) Paulus atau Silas 
bekerja untuknya, (2) mereka menyewa tempat dari dia, atau (3) mereka tinggal di rumahnya. kata menerima 
dalam ay. 7 berarti "menerima sebagai tamu" (lih. Lukas 10:38; 19:6; Yakobus 2:25). 

□ "Pembesar-pembesar kota" Istilah "politarch" berarti pemimpin kota. Ini adalah nama khusus bagi para 
pemimpin pemerintah lokal di Makedonia. Ini adalah kata yang sangat langka, hanya digunakan di sini dan dalam 
ay. 8, dan penggunaannya untuk menunjukkan pengetahuan Lukas akan wilayah tersebut dan membenarkan 

253 



sejarah Kisah Para Rasul. Lukas adalah seorang sejarawan akurat pada masanya ketika ini jarang terjadi. Dia tidak 
memiliki agenda iman, yang orang percaya yakini sebagai inspirasi. 

NASB "mengacaukan seluruh dunia" 

NKJV, NRSV 

NJB "mengacaukan dunia" 

TEV "menyebabkan masalah dimana-mana" 

Ini berarti tuduhan penghasutan (lih. 21:38). Ini adalah istilah yang sangat kuat. Untuk dicatat, Paulus 
menggunakannya dalam Gal. 5:12. Kita tahu dari I Tesalonika. 2:14-16 bahwa jemaat ini menghadapi 
penganiayaan besar. 

17:7 "ketetapan-ketetapan Kaisar" Beberapa orang berpikir ini berkaitan dengan dekrit Claudius (41-54 M) 
pada tahun 49-50 Masehi, yang melarang ritual Yahudi di Roma. Dekrit ini, pada dasarnya, menyebabkan 
penduduk Yahudi meninggalkan Roma. Namun, saya pikir konteksnya jelas bahwa mereka mengacu pada 
pemberitaan Injil. Suatu pelanggaran hukum bagi siapa pun yang mencoba menarik orang lain masuk Roma. 

□ "mengatakan, bahwa ada seorang raja lain, yaitu Yesus" Tuduhan ini mungkin karena (1) penekanan 
berat Paulus pada eskatologi dalam khotbah di Tesalonika, atau (2) istilah yang digunakan orang Kristen untuk 
Yesus menjadi istilah yang sama yang orang-orang Romawi gunakan untuk Kaisar (raja, tuan, dan penyelamat). 

17:9 "Jaminan" Mungkin ini adalah ikatan keamanan moneter yang besar, yang disiapkan oleh petobat-petobat 
baru-baru (lihk. ay 4,6,10), Untuk memastikan bahwa Paulus tidak melanjutkan untuk berkhotbah di kota. 
Beberapa mnghubungkan ini dengan I Tesalonika 2:18. 



NASKAH NASB (UPDATE) : 17:10-15 

10 Tetapi pada malam itu juga segera saudara-saudara di situ menyuruh Paulus dan Silas berangkat ke 
Berea. Setibanya di situ pergilah mereka ke rumah ibadat orang Yahudi. ' ' Orang-orang Yahudi di kota 
itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu 
dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah 
semuanya itu benar demikian. 12 Banyak di antara mereka yang menjadi percaya; juga tidak sedikit di 
antara perempuan-perempuan terkemuka dan laki-laki Yunani. 13 Tetapi ketika orang-orang Yahudi dari 
Tesalonika tahu, bahwa juga di Berea telah diberitakan firman Allah oleh Paulus, datang jugalah mereka 
ke sana menghasut dan menggelisahkan hati orang banyak. 14 Tetapi saudara-saudara menyuruh Paulus 
segera berangkat menuju ke pantai laut, tetapi Silas dan Timotius masih tinggal di Berea. 15 Orang-orang 
yang mengiringi Paulus menemaninya sampai di Atena, lalu kembali dengan pesan kepada Silas dan 
Timotius, supaya mereka selekas mungkin datang kepadanya. 



17:10 "Berea" adalah sebuah kota besar di zaman Paulus sekitar 60 mil ke barat, sangat dekat dengan jalan 
Ignasian. Disitu juga ada komunitas Yahudi, yang terbuka untuk mendengarkan Paulus dan memeriksa teologinya 
dari teks yang dia kutip di Perjanjian Lama. 

□ "Mereka pergi ke rumah ibadat orang Yahudi" Teks ini menunjukkan bahwa segera setelah mereka tiba, 
bahkan setelah perjalanan sepanjang malam, mereka segera pergi ke rumah ibadat. Mungkin hanya kebetulan itu 
adalah hari Sabat atau mungkin mereka tahu mereka akan diikuti oleh para penghasut. Waktu itu pokok intinya. 
Orang-orang percaya barat modern telah kehilangan urgensi dan priori tas dari penginjilan! 

17:11 " Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya " Istilah ini digunakan untuk orang kaya, 
berpendidikan, orang-orang kelas atas (lih. LXX Ayub 1:3; Lukas 19:12). Delinisi literal tidak sesuai dengan 
orang Yahudi di Berea, oleh karena itu, metafora bagi seseorang lebih bersedia untuk mendengar ide-ide baru dan 
mengevaluasinya. Sikap terbuka telah menjadi karakteristik warga kota terkemuka yang beribadah di sinagog (lih. 
ay. 12). 

254 



□ "setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian" 

Ini adalah cara untk menentukan kebenaran. metode khotbah Paulus adalah mengutip PL kemudian menunjukkan 
bagaimana hal itu diterapkan kepada Yesus. 

Kalimat ("apakah semuanya itu benar demikian") berisi kalimat FOURTH CLASS CONDITIONAL 
(yaitu dengan OPTATIVE MOOD, lih. 17:27; 20:16, 24:19, 27:12), yang menunjukkan bahwa sangat jauh dari 
kenyataan (kurang lebih). Sebagian merespon, sebagian lagi tidak (misteri Injil). 

17:12 "banyak di antara mereka yang menjadi percaya" ini menunjukkan bahwa banyak orang Yahudi di 
Sinagog dan banyak dari "orang-orang yang takut akan Allah", meresponi pemberitaan Injil. Lihat Topik Khusus 
di 3:16 dan 2:40. 

□ "Terkemuka" Istilah ini adalah gabungan dari "baik" dan " bentuk" atau "penampilan". Digunakan untuk 
orang-orang terhormat, ternama, dan berpengaruh. (lih. 13:50 dan Yusuf dari Arimatea, Markus 15:43). 

17:13 Ini menunjukan Tujuan perlawanan dari para penentang Paulus. Banyak dari mereka adalah orang-orang 
Yahudi tulus yang bertindak diluar motif keagamaan (seperti Saulus). Namun, metode mereka mengungkapkan 
status rohani mereka. 



NASKAH NASB (UPDATE) : 17:16-21 

16 Sementara Paulus menantikan mereka di Atena, sangat sedih hatinya karena ia melihat, bahwa kota 
itu penuh dengan patung-patung berhala. 17 Karena itu di rumah ibadat ia bertukar pikiran dengan orang- 
orang Yahudi dan orang-orang yang takut akan Allah, dan di pasar setiap hari dengan orang-orang yang 
dijumpainya di situ. 18 Dan juga beberapa ahli pikir dari golongan Epikuros dan Stoa bersoal jawab 
dengan dia dan ada yang berkata: "Apakah yang hendak dikatakan si peleter ini?" Tetapi yang lain 
berkata: "Rupa-rupanya ia adalah pemberita ajaran dewa-dewa asing." Sebab ia memberitakan Injil 
tentang Yesus dan tentang kebangkitan-Nya. 19 Lalu mereka membawanya menghadap sidang Areopagus 
dan mengatakan: "Bolehkah kami tahu ajaran baru mana yang kauajarkan ini? 20 Sebab engkau 
memperdengarkan kepada kami perkara-perkara yang aneh. Karena itu kami ingin tahu, apakah artinya 
semua itu." 21 Adapun orang-orang Atena dan orang-orang asing yang tinggal di situ tidak mempunyai 
waktu untuk sesuatu selain untuk mengatakan atau mendengar segala sesuatu yang baru. 



17:16 "Atena" adalah kota terbesar warisan budaya masa lalu Yunani dan masih menjadi pusat intelektual dunia 
Romawi. Kota ini mendalami hal-hal tradisi, takhyul dan imoralitas. 

□ "roh-nya" Manuskrip uncial Yunani Perjanjian Baru tidak memiliki (1) spasi di antara kata-kata; (2) tanda 
baca; (3) huruf capital (semua surat-surat dalam huruf kapital), atau (4) pembagian ayat dan bab. Oleh karena itu, 
hanya konteks yang dapat menentukan kebutuhan dari huruf kapital. Biasanya huruf kapital digunakan untuk (1) 
nama-nama dewa; (2) nama tempat, dan (3) nama pribadi. Istilah "roh" dapat merujuk kepada (1) Roh Kudus (lih. 
Mrk 1:5), (2) aspek kesadaran pribadi manusia (lih. Mrk 8:12; 14:38), atau (3) beberapa yang dari dunia rohani 
(yaitu roh-roh yang tidak tahir, lih. Markus 1:23). Dalam konteks ini merujuk kepada Paulus sebagai pribadi. 

Ada beberapa tempat dalam tulisan-tulisan Paulus di mana konstruksi gramatikal ini digunakan untuk 
menjelaskan apa yang dikerjakan Roh Kudus dalam orang percaya 

1. "Bukan roh perbudakan", "roh adopsi atau roh yang menjadikan kita anak Allah", Roma 8:15 

2. "Rohlemahlembut",IKor. 4:21 

3. "Roh iman (kesetiaan)", II kor. 4:13 

4. "Roh hikmat dan wahyu", Ef. 1 : 17 

Hal ini jelas terlihat dari konteks, Paulus menggunakan kata "roh" sebagai cara untuk mengacu pada dirinya 
sendiri atau manusia lain (I Korintus 2:11; 5:4, II Kor. 2:13; 7:13; Roma 1:9 ; 8:16; Phil 4:23). 



255 



NASB "sangat sedih hatinya" 

NKJV "sangat sedih hatinya" 

NRSV "sangat sedih" 

TEV "sangat marah" 

NJB "sangat jijik" 

Ini merupakan IMPERFECT PASSIVE INDICATIVE dari paroxunn, yang pada dasarnya berarti 
"mempertajam", tapi di sini digunakan secara kiasan untuk "membangkitkan". Istilah ini (dalam bentuk kata 
benda-nya) digunakan untuk menggambarkan Paulus dan Barnabas bertengkar karena Yohanes Markus di 15:39. 
Namun digunakan secara positif dalam Ibr. 10:24. 

17:17 Paulus prihatin dengan orang-orang Yahudi ("bertukar pikiran dalam rumah ibadat") dan bangsa-bangsa 
lain yang takut akan Allah, baik yang tertarik kepada Yudaisme (takut akan dewa) dan orang-orang yang 
menyembah berhala ("orang-orang yang kebetulan hadir di pasar"). Paulus berbicara kepada berbagai kelompok- 
kelompok ini dengan cara yang berbeda: kepada orang Yahudi dan yang takut akan Allah, dia menggunakan 
Perjanjian Lama, tetapi orang-orang yang tidak mengenal Allah ia berusaha mencari beberapa kesamaan dasar 
(lih. ay 22-31). 

17:18 "golongan Epikuros" Kelompok ini percaya bahwa kesenangan atau kebahagiaan adalah kebaikan 
tertinggi dan tujuan hidup. Mereka tidak percaya pada seorangpun dan kehidupan setelah kematian. "Nikmati 
hidup sekarang" adalah motto mereka (suatu bentuk hedonisme). Mereka berpendapat bahwa para dewa tidak 
peduli dengan manusia. Mereka mendapatkan nama mereka dari Epikurus, seorang filsuf Athena, tahun 341-270 
SM, namun terlalu berlebihan kesimpulan dasarnya. Epikurus melihat kesenangan dalam arti lebih luas daripada 
pribadi, kenikmatan fisik (yaitu tubuh yang sehat dan pikiran tenang). "Epicurus dilaporkan telah berkata, "Jika 
engkau mau membuat seorang pria bahagia, jangan tambahkan kekayaannya, tetapi ambil keinginan-nya '" (The 
New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge, jilid IV, hal 153) . 

□ "Stoa" Kelompok ini percaya bahwa Tuhan adalah (1) jiwa dari dunia atau (2) yang tetap ada dalam segala 
ciptaan (panteisme). Mereka menegaskan bahwa manusia hams hidup dalam harmoni dengan alam (yaitu Tuhan). 
Akal budi adalah sangat baik. Pengendalian diri, merasa cukup, dan kestabilan emosi dalam setiap situasi adalah 
tujuan mereka. Mereka tidak percaya pada kekekalan. Pendiri mereka adalah Zeno, seorang filsuf dari Siprus, 
yang pindah ke Athena sekitar tahun 300 SM. Mereka mendapatkan nama mereka dari kenyataan bahwa ia 
mengajar di melukis stoa di Athena. 

□ "Peleter" Kata ini digunakan untuk burung pipit yang sedang makan biji di ladang. Itu digunakan secara 
metafora oleh pengajar keliling yang mengambil sebagian informasi di sini dan di sana dan mencoba untuk 
menjualnya. The R.S.V. Interlinear oleh Alfred Marshall menerjemahkannya sebagai "plagiator bodoh". The NJB 
menyebutnya "burung beo". 

□ "Pemberita ajaran dewa-dewa asing" Secara harfiah " daimnn asing" digunakan dalam pengertian kekuatan 
roh atau dewa-dewa (lih. I Kor 10:20-21). Para Filsuf Atena ini adalah penganut politeis (Olympic pantheon). 
Mungkin saja para filsuf Yunani Athena mengambil kata-kata Paulus dan merujuknya kepada dua dewa. 

1. Dewi kesehatan 

2. Dewi kebangkitan 

Bahkan mungkin mereka melihatnya sebagai laki-laki (Yesus) dan perempuan (kebangkitan adalah 
FEMININE NOUN). Hal ini akan menjelaskan urusan mereka dalam ayat ini, yang tidak mengacu pada dekrit 
Caesar tahun 49-50 Masehi, tetapi kebingungan yang disebabkan oleh terminologi Injil Paulus. 

□ "sebab ia memberitakan Injil tentang Yesus dan tentang kebangkitan-Nya" Batu sandungan Injil bagi 
orang Yahudi adalah "penderitaan Mesias" dan bagi orang-orang Yunani adalah "kebangkitan" (lih. IKor 1:18- 
25). Seorang pribadi, secara fisik hidup dalam kekekalan tidak cocok dengan pemahaman para dewa Yunani atau 
manusia. Mereka menegaskan percikan ilahi dalam setiap orang, terjebak atau dipenjara oleh tubuh fisik. 
Keselamatan datang dari fisik dan reabsorpsi menjadi dewa impersonal atau semi-pribadi. 

256 



17:19 " membawanya menghadap sidang Areopagus" Istilah areopages berarti bukit Ares (dewa perang). 
Pada hari-hari keemasan Atena, itu adalah forum filosofis dari kota intelektual terkenal. Ini bukan sidang 
pengadilan, tapi sebuah forum kota terbuka. Ini adalah contoh khotbah Paulus kepada orang-orang yang tidak 
mengenal Allah, sebagaimana 13:16 dst adalah untuk bangsa-bangsa lain yang takut akan Allah. Puji Tuhan atas 
sinopsis dari pemberitaan Paulus. 

□ "Bolehkah kami tahu ajaran baru mana yang kauajarkan ini?" Inilah perbedaan antara rasa ingin tahu 
intelektual (lih. ay 20-21) dan wahyu. Allah telah membuat kita penasaran (lih. Pengkhotbah 1:8-9,18; 3:10-11), 
tetapi kecerdasan manusia tidak dapat membawa damai dan sukacita. Hanya Injil yang dapat melakukan hal ini! 
Paulus membahas perbedaan antara hikmat manusia dan wahyu Tuhan dalam I Kor. 1 -4. 

17:19-20 Kata-kata ini secara sosial sangat sopan. Hal ini, dalam suatu pengertian adalah ingkungan perguruan 
tinggi 

17:21 Ayat ini menunjukkan bahwa kesopanan dari ay. 19-20 bukanlah penyelidikan intelektual, tetapi sebuah 
trend budaya saat itu. Mereka hanya menikmati mendengarkan dan berdebat. Mereka berusaha menghidupkan 
kembali kejayaan masa lalu Atena. Sedihnya mereka tidak bisa membedakan antara hikmat manusia dan wahyu 
Ilahi (dan begitulah yang terjadi hari-hari ini)! 



NASKAH NASB (UPDATE) : 17:22-31 

22 Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata: "Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa 
dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. n Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu 
dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada 
Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada 
kamu. 24 Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, la, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, 
tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, 25 dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah- 
olah la kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada 
semua orang. u Dari satu orang saja la telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk 
mendiami seluruh muka bumi dan la telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas 
kediaman mereka, 27 supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, 
walaupun la tidak jauh dari kita masing-masing. 28 Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, 
seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga. 29 
Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti 
emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. n Dengan tidak memandang lagi 
zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua 
mereka harus bertobat. 31 Karena la telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana la dengan adil akan 
menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah la memberikan kepada semua orang 
suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati." 



17:22 "kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa" Secara harfiah "takut kepada dewa-dewa (daimnn)". Hal 
ini dapat berarti (1) dalam arti negatif, "takhayul", seperti pada KJV, atau (2) dalam arti positif, "sangat tepat 
dalam praktek detail keagamaan" (NKJV, lih. 25:19). Orang-orang ini memiliki rasa ingin tahu intelektual dan 
hormat untuk hal-hal keagamaan, tetapi hanya dalam batasan tertentu (tradisi-tradisi mereka). 

□ "semua" Perhatikan berapa kali dalam khotbah ini bahwa Paulus menggunakan inklusif "semua" atau frasa 
yang menghubungkannya. 

1. "Segala hal", ay. 22 

2. "Segala hal", ay. 24 

3. "Segala yang hidup dan yang bernapas", ay. 25 

4. "Segala hal", ay. 25 

5. "Segala bangsa", ay. 26 

257 



6. "Seluruh muka bumi, ay. 26 

7. "Setiap dari kita masing-masing", ay. 27 

8. "Kita" (dua kali)", ay. 28 

9. "Semua di mana-mana", ay. 30 

10. "Seluruh Dunia" (lit. bumi yang dihuni), ay. 31 

11. "Semua orang", ay. 31 

kabar baik Paulus adalah bahwa Allah mengasihi semua manusia dan telah menyediakan jalan bagi mereka 
untuk mengenal-Nya dan diampuni 

17:23 "tulisan,kepada Allah yang tidak dikenal" Orang Yunani takut mereka akan lupa atau lali melakukan 
ibadah mereka kepada seorang dewa penting yang dapat menyebabkan masalah jika diabaikan, sehingga mereka 
secara teratur memiliki monumen dari jenis ini (lih. Pausanias, Deskripsi Yunani 1:1:4 dan Philostratus, Life of 
Apollonius 6:3:5). Hal ini menunjukkan ketakutan mereka terhadap dunia roh dan politeisme. 

□ "Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya" Ada permainan kata antara "tidak dikenal" dan "tanpa 
mengenal". Kita mendapatkan kata dalam bahasa Inggris "agnostik" dari kata Yunani ini. Paulus mengadaptasi 
pemberitaan Injil kepada orang-orang yang tidak mengenal Tuhan yang percaya kepada sesuatu jiwa dari dunia 
yang tak ada. 

□ "itulah yang kuberitakan kepada kamu" Paulus jelas menyatakan bahwa ia bukan "peleter" (ay. 18) dan 
bahwa ia mengenal Allah maha tinggi yang tidak mereka kenal. 

17:24 "Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya" Inti teologis Paulus yang pertama yaitu Allah 
adalah Pencipta (lih. Kej 1-2; Maz. 104; 146:6; Yes. 42:5). Orang Yunani percaya bahwa roh (Tuhan) dan 
zat(atom) sama-sama kekal. Paulus menegaskan Kejadian 1 konsep penciptaan di mana pribadi Allah yang punya 
tujuan menciptakan langit dan bumi (planet dan alam semesta). 

□ "tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia" ini adalah kutipan dari (1) Perjanjian Lama (lih. I 
Raja-raja 8:27; Yes. 66:1-2) atau (2) seorang filsuf Yunani, Euripides, Fragmen 968. Ada beberapa kutipan dalam 
konteks ini dari penulis Yunani (lih. ay. 25 & 28). Paulus juga dilatih di skolastik Yunani. 

17:25 "seolah-olah Dia kekurangan apa-apa" Pikiran yang sama ditemukan dalam (1) Heracles Euripides 
1345f; (2) Euthyphro Plato 14c; (3) Aristobulus, Fragmen 4; atau (4) Mazmur 50:9-12. Kuil-kuil Yunani sering 
dianggap sebagai tempat di mana para dewa diberi makan dan dirawat. 

□ "karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang" Ini 

mungkin merupakan acuan kepada Yes. 42:5. Ini adalah cara teologis Paulus menyatakan (1) kasih Allah bagi 
manusia (rahmat, karunia) dan (2) penyediaan Allah bagi manusia (pemeliharaan). Sebuah kebenaran yang serupa 
dibuat oleh Zeno, pendiri sekolah Stoa, dicatat dalam Clement dari Alexandria, Stromateis 5:76:1. Perhatikan 
"autos", adalah Allah sendiri! 

Sungguh suatu kebenaran yang luar biasa bagi orang-orang non-Yahudi yang tidak mengenal Tuhan 
untuk bisa mendengar dan menerima. 

17:26 "Dari satu orang saja Ia telah menjadikan" Manuskrip Yunani Barat menambahkan "satu darah". 
Bagaimanapun, naskah-naskah Yunani P 74 , A, dan B menghilangkan istilah tersebut. Jika asli maka mengacu pada 
Adam. Jika sebuah kiasan untuk filsafat Yunani maka mencerminkan kesatuan kemanusiaan dari satu keturunan. 
frasa ini jelas menegaskan solidaritas seluruh umat manusia, dan teologis itu menegaskan bahwa manusia 
diciptakan menurut gambar Allah (lih. Kej 1:26-27). Sisa dari ayat ini dapat mengacu ke Kejadian. Manusia 
diperintahkan untuk beranak cucu dan bertambah banyak dan memenuhi bumi (lih. 1:28; 9:1,7). Manusia segan 
untuk dipisahkan dan memenuhi bumi. Menara Babel (lih. Kej 10-11) menunjukkan mekanisme Tuhan untuk 
melakukannya. 



258 



□ "telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka" Paulus menegaskan 
bahwa Allah tidak hanya menciptakan segala sesuatu, tetapi mengarahkan segala sesuatu. Hal ini mungkin 
menjadi acuan untuk Ul. 32:8. Namun, kebenaran ini juga ditegaskan di tempat lain dalam PL (lih. Ayub 12:23; 
Maz. 47:7-9; 66:7). 

17:27 ini mungkin adalah kutipan lain dari penyair Yunani, Aratus. 

□ "jika" ini adalah FOURTH CLASS CONDITIONAL yang berarti sangat jauh dari kenyataan. Manusia harus 
mengenali kebutuhan mereka. Kedua kata adalah AORIST ACTIVE OPTATIVES. 

NASB, NKJV, 

NRSV "mudah-mudahan menjamah Dia" 

TEV "saat mereka mencari-cari dia" 

NJB "merasa menuju ke arahnya" 

Kata itu berarti "menjamah" atau "meraba" (lih. Lukas 24:39). konteks ini menyiratkan meraba-raba 
karena kegelapan atau kebingungan. Mereka mencoba menemukan Tuhan, tetapi tidak mudah. Penyembahan 
berhala adalah kekuatan yang membutakan menggambarkan kejatuhan seperti halnya penyembahan berhala dan 
takhayul (lih. Rom 1-2), Tetapi Allah hadir! 

□ "Dia tidak jauh dari kita masing-masing" Suatu kebenaran yang luar biasa. Allah menciptakan kita, Allah 
bagi kita, Allah beserta kita (lih. Mzm 139)! Paulus menyatakan kasih Tuhan, pemeliharaan, dan kehadiran 
dengan semua manusia. Ini adalah kebenaran Injil (lih. Ef 2:11-3:13). 

Paulus mungkin mengacu pada Ul. 4:7, tetapi memperluasnya kepada semua manusia. Inilah rahasia 
tersembunyi dari Perjanjian Baru! 

17:28 "seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu" Kata sebelumnya, "di dalam Dia kita 
hidup dan kita bergerak dan kita ada", adalah kutipan dari 

1. Pujian Cleanthes untuk Zeus. Dia adalah kepala sekolah Stoa pada tahun 263-232 SM atau 

2. Phainomena Aratus (dari soli, sebuah kota dekat Tarsus), baris 5. Aratus berasal dari Kilikia dan hidup 
sejak tahun 315-240 SM. kutipan ini menekankan: 

a. Imanensi Allah (lih. ay 27) atau 

b. Allah menciptakan semua manusia (lih. ay 26). 

Paulus juga mengutip Epicureans dalam I Kor. 15:32 dan Menander, Thais, dalam I Kor. 15:33. Paulus terlatih 
dalam sastra Yunani dan retorika, mungkin di Tarsus, yang merupakan kota universitas terbesar. 

□ "Sebab kita ini dari keturunan Allah juga" Ini adalah kutipan lainnya, mungkin dari Epimenides, dikutip 
oleh Diogenes Laertius dalam Kehidupan para Filsuf 7:112. 

17:29 Ini adalah kesimpulan Paulus dan penolakan terhadap penyembahan berhala (lih. Mzm 115:1-18; Yes. 
40:18-20; 44:9-20, 46:1-7; Yer. 10:6-11; Hab. 2:18-19). Tragedi kejatuhan manusiaan adalah bahwa mereka 
mencari kebenaran rohani dan persekutuan dari barang-barang buatan manusia yang tidak dapat berbicara atau 
menolong ! 

17:30 "tidak memandang lagi zaman kebodohan" Ini adalah aspek mengejutkan dari rahmat Allah (lih. Roma 
3:20,25;. 4:15; 5:13,20, 7:5,7-8; I Kor. 15:56). Tapi sekarang mereka telah mendengar Injil dan bertanggung 
jawab secara rohani ! 

□ "sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka" Pernyataan ini 
menegaskan bahwa Allah ingin semua manusia di mana-mana untuk bertobat. Ini menunjukkan universalisme 
kasih karunia Allah dan kasih (lih. Yohanes 3:16; I Tim. 2:4; II Pet. 3:9). Ini bukan universalisme dalam arti 
bahwa semuanya akan diselamatkan (lih. ay 32-33). Tapi dalam arti bahwa Allah menginginkan semua manusia 



259 



bertobat dan percaya kepada Yesus untuk keselamatan. Yesus mati untuk semua! Semua dapat diselamatkan! 
Misteri kejahatan adalah bahwa tidak semua akan diselamatkan. 

□ "bertobat" Istilah Ibrani berarti "perubahan tindakan ", sedangkan istilah Yunani mengacu pada "perubahan 
pikiran". Keduanya penting. Kedua sekolah filsafat menyebutkan dalam ay. 18 akan menolak ini, tapi untuk 
alasan yang berbeda. Lihat Topik Khusus: Pertobatan di 2:38. 

17:31 "Karena la telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana la dengan adil akan menghakimi dunia" 

PemberitaanPaulus jelas dan berulang kali menyatakan belas kasih Allah dan penyediaan. Tapi ini baru sebagian. 
Allah yang penuh cinta dan kasih sayang juga adalah Allah yang adil yang menginginkan kebenaran. Manusia 
yang diciptakan menurut gambar-Nya akan menjadi pengurus dari karunia kehidupan. Tema PB tentang Allah 
akan menghakimi dunia adalah pengulangan (mis. Mat. 10:15, 11:22,24, 16:27, 22:36, 25:31-46; Wahyu 20:11- 
15). 

□ "oleh seorang yang telah ditentukan-Nya" Ini konsep hari penghakiman berdasarkan hubungan iman kita 
kepada manusia yang telah bangkit, Yesus dari Nazaret, belum pernah didengar sebelumnya dan luar biasa untuk 
kaum intelektual Yunani (lih. I Kor 1:23), tetapi inti dari kesaksian Injil (lih. 10:42; Mat. 25:31-33). 



NASKAH NASB (UPDATE) : 17:32-34 

32 Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain 
berkata: "Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu." 33 Lalu Paulus pergi 
meninggalkan mereka. 34 Tetapi beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan dia dan menjadi 
percaya, di antaranya juga Dionisius, anggota majelis Areopagus, dan seorang perempuan bernama 
Damaris, dan juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka. 



17:32 "ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati" Orang-orang Yunani, kecuali Epicureans, 
percaya akan keabadian jiwa, tetapi bukan dari tubuh. Kebangkitan itu adalah batu sandungan utama bagi orang- 
orang Yunani (lih. ay 18; I Kor 1:23). 

□ "mengejek" Istilah ini hanya digunakan disini dalam PB, tapi bentuk intensif muncul dalam Kis. 5:30 dan 
26:21. Akarnya (chleusma atau chleusmos) digunakan beberapa kali dalam Septuagint untuk "cemohan" atau 
"ejekan" (lih. Ayub 12:04; Maz. 79:4; Yer. 20:08). 

□ "tapi yang lain berkata," Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu " 

Pemberitaan Paulus tentang kasih Tuhan dan pemeliharaan-Nya bagi semua orang begitu radikal dan baru yang 
membuat para pendengar tertarik, namun tidak sepenuhnya yakin. Tuhan membantu kita yang memberitakan-Nya 
untuk sensitif terhadap ini ! 

17:34 "beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan dia dan menjadi percaya, di antaranya juga 
Dionisius" Ada tiga kemungkinan respon terhadap Injil: (1) penolakan, "beberapa orang mulai mengejek" (ay. 
32); (2) menunda keputusan, "lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal ini(ay. 32); dan (3) 
percaya, " beberapa orang bergabung dengan Paulus dan menjadi percaya" (ay. 34; I Tesalonika 1:9-10). Hal ini 
pararel dengan perumpamaan tentang penabur (lih. Mat. 13). 

□ "Dionisius, anggota majelis Areopagus" Ini pasti peserta reguler yang menghadiri diskusi filosofis di Mars 
Hill. Paling tidak ada satu orang intelektual yang menjadi percaya. Eusebius, Eccl. His. 3:4:6-7 dan 4:23:6 
mengatakan ia menjadi uskup pertama dari Athena. Jika benar, sungguh suatu transformasi besar! Injil ada dalam 
bisnis transformasi ! 



260 



PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab terhadap 
penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, Alkitab, 
dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1. Mengapa Paulus melewati kota-kota besar tertentu seperti Amfipolis dan Apolonia? 

2. Mengapa penderitaan Kristus begitu mengesalkan orang Yahudi? 

3. Mengapa respon Berea terhadap Injil begitu penting dan membangun? 

4. Mengapa Paulus begitu tergugah atas situasi rohani Atena? 

5. Mengapa khotbah Paulus di Mars Hill begitu penting? (ay. 22-24) 



261 



KISAH 18 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Paulus di Korintus 


Melayani di Korintus 


Mendirikan jemaat di 
Korintus 


Di Korintus 


Pendirian jemaat di Korintus 


18:1-4 


18:1-17 


18:1-4 


18:1-4 


18:1-4 


18:5-11 




18:5-11 


18:5-8 
18:9-11 


18:5-11 

The Jews Take Paul to Court 


18:12-17 




18:12-17 


18:12-13 
18:14-17 


18:12-17 


Paulus kembali ke Antiokhia 


Paulus kembali ke Antiokhia 


Berakhirnya perjalanan misi 
yang kedua dan permulaan 
perjalanan misi yang ketiga 


Kembali ke Antiokhia 


Kembali ke Antiokhia dan 
kepergian untuk perjalanan 
misi yang ketiga 


18:18-23 


18:18-23 


18:18-21 


18:18-21 


18:18 
18:19-21 






18:22-23 


18:22-23 


18:22-23 


Apolos memberitakan 


Pelayanan Apolos 


Apolos di Efesus 


Apolos di Efesus dan di 


Apolos 


Firman di Efesus 






Korintus 




18:24-28 


18:24-28 


18:24-28 


18:24-28 


18:24-26 
18:27-28 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



262 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 18:1-4 

1 Kemudian Paulus meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus. 2 Di Korintus ia berjumpa dengan 
seorang Yahudi bernama Akwila, yang berasal dari Pontus. Ia baru datang dari Italia dengan Priskila, 
isterinya, karena kaisar Klaudius telah memerintahkan, supaya semua orang Yahudi meninggalkan Roma. 
Paulus singgah ke rumah mereka. 3 Dan karena mereka melakukan pekerjaan yang sama, ia tinggal 
bersama-sama dengan mereka. Mereka bekerja bersama-sama, karena mereka sama-sama tukang 
kemah. 4 Dan setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang- 
orang Yahudi dan orang-orang Yunani. 



18:1 "dia meninggalkan Atena, lalu pergi ke Korintus" Korintus terletak 50 mil di sebelah barat Atena di 
negeri berlajur sempit (isthmus). Paulus seorang diri di Athena bahkan tinggal untuk sementara waktu di Korintus 
(lih. ay 5). Paulus mempunyai masalah dengan matanya (duri dalam daging, lih. II Cor. 12). Sangat sulit baginya 
untuk sendirian saja. 



TOPIK KHUSUS: KOTA KORINTUS 

A. Jalur pelayaran pada musim dingin di sekitar titik selatan Yunani (yaitu Tanjung Malea) sangat berbahaya. 
Oleh karena itu, jalur darat dari jarak sesingkat mungkin sangat penting. Lokasi geografis Korintus pada 
tanah genting empat mil di antara Teluk Korintus (yaitu Laut Adriatik) dan Teluk Saronic (yaitu Laut 
Aegean) membuat kota tersebut menjadi pusat perniagaan (yaitu pengiriman dan pusat perdagangan 
khusus jenis tembikar dan jenis khusus dari kuningan) dan pusat militer. Pada zaman Paulus ini secara 
harfiah adalah bertemunya budaya Timur dan Barat. 

B. Korintus juga merupakan pusat kebudayaan besar Yunani-Romawi, karena menjadi tuan rumah dua- 
tahunan Isthmian Games yang dimulai pada tahun 581 SM (Di Kuil Poseidon). Hanya Olimpiade di 
Atena, setiap empat tahun, yang bisa menyainginya dalam hal ukuran dan kepentingan (Thucydides, Hist 
1.13.5). 

C. Pada tahun 146 sebelum Masehi Korintus terlibat dalam suatu revolusi (yaitu Liga Achaean) melawan 
Roma dan dihancurkan oleh Lucius Mummius Romawi Umum dan penduduknya tersebar. Untuk 
kepentingan ekonomi dan militer, Korintus dibangun kembali pada tahun 46 atau 48 SM oleh Julius 
Caesar. Kemudian menjadi koloni Romawi tempat para prajurit Romawi tinggal. Mereka meniru arsitektur 
dan budaya Roma serta menjadi pusat administrasi provinsi Roma (yaitu senat) Akhaya di tahun 27 SM. 
Lalu menjadi Propinsi Imperial pada tahun 15 sesudah Masehi. 

D. Akropolis Korintus yang lama, naik lebih dari 1.880 meter di atas dataran itu, adalah lokasi kuil 
Aphrodite. Dalam kuil ini dipekerjakan 1.000 pelacur (Strabo, Geografi, 8.6.20-22). Disebut "orang 
Korintus" (yaitu Korinthiazesthai, diciptakan oleh Aristophanes [450-385 SM]) adalah sinonim dari hina, 
hidup liar. Kuil ini, seperti kota pada umumnya, hancur dalam gempa bumi sekitar 150 tahun sebelum 
Paulus tiba, seperti yang terjadi lagi di tahun 77 Masehi. Tidak pasti apakah pemujaan dewi kesuburan 
berlanjut di zaman Paulus. Karena Roma menghancurkan kota Korintus pada tahun 146 sebelum Masehi 
dan membunuh atau memperbudak semua warga negaranya, nuansa Yunani di kota itu digantikan oleh 
status kolonial Romawi (Pausanias, II. 3.7). 



18:2 "seorang Yahudi bernama Akwila. . Priskila." Priskila, yang disebut Priska, biasanya disebut lebih 
dahulu (lih. 18:18,26; I Korintus 16:19; II Tim. 4:19), urutan penyebutan itu sangat tidak biasa dalam budaya 
patriarki. Namanya cocok dengan nama Romawi keluarga kaya (gens Priska). Dia tidak pernah disebut sebagai 
seorang Yahudi. Akan jadi sebuah kisah cinta yang hebat jika dia seorang wanita Romawi kaya yang jatuh cinta 
dengan pembuat kemah keliling Yahudi atau penyamak kulit! Mereka berteman dan bekerja sama dengan Paulus 
dalam pekerjaan itu. 

263 



□ "baru saja" Dalam A Translator's Handbook on the Acts of the Apostles di Kisah Para Rasul, hal 347, 
Newman dan Nida membuat poin menarik tentang kata prosphatns. Awalnya itu berarti "baru saja dibunuh", 
tetapi kemudian digunakan secara metaforis sebagai "yang baru terjadi". Ini adalah contoh yang baik bagaimana 
etimologi tidak selalu merupakan indikasi yang baik dari makna. Kata-kata hams dipahami dalam pengaturan 
kontemporer dan kontekstual. Banyak terjadi salah tafsir Alkitab berasal dari kegagalan penafsir modern untuk 
mengenali penggunaan metafora atau idiom kuno. 

□ "baru datang dari Italia dengan Priskila, isterinya, karena kaisar Klaudius telah memerintahkan, 
supaya semua orang Yahudi meninggalkan Roma" Dalam Historia Contra Paganus 7.6.15, Orosius 
mengatakan tanggal dekritini adalah 49 Masehi. Suetonius, dalam Life of Claudius 25,4, memberitahu kita bahwa 
itu kerusuhan di ghetto Yahudi di atas dorongan Chrestus. Bangsa Romawi dibuat bingung Christus dengan 
Chrestus (lih.Tacitus, Annais 25:44:3). Cassius Dio di Histories 60,6, mengatakan orang-orang Yahudi tidak 
diusir, tapi dilarang untuk mempraktekkan kebiasaan leluhur mereka. 

Participle, "yang datang", adalah PERFECT ACTIVE PARTICPLE, menyiratkan bahwa perpindahannya 
dianggap permanen atau jangka panjang. Dekrit Claudius (perintah) adalah PERFECT PASSIVE INFINITIVE 

18:3 "karena mereka sama-sama tukang kemah" Biasanya ini dianggap pembuat kemah, tapi kata itu bisa 
merujuk pada pekerjaan penyamak kulit. Latar belakang rabinis Paulus menuntut ia supaya memiliki pekerjaan 
sekuler atau pertukangan. Tidak ada yang dibayar untuk mengajar. Kilikia, daerah asal Paulus, terkenal karena 
bulu dan kulit kambing. 

18:4 "setiap hari Sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat" Paulus aktif setiap hari Sabat baik "mengajar" 
dan "berusaha meyakinkan" (keduanya IMPERFECT TENSE). Paulus pergi ke orang-orang Yahudi lebih dulu 
karena (1) itu adalah teladan Yesus (lih. Mat. 10:5-6); (2) mereka mengetahui Perjanjian Lama; (3) orang-orang 
Yunani yang takut akan Allah di sana umumnya responsif terhadap pemberitaannya (lih.Rom 1:16). Sinagoga 
berkembang selama masa pembuangan sebagai tempat ibadah, pendidikan, dan doa. Ini dirancang untuk 
mengembangkan dan mempertahankan budaya Yahudi. 



NASKAH NASB (UPDATE): 18:5-11 

5 Ketika Silas dan Timotius datang dari Makedonia, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan 
firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias 6 Tetapi 
ketika orang-orang itu memusuhi dia dan menghujat, ia mengebaskan debu dari pakaiannya dan berkata 
kepada mereka: "Biarlah darahmu tertumpah ke atas kepalamu sendiri; aku bersih, tidak bersalah. Mulai 
dari sekarang aku akan pergi kepada bangsa-bangsa lain." 7 Maka keluarlah ia dari situ, lalu datang ke 
rumah seorang bernama Titius Yustus, yang beribadah kepada Allah, dan yang rumahnya berdampingan 
dengan rumah ibadat. 8 Tetapi Krispus, kepala rumah ibadat itu, menjadi percaya kepada Tuhan bersama- 
sama dengan seisi rumahnya, dan banyak dari orang-orang Korintus, yang mendengarkan pemberitaan 
Paulus, menjadi percaya dan memberi diri mereka dibaptis. ' Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan 
kepada Paulus di dalam suatu penglihatan: "Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan 
diam! 1(l Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorangpun yang akan menjamah dan menganiaya 
engkau, sebab banyak umat-Ku di kota ini." "Maka tinggallah Paulus di situ selama satu tahun enam 
bulan dan ia mengajarkan firman Allah di tengah-tengah mereka. 



18:5 "Silas dan Timotius datang dari Makedonia" Tampaknya Mereka membawa persembahan kasih dari 
orang percaya di Filipi, yang memungkinkan Paulus untuk memberitakan firman sepenuh waktu (lih. II Kor 
11:09; Fil. 4:15). Timotius juga membawa kabar tentang jemaat di Tesalonika sebagai respons tulisan Paulus I 
dan II Tesalonika (lih. 17: 14). Tampaknya, sama seperti Lukas tinggal di Filipi untuk memuridkan orang yang 
baru percaya, Timotius tinggal di Tesalonika dan Silas di Berea. Paulus sangat memperhatikan pelatihan orang- 
orang Kristen baru. Dia ingin meninggalkan jemaat yang aktif, bertumbuh, dan berkembang di setiap kota yang 
dikunjunginya. 

264 



NASB "Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman " 

NKJV "Paulus didesak oleh Roh Kudus" 

NRSV "Paulus sibuk memberitakan firman" 

TEV "Seluruh waktu Paulus dipakai untuk memberitakan firman Allah" 

NJB "Paulus dengan sepenuh waktu memberitakan firman" 

Ada varian naskah Yunani dalam kalimat ini. Yang tertua dan naskah terbaik memiliki DATIVE dari 
Logos Teks (lih.MSS P 74 , A, B, D, bersama dengan the Vulgate, Peshitta, dan terjemahan Coptic). Textus 
Receptus "Roh" (pneumati), yang kemudian hanya ditemukan di banyak manuskrip kecil Yunani. 

□ "di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias" Bandingkan 
9:22 dengan 17:3 mengenai metode persuasif Paulus (IMPERFECT PASSIVE INDICATIVE dari kata sunechn, 
yang berarti membatasi atau menekan), yang sangat mirip dengan metode dan antusiasme Stefanus (lih.Kisah 
Para Rasul 7). Lihat catatan pada 2:40. Pernyataan teologis ini adalah kunci bagi semua orang lain! 

18:6 "memusuhi dan menghujat" Keduanya adalah PRESENT MIDDLE PARTICIPLES, yang menekankan 
keterlibatan pribadi terus-menerus. Sayangnya ini juga menjadi respon yang sangat umum dari orang-orang 
Yahudi Diaspora. 

□ "ia mengebaskan debu dari pakaiannya" Ini adalah simbol Yahudi untuk penolakan (lih.Neh. 5:13, Kis 
13:51, Lukas 9:5; 10:11). Lihat catatan lengkap di 13:51. 

□ "darahmu tertumpah ke atas kepalamu sendiri" Ungkapan PL ini memiliki beberapa konotasi: 

1. Tanggung jawab seorang penjaga, baik secara individu maupun kolektif, Yeh. 3:16 ff; 33:1-6 

2. Tanggung jawab pribadi, Yos. 2: 19; II Sam. 1:16; Yeh. 18:13, Kis 18:6; 20:26 

3. Tanggung jawab bersama dari nenek moyang atau bangsa-bangsa, II Sam. 3:28-29; II Raja-raja 2:33 

4. Kombinasi PB dari point # 2 dan # 3, Mat. 27:25 

Nyawa ada di dalam darah (lih.Im. 17:11,14). Penumpahan darah membuat seseorang bertanggung jawab 
kepada Allah atas kematian tersebut (lih.Kejadian 4:10; 9:4-6). 

□ "Aku bersih" Ini adalah metafora korban dalam PL tentang tanggung jawab pribadi. Paulus tidak lagi 
bertanggung jawab secara rohani (lih. Yeh 33) atas orang Yahudi yang mendengar Injil di kota ini. Ia 
memberitakan firman dan mereka tidak menanggapinya. Apakah kita bersih? 

□ "Mulai dari sekarang aku akan pergi kepada bangsa-bangsa lain" Prosedur penginjilan dan kutukan ini 
menjadi normatif bagi Paulus (lih.l3:46, 18:6, 26:20, 28:28). Paulus merasa berkewajiban untuk mengabarkan 
Injil ke rumah-rumah orang Israel lebih dulu, mengikuti teladan Yesus (lih.Mat. 10:06, 15:24, Markus 7:27). Dia 
menjelaskan ini secara teologis dalam Roma 1:3,5,9-11 dan emosional dalam Kis. 9; 15; 22:21; 26:17 (lih.Rom 
11:13; 15:16, Gal. 1:16; 2:7-9; Ef 3:2,8; I Tim. 02:7; II Tim 4:17). 

18:7 "Titius Yustus" Ada beberapa kemungkinan mengenai identitas dari "orang yang beribadah kepada Allah" 
ini, yang tinggal di sebelah rumah ibadat di Korintus. 

1. Nama lengkapnya adalah Gayus Titius Yustus dan jemaat di Korintus bertemu di rumahnya (lih.Rom. 
16:23) 

2. Dia mungkin Gayus yang disebutkan dalam I Kor. 1:14 yang dibaptis oleh Paulus 

3. Ada varian manuskrip Yunani dihubungkan dengan nama ini. 
a. Titiou Ioustou, MSS B. D" 



b. Titou Ioustou, MSS. , E, P 

c. Ioustou, MSS A, B", D 

d. Titou, Peshitta dan terjemahan Koptik 



265 



□ "yang beribadah kepada Allah" Sebuah prasasti dari Aphrodisia (abad ke-3), menggunakan frasa 
"beribadah kepada Allah" bagi bangsa-bangsa lain yang ikut mendengarkan dan hadiri di sinagoga. Jadi, "orang- 
orang yang takut akan Allah" (10:1-2,22; 13:16,26) dengan "orang yang beribadah kepada Allah" adalah sinonim 
(lih. 13:50; 16:14; 18:6-7). 

Frasa ini sulit untuk didefinisikan. Frasa yang sama digunakan untuk Lidia di 16:14 dan beberapa orang 
Yunani di Tesalonika di 17:4 dan Berea di 17:17. Tampaknya mereka orang Yunani yang tertarik akan Yudaisme, 
kadang menghadiri sinagog, namun bukanlah penganut agama penuh. Bagaimanapun, kalimat "seorang penganut 
agama Yahudi yang takut akan Allah" digunakan untuk menjelaskan penganut agama penuh di sinagoga di Perga 
Pamfiliadi 13:43. 

18:8 "Krispus" Orang ini adalah pengelola dan pengawas dari sinagoga lokal (lih.Kor 1:14).. 

□ "percaya kepada Tuhan bersama-sama dengan seisi rumahnya" Kisah Para Rasul mencatat beberapa 
contoh di mana kepala keluarga bertobat dan seluruh keluarga dibaptis (lih. 11:14; 16:15,31-34; 18:8, Lihat Topik 
Khusus: Baptisan di 2:38). Orang Barat mengabaikan peran keluarga besar di dunia Mediterania kuno. Keluarga 
adalah priori tas. Individualitas tidak terlalu ditekankan. Meskipun ini berbeda dari pemahaman individualistis kita 
tentang penginjilan, tidak membuatnya kurang tepat atau kurang nyata. 

Namun, perlu juga dicatat bahwa tidak semua anggota keluarga percaya yang hadir di gereja akan 
diselamatkan. Onesimus adalah seorang budak di rumah Filemon tempat para jemaat bertemu, tapi ia tidak 
menjadi percaya sampai dia bertemu Paulus di penjara. 

Untuk "menjadi percaya" lihat Topik Khusus di 2:40 dan 3:16. 

□ "banyak dari orang Korintus ketika mereka mendengar menjadi percaya dan dibaptis" Banyak orang 
di Korintus siap menerima pesan Paulus, tapi Paulus berkecil hati dan harus dikuatkan oleh pengelihatan ilahi 
khusus (lih. ay 10b). Gereja ini (gereja rumah) merupakan gereja yang paling sulit ditangani Paulus, jemaat yang 
bermasalah. Paulus mengasihi mereka, tetapi mereka menyebabkan dia mengalami sakit yang parah (lih. I dan II 
Korintus). 

Ada relevansi dengan konteks ini dalam I Kor. 1:14-17. Saya telah menyertakan salah satu catatan dari 
komentar saya di I Korintus. 

1:17 "Sebab juga Kristus tidak mengirim aku untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Firman 
Allah" Ini tidak dimaksudkan untuk meremehkan baptisan, tetapi untuk bereaksi terhadap roh pemecahbelah 
di dalam jemaat Korintus yang mengangkat pemimpin tertentu. Namun, pernyataan ini tidak menunjukkan 
bahwa baptisan itu tidak dilihat sebagai alat "sakramental" dari kasih karunia. Mengejutkan bahwa beberapa 
orang menafsirkan tulisan-tulisan Paulus dalam arti sakramental ketika dalam semua tulisannya secara khusus 
ia menyebut Perjamuan makan malam hanya sekali dalam I Kor. 1 1 dan baptisan dua kali, di Rom. 6:1-11 dan 
Kol 2:12. Namun, baptisan adalah kehendak Allah bagi setiap orang percaya. 

1 . Itu merupakan teladan dari Yesus 

2. Itu adalah perintah Yesus 

3. itu adalah prosedur normal, yang diharapkan bagi semua orang percaya 

Saya tidak percaya itu adalah saluran untuk menerima kasih karunia Allah atau Roh Kudus. Ini adalah 
kesempatan umum bagi orang percaya baru untuk menyatakan iman mereka dengan cara yang sangat umum 
dan menentukan. Tidak ada orang percaya dalam PB yang akan bertanya, "Haruskah aku dibaptis supaya 
diselamatkan?" Yesus melakukannya! Yesus memerintahkan gereja untuk melakukannya! Lakukanlah!" 
Baptisan masih merupakan sebuah deklarasi publik utama yang menentukan iman pribadi seseorang, terutama 
dalam budaya non-Kristen. 

18:9 "Jangan takut lagi" Ini adalah PRESENT MIDDLE IMPERATIVE dengan NEGATIVE PARTICLE, yang 
biasanya berarti, untuk menghentikan tindakan yang sedang dalam proses. Paulus menjadi takut dan 
membutuhkan dorongan Kristus. Lukas mencatat penglihatan khusus yang memberi dukungan ini dalam 22:17- 

266 



18; 23:11; 27:23-24. Jika orang seperti Paulus dapat menjadi lelah dalam perbuatan baik, apakah mengejutkan 
jika Anda juga mengalaminya? Yesus bersama kita juga! Amanat Agung masih menuntun kepada tujuan, hal 
yang utama. 

□ "Teruslah memberitakan firman dan jangan diam" keduanya adalah imperatif (PRESENT ACTIVE dan 
AORIST ACTIVE). Ketakutan tidak boleh menghalangi pemberitaan Injil! Emosi kita naik dan turun, namun 
Kisah Para Rasul 1:8 adalah terang yang membimbing kita (lih. II Tim 4:2-5). 

18:10 "Aku menyertai engkau" Tidak ada janji yang lebih besar (lih. Kej 26:24; Kel 3:12, 33:4, Maz. 23:4; 
Mat. 28:20; Ibr. 13:5). Perhatikan Allah bersama dengan kita, bukan untuk kenyamanan pribadi atau keamanan 
kita, tetapi untuk keberanian memberitakan Injil. (begitu pula, tujuan dipenuhi oleh Roh Kudus dalam Kisah Para 
Rasul). Kehadiran Roh Kudus adalah untuk pemberitaan firman, bukan untuk kedamaian diri sendiri. 

□ "sebab banyak umat-Ku di kota ini" Ini merupakan penekanan tentang predestinasi Allah dan hikmat dan 
wahyu (lih.Rom 9; Ef 1). Oh, seandainya saja kita bisa melihat buku Kehidupan sekarang! Kesaksian jemaat 
sangat efektif (lih. Wahyu 13:8). Jaminan keselamatan pribadi adalah untuk keberanian memberitakan Injil, bukan 
konfirmasi tiket ke surga ketika orang percaya meninggal! 

18:11 Ayat ini membantu membangun suatu kronologi bagi perjalanan misi Paulus. Meskipun frase ini ambigu, 
ini menunjukkan misi pemberitaan Injil selama delapan belas bulan di Korintus. 



NASKAH NASB (UPDATE): 18:12-17 

12 Akan tetapi setelah Galio menjadi gubernur di Akhaya, bangkitlah orang-orang Yahudi bersama- 
sama melawan Paulus, lalu membawa dia ke depan pengadilan. 13 Kata mereka: "la ini berusaha 
meyakinkan orang untuk beribadah kepada Allah dengan jalan yang bertentangan dengan hukum 
Taurat." 14 Ketika Paulus hendak mulai berbicara, berkatalah Galio kepada orang-orang Yahudi itu: "Hai 
orang-orang Yahudi, jika sekiranya dakwaanmu mengenai suatu pelanggaran atau kejahatan, sudahlah 
sepatutnya aku menerima perkaramu, ' 5 tetapi kalau hal itu adalah perselisihan tentang perkataan atau 
nama atau hukum yang berlaku di antara kamu, maka hendaklah kamu sendiri mengurusnya; aku tidak 
rela menjadi hakim atas perkara yang demikian." 16 Lalu ia mengusir mereka dari ruang pengadilan. " 
Maka orang itu semua menyerbu Sostenes, kepala rumah ibadat, lalu memukulinya di depan pengadilan 
itu; tetapi Galio sama sekali tidak menghiraukan hal itu. 



18:12 "Galio" Dari Alkitab dan sumber-sumber ekstra-Alkitab kita belajar bahwa ini adalah seorang pemimpin 
politik yang adil dan kompeten. Kakaknya, Seneca, berkata tentang dia, "Bahkan orang-orang yang mencintai 
saudaraku Galio dengan segala kekuasaan mereka, tidak cukup mencintainya" dan "tidak ada orang yang begitu 
baik untuk seseorang lainnya seperti Galio yang begitu baik pada semua orang". Orang yang diangkat secara 
politik ini membantu kita untuk menentukan waktu perjalanan Paulus. Dia menjadi gubernur selama dua dan satu 
setengah tahun mulai tahun 51 Masehi. 

□ "Galio menjadi gubernur di Akhaya" Lukas adalah seorang sejarawan yang sangat akurat. Nama-nama 
pejabat Romawi di daerah ini telah berubah sejak tahun 44 Masehi; "gubernur " (lih. 13:7; 19:38) adalah 
penyebutan yang tepat karena Kaisar Claudius memberikan provinsi ini kepada Senat. 

□ "orang-orang Yahudi bersama-sama" Lukas menggunakan kalimat ini berkali-kali untuk mengungkapkan 
kesatuan orang-orang percaya (lih. 1:14; 2:1,46; 4:24; 5:12; 8:6; 15:25) , tapi di sini untuk menunjukkan kesatuan 
dari kecemburuan dan pemberontakan anti-Injil orang-orang Yahudi di Korintus (lih. ay 6). Contoh lain dari 
penggunaan kata-kata ini dalam arti negatif adalah 7:57, 12:20 dan 19:29. Istilah "Yahudi" sering memiliki arti 
peyoratif dalam tulisan-tulisan Lukas. 



267 



□ "membawa dia ke depan pengadilan" kata yang digunakan adalah kata b ma (secara literarl berarti 
"langkah"). Itu adalah posisi tempat duduk atau balkon di pengadilan Roma dengan letak yang lebih tinggi 
(lih.Mat. 27:19; Yon. 19:13, Kis. 25:6,10,17; II Korintus 5:10). 

18:13 "untuk beribadah kepada Allah dengan jalan yang bertentangan dengan hukum Taurat" Orang- 
orang Yahudi ini mengklaim bahwa kekristenan merupakan pelanggaran atas hukum mereka dan karena itu bukan 
bagian dari Yudaisme, maka menjadi masalah hukum yang sangat penting. Jika Galio telah memerintah atas hal 
ini, maka kekristenan akan menjadi sebuah agama yang ilegal. Namun, kekristenan menikmati perlindungan 
politik (itu dilihat sebagai sebuah sekte Yudaisme, yang merupakan agama yang sah) di bawah hukum Romawi 
sampai penganiayaan Nero, 10-12 tahun kemudian. 

Bahkan mungkin salah satu tujuan Lukas menulis Kisah Para Rasul adalah untuk mendokumentasikan 
bahwa kekristenan bukanlah ancaman bagi pemerintahan Romawi. Setiap pejabat Romawi dicatat sebagai orang 
yang mengetahui peristiwa ini. 

18:14 "Jika" Ini adalah SECOND CLASS CONDITIONAL SENTENCE. Ini adalah konstruksi langka yaitu 
membuat pernyataan palsu untuk membuat suatu point atau melanjutkan diskusi. Sering disebut kondisi 
"bertentangan dengan fakta". Seharusnya diterjemahkan "jika sekiranya dakwaanmu mengenai suatu pelanggaran 
atau kejahatan, dan ternyata bukan, sudahlah sepatutnya aku menerima perkaramu, yang ternyata tidak". 

8:15 "jika" ini adalah FIRST CLASS CONDITIONAL sentence. Masalah hukum itu, kenyataannya merupakan 
masalah agama. Galio secara bijaksana mengetahui motivasi sebenarnya dari orang-orang Yahudi. Dia tidak bisa 
dan tidak akan bertindak sebagai hakim atas hal-hal semacam itu. 

8:16 "ia mengusir mereka" ini adalah satu-satunya kejadian yang ada kalimat ini di PB, tapi digunakan 
beberapa kali dalam Septuaginta (lih. I Sam. 6:8; Yeh 34:12). Ini adalah bentuk intensif dari elaunn, yang berarti 
mengusir secara paksa. 

18:17 "Maka orang itu semua menyerbu Sostenes" "Mereka semua" mengacu pada orang-orang Yahudi 
dari ay. 12 atau mungkin untuk orang Yunani, yang menunjukkan anti-Semitisme yang mendasari kota-kota 
Yunani. Sostenes disebutkan dalam I Kor. 1:1; tidak pasti apakah dia adalah orang yang sama atau tidak, tetapi 
nama Sostenes adalah nama yang agak jarang digunakan. Sostenes yang ini telah mengambil posisi Krispus 
sebagai pemimpin Sinagog. Alasan mengapa orang Yahudi hams menyerbu dia tidak jelas. Mungkin karena ia 
membiarkan Paulus berbicara di Sinagog. 

□ "tetapi Galio sama sekali tidak menghiraukan hal itu" pemimpin politik Romawi ini, tidak seperti Pilatus, 
tidak akan terpengaruh oleh orang banyak. 



NASKAH NASB (UPDATE): 18:18-21 

Paulus tinggal beberapa han lagi di Korintus. Lalu ia minta din kepada saudara-saudara di situ, dan 
berlayar ke Siria, sesudah ia mencukur rambutnya di Kengkrea, karena ia telah bernazar. Priskila dan 
Akwila menyertai dia. 19 Lalu sampailah mereka di Efesus. Paulus meninggalkan Priskila dan Akwila di 
situ. Ia sendiri masuk ke rumah ibadat dan berbicara dengan orang-orang Yahudi. 20 Mereka minta 
kepadanya untuk tinggal lebih lama di situ, tetapi ia tidak mengabulkannya. 21 Ia minta diri dan berkata: 
"Aku akan kembali kepada kamu, jika Allah menghendakinya." Lalu bertolaklah ia dari Efesus. 



18:18 "Kengkrea" adalah ini salah satu dari dua pelabuhan di Korintus. Terletak di Laut Aegea, di sisi timur 
tanah genting (isthmus) sempit yang merupakan lokasi kota Korintus. Kota ini disebutkan lagi sebagai tempat 
tinggal jemaat di Roma 16:1. 

□ "telah bernazar" ini mengacu pada kronologis nazar terbatas orang Nazaret yang dijelaskan dalam Bil. 6:1- 
21 (lih. FF Bruce, Answers to Questions, hal 52). Paulus melakukan ini lagi dalam Kis. 21:24 (lihat catatan di 
sana). Pemotongan atau pencukuran kepala menunjukkan akhir sebuah nazar. 

268 



Baik A.T. Robertson dan M.R. Vincent berpikir ini bukan nazar orang Nazaret karena hanya bisa diakhiri di 
Yerusalem menurut adat Yahudi. Paulus menjadi segala sesuatu bagi semua orang untuk memenangkan beberapa 
orang (lih.I Kor. 9:19-23). Kita bisa meyakini nazar ini untuk penginjilan, bukan legalisme! Dan, tentu saja, selalu 
ada kemungkinan bahwa Aquilla yang mencukur kepalanya. 

18:19 "Efesus" adalah sebuah kota perniagaan besar di sebelah Barat Asia kecil. Setelah pelabuhan di Miletus 
dihancurkan oleh lumpur dari Sungai Meander, kegiatan perniagaan dipindahkan ke Efesus, yang juga memiliki 
pelabuhan alam. Saat periode PB masa kejayaan kota Efesus telah berlalu. Walaupun masih tetap merupakan kota 
besar dan berpengaruh, namun kejayaannya tidak seperti masa lalu. 

1. Efesus adalah kota terbesar di provinsi Roma di Asia Kecil. Bukan ibukota provinsi, meskipun gubernur 
Romawi tinggal di sana. Merupakan pusat perniagaan karena Efesus memiliki pelabuhan alam yang 
sangat baik. 

2. Efesus adalah kota bebas, yang memungkinkan untuk memiliki pemerintahan lokal dan kebebasan lebih, 
termasuk tidak adanya garnisun tentara Romawi. 

3. Merupakan satu-satunya kota yang diizinkan untuk menyelenggarakan Asian games tahunan. 

4. Merupakan tempat Kuil Artemis (Diana dalam bahasa Latin), salah satu dari tujuh keajaiban dunia pada 
masa itu. Ukurannya 425 "x 220" dengan 127 kolom, dengan tinggi 60 '; 86 di antaranya disalut dengan 
emas (lihat Pliny's Hist. Nat 36:95 ff). Patung Artemis diduga adalah sebuah meteor yang menyerupai 
sosok wanita berpayudara banyak. Ini berarti bahwa ada banyak pelacur ibadat yang ada di kota 
(lih.Kisah Para Rasul 19). Ini adalah sebuah kota yang sangat tidak bermoral dengan multi-budaya. 

5. Paulus tinggal di kota ini lebih dari tiga tahun (lih. Kis. 18:18 ff; 20:13). 

6. Tradisi menegaskan Efesus menjadi rumah Yohanes setelah kematian Maria di Palestina. 

□ "ia sendiri masuk ke rumah ibadat dan berbicara dengan orang-orang Yahudi" Paulus mengasihi 
umatnya (lih. Rom 9:1-5). Dia terus mencoba dengan gigih untuk menjangkau mereka dengan dan untuk Injil. 

18:20 Orang-orang Yahudi sama seperti orang-orang Berea. Mereka bersedia mendengarkan. Mengapa Paulus 
tidak bersedia tinggal, tidak tercantum dalam naskah, tetapi di ay. 21 menunjukkan ia bersedia untuk kembali atas 
pimpinan Allah di kemudian hari. 

18:21 "Aku akan kembali kepada kamu jika Allah menghendakinya" Paulus percaya hidupnya ada dalam 
tangan Tuhan, bukan dalam tangannya sendiri (lih.Rom. 1:10; 15:32; I Kor. 4:19; 16:7) . Ini adalah pandangan 
alkitabiah (lih. Ibr 6:3; Yak. 4:15; I Pet. 3:17). Paulus akan kembali dan Efesus akan menjadi fokus utamanya 
pada perjalanan misionaris ketiga. 



NASKAH NASB (UPDATE): 18:22-23 

22 Ia sampai di Kaisarea dan setelah n 

Antiokhia. 23 Setelah beberapa hari lam 

tanah Galatia dan Frigia untuk meneguhkan hati semua murid. 



22 Ia sampai di Kaisarea dan setelah naik ke darat dan memberi salam kepada jemaat, ia berangkat ke 
Antiokhia. 23 Setelah beberapa hari lamanya ia tinggal di situ, ia berangkat pula, lalu menjelajahi seluruh 



18:22 Ayat 21 diakhiri dengan Paulus berlayar dari Efesus. Ayat 22 menyatakan dia mendarat di Palestina 
(Kaisarea) dan mengunjungi jemaat di Yerusalem ("dia naik ke darat", berbicara secara teologis) dan kemudian 
(turun) ke Antiokhia Syria. Hams diingat bahwa Lukas tidak merekam jadwal perjalanan sehari-hari yang 
melelahkan, tapi melompat dari satu peristiwa teologis yang signifikan ke peristiwa yang lain. Kisah Para Rasul 
bukanlah sejarah modern, tetapi merupakan sejarah yang baik dan akurat! Ayat 22 mengakhiri perjalanan misi 
kedua dan ayat 23 memulai perjalanan misi ketiga. 

□ " j emaat " Lihat Topik Khusus di 5 : 1 1 . 

□ "Daerah Galatia dan Frigia" Frase "daerah Galatia" masih merupakan sumber kontroversi di kalangan 
sarjana, apakah ini mengacu pada pembagian ras atau politik di Turki sentral modern. 



269 



Daerah Frigia pertama kali disebutkan pada 2:10. Beberapa orang yang mengalami Pentakosta berasal dari 
daerah ini. Paulus dilarang untuk memberitakan firman di daerah ini dalam 16:6. 

Ada yang mempertanyakan apakah kalimat "meneguhkan hati semua murid" di bagian akhir ay. 23 mengacu 
pada Pentakosta orang-orag yang bertobat di Frigia atau pertobatan Paulus di Derbe, Listra, dan Ikonium, yang 
berada di bagian selatan Pisidia dari provinsi Romawi Galatia. 

Inilah awal perjalanan misi Paulus yang ketiga (lih. 18:23-21:16). 

□ "meneguhkan hati semua murid" Paulus menanggapi Amanat Agung Matt. 28:19-20 secara serius. 
Pelayanannya melibatkan penginjilan (lih. Mat. 28:19) dan pemuridan (lih. 15:36; Mat. 28:20). 



NASKAH NASB (UPDATE): 18:24-28 

24 Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. 
la seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci. 2 ' la telah menerima 
pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang 
Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes. 26 Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. 
Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia ke rumah mereka dan dengan 
teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah. 27 Karena Apolos ingin menyeberang ke Akhaya, saudara- 
saudara di Efesus mengirim surat kepada murid-murid di situ, supaya mereka menyambut dia. Setibanya 
di Akhaya maka ia, oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang 
percaya. 28 Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan 
membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias. 



18:24 "seorang Yahudi bernama Apolos" Sangat tidak biasa bagi seorang Yahudi untuk diberi nama menurut 
nama dewa Yunani. Dia adalah seorang pendeta yang berpendidikan tinggi dan fasih berbicara (lih. 18:24-19:1). 
Pelayanannya di Korintus sangat membantu, tapi menjadi masalah ketika salah satu dari tiga golongan 
(pendukung Paulus, Petrus, Apolos, lih. I Kor 1-4) menetapkan dia sebagai pilihan mereka. Ia menolak untuk 
kembali ke Korintus (lih. I Kor 16:12). 

□ "yang berasal dari Aleksandria" ini adalah kota terbesar kedua Kekaisaran Romawi, yang dikenal karena 
perpustakaannya yang besar dan berbau akademis. Kota ini memiliki populasi Yahudi yang besar (dimana Alkitab 
Ibrani diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani, Septuaginta) dan adalah rumah Philo, seorang Yahudi yang 
terkenal, neo-Platonis, sarjana alegoris. 

□ "datang ke Efesus" Kisah Para Rasul bukan tulisan yang rinci secara kronologis. Paulus baru saja berangkat 
(lih. ay 23). 

□ "seorang yang fasih berbicara" Istilah ini dalam bahasa Yunani Koine bisa berarti fasih atau berpendidikan. 
Dalam Septuaginta logios digunakan untuk firman Allah. Apolos jelas lebih berbakat berbicara di depan umum 
(retorika Yunani) dari Paulus (bandingkan IKor. 1:17; 2:1; II Korintus 10:10; dan 11:6). Dia adalah seorang 
pengkhotbah yang hebat! 

□ "sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci" Istilah "kitab suci" mengacu pada Perjanjian Lama. Dalam PB 
semua referensi untuk menginspirasi tulisan-tulisan mengacu pada PL (lih. I Tesalonika 2:13; II Tim. 3:16; I Pet. 
1:23-25; II Pet. 1:20-21), dengan pengecualian II Pet. 3:15-16, di mana tulisan-tulisan Paulus (dengan analogi) 
terinspirasi oleh suasana atau keadaan. Apolos mengenal PL dengan baik. Kata "mahir" adalah dunatos, yang 
digunakan untuk kuasa Yesus dalam perkataan dan perbuatan di Lukas 24:19, dan Musa dalam Kis. 7:22. 

18:25 "la telah menerima pengajaran" Ini adalah PERIPHRASTIC PLUPERFECT PASSIVE (lih.Luk. 1:4). 
Dia telah dilatih dalam ajaran Yesus, tapi hanya sampai tingkat tertentu atau periode waktu tertentu. Curtis 
Vaughan, Kisah Para Rasul, hal 118, catatan kaki # 2, tertulis daftar hal-hal yang Apolos tahu dan ajarkan. 

1. Yohanes adalah pembuka jalan bagi kedatangan Mesias. 

2. Dia menyatakan Mesias sebagai Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. 

3. Yesus dari Nazaret adalah Mesias. 



270 



Saya juga berpikir bahwa pertobatan mungkin ditekankan dalam pengajarannya karena ada di pemberitaan firman 
Tuhan oleh Yohanes dan Yesus. 

□ "dalam jalan Tuhan" "Jalan" adalah sebutan pertama kali digunakan untuk menggambarkan para pengikut 
Yesus (lih. 9:2; 19:9,23, 22:4, 24:14,22; Yoh. 14: 6). Sering digunakan dalam Perjanjian Lama (lih. Ul. 5:32-33; 
31:29, Maz. 27:11; Yes. 35:8), di mana ia berbicara tentang iman sebagai gaya hidup. Tidak jelas apakah ada 
maknanya dalam teks ini (lih. 18:26). 

Apolos juga mengetahui sesuatu tentang Yesus, tapi hanya permulaan pelayanan-Nya selama di dunia dan 
bukan setelah Kalvari, atau setelah kebangkitan Injil. Dia harus mendengar "sisa ceritanya" (Paul Harvey). 

□ "dengan semangat" Secara harfiah artinya "terbakar dalam roh". Frasa ini dimaksudkan untuk 
menggambarkan antusiasme Apolos atas apa yang ia ketahui dan mengerti tentang kehidupan serta ajaran Yesus. 

□ "hanya mengetahui baptisan Yohanes" frasa ini tentang Apolos mungkin teknik literal yang digunakan 
Lukas untuk memperkenalkan para pengikut Yesus dari Yohanes 19:1-7. Ada beberapa ajaran sesat yang 
berkembang di Palestina abad pertama terkait dengan ajaran Yohanes Pembaptis dan pemberitaannya. 

Yohanes benar-benar nabi Perjanjian Lama terakhir yang disiapkan untuk kedatangan Mesias (lih. Yes 40:3; 
Mat. 3:3), tapi ia bukanlah pengkhotbah injil yang pertama. Jika khotbah Apolos 'terlalu banyak berfokus pada 
Yohanes, maka ia kehilangan makna penuh tentang Yesus. Baik Yohanes dan Yesus menekankan "pertobatan", 
"iman", dan " hidup saleh ". Pada mulanya, keduanya disebut orang Yahudi untuk komitmen baru kepada iman 
dan perbuatan (kesetiaan terhadap perjanjian dan iman pribadi kepada YHWH). Namun, pengajaran Yesus 
berkembang menjadi penegasan yang berani tentang Dia sebagai pusat (contoh Yohanes 10 dan 14), mungkin ini 
adalah kekurangan Apolos. 

18:26 "ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat" Kata ini digunakan Paulus untuk mengajar orang- 
orang Yahudi di sinagoga di 13:46, 14:3, 19:8 dan sebelum Festus di 26:26. Apolos adalah seorang pengajar yang 
kuat dan efektif. 

□ "di rumah ibadat" Perhatikan Priskila dan Akwila juga ada. Ini juga kebiasaan rutin Paulus. 

□ "Priskila dan Akwila" Priskila beberapa kali disebut lebih dahulu, 18:18,26; Roma 16:03; II Tim. 4:19. Hal 
ini sangat tidak biasa. Mungkin Priskila memiliki kepribadian yang paling kuat atau bangsawan Romawi. Dalam 
Kisah 18:2, Akwila disebut sebagai orang Yahudi, tetapi Priskila tidak pernah. Mereka dipaksa untuk 
meninggalkan Roma di bawah perintah Kaisar Claudius tahun 49 Masehi. Mereka bertemu dan berteman dengan 
Paulus di Korintus dan mengikutinya ke Efesus. Mereka bertiga adalah pembuat kemah. 

□ "membawa dia ke rumah mereka" Kalimat ini digunakan untuk menggambarkan penerimaan atau diterima 
sebagai teman. Tidak pasti bagaimana atau di mana Priskila dan Akwila melakukan ini untuk Apolos. Mereka 
mungkin telah berbicara kepadanya secara pribadi atau membawanya pulang dengan mereka. Perhatikan mereka 
tidak membuat Paulus malu atau menantangnya di depan publik! 

□ "menjelaskan kepadanya jalan Allah" Dia adalah seseorang yang dapat diajar, yang sangat sedikit 
memiliki karunia, orang yang terdidik! Jelas dia menanggapi informasi lebih lengkap tentang Yesus. 

18:27 "Apolos ingin menyeberang ke Akhaya" naskah D Yunani menambahkan "atas desakan orang-orang 
Kristen di Korintus". Dia adalah pengajar (gaya retorika Yunani). 

□ "saudara-saudara. . menulis". Surat rekomendasi dari jemaat satu ke jemaat yang lain disebut dalam Roma 
16:1; II Kor. 3:1; dan II Yoh. Ini adalah cara jemaat mula-mula untuk menghindari pengkhotbah palsu dan 
pengganggu perjalanan. 



271 



□ "oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya" Ada 

dua cara untuk memahami kalimat ini. 

1. Ini mengacu pada orang percaya yang sudah diselamatkan oleh kasih karunia (NASB, NKJV, NRSV, 
TEV) 

2. Ini mengacu pada kemurahan Tuhan yang memperlengkapi Apolos (NJB) 

Kata utama, berguna, (kontribusi) adalah PERFECT ACTIVE. Apolos menjadi berkat! 
Participle "orang percaya" adalah AKTIF SEMPURNA, menyiratkan bahwa mereka sudah menjadi orang 
percaya. Apolos masih berfungsi sebagai murid, bukan penginjil, di Korintus. 

18:28 Apolos menggunakan PL dalam cara yang sama seperti Petrus, Stefanus, dan Paulus. Menunjukkan dari 
Perjanjian Lama bahwa Yesus adalah Mesias merupakan pola berulang dalam khotbah kepada orang Yahudi 
dalam Kisah Para Rasul. 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
defmitif. 

1. Mengapa begitu sering nama Priskila disebut lebih dulu di dalam Perjanjian Baru? 

2. Bagaimana Paulus mengenai Priskila dan Akwila? Mengapa? 

3. Apakah Priskila dan Akwila pernah kembali ke Roma? Bagaimana kita tahu? 

4. Bandingkan gaya khotbah Paulus dan Apolos. 

5. Apakah Apolos seorang Kristen sebelum ia dikunjungi Akwila dan Priskila? 



272 



KISAH 19 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Paulus di Efesus 


Paulus di Efesus 


Pelayanan Paulus yang agak 
lama di Efesus 


Paulus di Efesus 


Murid-murid Yohanes di 
Efesus 


19:1-7 


19:1-10 


19:1-7 


19:l-2a 

19:2b 

19:3a 

19:3b 

19:4 

19:5-7 




19:1-7 

Dasar jemaat Efesus 


19:8-10 




19:8-10 


19:8-10 




19:8-10 


Anak-anak Skewa 


Mujizat memuliakan Kristus 




Anak-anak Skewa 


Tukang jarapi Yahudi 


19:11-20 


19:11-20 


19:11-20 


19:11-14 

19:15 
19:16-20 




19:11-12 
19:13-17 

19:18-19 
19:20 


Huru-hara di Efesus 


Huru-hara di Efesus 




Huru-hara di Efesus 


Rencana Paulus 


19:21-27 


19:21-41 


19:21-22 


19:21-22 




19:21-22 

Efesus: Huru-hara seorang 
tukang perak. 






19:23-27 


19:23-27 




19:23-31 


19:28-41 




19:28-41 


19:28-34 
19:35-41 




19:32-41 



273 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran anda 
akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 

1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 



KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 19:1-7 

1 Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di 
Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. 2 Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima 
Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami 
belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus." 3 Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu 
dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes." 4 Kata 
Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang 
banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus." 5 
Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. 6 Dan 
ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah 
mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. 7 Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang. 



19:1 "daerah-daerah pedalaman" ini mengacu pada rute alternatif melalui daerah pedesaan dan kepada jemaat- 
jemaat yang dimulai oleh Paulus pada aktivitas misionaris sebelumnya di Galatia Selatan. 

19:2 "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus ketika kamu menjadi percaya?" Fakta bahwa mereka disebut 
"murid-murid" (ay. 1) dan pernyataan "ketika kamu percaya" berarti mereka adalah orang-orang percaya. 
Pertanyaan ini menghubungkan (1) penerimaan pribadi Roh Kudus pada saat seseorang menjadi percaya 
(AORIST ACTIVE INDICATIVE dan AORIST ACTIVE PARTICIPLE) dan (2) tindakan persiapan Roh Kudus 
di mana tanpa Roh Kudus tidak seorang pun bisa percaya (lih. Yohanes 6:44,65 ; Roma 8:9). Ada beberapa 
tingkat dan tahapan pekerjaan Roh Kudus (lih. Kis 8:11, 15-17). Kitab Kisah Para Rasul sendiri harus 
memperingatkan para penafsir modern untuk tidak bersikap dogmatis terhadap elemen-elemen yang "diperlukan" 
dan perintah keselamatan. Kisah Para Rasul mencatat apa yang terjadi, bukan apa yang harus terjadi setiap waktu. 
Keselamatan adalah hubungan pribadi yang melibatkan keseluruhan pribadi seseorang, tapi seringkali ini menjadi 
pengalaman yang progresif untuk mempererat hubungan dan lebih memahami informasi alkitabiah. 

□ "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus" khotbah Yohanes tidak bisa 
menghasilkan efek spiritual tanpa Roh Kudus (lih. Rom 8:6-11; I Kor. 12:3; I Yohanes 4:2 ). Yohanes 
menyebutkan Roh Kudus dalam khotbah-Nya (lih. Mat. 3:11; Markus 1:8; Lukas 3:16; Yohanes 1:32-33), tetapi 

274 



harus diingat bahwa itu adalah pemberitaan sebagai persiapan, bukan penggenapan ( lih. Yes. 40:3; Mat. 3:3). 
Yohanes adalah nabi PL terakhir dan pengkhotbah transisi yang mempersiapkan kedatangan Mesias. Dia 
membawa orang-orang kepada Yesus (lih. Yohanes 1:19-42). 

19:3 "dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis" Mereka adalah pengikut Yohanes Pembaptis. Rupanya 
mereka setia kepada terang yang mereka miliki, namun mereka butuh penjelasan lebih lanjut tentang kehidupan, 
kematian, kebangkitan, dan kenaikan (yaitu Injil) Yesus, sama seperti Apolos (lih. 18:24-28). 

19:3-4 "baptisan Yohanes" baptisan Yohanes menyangkut pertobatan dan pengharapan (lih. Mat. 3:11; Markus 
1:15). Namun, harus dilakukan dalam iman kepada Yesus. Dari sejarah kita tahu bahwa ada beberapa kelompok 
sesat yang dibentuk pada abad pertama yang mengaku sebagai pengikut Yohanes Pembaptis (Recognitions of 
Clement, bab 60). Catatan tentang hal ini mungkin adalah cara Lukas untuk menghilangkan pengaruh kelompok- 
kelompok tersebut. Pelayanan Yohanes menjauhkan dari dirinya sendiri dan membuat orang lain mendekat 
kepada Yesus (lih. Yohanes 1:19-42). 

19:4 "Orang-orang percaya di dalam Dia" Lihat Topik Khusus: Orang-orang Percaya pada 3:16. 

19:5 "Mereka dibaptis" Lihat Topik Khusus di 2:38. 

□ "dalam nama Tuhan Yesus" Lukas menyebut baptisan di "dalam nama Yesus" (lih. 2:38; 8:12,16; 10:48). 
Lihat Topik Khusus: Nama Tuhan di 2:21. Matius memperkatakan baptisan di "dalam nama Bapa dan Anak dan 
Roh Kudus" (lih. Mat. 28:19). Rumus baptisan bukanlah kunci untuk memperoleh keselamatan, melainkan hati 
dari orang yang dibaptis. Melihat rumus baptisan sebagai kunci sama dengan menempatkan penekanan di tempat 
yang salah. Keselamatan bukanlah tata cara kebenaran sakramental, melainkan masuk ke dalam pertobatan / 
hubungan iman dengan Yesus. Lihat catatan pada 2:38. 

Sejauh yang kita tahu bahwa Apolos, yang juga hanya mengenal baptisan Yohanes, tidak dibaptis ulang! Roh 
Kudus sangat jelas terlihat dalam pemberitaan firman dan pengajarannya yang penuh kuasa. 

19:6 "ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka" 

Penumpangan tangan sering disebutkan dalam hubungannya dengan Roh Kudus (lih. 8:16-17; 9:17), tetapi tidak 
selalu ( lih. 10:44). Lihat Topik Khusus di 6:6. Alkitab menghubungkan Roh Kudus dengan orang-orang percaya 
dalam tiga cara yang berbeda: (1) pada saat seseorang menjadi percaya; (2) pada saat pembaptisan, dan (3) dengan 
penumpangan tangan. Pembedaan ini hendaknya mengingatkan kita terhadap dogmatisme dalam hal ini. Kisah 
Para Rasul tidak dimaksudkan untuk mengajarkan suatu set pola, tetapi untuk menggambarkan gerakan dinamis 
dari Roh Kudus. 

Harus saya akui bahwa kedua belas murid Yohanes dapat berbahasa roh merupakan hal yang mengejutkan 
bagi saya. Biasanya dalam Kisah Para Rasul, bahasa roh adalah bukti bagi orang-orang percaya Yahudi untuk 
memberitakan bahwa Allah telah menerima sebuah kelompok baru atau mematahkan penghalang geografis (lihat 
catatan lengkap pada 2:4b). Apakah kelompok baru itu mewakili orang-orang ini? Mereka sudah menjadi murid 
(lih. Ay. 1). Mengapa Lukas memilih untuk mencatat peristiwa ini? Dia memilih untuk memperkenalkannya 
bersama dengan Apolos dalam bab 18. Ini tidak sesuai dengan pola, yang mungkin berarti bahwa penafsir modern 
mencoba menyesuaikan agenda atau grid interpretif atas tulisan Lukas yang tidak cocok! Mungkin perihal 
berbahasa roh ini lebih mirip dengan peristiwa di Korintus! 

□ "dan bernubuat" Istilah ini memiliki konotasi PL perilaku ekstatis (lih. I Sam 10:10-12; 19:23-24). 
Konteksnya dapat mendukung penafsiran ini. Namun, istilah dalam I & II Korintus (lih. I Kor 11:4,5,9; 
14:1,3,4,5,24,31,39) menyiratkan keberanian untuk memberitakan Injil. Sulit untuk mendefinisikan nubuatan di 
PB. Karena dipenuhi oleh Roh Kudus sering dikaitkan dengan keberanian memberitakan Injil, mungkin ini juga 
maksud dari konteks tersebut. Lihat Topik Khusus: Nubuatan PB di 1 1 :27. 

19:7 "Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang" Dua belas adalah salah satu angka yang sering 
digunakan secara simbolis dalam Alkitab, tapi di ayat ini kelihatannya punya makna sejarah. Lihat Topik Khusus: 
Dua belas di 1:22. 

275 



NASKAH NASB (UPDATE): 19:8-10 

8 Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh 
pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah. 9 Tetapi ada beberapa orang 
yang tegar hatinya. Mereka tidak mau diyakinkan, malahan mengumpat Jalan Tuhan di depan orang 
banyak. Karena itu Paulus meninggalkan mereka dan memisahkan murid-muridnya dari mereka, dan 
setiap hari berbicara di ruang kuliah Tiranus. 10 Hal ini dilakukannya dua tahun lamanya, sehingga semua 
penduduk Asia mendengar firman Tuhan, baik orang Yahudi maupun orang Yunani. 



19:8 "mengunjungi rumah ibadat" Ini merupakan pola standar Paulus (lih. 9:20; 13:5,14, 14:1, 17:2, 10; 
18:4,19,26). 

□ "mengajar dengan berani" Ini merupakan PERFECT MIDDLE INDICATIVE. Merupakan salah satu 
dampak dari "dipenuhi oleh Roh Kudus" (lih.4: 13,29,31; 9:28,29, 14:3, 18:26). Paulus berdoa untuk hal ini di Ef. 
6:19. 

□ "tiga bulan" Sinagog di Efesus mengizinkan Paulus untuk berkhotbah, mengajar, dan berbicara kepada 
mereka selama beberapa hari Sabat. Hal ini menunjukkan tingkat keterbukaan mereka terhadap Injil dan suatu 
penghargaan atas kemampuan yang diberikan Tuhan kepada Paulus. 

□ "Kerajaan Allah" merupakan tema utama khotbah Yesus. Mengacu pada Kerajaan Allah dalam kehidupan 
manusia sekarang dimana suatu hari nanti akan dinikmati oleh seluruh bumi, sama seperti di surga (lih. Mat 6:10). 
Lihat Topik Khusus di 1:3. 

19:9 "ada beberapa orang yang tegar hatinya. Mereka tidak mau diyakinkan" Semua orang yang 
mendengar Injil punya pilihan (lih. 17:32, 34). Hal ini mencerminkan perumpamaan tentang penabur (lih.Mat 13;. 
Markus 4). Inilah misteri dari iniquity (lih. II Kor 4:4). 

Istilah "mengeraskan hati" adalah IMPERFECT PASSIVE INDICATIVE (tidak mau diyakinkan adalah 
IMPERFECT ACTIVE INDICATIVE), yang berarti awal dari suatu tindakan atau tindakan berulang di masa lalu. 
Kata ini digunakan di Rom. 9:18 untuk menggambarkan Allah mengeraskan hati bangsa Israel dan juga 
pengulangan kata dalam Ibrani 3 dan 4 (lih. 3:8,13,15; 4:7) menyangkut kekerasan hati bangsa Israel selama 
periode mengembara di padang gurun. Allah tidak secara aktif mengeraskan hati manusia yang Dia kasihi dan 
diciptakan menurut gambar-Nya, namun Dia mengizinkan pemberontakan manusia untuk menyatakan dirinya 
(lih. Rom. 1:24,26,28) dan kejahatan pribadi untuk mempengaruhi orang-orang yang diciptakan-Nya ( lih. Ef 2:1- 
3; 4:14, 6:10-18). 

□ "mengumpat Jalan Tuhan di depan orang banyak" Berita Injil secara radikal sangat berbeda dengan 
eksklusivisme dan pola pikir yang berorientasi pada perbuatan baik Yudaisme bahwa tidak ada persamaan jika 
prinsip dasar Injil ditolak. 

Pola berulang yang ditulis Lukas tentang oposisi agresif Yahudi terhadap Injil terus berlanjut (lih. 13:46-48; 
18:5-7; 19:8-10; 28:23-28). 

□ "Jalan Tuhan" Lihat catatan di 1 8:25. 

□ "ruang kuliah Tiranus" Naskah kuno Bezae, D, dari abad kelima, menambahkan bahwa Paulus mengajar 
dari jam 11:00 pagi sampai jam 4:00 sore, ketika sebagian besar penduduk kota beristirahat dan gedung tersebut 
bisa digunakan. Ini adalah soal tradisi lisan. Paulus bekerja di tempat pekerjaannya selama jam kerja reguler dan 
kemudian mengajar selama waktu istirahat (lih. 20:34). 

Ada beberapa teori untuk mengidentifikasi Tiranus. 

1. Dia adalah seorang sarjana yang disebutkan oleh Suidas. Suidas menulis pada abad kesepuluh, namun 

menggunakan sumber-sumber terpercaya kembali ke zaman klasik. Karya tulisnya seperti sebuah 

ensiklopedia dari orang-orang politik, sastra, dan gerejawi. 

276 



2. Dia seorang rabi Yahudi (Meyer) yang menjalankan sekolah swasta untuk mengajar hukum Musa, tetapi 
tidak ada bukti tekstual untuk jabatan ini. 

3. Bangunan ini awalnya adalah gymnasium namun kemudian menjadi sebuah ruang kuliah yang dimiliki 
oleh atau diberi nama sesuai dengan nama pemiliknya yaitu Tiranus. 

Paulus harus meninggalkan Sinagog dan kelihatannya jumlah orang yang bertobat terlalu banyak sehingga 
sebuah rumah tidak cukup untuk menampungnya, jadi ia menyewa sebuah ruang kuliah. Hal ini memungkinkan 
dia melakukan kontak dengan penduduk Efesus. 

19:10 "dua tahun" Dalam 20:31 Paulus menyatakan berapa lama ia tinggal di provinsi ini (tiga tahun). 

□ "semua penduduk Asia mendengar" Ini adalah hiperbola yang jelas. Yesus seringkali berbicara 
menggunakan pernyataan yang dilebih-lebihkan. Ini hanyalah bagian dari sifat idiomatik sastra timur. 



NASKAH NASB (UPDATE): 19:11-20 

n 01eh Paulus Allah mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa, u bahkan orang membawa 
saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang-orang sakit, maka 
lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat. u Juga beberapa tukang jampi Yahudi, yang 
berjalan keliling di negeri itu, mencoba menyebut nama Tuhan Yesus atas mereka yang kerasukan roh 
jahat dengan berseru, katanya: "Aku menyumpahi kamu demi nama Yesus yang diberitakan oleh 
Paulus." 14 Mereka yang melakukan hal itu ialah tujuh orang anak dari seorang imam kepala Yahudi yang 
bernama Skewa. 15 Tetapi roh jahat itu menjawab: "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi 
kamu, siapakah kamu?" 16 Dan orang yang dirasuk roh jahat itu menerpa mereka dan menggagahi 
mereka semua dan mengalahkannya, sehingga mereka lari dari rumah orang itu dengan telanjang dan 
luka-luka. 17 Hal itu diketahui oleh seluruh penduduk Efesus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, 
maka ketakutanlah mereka semua dan makin masyhurlah nama Tuhan Yesus. ' 8 Banyak di antara mereka 
yang telah menjadi percaya, datang dan mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan 
perbuatan-perbuata seperti itu. " Banyak juga di antara mereka, yang pernah melakukan sihir, 
mengumpulkan kitab-kitabnya lalu membakarnya di depan mata semua orang. Nilai kitab-kitab itu 
ditaksir lima puluh ribu uang perak. 2(l Dengan jalan ini makin tersiarlah firman Tuhan dan makin 
berkuasa. 



19:11 Ini bukan pertama kalinya Allah menggunakan mukjizat yang luar biasa untuk meneguhkan kebenaran-Nya 
dan utusan-Nya (lih. 3:1-10; 5:15; 8:6,13; 9:40-42; 13:11-12; 14:8-11). Takhayul dan praktek-praktek okultisme 
meluas dan berakar kuat di Efesus. Allah, yang kaya dengan rahmat, mengizinkan kuasa dan otoritas-Nya, yang 
berdiam di dalam Mesias, untuk diekspresikan melalui Paulus kepada orang-orang yang terikat setan. Oh, 
sungguh anugerah Allah ! 

19:12 "saputangan" Mungkin ini adalah handuk untuk mengelap keringat yang diikatkan pada kepala selama 
bekerja. 

□ "kain" ini mengacu pada kain untuk bekerja, mirip celemek tukang kayu. Penyembuhan ini menunjukkan 
belas kasih Allah dan kuasa untuk meneguhkan berita Injil serta pelayanan Paulus. 

□ "keluarlah roh-roh jahat" Di sini setan (lih. Lukas 10:17) disebut "roh jahat" (lih. Mat. 12:45; 7:21 Lukas; 
8:2, 11:26,19 Kis. 12,13,15,16). Tetapi Lukas juga menyebut mereka "roh jahat" (lih.5:16; 08:07). Dalam Kisah 
16:16 setan disebut "roh python (ramalan)". Semua frasa ini tampaknya sama. Paulus sering berbicara tentang 
kategori setan seperti "segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan" (Ef. 1:21), atau "pemerintah- 
pemerintah dan penguasa-penguasa di sorga" (Ef. 3:10), atau "melawan pemerintah-pemerintah, melawan 
penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara (Ef. 6:12). 
Ini pasti mengacu pada tingkatan roh-roh jahat yang terorganisir. Tapi bagaimana, mengapa, di mana, dan siapa, 
semuanya itu spekulatif karena Alkitab memilih untuk tidak mengungkapkan penjelasan rinci tentang dunia roh. 
Alkitab jelas menunjukkan kuasa Kristus (dan para rasul-Nya) atas Iblis dan kerajaan kegelapan serta maut. 



277 



"Nama Yesus" adalah Nama di atas segala nama! Mengenal-Nya mendatangkan keselamatan, kedamaian, 
keutuhan, pemulihan, dan kesehatan. 

19:13-16 "Tukang jampi Yahudi" Tukang jampi Yahudi sudah umum (lih.Lukas 11:19). Konteks ini jelas 
menunjukkan bahwa pengusiran setan bukan oleh rumus ajaib (nama), tetapi oleh hubungan pribadi dengan 
Yesus. Jika pasal ini tidak begitu sedih pasti akan lucu! Josephus bercerita tentang suatu upacara eksorsisme 
Yahudi di antiq. 8.2.5 oleh Eleazar, menggunakan mantra Salomo. 

19:13 "roh-roh jahat" Ini mengacu pada setan/kuasa kegelapan. PB sering berbicara tentang realitas rohani ini, 
tetapi tidak membahas asalnya atau rincian tentang organisasi atau kegiatannya. Rasa ingin tahu, ketakutan, dan 
kebutuhan akan pelayanan praktis telah menyebabkan banyak spekulasi. Tidak pernah ada karunia untuk 
mengadakan pelepasan yang tercantum dalam Perjanjian Baru, tetapi jelas itu perlu. Beberapa buku yang 
membantu adalah: 

1. Konseling Kristen dan Hal Gaib oleh Kouch 

2. Demonologi Alkitabiah dan Iblis dalam Dunia Sekarang oleh Unger 

3. Penghulu-penghulu dan Penguasa-penguasa oleh Montgomery 

4. Kristus dan Penguasa-penguasa oleh Hendrik Berkhof 

5. Tiga Pertanyaan Krusial Mengenai Peperangan Rohani oleh Clinton E. Arnold. Liat Topik Khusus: 
Setan di 5:16. 

19:14 "Seorang imam kepala Yahudi yang bernama Skewa" Para Sarjana modern tidak dapat menemukan 
nama ini dalam tulisan-tulisan lain. Sangat sulit bagi Imam Besar Yahudi (archiereus) untuk berada di Efesus. 
Ada sebuah rumah ibadat setempat, tapi tempat ibadah orang Yahudi ada di Yerusalem. Lukas menggunakan kata 
ini beberapa kali dalam Injil Lukas dan Kisah Para Rasul bagi Imam Besar dan keluarganya di Yerusalem. 

Beberapa berspekulasi bahwa orang itu entah bagaimana terhubung ke keluarga Imam Besar, atau mungkin 
salah satu kepala dari 24 urutan imam yang dibuat oleh Daud (lih. I Taw. 24:7-19). 

Jika orang ini dan anak-anaknya adalah imam, cukup mengejutkan mereka tidak menggunakan YHWH 
sebagai Nama yang berkuasa untuk mengendalikan roh-roh seperti halnya sihir atau okultisme 

19:15 "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui," Kata pertama adalah ginnskn; yang kedua adalah 
epistamai. Entah bagaimana keduanya sinonim. Keduanya sering digunakan dalam Kisah Para Rasul, namun 
dalam konteks ini jelas ada perbedaan yang dibuat antara pengetahuan iblis tentang Yesus sebagai Kristus dan 
Paulus sebagai juru bicara-Nya. 

19:17 Lukas mencatat hal ini untuk menunjukkan bagaimana Roh kudus memasyhurkan (IMPERFECT 
PASSIVE INDICATIVE) Yesus. 

19:18 "mereka yang telah menjadi percaya" ini adalah PERFECT PASSIVE PARTICIPLE. Pertanyaannya 
adalah, apakah mereka percaya hal gaib atau apakah kalimat ini merujuk kepada keyakinan baru mereka dalam 
Injil? Mungkin juga orang yang baru percaya kepada Injil masih dipengaruhi oleh takhayul masa lalu mereka. 
Lihat Topik Khusus: Kalimat Yunani Digunakan untuk Keselamatan di 2:40. 

Penganut okultisme sebelumnya mungkin telah diyakinkan oleh apa yang terjadi atas tukang jampi 
Yahudi dalam ay. 13-16. Berita tentang peristiwa menyebabkan kuasa Yesus atau Nama Yesus cepat menyebar 
(lih. ay 17). Orang-orang ini sangat sadar akan kuasa "Nama-Nya". 

□ "selalu datang" Ini merupakan IMPERFECT MIDDLE INDICATIVE 

□ "mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuatan seperti itu" 

Mediterania kuno tenggelam dalam okultisme. Sudah menjadi kepercayaan umum bahwa membuka rahasia sihir 
seseorang akan membuatnya menjadi tidak efektif. Ini adalah cara mereka menyangkal kegiatan masa lalu mereka 
sebagai penganut okultisme. Ada jenis literatur sihir terkenal di zaman dahulu yang disebut "tulisan-tulisan 
Efesus" Insiden ini menunjukkan keunggulan Injil atas okultisme (lih. ay 20!). 



278 



TOPIK KHUSUS: PENGAKUAN 

A. Ada dua bentuk dari kata Yunani yang sama yang digunakan untuk pengakuan atau pernyataan, 
homolegeo and exomologeo. Kata majemuk yang digunakan dalam Yakobus berasal dari homo - yang 
sama, lego, berbicara, dan ex, berasal dari. Arti dasarnya adalah berkata hal yang sama atau bersetuju 
dengan. Kata ex ditambahkan kepada gagasan deklarasi kepada umum. 

B. Terjemahan Bahasa Inggris dari kelompok kata ini adalah 

1 . memuji 

2. menyetujui 

3. mendeklarasikan 

4. menyatakan 

5. pengakuan 

C. Kelompok kata ini sepertinya dua penggunaan yang berlawanan 

1. memuji (Allah) 

2. mengakui dosa 

Hal ini mungkin telah dikembangkan dari pengertian manusia mengenai kekudusan Allah dan 
keberdosaannya sendiri. Mengakui satu kebenaran berarti mengakui keduanya. 

D. Penggunaan PB dari kelompok kata ini adalah 

1. berjanji (lih. Mat 14:7; Kis 7:17) 

2. bersetuju atau persetujuan mengenai sesuatu (lih. Yoh 1:20; Luk 22:6; Kis 24:14; Ibr 11:13) 

3. memuji (lih. Mat 11:25; Luk 10:21; Rom 14:11; 15:9) 

4. menyetujui 

a. seseorang (lih. Mat 10:32; Luk 12:8; Yoh 9:22; 12:42; Rom 10:9; Flp 2:11; I Yoh 2:25; Wah 3:5) 

b. suatu kebenaran (lih. Kis 23:8; II Kor 1 1 : 13; I Yoh 4:2) 

5. membuat pernyataan kepada umum mengenai (pengertian hukum yang dikembangkan ke dalam 
penegasan keagamaan, lih. Kis 24:14; I Tim 6:13) 

a. tanpa pengakuan akan kesalahan (lih. I Tim 6: 12; Ibr 10:23) 

b. dengan pengakuan akan kesalahan (lih. Mat 3:6; Kis 19:18; Ibr 4:14; Yak 5:16; I Yoh 1:9) 



19:19 "sihir" Lihat Topik Khusus di 8:9. "kitab" (biblous) bisa merujuk ke kitab besar atau gulungan kecil 
papyrus tempat menulis sumpah atau kutukan. Ini dipakai sebagai jimat. Harga kitab yang sangat tinggi 
menunjukkan (1) betapa orang-orang ini sangat percaya kepada takhayul (2) bagaimana Injil telah memerdekakan 
mereka! 

□ "membakarnya di depan mata semua orang" Ini adalah buku-buku yang sangat mahal dan sangat dicari- 
cari, kertasnya terbuat dari kulit. Membakar buku-buku ini merupakan bentuk pertobatan orang-orang percaya 
baru di hadapan umum dan pengakuan iman mereka dalam Kristus, bukan "kuasa!" 

19:20 Berita Injil dipersonifikasikan dan diringkas. Ringkasan Lukas membantu kita membagi Kisah Para Rasul 
menjadienambagian(lih.6:7;9:31; 12:24, 16:5, 19:20,28:31). 



NASKAH NASB (UPDATE): 19:21-22 

21 Kemudian dari pada semuanya itu Paulus bermaksud pergi ke Yerusalem melalui Makedonia dan 
Akhaya. Katanya: "Sesudah berkunjung ke situ aku harus melihat Roma juga." ll Lalu ia menyuruh dua 
orang pembantunya, yaitu Timotius dan Erastus, mendahuluinya ke Makedonia, tetapi ia sendiri tinggal 
beberapa lama lagi di Asia. 



19:21 

NASB "Paulus bermaksud" 

NKJV "Paulus bermaksud" 



279 



NRSV "Paulus berniat" 

TEV, NJB "Paulus memutuskan" 

TEV (catatan kaki) "Paulus, yang dipimpin oleh Roh, memutuskan" 

Berikut adalah kombinasi dari kedaulatan Allah dan kehendak bebas manusia. Tidak pasti apakah penggunaan 
kata "roh" merujuk ke: 

1 . Roh Kudus atau 

2. roh manusia (lih. 7:59; 17:16; 18:25; Roma 1:9;. 8:16; I Kor. 2:11; 5:4; 16:18; II Kor. 2:11; 7:13; 12:18; 
Gal. 6:18; Fil 4:23). 

Jika mengacu kepada Roh Kudus, maka ini merupakan contoh lain kepemimpinan ilahi dikombinasikan dengan 
respon manusia yang tepat. 

Lukas sering memberi komentar singkat untuk memperkenalkan peristiwa-peristiwa yang terjadi nanti. 
Kemungkinan Lukas mencatat bahwa Paulus memutuskan untuk pergi ke Yerusalem atas pimpinan Allah (yaitu 
mati, ay. 21), bukan sebagai akibat dari kerusuhan yang disebabkan oleh Demetrius dan serikat tukang pengrajin 
perak di Efesus (lih. ay. 23-41). 

□ "Aku harus melihat Roma juga" Paulus ingin {del) mengunjungi jemaat di Roma (lih. 9:15; Roma 1:10). 
dalam perjalanan ke Spanyol (lih. Roma 15:24, 28). Dia ingin mereka mengenal dia dan mendukung pekerjaan 
misinya. Dia juga ingin menambahkan berkat/karunia kepada mereka. 

19:22 "Erastus" Ada seorang laki-laki dengan nama ini, disebutkan dalam Roma 16:23. Dia disebut bendahara 
kota Korintus. Nama ini disebut lagi di II Tim. 4:20. Tidak dapat dipastikan apakah nama tersebut merujuk pada 
orang yang sama atau tidak. 

□ "ia sendiri tinggal beberapa lama lagi di Asia" Injil telah mulia menyebar, mempengaruhi dan 
mendatangkan pertobatan di provinsi tersebut (lih. I Kor. 16:9). 



NASKAH NASB (UPDATE): 19:23-27 

23 Kira-kira pada waktu itu timbul huru-hara besar mengenai Jalan Tuhan. 24 Sebab ada seorang 
bernama Demetrius, seorang tukang perak, yang membuat kuil-kuilan dewi Artemis dari perak. Usahanya 
itu mendatangkan penghasilan yang tidak sedikit bagi tukang-tukangnya. 25 Ia mengumpulkan mereka 
bersama-sama dengan pekerja-pekerja lain dalam perusahaan itu dan berkata: "Saudara-saudara, kamu 
tahu, bahwa kemakmuran kita adalah hasil perusahaan ini! 26 Sekarang kamu sendiri melihat dan 
mendengar, bagaimana Paulus, bukan saja di Efesus, tetapi juga hampir di seluruh Asia telah membujuk 
dan menyesatkan banyak orang dengan mengatakan, bahwa apa yang dibuat oleh tangan manusia 
bukanlah dewa. 27 Dengan jalan demikian bukan saja perusahaan kita berada dalam bahaya untuk dihina 
orang, tetapi juga kuil Artemis, dewi besar itu, berada dalam bahaya akan kehilangan artinya. Dan 
Artemis sendiri, Artemis yang disembah oleh seluruh Asia dan seluruh dunia yang beradab, akan 
kehilangan kebesarannya." 



19:23 "Jalan Tuhan" Ini adalah sebutan yang paling awal bagi kekristenan. Berbicara tentang konsep PL (mis. 
Mzm. 1:1,6;. 5:8; 25:4,8,9,12; 27:11; 37:5,7,23,34; 119:101, 105 ) yaitu gaya hidup iman (lih. Kis. 9:2; 19:9,23, 
22:4, 24:14,22; juga mungkin 18:25-26). 

19:24 "kuil-kuilan dari perak" ini mengacu pada gambar perak kecil (1) dari Kuil Artemis atau (2) meteorit 
yang tampak seperti seorang wanita berpayudara banyak. Arkeologi telah menemukan banyak gambar perak dewi 
ini, tapi tidak menemukan tempat suci (kuil). Ini adalah salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Lihat catatan pada 
18:19, #4. 

□ "Artemis" Artemis yang dipuja di Efesus tidak diidentifikasi dengan Diana dari jajaran Romawi. Dewi ini 
mirip dengan Cybele, ibu dewi-dewi. Praktek keagamaan ini memiliki banyak kesamaan dengan kultus kesuburan 
Kanaan (lihat M.R. Vincent, Word Studies, jilid 1, hal. 271). 

280 



□ "mendatangkan penghasilan yang tidak sedikit" penganiayaan ini memiliki dasar ekonomi (lih.ay 25,27). 

□ "tukang-tukang" Dari kata Yunani ini kita mendapatkan kata Inggris "teknisi". Dalam dunia serikat 
Mediterania kuno atau asosiasi pengrajin, sangat populer dan kuat. Paulus telah menjadi bagian dari serikat para 
pembuat tenda. 

19:26-27 Ini memberi kita wawasan dari keberhasilan dan perluasan pelayanan Paulus di Asia. 

□ "bahwa apa yang dibuat oleh tangan manusia bukanlah dewa" ini mencerminkan konsep PL tentang 
kesia-siaan penyembahan berhala (lih.Ul. 4:28; Maz. 115:4-8; 135:15-18; Yes. 44: 9-17; Yer 10:3-11). 

19:27 Ada banyak bagian dalam sastra Yunani dari abad pertama yang menyebutkan Artemis dari Efesus. 
Rupanya ada tiga puluh sembilan kota terpisah dari dunia Mediterania yang juga terlibat dalam pemujaan dewi 
kesuburan. 



NASKAH NASB (UPDATE): 19:28-41 

28 Mendengar itu meluaplah amarah mereka, lalu mereka berteriak-teriak, katanya: "Besarlah 
Artemis dewi orang Efesus!" 29 Seluruh kota menjadi kacau dan mereka ramai-ramai membanjiri gedung 
kesenian serta menyeret Gayus dan Aristarkhus, keduanya orang Makedonia dan teman seperjalanan 
Paulus. 3(l Paulus mau pergi ke tengah-tengah rakyat itu, tetapi murid-muridnya tidak mengizinkannya. 31 
Bahkan beberapa pembesar yang berasal dari Asia yang bersahabat dengan Paulus, mengirim peringatan 
kepadanya, supaya ia jangan masuk ke gedung kesenian itu. 32 Sementara itu orang yang berkumpul di 
dalam gedung itu berteriak-teriak; yang seorang mengatakan ini dan yang lain mengatakan itu, sebab 
kumpulan itu kacau-balau dan kebanyakan dari mereka tidak tahu untuk apa mereka berkumpul. 33 Lalu 
seorang bernama Aleksander didorong ke depan oleh orang-orang Yahudi. Ia mendapat keterangan dari 
orang banyak tentang apa yang terjadi. Segera ia memberi isyarat dengan tangannya dan mau memberi 
penjelasan sebagai pembelaan di depan rakyat itu. 34 Tetapi ketika mereka tahu, bahwa ia adalah orang 
Yahudi, berteriaklah mereka bersama-sama kira-kira dua jam lamanya: "Besarlah Artemis dewi orang 
Efesus!" 35 Akan tetapi panitera kota menenangkan orang banyak itu dan berkata: "Hai orang Efesus! 
Siapakah di dunia ini yang tidak tahu, bahwa kota Efesuslah yang memelihara baik kuil dewi Artemis, 
yang mahabesar, maupun patungnya yang turun dari langit? 36 Hal itu tidak dapat dibantah, karena itu 
hendaklah kamu tenang dan janganlah terburu-buru bertindak. 37 Sebab kamu telah membawa orang- 
orang ini ke sini, walaupun mereka tidak merampok kuil dewi kita dan tidak menghujat namanya. 38 Jadi 
jika Demetrius dan tukang-tukangnya ada pengaduannya terhadap seseorang, bukankah ada sidang- 
sidang pengadilan dan ada gubernur, jadi hendaklah kedua belah pihak mengajukan dakwaannya ke situ. 

39 

Dan jika ada sesuatu yang lain yang kamu kehendaki, baiklah kehendakmu itu diselesaikan dalam 
sidang rakyat yang sah. 4 ° Sebab kita berada dalam bahaya akan dituduh, bahwa kita menimbulkan huru- 
hara pada hari ini, karena tidak ada alasan yang dapat kita kemukakan untuk membenarkan kumpulan 
yang kacau-balau ini." 41 Dan dengan kata-kata itu ia membubarkan kumpulan rakyat itu. 



19:28 Ayat ini menunjukkan betapa dekatnya dunia kuno dipengaruhi kepercayaan dan tradisi lokal. Banyak 
orang menjalani kehidupan sehari-hari mereka dengan cara-cara yang berhubungan dengan kuil berhala lokal. 

□ "Besarlah Artemis dewi orang Efesus" dewi kesuburan ini sering disebut "maha besar". Ini mungkin slogan 
kuil tempat ibadah. 

19:29 "ramai-ramai membanjiri gedung kesenian" Reruntuhan amfiteater Romawi yang sangat besar masih 
tetap ada sampai hari ini. Dapat menampung antara 25 dan 56 ribu orang (perkiraan berbeda). 

□ "dengan sehati" Kisah Para Rasul sering menggunakan frasa "sehati" untuk menggambarkan kesatuan dan 
persekutuan orang percaya (lih. 1:14; 2:1,46; 4:24; 5:12; 8:6; 15: 25), tetapi juga tentang bagaimana kejahatan 

281 



bisa bersatu (lih. 7:57; 12:20; 18:12). Persatuan itu sendiri bukanlah tujuan akhir. Namun tujuan dari kesatuan itu 
yang sangat penting ! 

□ "Gayus" Berasal dari Derbe (lih. 20:4). Ini adalah nama yang sangat umum, sehingga sangat sulit untuk 
mengidentifikasi orang ini (lih. I Kor. 1:14;. Ill Yohanes 3). 

□ "Aristarkus" Berasal dari Tesalonika (lih. 20:4; 27:2; Kolose 4:10-11; Phil 2:4). 

19:30 "murid-muridnya tidak mengizinkan dia" Paulus adalah seorang yang berkemauan keras! Namun, ia 
mengizinkan orang percaya lainnya untuk mempengaruhi beberapa keputusan (lih. ay 31). 

19:31 "beberapa pembesar" Istilah ini berarti "pejabat lokal yang terpilih ", namun digunakan dalam beberapa 
arti. Ini merupakan istilah teknis untuk pejabat politik local, digunakan oleh Lukas dengan begitu akurat. Rupanya 
mereka telah menjadi orang percaya juga, atau setidaknya teman-teman Paulus. Sekali lagi Lukas menunjukkan 
bahwa kekristenan bukanlah ancaman bagi otoritas pemerintah lokal. Ayat-ayat seperti ini yang menyebabkan 
beberapa komentator menduga bahwa Kisah para Rasul ditulis untuk dibaca di pengadilan Paulus di Roma. Lagi 
dan lagi jemaat masuk ke dalam konflik dengan orang-orang Yahudi, tetapi tidak dengan pemerintah! 

19:32 "kumpulan" ini adalah kata Yunani yang sama (ekkelsia) yang digunakan untuk jemaat. Dalam Kis. 
19:32,39, dan 41 itu mengacu pada perkumpulan warga kota. 

Gereja mula-mula memilih istilah ini karena penggunaannya dalam Septuaginta untuk "perkumpulan bani 
Israel". Lihat Topik Khusus: Gereja (ekklesia) di 5:11. 

□ "kebanyakan dari mereka tidak tahu untuk apa mereka berkumpul" Ini adalah ciri khas perkumpulan 
massa. 

19:33 "Aleksander" Orang-orang Yahudi lokal ingin untuk dipahami bahwa mereka adalah kelompok yang 
terpisah dari misionaris Kristen yang berjalan keliling, namun menjadi bumerang bagi mereka. Apakah ini adalah 
orang yang sama yang disebutkan dalam II Tim. 4:14 tidak pasti, tapi I Tim. 1:20 menjadikannya sangat 
meragukan. 

□ "memberi isyarat dengan tangannya" Ini adalah cara budaya untuk mencari keheningan sehingga 
seseorang bisa berbicara (lih. 12:17; 13:16; 19:33; 21:40) . 

□ "pembelaan" Kita mendapatkan istilah bahasa Inggris "permintaan maaf" dari istilah Yunani, yang merujuk 
kepada pembelaan hukum. Lukas sering menggunakan kata kerja (lih. Lukas 12:11, 21:14, Kis. 19:32, 24:10, 
25:8; 26:1,2,24) dan kata benda ini dalam Kis. 22:1 dan 25:16 . 

19:34 Ini menunjuk kepada (1) anti-Semitisme dunia Yunani-Romawi atau (2) kemarahan orang banyak ini 
terhadap pelayanan Paulus. 

19:35 "panitera kota" ini adalah kepala sipil resmi, yang bertindak sebagai penghubung antara pemerintah 
Romawi di kota-kota ini dengan kuil-kuil terkenal. Istilahnya grammateus. Paling sering digunakan dalam Kisah 
para rasul untuk ahli-ahli Taurat Yahudi (lih. 4:5; 6:12; 23:9). Dalam Septuaginta merujuk kepada pemimpin 
Mesir yang tunduk dan melapor ke otoritas yang lebih tinggi (lih.Kel 5:6) dan untuk perwira Yahudi (lih.Ul. 

20:5). 

□ "kota Efesuslah yang memelihara kuil dewi" Kata memelihara secara harfiah berarti "penyapu kuil" 
(neokos, penjaga kuil). Ini telah menjadi sebutan kehormatan, meskipun sebenarnya ini mengacu kepada pelayan 
kuil terendah. 



282 



□ "patungnya yang turun dari langit" Rupanya itu adalah sebuah meteor berbentuk seperti wanita dengan 
payudara banyak. Ini adalah idola sempurna bagi kultus kesuburan. Istilah "surga" secara harfiah berarti"yang 
turun dari Zeus (Dios)". 

19:37 Penyebab kerusuhan tersebut tidak memiliki dasar yang benar, karena itu, dapat dikenakan disiplin Romawi 
(lih.Ay.40). 

19:38-39 "hendaklah kedua belah pihak mengajukan dakwaannya ke situ" Hendaklah mereka melalui jalur 
yang tepat yang disediakan untuk pengaduan. Kedua ayat ini juga memiliki dua kalimat FIRST CLASS 
CONDITIONAL. 

19:38 "gubernur" Ada dua jenis provinsi Romawi, yang dikendalikan oleh Kaisar dan yang dikendalikan oleh 
Senat (Augustus, Acts of Settlement, 27 SM). Provinsi Romawi diperintah oleh 

1 . senatorial propinsi dipimpin oleh gubernur atau propraetors 

2. imperial propinsi dipimpin oleh legatus pro proetors 

3. Propinsi yang lebih kecil atau bermasalah dipimpin oleh praefectus 

4. Kota-kota bebas dipimpin oleh pemimpin lokal, tetapi di bawah pedoman Romawi 

negara-negara klien seperti Palestina diatur oleh para pemimpin lokal, tetapi dengan batasan tertentu dan 
pembatasan 

Efesus berada dalam senatorial provinsi dan dengan demikian memiliki "gubernur". Gubernur disebutkan tiga 
kali: 

1. Sergius Paulus, Siprus, Kisah Para Rasul 13:7-8,12 

2. Annaeus Galio, Akhaya, Kisah Para Rasul 18:12 

3. Tidak ada nama khusus, tetapi kategori, Efesus, Kis 19:38 

19:39-41 "kumpulan rakyat" Ini adalah kata ekklesia, yang digunakan oleh Negara negara-kota Yunani untuk 
kumpulan rakyat kota. Digunakan untuk kumpulan jemaat karena dalam Septuaginta diterjemahkan istilah Ibrani 
untuk "kumpulan rakyat" (Qahal). 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab terhadap 
penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, Alkitab, 
dan Roh Kudus adalah priori tas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
definitif. 

1. Apakah kita akan melihat ay. 2-6 sebagai bukti-teks untuk pembaptisan ulang beberapa orang percaya 
penumpangan tangan untuk menerima berkat selanjutnya yaitu berbahasa roh? 

2. Defmisikan bernubuat (ay. 6) 

3. Mengapa Kisah Para Rasul mencatat pertemuan Paulus baik dengan Apolos dan kedua belas murid 
Yohanes Pembaptis? 

4. Apakah ay. 11-12 normatif untuk gereja di segala usia dan budaya? Mengapa / mengapa tidak? 

5. Mengapa pengusiran setan tidak termasuk dalam daftar karunia rohani? 

6. Mengapa orang-orang percaya tidak diberikan informasi Alkitab lebih lanjut tentang hal ini? 

7. Apa tujuan dari peristiwa-peristiwa mujizat? (Lih.ay 17) 



283 



KISAH 20 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Perjalanan Paulus ke 


Perjalanan di Yunani 


Kunjungan terakhir ke 


Ke Makedonia and Akaya 


Paulus meninggalkan Efesus 


Makedonia 




Yunani 






20:1-6 


20:1-6 


20:1-6 


20:1-6 


20:1-6 


Kunjungan perpisahan Pulus 


Melayani di Troas 


Paulus kembali ke Palestina 


Kunjungan terakhir Paulus 


Troas: Paul raembangkitkan 


ke Troas 




(20:7-21:14) 


Troas 


orang yang sudah mati 
menjadi hidup kembali 


20:7-12 


20:7-12 


20:7-12 


20:7-12 


20:7-12 


Petualangan dari Troas ke 


dari Troas ke Miletus 




dari Troas ke Miletus 


dari Troas ke Miletus 


Miletus 










20:13-16 


20:13-16 


20:13-16 


20:13-16 


20:13-16 


Paulus berbicara kepada 


para penatua di Efesus, 




Kata-kata perpisahan dari 


Perpisahan dengan para 


para penatua di Efesus 


dinasihati 




Paulus kepada para penatua 
di Efesus 


penatua di Efesus 


20:17-24 


20:17-38 


20:17-18a 
20:18b-24 


20:17-24 


20:17-18a 
20:18b-21 
20:22-24 


20:25-35 




20:25-35 


20:25-31 
20:32-35 


20:25-27 

20:28 

20:28-32 

20:33-35 


20:36-38 




20:36-38 


20:36-38 


20:36-38 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk penafsiran anda 
akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh Kudus adalah 
prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 



284 



1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

WAWASAN KONTEKSTUAL UNTUK AYAT 1-6 

A. Ringkasan pelayanan Paulus di Makedonia dan Yunani pada perjalanan misinya yang ketiga sangat singkat, 
oleh karena itu, agak membingungkan. 

B. Cara terbaik untuk memilah-milah pelayanan Paulus di daerah ini adalah dengan memeriksa surat-suratnya, 
terutama I dan II Korintus. 

C. Lukas mencoba menulis secara detail setiap gerakan Paulus dengan menggunakan penanda waktu dan nama 
tempat, tapi terlalu singkat sehingga menyebabkan kebingungan. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 20:1-6 

^etelah reda keributan itu, Paulus memanggil murid-murid dan menguatkan hati mereka. Dan 
sesudah minta diri, ia berangkat ke Makedonia. 2 Ia menjelajah daerah itu dan dengan banyak nasihat 
menguatkan hati saudara-saudara di situ. Lalu tibalah ia di tanah Yunani. 3 Sesudah tiga bulan lamanya 
tinggal di situ ia hendak berlayar ke Siria. Tetapi pada waktu itu orang-orang Yahudi bermaksud 
membunuh dia. Karena itu ia memutuskan untuk kembali melalui Makedonia. 4 Ia disertai oleh Sopater 
anak Pirus, dari Berea, dan Aristarkhus dan Sekundus, keduanya dari Tesalonika, dan Gayus dari Derbe, 
dan Timotius dan dua orang dari Asia, yaitu Tikhikus dan Trofimus. 5 Mereka itu berangkat lebih dahulu 
dan menantikan kami di Troas. 6 Tetapi sesudah hari raya Roti Tidak Beragi kami berlayar dari Filipi dan 
empat hari kemudian sampailah kami di Troas dan bertemu dengan mereka. Di situ kami tinggal tujuh 
hari lamanya. 



20:1 "Setelah reda keributan itu" Ini adalah kalimat ambigu. Tidak bermaksud mengatakan bahwa Paulus 
meninggalkan Efesus segera karena kerusuhan tersebut dimulai oleh Demetrius. Paulus tidak pergi karena 
kerusuhan tersebut, tetapi karena pekerjaan penginjilan sudah selesai, Demetrius sendiri yang menyatakan dengan 
jelas(lih. 19:26). 

□ "Paulus memanggil murid-murid dan menguatkan hati mereka" Paulus sangat perduli dengan 
penginjilan dan pemuridan (lih. ay 2; Mat. 28:18-20). Berita Injil, meskipun diterima secara pribadi, membentuk 
sebuah keluarga tempat diselenggarakannya pelayanan (lih. Kor 12:7). Tujuan akhir dari orang percaya lokal 
adalah jemaat! 

20:2 "Ia menjelajah daerah itu" Ini mungkin mengacu (1) untuk Illirikum (lih. Roma 15:19) atau (2) ke kota- 
kota Makedonia yaitu Filipi, Tesalonika dan Berea. 

□ "tibalah ia di tanah Yunani" Dalam bahasa Yunani (Hellas) berarti Provinsi Romawi di Akhaya (lih. 
19:21). Terutama mengacu pada kota Korintus. Paulus memiliki pelayanan yang luas di daerah ini. Selama masa- 



285 



masa ini ia menulis kitab Roma. Paulus khawatir akan jemaat di Korintus, seperti yang jelas ditunjukan dalam I 
Kor. 16:5-9 dan II Kor. 2:12-13. 

20:3 Ayat ini berkaitan dengan rencana perjalanan Paulus. Dia seringkali harus mengubah rencana perjalanannya 
karena keadaan. Dalam hal ini Paulus menganggap tidaklah bijaksana jika ia berlayar dengan kapal menuju 
Yerusalem, jadi dia bepergian melalui jalur darat. 

□ "ia hendak berlayar ke Siria. Tetapi pada waktu itu orang-orang Yahudi bermaksud membunuh dia." 

Kemungkinan Paulus berencana untuk berlayar dengan kapal pesiar yang berhenti di setiap pelabuhan sepanjang 
perjalanan membawa para peziarah Yahudi ke festival di Yerusalem. 

□ "Sopater, Aristarkus, Sekundus, Gayus, Timotius, Tikhikus, Trofimus" Kemungkinan orang-orang ini 
berasal dari berbagai jemaat yang diutus membawa hadiah khusus untuk Paulus berupa uang dari jemaat di 
Yerusalem (lih. I Kor 16:1-3; II Kor. 8-9). Sopater kemungkinan adalah Sosipater dari Roma 16:21. Aristarkhus 
disebutkan dalam Kis. 19:29, 27:2 dan Kol 4:10. Tikhikus disebutkan di Ef. 6:21-22; Kol 4:7-8; II Tim 4:12 dan 
Titus 3:12. Gayus disebutkan dalam Kis. 19:29. Trofimus disebutkan dalam Kis. 21:29 dan II Tim. 4:20. Berikut 
ini diambil dari komentar saya di I Korintus. 

□ "Kumpulan" Logia adalah istilah yang telah ditemukan di Yunani papyrus di Mesir sebagai 
persembahan uang untuk tujuan keagamaan, tetapi tidak terkait dengan pajak biasa (lih. Moulton, Milligan, 
The Vocabulary of the Greek Testament hal, 377). Tidak pasti apakah dalam konteks ini mengacu pada 
persembahan biasa atau persembahan tambahan ke gereja. Paulus mulai memusatkan perhatiannya bagi 
masyarakat miskin di Yudea dari percakapan dengan Yakobus, Petrus, Yohanes, dan Barnabas dalam Gal. 
2:10; 6:10. Persembahan khusus ini dimulai oleh jemaat di Antiokhia di mana Paulus dan Barnabas melayani, 
Kisah 11:27-30. Persembahan ini disebutkan dalam beberapa kitab PB (lih. Roma 15:26; II Kor. 8-9; I Kor. 
16:1). Itu merupakan upaya untuk memperkuat hubungan antara jemaat pusat orang Ibrani dan jemaat-jemaat 
bukan Yahudi dari bangsa-bangsa lain. 

Paulus menyebut ini persembahan satu kali ini dengan beberapa sebutan. 

1. sedekah, Kisah Para Rasul 24:17 

2. persekutuan, Rom. 15:26,27; II Kor. 8:4; 9:13 

3. sebuah hutang, Rom. 15:27 

4. pelayanan, Rom. 15:27; II.Kor 9:12 

Dari II Kor. 8:6, 16 tampaknya Titus mungkin juga menjadi wakil jemaat. Sangat aneh bahwa Lukas tidak 
pernah menyebut Titus dalam kitab Kisah Para Rasul. Teorinya adalah bahwa Titus merupakan saudara Lukas 
dan karena kerendahanhatinya dia minta agar namanya dihilangkan. Mungkin juga menjelaskan saudara tak 
dikenal di II Korintus 8:18, yang banyak berpikir itu adalah Lukas (Origene dicatat dalam Eusebius. His. Eccl. 
6.25.6, AT Robertson, Word Pictures in the New Testament, hal 245). 

FF Bruce, Paul: Apostle of the Heart Set Free, komentar atas hubungan Titus dan Lukas sebagai saudara. 

"Salah satu penjelasan dari diamnya Lukas tentang seseorang yang seperti seorang letnan terpercaya bagi 
Paulus adalah bahwa Titus merupakan saudara Lukas; lih. WM Ramsay, St. Paul the Traveller and the 
Roman Citizen (London, 1895), hal 390; Luke the Physician and Other Studies (London, 1908), hal. 17 f.; A. 
Souter, "Kemungkinan hubungan antara Titus dan Lukas, Expository Times 18 (1906-7), hal 285, dan" 
Hubungan antara Titus dan Lukas", ibid, hal. 335 f. Namun jika hubungan ini dipertahankan, maka 
kemungkinannya adalah bahwa Lukas adalah "saudara" dalam II Korintus 8:18 f. (See. p. 320) yang diutus 
untuk pergi: tujuan Paulus dalam mengirimkan "saudara" ini bersama dengan Titus adalah bahwa ia harus 
menjadi penjamin independen yang jujur dari pelaksanaan dana bantuan, dan tujuan ini akan gagal jika 
hubungan darah antara keduanya menjadi celah bagi para pengkritik. Tidak ada kondisi lain yang dapat 
mendorong kecurigaan yang sudah ada "(hal 339 catatan kaki # 5). 

20:5 "kami" Lukas memulai lagi kesaksiannya, yang sempat dihentikan di Filipi (lih. Kisah Para Rasul 16). 
Kata "kami" diidentifikasi sebagai 16:10-17, 20:5-15, 21:1-18; dan 27:1-28:1 b. 



286 



20:6 "hari Raya Roti Tidak Beragi" Perayaan tujuh hari di pertengahan April ini dikombinasikan dengan satu- 
hari perayaan Paskah (lih. Kel 13). Latar belakang Paulus sebagai orang Yahudi mempengaruhi cara ia 
memandang kalender. Kita tidak tahu apa-apa tentang orang Yahudi atau sinagoga di Filipi, sehingga Paulus tidak 
mempertahankan perayaan ini untuk tujuan kesaksian (lih. I Kor 9:19-23). Mungkin ini hanya disebutkan karena 
dia merencanakan perjalanannya ke Yerusalem pada hari Pentakosta (lih. 20: 16). 



NASKAH NASB (UPDATE): 20:7-12 

7 Pada hari pertama dalam minggu itu, ketika kami berkumpul untuk memecah-mecahkan roti, Paulus 
berbicara dengan saudara-saudara di situ, karena ia bermaksud untuk berangkat pada keesokan harinya. 
Pembicaraan itu berlangsung sampai tengah malam. 8 Di ruang atas, di mana kami berkumpul, dinyalakan 
banyak lampu.' Seorang muda bernama Eutikhus duduk di jendela. Karena Paulus amat lama berbicara, 
orang muda itu tidak dapat menahan kantuknya. Akhirnya ia tertidur lelap dan jatuh dari tingkat ketiga 
ke bawah. Ketika ia diangkat orang, ia sudah mati. 1 ' Tetapi Paulus turun ke bawah. Ia merebahkan diri ke 
atas orang muda itu, mendekapnya, dan berkata: "Jangan ribut, sebab ia masih hidup." 11 Setelah kembali 
di ruang atas, Paulus memecah-mecahkan roti lalu makan; habis makan masih lama lagi ia berbicara, 
sampai fajar menyingsing. Kemudian ia berangkat. 12 Sementara itu mereka mengantarkan orang muda itu 
hidup ke rumahnya, dan mereka semua merasa sangat terhibur. 



20:7 "Pada hari pertama minggu itu ketika kami berkumpul untuk memecah-mecahkan roti" ini 

menunjukkan prosedur jemaat mula-mula saat mengadakan pertemuan pada hari Minggu untuk persekutuan 
makan bersama (ay. 11) dan memperingati perjamuan makan malam ("memecahkan roti" adalah idiom PB untuk 
Perjamuan makan Tuhan Yesus). Yesus sendiri yang menetapkan preseden ibadah Minggu oleh penampakan diri- 
Nya pasca-kebangkitan-Nya (lih. Yohanes 20:19,26; 21:1; Lukas 24:36; I Kor. 16:2). 

Seri Helps for Translator (The Acts of the Apostles oleh Newman dan Nida, hal 384) mengatakan bahwa 
Lukas mengacu pada waktu Yahudi dan bahwa saat itu adalah hari Sabtu malam (lih. TEV), tetapi kebanyakan 
Terjemahan lebih harfiah, "hari pertama dari minggu itu". Frasa ini hanyak digunakan sekali saja dalam kitab 
Kisah Para Rasul. Paulus menggunakan frasa "Hari pertama minggu itu" hanya dalam I Kor. 16:2, yang 
menyiratkan hari Minggu. 

□ "Pembicaraan itu berlangsung" Paulus ingin mengajar dan menguatkan orang lain sebanyak mungkin (lih. 
Ay. 2,31). 

□ "sampai tengah malam" Orang-orang Yahudi memulai hari pada sore atau malam hari berdasarkan 
Kejadian 1, sedangkan orang-orang Romawi memulai hari pada tengah malam. 

20:8 "dinyalakan banyak lampu" Suasana di dalam situ pasti panas, pengap, bahkan berasap. Kelihatannya 
Lukas berusaha menjelaskan alasan mengapa Eutikhus tertidur. 

20:9 "seorang pemuda" Istilah di sini menunjukkan seorang laki-laki pada usia atau kondisi terbaik dalam masa 
hidupnya. Sebuah istilah yang berbeda digunakan dalam ay. 12. menunjukkan seorang anak. Eutikhus adalah 
seorang dewasa muda. 

□ "Eutikhus. . Karena Paulus amat lama berbicara, orang muda itu tidak dapat menahan kantuknya" 
PRESENT PASSIVE PARTICIPLE ini bukti alkitabiah adanya khotbah yang panjang dan pendengar yang 
tertidur! 

□ "Ketika ia diangkat orang, ia sudah mati" Rupanya ia sudah mati! Lihat ayat 12. 

20:10 "merebahkan diri ke atas orang muda itu, mendekapnya" Paulus bertindak seperti Elia dan Elisa di 
Perjanjian Lama, yang juga membangkitkan orang mati dalam cara yang sama (lih. I Raja-raja 17:21; II Raja-raja 
4:34). Dia mengatakan para pendengarnya untuk tidak ribut, tapi kenyataannya, saya merasa yakin Paulus 
tertekan oleh peristiwa ini ! 



287 



□ "Jangan ribut" Ini adalah PRESENT IMPERATIVE dengan NEGATIVE ARTICLE yang umumnya berarti 
menghentikan tindakan yang sedang dalam proses. 



NASKAH NASB (UPDATE): 20:13-16 

13 Kami berangkat lebih dahulu ke kapal dan berlayar ke Asos, dengan maksud untuk menjemput 
Paulus di situ sesuai dengan pesannya, sebab ia sendiri mau berjalan kaki melalui darat. 14 Ketika ia 
bertemu dengan kami di Asos, kami membawanya ke kapal, lalu melanjutkan pelayaran kami ke Metilene. 
15 Dari situ kami terus berlayar dan pada keesokan harinya kami berhadapan dengan pulau Khios. Pada 
hari berikutnya kami menuju Samos dan sehari kemudian tibalah kami di Miletus. 16 Paulus telah 
memutuskan untuk tidak singgah di Efesus, supaya jangan habis waktunya di Asia. Sebab ia buru-buru, 
agar jika mungkin, ia telah berada di Yerusalem pada hari raya Pentakosta. 



20:13 "kapal" Rencana perjalanan Paulus haras berubah karena ada maksud jahat untuk membunuhnya, yang 
telah direncanakan terjadi di laut (lih. ay 3). Mungkin Paulus ingin tahu siapa yang di kapal ini sebelum dia naik. 
Paulus pergi melalui jalan darat dari Troas ke Asos, di mana dia akan dijemput oleh kapal dari Troas. Semua 
orang yang disebutkan dalam ay. 4 sudah berada di kapal ini. 

20:14 "datang ke Metilene" Ini adalah pusat kota dari pulau Lesbos. Merupakan pulau terbesar di lepas pantai 
Asia Kecil (Turki barat). 

20:15-16 Menakjubkan berapa banyak hal yang Lukas ketahui tentang berlayar. Dia menggunakan beberapa 
istilah teknis pelayaran dalam catatannya (bagian "kami") dalam kitab Kisah Para Rasul. Beberapa bagian kata 
"kami" terlibat dalam perjalanan melalui laut. Jelas Paulus adalah orang berpendidikan yang sering bepergian. 

20:15 "Khios" Ini adalah pulau lainnya di Laut Aegea. Sebuah pulau yang panjang namun sempit dan sangat 
dekat dengan pantai. 

□ "Samos" Ini juga pulau lainnya di lepas pantai barat Asia Kecil, dekat Efesus. 

□ "Miletus" Kota ini pernah menjadi kota maritim yang penting dan besar di pantai selatan Efesus di muara 
Sungai Meander. Paulus singgah di sini dan memanggil para pemimpin jemaat di Efesus. Perjalanannya Kira-kira 
tiga puluh mil. 

20:16 "Paulus memutuskan untuk tidak singgah di Efesus" Ini tampaknya menyiratkan bahwa Paulus punya 
kendali atas kapal sesuai kehendaknya. Jika demikian, berarti (1) mereka telah menyewa sebuah kapal untuk 
kepentingan mereka sendiri atau (2) mereka memilih kapal yang tidak berhenti di Efesus. 

□ "jika" ini adalah FOURTH CLASS CONDITIONAL (yaitu dengan OPTATIVE MOOD), yang 
menggambarkan keinginan. 

□ "Pentakosta" adalah hari raya orang Yahudi, lima puluh hari setelah Paskah. Paulus tidak sempat merayakan 
Hari Raya Paskah karena ay at 3. 



WAWASAN KONTEKSTUAL TERHADAP KISAH PARA RASUL 20:17-21:16 

A. Ada unsur pembelaan diri dalam bagian ini, seolah-olah ada yang terus menyerang Paulus secara personal 
(lih. ay. 33). 

B. Ini adalah satu-satunya contoh Paulus berkhotbah kepada orang percaya dalam kitab Kisah Para Rasul. 
Dalam Kis. 13:16 yang paulus maksudkan adalah orang-orang Yahudi, sedangkan di 14:15 ff dan 17:22 ff 
yang dimaksud adalah orang Yunani yang tidak mengenal Tuhan. 

C. Pemberitaan ini memiliki banyak kesamaan dengan surat-surat Paulus, seperti yang bisa diduga. Kosakata 
Paulus yang unik dengan mudah tercermin dalam perkataan Paulus saat perpisahan. 

288 



NASKAH NASB (UPDATE): 20:17-18a 

17 Karena itu ia menyuruh seorang dari Miletus ke Efesus dengan pesan supaya para penatua jemaat 
datang ke Miletus. 18 Sesudah mereka datang, berkatalah ia kepada mereka: 



20:17 "Miletus" Letak pelabuhan ini sekitar 30 mil selatan Efesus. 

□ "Para penatua" Dari kata ini (presbuteros) kita mendapatkan kata "Presbyter" atau "Presbiterian". Karena 
Kisah Para Rasul 20:17, 28 dan Titus 1:5, 7, istilah "penatua" (presbuteroi) dan "uskup" (episcopoi) adalah sama 
dengan "pastor/pendeta" (poimenos, lih. Ef. 4:11). Istilah "Penatua" memiliki latar belakang Yahudi (pemimpin 
suku Yahudi) dan "uskup" atau "pengawas" memiliki latar belakang Yunani sebuah kota politik / administrasi. 

Hanya ada dua kelompok pemimpin jemaat lokal yang disebutkan dalam PB : para pendeta dan para diaken 
(lih. Fil 1:1). Mungkin ada tiga kelompok yang tercatat dalam I Tim. 3, yang meliputi peran janda atau diaken 
(lih. Romal6:l). Perhatikan bahwa istilah ini jamak. Mungkin merujuk kepada pemimpin-gereja rumah (lih. 
11:30, 14:23, 15:02,4,6,22-23, 16:4, 21:18; I Tim. 5:17, 19; Titus 1 : 5; Jas 5:14; I Pet. 5:1). 

□ "Jemaat" Istilah Yunani ini (ekklesia) adalah kata yang digunakan untuk kumpulan masyarakat kota (lih. 
19:39). Namun, kata ini juga digunakan untuk menerjemahkan frasa PL "jemaat Israel / kongregasi (qahal)" 
dalam Septuaginta. Jemaat mula-mula memilih untuk menggambarkannya sebagai tubuh Kristus yang terdiri dari 
orang-orang yang baru menjadi percaya karena mereka diidentifikasi dalam PL sebagai umat Allah. Jemaat 
Perjanjian Baru memandang dirinya sebagai penggenapan janji dari PL karena Yesus dari Nazaret adalah Mesias 
sejati. Lihat Topik Khusus di 5:1 1. 



NASKAH NASB (UPDATE): 20:18b-24 

18 Sesudah mereka datang, berkatalah ia kepada mereka: "Kamu tahu, bagaimana aku hidup di antara 
kamu sejak hari pertama aku tiba di Asia ini: 19 dengan segala rendah hati aku melayani Tuhan. Dalam 
pelayanan itu aku banyak mencucurkan air mata dan banyak mengalami pencobaan dari pihak orang 
Yahudi yang mau membunuh aku. 20 Sungguhpun demikian aku tidak pernah melalaikan apa yang 
berguna bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum maupun 
dalam perkumpulan-perkumpulan di rumah kamu; 21 aku senantiasa bersaksi kepada orang-orang Yahudi 
dan orang-orang Yunani, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus 
Kristus. 22 Tetapi sekarang sebagai tawanan Roh aku pergi ke Yerusalem dan aku tidak tahu apa yang 
akan terjadi atas diriku di situ 23 selain dari pada yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, 
bahwa penjara dan sengsara menunggu aku. 24 Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal 
saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus 
kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah. 



20:18 "Kamu tahu, bagaimana aku hidup di antara kamu sejak hari pertama" Cara hidup Paulus dan 
perkataannya mengkonfirmasi hubungan pribadinya dengan Kristus. Fakta bahwa Paulus menyatakan hal ini 
begitu kuat dalam ay. 18-19 menunjukkan adanya kritik. 

20:19 "dengan segala rendah hati aku melayani Tuhan" Istilah ini memulai daftar kebajikan orang Kristen 
yang menghasilkan kesatuan (lih. Ef 4:2-3). "Kerendahan hati" adalah suatu kebajikan Kristen yang unik, yang 
tidak termasuk dalam daftar kebajikan moralis Yunani (Stoa). Baik Musa (lih. Bil. 12:3) maupun Yesus (lih. 
Mat. 1 1 :29). Digambarkan dengan istilah ini. Paulus menggunakannya beberapa kali (lih. Ef 4:2; Fil. 2:3; Kolose 
2:18,23; 3:12). 

□ "banyak mencucurkan air mata dan banyak mengalami pencobaan" Paul membuat daftar kondisi fisik 
dan emosional yang ia dihadapi sebagai Rasul bagi bangsa-bangsa lain dalam II Kor. 4:7-12; 6:3-10; 11:24-28. 
Harga yang harus dibayar untuk melayani ! 

□ "dari pihak orang Yahudi yang mau membunuh aku" Ada beberapa contoh tentang rencana ini dalam 
Kisah Para Rasul (lih. 9:24; 13:45,50; 14:2,4,5,19; 17:5,13; 18:12 , 20:3, 21:27, 23:12,27,30; 24:5-9,18-19). 



289 



20:20 "tidak pernah melalaikan" Ini adalah istilah pelayaran (lih. 20:27, AORIST MIDDLE INDICATIVE) 

untuk menurunkan layar ketika kapal mendekati dermaga. 

□ "apa yang berguna bagi kamu" Paulus mengajarkan mereka segala sesuatu yang berkaitan dengan Injil: 
bagaimana menerimanya, bagaimana menghidupinya, bagaimana mempertahankannya, dan bagaimana 
memberitakannya. 

□ "kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum maupun dalam perkumpulan-perkumpulan di rumah" 

Mungkin artinya adalah bahwa Paulus tidak hanya mengajar secara terbuka pertemuan kelompok umum (bukan 
pertemuan rahasia), tetapi juga dalam rumah-rumah orang (atau mungkin jemaat-jemaat di rumah-rumah yang 
terpisah). Intinya adalah mereka mengenal betul bagaimana Paulus bertindak dan berkata-kata di antara mereka. 
Paulus pasti sudah diserang oleh beberapa kelompok lokal. Ini merupakan caranya untuk membiaskan kritik. 

20:21 "bersaksi kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani" Ada satu pesan bagi kedua 
kelompok. Seringkali penyajiannya bervariasi namun isinya sama, seperti yang ditunjukkan dalam khotbah- 
khotbah di Kisah Para Rasul (kerygma). Bagi Paulus memberitakan Injil kepada orang Yahudi lebih dulu adalah 
prioritas. (lih. Roma 1:16; I Kor. 1:18,24). 

□ "bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus." Pertobatan adalah perubahan di 
dalam pikiran (kata Yunani), yang diikuti dengan perubahan tindakan (kata Ibrani). Ini adalah salah satu dari 
setidaknya dua persyaratan untuk keselamatan. Yang lainnya adalah percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus. 
(lih. Topik Khusus di 3:16; Markus 1:15, Kis. 3:16,19). Yang satu negatif (berbalik dari dosa dan diri sendiri). 
Yang lainnya positif (berbalik untuk memeluk Yesus dan penebusan-Nya bagi kita). Keduanya diperlukan. Saya 
percaya bahwa ada beberapa persyaratan PB: tentu saja awalnya adalah pertobatan dan iman, dan tetap di dalam 
pertobatan dan iman, tetapi juga ketaatan dan ketekunan. 

Ada banyak ragam dalam teks Yunani kuno tentang "Tuhan kita Yesus Kristus". Sebutan "Kristus" 
dihilangkan dalam naskah B (Vaticanus), tetapi ada di P 74 , A, dan C. Sebagian besar jenis ini, arti teks tidak 
mereka ubah. Teks Yunani UBS 4 yakin bahwa bacaan yang lebih pendek adalah "hampir pasti" karena tidak ada 
alasan mengapa penulis pun akan menghapusnya, tapi ada bukti dari mereka mengembangkan ungkapan pararel 
ke ungkapan penuh biasa. 

20:22 

NASB "terikat dalam roh" 

NKJV "terikat dalam roh" 

NRSV "tawananRoh" 

TEV "mentaati perintah Roh Kudus" 

NJB "dalam tawanan Roh" 

Ini adalah PERFECT PASSIVE PARTICIPLE, menunjukkan rasa kepemimpinan ilahi Paulus (lih. 18:21; 
19:21, 20:23; I Kor. 4:19; 7:40; 16:7). Lihat catatan di 19:21. Roh Kudus disebutkan dalam ay. 23. 

20:23 "yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu 
aku" Mungkin disampaikan melalui nabi yang berbeda-beda yang dipakai oleh Roh Kudus untuk 
memperingatkan Paulus (lih. Kis. 9:16; 21:4, 10-12). Tuhan sering mengirim dan memakai apa yang 
kelihatannya negatif, dengan satu tujuan dan cara yang positif (lih. Yes 55:8-11). Paulus tidak berpaling oleh 
karena kesulitan pribadi, selama ia percaya bahwa semuanya itu untuk melayani tujuan Tuhan. 

20:24 "Aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun" Cara berpikir seperti ini berbeda dengan cara berpikir 
manusia yang telah jatuh dalam dosa yang berpusat pada diri sendiri. Orang-orang Kristen memiliki cara pandang 
dunia yang berbeda. Mereka telah mati bagi diri sendiri (pertobatan) dan dosa dan hidup untuk Allah (lih. Rom 6; 
II Kor. 5:14-15; Gal. 2:20, I Yohanes 3:16). Mati terhadap tirani diri membawa kemerdekaan kepada pelayanan 
tanpa pamrih. 

□ "menyelesaikan pelayanan" ini adalah istilah atletik untuk perlombaan lari. Paulus suka menggunakan 
metafora atletik. Dia sering berbicara tentang hidupnya menggunakan istilah-istilah atletik (lih. I Kor 9:24-27; 

290 



Gal. 2:2; 5:7; Fil. 2:16, 3:14, II Tim. 2:5; 4:7). Paulus percaya Tuhan punya kehendak, rencana, tujuan yang 
spesifik bagi hidupnya. 

□ "pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku" Paulus menerima panggilannya ketika di 
Damaskus (lih. Kis. 9). Semua orang percaya dipanggil dan pelayan yang diberi karunia (lih. Ef 4:11-12). 
Realisasi ini, pandangan dunia ini akan mengubah cara kita hidup (lih. II Kor 5:18-20). Kami adalah pria dan 
wanita yang punya misi! Kita diselamatkan untuk melayani. Kita semua adalah pelayan Injil dan karunia! 

□ "kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah" Pengharapan manusia yang jatuh dalam dosa adalah dalam 
kasih karunia Allah yang tidak pernah berubah. Allah Tritunggal telah menyediakan segala sesuatu yang kita 
butuhkan untuk hidup dalam kelimpahan. Pengharapan kita adalah di dalam Dia dan apa yang Dia telah lakukan. 

Mengherankan bagaimana Lukas jarang menggunakan KATA BENDA "berita Injil" (tidak ada sama 
sekali dalam Lukas dan hanya dua kali dalam Kisah Para Rasul, 15:7, 20:24), namun dia menggunakan KATA 
KERJA nya beberapa kali lebih banyak di kedua buku-bukunya. 



NASKAH NASB (UPDATE): 20:25-35 

25 Dan sekarang aku tahu, bahwa kamu tidak akan melihat mukaku lagi, kamu sekalian yang telah 
kukunjungi untuk memberitakan Kerajaan Allah 26 Sebab itu pada hari ini aku bersaksi kepadamu, bahwa 
aku bersih, tidak bersalah terhadap siapapun yang akan binasa. 27 Sebab aku tidak lalai memberitakan 
seluruh maksud Allah kepadamu. 28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena 
kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang 
diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri. 29 Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala 
yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu. 3 ° Bahkan 
dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha 
menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka. 31 Sebab itu berjaga-jagalah 
dan ingatlah, bahwa aku tiga tahun lamanya, siang malam, dengan tiada berhenti-hentinya menasihati 
kamu masing-masing dengan mencucurkan air mata. 32 Dan sekarang aku menyerahkan kamu kepada 
Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya, yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan 
kepada kamu bagian yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya. 33 Perak atau emas 
atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapapun juga. 34 Kamu sendiri tahu, bahwa dengan tanganku 
sendiri aku telah bekerja untuk memenuhi keperluanku dan keperluan kawan-kawan seperjalananku. 3S 
Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus 
membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab la sendiri telah 
mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." 



20:25 "sekarang aku tahu, bahwa kamu tidak akan melihat mukaku lagi" Paulus berencana pergi ke 
Spanyol, tapi mungkin secara kontekstual mengacu pada hukuman penjara yang akan datang dan mungkin 
kematiannya di Yerusalem. Jika Surat-surat Pastoral menggambarkan perjalanan misi Paulus yang keempat, 
berarti Paulus memang kembali ke wilayah ini lagi. 

1. Efesus, I Tim. 1:3; 3:14; 4:13 

2. Miletus, II Tim. 4:20 

3. Bahkan mungkin Troas, II Tim. 4:13. 

Paulus hidup oleh iman dalam pimpinan Allah. Dia tidak tahu akan masa depannya. 

□ "memberitakan kerajaan Allah" Lihat catatan di 2:34. 

20:26 "aku bersih, tidak bersalah terhadap siapapun yang akan binasa" ini adalah idiom Yahudi, seperti 
Kisah Para Rasul 18:6, atau lebih spesifik, Yeh. 3:16 ff dan 33:1 ff. Paulus telah memberitakan Injil dengan setia 
(lih. II Kor. 2:17). Kini mereka yang merespon dan yang menolak pemberitaan Injil, akan menanggung beban 
atas keputusan yang mereka buat sendiri. Yang satu untuk pelayanan, yang lain untuk kehancuran (lih. II Kor. 
2:15-16). 



291 



20:27 "Aku tidak lalai" Lihat catatan di 20:20. 

□ "seluruh maksud Allah" Kita harus selalu mewartakan seluruh pesan Tuhan secara utuh, bukan hanya 
bagian yang menjadi favorit kita! Mungkin ini sebuah sebuah sindiran kepada orang Yahudi yang mengklaim 
bahwa Paulus meninggalkan beberapa bagian dari Injil (yaitu Hukum Musa-Yudaisme) atau ke karismatik II Kor. 
12 yang mengira Paulus tidak memiliki pengalaman rohani. Tujuan Allah adalah bahwa manusia dikembalikan ke 
persekutuan penuh dengan diri-Nya, yang merupakan tujuan penciptaan sejak semula. 

20:28 "Jagalah dirimu" Ini adalah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE. Peringatan ini juga terdapat dalam I 
Kor. 16:13; Kol 4:2; I Tesalonika. 5:6,10. Kehidupan kekristenan memiliki aspek ilahi maupun aspek manusia. 
Tuhan selalu mengambil inisiatif dan menetapkan agenda, tetapi orang percaya harus merespon dan terus 
merespon. Di satu sisi kita bertanggung jawab atas kehidupan rohani kita (lih. Fil 2:12-13). Apa yang benar bagi 
pribadi orang percaya, adalah benar bagi para pemimpin jemaat (lih. I Kor 3). 

□ "dan jagalah seluruh kawanan" Ini adalah metafora bagi umat Allah (lih. Maz. 23.; Lukas 12:32, Yohanes 
21:15-17). Ini juga merupakan istilah asli dari "pendeta" Lihat catatan di 20:17. Pemimpin jemaat bertanggung 
jawab kepada Allah atas diri mereka sendiri dan atas jemaat-jemaat mereka (lih. I Kor. 3). 

□ "kamulah yang ditetapkan Roh Kudus" ini menunjukkan panggilan ilahi oleh Allah dalam memilih 
pemimpin jemaat. 

□ "penilik" Lihat catatan di 20: 17. 

□ "Jemaat Allah". Kata "Allah" ditemukan dalam manuskrip Yunani kuno P 74 , A, C, D, dan E, sedangkan kata 
"Tuhan" ditemukan dalam MSS. Dan B. Paulus sering menggunakan frasa "jemaat Allah", tetapi tidak pernah 
menggunakan frasa "jemaat Tuhan". Konteksnya mendukung "jemaat Tuhan" karena frase berikutnya, "melalui 
darah anak-Nya sendiri", pasti merujuk kepada Kristus. Bagaimanapun, ini hanyalah jenis perubahan editorial si 
penyalin agar seperti yang diharapkan. Oleh karena itu teks Yunani UBS4 mempertahankan kata "Allah", tapi 
memberikan peringkat AC. Kata "Tuhan" akan menjadi bacaan yang paling tidak biasa dan sulit. 

Teks ini berfungsi sebagai contoh yang baik bagaimana ahli-ahli Taurat mengubah naskah untuk alasan 
teologis. Sebuah diskusi yang baik ditemukan Bart D. Ehrman, The Orthodox Corruption of Scripture, hal. 87-89. 
Juru tulis mengubah teks untuk membuatnya doktrinal lebih kuat terhadap ajaran-ajaran sesat Kristologis pada 
masa itu. Kisah 20:28 menawarkan berbagai perubahan mungkin terkait dengan internal historis / alasan teologis. 

Sebelum kita mengangkat tangan putus asa, kita harus ingat bahwa Perjanjian Baru memiliki tradisi 
tekstual yang superior, jauh lebih baik daripada tulisan kuno lainnya. Meskipun kita tidak dapat benar-benar yakin 
kata-kata yang tepat dari penulis asli, kita masih memiliki teks yang dapat dipercaya dan akurat! Varian ini tidak 
mempengaruhi doktrin-doktrin utama! Lihat Rethinking New Testament Textual Criticism Ed. David Alan Black. 

□ "yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri." ini mencerminkan konsep PL tentang substitusi 
kurban (lih. Im. 1-7; Yes 53). Ini juga referensi yang kuat untuk keilahian Yesus. Paulus sering menggunakan 
frase yang menunjuk pada kebenaran ini (lih. Roma 9:5; Kol 2:9; Titus 2:13). 

Memungkinkan juga untuk menerjemahkan frase Yunani ini sebagai "melalui anak-Nya sendiri", yang berarti 
hubungan keluarga yang sangat dekat (yaitu Anak-Nya, Yesus). FF Bruce, Commentary on the book of the Acts, 
hal 416 # 59, mengatakan frase ini harus diterjemahkan "melalui darah anak-Nya sendiri", penegasannya 
dibuktikan dalam papyrus. 

20:29 "serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu" Ini adalah metafora berdasarkan 
metafora yang digunakan sebelumnya dari kata "kawanan domba" dan "gembala". Ini menonjolkan masalah guru- 
guru palsu, baik dari luar (ay. 29) dan dalam (ay. 30). Keduanya datang dengan berbulu domba (lih. Mat. 7:15- 
23; Lukas 10:3, Yohanes 10:12, juga dalam interbiblical apocalyptic literature, I Henokh 89:10-27; IV Ezra 
5:18). Orang percaya harus menguji mereka yang mengklaim berbicara atas nama Allah (lih. I Yohanes 4:1). Uji 
melalui kesetiaan mereka kepada Injil, baik dalam kata maupun perbuatan (lih. ay 18-24; Roma 16:17-18). 

292 



20:30 "dengan ajaran palsu" "Berbicara" adalah PRESENT ACTIVE PARTICIPLE, sedangkan "ajaran palsu" 
adalah PERFECT PASSIVE PARTICIPLE, digunakan sebagai PERFECT PASSIVE PARTICIPLE (objek 
langsung). Arti dasarnya adalah "mengubahnya". Hal ini digunakan untuk menjelaskan manusia (lih. Lukas 9:41; 
Phil. 2:15). Kegiatan ini dijelaskan (istilah yang berbeda) dalam II Pet. 3:15-16. 

□ "mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka" 

Pertanyaan teologisnya adalah, "Apakah murid-murid yang ditarik supaya mengikuti mereka, terhilang dalam roh 
atau bingung?" (lih. Mat. 24:24). Tidak mungkin dogmatis, tetapi iman yang benar akan terus bertahan! (Lih. I 
Yohanes2:18). 

20:31 "berjaga-jagalah" Ini adalah PRESENT ACTIVE IMPERATIVE (lih. Markus 13:35), yang pararel 
dengan ay. 28, "Berjaga-jagalah untuk dirimu". Pemimpin-pemimpin Allah dan jemaat-jemaat Tuhan hams terus 
berjaga-jaga terhadap nabi-nabi palsu, bukan mereka yang mengabaikan preferensi pribadi kita, tetapi mereka 
yang mengabaikan Injil dan implikasi gaya hidup nya. 

□ "Tiga tahun lamanya" ini mengacu pada waktu selama Paulus tinggal di Efesus. Frase ini mencakup semua 
kegiatan Paulus di daerah ini. Dia tinggal lebih lama dengan orang-orang percaya di kota ini dibandingkan dengan 
kota-kota lain, jemaat lain, atau wilayah lain. Mereka tahu Injil. Sekarang mereka menjagnya dan 
menyebarkannya ! 

20:32 "menyerahkan kamu kepada Tuhan" Ini berarti "mempercayakan kepada" (lih. 14:23). Kita 
bertanggung jawab kepada Allah bagi Injil. Kepada kita telah dipercayakan (lih. I Tim. 1:18). Kita bertanggung 
jawab menyebarkan ke orang lain yang juga akan menyebarkannya (lih. II Tim 2:2) 

Nama "Tuhan" ditemukan di MSS P 74 , A, C, D, dan E. Istilah "Allah" ditemukan di MS B. UBS 4 memberi 
Theos rating "B" (hampir pasti). 

□ "kepada firman kasih karunia-Nya" Lihat catatan di ay. 24. Ini adalah frase sinonim untuk "Injil" 

□ "berkuasa membangun kamu" Perhatikan bahwa pribadi dan kebenaran Allah (Injil) yang memimpin kita 
kepada kedewasaan (lih. 9:31). Paulus sering menggunakan metafora ini. Kata Yunani ini dapat diterjemahkan, 
baik membangun atau memperbaiki (lih. I Kor 14). Ini adalah tujuan dari Injil, bukan hanya kedewasaan pribadi 
orang percaya, tetapi seluruh jemaat. 

□ "dan menganugerahkan kepada kamu bagian yang ditentukan" Dalam PL Allah adalah milik pusaka 
orang Lewi dan para Imam. Dalam PB Allah adalah milik pusaka semua orang percaya karena orang percaya 
adalah anak-anak Allah melalui pribadi dan karya Kristus (lih. Roma 8:15,17; Gal. 4:1-7; Kol 1:12). 

□ "bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya" Ini adalah PERFECT PASSIVE PARTICIPLE. Lihat 
Topik Khusus: Pengudusan di 9:32. 

20:33 "perak atau emas atau pakaian" Ini adalah bagian kekayaan. Paulus membela tindakan dan motifasinya. 
Dalam PB keserakahan dan dorongan seksual seringkali adalah tanda dari nabi-nabi palsu (lih. I Kor 3:10-17). 

20:34 "untuk memenuhi keperluanku" Paulus menolak untuk menerima bantuan dari para jemaat yang sedang 
ia layani karena tuduhan terus menerus oleh guru-guru palsu tentang motivasinya. Paulus memenuhi 
keperluannya sendiri (lih. I Kor. 4:12; 9:3-7; II Kor. 11:7-12; 12:13; I Tesalonika. 2:9; II Tesalonika. 3:6-13). 
Juga Paulus, seorang nabi yang terlatih, secara pribadi ragu tentang menerima uang dari mengajar. Namun, ia 
menegaskan bahwa pelayan Injil hams dibayar (lih. I Kor 9:3-18; I Tim. 5:17-18). 

Ada sejarah singkat yang sangat baik dari dunia Mediterania abad pertama oleh James S. Jeffers, The Greco- 
Roman World of the New Testament Era. Hal ini menyebutkan bahwa Paulus bekerja dengan tangannya sendiri 
untuk menyediakan kebutuhan fisiknya dalam perjalanan misi yang ketiga (lih. hal 28). 

1. Perjalanan pertama, I Kor. 4:12; 9:6; I Tesalonika 2:9 

2. Perjalanan kedua, Kisah Para Rasul 18:3 

3. Perjalanan ketiga, Kisah Para Rasul 19:11-12; 20:34; II Kor. 12:14 

293 



20:35 Perhatikan bahwa orang-orang percaya bekerja keras bukan untuk keuntungan pribadi atau untuk 
kemewahan, tetapi demi orang lain yang membutuhkan dalam nama Kristus (lih. II Kor. 9:8-11). Kutipan Paulus 
dari Yesus tidak ditemukan dalam Injil. Oleh karena itu, pasti merupakan tradisi lisan. 

Kata "lemah" disini tidak digunakan dalam arti orang Kristen yang terlalu lemah (lih. Rom. 14:1, 15:1; I Kor. 
8:9-13; 9:22), tetapi secara fisik membutuhkan. Paulus bekerja untuk memnuhi kebutuhan dirinya dan orang 
percaya lain yang membutuhkan. 



NASKAH NASB (UPDATE): 20:36-38 

36 Sesudah mengucapkan kata-kata itu Paulus berlutut dan berdoa bersama-sama dengan mereka 
semua. 37 Maka menangislah mereka semua tersedu-sedu dan sambil memeluk Paulus, mereka berulang- 
ulang mencium dia. 38 Mereka sangat berdukacita, terlebih-lebih karena ia katakan, bahwa mereka tidak 
akan melihat mukanya lagi. Lalu mereka mengantar dia ke kapal. 



20:36 "berlutut" Ini bukan sikap doa biasa dari latar belakang Yahudi Paulus. Mungkin ini merupakan ritual 
komitmen khusus (lih. Ay. 32; 21:5). 

20:37 "memeluk Paulus" NKJV lebih literal, "bersandar di leher Paulus". Terima kasih Tuhan bagi para 
pemimpin jemaat yang datang untuk membantu kami ! 

20:38 "sangat berdukacita, terlebih-lebih karena ia katakan" Ini mengacu pada ay. 25 

PERTANYAAN-PERTANYAAN DISKUSI 

Buku ini adalah suatu komentari panduan belajar, yang artinya bahwa andalah yang bertanggung jawab 
terhadap penafsiran anda terhadap Alkitab. Setiap kita harus berjalan dalam pandangan yang kita miliki. Anda, 
Alkitab, dan Roh Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Anda tidak boleh menyerahkan hal ini kepada 
komentator. 

Pertanyaan-pertanyaan diskusi ini disediakan untuk membantu anda untuk berpikir secara menyeluruh 
mengenai hal-hal pokok dari bagian buku ini. Pertanyaan-pertanyaan ini bersifat tantangan berpikir, bukan 
defmitif. 

1. Mengapa Paulus melakukan perjalanan dengan begitu banyak orang dari berbagai kota di ay. 4? 

2. Apa tujuan teologis ay. 7-10? 

3. Mengapa ay. 1 3 begitu membingungkan? 

4. Mengapa Paulus membela diri di hadapan para penatua Efesus? 

5. Mengapa Paulus pergi ke Yerusalem jika nabi telah memperingatkan tentang konsekuensi berat akibat 
kunjungannya? (Ay. 22-23) 

6. Mengapa nabi-nabi palsu sepertinya umum di segala usia dan tempat? Apakah mereka ditebus? Apakah 
orang-orang yang mengikuti mereka ditebus? Apa yang dimaksud dengan nabi palsu? 

7. Mengapa ay. 36-38 menyebabkan kita untuk mengasihi dan berdoa bagi para pemimpin lokal kita? 



294 



KISAH 21 

PEMBAGIAN PARAGRAF DARI 
TERJEMAHAN-TERJEMAHAN MODERN 



UBS 4 


NKJV 


NRSV 


TEV 


NJB 


Perjalanan Paulus ke 
Yerusalem 


Peringatan di perjalanan ke 
Yerusalem 


Paulsu kembali ke Palestin 
(20:7-21:14) 


Paulus pergi Jerusalem 


Perjalanan ke Yerusalem 


21:1-6 


21:1-14 


21:1-6 


21:1-6 


21:1-6 


21:7-14 




21:7-14 


21:7-11 


21:7-14 




Paulus raendesak untuk 
mengadakan perdamaian 


Penyesuaian Paulus dengan 
agama Yahudi 


21:12-13 


Paulus tiba di Yerusalem 


21:15-16 


21:15-25 


21:15-16 


21:15-16 


21:15-16 


Paulus mengunjungi 
Yakobus 






Paulus mengunjungi 
Yakobus 




21:17-26 


Ditangkap di bait Allah 


21:17-26 


21:17-25 


21:17-25 




21:26-36 




21:26 


21:26 


Paulus ditangkap di bait 
Allah 




Penagkapan dan pembelaan 
diri Paulus 


Paulus ditangkap di bait 
Allah 


Paulus ditangkap 


21:27-36 




(21:27-22:29) 
21:27-36 


21:27-29 
21:30-36 


21:27-29 
21:30-36 


Paulus raembela dirinya 
sendiri 


Menghadapi rakyat 
Yerusalem 




Paulus membela dirinya 
sendiri 




21:37-22:5 


(21:37-22:21) 


21:37-40 


(21:37-22:5) 
21:37a 

21:37b-38 

21:39 

21:40-22:2 


21:37-40 



SIKLUS PEMBACAAN KETIGA (lihat hal. vii) 

MENGIKUTI MAKSUD SI PENULIS ASLI PADA TINGKAT PARAGRAF 

Buku ini adalah komentari panduan belajar, yang artinya andalah yang bertanggung jawab untuk 
penafsiran anda akan Alkitab. Setiap kita hams berjalan dalam terang yang kita miliki. Anda, Alkitab, dan Roh 
Kudus adalah prioritas dalam penafsiran. Janganlah menyerahkan hal ini pada seorang komentator. 

Baca pasal ini satu kali sekaligus. Identifikasikan pokok-pokoknya. Bandingkan pembagian-pembagian pokok 
dengan lima terjemahan moderen. Walau pemisahan paragraf bukan diilhami Allah, namun adalah merupakan 
kunci untuk bisa mengikuti maksud si penulis asli, yang adalah inti dari penterjemahan. Setiap paragraf hanya 
memiliki satu dan satu pokok saja. 



295 



1 . Paragraf pertama 

2. Paragraf kedua 

3. Paragraf ketiga 

4. Dst. 

KAJIAN KATA DAN FRASA 



NASKAH NASB (UPDATE): 21:1-6 

1 Sesudah perpisahan yang berat itu bertolaklah kami dan langsung berlayar menuju Kos. Keesokan 
harinya sampailah k